Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

RE: «PPDi» DALAM KMB TIDAK PERNAH DISEPAKA TI BELANDA MENYERAHKAN PERMASALAHAN NEGARA -NEGARA

Expand Messages
  • Andrian Babu
    From: Ahmad Sudirman Reply-To: PPDi@yahoogroups.com To: PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com,
    Message 1 of 2 , Mar 2, 2006
    • 0 Attachment




      From: "Ahmad Sudirman" <ahmad_sudirman@...>
      Reply-To: PPDi@yahoogroups.com
      To: PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, fundamentalis@..., Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, achehnews@yahoogroups.com
      CC: rasjid@...
      Subject: «PPDi» DALAM KMB TIDAK PERNAH DISEPAKATI BELANDA MENYERAHKAN PERMASALAHAN NEGARA-NEGARA
      Date: Thu, 02 Mar 2006 19:15:12 +0100

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...

      Stockholm, 2 Maret 2006

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.


      DALAM KMB TIDAK PERNAH DISEPAKATI BELANDA MENYERAHKAN PERMASALAHAN
      NEGARA-NEGARA DI NUSANTARA KEPADA RI.
      Ahmad Sudirman
      Stockholm - SWEDIA.


      SUATU PEMALSUAN SEJARAH DENGAN MENYATAKAN BAHWA DALAM KMB DISEPAKATI BELANDA
      MENYERAHKAN PERMASALAHAN NEGARA-NEGARA DI NUSANTARA KEPADA RI.

      "Pada perundingan KMB, Raja Belanda menyerahkan begitu saja permasalahan
      negara-negara kecil itu pada NKRI. Belanda menyerahkan permasalahan mereka
      (Raja Belanda) pada kebijakan NKRI. Dengan cara ini Belanda dapat
      menyelamatkan muka mereka, baik dari lawan atau pun kawan. Belanda tahu
      bahwa negara-negara kecil ini tidak dapat hidup keculai dalam Uni
      Belanda-Indonesia. Belanda memahami pula bahwa Uni Belanda-Indonesia tidak
      mungkin dapat tercipta, karena cita-cita NKRI adalah cita-cita bangsa. Dan
      Belanda tahu bahwa tentunya NKRI menyelesaikan sesuai dengan permintaan
      Rakyat, yaitu cita-cita yang tertuang pada dalam Sumpah Pemuda tanggal 28
      Oktober 1928" (Rasjid Prawiranegara, rasjid@... , Thu, 2 Mar 2006
      10:08:42 +0700)

      Saudara  Rasyid Prawiranegara di Jakarta, Indonesia.

      Makin banyak saudara Rasyid Prawiranegara memberikan tanggapannya atas
      tulisan-tulisan Ahmad Sudirman, ternyata makin kelihatan betapa rapuh dan
      lemahnya dasar fakta, bukti, sejarah dan hukum tentang jalur proses
      pertumbuhan RI dihubungkan dengan Negara-Negara yang ada diluar RI dan yang
      bergabung dalam Negara Federasi RIS yang diakui kedaulatannya pada tanggal
      27 Desember 1949 baik oleh Belanda ataupun oleh PBB.

      Coba saja perhatikan secara teliti dan cermat dimana saudara Rasyid menulis:
      "Pada perundingan KMB, Raja Belanda menyerahkan begitu saja permasalahan
      negara-negara kecil itu pada NKRI. Belanda menyerahkan permasalahan mereka
      (Raja Belanda) pada kebijakan NKRI".

      Nah inilah satu kepalsuan dan kebohongan yang kelihatan dengan jelas dan
      nyata, mengapa ?

      Karena dalam KMB yang dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 1949, itu tidak
      ada disepakati dan diputuskan bahwa "Raja Belanda menyerahkan begitu saja
      permasalahan negara-negara kecil itu pada NKRI" oleh empat utusan KMB yaitu
      utusan Badan Permusyawaratan Federal yang  dipimpin oleh Sultan Hamid II
      dari Kalimantan Barat dengan 15 Negara/Daerah Bagian, yaitu Daerah Istimewa
      Kalimantan Barat, Negara Indonesia Timur, Negara Madura, Daerah Banjar,
      Daerah Bangka, Daerah Belitung, Daerah Dayak Besar, Daerah Jawa Tengah,
      Negara Jawa Timur, Daerah Kalimantan Tenggara, Daerah Kalimantan Timur,
      Negara Pasundan, Daerah Riau, Negara Sumatra Selatan, dan Negara Sumatra
      Timur. Kemudian utusan RI menurut perjanjian Renville 17 Januari 1948 yang
      anggota juru rundingnya adalah Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof. Dr. Mr.
      Soepomo, Dr. J. Leimena, Mr. Ali Sastroamidjojo, Ir. Djuanda, Dr. Soekiman,
      Mr. Soeyono Hadinoto, Dr. Soemitro djojohadikusumo, Mr. Abdul Karim
      Pringgodigdo, Kolonel T.B. Simatupang, dan Mr. Soemardi. Selanjutnya utusan
      Kerajaan Belanda yang delegasinya diketuai oleh Mr. Van Maarseveen dan
      utusan United Nations Commission for Indonesia (UNCI) yang dipimpin oleh
      Chritchley.

