Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

ALI AL ASYTAR: SESUNGGUHNYA BANGSA ACHEH ITU SADAR BAHWA MEREKA MEMILIKI........

Expand Messages
  • Ahmad Sudirman
    http://www.dataphone.se/~ahmad ahmad@dataphone.se Stavanger, 3 September 2005 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu alaikum wr wbr. SESUNGGUHNYA BANGSA ACHEH
    Message 1 of 2 , Sep 3 12:42 PM
    • 0 Attachment
      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...

      Stavanger, 3 September 2005

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.


      SESUNGGUHNYA BANGSA ACHEH ITU SADAR BAHWA MEREKA MEMILIKI KOMITMENT DAN
      TETAP BERADA PADA SATU POROS
      Ali Al Asytar
      Stavanger - NORWEGIA.


      SESUNGGUHNYA BANGSA ACHEH ITU SADAR BAHWA MEREKA MEMILIKI KOMITMENT DAN
      TETAP BERADA PADA SATU POROS, BUKAN ORANG-ORANG YANG MEMBUAT PERPECAHAN
      DALAM PERJUANGANNYA. APAKAH TIDAK SALAH KAPRAH KAMU CHENG HO ?

      Yang lucu itu justru kamu hai cheng ho yang berdarah cina. Kamu yang sudah
      sesat alias masuk perangkap MP. Hari itu kamu katakan bahwa pemimpin punya
      BANK di Norway. Sebaiknya kamu bertaubat saja dari kesilapanmu itu.
      Jangankan kamu, orang MP pun diterima untuk taubat, namun pastilah dengan
      syarat-syarat tertentu.

      Persoalan saya dengan Om Puteh adalah masalah interen sebagai mana lazim
      terjadi antara abang-beradik dalam suatu keluarga yang sudah pasti selesai
      ketika kami mengingat bahwa sesungguhnya kami masih satu keluarga. Sementara
      kamu sebaiknya belajar dulu agar kamu memahami siapa musuh kamu yang
      sebenarnya.

      Kamu mengatakan bahwa saya menjelek-jelekkan MP, padahal MP itu sememangnya
      jelek. Posisi mereka sama dengan posisi Abdullah bin Ubai. Apa yang saya
      katakan ini adalah realitanya. Mereka tidak mampu memahami bagaimana
      sesungguhnya posisi kita terhadap pemimpin berdasarkan Al Qur’an. Sayangnya
      orang-orang macam kamu hanya membaca doang Al Qur’an itu tanpa berusaha
      untuk dapat memahaminya.

      Kamu sering sekali menyebutkan nama Ustaz Faisal Sufi. Beliau bermazhab
      Sunni (Muhammadiah) Sesungguhnya Muhammadiah itu berasal dari Sunni dan
      bahkan termasuk Sunni juga, sedangkan saya ini adalah Syiah Imamiah 12. Kami
      Syi'ah Imamiah 12 berpegang teguh kepada Al Qur’an dan Hadist yang berasal
      dari para Ahlulbait diantaranya Hadist Tsaqalain dan Hadist Ghadirkhum.
      Mengapa kamu salah kaprah, Cheng Ho ?

      Sebetulnya hal ini tak perlu saya beritahukan kalian, sebab memang kalian
      tak mengerti sama sekali persoalan Syi'ah Imamiah 12. Jangankan Syi'ah,
      perkara Muhammadiah saja kalian tidak mengerti, Buktinya saya ini kalian
      tuduh Muhammadiah atau pengikut Ustaz Faisal. Persoalannya kalian tidak
      mampu memahami perbedaan Mazhab. Jadi kalian termasuk model ikut-ikutan
      tanpa memahami sedikitpun bagaimana yang sebenarnya. Alhamdulillah saya
      telah mempelajari kedua Mazhab itu. Jadi saya menjadi Syi'ah dari hasil
      penelitian, bukan ikut-ikutan macam kalian.

      Kami shi'ah Imamiah 12 tetap menganggap Sunni itu sebagai saudara, namun
      kalian jangankan terhadap Shi'ah, terhadap Muhammadiah saja yang masih se
      mazhab kalian anggap sebagai musuh. Sampai kapan bisa maju orang-orang yang
      berpikiran macam kalian. Dalam perjuangan Acheh Merdeka kita tidak melihat
      apakah itu Syiah, Muhammadiah atau lainnya. Perkara itu akan kita diskusikan
      setelah Kita meraih Kererdekaan dengan cara bersaudara yang tujuannya untuk
      mencari kebenaran, bukan untuk bermusuhan.

