Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

442BAMBANG EKALAYA BETUL-BETUL BODOH TAK PANTAS JADI DOSEN

Expand Messages
  • Ahmad Sudirman
    May 1, 2001
    • 0 Attachment
      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...

      Stockholm, 1 Mei April 2001

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.

      BAMBANG EKALAYA BETUL-BETUL BODOH TAK PANTAS JADI DOSEN
      Ahmad Sudirman
      XaarJet Stockholm - SWEDIA


      BAMBANG EKALAYA BETUL-BETUL BODOH TIDAK PANTAS JADI DOSEN DI CALIFORNIA STATE
      UNIVERSITY

      Memang benar-benar bodoh dan buta manusia yang menamakan dirinya Bambang Ekalaya
      alias Ogah yang ngaku profesor ini.

      Sudah saya jawab dengan jalan pikiran yang masuk akal semua macam ocehan Ekalaya
      yang katanya "membuka wawasan berpikir dan bertindak Logis Rasional tanpa
      "Religious prejudice".

      Tetapi ternyata tetep saja Ekalaya yang buta-hati ini masih mau berkelit dengan
      alasan "Pak Dirman anda tak mengerti apa artinya "Logika" .....Kepercayaan bukan
      Logika! Logika akan menunjukkan fakta yang sama, tanpa perlu percaya, beda
      dengan kepercayaan, setiap orang menyaksikan hal yang berbeda untuk fakta yang
      sama!!! Pantesnya debat di Mesjid bukan di muka kaum intelektual!" (
      ogah@... ,Tue, 01 May 2001 01:38:32 -0700).

      Dasar memang Ekalaya ini bodohnya tidak ketulungan yang tidak pantas jadi dosen
      di Universitas Negeri California.

      Nah, kalau Ekalaya masih bodoh, yang namanya logika itu adalah jalan pikiran
      yang masuk akal. Jadi saya sudah jawab dengan melalui jalan pikiran yang masuk
      akal semua alasan yang kamu tuliskan dalam email-email yang dikirimkan kepada
      saya. Tetapi karena kamu itu masih bodoh dan dungu, tetap saja ngotot.

      Nah sekarang, saya tidak kutif ayat-ayat Al Quran karena memang kamu tidak
      percaya Al Quran, tetapi cukup saya katakan pada kamu silahkan kamu perbuat apa
      yang kamu anggap sesuai dengan pikiranmu dan saya akan tetap menjalankan apa-apa
      yang diperintahkan Allah SWT dan dicontohkan Rasul-Nya serta menjauhi segala
      yang dilarang-Nya.

      Silahkan kamu cuap-cuap di internet, walaupun tak akan ada banyak lagi yang
      percaya bualanmu. Dan tentu saja saya tidak akan memusuhi dan tidak akan
      membencimu. Kamu boleh hidup sesuka-hatimu.

      Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
      ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk
      membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah
      Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP
      http://www.dataphone.se/~ahmad

      Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon
      petunjuk, amin *.*

      Wassalam.

      Ahmad Sudirman

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...
      --------------------

      Return-Path: <ogah@...>Received: from mail2.1stnetusa.com
      (mail2.1stnetusa.com [206.171.253.49])
      by mail04.dataphone.se (8.11.3/8.11.2) with ESMTP id f417e3d08412
      for <ahmad@...>; Tue, 1 May 2001 09:40:03 +0200 (CEST)
      (envelope-from ogah@...)
      Received: from 1stnetusa.com (ca-mdm54.1stnetusa.com [207.105.149.54])
      by mail2.1stnetusa.com (8.9.3/8.9.1) with ESMTP id AAA01194;
      Tue, 1 May 2001 00:56:17 -0700 (PDT)
      (envelope-from ogah@...)
      Message-ID: <3AEE7608.1C7E5679@...>
      Date: Tue, 01 May 2001 01:38:32 -0700
      From: ogah <ogah@...>
      X-Mailer: Mozilla 4.75 [en] (Win98; U)
      X-Accept-Language: en
      MIME-Version: 1.0
      To: ahmad@...
      CC: Amien Rais <2000ina@...>,
      Mail2news-20010430-soc.culture.indonesia+alt.culture.indonesia@...,

