Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Sinopsis Makam Bunga Mawar

Expand Messages
  • Andy Wijaya
    Makam Bunga Mawar (Pi Li Kiang Wie) Karya Asli: Cukat Ceng-in gubahan Yan Widjaya dari Saduran OPA terbitan Marga Raya 1969 Dilengkapi dengan sekitar 70 gambar
    Message 1 of 14 , Jun 16, 2012
    • 0 Attachment
      Makam Bunga Mawar
      (Pi Li Kiang Wie)
      Karya Asli: Cukat Ceng-in

      gubahan Yan Widjaya
      dari Saduran OPA terbitan Marga Raya 1969
      Dilengkapi dengan sekitar 70 gambar
      Dibuat dalam 2 bagian, masing-masing bagian 2 Buku


      SINOPSIS:

      *
      *

      *MAKAM BUNGA MAWAR*nan terpencil di belukar lembah Kim-giok-kok,
      pegunungan Bin-san, merupakan tempat ziarah pasangan pendekar kang-ouw
      yang ingin mohon restu agar jalinan kasih mereka terwujud ke mahligai
      kebahagiaan. Siapa yang membangun makam keramat di mana sekuntum bunga
      mawar kumala dikebumikan? Tiada seorang pun yang tahu. Yang jelas makam
      tersebut dijaga oleh tiga orang Duta Bunga Mawar berilmu silat lihay.

      Pemuda He Thian-siang minggat dari rumah gurunya, si nenek sakti Pak-bin
      Sin-po Hongpoh Cui, salah seorang dari tiga datuk persilatan masa itu
      yang disegani karena watak mereka yang aneh. Ia membekal sebuah bom
      Kian-thian Pek-lekyang sangat ditakuti. Tujuannyaingin mengejar cinta
      seorang dara pendekar jelita yang baru dilihatnya beraksi dari jauh,
      namun sudah mencuri hatinya. Siapakah sebenarnya gadis lihay penunggang
      kuda berbulu surai hijau Ceng-ciong-ma yang berlari sangat pesat itu?

      Saking kesengsem He Thian-siang meminta restu dari makam keramat. Apakah
      ketiga Duta Bunga Mawar bisa mewujudkan hasratnya? Ikutilah lika-liku
      mengasyikkan petualangan pemuda she He ini dalam gelombang asmara di
      samodra persilatan yang tengah dikacau oleh penjahat-penjahat yang
      mengadu delapan partai persilatan besar!

      Semula cersil karya *Cukat Ceng-in* ini dimuat sebagai cerber di
      berbagai korandi Hong Kong, Taiwan, Thailand, Singapura, dan koran
      berbahasa Mandarin, /Harian Indonesia/, terbitan Jakarta, pada tahun
      1969.Sungguh sebuah cersil unik dan mengasyikkan yang berbeda dari yang
      pernah Anda simak selama ini!

      ***



      SUDAH TERBIT
      Makam Bunga Mawar
      Bagian I
      Edisi Hardcover
      2 buku 800 halaman lebih.
      Book Paper 60 gram
      Harga Rp. 325.000,-
      Disc 30% menjadi Rp. 227.500,-


      Ongkos kirim (order via email/SMS/Telp)
      Jabodetabek Rp. 10 ribu
      Luar Jabodetabek Rp. 15 ribu

      Bisa dibeli melalui:
      1. SMS/Telp: 0815-86379218
      2. Email: andy@... atau info@...
      3. Melalui website anjayabooks.com atau museumkomik.com, ongkos kirim akan
      dihitung secara otomatis tergantung dari KODEPOS.

      Linknya:
      http://museumkomik.com/component/option,com_virtuemart/Itemid,55/category_id,0/flypage,flypage_ubah.tpl/lang,en/page,shop.product_details/product_id,46/

      Silahkan download previewnya klik saja link-nya
      http://museumkomik.com/images/stories/mbm-preview.pdf


      Pengiriman paket hari kerja Senin-Jumat
      Bagian II (tamat) terdiri dari 2 buku rencananya terbit akhir bulan ini.


      Sodja,
      Andy Wijaya


      ****

      *


      **



      **




      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Tantono Subagyo
      Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan Liok Giok Jie karena makan bunga. Salam, Tan Lookay [Non-text portions of this
      Message 2 of 14 , Jun 19, 2012
      • 0 Attachment
        Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
        Liok Giok Jie karena makan bunga. Salam, Tan Lookay


        [Non-text portions of this message have been removed]
      • yanwidjaya@ymail.com
        He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus
        Message 3 of 14 , Jun 20, 2012
        • 0 Attachment
          He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
          Powered by Telkomsel BlackBerry�

          -----Original Message-----
          From: Tantono Subagyo <tantono@...>
          Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
          Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
          To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
          Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
          Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

          Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
          Liok Giok Jie karena makan bunga. Salam, Tan Lookay


          [Non-text portions of this message have been removed]




