Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: Gara-gara nila setitik Ali Samoli

Expand Messages
  • Asnawi Ali
    Salam, Beberapa jam yang lalu saya terima email dibawah ini dan sangat terkejut membacanya karena tuduhan pribadi yang tidak ada pada tempatnya. Setelah saya
    Message 1 of 4 , Jul 2, 2007

      Salam,


      Beberapa jam yang lalu saya terima email dibawah ini dan sangat terkejut membacanya karena tuduhan pribadi yang tidak ada pada tempatnya.  Setelah saya baca satu per satu kalimatnya, kesan yang pertama saya dapati adalah tulisan yang tidak ada sangkut pautnya tapi di postingkan di milis umum.  Saya tidak faham apa maksud dari "Pembohongan dan Penipuan" yang dituduhkan oleh orang yang menggunakan email "acheh se", oleh karena itu saya menelepon langsung kepada penulis email tersebut tadi siang meminta penjelasanya.  Terus terang, saya tidak bisa terima apa yang dituduhkan tersebut karena masalah pribadi sudah dibawa-bawa kedalam milis umum.
       
       
      Sebenarnya adalah masalah sepele dan saya yakin yang bersangkutan tidak faham maksud email balasan saya kepada Alauddin dimana dinyatakan bahwa "Di Skandinavia saja para imam mesjid tidak pernah kenal dengan orang-orang Aceh" kemudian saya menjawabnya dengan "Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, gara-gara nila sebelanga rusak susu satu pabrik".  Saya menulis kutipan pepatah melayu tersebut karena saya yakin bahwa Alauddin adalah orang yang cerdas sehingga untuk mebantah tuduhan Alauddin bahwa Imam Mesjid di Skandinavia tidak pernah kenal dengan orang-orang Aceh, tidak perlu mambantah dengan frontal langsung karena orang yang cerdas sebaiknya dibalas dengan tulisan yang singkat dan padat namun penuh makna, dan yang bisa menalarnya bagi orang yang panjang antena.  Perumpamaanya, apakah karena gara-gara seorang/dua orang muslim Aceh beli buntut lalu semua muslim Aceh jadi bandar buntut?, apakah gara-gara sekelompok orang Aceh yang jual ganja di Malaysia semua orang Aceh di Malaysia menjadi mafia ganja?
       
       
      Nah, oleh karena itu pendapat Alauddin yg mengatakan orang Aceh di Skandinavia tidak dikenal Imam mesjid adalah keliru karena kalau hanya segelintir/nila setitik saja, jangan digeneralisasikan semua orang Aceh tidak dikenal/mengenal imam mesjid di Skandinavia.   Padahal Mahmoud Aldebe, ketua persatuan muslim Swedia adalah sahabat karib orang2 Aceh, kini sedang menjajaki pembuatan mesjid baru di Örebro dengan bantuan imam dari muslim Somalia.


      Setelah itu saya klarifikasi langsung melalui email Alauddin melalui jalur pribadi, dan tidak cukup dengan itu kemudian saya coba chit chat melalui Yahoo Messenger, bahwa yang ditulisnya adalah tidak benar dan tidak mewakili semua orang Aceh di Skandinavia, kemudian urusan selesai.
       
       
      Selang beberapa hari kemudian--tepatnya hari ini--saya merima email oleh orang yang menggunakan "acheh se" dibawah ini dengan mengatakan saya "Penipuan", "Pembohongan" .  Padahal sayalah yang membantah tuduhan Alauddin itu tidak benar.  Saya heran karena, apa yang saya tipu? apa yang saya bohongi? lalu ditambah cerita-cerita tambahan masalah pribadi di ungkit-ungkit di milis umum, apa mamfaatnya? apa hubungannya?  Kemudian katanya saya mempostingkan email itu di milis PPDI, ACSA, padahal tulisan Alauddin dan saya itu di milis IACSF.  Mengapa menulis asal-asalan saja, ini bisa dilihat dari kalimat-kalimatnya "Kata Samolia" ? "Ali Samoli" seharusnya "Somalia" kata "Datong" seharusnya "Datang" berubah-ubah, sekali kata "mesjit" kemudian kata "Mesjid" .  Disini nampak sekali bisa dinilai bahwa "ureuëng hana sikula"
       