      abdhasan@..., AcehForum@..., arbjamil49@...,
      editor@..., antara@..., ashihab@...,
      bernas@..., bulan@..., dpm_uii@...,
      habibie@..., hudoyo@..., info@...,
      info@..., jktpost2@..., koransp@...,
      nikoyafm@..., panjimas@..., pembaru@...,
      poskpg@..., red@..., redaksi@...,
      redaksi@..., redaksi@..., redaksi@...,
      redaksi@..., redaksi@..., redaksi@...,
      redaksi@..., redaksi@..., redaksi@...,
      republik@..., sbypost@..., serambi@...,
      siar@..., soasiu@egroups.com, solopos@...,
      sripo@..., suarakaltim@...,
      sumpr@..., sbypost@..., us6178@...,
      waspada@..., webmaster@..., yusuf.daud@...,
      zulfan@..., cust-mi@..., EditoR@...,
      admin@..., indonews@..., kompas@...,
      Agus John <agusjohn@...>,
      apakabar <apakabar@...>, apakabar <apakabar@...>,
      Forum_35 <forum_35@yahoogroups.com>, Padmanaba <Padmanaba@...>
      Subject: Re: BAMBANG EKALAYA NGAKU FROPESOR DENGAN LOGIKANYA YANG CETEK MAKIN
      KESASAR
      References: <3ABC6047.AC58B1AB@...> <3AED6E6E.95C6DBF7@...>
      Content-Type: text/plain; charset=us-ascii
      Content-Transfer-Encoding: 7bit
      X-UIDL: ^27"!+n6"!3?p!!Y;#"!

      Pak Dirman anda tak mengerti apa artinya "Logika" .....Kepercayaan bukan Logika!

      Logika akan menunjukkan fakta yang sama, tanpa perlu percaya, beda dengan
      kepercayaan, setiap orang menyaksikan hal yang berbeda untuk fakta yang sama!!!

      Pantesnya debat di Mesjid bukan di muka kaum intelektual!

      (Ogah)
      <ogah@...>

      -------------------------
      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...

      Stockholm, 30 April 2001

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.

      BAMBANG EKALAYA NGAKU PROFESOR DENGAN LOGIKANYA YANG CETEK MAKIN KESASAR
      Ahmad Sudirman
      XaarJet Stockholm - SWEDIA


      BAMBANG EKALAYA YANG NGAKU PROFESOR DENGAN LOGIKANYA YANG CETEK MENYIMPULKAN
      IBADAH HAJI DENGAN PENSUCIAN KABAH

      Logika yang cetek yang dipamerkan Bambang Ekalaya yang ngaku profesor telah
      mengakibatkan lahirnya kesimpulan yang salah fatal mengenai pelaksanaan haji.
      Dimana hasil logika yang cetek Bambang Ekalaya yaitu: "Ajaran Al Quran bisa pak
      Ogah pastikan bukanlah ajaran Muhammad, karena Muhammad sendiri menentang
      pen-sucian Kabah sedangkan Al Quran justru mewajibkannya dalam Rukun Islam." (
      ogah@... ,Sat, 28 Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Dimana Ekalaya berlogika karena Al Quran (yang tidak pernah dibaca oleh Ekalaya)
      mewajibkan rukun Islam pergi haji dan Muhammad saw menentang pensucian Kabah,
      maka apa yang diwajibakan dalam Al Quran adalah bukan ajaran Muhammad saw.

      Nah disini, Ekalaya kelihatan bodohnya, karena dia belum membaca atau mendengar
      bahwa Nabi Muhammad saw sebelum menghadap ke Hadhirat Allah SWT telah melakukan
      ibadah haji yang sekaligus jatuhnya negeri Mekah ketangan kaum muslimin dari
      kaum Quraisy Mekah yang menentang ajaran Islam yang dianut oleh kaum muslimin
      pengikut Nabi Muhammad saw.

      Padahal logikanya yang benar adalah karena Nabi Muhammad saw sebelum meninggal
      dunia melakukan ibadah haji sebagai satu pelaksanaan kewajiban rukun Islam yang
      kelima, maka ajaran-ajaran Nabi Muhammad saw adalah sesuai dengan apa yang
      diajarkan dalam Al Quran.