      Itu pernyataan saudara Rasyid Prawiranegara adalah pernyataan yang tidak ada
      fakta, bukti, sejarah dan dasar hukumnya yang kuat, mengapa ?

      Karena yang disepakati dan diputuskan oleh empat utusan KMB yang
      ditandatangani pada tanggal 2 November 1949 adalah Belanda akan menyerahkan
      kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS) pada akhir bulan Desember
      1949. Mengenai Irian barat penyelesaiannya ditunda selama satu tahun.
      Pembubaran KNIL dan pemasukan bekas anggota KNIL ke dalam Angkatan Perang
      Republik Indonesia Serikat (APRIS), adanya satu misi militer Belanda di
      Indonesia, untuk membantu melatih APRIS dan pemulangan anggota KL dan KM ke
      Negeri Belanda. (30 Tahun Indonesia Merdeka, 1945-1949, Sekretariat Negara
      RI, 1986, hal.236- 237).

      Nah, tidak ada itu disepakati dan diputuskan oleh empat utusan KMB bahwa
      "Raja Belanda menyerahkan begitu saja permasalahan negara-negara kecil itu
      pada NKRI".

      Bahkan sebaliknya, justru setelah KMB disepakati dan ditandatangani, itu RI
      masuk menjadi Negara Bagian RIS pada tanggal 14 Desember 1949 dengan
      menandatangani Piagam Konstitusi RIS, yang ditandatangani oleh wakil dari RI
      yaitu Mr. Susanto Tirtoprodjo di Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

      Nah saudara Rasyid Prawiranegara,

      Bagaimana saudara Rasyid bisa memanipulasi fakta, bukti, sejarah dan hukum
      tentang KMB 2 November 1949 iti, apakah saudara Rasyid tidak merasa malu dan
      tidak merasa berdosa serta tidak merasa membohongi seluruh rakyat baik di
      Acheh ataupun di RI ?

      Saudara Rasyid Prawiranegara,

      Itu setiap bangsa yang berada dibawah lindungan Negara-Negara Bagian RIS
      adalah bangsa yang memiliki cita-cita membangun negara diatas kaki sendiri
      dengan duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dibawah payung Negara
      Federasi RIS.

      Itu para pendiri Negara-Negara yang menggabungkan diri kedalam Negara
      Federasi RIS bukan untuk menyengsarakan rakyat, melainkan mereka
      berkeinginan bersama rakyat dari daerah-daerah tersebut untuk membangun
      negara dan bergabung bersama negara lainnya dalam payung Negara Federasi
      RIS. Jadi, para pendiri negara-negara yang menjadi Negara-Negara Bagian RIS
      itu sudah menyadari bahwa bentuk negara yang terbaik adalah Negara berbentuk
      Federasi yang mengakomodasi dan mengakui kesetaraan dari setiap bangsa yang
      mewakili Negara-Negara Bagian Tersebut.

      Tetapi kenyataannya, oleh pihak kelompok unitaris Soekarno dengan RI-nya itu
      sebagian besar rakyat dan pendiri Negara-Negara yang telah membangun Negara
      berbentuk Federasi ini dihancurkan oleh kelompok unitaris Soekarno cs dengan
      RI-nya dalam tubuh RIS itu sendiri.

      Saudara Rasyid Prawiranegara,

      Itu Negara Federasi RIS yang dibangun oleh 15 Negara kemudian ditambah
      dengan RI pada tanggal 14 Desember 1949, dengan resmi diakui dan diserahi
      kedaulatan penuh pada tanggal 27 Desember 1949.