      Yang jadi persoalan adalah MP nya ini yang mengambil posisi sebagai Abdullah
      bin Ubai. Kami yang tetap setia kepada perjuangan tidak merasa heran kepada
      kalian yang hanya sebagai "dhei ruti" saja sebagaimana kata OM Puteh. Namun
      sebagai orang beriman sepatutnyalah untuk menghimbau kalian semoga ada
      diantara kalian yang belum banyak melakukan kedhaliman terhadap bangsa
      Acheh, dapat bertaubat dengan syarat yang meuteuntee.

      Billahi fi sabililhaq

      Ali Al Asytar, Acheh

      alasytar_acheh@...
      Stavanger, Norwegia
      ----------

      From: laksamana cheng ho laksamana_chengho@...
      Date: 3 september 2005 16:07:04
      To: ppdi@yahoogroups.com
      Subject: «PPDi» ALQUBRA BELAJAR MENULIS DG OMAR PUTEH, AM DG IQBAL IDRIS

      Sungguh lucu Alqubra sekarang ini, dia terpaksa membantu guru nya Omar Puteh
      dalam usaha menjelekkan MP GAM. Ini nampaknya terpaksa dilakukan oleh
      Alqubra berikutan adanya sedikit cek-cok dengan guru kesayangannya itu, ini
      juga sebuah usaha mendamaikan diri mereka yang sempat bercerai sebelum di
      tanda tangani MoU Helsinki, tetapi sekarang mereka telah rujuk kembali
      setelah pemimpin mereka merujuk diri kepada pimpinan RI. Dan
      mereka(Alqubra-Omar Puteh) mendapat jatah yang sama rata sehingga terpaksa
      akur dengan bagian masing-masing. Dan bila tidak jatah mereka akan dikurang
      bahkan mungkin di limpahkan kepada Iqbal Idris sang "hakim cap MP" anak
      murid nya Omar Puteh juga. Tapi hebat juga si Iqbal Idris ini, setelah
      mendapat ilmu AM dari Lipaya di limpahkannya kepada Alqubra yang akhirnya
      berbuah sesat. Mungkin guru mereka juga mendapat ilmu dari aliran sesat,
      mungkin juga dari Faisal Janggot.

      Sebenarnya Alqubra punya sedikit masalah dengan jiwa nya itu, dimana beliau
      berani mencabut balik nama-nama yang telah di berikan ke anaknya.
      Alqubra/Ali Alasytar/Taqi Muntaqiri/Fika atau yang lainnya adalah nama2
      bocah nya. Nama sebenarnya Husaini Daud dengan gelar Sp yang didapati dari
      RI agak jarang digunakan. Mungkin ini satu taktik yang di ajari oleh Omar
      Puteh untuk berlayar di milis ini. Lebih heran lagi orang2 yang tidak
      sehaluan dengan mereka(Alqubra-Omar Puteh-Iqbal Idris) dianggap pengkhianat.
      Tapi sayang seribu kali sayang mereka tak bisa menulis sebuah buku pun
      seperti halnya Yusra Habib Abdul Gani. Jelas buku2 beliau bermutu tinggi,
      lebih baik membaca buku Yusra Habib dari pada "dongeng tiga serangkai"
      mereka.

      Dan yang sebenarnya nya lagi mereka bertiga adalah musuh wilayah.

      Laksamana Cheng Ho

      laksamana_chengho@...
      Stavanger, Rogaland, Norway
      ----------
    • Paya Bujok
      Untuk apa ribut2 mempersoalkan cekcok dalam rumah tangga GAM tahun 1997 di Stockholm. Dimana kalian tahun 1997? Lagi pula hal itu telah dijelaskan dalam sebuah
      Message 2 of 2 , Sep 3 1:48 PM
      • 0 Attachment

        Untuk apa ribut2 mempersoalkan cekcok dalam rumah tangga GAM tahun 1997 di Stockholm. Dimana kalian tahun 1997? Lagi pula hal itu telah dijelaskan dalam sebuah tulisan: "Asal-usul perpecahan di Stockholm" oleh Yusuf Daud dan Mustafa Jalil.