      LOGIKA CETEK EKALAYA MELAHIRKAN KESIMPULAN HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW KARENA
      KONFLIK DENGAN FEODAL MEKAH

      Dasar pikiran Ekalaya yang melahirkan kesimpulan yang benar-benar salah besar
      yaitu: "Kalau posisi Muhammad harus berakhir meninggalkan Mekah setelah konflik
      dengan kaum feodal Mekah dari keluarga besar Siti Khadijah, tentu saja bisa kita
      maklumi, bayangkanlah anda sebagai ahli waris kekayaan bibi anda yang kaya raya
      tapi ternyata batal karena bibi anda menikahi pembantunya sendiri. Dimanapun
      dizaman dahulu krisis ini akan fatal bila seorang feodal menikahi pembantunya,
      ataupun seorang ratu menikahi pembantunya. Demikian pulalah yang dialami
      Muhammad." ( ogah@... ,Sat, 28 Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Karena kecetekan ilmu dan logika Ekalaya ini yang menghasilkan kesimpulan yang
      salah fatal. Dimana Ekalaya berlogika, karena Siti Khadijah menikahi pembantunya
      Muhammad saw, maka Siti Khadijah telah melanggar kebiasaan feodal Mekah sehingga
      Muhammad saw harus meninggal Mekah pergi ke Madinah.

      Logikanya yang benar mengenai hijrahnya Rasulullah saw ke Madinah yaitu, karena
      kaum Quraisy Mekah yang tidak percaya kepada ajaran Nabi Muhammad saw yang
      menyerahkan diri dengan tunduk patuh kepada Tuhan Pencipta langit dan bumi dan
      tidak mempersekutukan dengan yang lainnya, telah melakukan berbagai tindakan
      permusuhan terhadap Nabi Muhammad saw dan kaum muslimin, maka setelah hampir
      tiga belas tahun dari sejak diangkat jadi Nabi dan Rasul, Nabi Muhammad saw
      dengan para pengikutnya keluar dari Mekah hijrah ke Madinah.

      EKALAYA MENYIMPULKAN PERTEMUAN NABI MUHAMMAD DENGAN WARAQAH SEBAGAI PENGANGKATAN
      HAKIM DI MADINAH

      Kecetekan ilmu Ekalaya dengan logikanya yang miring melahirkan kesimpulan ini.
      "Seorang imam Yahudi di Madinah yang bernama "Waraqa" yang menjadi paman
      terdekat Khadijah mengundang dan mengangkat Muhammad sebagai pengawas, ataupun
      hakim di Kota Madinah tentu diterima Muhammad dengan amat sangat, maka
      ditinggallah kota Mekah dengan segala kekacauannya." ( ogah@... ,Sat,
      28 Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Padahal logika yang sebenarnya adalah karena pada tahun pertama kenabian,
      Waraqah bin Naufal yang akhli kitab suci Kristen dan Yahudi sepupu Siti Khadijah
      diminta penjelasannya oleh Siti Khadijah tentang apa yang dialami Muhammad saw
      di Gua Hira, maka Waraqah mengatakan bahwa itulah malaikat yang juga turun
      menemui Nabi Musa dan Nabi Isa. Apakah aku tetap sehat dan panjang umur sehingga
      aku dapat menyaksikan masyarakat mengusir dari rumahmu.

      KEPICIKAN EKALAYA YANG MENYIMPULKAN PEMBANGUNAN KEMBALI KABAH UNTUK MENGHIDUPAN
      KEMBALI PENYEMBAHAN BERHALA

      Hasil logika Ekalaya mengenai pembangunan kembali Kabah adalah, karena perebutan
      kekuasaan di Kota Mekah menyebabkan hancurnya kota Mekah, bahkan Kabah pun sudah
      hancur, tinggap puing2nya saja dan kembali dibangun oleh seorang Greek
      belakangan atas perintah Abu Bakar untuk menghidupkan kembali penyembahan
      berhala Kabah yang sangat ditentang oleh Nabi Muhammad." ( ogah@...
      ,Sat, 28 Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Padahal logika yang sebenarnya adalah, karena diwaktu Muhammad saw belum
      diangkat Nabi dan Rasul terjadi hujan yang begitu lebat diperbukitan Mekah dan
      terjadi banjir besar yang merusak bangunan Kabah, maka Kaum Quraisy berpikir
      untuk membangun kembali Kabah.