       
      Sebenarnya sudah dari sejak saya tinggal di Norwegia dulu saya di cerca fitnah, namimah, ghibah dan hasad oleh mereka ini tanpa klarifikasi, hal-hal yang tidak ada lalu di ada-adakan untuk melegitimasi kebiasaan sifat umpatannya, sudah tua akhlaq tidak berubah bahkan yang lebih parah bersikap "Notorious" kemudian malah bangga dengan sifat itu.  Demi Allah....!! sungguh menyesal saya mengenal tipe manusia seperti ini, LAKNAT...!!






      acheh se <acheh_sweden@ yahoo.se> wrote:
      Maaf karena Acheh se terlambat menjawab apa yang di tuliskan Oleh Asnawi Ali, atau
      Ali panggilan yang lebih di kenali Oleh Samolia �Ali Samoli�.
      Skandinavia Sweden,Norway dan Danmark Di harapkan kepada bangsa Acheh yang bermastutin
      Di ke tiga negera ini jika anda pergi kemesjid, kenalah memperkenalkan diri dan melaporkan ke pada Ali Asnawi� Ali Samoli�. Seperti yang di lakukan Oleh Ali. Setiap di melakukukan Ibadah di mesjid atau ditempat apa saja, dia telah memperkenalkan diri yang bahwa dia datang dari Aceh dan hendak melakukan Ibadat di sini.

      Pembohongan dan penipuan pada diri sendiri �Ali�

      Di pusat kota Sweden terdapat salah Sebuah mesjid Raya yang di kenali ummat Islam di Stockholm adalah Mesjit Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske. Mesjit ini bukanlah di kenali Oleh bangsa
      Acheh di Sweden saja, tetapi semua ummat Islam di Stochkolm Sweden.
      Saya Ingat Pada tahun 2004 pada hari Jum�at beberapa orang bangsa acheh telah sampi ke Mesjit
      Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske Mesjit ini terletak di pusat kota Sweden. Untuk bejumpa dengan Imam mesjit Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske ini bukanlah acara untuk menyunatkan Asnawi Ali �Ali Samoli�. Tetapi acara akadnikah yang lengkap dengan saksi. Sebelum akatnikah terlebih dahulu, imam menayakan dari pada negera mana anda Datong.....Ali menjawab atau saksi yang ikut serta juga......Apakah Ali menjawab dia Datong dari Samoli...... .Apakah ali Hendak menipu semua saksi yang ikut serta pada acara akatnikah... .....Di sini saya mengharap ke pada semua pembaca dapat memahami apa yang di tuliskan Oleh Asnawi Ali �Ali Samoli� di bawah ini. Saya tidan mahu menjelaskan lebih lanjut hal dia, tapi kalau saudara ali mahu saya akan meneruskan.

      Semoga Ali puas

      Dibawah ini adalah tulisan dari E-mail Asnawi AliKepada PPDI, ACSA

      ------------ --------- --------
      --- Asnawi Ali wrote:

      Di Skandinavia saja para imam mesjid tidak pernah
      kenal dengan orang-orang Aceh. (Alauddin Ziyadovich
      Umarov)

      "Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga,
      gara-gara nila sebelanga rusak susu satu pabrik"


      Building a website is a piece of cake.
      Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
    • omar puteh
      Omar Puteh menulis: Mengapakah si Alauddin itu memilih untuk menuliskan di Skandinavia saja, mengapakah tidak di Filandia atau di Canada atau di Australia atau
      Message 2 of 4 , Jul 10, 2007
        Omar Puteh menulis:
         
        Mengapakah si Alauddin itu memilih untuk menuliskan di Skandinavia saja, mengapakah tidak di Filandia atau di Canada atau di Australia atau di New Zealand atau di Amerika atau di Afrika Selatan?
         
        Apakah disana, selain di Skadinavia tidak ada nila barang setitikpun?   Cerdas apa?  Semua tulisan kotor dan jahatnya itu adalah ambilan dari barang kumpulan Yahoo dan Google! 
         
