Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

AMNESTI UMUM Ratusan Napi GAM Dibebaskan

Expand Messages
  • Ambon
    SUARA KARYA AMNESTI UMUM Ratusan Napi GAM Dibebaskan PINGSAN BAHAGIA - Juru runding GAM Teuku Kamaruzaman menggendong istrinya yang pingsan karena tidak kuat
    Message 1 of 1 , Sep 1, 2005
      SUARA KARYA
       
       
      AMNESTI UMUM
      Ratusan Napi GAM Dibebaskan


      PINGSAN BAHAGIA - Juru runding GAM Teuku Kamaruzaman menggendong istrinya yang pingsan karena tidak kuat menahan rasa bahagia setelah bertemu dengan suaminya di Bandara Blang Bintang Banda Aceh, Rabu (31/8). Kamaruzaman dibebaskan pemerintah setelah mendapat amnesti. (AP/Binsar Bakkara)

      Kamis, 1 September 2005
      JAKARTA (Suara Karya): Ratusan mantan narapidana Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang selama ini ditahan di berbagai lembaga pemasyarakatan di Pulau Jawa, kemarin dipulangkan ke Aceh, menyusul pembebasan mereka setelah keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberian amnesti umum dan abolisi kepada setiap orang yang terlibat GAM. Pembebasan serupa juga dilakukan terhadap napi GAM yang ditahan di berbagai LP di Aceh.

      Dari Semarang dilaporkan, 219 orang napi GAM yang menghuni sejumlah LP di Jawa Tengah telagh dilepas. Sebanyak 129 orang diantaranya dipulangkan dengan pesawat komersial melalui Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, sementara 90 orang lainnya melalui Bandara Achmad Yani, Semarang. Seluruh mantan napi GAM tersebut selama ini menjalani hukuman di 10 LP di Jateng, dan hanya 77 orang yang menjalani penahanan di Nusakambangan.

      Sementara itu kemarin pagi, dari Jawa Timur, 167 napi dari 18 LP juga dipulangkan ke Aceh. Mereka terbang dari Bandara Juanda dalam dua kali penerbangan.

      Pada kloter pertama, yang diberangkatkan sekitar pukul 07.30 WIB, terangkut 111 mantan napi GAM. Selebihnya terbang pada kloter kedua, sekitar pukul 11.00. Kepulangan para mantan napi GAM dari Jatim ke Aceh diantar oleh Widodo, petugas dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Jatim.

      "Saya hanya mengantar dan menyerahkannya kepada Pejabat Gubernur NAD. Bukan mengawal, karena status mereka sudah bebas dan tidak lagi memerlukan pengawalan," kata Widodo, kepada wartawan di Bandara Juanda.

      Sementara itu 74 mantan napi GAM yang ditahan di LP Sukamiskin, Bandung, Rabu (31/8) dinihari juga dilepas bebas untuk terbang ke Aceh. Mereka berangkat melalui Jakarta dengan menggunakan dua unit bus. Ke-74 eks tahanan GAM tersebut diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan pesawat Garuda, pukul 08:00 WIB.

      Dua unit bus pariwisata yang membawa eks tahanan GAM tersebut bernopol D 7965 AE dan D 7962 AE, meninggalkan halaman kompleks LP Sukamiskin pada pukul 04:00 WIB dengan mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian.

      Pemberangkatan eks tahanan GAM tersebut dari Bandung, dipimpin langsung Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Depkeh dan HAM Jabar, Gusti Tamardjaya, dua orang petugas Kanwil Depkeh dan HAM, dua orang petugas LP dan dua orang petugas kepolisian. Apel pelepasan para napi itu dipimpin oleh Kepala Kanwil Depkeh dan HAM Jabar, Sugeng H, yang didampingi Kepala LP Sukamiskin, Mashudi.

      Pelepasan ke-74 mantan GAM tersebut, didahului dengan pemberian surat amnesti, termasuk kepada empat orang juru runding GAM, yakni, Teuku Kamaruzaman, Amni bin Ahmad Marzuki, Nasiruddin bin Ahmed, dan Muhammad Usman bin Lampo Awe.

      Keempat juru runding berada diurutan paling depan, sedangkan di belakangnya eks tahanan GAM lainnya yang kemudian satu persatu menaiki bus tersebut.

      Suasana pelepasan itu sempat diwarnai haru, ketika petugas LP atau sipir menyalami para mantan napi GAM. Selama dalam tahanan, para napi GAM itu memang menunjukkan perilaku yang baik, hingga menarik simpati petugas.

      Dari sisi para napi sendiri, tampak wajah-wajah yang menunjukan rasa senang, mungkin karena besarnya harapan untuk berkumpul kembali bersama keluarga, setelah sekian lama mendekam di balik jeruji. (Lerman S)
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.