Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Surat anda

Expand Messages
  • Paya Bujok
    Surat Anda Topik: FUCK FACE 02 Nopember 2006 dari Browngirl Bagi pejabat yang memakan hak rakyat ACEH yang sengsara dan menderita lahir batin akibat gelombang
    Message 1 of 2 , Nov 2, 2006
    • 0 Attachment
      Surat Anda
      Topik: FUCK FACE
      02 Nopember 2006 dari Browngirl
      Bagi pejabat yang memakan hak rakyat ACEH yang sengsara dan menderita lahir batin akibat gelombang TSUNAMI WE CALL THEM FUCK FACE.

      Topik: Syariat Islam di Atjeh
      02 Nopember 2006 dari Apa Kupluk
      Bismillahirrahmanirrahim
      Assalamu'alaikum Wr.Wb
      Keu Teungku ngon Teuku Nyang Meutua'ah
      Keu Rakyat Atjeh ban sigom donya nyang djibrie rahmat uleh Po teuh Allah SWT

      Selawiet nyoe Atjeh ka jibrie sicara bibeuh uleh RI beut neupeugot Qanun Nanggroe nyang asoe jieh na dalil-dalil nyang sisuai ngon syariat Islam. Bah pih lagee nyan lam implementasi jieh bak lapangan geutanyoe lhe that neukalon kesalahan nyang jipeugot uleh polisi syari'at. Cunto : Na pulisi syariah nyang neukalon awak inong nyang hana jingui jilbab meutapi awak inong nyan hana jikoh ok jieh cukop jibrie nasehat mantong, nyang laen lom na pulisi nyang lansong jih koh ok awak inong nyan. Ujong2 jieh jadeh kasus bak pengadilan. Ulon pikee nyang peureule jinoe na keuh sosialisasi ilee. Sosialisasi nyan peureule wate 3 thon. Meunyoe awak atjeh mandum ka beuphom ngon syari'at baroe geutanyoe peudong syari'at nyan ngon leubeh konsisten ngon konsekwen. Masalah laen lom lon kalon di Atjeh Nanggroe Meutuah nyoe nakeuh awak2 aseng nyang bak LSM ngon AMM nyang umum jieh awak kaphe. Gob nyan na nyang peukusa atawa selingkoh ngon inong atjeh meutapi hana ji hukom. Jadeh nyoe peureule ji pike3e uleh teungku2 nyang mulia. Kru Seumangat



      Topik: "Muzakir Hamid" Kembali ke ibu pertiwi

      02 Nopember 2006 dari Tgk Lampôh Saka

      TOKOH GAM MUZAKIR UCAPKAN SUMPAH SETIA NKRI DI KEDUBES RI, STOCKHOLM
      17 Feb 2006

      Sekretaris pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Abdul Hamid kembali menjadi warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengucapkan sumpah setia, Selasa (14/2), di Stockholm. Pengambilan sumpah dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Stockholm, Swedia.

      Demikian keterangan yang disampaikan Kuasa Usaha KBRI Stockholm Ben Perkasa Sudrajat , ketika dihubungi pertelepon Rabu (15/02) malam.”kemarin Muzakir Abdul Hamid mengambil sumpah setia untuk kembali menjadi warga Negara Indonesia. Dia bersama istrinya, berdua menjadi WNI lagi,” katanya.

      Ben mengatakan perubahan status warga Negara bagi GAM memang termasuk difasilitasi dalam butir nota kesepahaman (MoU) RI-GAM tahun lalu. Dalam MoU tersebut disebutkan bagi anggota GAM yang telah menjadi Warga Negara Asing (WNA) atau kehilangan kewarganegaraannya dan ingin kembali menjadi WNI akan difasilitasi.

      Kepada anggota GAM tersebut diberikan jangka waktu enam bulan sejak penandatangan MoU untuk mengajikan permohonan menjadi WNI.