      Yang sebagian isi Akte Penjerahan Kedaulatan serta Pengakuan berbunyi: "Kami
      JULIANA, karena rahmat Allah Ratu Nederland, Puteri Oranje-Nassau d.l.l.,
      d.l.l., d.l.l. Pada hari ini, tanggal dua puluh tudjuh bulan Desember tahun
      seribu sembilan ratus empat puluh sembilan, tengah bersidang dengan segala
      upatjara di Istana Radja dikota Amsterdam; Mengingat pasal 211 Undang-undang
      Dasar dan bunji Protokol tertanggal hari ini, jang ditanda-tangani pada
      sidang jang dengan segala upatjara ini oleh Perdana Menteri Kami, Menteri
      Urusan Umum, dan oleh Perdana-Menteri, Menteri Urusan Luarnegeri u.s.
      Republik Indonesia Serikat, Pemimpin Delegasi jang mewakili Republik
      Indonesia Serikat pada penjerahan kedaulatan; Mengingat pula hal Kami
      membenarkan - ialah pada sidang jang dengan segala upatjara ini -
      tertib-hukum baru sebagaimana terkandung dalam Induk-Persetudjuan beserta
      dengan rantjangan persetudjuan dan surat-surat jang ditukar, jang
      segala-galanja itu telah diterima oleh Sidang Umum Konperensi Medja Bundar
      dikota 'sGravenhage pada tanggal 2 Nopember 1949; MEMAHAMKAN. Bahwa oleh
      karena itu pada hari ini tanggal dua puluh tudjuh Desember tahun seribu
      sembilan atus empat puluh sembilan: Penjerahan kedaulatan sesuai dengan
      Piagam Penjerahan Kedaulatan tersemat pada Induk-Persetudjuan tersebut,
      mendjadi sah;" (Akte Penjerahan Kedaulatan serta Pengakuan, Termaktub dikota
      Amsterdam pada tanggal 27 Desember 1949)

      Nah, dari isi Akte Penjerahan Kedaulatan serta Pengakuan sudah terbaca
      dengan jelas dan nyata bahwa Penjerahan Kedaulatan serta Pengakuan Republik
      Indonesia Serikat yang sesuai dengan isi kesepakatan dan persetujuan oleh
      Sidang Umum Konperensi Medja Bundar dikota 'sGravenhage pada tanggal 2
      Nopember 1949.

      Jadi saudara Rasyid Prawiranegara,

      Bagaimana bisa saudara Rasyid bebohong didepan rakyat Acheh dan RI dengan
      mengatakan: "Belanda menyerahkan permasalahan mereka (Raja Belanda) pada
      kebijakan NKRI. Dengan cara ini Belanda dapat menyelamatkan muka mereka,
      baik dari lawan atau pun kawan". Padahal bangsa-bangsa yang telah sadar
      untuk menentukan nasib sendiri dan menggabungkan 15 Negara ditambah RI
      membentuk Negara Federasi RIS agar bisa membangun dan menjalankan
      Negara-Negara ini dalam naungan Negara yang berbentuk Federasi RIS dan yang
      telah diserahi dan diakui kedaulatan penuh oleh Belanda.

      Justru seharusnya pihak Soekarno cs dengan kelompok unitaris RI-nya
      menyadari bahwa Negara yang berbentuk Federasi sebagaimana RIS adalah lebih
      ideal bagi kehidupan bangsa-bangsa yang berbeda di nusantara ini untuk
      membangun dan menjalankan negara dibanding bentuk unitaris sebagaimana yang
      dijalankan oleh kelompok unitaris RI dibawah Soekarno cs.

      Jadi, sebenarnya hanya akal bulus dan penipuan Soekarno dengan RI-nya ketika
      pihak RI menandatangani Piagam Konstitusi RIS pada tanggal 14 Desember 1949
      sebagai syarat masuk menjadi Negara bagian RIS yang akan diakui dan diserahi
      kedaulatannya oleh Belanda dan PBB.

      Akhirnya, memang karena kelicikan dan akal bulus kelompok unitaris RI
      dibawah Soekarno cs inilah yang harus membayar harga yang mahal sampai detik
      sekarang ini dan sampai masa yang akan datang. Memang kelihatan dengan jelas
      bahwa kelompok unitaris RI dibawah Soekarno cs ini memang sangat ketakutan
      sekali terhadap kelompok federalis yang telah sadar untuk menentukan nasib
      sendiri dengan membangun Negara yang berbentuk Federasi dengan RIS-nya.

