Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

PBB-DATANG-ANAK

Expand Messages
  • dede wijaya
    MENGUNJUNGI MARKAS PBB Pada tanggal 7 Mei, saya mengunjungi markas PBB sementara saya kebetulan singgah sebentar di kota New York dalam perjalanan dari
    Message 1 of 1 , May 29, 2008
    • 0 Attachment
      MENGUNJUNGI MARKAS PBB
      Pada tanggal 7 Mei, saya mengunjungi markas PBB
      sementara saya kebetulan singgah sebentar di kota New
      York dalam perjalanan dari Istanbul ke Buffalo, New
      York. (Saya baru saja menghabiskan satu minggu di
      Turki mengunjungi tempat-tempat Ketujuh Jemaat atau
      gereja dalam kitab Wahyu, lalu satu setengah hari di
      Athena, dan menuju ke beberapa konferensi Alkitab di
      Amerika Serikat). PBB didirikan pada tahun 1945 untuk
      mendatangkan perdamaian di dunia. Sebuah patung di
      taman PBB yang menghadap Sungai Timur menggambarkan
      seorang laki-laki yang sedang mengubah pedang menjadi
      bajak. Hal ini diambil dari Yesaya 2:4 dan Mikha 4:3,
      tetapi hal ini tidak akan terjadi sebelum Yesus
      Kristus, Sang Raja Damai, datang kembali untuk
      mendirikan Kerajaan-Nya. Ada patung lain dekat pintu
      masuk PBB yang menggambarkan sebuah pistol dengan
      larasnya terikat menjadi simpul, yang menandakan bahwa
      tujuan PBB adalah menghapuskan kekerasan. Alkitab
      mengatakan bahwa tidak ada damai bagi orang yang jahat
      (Yesaya 48:22-57:21) , dan PBB tidak memiliki kuasa
      untuk menyelesaikan masalah inti kekacauan dunia saat
      ini, yang adalah kondisi hati manusia yang berdosa.
      Tak mengejutkan, PBB dipenuhi dengan filosofi New Age.
      Perhatikan Ruangan Meditasi di PBB. Awalnya, ruangan
      ini adalah suatu kapel doa non-denominasi dan diadakan
      atas dukungan dan usulan J.C. Penney, pemilik
      Department Store yang milyuner. Pada tahun 1956-1957,
      kapel tersebut digantikan oleh sebuah ruangan meditasi
      New Age. Ruangan ini dibangun dengan bentuk sebuah
      piramid terpotong, dan blok besi seberat enam setengah
      ton ditaruh ditengah-tengah ruangan itu, dan bagian
      atasnya diterangi oleh satu sinar yag berasal dari
      langit-langit. Sinar itu menggambarkan “hikmat
      ilahi,” dan blok besi menggambarkan mezbah yang
      kosong mewakili “Allah yang disembah dalam
      berbagai bentuk” (http://www.aquaac org/
      un/sprtatun. html). Hammarskjold, mantan Sekjen PBB
      pernah mengatakan, “In adalah mezbah kepada
      Allah atas segala” (”A Room of
      Quiet,” http://www.un org/depts/
      dhl/dag/meditati
      onroom.htm). Blok besi juga melambangkan logam untuk
      senjata dan New Age berharap bahwa melalui kuasa
      meditasi, perdamaian dunia dapat diraih. Hammarskjold
      mengatakan, “… kami berpikir kami dapat
      memberkati dengan pikiran kami materi yang dipakai
      untuk membuat senjata.” Ini adalah konsep New
      Age tentang kuasa pikiran yang terkonsentrasi. Ia
      mengatakan bahwa Ruangan Meditasi adalah tempat di
      mana orang dapat “menyingkir ke dalam diri
      mereka sendiri dan merasakan kehampaan itu.”
      Lubang di bagian belakang ruangan tersebut, yang
      menampilkan pola-pola geometris yang saling bersilang,
      diharapkan “membangkitka n perasaan persatuan
      secara esensi dengan Allah.” Bagian itu dilukis
      oleh teman artis Hammarskjold, Bo Beskow. Ruangan
      Meditasi PBB telah menjadi fokus mistik New Age
      semenjak ia mulai dibuka. Guru Hindu Sri Chinmoy telah
      memimpin meditasi di tempat itu selama tiga dekade.
      Berhati-hatilah, sadar atau tidak sadar, dunia
      sekarang ini dilanda oleh New Age!

