Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

KEBIADABAN SERDADU KAFIR PENJAJAH INDONESIA

Expand Messages
  • warwick aceh
    ... wrote: Laporan SIRA Tentang Pelanggaran HAM di Aceh Utara ... ===== PUTEH SARONG Coventry CV4 7AL United Kingdom Fax:
    Message 1 of 1 , Oct 7, 2001
    • 0 Attachment
      --- Faisal Ridha Murdani
      <faisal_murdani@...> wrote: > Laporan SIRA
      Tentang Pelanggaran HAM di Aceh Utara
      >
      > Ratusan Warga Mengungsi Ke Gunung
      >
      > Kami dari Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA)
      > memberitahukan kepada saudara bahwa di Aceh
      > khususnya Aceh Utara saat ini sedang berlangsung
      > aksi represif militer. Kami berharap kepada saudara
      > agar mau memperhatikan atas semua peristiwa
      > kemanusiaan yang sedang berlangsung secara kontiniu,
      > sitimatis dan terorganisir. Berikut ini kami
      > sertakan beberapa bukti tertulis atas semua
      > peristiwa pelanggaran HAM khususnya yang terjadi di
      > kecamatan Matang kuli Aceh Utrara.
      >
      > Tepatnya tanggal 27 September 2001 sekitar 1000
      > pasukan TNI melakukan pengepungan terhadap lebih
      > kurang 50 desa di Kecamatan Matang Kuli Aceh Utara.
      > Mereka telah membentuk pos-pos pengepungan sebanyak
      > 11 buah yang ditempatkan di delapan desa yaitu :
      > Kampung Alu Bay, Meunasah Gunci, Meunasah Nga, Desa
      > Sosial, Gampong Bayi, Alue Bungkoh, Paya Meudrue dan
      > Gampong Beurandang, setiap pos ditempatkan 100
      > personil TNI. Personil-personil tersebut aktiv
      > melakukan penyisiran, penodongan, teror, pemukulan,
      > penjarahan terhadap harta benda masyarakat setempat.
      > Dengan penempatan personil di delapan desa diatas
      > maka sebanyak 50 desa lainnya terkepung oleh pos-pos
      > mereka. Menurut pengakuan masyarakat, dengan
      > penempatan TNI di tujuh desa tersebut maka jalur
      > logistik masyarakat terputus, karena ketujuh desa
      > tersebut letaknya sangat strategis untuk memblokir
      > puluhan desa lainnya.
      >
      > Masih pada tanggal 27 september 2001 masyarakat
      > dilarang melakukan aktivitas apapun, petani tidak
      > dibenarkan turun kesawah atau ke kebun, para
      > pedagang dipaksakan untuk tidak jualan dan bahkan
      > semua warga sipil yang mendiami kampung dimana
      > personil TNI ditempatkan tidak dibenarkan turun ke
      > kota untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Jalan
      > yang menghubungkan antara desa-desa pedalaman dengan
      > Paya Bakong (Pusat Pembelanjaan masyarakat disekitar
      > Matang Kuli) diblokir oleh aparat. Selain dari itu
      > aparat juga melakukan berbagai aksi represif
      > terhadap warga sipil dan akhirnya ratusan masyarakat
      > khususnya kaum pria yang terdiri dari remaja, pemuda
      > dan orang tua mengungsi ke gunung. Setelah beberapa
      > hari melalang buana dihutan belantara atau tepatnya
      > tanggal 2-4 Oktober 2001 mereka pulang ke kampung
      > karena persiapan makanan sudah habis. Setibanya di
      > kampung mereka dipukul dan disiksa oleh aparat
      > keamanan.
      >
      > Menurut laporan masyarakat setempat sampai saat ini
      > tanggal : 6 Oktober 2001 TNI masih menduduki dan
      > melakukan berbagai aksi represif terhadap warga
      > sipil. Akibat dari tindakan brutal ratusan kaum
      > lelaki masih terpencar dihutan belantara karena
      > menghindari dari aksi maut yang dilakukan serdadu
      > TNI. Pemblokiran dan pemaksaan pembaikotan aktivitas
      > masyarakat juga masih berlangsung sampai saat ini.
      >
      >
      > Berikut adalah nama-nama korban kekerasan TNI yang
      > dapat kami identivikasi :
      >
      > Pada Tanggal 1 Oktober 2001 sekitar pukul 09.20 WIB