        Umar Puteh telah berulang kali meminta/merengek-rengek kepada Sdr Yusra Habib utk menjawab "tuduhan2" dalam tulisan tersebut, tetapi tdk pernah dihiraukan. Kalau kalian punya bukti/data lengkap bahwa MP itu "pengkhianat", "buatan TNI", telah menerima "otonomi", "abdullah bin Ubai" atau atribute2 lainnya yang sudah ratusan kali kalian dengungkan dalam milis ini, sila buktikan. Jangan hanya monoton saja seperti seekor kucing dibawa ke tanah suci untuk ber umrah.

        Kalau kalian bisa buktikan 10% saja daripada apa yang selama ini kalian koar-koarkan, mulai hari ini saya akan bersedia menjadi anggota Syiah Imamiah 12. Tetapi kalau yang terjadi sebaliknya, maka kalian tidak lebih daripada satu kumpulan munafik yang sedang memperjualbelikan ayat suci untuk menegakkan kebathilan.

        MP GAM dibentuk di KL Malaysia akhir tahun 1999. Apa hubungannya dengan perpecahan di Stockholm dua tahun sebelumnya? Tolong jelaskan kepada saya!!!

        Saya menunggu



        Ahmad Sudirman <ahmad_sudirman@...> wrote:
        http://www.dataphone.se/~ahmad
        ahmad@...

        Stavanger, 3 September 2005

        Bismillaahirrahmaanirrahiim.
        Assalamu'alaikum wr wbr.


        SESUNGGUHNYA BANGSA ACHEH ITU SADAR BAHWA MEREKA MEMILIKI KOMITMENT DAN
        TETAP BERADA PADA SATU POROS
        Ali Al Asytar
        Stavanger - NORWEGIA.


        SESUNGGUHNYA BANGSA ACHEH ITU SADAR BAHWA MEREKA MEMILIKI KOMITMENT DAN
        TETAP BERADA PADA SATU POROS, BUKAN ORANG-ORANG YANG MEMBUAT PERPECAHAN
        DALAM PERJUANGANNYA. APAKAH TIDAK SALAH KAPRAH KAMU CHENG HO ?

        Yang lucu itu justru kamu hai cheng ho yang berdarah cina. Kamu yang sudah
        sesat alias masuk perangkap MP. Hari itu kamu katakan bahwa pemimpin punya
        BANK di Norway. Sebaiknya kamu bertaubat saja dari kesilapanmu itu. 
        Jangankan kamu, orang MP pun diterima untuk taubat, namun pastilah dengan
        syarat-syarat tertentu.

        Persoalan saya dengan Om Puteh adalah masalah interen sebagai mana lazim
        terjadi antara abang-beradik dalam suatu keluarga yang sudah pasti selesai
        ketika kami mengingat bahwa sesungguhnya kami masih satu keluarga. Sementara
        kamu sebaiknya belajar dulu agar kamu memahami siapa musuh kamu yang
        sebenarnya.

        Kamu mengatakan bahwa saya menjelek-jelekkan MP, padahal MP itu sememangnya
        jelek. Posisi mereka sama dengan posisi Abdullah bin Ubai. Apa yang saya
        katakan ini adalah realitanya. Mereka tidak mampu memahami bagaimana
        sesungguhnya posisi kita terhadap pemimpin berdasarkan Al Qur’an. Sayangnya
        orang-orang macam kamu hanya membaca doang Al Qur’an itu tanpa berusaha
        untuk dapat memahaminya.

        Kamu sering sekali menyebutkan nama Ustaz Faisal Sufi. Beliau bermazhab
        Sunni (Muhammadiah) Sesungguhnya Muhammadiah itu berasal dari Sunni dan
        bahkan termasuk Sunni juga, sedangkan saya ini adalah Syiah Imamiah 12. Kami
        Syi'ah Imamiah 12 berpegang teguh kepada Al Qur’an dan Hadist yang berasal
        dari para Ahlulbait diantaranya Hadist Tsaqalain dan Hadist Ghadirkhum.
        Mengapa kamu salah kaprah, Cheng Ho ?

        Sebetulnya hal ini tak perlu saya beritahukan kalian, sebab memang kalian
        tak mengerti sama sekali persoalan Syi'ah Imamiah 12. Jangankan Syi'ah,
        perkara Muhammadiah saja kalian tidak mengerti, Buktinya saya ini kalian
        tuduh Muhammadiah atau pengikut Ustaz Faisal. Persoalannya kalian tidak
        mampu memahami perbedaan Mazhab. Jadi kalian termasuk model ikut-ikutan
        tanpa memahami sedikitpun bagaimana yang sebenarnya. Alhamdulillah saya
        telah mempelajari kedua Mazhab itu. Jadi saya menjadi Syi'ah dari hasil
        penelitian, bukan ikut-ikutan macam kalian.