      LOGIKA CETEK EKALAYA MENYIMPULKAN NABI MUHAMMAD SAW DIANGKAT SEBAGAI HAKIM DI
      MADINAH YANG TIDAK MENDASARKAN HUKUMNYA PADA AGAMA APAPUN

      Inilah hasil kesimpulan logika picik Ekalaya yaitu, "Muhammad meninggalkan Mekah
      bersama 100-200 orang pengikutnya menuju kota Yahudi di Medinah yang populasinya
      sekitar kurang dari 2000 orang. Diangkatnya Muhammad sebagai hakim disana tidak
      mungkin menggunakan kitab2 hukum Al Quran yang belum ada dizaman itu. Seperti
      anda ketahui Muhammad sebagai hakim tentunya boleh membuat undang2 tapi tak
      mungkin menggunakan kitab2 apapun yang belum ada waktu itu, tidak mungkin
      Muhammad bisa menggunakan Kitab Al Quran yang anda kenal sekarang ini dalam
      mempertimbangkan keadilan pada saat itu, apalagi kalau anda percaya bahwa Nabi
      Muhammad sendiri buta huruf. Singkatnya Muhammad berdiri diatas hukum atas dasar
      pertimbangan keadilan yang logis dan rasional yang kita sekarang sebagai bentuk
      hukum yang "Sekuler" artinya tidak berdasarkan ataupun berpihak pada agama
      apapun."( ogah@... ,Sat, 28 Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Padahal logika yang benar adalah, karena Al Quran yang diturunkan kepada Nabi
      Muhammad diturunkan secara bertahap dari sejak di Mekah (13 tahun) sampai akhir
      hayatnya di Madinah (10 tahun), maka Nabi Muhammad saw dalam membina masyarakat
      Madinah selalu berdasarkan kepada hukum-hukum, aturan-aturan yang telah
      diturunkan Allah SWT.

      EKALAYA DENGAN KEPICIKANNYA MENYIMPULKAN NABI MUHAMMAD SAW MEMPERKENALKAN
      UNDANG-UNDANG SEKULAR YANG TIDAK TERTULIS

      Inilah kesimpulan dari logika cetek Bambang Ekalaya yaitu, "tak mungkin bisa
      dibantah, bahwa Muhammadlah yang memperkenalkan etika moral ataupun undang2 tak
      tertulis yang sekuler untuk pertama kali didunia ini. Karena kalau anda melihat
      kerajaan2 yang pernah ada diwaktu itu semua berkiblat pada agama/kepercayaan
      tertentu, kecuali pemerintahan dalam kota Muhammad ini di Medinah." (
      ogah@... ,Sat, 28 Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Sebenarnya logika yang benar adalah, karena pada tahun pertama Hijrah Rasulullah
      saw dengan kaum Muhajirin, Kaum Anshor dan kaum Yahudi Madinah mengadakan
      perjanjian pakta pertahanan bersama, maka lahirlah perjanjian tertulis yang
      dinamakan Undang Undang Madinah yang hasilnya bisa dilihat dan dibaca sampai
      sekarang

      BAMBANG EKALAYA MENYIMPULKAN SEENAKNYA SAJA PERTENTANGAN DENGAN YAHUDI DI
      MADINAH

      Kesimpulan yang ngaco dari hasil logika cetek Bambang Ekalaya yaitu, "Kalau pada
      akhirnya seluruh orang Yahudi dibantai di Medinah oleh orang Arab, itu bukanlah
      karena perbuatan nabi Muhammad yang justru diundang dengan baik2, penuh
      persaudaraan oleh imam bangsa Yahudi itu sendiri di Medinah. Juga tak mungkin
      Muhammad yang orang Arab dengan pengikutnya yang sangat sedikit di Madinah mampu
      mengalahkan orang Yahudi yang bersenjata lengkap dan berjumlah lebih banyak
      dikota Medinah. Semua pembantaian itu terjadi justru akibat serbuan Abu Bakar
      yang ber-pura2 berteman dengan Muhammadlah yang akhirnya menyusupi pasukannya
      dimalam hari untuk membantai semua Yahudi dan termasuk Nabi Muhammad sendiri
      yang mati secara mengenaskan disini. Anak angkat Nabi Muhammad bernama Ali
      justru berada di negara lain untuk urusan yang diperintahkan Nabi Muhammad tidak
      tahu menahu urusan ini yang pada saatnya juga dibantai habis sekeluarga yang
      urusannya tak pernah usai hingga zaman sekarang." ( ogah@... ,Sat, 28
      Apr 2001 10:51:52 -0700)

