Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

George Toisutta, Lodewijk Freidrich Paulus, Pimpinan2 Baru di tubuh TNI.

Expand Messages
  • Danny ( Pajero ) LDP
    Dear All,   Mohon tanggapannya, atas dilantiknya Danjen Kopassus yang baru, Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus, ini tak lama berselang setelah pergantian
    Message 1 of 4 , Dec 4, 2009
    • 0 Attachment
      Dear All,
       
      Mohon tanggapannya, atas dilantiknya Danjen Kopassus yang baru, Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus, ini tak lama berselang setelah pergantian pimpinan di tubuh Angkatan Darat yang dijabat oleh Jenderal TNI George Toisutta. Bila menganut azas keselarasan dan keseimbangan, hal seperti ini patut ditanggapi tidak ? ini bukan masalah SARA atau tidak !, Bukankah keputusan ini justeru akan dapat memancing polemik, rentan dan beresiko pada rakyat Indonesia yang notabene lebih dari 80% berpenduduk Muslim? (Yang masih trauma dengan ter-marjinal-kannya hak-hak sosial politik kaum Muslim pada masa kepemiminan LB Moerdani dengan catatan hitamnya pada tragedi berdarah Tanjung Priok 12 September 1984, dan kejadian ini jangan sampai terulang lagi ! ) 
       
      Bukankah seharusnya Pemerintah khususnya TNI seharusnya lebih mengerti, posisi yang sangat vital dan strategis, KASAD dan Danjen Kopassus sebaiknya diduduki oleh pimpinan yang berkeyakinan sama dengan pemeluk agama mayoritas, mengingat masih sangat-sangat rentannya isu konflik primordial disebagian wilayah Indonesia, seperti pada kasus Protap Sumut, Konflik Ambon, Poso, Kupang, dll. Untuk itu diperlukan seorang pimpinan militer yang tidak "beresiko".  Apakah keputusan pemerintah (TNI) yang dirasa cukup kontroversial seperti ini bisa diterima begitu saja oleh rakyat karena diambil tanpa mempertimbangkan secara matang dengan melihat pengalaman masa lalu dan aspek sosiokultural yang ada pada mayarakat khususnya bila dilihat pada realita pemeluk agama mayoritas ?  Perlukah adanya wacana untuk pengangkatan posisi-posisi vital dan sterategis di pemerintahan juga di TNI (oleh Wanjakti) dikarenakan sangat pentingnya meminta persetujuan DPR ?
       
      Mohon Tanggapannya.
       
      Wassalam,
      Danny leonur Dwi Putra
      Cimanggis, Depok.            
       
       
      Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Danjen Kopassus Baru
      (Jumat,04/12/2009:pkl.11.45 wib)
       
      JAKNEWS.COM--Puncak komando kepemimpinan di tubuh Kopassus secara resmi dijabat oleh Brigjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus, yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Pergantian ini dilakukan dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Makopassus Cijantung, Jumat (4/12).

      Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisutta. Dalam sambutannya, KSAD menyatakan bahwa pergantian pimpinan di jajaran Kopassus merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi yang dilakukan secara menyeluruh. 
      "Hal ini berlangsung secara konsisten dan sistematis dalam rangka menjamin adanya kesinambungan pengabdian Kopassus kepada bangsa Indonesia," tegasnya.

      Brigjen TNI Lodewijk F Paulus, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlat Kodiklatad, mengawali kariernya di lingkungan korps baret merah sebagai Danton Kopassandha hingga jabatan Dansat 81 Kopassus sampai tahun 2003.

      KSAD mengatakan, dengan pengalamannya di jajaran Kopassus, Lodewijk tentunya sudah sangat siap mengemban tugas sebagai Danjen Kopassus yang baru. Sementara Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Pangdam III Siliwangi.

      Selain upacara sertijab, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penganugerahan Brevet Komando dan Anti Teror Kehormatan kepada KSAD TNI. Penganugerahan ini dilakukan sebagai penghargaan kepada KSAD sebagai pembina utama seluruh satuan di jajaran TNI. 
      Dalam upacara tersebut juga ditampilkan demonstrasi keterampilan menembak prajurit Satuan 81 Kopassus dan pelaksanaan tahapan "Serbuan Unit Aksi Khusus" bersama prajurit Yon Aksus Sat 81 Kopassus.



      Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
      Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!
    • mi_yulianto@yahoo.com
      waktu pelantikan KSAD, bersamaan dgn 2 KaStaf lain (AU dan AL), kl sy tidak salah liat, rohaniawan pendamping hanya 1 org diujung ketiga KaStaf, memegang al
      Message 2 of 4 , Dec 8, 2009
      • 0 Attachment

        waktu pelantikan KSAD, bersamaan dgn 2 KaStaf lain (AU dan AL), kl sy tidak salah liat, rohaniawan pendamping hanya 1 org diujung ketiga KaStaf, memegang al qur'an diatas kepala,, itu artinya KSAD muslim (pengambilan sumpah jabatan ala islam). mohon koreksi bila sy salah melihat.

        wassalam
        miyoeL

        Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


        From: "Danny \( Pajero \) LDP" <dldpdesign@...>
        Date: Sat, 5 Dec 2009 12:25:58 +0800 (SGT)
        To: <suararakyat_pan@yahoogroups.com>
        Cc: <pan@yahoogroups.com>
        Subject: [PAN] George Toisutta, Lodewijk Freidrich Paulus, Pimpinan2 Baru di tubuh TNI.

         

        Dear All,
         
        Mohon tanggapannya, atas dilantiknya Danjen Kopassus yang baru, Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus, ini tak lama berselang setelah pergantian pimpinan di tubuh Angkatan Darat yang dijabat oleh Jenderal TNI George Toisutta. Bila menganut azas keselarasan dan keseimbangan, hal seperti ini patut ditanggapi tidak ? ini bukan masalah SARA atau tidak !, Bukankah keputusan ini justeru akan dapat memancing polemik, rentan dan beresiko pada rakyat Indonesia yang notabene lebih dari 80% berpenduduk Muslim? (Yang masih trauma dengan ter-marjinal- kannya hak-hak sosial politik kaum Muslim pada masa kepemiminan LB Moerdani dengan catatan hitamnya pada tragedi berdarah Tanjung Priok 12 September 1984, dan kejadian ini jangan sampai terulang lagi ! ) 
         
        Bukankah seharusnya Pemerintah khususnya TNI seharusnya lebih mengerti, posisi yang sangat vital dan strategis, KASAD dan Danjen Kopassus sebaiknya diduduki oleh pimpinan yang berkeyakinan sama dengan pemeluk agama mayoritas, mengingat masih sangat-sangat rentannya isu konflik primordial disebagian wilayah Indonesia, seperti pada kasus Protap Sumut, Konflik Ambon, Poso, Kupang, dll. Untuk itu diperlukan seorang pimpinan militer yang tidak "beresiko".  Apakah keputusan pemerintah (TNI) yang dirasa cukup kontroversial seperti ini bisa diterima begitu saja oleh rakyat karena diambil tanpa mempertimbangkan secara matang dengan melihat pengalaman masa lalu dan aspek sosiokultural yang ada pada mayarakat khususnya bila dilihat pada realita pemeluk agama mayoritas ?  Perlukah adanya wacana untuk pengangkatan posisi-posisi vital dan sterategis di pemerintahan juga di TNI (oleh Wanjakti) dikarenakan sangat pentingnya meminta persetujuan DPR ?
         
        Mohon Tanggapannya.
         
        Wassalam,
        Danny leonur Dwi Putra
        Cimanggis, Depok.            
         
         
        Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Danjen Kopassus Baru
        (Jumat,04/12/ 2009:pkl. 11.45 wib)
         
        JAKNEWS.COM--Puncak komando kepemimpinan di tubuh Kopassus secara resmi dijabat oleh Brigjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus, yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Pergantian ini dilakukan dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Makopassus Cijantung, Jumat (4/12).

        Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisutta. Dalam sambutannya, KSAD menyatakan bahwa pergantian pimpinan di jajaran Kopassus merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi yang dilakukan secara menyeluruh. 
        "Hal ini berlangsung secara konsisten dan sistematis dalam rangka menjamin adanya kesinambungan pengabdian Kopassus kepada bangsa Indonesia," tegasnya.

        Brigjen TNI Lodewijk F Paulus, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlat Kodiklatad, mengawali kariernya di lingkungan korps baret merah sebagai Danton Kopassandha hingga jabatan Dansat 81 Kopassus sampai tahun 2003.

        KSAD mengatakan, dengan pengalamannya di jajaran Kopassus, Lodewijk tentunya sudah sangat siap mengemban tugas sebagai Danjen Kopassus yang baru. Sementara Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Pangdam III Siliwangi.

        Selain upacara sertijab, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penganugerahan Brevet Komando dan Anti Teror Kehormatan kepada KSAD TNI. Penganugerahan ini dilakukan sebagai penghargaan kepada KSAD sebagai pembina utama seluruh satuan di jajaran TNI. 
        Dalam upacara tersebut juga ditampilkan demonstrasi keterampilan menembak prajurit Satuan 81 Kopassus dan pelaksanaan tahapan "Serbuan Unit Aksi Khusus" bersama prajurit Yon Aksus Sat 81 Kopassus.



        Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
        Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!

      • Mailan Bastari
        Asalamualaikum Saya sependapat dengan saudara Danny, karena setiap pemeluk agama jelas punya misi tersendiri.Menyimak suksesi kepemimpinan saat ini kita
        Message 3 of 4 , Dec 8, 2009
        • 0 Attachment
          Asalamualaikum
          Saya sependapat dengan saudara Danny, karena setiap pemeluk agama jelas punya misi tersendiri.Menyimak suksesi kepemimpinan saat ini kita dihadapkan kepada figur pemimpin yang kita anggap mempunyai Kharisma, akan tetapi kita belum peduli apakah pemimpin kita dapat membela hak-hak umat Islam sebagai pemeluk terbesar di republik ini.Hal ini dapat kita jadikan introspeksi kedepan, dalam memilih pemimpin selain kharisma juga perlu yang memiliki aqidah yang kuat.Semoga Alloh SWT melindungi kita umat Islam untuk memakmurkan negara yang kita cintai ini.Amin.
          Wasalamualaikum 

          --- Pada Jum, 4/12/09, Danny ( Pajero ) LDP <dldpdesign@...> menulis:

          Dari: Danny ( Pajero ) LDP <dldpdesign@...>
          Judul: [PAN] George Toisutta, Lodewijk Freidrich Paulus, Pimpinan2 Baru di tubuh TNI.
          Kepada: suararakyat_pan@yahoogroups.com
          Cc: pan@yahoogroups.com
          Tanggal: Jumat, 4 Desember, 2009, 8:25 PM

           
          Dear All,
           
          Mohon tanggapannya, atas dilantiknya Danjen Kopassus yang baru, Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus, ini tak lama berselang setelah pergantian pimpinan di tubuh Angkatan Darat yang dijabat oleh Jenderal TNI George Toisutta. Bila menganut azas keselarasan dan keseimbangan, hal seperti ini patut ditanggapi tidak ? ini bukan masalah SARA atau tidak !, Bukankah keputusan ini justeru akan dapat memancing polemik, rentan dan beresiko pada rakyat Indonesia yang notabene lebih dari 80% berpenduduk Muslim? (Yang masih trauma dengan ter-marjinal- kannya hak-hak sosial politik kaum Muslim pada masa kepemiminan LB Moerdani dengan catatan hitamnya pada tragedi berdarah Tanjung Priok 12 September 1984, dan kejadian ini jangan sampai terulang lagi ! ) 
           