      Dengan fasilitas yang akan berakhir pada 28 Februari 2006 itu, perubahan status warga Negara anggota GAM akan dipermudah dari biasanya yang bisa memakan waktu bertahun-tahun.

      Ben mengatakan, Muzakir yang juga asisten pribadi Hasan Tiro telah mengajukan niat dan mengikuti proses perubahan warga Negara sejak dua bulan lalu. Sebagai bagian akhir porses, Muzakir pada Selasa lalu diambil sumpah setianya pada NKRI dan diberikan paspor.

      Kepada ben, Muzakir mengatakan pengajuan permohonan menjadi WNI itu ia lakukan baru sejak dua bulan yang lalu karena menunggu perkembangan situasi pasca penandatangan MoU. Muzakir menilai, seperti yang dikatakan pada Ben, situasi saat ini sudah cukup kondusif hingga ia langsung mewujudkan niatnya kembali menjadi WNI.

      Pengambilan sumpah itu dilakukan sendiri oleh Ben yang ditunjuk sebagi perwakilan Menteri Hukum dan HAM di Indonesia. Acara pengambilan sumpah dilaksanakan pada pukul 11.00 siang waktu setempat.

      Sampai sejauh ini sejak penandatanganan MoU, menurut Ben, baru Muzakir saja yang telah menjadai WNI. Sedangkan petinggi GAM lainnya, termasuk Hasan Tiro dan Zaini Abdullah, belum ada yang mengajukan niat baik secara resmi maupun pribadi kepada Ben untuk menjadi WNI.

      Ben berharap langkah Muzakir ini diikuti oleh petinggi GAM lainnya di Swedia.



      Low, Low, Low Rates! Check out Yahoo! Messenger's cheap PC-to-Phone call rates.
    • Ahmad Sudirman
      http://www.dataphone.se/~ahmad ahmad@dataphone.se Stockholm, 2 November 2006 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu alaikum wr wbr. TGK MUZAKKIR ABDUL HAMID
      Message 2 of 2 , Nov 2, 2006
      • 0 Attachment
        http://www.dataphone.se/~ahmad
        ahmad@...

        Stockholm, 2 November 2006

        Bismillaahirrahmaanirrahiim.
        Assalamu'alaikum wr wbr.


        TGK MUZAKKIR ABDUL HAMID YANG TANPA WARGANEGARA DIHUBUNGKAN DENGAN MOU
        HELSINKI.
        Ahmad Sudirman
        Stockholm - SWEDIA.


        SEDIKIT MENYOROT TGK MUZAKKIR ABDUL HAMID YANG TANPA WARGANEGARA DIHUBUNGKAN
        DENGAN MOU HELSINKI.

        Setelah membaca rubrik yang bertopik : “Muzakir Hamid" Kembali ke ibu
        pertiwi” yang dikirimkan oleh Tgk Lampôh Saka wasiet_endatu@... dalam
        rubrik SURAT ANDA http://www.acehkita.com/?dir=message hari ini, Kamis,
        tanggal 2 November 2006, ternyata ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi
        dan selanjutnya perlu diperjelas agar supaya kita semua dapat mendapat
        gambaran dan keterangan yang benar.

        Nah, sepengetahuan Ahmad Sudirman bahwa Teungku Muzakkir Abdul Hamid di
        Swedia tidak memiliki warganegara. Artinya Teungku Muzakkir Abdul Hamid
        bukan warganegara Swedia dan bukan warganegara Indonesia selama berada di
        Swedia. Untuk menjadi warganegara Swedia disyaratkan harus tinggal di Swedia
        selama 6 tahun terus menerus dengan memiliki izin tinggal dan izin kerja
        tetap di Swedia.

        Teungku Muzakkir Abdul Hamid di Swedia mendapat perlindungan politik dan
        sekaligus mendapat izin tinggal dan izin kerja yang tetap, walaupun tidak
        memiliki warganegara.