      Padahal logika yang sebenarnya adalah, karena Bani-Bani dari kalangan Yahudi
      yang dipimpin oleh orang-orang yahudi bukan oleh Abu Bakar Sidiq selalu
      melanggar perjanjian dengan kaum muslimin dan mengadakan permusuhan dan
      penyerangan, maka kaum muslimin selalu mengadakan pembelaan diri dan pertahanan
      dan Nabi Muhammad saw tidak pernah terbunuh dalam satu peperangan, Rasulullah
      saw meninggal karena usianya sudah lanjut dan sudah sampai waktunya untuk
      menghadap ke khadirat Allah SWT.

      Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
      ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk
      membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah
      Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP
      http://www.dataphone.se/~ahmad

      Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon
      petunjuk, amin *.*

      Wassalam.

      Ahmad Sudirman

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...
      -----------------

      Date: Sat, 28 Apr 2001 10:51:52 -0700
      From: ogah <ogah@...>
      To: IndonesiaMu@yahoogroups.com
      Cc: Mimbar_Bebas@yahoogroups.com, milis-muslim@yahoogroups.com,
      Subject: :) MUHAMMAD PERTAMA DIDUNIA YANG MEMPERKENALKAN SEKULERISME

      Banyak umat Islam maupun umat beragama lain yang mengabaikan kenyataan2 dan
      bukti2: BAHWA KEPEMIMPINAN SEKULER PERTAMA KALI JUSTRU DIPERKENALKAN OLEH NABI
      MUHAMMAD.
      Ajaran Al Quran bisa pak Ogah pastikan bukanlah ajaran Muhammad, karena
      Muhammad sendiri menentang pen-sucian Kabah sedangkan Al Quran justru
      mewajibkannya dalam Rukun Islam. Muhammad meninggalkan Mekah menuju Medinah
      merupakan bukti yang tak bisa di tentang siapapun bahwa Islam yang ajaran
      Muhammad asli dimulai di Medinah. Pemutar balikkan kenyataan yang ditulis pada
      Al Quran sekarang ini jelas sia2, karena fakta tidak ada yang menyokongnya.
      contohnya, dikatakan bahwa Islam memperbolehkan Polygami, sedangkan Muhammad
      justru melarang Polygami, itulah sebabnya ia dimusuhi.

      Polygami yang dalam Al Quran se-olah2 ajaran Muhammad sama sekali tidak benar
      karena Polygami sudah berlangsung diseluruh dunia termasuk di Arab ribuan tahun
      sebelum Nabi sendiri dilahirkan (bisa dibuktikan dalam semua ajaran agama2
      tua). Nabi Muhammadlah pelopor Monogamy bukan Yesus Kristus yang tidak pernah
      menikah dengan wanita.

      Yang tak mungkin diputer balik adalah bahwa Khadijah melamar dan memberi mahar
      kepada Muhammad untuk menikahinya. Sistim perkawinan inilah yang disebut sistim
      Matriachart yang hanya ada diwilayah Arab dan sekitarnya (mesir) tapi tidak
      berlaku dalam keluarga Arab. Wilayah Arab zaman dulu bukanlah milik orang Arab,

      karena istilah "Arab" adalah berarti "Nomad" bukan nama suatu bangsa. Siti
      Khadijah merupakan ciri kelas feodal dari keturunan suku Matriachart dari
      campuran Yahudi & Mesir kuno, ini ditunjang dengan budaya umum Arab yang ber
      Nomad sepanjang masa, sedangkan Khadijah sekeluarga bukanlah kelompok Nomaden.
      Sebaliknya Muhammad adalah keturunan Arab (Nomaden) yang sangat jelas, dan
      itulah merupakan alasan kuat bagi Siti Khadijah yang membutuhkan orang
      kepercayaan yang seperti Muhammad yang mampu melakukan ekspedisi kesemua
      negara dalam melebarkan ekspansi bisnis Siti Khadijah.

