Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Inggris Intervensi Media Soal Dokumen WikiLeaks

Expand Messages
  • Ali Al Asytar
    Kalau Inggeris memang wajar tetapi Saudi Arabia Aperlu dianalisa agar orang-orang yang keliru dalam memandang fenomena Arab sadar siapa mereka yang sebetulnya
    Message 1 of 1 , Nov 29, 2010
    • 0 Attachment
      Kalau Inggeris memang wajar tetapi Saudi Arabia Aperlu dianalisa agar orang-orang yang keliru dalam memandang fenomena Arab sadar siapa mereka yang sebetulnya untuk kemudiannya mampu mengambil i'tibar bagaimana RII menemukan keimanan walau nun jauh di bintang Surayya sekalipun.
      http://achehkarbala.blogspot.com/2010/09/islam-warisan-dan-islam.html
       
       
       
      Inggris Intervensi Media Soal Dokumen WikiLeaks
      Pemerintah Inggris mengeluarkan peringatakan kepada media-media negara itu untuk tidak mempublikasikan dokumen-dokumen wikiLeaks yang akan menciptakan ancaman bagi keamanan Amerika Serikat.

      Kementerian Pertahanan Inggris meminta para pemimpin media di negara itu untuk terlebih dahulu meminta pertimbangan pemerintah sebelum mempublikasikan dokumen-dokumen Wikileaks yang mungkin merugikan kepentingan negara.

      Pemberitahuan ini dikeluarkan setelah koran The Guardian pada hari Senin (29/11) berjanji untuk merilis dokumen Wikileaks di mana para pejabat AS dengan kata-kata memalukan, menilai lemah kinerja Perdana Menteri David Cameron dan Mantan Perdana Menteri Gordon Brown.

      Menurut keterangan media-media Inggris, pemberitahuan yang dikeluarkan oleh kementerian pertahanan tidak memiliki kekuatan hukum dan hanya bersifat anjuran.

      Kementerian Pertahanan Inggris dalam siaran persnya meminta media untuk tidak memuat informasi terkait operasi militer tentara Inggris, program dan tingkat kemampuan pasukan, senjata nuklir dan konvensional, sandi dan metode komunikasi rahasia, instalasi sensitif, alamat rumah dan dinas-dinas keamanan dan intelijen.

      Koran The Guardian pada Ahad lalu mulai melepas dokumen-dokumen yang diterima dari Wikileaks yang mencakup komunike Kedutaan Besar AS di sejumlah negara asing. Pemimpin redaksi koran itu menyatakan akan terus merilis dokumen setiap hari selama dua pekan ke depan.

      The Guardian hingga kini belum mempublikasikan informasi yang berkaitan dengan Brown dan Cameron, tapi dilaporkan informasi itu akan membangkitkan kebencian publik terhadap Brown dan pemerintah koalisi saat ini. Kantor Perdana Menteri Inggris juga membenarkan bahwa Duta Besar AS di London, Louis Susman telah memberitahukan pemerintah London tentang isi dokumen-dokumen itu.

      Pemerintah AS tengah mencoba untuk membendung dampak kebocoran tiga juta dokumen tentang komunike diplomatik rahasia dan mengidentifikasi sumber kebocoran itu.

      WikiLeaks akan merilis lebih dari 250.000 kawat diplomatik kedutaan AS dari tahun 1966 sampai akhir Februari tahun ini, secara bertahap selama beberapa bulan ke depan. (IRIB/Press TV/RM)


    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.