      Saudara Rasyid Prawiranegara,

      Kalau saudara Rasyid masih saja terus memanipulasikan fakta, bukti, sejarah
      dan dasar hukum tentang jalur proses pertumbuhan dan perkembangan RI ini
      dihubungkan dengan Jepang yang sudah menyerah pada tanggal 14 Agustus 1945
      kepada pihak Amerika dan Sekutu dengan mengatakan bahwa "Setelah pembacaan
      proklamsi pada tanggal 17 Agustus 1945, pemerintahan Jepang secara bertahap
      menyerahkan seluruh kendali pemerintahan pada NKRI”, maka dalam hal ini
      saudara Rasyid telah dengan terang-terangan melakukan kebohongan tentang
      fakta, bukti, sejarah dan hukum yang benar tentang RI dan kekalahan Jepang.

      Saudara Rasyid Prawiranegara,

      Itu pada tanggal 9 Agustus 1945 Soekarno, Mohammad Hatta dan Radjiman
      Wediodiningrat pergi ke Saigon untuk menjumpai Marsekal Terauchi di markas
      besarnya dan pada tanggal 12 Agustus 1945 mereka mengadakan pertemuan
      tentang pihak Marsekal Terauchi akan memberikan kemerdekaan kepada
      Indonesia.

      Tetapi, yang disembunyikan oleh pihak Marsekal Terauchi dan tidak diketahui
      oleh pihak Soekarno, Mohammad Hatta dan Radjiman Wediodiningrat adalah bahwa
      2 hari kemudian Jepang menyerah kepada pihak Amerika Serikat dan Sekutu
      setelah bom atom dijatuhkan di Hirosima pada tanggal 6 Agustus 1945 dan di
      Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.

      Jadi dari sejak tanggal 14 Agustus 1945 hilanglah sudah  kekuasaan Jepang di
      kawasan Pasifik, dimulai dari Filipina, Malaysia, Indonesia dan kepulauan
      Pasifik.

      Nah saudara Rasyid Prawiranegara,

      Tinggallah hanya mimpi Soekarno cs untuk mendapat hadiah kemerdekaan dari
      Pemerintah Jepang, karena Jepang sudah lenyap dan hilang kekuasaannya akibat
      kekalahan perang dan telah diserahkannya semua wilayah bekas pendudukan
      Jepang  kepada pihak Amerika dan Sekutu. Akhirnya Soekarno cs pada tanggal
      17 Agustus 1945 menyatakan RI berdiri diatas wilayah yang berada dibawah
      kekuasaan Sekutu.

      Terakhir saudara Rasyid Prawiranegara,

      Dari apa yang dijelaskan Ahmad Sudirman diatas, membuktikan bahwa pihak
      kelompok unitaris Soekarno cs dengan RI-nya telah menghancurkan bangunan
      Negara Federasi RIS yang telah dibangun oleh bangsa-bangsa lain yang ada di
      nusantara sebagai wadah dan naungan kehidupan berpemerintahan dan bernegara
      yang duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi.

      Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
      ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
      untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
      Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel
      di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

      Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
      memohon petunjuk, amin *.*

      Wassalam.

      Ahmad Sudirman

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...
      ----------

      Date: Thu, 2 Mar 2006 10:08:42 +0700
      From: "Rasjid Prawiranegara" rasjid@...
      To: "Ahmad Sudirman" <ahmad@...>, <alcapona75@...>,
      <usantosobudiman@...>, <ekoraja@...>, <muharifb@...>,
      <a.assyaukanie@...>, <asrirs@...>,
      <fauzan@...>, <tengkumuslim@...>,
      <alfanaraghi@...>, <isaalamsyah@...>, nurul_agustina@...
      Subject: RE: PBB MENGAKUI KEDAULATAN RIS SETELAH BELANDA MENGAKUI DAN
      MENYERAHKAN KEDAULATAN PENUH KEPADA RIS 27 DESEMBER 1949.

      Ass. Wr. Wb.

      Sejak tanggal 28 Oktober 1928 cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah NKRI
      yaitu satu negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang Indonesia
      menjadi negara Fedrasi adalah cita-cita Belanda, yaitu Federasi dibawah
      Kerajaan Belanda. Dengan kata lain dan merupakan catatan kita bahwa Badan
      Permusyawaratan Federal yang terdiri dari 15 Negara itu adalah negara-negara
      yang diciptakan oleh Belanda agar mereka dapat kembali ke Indonesia melalui
      kekuasan Raja-Raja kecil tersebut.