          [Non-text portions of this message have been removed]
        • wisnu wijaya
          he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih walaupun
          Message 4 of 14 , Jun 21, 2012
          • 0 Attachment
            he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong
            beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih
            walaupun ceritanya jadi kayak sun go kong, terlalu banyak orang yan g sakti dan umurnya ribuan tahun....
            sodjah

            ________________________________
            Dari: "yanwidjaya@..." <yanwidjaya@...>
            Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
            Dikirim: Rabu, 20 Juni 2012 14:54
            Judul: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

            He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
            Powered by Telkomsel BlackBerry®

            -----Original Message-----
            From: Tantono Subagyo <tantono@...>
            Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
            Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
            To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
            Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
            Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

            Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
            Liok Giok Jie karena makan bunga.  Salam, Tan Lookay


            [Non-text portions of this message have been removed]




            [Non-text portions of this message have been removed]



            ------------------------------------

            =======================================================Yahoo! Groups Links



            [Non-text portions of this message have been removed]
          • yanwidjaya@ymail.com
            Wisnu-heng, terima kasih atas komennya terhadap cersil Makam Bunga Mawar. Tetapi mengenai usia orang sakti sampai ribuan tahun, ingin cayhe luruskan. Memang
            Message 5 of 14 , Jun 21, 2012
            • 0 Attachment
              Wisnu-heng, terima kasih atas komennya terhadap cersil Makam Bunga Mawar. Tetapi mengenai usia orang sakti sampai ribuan tahun, ingin cayhe luruskan. Memang ada tokoh padri sakti yg sosoknya mirip anak2, Thian-ie Sian-jin, dan musuh bebuyutannya imam yg bertelinga lebar mirip kuping gajah, Sam-ciok Cin-jin. Usia mereka cayhe taksir sekitar 120 tahunan. Pada masa kini memang uzur sekali tapi pada zaman persilatan, ingat cikal-bakal Bu-tong-pay, Thio Sam-hong, yg benar2 pernah hidup, juga mencapai usia sekian. Coba sih hengte simak ulang cersil asyik ini. Soja.
              Powered by Telkomsel BlackBerry�

              -----Original Message-----
              From: wisnu wijaya <wizenu0665@...>
              Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
              Date: Thu, 21 Jun 2012 20:29:28
              To: Mstjersil@yahoogroups.com<Mstjersil@yahoogroups.com>
              Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
              Subject: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

              he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong
              beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih
              walaupun ceritanya jadi kayak sun go kong, terlalu banyak orang yan g sakti dan umurnya ribuan tahun....
              sodjah

              ________________________________
              Dari: "yanwidjaya@..." <yanwidjaya@...>
              Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
              Dikirim: Rabu, 20 Juni 2012 14:54
              Judul: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

              He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
              Powered by Telkomsel BlackBerry�

              -----Original Message-----
              From: Tantono Subagyo <tantono@...>
              Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
              Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
              To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
              Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
              Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

              Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
              Liok Giok Jie karena makan bunga.� Salam, Tan Lookay


              [Non-text portions of this message have been removed]




              [Non-text portions of this message have been removed]



              ------------------------------------

              =======================================================Yahoo! Groups Links



              [Non-text portions of this message have been removed]




              [Non-text portions of this message have been removed]
            • Erwan Sofyan
              Memang orang saktinya cukup banyak, tapi umurnya biasa saja, tidak ribuan tahun. Mungkin maksudnya binatang ajaibnya seperti Monyet Emas (kalau tidak salah)
              Message 6 of 14 , Jun 21, 2012
              • 0 Attachment
                Memang orang saktinya cukup banyak, tapi umurnya biasa saja, tidak ribuan tahun. Mungkin maksudnya binatang ajaibnya seperti Monyet Emas (kalau tidak salah) dan 1 lagi binatang apa. Ini cerita silat biasa tidak mirip Sun Go Kong. Hee Thian Seng juga belajar step by step sampai jadi jagoan top dan itu memerlukan perjuangan yang berat, bukan seperti Sun Go Kong yang keluar dari batu langsung sakti. Cersil ini termasuk kategori buku bagus, layak koleksi.



                ________________________________
                Dari: wisnu wijaya <wizenu0665@...>
                Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                Dikirim: Kamis, 21 Juni 2012 19:29
                Judul: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong
                beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih
                walaupun ceritanya jadi kayak sun go kong, terlalu banyak orang yan g sakti dan umurnya ribuan tahun....
                sodjah

                ________________________________
                Dari: "yanwidjaya@..." <yanwidjaya@...>
                Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
                Dikirim: Rabu, 20 Juni 2012 14:54
                Judul: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
                Powered by Telkomsel BlackBerry®

                -----Original Message-----
                From: Tantono Subagyo <tantono@...>
                Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
                To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
                Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
                Liok Giok Jie karena makan bunga.  Salam, Tan Lookay


                [Non-text portions of this message have been removed]




                [Non-text portions of this message have been removed]



                ------------------------------------

                =======================================================Yahoo! Groups Links



                [Non-text portions of this message have been removed]



