Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Teungku Jamaica: TNI menculik dan membunuh

Expand Messages
  • Reyza Zain
    ACHEH INFORMATION CENTRE (AIC) aic_report@yahoo.com ... Diterima dari From: Jamaica Pasee Date:Sun, 02 Jun 2002 23:05:20 +0700
    Message 1 of 1 , Jun 3 3:52 AM

      ACHEH INFORMATION CENTRE (AIC)

      aic_report@...

      --------------------------------------------------------

      Diterima dari

      From:"Jamaica Pasee" <jamaica_pasee@...> 

      Date:Sun, 02 Jun 2002 23:05:20 +0700

      PRESS STATEMENT 2 Juni 2002

      Menanggapi pernyataan D. Ahmad yang mengatakan bahwa "GAM menculik seorang karyawan PT. AAF bernama Zulkifli Ismail (37), di Komplek Perumahan PT. AAF Kampung Paloh Lada-Dewantara, Acheh Utara (seperti yang disiarkan Serambi Indonesia, Minggu, 2 Juni 2002).

      D. Ahmad sangat pandai memutarbalikkan fakta di lapangan dengan menuduh GAM yang menculik. Perlu diketahui bahwa pernyataan bohong D. Ahmad takkan terpengaruh masyarakat Acheh, apalagi keluarga korban yang melihat sendiri pelakunya, karena masyarakat tau siapa pelaku penculikan terhadap masyarakat sipil selama ini di Acheh Utara. D. Ahmad mungkin bisa membohongi publik melalui media massa dengan mengatakan GAM pelakunya, tapi saat penculikan itu digelar, ada saksi mata dan keluarga korban yang melihatnya. Kronologisnya:

      Jum'at, 31 May 2002 pukul 19:00. Lima personil Brimob dengan menggunakan Mobil Taft kaca gelap --Mobil Taft yang sering di parkir di depan Mapolres Acheh Utara, juga sering digunakan saat membuang mayat di Kampung Tamb�n-Dewantara, dan di tempat lain di Acheh Utara-- datang ke rumah korban, kelima personil Brimob tersebut dengan berpakaian preman masuk ke dalam rumah dan menayakan �Zulkifli Is� pada isterinya, kebetulan korban berada di rumah, dipanggil oleh isterinya, aparat langsung menangkap korban yang sedang duduk di atas kursi sambil ditanyakan "Mana Dokumen GAM?" korban sempat menjawab "Tidak ada dokumen GAM sama saya!" lalu isterinya disekap ke dalam kamar dan dikunci pintunya, kemudian rumahnya digeledah, diambil BPKB, STNK dan HP serta 1 unit mobil Panther milik korban, lalu korban dibawa bersama mereka ke arah Lhokseumawe, saat keluar dari komplek PT. AAF, distop oleh petugas Satpam karena curiga, pihak aparat Brimob yang berada dalam mobil Taft langsung menunjukkan laras senjata ke arah Satpam, sehingga Satpam tidak bisa berbuat apa-apa, dua jam kemudian tepatnya pukul 21:00 korban dihabisi dan dibuang di Kampung Uteuen Kot-Muara Dua, Acheh Utara.

      Kami meminta pihak NGOs atau badan independent baik dalam maupun luar negeri untuk menginvestigasi semua kasus penculikan dan pembunuhan terhadap masyarakat sipil di Acheh, agar jelas siapa pelakunya dan dapat diadili. Sehingga tidak terjadi lagi saling tuduh dan bantah-membantah melalui media massa dan elektronik antara pihak GAM-RI.

      Berikut kekerasan lainnya di wilajah kami

      Sabtu, 1 Juni 2002 pukul 14:45.
      Tiga orang masyarakat sipil yang sedang mengangkut kayu dalam Sungai dengan
      menggunakan rakit, dipukul oleh TNI BKO GOR Cot Gir�k-Acheh Utara, masing-masing:
      1. M. Yusuf Abdullah (40), warga Kampung Meunasah Dayah Batee VI-Cot
      Gir�k, Acheh Utara.
      2. Mahmudin Ibrahim (27), warga Kampung Meunasah Dayah Batee VI-Cot
      Gir�k, Acheh Utara.
      3. M. Yusuf Wahed (32), warga Kampung Meunasah Ara-Cot Gir�k, Acheh
      Utara.
      Ketiga korban dipukul hingga babak belur, KTP-nya diambil dan disuruh tebus Rp 50.000 per orang. Ketiga KTP mereka telah dikembalikan setelah ditembus Rp 150.000.

      Sabtu, 1 Juni 2002 pukul 17:30. Seorang masyarakat sipil ditembak oleh pasukan TNI BKO Makoramil Panton Labu-Jambo Aye, Acheh Utara, bernama M. Yusuf Hanafiah (22), warga Kampung Lhok Meureubo-Jambo Aye, Acheh Utara. Korban ditembak hingga kritis dan 1 unit Sepeda Motor Satria miliknya dirampas, masih hidup dan dalam perawatan medis.

      Minggu, 2 Juni 2002 pukul 05:00. Tiga personil TNI BKO Exxon Mobil Oil tewas akibat ditembak oleh rekannya (mereka pikir pasukan AGAM), saat mereka sedang melakukan operasi militer di Buk�t Cot Kuprah Kampung Bumban-Tanah Luas, Acheh Utara. Karena terlalu banyak pasukan TNI yang sedang operasi di sana, sehingga mereka salah lirik, dan menembak rekannya sendiri.

      Minggu, 2 Juni 2002 pukul 10:00. Pasukan TNI BKO Makoramil gabungan Brimob BKO Kuta Makmur-Acheh Utara, menembak tiga orang masyarakat sipil di depan kedai Kopi di Kampung Sido Mulyo-Kuta Makmur, Acheh Utara. Berikut masing-masing korban: 1. M. Yusuf Hasan (42), warga Kampung Sido Mulyo-Kuta Makmur, Acheh Utara. Tewas ditembak di depan kedai Kopi di Kampung Sido Mulyo. 2. Nurdin Edi (40), warga Kampung Sido Mulyo-Kuta Makmur, Acheh Utara. Ditembak di paha dan badannya tembus, kritis, masih hidup dan dalam perawatan medis. 3. M. Risyad Puteh (62), warga Kampung Sido Mulyo-Kuta Makmur, Acheh Utara. Ditembak di paha dan dan kakinya tembus, masih hidup dan dalam perawatan medis.


      Sekian.

      Teungku Jamaika
      Biro Penerangan ASNLF Wilayah Pas��



      Do You Yahoo!?
      Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.