      Pada zaman Jepang (1942/1945) Negara-Negara tersebut tidak ada yang ada
      adalah Pemerintahan Dainipon/Jepang. Setelah pembacaan proklamsi pada
      tanggal 17 Agustus 1945, pemerintahan Jepang secara bertahap menyerahkan
      seluruh kendali pemerintahan pada NKRI. Tidak ada satu negara pun yang
      terbentuk pada waktu itu kecuali NKRI. Kekuasan NKRI dari Sabang (Aceh) s/d
      Maurake. Pada Tahun 1945 terjadi huru-hara di Medan/Sumatera Utara dimana
      Rakyat membakar Istana Serdang dan membunuh sebagian keturunan Raja. Huru
      hara itu dapat dipadamkan setelah tentara dari negara NKRI (berdasarkan
      instruksi perintah NKRI Pusat berkedudukan di Jakarta) datang melindungi
      para keturunan Raja. Terus terang saja Pak Ahmad mereka itu masih memiliki
      hubungan famili dengan saja. Para turunan Raja dari Deli dan Serdang
      dianggap boneka dari Belanda, meskipun tidaklah 100 % benar, karena ada di
      antara mereka yang berjuang dalam rangka NKRI.

      Pada waktu Inggris bersama dengan sekutu datang ke Indonesia, yang mereka
      dapatkan dan jumpai adalah berkibarnya bendera Merah Putih dari Sabang s/d
      Maurake dan yang berkuasa pada daerah itu adalah pemerintahan NKRI yang
      berdaulat (dan semuanya itu ada gambar dan Filmnya Pak Ahmad bukan omong
      kosong). Waktu Belanda Ingin mengibarkan Benderanya di Indonesia, maka
      pecahlah perang antara Belanda dan NKRI dimulai dari tanggal 10 November
      1945 yang melibatkan tentaraa Sekutu. Pihak Sekutu tentunya tidak mau di
      adu-domba dengan NKRI oleh Belanda. Tujuan kedatangan sekutu ke Indonesia
      hanya terbatas pada perlucutan senjata dan bukan untuk mengembalikan
      Nusantara ini pada Belanda. Perjanjian Inggris dan Belanda hanya ada di atas
      kertas Pak Ahmad. Inggris tidak pernah bertempur sungguh-sungguh dengan NKRI
      meskipun seorang Jendral Mereka meniggal di tangan Pejuang NKRI. Inggris
      diberi tugas sekutu, untuk melucuti senjata Jepang dan kemudian mundur dan
      tidak lebih dari itu.

      Perlucutan senjata tentara Jepang oleh Sekutu dilaksanakan melalui
      perundingan antara sekutu dan NKRI, bukan dengan Belanda. Bantuan NKRI dalam
      perlucutan senjata sangat dihargai oleh Sekutu dan mereka dapat melakukan
      dan melaksanakannya dalam waktu yang singkat. Setelah tugas sekutu selesai,
      maka kemudian mereka angkat kaki dari Indonesia dan menyerahkan seluruh
      Asset negara (yang ditinggalkan Jepang) pada NKRI. Ini Facta sejarah dan
      tentu Bapak Ahmad sangat Paham karena sering membaca sejarah Indonesia yang
      dibuat oleh NKRI. Yang tidak mau keluar dari NKRI ini hanyalah Belanda.

      Belanda tentunya tidak dapat begitu saja masuk ke Indonesia setelah
      kekalahan mereka dari Jepang. Oleh karena itu mereka perlu meminta kaki
      tangan mereka yang ada di Indonesia untuk membentuk negara dan mengundang
      Belanda untuk mempertahankan kemerdekaan mereka, sebagi konsekwensinya
      negara-negara kecil tersebut tunduk pada Kerajaan Belanda. Mereka tentunya
      bersedia melakukannya karena akan dilindungi oleh Tentara Kerjaan Belanda.

      Raja yang tahu dan memahami kelicikan Belanda adalah Raja Mataram, Sri
      Sultan Hamengku Buwono ke IX. Bagi beliau sistem pemerintahan berdasarkan
      kerajaan sudah berakhir. Dan beliau bersedia menyerahkan Tachtanya untuk
      Rakyat dan mengeluarkan hartanya untuk perjuangan NKRI. Hal yang sama juga
      dilakukan Rakyat Aceh, mereka mengumpulkan hartanya untuk perjuangan,
      sehingga NKRI memiliki pesawat terbang yang dinamakan Selawah.

