Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

CIA: Rezim Zionis Israel Tidak Bertahan Lama Lagi

Expand Messages
  • Ali Al Asytar
    CIA: Rezim Zionis Israel Tidak Bertahan Lama Lagi http://indonesian.irib.ir/index.php/berita/headline/23043.html (IRIB NEWS)-Dinas Rahasia Amerika Serikat
    Message 1 of 1 , Jun 30, 2010
    • 0 Attachment
      CIA: Rezim Zionis Israel Tidak Bertahan Lama Lagi http://indonesian.irib.ir/index.php/berita/headline/23043.html
      (IRIB NEWS)-Dinas Rahasia Amerika Serikat (CIA) dalam laporan terbarunya memperkirakan bahwa rezim Zionis Israel akan runtuh dalam 20 tahun mendatang.
      Dalam Laporan yang sebagian informasinya bocor ke tangan media itu disebutkan bahwa CIA ragu rezim Zionis Israel dapat bertahan hingga 20 tahun mendatang. Disebutkan pula bahwa proyek pembentukan dua pemerintahan di Palestina oleh rezim Zionis tidak akan terlaksana. Bahkan akan terbentuk sebuah pemerintahan demokratis yang di dalamnya rakyat Palestina akan mengenyampingkan seluruh perbedaan mazhab dan etnis serta memiliki hak dan kebebasan yang sejajar.
      Pembentukan pemerintahan tersebut dinilai sebagai satu-satunya solusi adil dalam menyelesaikan krisis Palestina. Namun pada saat yang sama, laporan CIA itu juga menambahkan bahwa hal itu tidak mungkin terealisasi tanpa pemulangan para pengungsi Palestina ke tanah air mereka.
      Dalam laporan yang seharusnya hanya diketahui beberapa pejabat tinggi Amerika saja itu, juga diperkirakan kepulangan para pengungsi Palestina akan berdampak pada gelombang eksodus dua juta Zionis ke Amerika Serikat dalam 15 tahun mendatang.
      Saat ini saja lebih dari 500 ribu Zionis di Israel memegang paspor Amerika Serikat yang 300 ribu di antaranya akan bermukim di California. Sementara warga Zionis yang belum memiliki paspor Amerika tengah berupaya mendapatkannya.
      Dalam hal ini, Franklin Lamb, pakar hukum internasional dalam wawancaranya dengan Press TV mengatakan, "Upaya warga Zionis untuk mendapatkan paspor Amerika Serikat dikarenakan mereka mengetahui nasib yang akan menimpa rezim Zionis Israel."
      "Amerika Serikat tidak dapat terus bergerak melawan arus sejarah dan melanjutkan dukungannya terhadap rasisme Israel," tutut Lamb.
      CIA sebelumnya pernah memprediksikan runtuhnya Uni Soviet dan kali ini lembaga tersebut memperkirakan berakhirnya impian Israel soal "negeri yang dijanjikan". Lambat atau cepat peristiwa itu akan terjadi. (IRIB/MZ)
       

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.