        Syabas "aceh se", yang dikenal baik oleh  Asnawi Ali @ Ali Samolia @ Ali Somali!
         
        Malahan sayapun mengenal tulisan si Alauddin itu!!!

        Asnawi Ali <aliasnawi@...> wrote:

        Salam,


        Beberapa jam yang lalu saya terima email dibawah ini dan sangat terkejut membacanya karena tuduhan pribadi yang tidak ada pada tempatnya.  Setelah saya baca satu per satu kalimatnya, kesan yang pertama saya dapati adalah tulisan yang tidak ada sangkut pautnya tapi di postingkan di milis umum.  Saya tidak faham apa maksud dari "Pembohongan dan Penipuan" yang dituduhkan oleh orang yang menggunakan email "acheh se", oleh karena itu saya menelepon langsung kepada penulis email tersebut tadi siang meminta penjelasanya.  Terus terang, saya tidak bisa terima apa yang dituduhkan tersebut karena masalah pribadi sudah dibawa-bawa kedalam milis umum.
         

        Sebenarnya adalah masalah sepele dan saya yakin yang bersangkutan tidak faham maksud email balasan saya kepada Alauddin dimana dinyatakan bahwa "Di Skandinavia saja para imam mesjid tidak pernah kenal dengan orang-orang Aceh" kemudian saya menjawabnya dengan "Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, gara-gara nila sebelanga rusak susu satu pabrik".  Saya menulis kutipan pepatah melayu tersebut karena saya yakin bahwa Alauddin adalah orang yang cerdas sehingga untuk mebantah tuduhan Alauddin bahwa Imam Mesjid di Skandinavia tidak pernah kenal dengan orang-orang Aceh, tidak perlu mambantah dengan frontal langsung karena orang yang cerdas sebaiknya dibalas dengan tulisan yang singkat dan padat namun penuh makna, dan yang bisa menalarnya bagi orang yang panjang antena.  Perumpamaanya, apakah karena gara-gara seorang/dua orang muslim Aceh beli buntut lalu semua muslim Aceh jadi bandar buntut?, apakah gara-gara sekelompok orang Aceh yang jual ganja di Malaysia semua orang Aceh di Malaysia menjadi mafia ganja?
         
         
        Nah, oleh karena itu pendapat Alauddin yg mengatakan orang Aceh di Skandinavia tidak dikenal Imam mesjid adalah keliru karena kalau hanya segelintir/nila setitik saja, jangan digeneralisasikan semua orang Aceh tidak dikenal/mengenal imam mesjid di Skandinavia.   Padahal Mahmoud Aldebe, ketua persatuan muslim Swedia adalah sahabat karib orang2 Aceh, kini sedang menjajaki pembuatan mesjid baru di Örebro dengan bantuan imam dari muslim Somalia.


        Setelah itu saya klarifikasi langsung melalui email Alauddin melalui jalur pribadi, dan tidak cukup dengan itu kemudian saya coba chit chat melalui Yahoo Messenger, bahwa yang ditulisnya adalah tidak benar dan tidak mewakili semua orang Aceh di Skandinavia, kemudian urusan selesai.
         

        Selang beberapa hari kemudian--tepatnya hari ini--saya merima email oleh orang yang menggunakan "acheh se" dibawah ini dengan mengatakan saya "Penipuan", "Pembohongan" .  Padahal sayalah yang membantah tuduhan Alauddin itu tidak benar.  Saya heran karena, apa yang saya tipu? apa yang saya bohongi? lalu ditambah cerita-cerita tambahan masalah pribadi di ungkit-ungkit di milis umum, apa mamfaatnya? apa hubungannya?  Kemudian katanya saya mempostingkan email itu di milis PPDI, ACSA, padahal tulisan Alauddin dan saya itu di milis IACSF.  Mengapa menulis asal-asalan saja, ini bisa dilihat dari kalimat-kalimatnya "Kata Samolia" ? "Ali Samoli" seharusnya "Somalia" kata "Datong" seharusnya "Datang" berubah-ubah, sekali kata "mesjit" kemudian kata "Mesjid" .  Disini nampak sekali bisa dinilai bahwa "ureuëng hana sikula"