                ------------------------------------

                =======================================================Yahoo! Groups Links



                [Non-text portions of this message have been removed]
              • yanwidjaya@ymail.com
                Erwan-sianseng, ban2 kamsia atas pujian terhadap Makam Bunga Mawar sebagai cersil bagus yg layak dikoleksi. Pendekar utama wanitanya, Tiongsun Hui-keng memang
                Message 7 of 14 , Jun 21, 2012
                • 0 Attachment
                  Erwan-sianseng, ban2 kamsia atas pujian terhadap Makam Bunga Mawar sebagai cersil bagus yg layak dikoleksi. Pendekar utama wanitanya, Tiongsun Hui-keng memang mempunyai tiga hewan piaraan, Siao-pek, si kera putih kecil yg gesit, Tay-wong, si lutung berbulu keemasan yg kuat, dan Ceng-hong-ki, kuda berbulu surai hijau yg konon mampu berlari pesat 1000 li sehari. Kuda luar biasa ini dimenangkan si nona dalam pertaruhan teka-teki cinta dengan Tabib Sakti Say-sinshe yg memperolehnya dari ketua suku Biauw. Begitu sekadar pelengkap. Soja.
                  Powered by Telkomsel BlackBerry�

                  -----Original Message-----
                  From: Erwan Sofyan <r1_sofyan@...>
                  Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                  Date: Thu, 21 Jun 2012 16:36:13
                  To: Mstjersil@yahoogroups.com<Mstjersil@yahoogroups.com>
                  Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                  Subject: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                  Memang orang saktinya cukup banyak, tapi umurnya biasa saja, tidak ribuan tahun. Mungkin maksudnya binatang ajaibnya seperti Monyet Emas (kalau tidak salah) dan 1 lagi binatang apa. Ini cerita silat biasa tidak mirip Sun Go Kong. Hee Thian Seng juga belajar step by step sampai jadi jagoan top dan itu memerlukan perjuangan yang berat, bukan seperti Sun Go Kong yang keluar dari batu langsung sakti. Cersil ini termasuk kategori buku bagus, layak koleksi.



                  ________________________________
                  Dari: wisnu wijaya <wizenu0665@...>
                  Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                  Dikirim: Kamis, 21 Juni 2012 19:29
                  Judul: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                  he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong
                  beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih
                  walaupun ceritanya jadi kayak sun go kong, terlalu banyak orang yan g sakti dan umurnya ribuan tahun....
                  sodjah

                  ________________________________
                  Dari: "yanwidjaya@..." <yanwidjaya@...>
                  Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
                  Dikirim: Rabu, 20 Juni 2012 14:54
                  Judul: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                  He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
                  Powered by Telkomsel BlackBerry�

                  -----Original Message-----
                  From: Tantono Subagyo <tantono@...>
                  Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                  Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
                  To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
                  Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                  Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                  Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
                  Liok Giok Jie karena makan bunga.� Salam, Tan Lookay


                  [Non-text portions of this message have been removed]




                  [Non-text portions of this message have been removed]



                  ------------------------------------

                  =======================================================Yahoo! Groups Links



                  [Non-text portions of this message have been removed]



                  ------------------------------------

                  =======================================================Yahoo! Groups Links



                  [Non-text portions of this message have been removed]




                  [Non-text portions of this message have been removed]
                • Hendrik Nangoi
                  Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng Makam Bunga Mawar , Rahasia Kampung Setan atawa Rahasia Peti Mati Batu Kumala yg konon kabarnya kesemuanya
                  Message 8 of 14 , Jun 22, 2012
                  • 0 Attachment
                    Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng "Makam Bunga Mawar", "Rahasia Kampung Setan" atawa "Rahasia Peti Mati Batu Kumala" yg konon kabarnya kesemuanya termasuk master piece saduran OPA?

                    Sodjah,
                    Hendrik Nangoi
                    Sent from my iPhone 4

                    On Jun 22, 2012, at 6:36, Erwan Sofyan <r1_sofyan@...> wrote:

                    > Memang orang saktinya cukup banyak, tapi umurnya biasa saja, tidak ribuan tahun. Mungkin maksudnya binatang ajaibnya seperti Monyet Emas (kalau tidak salah) dan 1 lagi binatang apa. Ini cerita silat biasa tidak mirip Sun Go Kong. Hee Thian Seng juga belajar step by step sampai jadi jagoan top dan itu memerlukan perjuangan yang berat, bukan seperti Sun Go Kong yang keluar dari batu langsung sakti. Cersil ini termasuk kategori buku bagus, layak koleksi.
                    >
                    > ________________________________
                    > Dari: wisnu wijaya <wizenu0665@...>
                    > Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                    > Dikirim: Kamis, 21 Juni 2012 19:29
                    > Judul: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                    >
                    > he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong
                    > beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih
                    > walaupun ceritanya jadi kayak sun go kong, terlalu banyak orang yan g sakti dan umurnya ribuan tahun....
                    > sodjah
                    >
                    > ________________________________
                    > Dari: "yanwidjaya@..." <yanwidjaya@...>
                    > Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
                    > Dikirim: Rabu, 20 Juni 2012 14:54
                    > Judul: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                    >
                    > He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
                    > Powered by Telkomsel BlackBerry®
                    >
                    > -----Original Message-----
                    > From: Tantono Subagyo <tantono@...>
                    > Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                    > Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
                    > To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
                    > Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                    > Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                    >
                    > Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
                    > Liok Giok Jie karena makan bunga. Salam, Tan Lookay
                    >
                    > [Non-text portions of this message have been removed]
                    >
                    > [Non-text portions of this message have been removed]
                    >
                    > ------------------------------------
                    >
                    > =======================================================Yahoo! Groups Links
                    >
                    > [Non-text portions of this message have been removed]
                    >
                    > ------------------------------------
                    >
                    > =======================================================Yahoo! Groups Links
                    >
                    > [Non-text portions of this message have been removed]
                    >
                    >