      Kalau posisi Muhammad harus berakhir meninggalkan Mekah setelah konflik dengan
      kaum feodal Mekah dari keluarga besar Siti Khadijah, tentu saja bisa kita
      maklumi, bayangkanlah anda sebagai ahli waris kekayaan bibi anda yang kaya raya
      tapi ternyata batal karena bibi anda menikahi pembantunya sendiri. Dimanapun
      dizaman dahulu krisis ini akan fatal bila seorang feodal menikahi pembantunya,
      ataupun seorang ratu menikahi pembantunya. Demikian pulalah yang dialami
      Muhammad. Seorang imam Yahudi di Madinah yang bernama "Waraqa" yang menjadi
      paman terdekat Khadijah mengundang dan mengangkat Muhammad sebagai pengawas,
      ataupun hakim di Kota Madinah tentu diterima Muhammad dengan amat sangat, maka
      ditinggallah kota Mekah dengan segala kekacauannya. Perebutan kekuasaan di Kota
      Mekah menyebabkan hancurnya kota Mekah, bahkan Kabah pun sudah hancur, tinggap
      puing2nya saja dan kembali dibangun oleh seorang Greek belakangan atas perintah
      Abu Bakar untuk menghidupkan kembali penyembahan berhala Kabah yang sangat
      ditentang oleh Nabi Muhammad.

      Muhammad meninggalkan Mekah bersama 100-200 orang pengikutnya menuju kota Yahudi
      di Medinah yang populasinya sekitar kurang dari 2000 orang. Diangkatnya
      Muhammad sebagai hakim disana tidak mungkin menggunakan kitab2 hukum Al Quran
      yang belum ada dizaman itu. Seperti anda ketahui Muhammad sebagai hakim
      tentunya boleh membuat undang2 tapi tak mungkin menggunakan kitab2 apapun yang
      belum ada waktu itu, tidak mungkin Muhammad bisa menggunakan Kitab Al Quran yang
      anda kenal sekarang ini dalam mempertimbangkan keadilan pada saat itu,
      apalagi kalau anda percaya bahwa Nabi Muhammad sendiri buta huruf.

      Singkatnya Muhammad berdiri diatas hukum atas dasar pertimbangan keadilan yang
      logis dan rasional yang kita sekarang sebagai bentuk hukum yang "Sekuler"
      artinya tidak berdasarkan ataupun berpihak pada agama apapun.

      ATAS DASAR FAKTA2 TERSEBUT DIATAS, SUNGGUH MENGGELIKAN KALAU DIKATAKAN BAHWA
      MUHAMMAD MEMERINTAH MEDINAH DENGAN HUKUM ISLAM YANG ANDA KENAL SEKARANG, TIDAK
      MUNGKIN MEDINAH ITU MENJADI CONTOH HUKUM AL QURAN YANG ANDA KENAL SEKARANG TAPI
      BELUM TERBIT DIZAMAN TERSEBUT.

      TAK MUNGKIN BISA DIBANTAH, BAHWA MUHAMMADLAH YANG MEMPERKENALKAN ETIKA MORAL
      ATAUPUN UNDANG2 TAK TERTULIS YANG SEKULER UNTUK PERTAMA KALI DIDUNIA INI. KARENA
      KALAU ANDA MELIHAT KERAJAAN2 YANG PERNAH ADA DIWAKTU ITU SEMUA
      BERKIBLAT PADA AGAMA/ KEPERCAYAAN TERTENTU, KECUALI PEMERINTAHAN DALAM KOTA
      MUHAMMAD INI DI MEDINAH.

      SEORANG ISLAM YANG BENAR2 MENDALAMI AJARAN MUHAMMAD TENTU MENGERTI BAHWA GUS DUR
      JUSTRU SEBENARNYA SEORANG YANG MEMAHAMI SECARA MENDALAM AJARAN NABI BESAR
      MUHAMMAD YANG MENJADI LANDASAN BELIAU UNTUK BERPIKIR.