        Bagi seseorang yang telah mendapat perlindungan politik dan mendapat izin
        tinggal dan izin kerja tetap, maka Pemerintah Kerajaan Swedia memberikan
        “framling pass” atau “resedokument” atau “travel dokument” sebagai pengganti
        paspor nasional. Begitu juga bagi orang yang telah mendapat perlindungan
        politik dan mendapat izin tinggal dan izin kerja tetap, tetapi tidak
        memiliki warganegara, maka Pemerintah Kerajaan Swedia memberikan
        “resedokument” atau “travel dokument”. Dimana “resedokument” atau “travel
        dokument” berlaku kesemua negara, kecuali ke negara asal. Misalnya dalam
        kasus Teungku Muzakkir Abdul Hamid, Pemerintah Kerajaan Swedia memberikan
        “resedokument” atau “travel dokument” yang berlaku untuk pergi ke semua
        negara, kecuali ke Acheh dan Indonesia.

        Sampai akhir bulan Desember 2005 Teungku Muzakkir Abdul Hamid belum mencapai
        6 tahun berada terus menerus di Swedia, karena itu belum bisa mengajukan
        untuk mendapatkan kewarganegaraan Swedia. Dan selama hampir 6 tahun di
        Swedia Teungku Muzakkir Abdul Hamid tidak memiliki warganegara.

        Ketika MoU Helsinki ditandatangani oleh GAM dan Pemerintah RI pada tanggal
        15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, maka berdasarkan klausul 1.1.2.a)
        MoU Helsinki dinyatakan bahwa ”Aceh akan melaksanakan kewenangan dalam semua
        sektor publik, yang akan diselenggarakan bersamaan dengan administrasi sipil
        dan peradilan, kecuali dalam bidang hubungan luar negeri, pertahanan luar,
        keamanan nasional, hal ikhwal moneter dan fiskal, kekuasaan kehakiman dan
        kebebasan beragama, dimana kebijakan tersebut merupakan kewenangan
        Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan Konstitusi.”

        Nah, dalam melaksanakan kewenangan bidang hubungan luar negeri masih
        dipegang oleh pihak Pemerintah RI. Salah satu yang menyangkut kewenangan
        bidang hubungan luar negeri adalah masalah pemberian paspor untuk dokumen
        perjalan keluar negeri.

        Nah sekarang, karena masalah paspor masih dipegang oleh pihak Pemerintah RI,
        maka bagi rakyat Acheh yang tinggal di Acheh yang akan keluar negeri harus
        mempergunakan paspor yang dikeluarkan oleh Pemerintah RI.

        Kalau sekarang klausul 1.1.2.a) MoU Helsinki dihubungkan dengan kasus
        Teungku Muzakkir Abdul Hamid, maka klausul ini bisa dijadikan sebagai salah
        satu langkah politik dan hukum bagi Teungku Muzakkir Abdul Hamid untuk
        mendapatkan status politik dan hukum yang penuh sebagai bangsa dan rakyat
        Acheh yang mengacu pada MoU Helsinki.

        Kemudian, apabila Teungku Muzakkir Abdul Hamid tetap menginginkan sebagai
        orang yang tidak memiliki warganegara di Swedia, tetapi dikemudian hari
        ingin menjadi warganegara Swedia, maka tidak perlu dipersoalkan klausul
        1.1.2.a) MoU Helsinki.

        Hanya dalam kasus Teungku Muzakkir Abdul Hamid dan untuk masa depan Acheh,
        kelihatannya menurut kacamata Ahmad Sudirman, Teungku Muzakkir Abdul Hamid
        lebih cinta kepada Acheh dibandingkan dengan kepada Swedia. Berbeda dengan
        Ahmad Sudirman yang sudah mencintai Swedia dan menjadi warganegara Swedia
        sejak bulan Juni tahun 1986. Bagi Ahmad Sudirman sulit untuk melepaskan
        Swedia yang sudah menjadi darah daging hampir separuh umur ini.

