Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Haiti Berterimakasih Atas Bantuan Kemanusiaan Iran

Expand Messages
  • Ali Al Asytar
    http://www.presstv.ir/detail/194077.html http://english.irib.ir/news/iran/item/78265-iran-to-announce-verdict-on-us-spies Haiti Berterimakasih Atas Bantuan
    Message 1 of 1 , Aug 15, 2011
    • 0 Attachment
      http://www.presstv.ir/detail/194077.html
      http://english.irib.ir/news/iran/item/78265-iran-to-announce-verdict-on-us-spies

      Haiti Berterimakasih Atas Bantuan Kemanusiaan Iran
      Presiden Haiti Rene Preval menyatakan terima kasih kepada Republik Islam Iran atas bantuan kemanusiaan kepada rakyat negara itu, yang terkena gempa dahsyat pada Januari 2010.

      Pernyataan itu disampaikan Preval dalam pertemuan Sabtu (5/3) untuk menerima surat kepercayaan dari Duta Besar Iran baru ke Port-au-Prince. Demikian dilaporkan IRNA.

      Preval mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan bangsa Iran atas bantuan medis dan pangan selama gempa menghancurkan negara itu. Bencana tersebut menewaskan 316.000 orang dan membuat ibukota Haiti porak-poranda.

      Iran mengirim sekitar 30 ton bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, tenda dan obat-obatan ke Haiti beberapa hari setelah gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter. Selain itu, Tehran juga juga mengirim tim medis yang berjumlah 30 orang dan regu penyelamat.

      Pada bagian lain pernyataanya, Preval menyatakan ketertarikannya untuk memperkuat hubungan antara Iran dan Haiti, khususnya di bidang perdagangan dan alih teknologi. Ditambahkannya, Haiti menyambut pengusaha dan investor Iran dalam proyek industri dan konstruksi. Dia juga berharap dapat berkunjung ke Tehran di masa mendatang.

      Di saat dampak musibah gempa belum berakhir, Haiti kini didera wabah kolera, yang telah merenggut nyawa sedikitnya 4.000 orang sejak pertama kali muncul di negara itu sekitar tiga bulan lalu. (IRIB/RM/PH)


      Korban Kolera di Haiti Mendekati Enam Ribu Orang
      Departemen Kesehatan Haiti mengumumkan bahwa jumlah warga negara ini yang meninggal karena kolera, mencapai 5.968 pada akhir bulan lalu.

      Kementerian hari Ahad (15/8/2011) menyatakan bahwa 10 orang dinyatakan meninggal dalam setiap harinya karena penyakit mematikan tersebut. Demikian dilaporkan Kantor Berita DPA.

      Dilaporkan pula, banyak petugas kesehatan meyakini bahwa jumlah korban tewas lebih tinggi dari data yang diumumkan. Sebab, angka yang diumumkan tidak memperhitungkan korban yang tidak dilaporkan dan tidak diketahui. Terlebih para korban yang berada di daerah terpencil negara ini.

      Sejak penyakit kolera menjalar pada bulan Oktober lalu, lebih dari 420 ribu terinfeksi dan hampir 600 kasus ditemukan dalam setiap hari. Penyakit ini menyebar melalui air yang terkontaminasi karena negara Karibia digempur gempa tidak memiliki sistem sanitasi air. Semenjak gempa yang terjadi pada tahun 2010, banyak warga Haiti yang tidak mempunyai rumah tinggal. (IRIB/PressTV/AR/NA)

       
      More articles :
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.