      Kalau pada akhirnya seluruh orang Yahudi dibantai di Medinah oleh orang Arab,
      itu bukanlah karena perbuatan nabi Muhammad yang justru diundang dengan baik2,
      penuh persaudaraan oleh imam bangsa Yahudi itu sendiri di Medinah. Juga tak
      mungkin Muhammad yang orang Arab dengan pengikutnya yang sangat sedikit di
      Madinah mampu mengalahkan orang Yahudi yang bersenjata lengkap dan berjumlah
      lebih banyak dikota Medinah. Semua pembantaian itu terjadi justru akibat
      serbuan Abu Bakar yang ber-pura2 berteman dengan Muhammadlah yang akhirnya
      menyusupi pasukannya dimalam hari untuk membantai semua Yahudi dan termasuk Nabi
      Muhammad sendiri yang mati secara mengenaskan disini. Anak angkat Nabi Muhammad
      bernama Ali justru berada di negara lain untuk urusan yang diperintahkan Nabi
      Muhammad tidak tahu menahu urusan ini yang pada saatnya juga dibantai habis
      sekeluarga yang urusannya tak pernah usai hingga zaman sekarang.

      Pak Ogah sama sekali bukan ingin merendahkan kepercayaan umat Islam manapun
      juga, tapi sebaliknya ingin menjunjung kebenaran yang sejati se-tinggi2nya
      dengan fakta2 yang ada yang tak mungkin bisa disingkirkan begitu saja. Akibat
      pemutar balikkan fakta2 itulah umat Islam berada selalu dalam kebencian yang tak
      pernah habis2nya terhadap bangsa Yahudi dimanapun yang pada kenyataannya pernah
      bersaudara dan bekerja dengan harmonis sekali melalui Nabi Muhammad (bukan
      melalui konflik Ismail dalam keluarga Ibrahim).

      Bukti2 kuat bahwa ajaran Al Quran yang anda percaya sekarang ini bukanlah ajaran

      Muhammad melainkan ajaran agama berhala zaman Jahiliah sebelum nabi Muhammad
      sendiri dilahirkan adalah pernyataan dalam Al Quran yang mengatakan bahwa "Nabi
      Ibrahim juga beragama Islam" padahal ajaran Islam itu adalah ajaran Muhammad
      yang belum lahir sewaktu zaman Nabi Ibrahim, mana mungkin Ibrahim menjadi
      penganut ajaran Muhammad yang lahirnya ribuan tahun setelah Ibrahim sendiri
      mati?? Tapi menjadi mungkin, kalau Al Quran yang anda percaya sekarang ini
      memang bukan ajaran Muhammad sehingga logis kalau Ibrahim adalah penganut
      ajaran Islam berdasarkan Al Quran sekarang ini tapi bukan ajaran Muhammad.
      Untuk bisa anda percaya bahwa Al Quran palsu ini adalah diturunkan Muhammad,
      Hadist2 berusaha mengkoreksi kesalahan fatal Al Quran palsu tersebut dengan
      menyatakan bahwa arti Islam itu adalah "Penyerahan kepada Allah", padahal kita
      menyebut seseorang Islam berdasarkan Al Quran itu sendiri bila "melaksanakan
      rukun Islam dan mengucapkan Syahadat", sedangkan "penyerahan diri kepada Allah"
      adalah merupakan ciri2 umum pada semua agama dizaman dulu yang menganut
      monoteisme termasuk Islam, tapi Islam yang diajarkan Nabi Muhammad tentu saja
      berciri khusus yang membedakannya dengan umat agama lainnya karena harus ber
      "syahadat dan rukun Islam".