        Jadi, menurut Ahmad Sudirman karena Teungku Muzakkir Abdul Hamid cinta
        kepada Acheh-lah ia rela melepaskan Swedia yang telah melindunginya selama
        hampir 6 tahun dan telah memberikan “resedokument” atau “travel dokument”
        yang berlaku untuk pergi ke semua negara, kecuali ke Acheh dan Indonesia.

        Nah sekarang, karena Teungku Muzakkir Abdul Hamid yang tidak memiliki
        warganegara dan hanya memiliki “resedokument” atau “travel dokument” yang
        berlaku untuk pergi ke semua negara, kecuali ke Acheh dan Indonesia, maka
        akan sulit bagi Teungku Muzakkir Abdul Hamid untuk bisa masuk ke Acheh,
        kalau tidak atau belum menjadi warganegara Swedia dengan paspor nasional
        Swedia-nya, sebagaimana yang dimiliki oleh Ahmad Sudirman. Bagi Ahmad
        Sudirman tidak masalah kalau mau masuk ke Acheh, kapan saja, karena Ahmad
        Sudirman memiliki paspor nasional Swedia.

        Karena itu, satu-satu jalan bagi Teungku Muzakkir Abdul Hamid untuk dapat
        masuk dan mencium tanah Acheh lagi adalah dengan mengacu kepada klausul
        1.1.2.a) MoU Helsinki, bukan mengacu kepada UUD 1945 atau mencium patung
        burung garuda.

        Jadi, dengan Teungku Muzakkir Abdul Hamid berpegang pada klausul 1.1.2.a)
        MoU Helsinki, maka “resedokument” atau “travel dokument” yang berlaku untuk
        pergi ke semua negara, kecuali ke Acheh dan Indonesia, ditukar dengan paspor
        yang diberikan oleh Pemerintah RI sesuai dengan kewenangan bidang hubungan
        luar negeri yang masih dipegang oleh pihak Pemerintah RI menurut MoU
        Helsinki.

        Karena itu, langkah politik dan hukum yang tepat bagi Teungku Muzakkir Abdul
        Hamid yang cinta Negeri Acheh adalah dengan memegang tali hukum klausul
        1.1.2.a) MoU Helsinki. Kemudian, kalau ada acara ambil sumpah, itu anggap
        saja seperti menghapal lagu burung kaka tua saja, tidak ada pengaruhnya,
        apalagi RI itu negara sekuler, sumpah dimulut saja. Di Swedia tidak ada main
        sumpah-sumpahan.

        Lagi pula sekarang banyak orang-orang Acheh yang ada di luar negeri yang
        masuk ke Acheh memakai payung MoU Helsinki. Lagaknya mereka itu menentang
        dan menolak MoU Helsinki, padahal kalau mereka akan masuk ke Acheh memakai
        payung hukum MoU Helsinki. Coba tanya saja kepada sindikat Paya Bujok
        Telianet [195.252.42.4] pimpinan saudara Yusuf Daud sudah berapa orang dari
        anggota keluarganya yang masuk ke Acheh diam-diam?.

        Terakhir, jadi langkah hukum dan politik yang ditempuh oleh Teungku Muzakkir
        Abdul Hamid untuk dapat masuk dan bergerak bebas di Acheh dengan berpegang
        pada klausul 1.1.2.a) MoU Helsinki adalah langkah hukum dan politik yang
        tepat.

        Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
        ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
        untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
        Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel
        di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

        Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
        memohon petunjuk, amin *.*

        Wassalam.