        Kami shi'ah Imamiah 12 tetap menganggap Sunni itu sebagai saudara, namun
        kalian jangankan terhadap Shi'ah, terhadap Muhammadiah saja yang masih se
        mazhab kalian anggap sebagai musuh. Sampai kapan bisa maju orang-orang yang
        berpikiran macam kalian. Dalam perjuangan Acheh Merdeka kita tidak melihat
        apakah itu Syiah, Muhammadiah atau lainnya. Perkara itu akan kita diskusikan
        setelah Kita meraih Kererdekaan dengan cara bersaudara yang tujuannya untuk
        mencari kebenaran, bukan untuk bermusuhan.

        Yang jadi persoalan adalah MP nya ini yang mengambil posisi sebagai Abdullah
        bin Ubai. Kami yang tetap setia kepada perjuangan tidak merasa heran kepada
        kalian yang hanya sebagai "dhei ruti" saja sebagaimana kata OM Puteh. Namun
        sebagai orang beriman sepatutnyalah untuk menghimbau kalian semoga ada
        diantara kalian yang belum banyak melakukan kedhaliman terhadap bangsa
        Acheh, dapat bertaubat dengan syarat yang meuteuntee.

        Billahi fi sabililhaq

        Ali Al Asytar, Acheh

        alasytar_acheh@...
        Stavanger, Norwegia
        ----------

        From: laksamana cheng ho laksamana_chengho@...
        Date: 3 september 2005 16:07:04
        To: ppdi@yahoogroups.com
        Subject: «PPDi» ALQUBRA BELAJAR MENULIS DG OMAR PUTEH, AM DG IQBAL IDRIS

        Sungguh lucu Alqubra sekarang ini, dia terpaksa membantu guru nya Omar Puteh
        dalam usaha menjelekkan MP GAM. Ini nampaknya terpaksa dilakukan oleh
        Alqubra berikutan adanya sedikit cek-cok dengan guru kesayangannya itu, ini
        juga sebuah usaha mendamaikan diri mereka yang sempat bercerai sebelum di
        tanda tangani MoU Helsinki, tetapi sekarang mereka telah rujuk kembali
        setelah pemimpin mereka merujuk diri kepada pimpinan RI. Dan
        mereka(Alqubra-Omar Puteh) mendapat jatah yang sama rata sehingga terpaksa
        akur dengan bagian masing-masing. Dan bila tidak jatah mereka akan dikurang
        bahkan mungkin di limpahkan kepada Iqbal Idris sang "hakim cap MP" anak
        murid nya Omar Puteh juga. Tapi hebat juga si Iqbal Idris ini, setelah
        mendapat ilmu AM dari Lipaya di limpahkannya kepada Alqubra yang akhirnya
        berbuah sesat. Mungkin guru mereka juga mendapat ilmu dari aliran sesat,
        mungkin juga dari Faisal Janggot.

        Sebenarnya Alqubra punya sedikit masalah dengan jiwa nya itu, dimana beliau
        berani mencabut balik nama-nama yang telah di berikan ke anaknya.
        Alqubra/Ali Alasytar/Taqi Muntaqiri/Fika atau yang lainnya adalah nama2
        bocah nya. Nama sebenarnya Husaini Daud dengan gelar Sp yang didapati dari
        RI agak jarang digunakan. Mungkin ini satu taktik yang di ajari oleh Omar
        Puteh untuk berlayar di milis ini. Lebih heran lagi orang2 yang tidak
        sehaluan dengan mereka(Alqubra-Omar Puteh-Iqbal Idris) dianggap pengkhianat.
        Tapi sayang seribu kali sayang mereka tak bisa menulis sebuah buku pun
        seperti halnya Yusra Habib Abdul Gani. Jelas buku2 beliau bermutu tinggi,
        lebih baik membaca buku Yusra Habib dari pada "dongeng tiga serangkai"
        mereka.

        Dan yang sebenarnya nya lagi mereka bertiga adalah musuh wilayah.

        Laksamana Cheng Ho

        laksamana_chengho@...
        Stavanger, Rogaland, Norway
        ----------



        Start your day with Yahoo! - make it your home page

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.