Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

7297Hukum apa yang dipakai RI

Expand Messages
  • tgk bilee
    Aug 2, 2004
    • 0 Attachment

      Salam untuk semua pejuang HAM dan keadilan,

      Hukum apa ya kira-kira yang dipakai oleh Regim RI dalam menjajah bangsa-bangsa di kepulauan Nusantara?

      Mungkin  Ustaz Ahmad Sudirman atau saudara-saudara yang lain bisa memberikan sedikit penjelasan terhadap berita yang ada di Acehkita.

      Terima kasih

       

       

      Ketua Juru Runding GAM Sakit di Sel Polda Aceh


      Tanggal: 03 August 2004 Kategori: Berita

      Banda Aceh, Acehkita

      . Ketua Juru Runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Sofyan Ibrahim Tiba dikabarkan sakit di sel Polisi Daerah (Polda) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pihak keluarga tak diizinkan mengobati dosen Fakultas Hukum Muhammadiyah itu.

      Informasi sakitnya mantan Ketua Joint Security Committee (JSC) GAM itu diperoleh acehkita, Senin (2/8) dari Rahmayanti, anak sulung Sofyan Tiba dan Syarifah Maulina, salah seorang penasihat hukum juru runding GAM.

      Menurut Rahmayanti, bapaknya sakit di sel Mapolda NAD. Tapi tidak diizinkan untuk dibawa keluar untuk dirawat di rumah sakit. Alasannya, kata dia seraya mengutip keterangan aparat, Polda tidak merasa berkompeten memberi izin berobat. Sebab keempat juru runding GAM ini titipan pihak kejaksaan.

      Sofyan Tiba memang sudah lama dikabarkan menderita komplikai berbagai penyakit. Kakek satu cucu ini sejak lama diketahui menderita DM (Diabetes Mellitus). Tapi yang paling dikuatirkan Rahmayanti adalah telinga bapaknya yang mengalami pembengkakan.

      "Setiap saat telinganya mengeluarkan cairan. Ini diperparah lagi oleh penyakit DM-nya," keluh puteri Sofyan Tiba.

      Disebutkannya, pihak keluarga ingin sekali mengopname Sofyan Tiba di rumah sakit. Tapi tidak mendapat izin dari Mapolda. "Bapak juga tidak bisa makan sembarangan. Makanannya juga perlu dijaga ekstra," ujarnya lagi.

      Selain Sofyan Tiba, juru runding GAM lain yang dikabarkan kurang sehat adalah Muhammad Usman Lampoh Awe. Pria yang dalam struktur GAM itu menjabat sebagai Mentroe Keuangan ini sudah tua.

      Hingga berita ini diturunkan, baik keluarga maupun penasihat hukum mengaku belum menerima telex Mahkamah Agung (MA) yang berisi pemberitahuan penolakan kasasi. "Hingga sekarang kami belum pernah lihat telex itu," tukas Syarifah Maulina.

      Mengenai surat tersebut, baik anak Sofyan maupun penasihat hukumnya sudah berulangkali menanyakan hal itu ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi dan Mapolda, namun nihil.

      "Hingga siang ini entah sudah berapa kantor kami masuki, tapi tak ada apapun. Mereka mengaku sama-sama tidak tahu," timpal Rahmayanti sedikit kesal.

      Sebelumnya, karena sudah ada penolakan dari MA, Pelaksana tugas (Plt) PDSD, Irjen Bahrumsyah Kasman, sudah merencanakan mengirim tahanan politik itu ke Pulau Jawa.

      Mereka "diasingkan" setelah Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis lima juru runding GAM itu, yakni Sofyan Ibrahim Tiba dengan hukuman 15 tahun. Tgk Nashiruddin, Muhammad Usman Lampoh Awe, dan T. Kamaruzzaman masing-masing dengan hukuman 13 tahun penjara. Sedangan Amni bin Ahmad Marzuki dijatuhi hukuman 11 tahun penjara.

      Kemudian, kelimanya mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Aceh. Berdasarkan keputusannya, Februari lalu, Pengadilan Tinggi Aceh menolak banding dan menguatkan keputusan Pengadilan Negeri Banda Aceh.

      Mereka bersama kuasa hukumnya, Adnan Buyung Nasution Cs, juga sudah mengupayakan kasasi ke MA. Kasasi itu pun ditolak.[guh]


       

      Höstrusk och grå moln - köp en resa till solen på Yahoo! Resor

    • Show all 4 messages in this topic