        Ahmad Sudirman

        http://www.dataphone.se/~ahmad
        ahmad@...
        ----------

        http://www.acehkita.com/?dir=message

        Topik: "Muzakir Hamid" Kembali ke ibu pertiwi
        02 Nopember 2006 dari Tgk Lampôh Saka wasiet_endatu@...
        TOKOH GAM MUZAKIR UCAPKAN SUMPAH SETIA NKRI DI KEDUBES RI, STOCKHOLM
        17 Feb 2006

        Sekretaris pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Abdul Hamid kembali
        menjadi warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengucapkan sumpah setia,
        Selasa (14/2), di Stockholm. Pengambilan sumpah dilakukan di Kedutaan Besar
        Republik Indonesia di Stockholm, Swedia.

        Demikian keterangan yang disampaikan Kuasa Usaha KBRI Stockholm Ben Perkasa
        Sudrajat , ketika dihubungi pertelepon Rabu (15/02) malam.”kemarin Muzakir
        Abdul Hamid mengambil sumpah setia untuk kembali menjadi warga Negara
        Indonesia. Dia bersama istrinya, berdua menjadi WNI lagi,” katanya.

        Ben mengatakan perubahan status warga Negara bagi GAM memang termasuk
        difasilitasi dalam butir nota kesepahaman (MoU) RI-GAM tahun lalu. Dalam MoU
        tersebut disebutkan bagi anggota GAM yang telah menjadi Warga Negara Asing
        (WNA) atau kehilangan kewarganegaraannya dan ingin kembali menjadi WNI akan
        difasilitasi.

        Kepada anggota GAM tersebut diberikan jangka waktu enam bulan sejak
        penandatangan MoU untuk mengajikan permohonan menjadi WNI.

        Dengan fasilitas yang akan berakhir pada 28 Februari 2006 itu, perubahan
        status warga Negara anggota GAM akan dipermudah dari biasanya yang bisa
        memakan waktu bertahun-tahun.

        Ben mengatakan, Muzakir yang juga asisten pribadi Hasan Tiro telah
        mengajukan niat dan mengikuti proses perubahan warga Negara sejak dua bulan
        lalu. Sebagai bagian akhir porses, Muzakir pada Selasa lalu diambil sumpah
        setianya pada NKRI dan diberikan paspor.

        Kepada ben, Muzakir mengatakan pengajuan permohonan menjadi WNI itu ia
        lakukan baru sejak dua bulan yang lalu karena menunggu perkembangan situasi
        pasca penandatangan MoU. Muzakir menilai, seperti yang dikatakan pada Ben,
        situasi saat ini sudah cukup kondusif hingga ia langsung mewujudkan niatnya
        kembali menjadi WNI.

        Pengambilan sumpah itu dilakukan sendiri oleh Ben yang ditunjuk sebagi
        perwakilan Menteri Hukum dan HAM di Indonesia. Acara pengambilan sumpah
        dilaksanakan pada pukul 11.00 siang waktu setempat.

        Sampai sejauh ini sejak penandatanganan MoU, menurut Ben, baru Muzakir saja
        yang telah menjadai WNI. Sedangkan petinggi GAM lainnya, termasuk Hasan Tiro
        dan Zaini Abdullah, belum ada yang mengajukan niat baik secara resmi maupun
        pribadi kepada Ben untuk menjadi WNI.
        ----------