          Bukankah seharusnya Pemerintah khususnya TNI seharusnya lebih mengerti, posisi yang sangat vital dan strategis, KASAD dan Danjen Kopassus sebaiknya diduduki oleh pimpinan yang berkeyakinan sama dengan pemeluk agama mayoritas, mengingat masih sangat-sangat rentannya isu konflik primordial disebagian wilayah Indonesia, seperti pada kasus Protap Sumut, Konflik Ambon, Poso, Kupang, dll. Untuk itu diperlukan seorang pimpinan militer yang tidak "beresiko".  Apakah keputusan pemerintah (TNI) yang dirasa cukup kontroversial seperti ini bisa diterima begitu saja oleh rakyat karena diambil tanpa mempertimbangkan secara matang dengan melihat pengalaman masa lalu dan aspek sosiokultural yang ada pada mayarakat khususnya bila dilihat pada realita pemeluk agama mayoritas ?  Perlukah adanya wacana untuk pengangkatan posisi-posisi vital dan sterategis di pemerintahan juga di TNI (oleh Wanjakti) dikarenakan sangat pentingnya meminta persetujuan DPR ?
           
          Mohon Tanggapannya.
           
          Wassalam,
          Danny leonur Dwi Putra
          Cimanggis, Depok.            
           
           
          Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Danjen Kopassus Baru
          (Jumat,04/12/ 2009:pkl. 11.45 wib)
           
          JAKNEWS.COM--Puncak komando kepemimpinan di tubuh Kopassus secara resmi dijabat oleh Brigjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus, yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Pergantian ini dilakukan dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Makopassus Cijantung, Jumat (4/12).

          Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisutta. Dalam sambutannya, KSAD menyatakan bahwa pergantian pimpinan di jajaran Kopassus merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi yang dilakukan secara menyeluruh. 
          "Hal ini berlangsung secara konsisten dan sistematis dalam rangka menjamin adanya kesinambungan pengabdian Kopassus kepada bangsa Indonesia," tegasnya.

          Brigjen TNI Lodewijk F Paulus, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlat Kodiklatad, mengawali kariernya di lingkungan korps baret merah sebagai Danton Kopassandha hingga jabatan Dansat 81 Kopassus sampai tahun 2003.

          KSAD mengatakan, dengan pengalamannya di jajaran Kopassus, Lodewijk tentunya sudah sangat siap mengemban tugas sebagai Danjen Kopassus yang baru. Sementara Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Pangdam III Siliwangi.

          Selain upacara sertijab, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penganugerahan Brevet Komando dan Anti Teror Kehormatan kepada KSAD TNI. Penganugerahan ini dilakukan sebagai penghargaan kepada KSAD sebagai pembina utama seluruh satuan di jajaran TNI. 
          Dalam upacara tersebut juga ditampilkan demonstrasi keterampilan menembak prajurit Satuan 81 Kopassus dan pelaksanaan tahapan "Serbuan Unit Aksi Khusus" bersama prajurit Yon Aksus Sat 81 Kopassus.



          Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
          Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!


          Berselancar lebih cepat.
          Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)
        • am021n@yahoo.com
          George toisuta....islam dari ambon... Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ... From: mi_yulianto@yahoo.com Date: Tue, 8 Dec 2009 11:59:35
          Message 4 of 4 , Dec 8, 2009
          • 0 Attachment
            George toisuta....islam dari ambon...

            Sent from my BlackBerry®
            powered by Sinyal Kuat INDOSAT


            From: mi_yulianto@...
            Date: Tue, 8 Dec 2009 11:59:35 +0000
            To: <PAN@yahoogroups.com>
            Subject: Re: [PAN] George Toisutta, Lodewijk Freidrich Paulus, Pimpinan2 Baru di tubuh TNI.

             


            waktu pelantikan KSAD, bersamaan dgn 2 KaStaf lain (AU dan AL), kl sy tidak salah liat, rohaniawan pendamping hanya 1 org diujung ketiga KaStaf, memegang al qur'an diatas kepala,, itu artinya KSAD muslim (pengambilan sumpah jabatan ala islam). mohon koreksi bila sy salah melihat.

            wassalam
            miyoeL

            Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


            From: "Danny \( Pajero \) LDP" <dldpdesign@yahoo. co.id>
            Date: Sat, 5 Dec 2009 12:25:58 +0800 (SGT)
            To: <suararakyat_ pan@yahoogroups. com>
            Cc: <pan@yahoogroups. com>
            Subject: [PAN] George Toisutta, Lodewijk Freidrich Paulus, Pimpinan2 Baru di tubuh TNI.

