Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Dr. Nurul Taufiqu Rochman (Ketua MNI) dan Dr. Warsito P. Taruno (Ketua MITI) Menjalin Sinergi

Expand Messages
  • sekretariat mni
    Dr. Nurul Taufiqu Rochman (Ketua MNI) dan Dr. Warsito P. Taruno (Ketua MITI) Menjalin Sinergi [image:
    Message 1 of 1 , Mar 5, 2012
    • 0 Attachment
      Dr. Nurul Taufiqu Rochman (Ketua MNI) dan Dr. Warsito P. Taruno (Ketua MITI) Menjalin Sinergi Print E-mail
      Written by Administrator   
      Monday, 05 March 2012

       Tangerang, 3 Maret 2012.  Berlokasi di Sekretariat Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI), Ruko Alam Sutera Tangerang. Ketua Masyarakat Nano Indonesia (MNI), Dr. Nurul Taufiqu Rochman, DMB, M.Eng. beserta staf memenuhi undangan pertemuan peneliti MITI. Sebagai organisasi profesi ternama di Indonesia. MITI telah berhasil menghimpun dan membuat buku 300 Ilmuwan MITI. Berdiri pada tahun 2003, MITI telah banyak berkiprah bersama dengan MITI cluster Mahasiswa melakukan kegiatan nyata di Masyarakat berupa pengabdian masyarakat yang bernaung dalam lembaga Research and Community Development Center (RCDC).

      Pertemuan luar biasa tersebut mempertemukan dua Ilmuwan besar Indonesia yang sekaligus adalah ketua organisasi profesi ternama, yaitu Dr. Warsito P. Taruno, M.Eng. (Ketua MITI) dan Dr. Nurul Taufiqu Rochman, DMB, M.Eng. (Ketua MNI). Sebagai organisasi yang didedikasikan untuk bangsa Indonesia. MITI dan MNI berkomitmen akan senantiasa beriringan dan menjalin sinergisitas dalam program-program real di Masyarakat dan mampu memberikan impak nyata di sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan dan kehidupan sosial Masyarakat.

      Dr. Warsito P. Taruno, M.Eng saat ini telah menemukan alat pembasmi kanker otak. Berawal dari penemuan spektakuler Tomografi Volumetrik 4D yang telah dipatenkannya pada tahun 2006 di lembaga paten Internasional PTO/WO ternyata mampu diaplikasikan pada dunia medis. Alat ini mampu menjadi solusi alternatif untuk mereduksi/mengurangi biaya operasi kanker yang terkenal mahal. Tomografi Volumetrik 4D yang ditemukan pertama kali oleh lelaki kelahiran 1967 ini, kemudian digunakan NASA (Lembaga Antariksa Amerika Serikat) untuk memindai obyek dielektrika atau electrical capacitance volume tomography (ECVT) dari dalam dinding pesawat ulang alik NASA ke luar dinding. NASA mengembangkan sistem pemindai komponen dielektrik seperti embun yang menempel di dinding luar pesawat ulang-alik yang terbuat dari bahan keramik. Zat seperti itu bisa mengakibatkan kerusakan parah saat peluncuran karena perubahan suhu dan tekanan tinggi. Teknologi karya Warsito diperkirakan bakal membawa perubahan drastis di perkembangan riset dan teknologi. Jangkauannya juga luas. Mulai dari bidang energi, proses kimia, kedokteran hingga nano-teknologi.

      Selain itu, melalui Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology yang didirikannya di Tangerang, Banten, Warsito telah memroduksi robot bernama Sona CT x001. Robot ini dibekali dua lengan untuk memindai tabung gas. Alat ini sudah dipesan PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi bus Transjakarta. Perusahaan migas Petronas juga tertarik pada alat buatannya. Hingga kini mereka masih dalam tahap negosiasi harga dengan perusahaan raksasa milik Pemerintah Malaysia tersebut.

      Lain halnya dengan Dr. Nurul Taufiqu Rochman, DMB, M.Eng. Sama-sama menyelesaikan studi S1-S3 di Jepang. Ketua MNI ini dikenal karena kompetensinya di Bidang Nanoteknologi. Pemegang 11 paten dan ratusan Jurnal Internasional ini telah mengkomersialiasikan alat pembuat partikel nano hingga ke luar negeri. Bersama dengan pakar lain di Masyarakat Nano Indonesia, Beliau tengah bekerjasama dengan banyak perusahaan kecil hingga besar untuk menciptakan kemandirian bangsa dengan Iptek. Pemegang double doktor ini mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam lokal yang banyak dihargai murah oleh bangsa luar. Dengan sentuhan nanoteknologi beserta stafnya yang berjumlah 30 orang, sumber daya alam tersebut mampu ditingkatkan kualitas dan nilai tambah ekonominya.

      Kini, MNI dan MITI akan bersinergi melakukan program pengabdian masyarakat berbasis sumber daya alam lokal dengan penguasaan iptek para ahlinya. Pertemuan mereka juga semakin lengkap dengan kehadiran Menteri Riset dan Teknologi 2009-2011, Drs. H. Suharna Surapranat, MT yang senantiasa siap mendukung generasi cerdas seperti mereka yang rela meninggalkan profesi hebat di Jepang demi bangsa Indonesia. Selepas jabatan sebagai Menteri, Drs. H. Suharna Surapranata, MT akan terus berkontribusi bagi bangsa sebagai dewan pembina Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia. Semoga pertemuan orang-orang besar ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan daya saing bangsa Indonesia dengan Ilmu pengetahuan dan Teknologi (Iptek). (SRY)


      Source : http://nano.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=441&Itemid=1

      ====================================================
      Masyarakat Nano Indonesia
      Kawasan PUSPIPTEK Serpong Gd. 410, Balai Inkubator Teknologi BPPT R.129
      Tangerang Banten 15310, INDONESIA
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Telp/Fax : 021- 7587 0479
      website   : www.nano.or.id
      email      : sekretariat@...
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.