        From: Paya Bujok <bujok_paya@...>
        Reply-To: PPDi@yahoogroups.com
        To: ppdi@yahoogroups.com
        Subject: «PPDi» Surat anda
        Date: Thu, 2 Nov 2006 12:04:17 -0800 (PST)
        MIME-Version: 1.0
        X-Originating-IP: 206.190.48.104
        X-Sender: bujok_paya@...
        Received: from n31.bullet.scd.yahoo.com ([66.94.237.25]) by
        bay0-mc1-f3.bay0.hotmail.com with Microsoft SMTPSVC(6.0.3790.2444); Thu, 2
        Nov 2006 12:19:26 -0800
        Received: from [66.218.66.58] by n31.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 02 Nov
        2006 20:13:14 -0000
        Received: from [66.218.66.34] by t7.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 02 Nov
        2006 20:13:14 -0000
        Received: (qmail 90787 invoked from network); 2 Nov 2006 20:04:40 -0000
        Received: from unknown (66.218.66.216) by m28.grp.scd.yahoo.com with QMQP;
        2 Nov 2006 20:04:40 -0000
        Received: from unknown (HELO web52101.mail.yahoo.com) (206.190.48.104) by
        mta1.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 2 Nov 2006 20:04:40 -0000
        Received: (qmail 69101 invoked by uid 60001); 2 Nov 2006 20:04:17 -0000
        Received: from [195.252.42.4] by web52101.mail.yahoo.com via HTTP; Thu, 02
        Nov 2006 12:04:17 PST
        X-Message-Info: txF49lGdW40SkFbdu4MLyU1LIAMpTfOKhKHVeKcl1cg=
        Comment: DomainKeys? See http://antispam.yahoo.com/domainkeys
        DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=lima;
        d=yahoogroups.com;b=FUlNi6pzw+M8fCE0uYhtRj7kJrIteQxGkujy8C2ICRHraSFqJ3jKUfHoKG+SE01Y0sinWT+d5/AozpUTaantJQpK7NXJzS9HOZzMw9ePlLh3a4/Uk812zzXctrT/6vtR;
        X-Yahoo-Newman-Id: 2530892-m15612
        X-Apparently-To: ppdi@yahoogroups.com
        X-eGroups-Msg-Info: 1:0:0:0
        Mailing-List: list PPDi@yahoogroups.com; contact PPDi-owner@yahoogroups.com
        Delivered-To: mailing list PPDi@yahoogroups.com
        List-Id: <PPDi.yahoogroups.com>
        Precedence: bulk
        List-Unsubscribe: <mailto:PPDi-unsubscribe@yahoogroups.com>
        X-Yahoo-Newman-Property:groups-email-trad
        Return-Path:
        sentto-2530892-15612-1162498393-ahmad_sudirman=hotmail.com@...
        X-OriginalArrivalTime: 02 Nov 2006 20:19:26.0861 (UTC)
        FILETIME=[31BFFBD0:01C6FEBC]

        Surat Anda
        Topik: FUCK FACE
        02 Nopember 2006 dari Browngirl
        Bagi pejabat yang memakan hak rakyat ACEH yang sengsara dan menderita lahir
        batin akibat gelombang TSUNAMI WE CALL THEM FUCK FACE.

        Topik: Syariat Islam di Atjeh
        02 Nopember 2006 dari Apa Kupluk
        Bismillahirrahmanirrahim
        Assalamu'alaikum Wr.Wb
        Keu Teungku ngon Teuku Nyang Meutua'ah
        Keu Rakyat Atjeh ban sigom donya nyang djibrie rahmat uleh Po teuh Allah SWT

        Selawiet nyoe Atjeh ka jibrie sicara bibeuh uleh RI beut neupeugot Qanun
        Nanggroe nyang asoe jieh na dalil-dalil nyang sisuai ngon syariat Islam. Bah
        pih lagee nyan lam implementasi jieh bak lapangan geutanyoe lhe that
        neukalon kesalahan nyang jipeugot uleh polisi syari'at. Cunto : Na pulisi
        syariah nyang neukalon awak inong nyang hana jingui jilbab meutapi awak
        inong nyan hana jikoh ok jieh cukop jibrie nasehat mantong, nyang laen lom
        na pulisi nyang lansong jih koh ok awak inong nyan. Ujong2 jieh jadeh kasus
        bak pengadilan. Ulon pikee nyang peureule jinoe na keuh sosialisasi ilee.
        Sosialisasi nyan peureule wate 3 thon. Meunyoe awak atjeh mandum ka beuphom
        ngon syari'at baroe geutanyoe peudong syari'at nyan ngon leubeh konsisten
        ngon konsekwen. Masalah laen lom lon kalon di Atjeh Nanggroe Meutuah nyoe
        nakeuh awak2 aseng nyang bak LSM ngon AMM nyang umum jieh awak kaphe. Gob
        nyan na nyang peukusa atawa selingkoh ngon inong atjeh meutapi hana ji
        hukom. Jadeh nyoe peureule ji
        pike3e uleh teungku2 nyang mulia. Kru Seumangat