             

            Dear All,
             
            Mohon tanggapannya, atas dilantiknya Danjen Kopassus yang baru, Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus, ini tak lama berselang setelah pergantian pimpinan di tubuh Angkatan Darat yang dijabat oleh Jenderal TNI George Toisutta. Bila menganut azas keselarasan dan keseimbangan, hal seperti ini patut ditanggapi tidak ? ini bukan masalah SARA atau tidak !, Bukankah keputusan ini justeru akan dapat memancing polemik, rentan dan beresiko pada rakyat Indonesia yang notabene lebih dari 80% berpenduduk Muslim? (Yang masih trauma dengan ter-marjinal- kannya hak-hak sosial politik kaum Muslim pada masa kepemiminan LB Moerdani dengan catatan hitamnya pada tragedi berdarah Tanjung Priok 12 September 1984, dan kejadian ini jangan sampai terulang lagi ! ) 
             
            Bukankah seharusnya Pemerintah khususnya TNI seharusnya lebih mengerti, posisi yang sangat vital dan strategis, KASAD dan Danjen Kopassus sebaiknya diduduki oleh pimpinan yang berkeyakinan sama dengan pemeluk agama mayoritas, mengingat masih sangat-sangat rentannya isu konflik primordial disebagian wilayah Indonesia, seperti pada kasus Protap Sumut, Konflik Ambon, Poso, Kupang, dll. Untuk itu diperlukan seorang pimpinan militer yang tidak "beresiko".  Apakah keputusan pemerintah (TNI) yang dirasa cukup kontroversial seperti ini bisa diterima begitu saja oleh rakyat karena diambil tanpa mempertimbangkan secara matang dengan melihat pengalaman masa lalu dan aspek sosiokultural yang ada pada mayarakat khususnya bila dilihat pada realita pemeluk agama mayoritas ?  Perlukah adanya wacana untuk pengangkatan posisi-posisi vital dan sterategis di pemerintahan juga di TNI (oleh Wanjakti) dikarenakan sangat pentingnya meminta persetujuan DPR ?
             
            Mohon Tanggapannya.
             
            Wassalam,
            Danny leonur Dwi Putra
            Cimanggis, Depok.            
             
             
            Brigjen Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Danjen Kopassus Baru
            (Jumat,04/12/ 2009:pkl. 11.45 wib)
             
            JAKNEWS.COM--Puncak komando kepemimpinan di tubuh Kopassus secara resmi dijabat oleh Brigjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus, yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Pergantian ini dilakukan dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Makopassus Cijantung, Jumat (4/12).

            Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI George Toisutta. Dalam sambutannya, KSAD menyatakan bahwa pergantian pimpinan di jajaran Kopassus merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi yang dilakukan secara menyeluruh. 
            "Hal ini berlangsung secara konsisten dan sistematis dalam rangka menjamin adanya kesinambungan pengabdian Kopassus kepada bangsa Indonesia," tegasnya.

            Brigjen TNI Lodewijk F Paulus, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlat Kodiklatad, mengawali kariernya di lingkungan korps baret merah sebagai Danton Kopassandha hingga jabatan Dansat 81 Kopassus sampai tahun 2003.

            KSAD mengatakan, dengan pengalamannya di jajaran Kopassus, Lodewijk tentunya sudah sangat siap mengemban tugas sebagai Danjen Kopassus yang baru. Sementara Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Pangdam III Siliwangi.

            Selain upacara sertijab, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penganugerahan Brevet Komando dan Anti Teror Kehormatan kepada KSAD TNI. Penganugerahan ini dilakukan sebagai penghargaan kepada KSAD sebagai pembina utama seluruh satuan di jajaran TNI. 
            Dalam upacara tersebut juga ditampilkan demonstrasi keterampilan menembak prajurit Satuan 81 Kopassus dan pelaksanaan tahapan "Serbuan Unit Aksi Khusus" bersama prajurit Yon Aksus Sat 81 Kopassus.



            Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
            Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!

          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.