                    [Non-text portions of this message have been removed]
                  • Erwan Sofyan
                    Saya suka ke-3nya, makam ceritanya bagus dan cukup detail dan panjang, jadi puas bacanya; rahasia kp s ceritanya antik dan ada kejutan2, r p mati batu k
                    Message 9 of 14 , Jun 22, 2012
                    • 0 Attachment
                      Saya suka ke-3nya, makam ceritanya bagus dan cukup detail dan panjang, jadi puas bacanya; rahasia kp s ceritanya antik dan ada kejutan2, r p mati batu k baguslah, tapi ada yang bagus dan tidak kalah dari ke-3nya yaitu KIPAS WASIAT dan BUKU HITAM serta lanjutannya MENEBUS DOSA. 

                      Terlepas dari bagus dan tidaknya, karena selera relatif, saya terkesan dengan Rahasia Kampung Setan dan Buku hitam+menebus dosanya, tapi kalau bicara cerita yang seru sepertinya KIPAS WASIAT, ganteng, jago, istrinya juga lebih dari 1.



                      ________________________________
                      Dari: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                      Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                      Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 9:41
                      Judul: Re: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                      Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng "Makam Bunga Mawar", "Rahasia Kampung Setan" atawa "Rahasia Peti Mati Batu Kumala" yg konon kabarnya kesemuanya termasuk master piece saduran OPA?

                      Sodjah,
                      Hendrik Nangoi
                      Sent from my iPhone 4

                      On Jun 22, 2012, at 6:36, Erwan Sofyan <r1_sofyan@...> wrote:

                      > Memang orang saktinya cukup banyak, tapi umurnya biasa saja, tidak ribuan tahun. Mungkin maksudnya binatang ajaibnya seperti Monyet Emas (kalau tidak salah) dan 1 lagi binatang apa. Ini cerita silat biasa tidak mirip Sun Go Kong. Hee Thian Seng juga belajar step by step sampai jadi jagoan top dan itu memerlukan perjuangan yang berat, bukan seperti Sun Go Kong yang keluar dari batu langsung sakti. Cersil ini termasuk kategori buku bagus, layak koleksi.
                      >
                      > ________________________________
                      > Dari: wisnu wijaya <wizenu0665@...>
                      > Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                      > Dikirim: Kamis, 21 Juni 2012 19:29
                      > Judul: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                      >
                      > he he, ini buku mengingatkan saya akan seorang teman di Gombong
                      > beliau yang membuat saya jadi hunting ini buku panjang, setelah membaca seru juga sih
                      > walaupun ceritanya jadi kayak sun go kong, terlalu banyak orang yan g sakti dan umurnya ribuan tahun....
                      > sodjah
                      >
                      > ________________________________
                      > Dari: "yanwidjaya@..." <yanwidjaya@...>
                      > Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
                      > Dikirim: Rabu, 20 Juni 2012 14:54
                      > Judul: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                      >
                      > He he he, Tan Lookay punya memori sungguh bagus, inget saja pada adegan ranjang (yg. sebetulnya memang bukan di atas ranjang melainkan di dalam goa). Terus bukan karena makan bunga tetapi mencium aroma anggrek Cui-sim-hoa, kembang yang membangkitkan nafsu birahi pria dan wanita hingga tak tertahankan lagi. Cersil ini memang seru, unik, juga banyak adegan kocak yg bikin pembaca senang. Bagi yg belum sempat baca buruan pesan ke Anjaya. Soja.
                      > Powered by Telkomsel BlackBerry®
                      >
                      > -----Original Message-----
                      > From: Tantono Subagyo <tantono@...>
                      > Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                      > Date: Wed, 20 Jun 2012 13:37:12
                      > To: <Mstjersil@yahoogroups.com>
                      > Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                      > Subject: Re: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                      >
                      > Hee Thian Siang cari satu dapet tiga, ada adegan ranjang (eh, gua ) dengan
                      > Liok Giok Jie karena makan bunga.  Salam, Tan Lookay
                      >
                      > [Non-text portions of this message have been removed]
                      >
                      > [Non-text portions of this message have been removed]
                      >
                      > ------------------------------------
                      >
                      > =======================================================Yahoo! Groups Links
                      >
                      > [Non-text portions of this message have been removed]
                      >
                      > ------------------------------------
                      >
                      > =======================================================Yahoo! Groups Links
                      >
                      > [Non-text portions of this message have been removed]
                      >
                      >