         
        Sebenarnya sudah dari sejak saya tinggal di Norwegia dulu saya di cerca fitnah, namimah, ghibah dan hasad oleh mereka ini tanpa klarifikasi, hal-hal yang tidak ada lalu di ada-adakan untuk melegitimasi kebiasaan sifat umpatannya, sudah tua akhlaq tidak berubah bahkan yang lebih parah bersikap "Notorious" kemudian malah bangga dengan sifat itu.  Demi Allah....!! sungguh menyesal saya mengenal tipe manusia seperti ini, LAKNAT...!!






        acheh se <acheh_sweden@ yahoo.se> wrote:
        Maaf karena Acheh se terlambat menjawab apa yang di tuliskan Oleh Asnawi Ali, atau
        Ali panggilan yang lebih di kenali Oleh Samolia �Ali Samoli�.
        Skandinavia Sweden,Norway dan Danmark Di harapkan kepada bangsa Acheh yang bermastutin
        Di ke tiga negera ini jika anda pergi kemesjid, kenalah memperkenalkan diri dan melaporkan ke pada Ali Asnawi� Ali Samoli�. Seperti yang di lakukan Oleh Ali. Setiap di melakukukan Ibadah di mesjid atau ditempat apa saja, dia telah memperkenalkan diri yang bahwa dia datang dari Aceh dan hendak melakukan Ibadat di sini.

        Pembohongan dan penipuan pada diri sendiri �Ali�

        Di pusat kota Sweden terdapat salah Sebuah mesjid Raya yang di kenali ummat Islam di Stockholm adalah Mesjit Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske. Mesjit ini bukanlah di kenali Oleh bangsa
        Acheh di Sweden saja, tetapi semua ummat Islam di Stochkolm Sweden.
        Saya Ingat Pada tahun 2004 pada hari Jum�at beberapa orang bangsa acheh telah sampi ke Mesjit
        Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske Mesjit ini terletak di pusat kota Sweden. Untuk bejumpa dengan Imam mesjit Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske ini bukanlah acara untuk menyunatkan Asnawi Ali �Ali Samoli�. Tetapi acara akadnikah yang lengkap dengan saksi. Sebelum akatnikah terlebih dahulu, imam menayakan dari pada negera mana anda Datong.....Ali menjawab atau saksi yang ikut serta juga......Apakah Ali menjawab dia Datong dari Samoli...... .Apakah ali Hendak menipu semua saksi yang ikut serta pada acara akatnikah... .....Di sini saya mengharap ke pada semua pembaca dapat memahami apa yang di tuliskan Oleh Asnawi Ali �Ali Samoli� di bawah ini. Saya tidan mahu menjelaskan lebih lanjut hal dia, tapi kalau saudara ali mahu saya akan meneruskan.

        Semoga Ali puas

        Dibawah ini adalah tulisan dari E-mail Asnawi AliKepada PPDI, ACSA

        ------------ --------- --------
        --- Asnawi Ali wrote:

        Di Skandinavia saja para imam mesjid tidak pernah
        kenal dengan orang-orang Aceh. (Alauddin Ziyadovich
        Umarov)

        "Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga,
        gara-gara nila sebelanga rusak susu satu pabrik"


        Building a website is a piece of cake.
        Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.


        Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
        Play Sims Stories at Yahoo! Games.

      • John Indiana
        http://www.liputan6.com/view/7,144414,1,0,1184170842.html From: omar puteh Reply-To: PPDi@yahoogroups.com To: PPDi@yahoogroups.com
        Message 3 of 4 , Jul 11, 2007

          http://www.liputan6.com/view/7,144414,1,0,1184170842.html


          From: omar puteh <om_puteh@...>
          Reply-To: PPDi@yahoogroups.com
          To: PPDi@yahoogroups.com
          Subject: Re: «PPDi» Re: Gara-gara nila setitik Ali Samoli
          Date: Tue, 10 Jul 2007 19:16:39 -0700 (PDT)

          Omar Puteh menulis:
           
          Mengapakah si Alauddin itu memilih untuk menuliskan di Skandinavia saja, mengapakah tidak di Filandia atau di Canada atau di Australia atau di New Zealand atau di Amerika atau di Afrika Selatan?
           