      Kerajaan kecil-kecil yang bapak Sudiriman katakan itu "ada" setelah tentara
      Belanda masuk ke Indonesia dan bukan sebelum itu. Tidak ada negara kecil
      dapat berdiri sebelum Belanda datang, sebagai contoh, kemarahan Rakyat pada
      Raja-Raja Deli dan Serdang.  Bagi Rakyat pada waktu itu, merdeka dari
      Belanda dan Raja-Raja kecil itu lebih baik. Belanda dan Raja-Raja Kecil
      tidak dapat melindungi Rakyat dari kekejaman Jepang. (ini facta Pak Ahmad).
      Mereka menghilang ditelan bumi. Yang tinggal Rakyat yang sengsara. Setelah
      Belanda berupaya kembali ke bumi Nusantara ini, Raja-raja kecil tentunya
      bersedia untuk melakukan apa saja yang diminta oleh Belanda sepanjang
      kekuasan mereka yang hilang dapat dipulihkan kembali, tanpa memperhatikan
      penderitaan Rakyat. Bagi mereka, Raja-Raja Kecil ini, Belanda datang hidup
      akan senang.

      Bergabungnya Rakyat dengan NKRI karena selama pemerintahan Jepang para
      pejuang cita-cita NKRI berjuang bersamasama dekat dengan Rakyat. Mereka
      banyak melindungi rakyat dari kekejaman Jepang. Disana sini dibentuk
      kelompok-kelompok bersenjata (yang kemudian berubah menjadi Tentara Nasional
      Indonesia) yang banyak melindungi kepentingan rakyat dari kekejaman Jepang. 
      Dan yang saya ketahui di Aceh tidak ada Negara Kecil, karena sudah
      dihancurkan Belanda dan Raja-Rajanya dibuang ke Jawa.

      Pada perundingan KMB, Raja Belanda menyerahkan begitu saja permasalahan
      negara-negara kecil itu pada NKRI. Belanda menyerahkan permasalahan mereka
      (Raja Belanda) pada kebijakan NKRI. Dengan cara ini Belanda dapat
      menyelamatkan muka mereka, baik dari lawan atau pun kawan. Belanda tahu
      bahwa negara-negara kecil ini tidak dapat hidup keculai dalam Uni
      Belanda-Indonesia. Belanda memahami pula bahwa Uni Belanda-Indonesia tidak
      mungkin dapat tercipta, karena cita-cita NKRI adalah cita-cita bangsa. Dan
      Belanda tahu bahwa tentunya NKRI menyelesaikan sesuai dengan permintaan
      Rakyat, yaitu cita-cita yang tertuang pada dalam Sumpah Pemuda tanggal 28
      Oktober 1928.

      Saya kira itulah kilas balik dari sekelumit sejarah perjuangan NKRI, dan
      facta sejarah ini berjalan sesuai dengan yuridis formil terbentuknya sebuah
      negara. Yaitu
      a.Memilik Wilayah (Sabang sampai Maurake),
      b.memiliki Rakyat yang mendukung cita-cita kemerdekaan (proklamsi),
      c.Memilik Undang-Undang (UUD 45 yang dapat membentuk pemerintahan)
      d.Diakui oleh Dunia, dimulai dari negara Amerika Mesir, India,
      ........Inggris dan seterusnya (kecuali Belanda)

      Wassalam

      Rasyid Prawiranegara

      rasjid@...
      Jakarta, Indonesia
      ----------




      ------------------------------------------------------------------
                             TIADA KATA SEINDAH `MERDEKA`
      ------------------------------------------------------------------
      Ubahlah nasib bangsa kita, jangan jadikan anak cucu kita sebagai mangsa dari keterlambatan kita bertindak pada hari ini.

      Mailing bebas => Meukra-subscribe@yahoogroups.com
      -untuk membuat posting kirimkan ke: PPDi@...

      **************************************************************
      -Beritahu rakan anda untuk menyertai egroups ini dengan hanya menghantar email kosong ke: PPDi-subscribe@egroups.com
                     : Meukra-subscribe@yahoogroups.com
      **************************************************************
      FOR THE LATEST NEWS link to us: http://PPDi.cjb.net/
                                http://groups.yahoo.com/group/PPDi/messages

      ALL ADVERTISERS THAT HAVE NOTHING TO DO WITH condemning indon WILL BE BANNED WITHOUT WARNING!!!




      YAHOO! GROUPS LINKS







      Kärlek: Bli förälskad på MSN Dejting Klicka här
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.