                      [Non-text portions of this message have been removed]



                      ------------------------------------

                      =======================================================Yahoo! Groups Links



                      [Non-text portions of this message have been removed]
                    • Hendrik Nangoi
                      Kl jagonya ganteng, berilmu tinggi, istrinya buanyakk (dibumbui dng cemburu di antara pacar2-nya), Keng In jagoan dlm Rahasia Peti Mati Batu Kemala memenuhi
                      Message 10 of 14 , Jun 23, 2012
                      • 0 Attachment
                        Kl jagonya ganteng, berilmu tinggi, istrinya buanyakk (dibumbui dng cemburu di antara pacar2-nya), Keng In jagoan dlm Rahasia Peti Mati Batu Kemala memenuhi kriteria tsb.

                        Hendrik Nangoi
                        Sent from my iPhone 4

                        On Jun 23, 2012, at 10:06, Erwan Sofyan <r1_sofyan@...> wrote:

                        > Saya suka ke-3nya, makam ceritanya bagus dan cukup detail dan panjang, jadi puas bacanya; rahasia kp s ceritanya antik dan ada kejutan2, r p mati batu k baguslah, tapi ada yang bagus dan tidak kalah dari ke-3nya yaitu KIPAS WASIAT dan BUKU HITAM serta lanjutannya MENEBUS DOSA.
                        >
                        > Terlepas dari bagus dan tidaknya, karena selera relatif, saya terkesan dengan Rahasia Kampung Setan dan Buku hitam+menebus dosanya, tapi kalau bicara cerita yang seru sepertinya KIPAS WASIAT, ganteng, jago, istrinya juga lebih dari 1.
                        >
                        > ________________________________
                        > Dari: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                        > Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                        > Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 9:41
                        > Judul: Re: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                        >
                        > Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng "Makam Bunga Mawar", "Rahasia Kampung Setan" atawa "Rahasia Peti Mati Batu Kumala" yg konon kabarnya kesemuanya termasuk master piece saduran OPA?
                        >
                        > Sodjah,
                        > Hendrik Nangoi
                        > Sent from my iPhone 4
                        >

                        [Non-text portions of this message have been removed]
                      • henky_k@yahoo.com.sg
                        R. Peti mati batu kemala saduran siapa ? Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ... From: Hendrik Nangoi Sender:
                        Message 11 of 14 , Jun 23, 2012
                        • 0 Attachment
                          R. Peti mati batu kemala saduran siapa ?
                          Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry� smartphone

                          -----Original Message-----
                          From: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                          Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                          Date: Sat, 23 Jun 2012 22:42:03
                          To: Mstjersil@yahoogroups.com<Mstjersil@yahoogroups.com>
                          Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                          Subject: Re: Bls: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                          Kl jagonya ganteng, berilmu tinggi, istrinya buanyakk (dibumbui dng cemburu di antara pacar2-nya), Keng In jagoan dlm Rahasia Peti Mati Batu Kemala memenuhi kriteria tsb.

                          Hendrik Nangoi
                          Sent from my iPhone 4

                          On Jun 23, 2012, at 10:06, Erwan Sofyan <r1_sofyan@...> wrote:

                          > Saya suka ke-3nya, makam ceritanya bagus dan cukup detail dan panjang, jadi puas bacanya; rahasia kp s ceritanya antik dan ada kejutan2, r p mati batu k baguslah, tapi ada yang bagus dan tidak kalah dari ke-3nya yaitu KIPAS WASIAT dan BUKU HITAM serta lanjutannya MENEBUS DOSA.
                          >
                          > Terlepas dari bagus dan tidaknya, karena selera relatif, saya terkesan dengan Rahasia Kampung Setan dan Buku hitam+menebus dosanya, tapi kalau bicara cerita yang seru sepertinya KIPAS WASIAT, ganteng, jago, istrinya juga lebih dari 1.
                          >
                          > ________________________________
                          > Dari: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                          > Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                          > Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 9:41
                          > Judul: Re: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                          >
                          > Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng "Makam Bunga Mawar", "Rahasia Kampung Setan" atawa "Rahasia Peti Mati Batu Kumala" yg konon kabarnya kesemuanya termasuk master piece saduran OPA?
                          >
                          > Sodjah,
                          > Hendrik Nangoi
                          > Sent from my iPhone 4
                          >

                          [Non-text portions of this message have been removed]




                          [Non-text portions of this message have been removed]
                        • Erwan Sofyan
                          Saduran OPA, cetak ulangnya Batu Kumala Sakti pada covernya ditulis Khu Lung, cuma pengarang aslinya siapa, belum tahu. ________________________________ Dari:
                          Message 12 of 14 , Jun 23, 2012
                          • 0 Attachment
                            Saduran OPA, cetak ulangnya Batu Kumala Sakti pada covernya ditulis Khu Lung, cuma pengarang aslinya siapa, belum tahu.