          Apakah disana, selain di Skadinavia tidak ada nila barang setitikpun?   Cerdas apa?  Semua tulisan kotor dan jahatnya itu adalah ambilan dari barang kumpulan Yahoo dan Google! 
           
          Syabas "aceh se", yang dikenal baik oleh  Asnawi Ali @ Ali Samolia @ Ali Somali!
           
          Malahan sayapun mengenal tulisan si Alauddin itu!!!

          Asnawi Ali <aliasnawi@yahoo. com> wrote:

          Salam,


          Beberapa jam yang lalu saya terima email dibawah ini dan sangat terkejut membacanya karena tuduhan pribadi yang tidak ada pada tempatnya.  Setelah saya baca satu per satu kalimatnya, kesan yang pertama saya dapati adalah tulisan yang tidak ada sangkut pautnya tapi di postingkan di milis umum.  Saya tidak faham apa maksud dari "Pembohongan dan Penipuan" yang dituduhkan oleh orang yang menggunakan email "acheh se", oleh karena itu saya menelepon langsung kepada penulis email tersebut tadi siang meminta penjelasanya.  Terus terang, saya tidak bisa terima apa yang dituduhkan tersebut karena masalah pribadi sudah dibawa-bawa kedalam milis umum.
           

          Sebenarnya adalah masalah sepele dan saya yakin yang bersangkutan tidak faham maksud email balasan saya kepada Alauddin dimana dinyatakan bahwa "Di Skandinavia saja para imam mesjid tidak pernah kenal dengan orang-orang Aceh" kemudian saya menjawabnya dengan "Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, gara-gara nila sebelanga rusak susu satu pabrik".  Saya menulis kutipan pepatah melayu tersebut karena saya yakin bahwa Alauddin adalah orang yang cerdas sehingga untuk mebantah tuduhan Alauddin bahwa Imam Mesjid di Skandinavia tidak pernah kenal dengan orang-orang Aceh, tidak perlu mambantah dengan frontal langsung karena orang yang cerdas sebaiknya dibalas dengan tulisan yang singkat dan padat namun penuh makna, dan yang bisa menalarnya bagi orang yang panjang antena.  Perumpamaanya, apakah karena gara-gara seorang/dua orang muslim Aceh beli buntut lalu semua muslim Aceh jadi bandar buntut?, apakah gara-gara sekelompok orang Aceh yang jual ganja di Malaysia semua orang Aceh di Malaysia menjadi mafia ganja?
           
           
          Nah, oleh karena itu pendapat Alauddin yg mengatakan orang Aceh di Skandinavia tidak dikenal Imam mesjid adalah keliru karena kalau hanya segelintir/nila setitik saja, jangan digeneralisasikan semua orang Aceh tidak dikenal/mengenal imam mesjid di Skandinavia.   Padahal Mahmoud Aldebe, ketua persatuan muslim Swedia adalah sahabat karib orang2 Aceh, kini sedang menjajaki pembuatan mesjid baru di Örebro dengan bantuan imam dari muslim Somalia.


          Setelah itu saya klarifikasi langsung melalui email Alauddin melalui jalur pribadi, dan tidak cukup dengan itu kemudian saya coba chit chat melalui Yahoo Messenger, bahwa yang ditulisnya adalah tidak benar dan tidak mewakili semua orang Aceh di Skandinavia, kemudian urusan selesai.
           

