Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Kawanan Gajah Liar Ngamuk

Expand Messages
  • sunny
    Refleksi: Rakyat protes antara lain karena penguasa negara menipu, kehidupan rakyat menjadi lebih susah dari hari ke hari, harga beras, harga cabe, harga
    Message 1 of 1 , Mar 7, 2010
    • 0 Attachment
      Refleksi: Rakyat protes  antara lain  karena penguasa negara menipu,  kehidupan rakyat menjadi lebih susah dari hari ke hari, harga beras, harga cabe, harga BBM etc  naik menjulang ke angkasa biru. Tentu saja gajah  sebagai mahluk hidup pun bisa mengamuk karena sumber kehidupan mereka makin dipersulit.  Apa komentar Anda, apabila dihadapi dengan pertanyaan: "Apa saja faedah NKRI?"
       
       
       
      Kawanan Gajah Liar Ngamuk
      Minggu, 07 Maret 2010 00:17 WIB      1 Komentar

      Kawanan Gajah Liar Ngamuk

      Gajah Liar--ANTARA/Ampelsa

      BENGKALIS--MI: Sekawanan gajah liar mengamuk dan memporakporandakan tiga rumah warga di RW 7, Desa Petani, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

      Namun, dua Kepala Keluarga (KK) yang menghuni masing-masing rumah itu berhasil menyelamatkan diri hingga terhindar dari amukan kawanan gajah tersebut.

      Salah seorang warga Desa Petani yang ditemui, Sabtu (6/3), Poniman (45), mengatakan, kawanan gajah itu dalam sepekan terakhir terlihat memasuki areal perkampungan masyarakat. Saat Jumat (5/3) malam, kawanan gajah itu masuk dari dua lokasi yang berbeda dengan merusak lahan perkebunan warga terlebih dahulu.

      "Kami warga di sini sebetulnya telah bersepakat untuk mengambil tindakan pengusiran," kata Poniman. Upaya pengusiran yang dilakukan warga adalah menyalakan obor dan membakar ban mobil bekas serta membunyikan meriam bambu. Namun, upaya itu sia-sia, karena kawanan hewan berbadan tambun itu malah makin mendekati warga.

      Menurut dia, saat kawanan gajah liar itu datang ia bersama warga lainnya panik dan merasa terancam jiwa sehingga mereka berhamburan menyelamatkan diri.

      Sonia (43), seorang warga lainnya, mengatakan, amukan kawanan gajah ini merupakan rentetan peristiwa serupa sehari sebelumnya.

      Pada Kamis (4/3), hewan liar yang dilindungi itu merusak sedikitnya lima hektare kebun palawija dan satu rumah warga yang ada dekat kebun penduduk.

      "Untuk saat ini, sedikitnya ada tiga rumah warga dirusak, baik mengalami rusak ringan maupun berat. Namun, tidak ada korban jiwa karena penghuni rumah masing-masing menyelamatkan diri dari amukan gajah liar yang kelaparan tersebut," kata Patris (40), salah seorang warga yang rumahnya menjadi korban amukan gajah.

      Menurut dia, karena keselamatan jiwa warga mulai terancam, sebanyak 11 kepala keluarga mengungsi ke tempat yang aman. Misalnya dengan menumpang di rumah keluarga dekat atau tetangga yang letaknya agak jauh dari tempat tinggal mereka. Sehingga keselamatan anggota keluarga terjamin sampai situasi dipastikan aman.

      "Saat siang warga yang mengungsi itu kembali ke rumahnya masing-masing. Entah sampai kapan kami ulang alik mengungsi," katanya.

      Dalam sepekan sejak kawanan gajah itu masuk perkampungan yang dihuni lebih dari 200 keluarga itu. Sedikitnya 20 rumah permanen rusak ringan, sementara sekitar tiga rumah semi permanen milik warga Desa Petani mengalami rusak berat, karena dinding rumah dihantam oleh kawanan gajah itu hingga rubuh. (Ant/
      OL
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.