                            ________________________________
                            Dari: "henky_k@..." <henky_k@...>
                            Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
                            Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 23:03
                            Judul: Re: Bls: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                            R. Peti mati batu kemala saduran siapa ?
                            Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

                            -----Original Message-----
                            From: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                            Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                            Date: Sat, 23 Jun 2012 22:42:03
                            To: Mstjersil@yahoogroups.com<Mstjersil@yahoogroups.com>
                            Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                            Subject: Re: Bls: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                            Kl jagonya ganteng, berilmu tinggi, istrinya buanyakk (dibumbui dng cemburu di antara pacar2-nya), Keng In jagoan dlm Rahasia Peti Mati Batu Kemala memenuhi kriteria tsb.

                            Hendrik Nangoi
                            Sent from my iPhone 4

                            On Jun 23, 2012, at 10:06, Erwan Sofyan <r1_sofyan@...> wrote:

                            > Saya suka ke-3nya, makam ceritanya bagus dan cukup detail dan panjang, jadi puas bacanya; rahasia kp s ceritanya antik dan ada kejutan2, r p mati batu k baguslah, tapi ada yang bagus dan tidak kalah dari ke-3nya yaitu KIPAS WASIAT dan BUKU HITAM serta lanjutannya MENEBUS DOSA.
                            >
                            > Terlepas dari bagus dan tidaknya, karena selera relatif, saya terkesan dengan Rahasia Kampung Setan dan Buku hitam+menebus dosanya, tapi kalau bicara cerita yang seru sepertinya KIPAS WASIAT, ganteng, jago, istrinya juga lebih dari 1.
                            >
                            > ________________________________
                            > Dari: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                            > Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                            > Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 9:41
                            > Judul: Re: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                            >
                            > Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng "Makam Bunga Mawar", "Rahasia Kampung Setan" atawa "Rahasia Peti Mati Batu Kumala" yg konon kabarnya kesemuanya termasuk master piece saduran OPA?
                            >
                            > Sodjah,
                            > Hendrik Nangoi
                            > Sent from my iPhone 4
                            >

                            [Non-text portions of this message have been removed]




                            [Non-text portions of this message have been removed]



                            ------------------------------------

                            =======================================================Yahoo! Groups Links



                            [Non-text portions of this message have been removed]
                          • yanwidjaya@ymail.com
                            Liatwi Enghiong Hohan, sekadar bernostagia ke zaman keemasan cersil pd era 1960-an. Saat itu cayhe membaca 2 versi Peng Cong Hiap Eng, 2 versi Peng Coan Thian
                            Message 13 of 14 , Jun 24, 2012
                            • 0 Attachment
                              Liatwi Enghiong Hohan, sekadar bernostagia ke zaman keemasan cersil pd era 1960-an. Saat itu cayhe membaca 2 versi Peng Cong Hiap Eng, 2 versi Peng Coan Thian Li, membaca Sin Tiauw Hiap Lu dan Rajawali Sakti dan Sin Tiau Tay Hiap, membaca Kisah Membunuh Naga dan To Liong To, membaca Soh Sim Kiam dan Pedang Pembela Keadilan, dan banyak lagi. Tak jadi masalah buat cayhe. Toh Yo Ko atau Nyo Ko, Teng Hiau Lan atau Tong Siau Lan, Tik Hun atau Tek In, tokoh yg sama. Cayhe malah belajar menghargai perbedaan versi. BTW bahkan Injil Perjanjian Baru pun ditulis oleh 4 orang dg versi masing2 (Lukas, Markus, Matius, Yohanes). Soja.
                              Powered by Telkomsel BlackBerry�

                              -----Original Message-----
                              From: Erwan Sofyan <r1_sofyan@...>
                              Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                              Date: Sat, 23 Jun 2012 16:31:35
                              To: Mstjersil@yahoogroups.com<Mstjersil@yahoogroups.com>
                              Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                              Subject: Bls: Bls: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                              Saduran OPA, cetak ulangnya Batu Kumala Sakti pada covernya ditulis Khu Lung, cuma pengarang aslinya siapa, belum tahu.



                              ________________________________
                              Dari: "henky_k@..." <henky_k@...>
                              Kepada: Mstjersil@yahoogroups.com
                              Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 23:03
                              Judul: Re: Bls: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                              R. Peti mati batu kemala saduran siapa ?
                              Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry� smartphone

                              -----Original Message-----
                              From: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                              Sender: Mstjersil@yahoogroups.com
                              Date: Sat, 23 Jun 2012 22:42:03
                              To: Mstjersil@yahoogroups.com<Mstjersil@yahoogroups.com>
                              Reply-To: Mstjersil@yahoogroups.com
                              Subject: Re: Bls: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar

                              Kl jagonya ganteng, berilmu tinggi, istrinya buanyakk (dibumbui dng cemburu di antara pacar2-nya), Keng In jagoan dlm Rahasia Peti Mati Batu Kemala memenuhi kriteria tsb.