          Selang beberapa hari kemudian--tepatnya hari ini--saya merima email oleh orang yang menggunakan "acheh se" dibawah ini dengan mengatakan saya "Penipuan", "Pembohongan" .  Padahal sayalah yang membantah tuduhan Alauddin itu tidak benar.  Saya heran karena, apa yang saya tipu? apa yang saya bohongi? lalu ditambah cerita-cerita tambahan masalah pribadi di ungkit-ungkit di milis umum, apa mamfaatnya? apa hubungannya?  Kemudian katanya saya mempostingkan email itu di milis PPDI, ACSA, padahal tulisan Alauddin dan saya itu di milis IACSF.  Mengapa menulis asal-asalan saja, ini bisa dilihat dari kalimat-kalimatnya "Kata Samolia" ? "Ali Samoli" seharusnya "Somalia" kata "Datong" seharusnya "Datang" berubah-ubah, sekali kata "mesjit" kemudian kata "Mesjid" .  Disini nampak sekali bisa dinilai bahwa "ureuëng hana sikula"

           
          Sebenarnya sudah dari sejak saya tinggal di Norwegia dulu saya di cerca fitnah, namimah, ghibah dan hasad oleh mereka ini tanpa klarifikasi, hal-hal yang tidak ada lalu di ada-adakan untuk melegitimasi kebiasaan sifat umpatannya, sudah tua akhlaq tidak berubah bahkan yang lebih parah bersikap "Notorious" kemudian malah bangga dengan sifat itu.  Demi Allah....!! sungguh menyesal saya mengenal tipe manusia seperti ini, LAKNAT...!!






          acheh se <acheh_sweden@ yahoo.se> wrote:
          Maaf karena Acheh se terlambat menjawab apa yang di tuliskan Oleh Asnawi Ali, atau
          Ali panggilan yang lebih di kenali Oleh Samolia �Ali Samoli�.
          Skandinavia Sweden,Norway dan Danmark Di harapkan kepada bangsa Acheh yang bermastutin
          Di ke tiga negera ini jika anda pergi kemesjid, kenalah memperkenalkan diri dan melaporkan ke pada Ali Asnawi� Ali Samoli�. Seperti yang di lakukan Oleh Ali. Setiap di melakukukan Ibadah di mesjid atau ditempat apa saja, dia telah memperkenalkan diri yang bahwa dia datang dari Aceh dan hendak melakukan Ibadat di sini.

          Pembohongan dan penipuan pada diri sendiri �Ali�

          Di pusat kota Sweden terdapat salah Sebuah mesjid Raya yang di kenali ummat Islam di Stockholm adalah Mesjit Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske. Mesjit ini bukanlah di kenali Oleh bangsa
          Acheh di Sweden saja, tetapi semua ummat Islam di Stochkolm Sweden.
          Saya Ingat Pada tahun 2004 pada hari Jum�at beberapa orang bangsa acheh telah sampi ke Mesjit
          Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske Mesjit ini terletak di pusat kota Sweden. Untuk bejumpa dengan Imam mesjit Zaid Ben Sultan AlNashyans Moske ini bukanlah acara untuk menyunatkan Asnawi Ali �Ali Samoli�. Tetapi acara akadnikah yang lengkap dengan saksi. Sebelum akatnikah terlebih dahulu, imam menayakan dari pada negera mana anda Datong.....Ali menjawab atau saksi yang ikut serta juga......Apakah Ali menjawab dia Datong dari Samoli...... .Apakah ali Hendak menipu semua saksi yang ikut serta pada acara akatnikah... .....Di sini saya mengharap ke pada semua pembaca dapat memahami apa yang di tuliskan Oleh Asnawi Ali �Ali Samoli� di bawah ini. Saya tidan mahu menjelaskan lebih lanjut hal dia, tapi kalau saudara ali mahu saya akan meneruskan.

          Semoga Ali puas

          Dibawah ini adalah tulisan dari E-mail Asnawi AliKepada PPDI, ACSA

          ------------ --------- --------
          --- Asnawi Ali wrote:

          Di Skandinavia saja para imam mesjid tidak pernah
          kenal dengan orang-orang Aceh. (Alauddin Ziyadovich
          Umarov)

          "Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga,
          gara-gara nila sebelanga rusak susu satu pabrik"


          Building a website is a piece of cake.
          Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.


          Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
          Play Sims Stories at Yahoo! Games.




          Piraterna är tillbaka på vita duken! Kolla in trailern här
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.