      > sejumlah pasukan TNI BKO Exxon Mobil melakukan
      > penyisiran di Desa Pante Kiro Kec. Matang Kuli dan
      > penangkapan terhadap saudara Abudurrahman Abu Bakar
      > (21th) warga Desa Blang Pante Kecamatan Matang Kuli
      > Kabupaten Aceh Utara. Tanggal 3 Oktober 2001 korban
      > ditemukan jadi manyat di Desa Blang Pante. Pada
      > tubuh korban terdapat luka tembak dan bekas
      > penganiayaan.
      >
      > Pada tanggal 3 Oktober 2001 sekitar pukul 14.00 WIB
      > sejumlah TNI Yonif 113 yang ditempatkan di Desa Paya
      > Meudrue melakukan penyiksaan terhadap saudara yang
      > namanya tersebut dibawah ini :
      >
      > 1. Aiyub Ibrahim (25th), warga paya Meudru Kec.
      > Matang Kuli Kabuupaten Aceh Utara
      > 2. Muhimin Amin (18 th) Desa Pirak Kecamatan Matang
      > Kuli Kabupaten Aceh Utara.
      >
      > Keduanya disiksa di Komplek Sekolah Dasar Kampung
      > Paya Meudrue Kec. Matang Kuli dan kemudian kedua
      > korban dibawa ke Lhokseumawe, sampai saat ini kami
      > belum mengetahui nasib korban.
      >
      > Tanggal 4 Oktober 2001 sejumlah pasukan TNI gabungan
      > Yonif 202 dengan Linud 100 yang berposko di lokasi
      > PT. Purna Bina Indonesia yang terletak di Desa Paya
      > Meudrue Kecamatan Matang Kuli melakukan penyiksaan
      > dan penembakan terhadap Umar Beuransah (35th) Kepala
      > Desa setempat hingga meninggal. Dia ditembak di
      > Komplek Sekolah dasar Desa Paya Meudrue.
      >
      > Masih pada tanggal yang sama TNI gabungan Yonif 202
      > dengan Linud 100 yang berposko di lokasi PT. Purna
      > Bina Indonesia yang terletak di Desa Paya Meudrue
      > Kecamatan Matang Kuli kembali melakukan penembakan
      > terhadap Abu Bakar Beuransah (38th) kepala Desa
      > Tanjung Seureukui Kecamatan Matang Kuli. Korban
      > ditembak sampai mati karena ia melarang aparat
      > memotong jembatan Gantung yang terletak didesanya.
      > Dia ditembak di Komplek Sekolah dasar Desa Paya
      > Meudrue.
      >
      >
      > Kemudian Jamaluddin Hamid (26th), Hamid Haji Harun
      > (42th) keduanya warga Desa Tanjung Seuruekui
      > Kecamatan Matang Kuli dan M. Hasan Hamid (18th)
      > warga Desa Alue Trieng Kecamatan yang sama juga
      > tewas ditembak aparat dari kesatuan Yonif 202 dan
      > LINUD 100. Ketiga Korban ditembak di Komplek
      > Sekolah dasar Desa Paya Meudrue.
      >
      >
      > Demikian laporan kami, atas perhatiannya kami
      > ucapkan terima kasih.
      >
      > Banda Aceh, 6 Oktober 2001
      > Komisi Investigasi Dan Data
      >
      >
      > Alamat : Jl. Panglima Polem No. 62 Peunayong B. Aceh
      > Telp./Fax.: 62-651-24043
      > Hand Phone: 08126902190
      > Email : sira_jaringan2000@...
      > sirareferendum@...
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      > Join 18 million Eudora users by signing up for a
      > free Eudora Web-Mail account at
      > http://www.eudoramail.com
      >
      > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
      >
      > hehehhe
      >
      >
      >
      > Your use of Yahoo! Groups is subject to
      > http://docs.yahoo.com/info/terms/
      >
      >

      =====
      PUTEH SARONG
      Coventry
      CV4 7AL
      United Kingdom Fax: +44/0 24 765242250
      http://members.nbci.com/tragediaceh/
      http://www.geocities.com/universityofwarwick/index.html
      "BEBASKAN NEGERI DAN RAKYAT ACEH DARI KEBIADABAN DAN KEZALIMAN GEROMBOLAN PENJAJAH BIADAB INDONESIA JAWA."

      ____________________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Get your free @... address at http://mail.yahoo.co.uk
      or your free @... address at http://mail.yahoo.ie
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.