                              Hendrik Nangoi
                              Sent from my iPhone 4

                              On Jun 23, 2012, at 10:06, Erwan Sofyan <r1_sofyan@...> wrote:

                              > Saya suka ke-3nya, makam ceritanya bagus dan cukup detail dan panjang, jadi puas bacanya; rahasia kp s ceritanya antik dan ada kejutan2, r p mati batu k baguslah, tapi ada yang bagus dan tidak kalah dari ke-3nya yaitu KIPAS WASIAT dan BUKU HITAM serta lanjutannya MENEBUS DOSA.
                              >
                              > Terlepas dari bagus dan tidaknya, karena selera relatif, saya terkesan dengan Rahasia Kampung Setan dan Buku hitam+menebus dosanya, tapi kalau bicara cerita yang seru sepertinya KIPAS WASIAT, ganteng, jago, istrinya juga lebih dari 1.
                              >
                              > ________________________________
                              > Dari: Hendrik Nangoi <hnangoi@...>
                              > Kepada: "Mstjersil@yahoogroups.com" <Mstjersil@yahoogroups.com>
                              > Dikirim: Sabtu, 23 Juni 2012 9:41
                              > Judul: Re: Bls: [Mstjersil] Sinopsis Makam Bunga Mawar
                              >
                              > Erwan-heng, mana lebih bagus menurut Erwan-heng "Makam Bunga Mawar", "Rahasia Kampung Setan" atawa "Rahasia Peti Mati Batu Kumala" yg konon kabarnya kesemuanya termasuk master piece saduran OPA?
                              >
                              > Sodjah,
                              > Hendrik Nangoi
                              > Sent from my iPhone 4
                              >

                              [Non-text portions of this message have been removed]




                              [Non-text portions of this message have been removed]



                              ------------------------------------

                              =======================================================Yahoo! Groups Links



                              [Non-text portions of this message have been removed]




                              [Non-text portions of this message have been removed]
                            • Add Publishing
                              Hee Thian Siang, murid dari Pak-bin Sin-po Hong Poh Cui, jatuh cinta sepihak kepada gadis yang dilihatnya, tanpa tahu nama atau golongannya. Ia minta restu di
                              Message 14 of 14 , Jul 18 8:35 PM
                              • 0 Attachment
                                Hee Thian Siang, murid dari Pak-bin Sin-po Hong Poh Cui, jatuh cinta
                                sepihak kepada gadis yang dilihatnya, tanpa tahu nama atau golongannya. Ia minta restu di Makam Bunga Mawar dan permintaannya
                                disetujui Duta Bunga Mawar dengan melakukan dua pekerjaan dan bertemu kembali
                                di kediaman tabib Say Han Kong di gunung Siong-san.
                                 
                                Ketika melewati Bu-tong-san, Hee Thian Siang mendapat tahu kalau tiga tokoh
                                Bu-tong-pay telah dibokong senjata duri berbisa. Ketika tiba di Lembah Kematian,
                                Hee Thian Siang bertemu It Pun Sin-ceng dan mereka berhasil menyelamatkan Peng
                                Sim Sin-nie dan Thiat Kwan Totiang, yang
                                juga dibokong senjata duri berbisa thian-kheng-cek, yang biasa dipakai golongan
                                Kun-lun-pay.
                                 
                                Pertemuan digerakkan para ketua dari Lo-hu-pay,
                                Bu-tong-pay dan Tiam-cong-pay akan diadakan di puncak gunung Thian-tu-hong di
                                gunung Uy-san, dengan mengundang ketua Kun-lun-pay untuk menanyakan tentang
                                senjata rahasia duri berbisa thian-kheng-cek. Sayang pada pertemuan ini rahasia
                                rencana keji tersebut, belum dapat dibuka dan pertemuan ditunda satu tahun dan
                                akan dilakukan di tempat dan waktu yang sama.
                                 
                                Hee Thian Siang menduga Rimba Persilatan kembali terancam
                                bahaya maut, yang  akan menimbulkan
                                keonaran dan pertumpahan darah tidak hentinya. Senjata rahasia duri berbisa dengan
                                beruntun telah dipakai melukai dan membunuh orang-orang penting golongan
                                Bu-tong, Lo-hu dan Tiam-cong

                                Salah satu wanita yang dijumpai Hee Thian Siang
                                adalah Tiongsun Hui Kheng. Sayangnya, teringat aturan ayahnya yang tidak mengijinkan murid atau puterinya terganggu asmara,
                                Tiongsun Hui Kheng yang mempunyai rasa suka pada Hee Thian Siang, memutuskan pergi
                                meninggalkannya. Wanita lainnya, Hok Siu In, salah satu jago pedang Ngo-bie-pay
                                juga turut mengisi hati Hee Thian Siang
                                 
                                Partai Kie-lian dan Tiam-cong sudah bersekongkol hendak mendirikan
                                partai baru dan mengacau dengan menggunakan duri berbisa untuk memfitnah partai
                                Kun-lun-pay dan supaya timbul huru-hara di antara orang-orang Rimba Persilatan
                                sendiri, dengan demikiankekuatan dan pengaruhnya akan bertambah, cukup untuk
                                berebut pengaruh dengan partai mana pun dalam Rimba Persilatan.
                                 