        Topik: "Muzakir Hamid" Kembali ke ibu pertiwi

        02 Nopember 2006 dari Tgk Lampôh Saka

        TOKOH GAM MUZAKIR UCAPKAN SUMPAH SETIA NKRI DI KEDUBES RI, STOCKHOLM
        17 Feb 2006

        Sekretaris pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Abdul Hamid kembali
        menjadi warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengucapkan sumpah setia,
        Selasa (14/2), di Stockholm. Pengambilan sumpah dilakukan di Kedutaan Besar
        Republik Indonesia di Stockholm, Swedia.

        Demikian keterangan yang disampaikan Kuasa Usaha KBRI Stockholm Ben Perkasa
        Sudrajat , ketika dihubungi pertelepon Rabu (15/02) malam.”kemarin Muzakir
        Abdul Hamid mengambil sumpah setia untuk kembali menjadi warga Negara
        Indonesia. Dia bersama istrinya, berdua menjadi WNI lagi,” katanya.

        Ben mengatakan perubahan status warga Negara bagi GAM memang termasuk
        difasilitasi dalam butir nota kesepahaman (MoU) RI-GAM tahun lalu. Dalam MoU
        tersebut disebutkan bagi anggota GAM yang telah menjadi Warga Negara Asing
        (WNA) atau kehilangan kewarganegaraannya dan ingin kembali menjadi WNI akan
        difasilitasi.

        Kepada anggota GAM tersebut diberikan jangka waktu enam bulan sejak
        penandatangan MoU untuk mengajikan permohonan menjadi WNI.

        Dengan fasilitas yang akan berakhir pada 28 Februari 2006 itu, perubahan
        status warga Negara anggota GAM akan dipermudah dari biasanya yang bisa
        memakan waktu bertahun-tahun.

        Ben mengatakan, Muzakir yang juga asisten pribadi Hasan Tiro telah
        mengajukan niat dan mengikuti proses perubahan warga Negara sejak dua bulan
        lalu. Sebagai bagian akhir porses, Muzakir pada Selasa lalu diambil sumpah
        setianya pada NKRI dan diberikan paspor.

        Kepada ben, Muzakir mengatakan pengajuan permohonan menjadi WNI itu ia
        lakukan baru sejak dua bulan yang lalu karena menunggu perkembangan situasi
        pasca penandatangan MoU. Muzakir menilai, seperti yang dikatakan pada Ben,
        situasi saat ini sudah cukup kondusif hingga ia langsung mewujudkan niatnya
        kembali menjadi WNI.

        Pengambilan sumpah itu dilakukan sendiri oleh Ben yang ditunjuk sebagi
        perwakilan Menteri Hukum dan HAM di Indonesia. Acara pengambilan sumpah
        dilaksanakan pada pukul 11.00 siang waktu setempat.

        Sampai sejauh ini sejak penandatanganan MoU, menurut Ben, baru Muzakir saja
        yang telah menjadai WNI. Sedangkan petinggi GAM lainnya, termasuk Hasan Tiro
        dan Zaini Abdullah, belum ada yang mengajukan niat baik secara resmi maupun
        pribadi kepada Ben untuk menjadi WNI.

        Ben berharap langkah Muzakir ini diikuti oleh petinggi GAM lainnya di
        Swedia.





        ---------------------------------
        Low, Low, Low Rates! Check out Yahoo! Messenger's cheap PC-to-Phone call
        rates.

        _________________________________________________________________
        Gör karriär! http://monster.msn.se/
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.