      AKU DATANG SEGERA
      Kata-kata “Aku datang segera” diulang
      empat kali dalam kitab Wahyu (3:11; 22:7, 11, 20).
      Kedatangan Tuhan dengan segera mengacu, pertama-tama
      sekali, pada kedatanganNya dalam perspektif Tuhan. Ini
      harus ditafsirkan menurut jam Allah, bukan jam kita.
      Lihatlah 2 Petrus 3:8. Di tempat lain dalam Perjanjian
      Baru, kedatangan Kristus digambarkan sebagai
      kedatangan yang segera (Luk. 18:8; Rom. 16:20). Bagi
      Allah, seribu tahun bagaikan satu hari atau bahkan
      kurang dari satu hari. Dalam Yesaya 54:8 Ia
      memberitahu Israel, “Dalam murka yang meluap Aku
      telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau SESAAT
      lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah
      mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.&# 8221;
      Walaupun Ia telah meninggalkan Israel untuk sedikitnya
      2000 tahun, bagi Allah itu adalah waktu yang sesaat
      karena Ia mengukur segala sesuatu dengan standar
      kekekalan. Kedatangan Tuhan yang segera juga mengacu
      pada kedatangan-Nya yang dapat terjadi kapan saja,
      artinya bahwa kedatangan-Nya tidak perlu didahului
      oleh tanda-tanda spesifik dan dapat terjadi setiap
      waktu (Mat. 24:42, 44; 25:13; Yak. 5:8-9).
      Kedatangan-Nya akan dimulai dengan Pengangkatan
      orang-orang Kudus di zaman gereja (1 Tes. 4:3-18), dan
      sejak saat itu hingga kedatangan kembali Kristus untuk
      mendirikan kerajaan-Nya seperti yang digambarkan dalam
      Wah. 19-20, hanya tujuh tahun akan berlalu. Jika
      seorang ayah meninggalkan seorang anak remaja untuk
      menjaga adik-adiknya yang kecil dan mengurus rumah
      tangga, dan memberitahu dia, “Saya akan pergi
      untuk urusan bisnis, tetapi saya akan datang kembali
      segera,” apa yang akan dilakukan anak remaja itu
      jika ia bijaksana? Ia akan siap sedia setiap waktu
      untuk kedatangan kembali ayahnya! Orang-orang percaya
      zaman gereja bukan sedang menantikan AntiKristus,
      tetapi menantikan Kristus sendiri. Peristiwa-peristiwa
      yang digambarkan dalam Wahyu 6-18 adalah “hari
      Tuhan,” dan akan datang “seperti pencuri
      pada waktu malam” (1 Tes. 5:2-3), tetapi
      orang-orang percaya PB “tidak hidup di dalam
      kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu
      seperti pencuri” (1 Tes. 5:4) Allah tidak
      menentukan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk
      beroleh keselamatan melalui Tuhan kita Yesus Kristus
      (1 Tes. 5:9).

      HIDUP KRISTIANI YANG KONSISTEN ADALAH KUNCI PENDIDIKAN
      ANAK-ANAK
      Berikut ini disadur dari Training Your Children to
      Turn Out Right, sebuah buku yang bagus oleh David
      Sorenson – “Dua puluh tahun lalu, saya
      memiliki kesempatan untuk bekerja di kalangan
      orang-orang muda gereja. Belakangan saya bekerja
      melayani pasangan-pasangan muda. Pada saat yang sama,
      saya dan istri saya bekerja melayani sebuah program
      besar untuk anak-anak gereja. Kemudian kami memulai
      sekolah Kristen. Sekali lagi, saya bekerja di antara
      keluarga-keluarga dan anak-anak mereka. Ini semua
      adalah pengalaman yang unik. Saya menjadi kenal degan
      anak-anak kecil di Sekolah Minggu. Saya juga kenal
      dengan para remaja, karena telah menjadi gembala muda
      selama beberapa tahun. Sambil bekerja melayani di
      antara para pasangan muda di gereja, saya menjadi
      kenal dengan orang tua dari anak-anak ini. Kerohanian
      dan karakter dalam anak-anak dan remaja berhubungan
      erat dengan kedewasaan rohani dan karakter yang nampak
      pada orang tua mereka. Saya jadi belajar bahwa ketika
      Alkitab berbicara mengenai menuai apa yang kita tabur
      dalam Galatia 6, ini juga berlaku untuk anak-anak
      kita…. Bagaimana kita sebagai orang tua hidup
      secara rohani, akan mempengaruhi anak-anak kita secara
      mendalam… . Anak-anak dan remaja sangat jeli
      terhadap ketidakkonsistenan dan kemunafikan.
      Barangkali, karena mereka diharuskan berada di bawah
      otoritas, mereka secara bawah sadar memperhatikan
      dengan sungguh-sungguh orang-orang yang berkuasa atas
      mereka… .Ibu dan Bapak, kita memang akan menuai
      apa yang kita tabur, dan tuaian biasanya datang
      melalui anak-anak kita…. Penaburan dalam daging
      akan membawa tuaian kehancuran, dan anak-anak akan
      cenderung meniru pihak yang secara rohani paling
      rendah di rumah tangga mereka” (Training Your
      Children to Turn Out Right, 1995, hal. 137, 138, 146,
      147).

      Disadur dari Way of Life Ministry. by: DR. Steven
      Einstain Liauw

      www.dedewijaya. co.cc
      dedewijaya.blogspot .com
      www.dede-wijaya. co.cc
      www.dedewijaya83. co.cc


      __________________________________________________________
      Sent from Yahoo! Mail.
      A Smarter Email http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.