                                Rencana itu bocordantelah diambil keputusan hendak mendirikan
                                partai baru, Ceng-thian-pay, dan mengundang semua tokoh Rimba
                                Persilatan ke Kie-lian-san. Kesempatan itu juga digunakan untuk membereskan
                                semua perselisihan dan permusuhan antara orang-orang Rimba Persilatan.
                                 
                                Dalam perjalanan
                                mengabarkan undangan pertemuan, Hee Thian Siang menolong Liok Giok Jie, gadis
                                misterius yang dicarinya selama ini, yang telah diserang thian-kheng-cek murid
                                Kun-lun-pay bernama Siang Biauw Yan. Diluar kesadaran, mereka mencium
                                cui-sin-hwa, bunga yang mengandung perangsang, sehingga mereka terjerumus ke
                                dalam perbuatan asusila.

                                Hee Thian Siang pun semakin berkhawatir ketika
                                menerima kenyataan bahwa Liok Giok Jie menghilang entah kemana, sedangkan Hok
                                Siu In jatuh ke sungai dari tebing setelah bertarung dengan Wanita Kesepian.
                                 
                                Dalam pertemuan besar di gunung Kie-lian, Ceng-thian-pay telah berhasil
                                mengundang Pek-kut Sam-mo dan sekelompok manusia-manusia jahat yang berada di
                                luar perbatasan, seperti Raja Siluman Pat-bo Yao-ong, Tiga Manusia Kerdil dari
                                Lautan Timur, Sepasang Manusia Aneh Berbisa, See-hek Sie-thian-cun dan lainnya
                                 
                                Pertemuan berakhir dengan kekalahan pihak
                                Ceng-thian-pay dan salah satu Pek-kut Sam-mo, yaitu Pek-kut Thian-kun harus
                                mengakui kepandaian dan mengasingkan diri dari Rimba Persilatan.
                                 
                                Selain itu, para ketua partai setuju untuk
                                menurunkan kepandaian ampuh tiap partai, yang akan dipelajari oleh Tiongsun Hui
                                Kheng. Hee Thian Siang pun harus berpisah dengan Tiongsun Hui Kheng demi
                                mempelajari ilmu-ilmu baru tersebut.
                                 
                                Setelah mewarisi pelajaran dari almarhumah gurunya
                                dan mendapat sebutir kian-thian-pek-lek, Hee Thian Siang kembali terjun ke
                                dunia Kangouw. Ternyata, Ceng-thian-pay sudah membasmi Bu-tong-pay, Ngo-bie-pay
                                telah melarikan diri sebelum diserang. Hee Thian Siang pun bahu membahu dengan
                                para pendekar Swat-san-pay mempertahankan diri dari serangan dan berhasil
                                mengusir pihak Ceng-thian-pay.

                                Permusuhan kedua pihak makin hari makin dalam, meski
                                musuh besar sudah undurkan diri, tapi ancaman bahaya di kemudian hari masih
                                tetap ada, Pat-bo Yao-ong Hian Wan Liat dan kawan-kawannya, pasti akan datang
                                lagi ke daerah Tiong-goan. Surat tantangan pun dilayangkan, waktu pertarungan
                                telah ditetapkan
                                 
                                Satu tahun lamanya Hee Thian Siang berdiam di
                                gunung Bu-san demi memperdalam ilmu silatnya. Hee Thian Siang masih memikirkan keselamatan diri
                                Cin Lok Pho dan Liok Giok Jie, melakukan penyelidikan ke Istana Kesepian.
                                Ternyata Puteri Kesepian atau Liok giok Jie sudah melahirkan seorang anak,
                                namun anak yang baru lahir itu mendadak hilang.
                                 
                                Pencuri bayi Liok Giok Jie adalah bekas ketua
                                Kun-lun-pay Siang Biauw Yan. yang kembali merebut kedudukan ketua. Bekerja sama
                                dengan Cong-lam Sam-sat dan Bo Cu Keng, bayi Liok Giok Jie diculik dan ditaruh
                                di puncak gunung Kun-lun sebagai umpan memancing kedatangan Hee Thian Siang dan
                                dipakai sebagai alat untuk memaksa menerangkan cara penggunaan bom
                                kian-thian-pek-lek. Bom tersebut akan digunakan membasmi tokoh-tokoh Rimba
                                Persilatan di Tay-pek-hong dan kemudian menjagoi Rimba Persilatan.
                                 
                                Akhirnya pertempuran besar di puncak Tay-pek-hong,
                                gunung Cong-lam-san, sudah dimulai, orang-orang Rimba Persilatan dari berbagai
                                golongan dan partai sudah datang.Pertarungan akan dimulai demi
                                membela keadilan untuk menuju Rimba Persilatan yang aman sentosa.

                                [Non-text portions of this message have been removed]
                              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.