Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: «PPDi» APAKAH HANYA SADDAM YANG BERHAK DI EKSEKUSI? BAGAIMANA DENGAN KRONI-KRONINYA DAN BAGAIMANAPULA PULA DENGAN "SADDAM-SADDAM" DI INDO

Expand Messages
  • Muhammad al qubra
    Ulama brilliant, Ayatullah Ali Khamenei Iran Tuntut Pengusutan Sisa-Sisa Kejahatan Saddam Resolusi Anti Nuklir Iran Tak Berikan Tekanan Yang Berarti  
    Message 1 of 1 , Jan 3, 2007
    • 0 Attachment
       
       
       
                Ulama brilliant, Ayatullah Ali Khamenei
       
      Iran Tuntut Pengusutan Sisa-Sisa Kejahatan Saddam                                
       
       
      Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dalam safarinya ke-24, mengunjungi Provinsi Khuzistan, bagian selatan Iran. Dalam kunjungannya ini, Sabtu malam, beliau mengatakan, "Kekuatan-kekuatan ilegal berpikir bahwa ratifikasi resolusi anti nuklir Iran dapat menghalangi ....
       
      Koran Financial Times, terbitan Inggris, menulis, "Di tahun 2007, Iran dengan nuklirnya, akan muncul sebagai kekuatan baru di kawasan." Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Fars, Koran Financial Times menulis, perjuangan Iran dalam menghadapi serangkaian tekanan Uni Eropa,
       
       
      Ahmadinejad: Iran Tak Terima Resolusi Inkonstitusional DK PBB
      Rekaman Eksekusi Saddam Bermasalah
       POLITIK
      ....
       
       Posisi Dewan Ahli dalam Sistem Pemerintahan Islam Iran   
       Pada tanggal 15 Desember, rakyat Iran datang ke kotak pemilihan umum untuk memilih anggota sebuah lembaga yang istimewa dan tidak ditemukan di negara lain, yaitu lembaga bernama Majlis-e Khubregan atau Dewan Ahli.
       
       

      Kegagalan Sidang Kelompok 5+1  

       
      .....


      rudy.aryoko@... skrev:

      Sangat menarik artikel dari Mas Yuli ......dimana salah satu yang paling menurut ana menarik adalah ungkapan dari ketua MPR RI Hidayat Nurwahid.:

      Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengharapkan agar setiap manusia
      dapat mengenal sejarah dengan baik,
      terutama sejarah Islam."Islam masuk
      ke Indonesia tanpa kekerasan atau perang tetapi dengan misi membawa
      kedamaian," katanya.



      Semoga saja setelah mendengar ceramah Ketua MPR dan Presedium PKS , anggota PKS juga mau membuka sejarah ......11 H , detik2x kematian Rosul ...., Saqifah ? , Perang Jamal ? perang Shiffin ? Tragedi Karbala ......... dsb .

      bukankah itu adalah sejarah Islam ???

      Semoga saja .............................



      ----- Forwarded by Rudy Aryoko/CON/PTTU on 03/01/2007 08:21 -----
      Yuli Supriono
      03/01/2007 06:49
             
              To:        
              cc:        (bcc: Rudy Aryoko/CON/PTTU)
              Subject:        PKS KUTUK eksekusi Sadam



      PKS Kutuk Pelaksanaan Eksekusi Saddam

      PK-Sejahtera Online: Kami mengutuk keras tindakan pengadilan yang
      menjadi boneka Amerika yang mengeksekusi Saddam pada hari idul Adha.
      Demikian disampaikan Presiden PKS Tifatul Sembiring. Hal senada juga
      disampaikan Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid.

      Kami mengutuk keras tindakan pengadilan yang menjadi boneka Amerika yang
      mengeksekusi Saddam pada hari idul Adha. Demikian disampaikan Presiden
      PKS Tifatul Sembiring di Jakarta (31/12/6).

      Tifatul juga mengecam penyiaran detik-detik eksekusi terhadap Saddam
      yang ditayangkan televisi AS hingga berulang kali. Penayangan itu
      dinilai terlalu demonstratif
      Menurut Tifatul, eksekusi terhadap Saddam seharusnya ditunda. Hal ini
      untuk memberikan kesempatan Saddam membela diri.

      Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid. Menurut
      Hidayat, eksekusi mati terhadap mantan Presiden Irak Saddam Husein
      (Sabtu 30/12) lalu masih jauh dari unsur keadilan karena banyak pelaku
      kejahatan perang yang tidak dihukum mati.

      "Saddam memang membunuh banyak orang, namun hukuman mati terhadap
      dirinya sangat jauh dari unsur keadilan karena banyak penjahat perang
      dalam perang di Bosnia tidak dihukum setimpal," tegas Hidayat

      Lebih lanjut Hidayat mengatakan bahwa dalam perang di Bosnia maupun
      kasus invansi Amerika ke Irak terjadi banyak pembunuhan yang dilakukan
      tentara Amerika dan tidak ada yang dihukum mati.(ary/mim)

      Pengirim: Ningsih
      Update: 02/01/2007 Oleh: Ningsih

      -------------------

      http://www.republika.co.id/Online_detail.asp?id=277274&kat_id=23

      Senin, 01 Januari 2007  19:32:00
      Ketua MPR: Eksekusi Mati Saddam Husein Jauh dari Keadilan

      Yogyakarta-RoL-- Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berpendapat eksekusi mati
      terhadap mantan Presiden Irak Saddam Husein (Sabtu 30/12) lalu masih
      jauh dari unsur keadilan karena banyak pelaku kejahatan perang yang
      tidak dihukum mati.


      "Saddam memang membunuh banyak orang, namun hukuman mati terhadap
      dirinya sangat jauh dari unsur keadilan karena banyak penjahat perang
      dalam perang di Bosnia tidak dihukum setimpal," kata Hidayat Nur Wahid
      pada pengajian akbar bersama Amir Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI),
      Abu Bakar Baasyir di desa Candirejo, Tegaltirto, Berbah, Kabupaten
      Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin.
         
      Di depan ratusan masyarakat yang hadir dalam pengajian tersebut, Hidayat
      menyayangkan hukuman mati yang dijatuhkan terhadap Saddam Husein karena
      sangat jauh dari keadilan."Dalam perang di Bosnia maupun kasus invansi
      Amerika ke Irak juga terjadi banyak pembunuhan yang dilakukan tentara
      Amerika dan tidak ada yang dihukum mati," katanya.
         
      Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengharapkan agar setiap manusia
      dapat mengenal sejarah dengan baik, terutama sejarah Islam."Islam masuk
      ke Indonesia tanpa kekerasan atau perang tetapi dengan misi membawa
      kedamaian," katanya.
         
      Ia mengatakan, perubahan dalam Islam sedikit banyak juga dipengaruhi
      oleh kolonialisme Eropa ke Indonesia seperti penjajahan Inggris dan
      Belanda. "Dulu masyarakat Islam tidak mengenal teror, namun pada era
      kolonialisme Eropa perubahan itu mulai terjadi dan umat Islam dituduh
      sebagai teroris," kata dia.
         
      Lebih lanjut ia mengatakan, manusia tidak boleh terjebak sifat-sifat
      pesimis maupun gundah gulana. "Perubahan waktu jangan membuat kita jauh
      dari iman," kata dia. Setelah Ketua MPR Hidayat Nur Wahid selesai
      memberikan ceramah, giliran Abu Bakar Baasyir naik ke panggung untuk
      memberikan ceramah tentang Islam. Pengajian akbar tersebut dihadiri
      sekitar 150 umat Islam. antara/mim    

      ------------------


      ===========================================================================  This email is confidential.  If  you are not the  addressee tell the sender  immediately  and destroy this  email without using,  sending or storing it.  Emails are not secure  and may suffer  errors, viruses, delay, interception  and amendment.  The Trakindo Group of Companies do not accept liability for  damage   caused   by   this   email   and   may   monitor   email  traffic.  Unless expressly stated, any opinions are the sender's and are not approved  by  the  Trakindo  Group  of  Companies  and  this  email  is not an offer,  solicitation,     recommendation     or    agreement    of    any     kind.  =========================================================================== 
       

      __________________________________________________
      Bruker du Yahoo!?
      Lei av spam? Yahoo! Mail har den beste spambeskyttelsen
      http://no.mail.yahoo.com

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.