Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Pelaku Bom Bunuh Diri di Bali Yakin Masuk Surga

Expand Messages
  • Ambon
    http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/11/11/brk,20051111-69086,id.html Pelaku Bom Bunuh Diri di Bali Yakin Masuk Surga Jum at, 11 November 2005 |
    Message 1 of 1 , Nov 11, 2005
    • 0 Attachment
       
       

      Pelaku Bom Bunuh Diri di Bali Yakin Masuk Surga
      Jum'at, 11 November 2005 | 18:57 WIB

       

      TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi menemukan bukti-bukti baru keterkaitan kelompok Dr. Azahari dan Noor Din Mohammad Top dengan aksi bom bunuh diri di Bali, 1 Oktober lalu.

      Bukti ini berupa rekaman video pernyataan ketiga pelaku bom bunuh diri dan kartu tanda penduduk mereka. Barang-barang itu ditemukan di tempat persembunyian Noor Din di Semarang, Jawa Tengah.

      Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto seusai rapat kabinet di kantor presiden, Jumat (11/11) sore, menyatakan temuan ini dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

      Rekaman dengan durasi cukup panjang itu, menurut Sutanto, dibuat sebelum teroris beraksi di Bali. Dalam rekaman mereka menyatakan bahwa ajaran yang mereka anut adalah benar. "Tindakan bom bunuh diri itu dianggap hal yang mulia, bisa masuk surga, dan sebagainya," kata Sutanto.

      Selain itu, rekaman itu juga berisi celaan dan hujatan terhadap keyakinan yang berbeda dari keyakinan mereka. "Saya kira, ajaran agama manapun kan tidak membenarkan membunuh orang dan bisa masuk surga," Sutanto menambahkan.

      Selain rekaman video berisi pernyataan pelaku bom Bali, di tempat persembunyian Noor Din juga ditemukan rekaman tentang teknik bela diri dan pembuatan bom. Rekaman ini, menurut Sutanto, merupakan alat instruksi untuk merekrut anggota-anggota baru.

      Di tempat sama, polisi juga menemukan barang bukti berupa KTP dua dari tiga tersangka pelaku bom bunuh diri di Bali itu, yakni Salik M. Firdaus dan Wisnu alias Misno. Namun, tidak diketemukan KTP pelaku yang ketiga. "Ini membuktikan keterlibatan jaringan tersebut (dalam aksi bom Bali II)," ujar Sutanto. Dimas Adityo

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.