      Terserah kepada semua umat Islam untuk mempercayainya ataupun untuk tidak
      mempercayainya, pengabdian pak Ogah hanya demi perdamaian dunia dan umat
      manusia yang abadi yang bebas dari kebencian apapun termasuk agama. Sedangkan
      Al Quran yang anda percaya sekarang ini penuh dengan nafas kebencian,
      permusuhan, pembunuhan, dan saling mencurigai antar umat beragama nya sendiri
      juga terhadap agama lainnya. Dengan fakta2 yang pak Ogah berikan diatas, tentu
      tidak perlu anda menghilangkan kepercayaan anda terhadap Nabi Muhammad, tapi
      pasti menghilangkan perasaan kebencian, permusuhan, dan saling mencurigai paling

      sedikit terhadap sesama umat Islam sendiri dan akan berakibat melapangkan dada
      anda untuk bisa bersahabat dengan lain agama. Perlu anda sadari, Al Quran yang
      anda percaya justru mengajarkan semua permusuhan yang dipoles dengan segala
      bentuk kasih kebaikan, contohnya, semua umat Islam dilarang mengucapkan "selamat

      hari natal" kepada umat Kristen, tentu saja dengan segala pemutar balikkan kata
      tak bisa anda artikan lain daripada jiwa kebencian yang menyelimuti larangan
      ini. Jelas, hari Natal itu diakui banyak umat Kristen sebagai bukan tanggal
      kelahiran Yesus yang serba tidak jelas, tapi kalau mereka merayakannya bukan
      berarti kita tak boleh mengucapkan selamat. Perayaan Hallowen yang di USA
      dirayakan oleh semua umat beragama padahal semua tahu bahwa itu adalah hari
      bahagia bagi "setan2 didunia" yang dipercaya menjadi musuh semua agama, tapi
      jelas2 siapapun yang merayakannya tidak ada yang percaya pada setan, dan tidak
      juga menjadi bersalah hanya merayakan sesuatu yang tidak ada ataupun yang tidak
      kita percaya. Melarang mengucapkan selamat apapun tidak lain merupakan ekspresi
      rasa kebencian yang dipendam dalam sanubari seseorang. Pak Ogah hanya bisa
      menasihati untuk membebaskan anda dari kebencian apapun untuk bisa hidup
      berbahagia.

      TAK MUNGKIN SESEORANG BISA HIDUP BERBAHAGIA DENGAN MENGIDAP RASA KEBENCIAN, IRI,
      DENDAM, DAN PERMUSUHAN DALAM HATINYA.

      Bacalah tulisan pak Ogah ini ber-ulang2 tanpa prasangka buruk pada diri anda.
      Siapapun yang menganggap pak Ogah mempunyai rasa benci terhadap agama, tentunya
      karena mereka sendirilah yang mempunyai perasaan kebencian tersebut, sebab kalau
      anda mau membayangkan untuk berdiri pada posisi pak Ogah yang tidak percaya pada
      agama apapun, dan tidak membedakan agama apapun, tentu yakin bahwa tak ada
      alasan apapun bagi pak Ogah untuk membenci agama manapun. Anda bisa saja tidak
      percaya bahwa Toyota yang anda kendarai itu adalah buatan Jepang, tapi meskipun
      anda tidak percaya tentunya anda tak perlu membenci mobil anda itu, dan anda
      tetap akan merawatnya dengan baik dan penuh kasih sayang karena dengan mobil
      itulah anda dibantunya kemanapun anda ingini. Begitulah dengan ajaran agama,
      tak perlu anda percaya sepenuhnya, meskipun anda menjalani semua ritualnya
      sebagaimana mestinya. Anda akan lebih mengasihi agama anda meskipun anda tahu
      bahwa itu merupakan ajaran palsu Nabi Muhammad yang anda percaya penuh, tapi
      kepalsuannya cukup anda ketahui untuk menyingkirkan segala kelemahan dan
      keburukan daripada ajaran tersebut, dan bukan justru untuk memelihara
      keburukannya dan menghancurkan fungsinya dalam membahagiakah kehidupan anda
      dalam beragama.

      Indonesia terpecah belah, ketinggalan semua teknology yang sekarang berkembang
      pesat didunia bukan karena kurangnya fasilitas, tapi karena akibat POLA BERPIKIR

      BANGSANYA YANG RELIGIOUS NORMATIVE, artinya agama sebagai norma sosial yang
      mutlak menjadi dasar semua keputusan yang bukan agama.

      Ogah
      Membuka wasasan berpikir dan bertindak Logis Rasional tanpa "Religious
      prejudice"
      -------------