Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Perbedaan NLP, Psikologi dengan Kompatiologi

Expand Messages
  • Vincent Liong
    Perbedaan NLP, Psikologi dengan Kompatiologi Kutipan-kutipan tentang NLP di tulisan ini disadur / dikutip tanpa diubah kalimatnya dari buku: Judul buku: Terapi
    Message 1 of 1 , Apr 3, 2007
    • 0 Attachment
      Perbedaan NLP, Psikologi dengan Kompatiologi


      Kutipan-kutipan tentang NLP di tulisan ini disadur /
      dikutip tanpa diubah kalimatnya dari buku:
      Judul buku: Terapi NLP (Neuro-Linguistic Programming)
      Menciptakan Master Komunikasi yang Komunikatif
      Penulis: Dr. Ibrahim Elfiky
      Penerbit Hikmah (PT Mizan Publika)
      ISBN: 979-114-088-1

      Tulisan ini dibuat untuk tujuan menjelaskan
      penyelewengan penjelasan tentang apa itu kompatiologi
      yang disamakan dengan metode NLP di beberapa maillist.






      Bagian I :: Sejarah NLP

      (Note: Disadur / dikutip secara keseluruhan tanpa
      diubah kalimatnya dari buku Terapi NLP, halaman 9 –
      12.)

      “””””
      Berbahagialah seseorang yang dapat mencari sebab
      segala peristiwa. –Virgil

      Sekitar tahun 1970-an, Richard Bandler lulus dari
      universitas California Santa Cruz sebagai sarjana
      matematika. Dia banyak menghabiskan waktunya bergelut
      dengan kerumitan ilmu komputer dan fisika. Tak heran
      banyak orang menjulukinya “anak ajaib” di bidang
      komputerisasi. Tetapi, ia juga memiliki minat lain,
      psikologi. Terilhami sahabat-sahabatnya, dari keluarga
      ahli terapi terkenal seperti Milton Ericson, Virginia
      Satir, dan Fritz Perls, ia terdorong untuk mempelajari
      psikologi. Ia membatasi penelitiannya. Dan pada
      akhirnya menemukan bahwa ahli terapi tersebut telah
      menemukan kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang
      menghasilkan prestasi luar biasa.

      Setelah mempelajari pola-pola tingkah laku yang dibuat
      oleh mereka, Bandler mencoba membuat modelnya. Dia
      menjiplak strategi-strategi pribadi dan tingkah laku,
      lalu mencobanya pada beberapa orang lain. Hasilnya
      sangat memuaskan. Penemuannya menjadi landasan
      Neuro-Linguistic Programming (NLP) atau disebut juga
      Program Pembentukan Manusia Sempurna.

      Tidak lama kemudian, dia bertemu Dr. John Grinder,
      seorang Profesor Linguistik. Grinder memiliki
      latarbelakang keilmuan serupa dengan Bandler. Ia
      memperoleh gelar Ph.d. Linguistik spesialis
      teori-teori linguistik Noam Chomsky, seorang ahli
      bahasa Amerika yang tersohor. Keahlian Grinder sangat
      menonjol dalam berasimilasi dengan bahasa-bahasa,
      menelaah aksen-aksen, dan membuat model prilaku budaya
      penutur bahasa tertentu dengan cepat dan tepat.
      Kemampuan semakin terasah setelah ia bergabung dalam
      misi pasukan keamanan Amerika di Eropa era tahun
      1960-an. Saat perang dingin memanas, Grinder
      memfokuskan penelitiannya untuk membuka “tata bahasa
      tersembunyi” dari setiap gerakan dan pemikiran.

      Berdasarkan kesamaan minat, Bandler dan Grinder
      memutuskan untuk mensinergikan keahlian mereka di
      bidang komputerisasi, linguistik, dan kemampuan
      luarbiasa mereka dalam membuat model prilaku
      non-verbal manusia. Mereka menciptakan “bahasa
      perubahan” yang baru. Penelitian mereka meruncing pada
      studi “Pembentukan Manusia Sempurna”. Teori-teori yang
      mendasarinya diperoleh setelah melakukan studi
      mendalam terhadap pemikiran tiga tokoh ternama.
      Pertama, Virginia Satir, ahli terapi yang terkenal
      yang menyelamatkan sejumlah rumah tangga yang berada
      di ambang perceraian. Kedua, seorang filosof dan ahli
      antropologi Inggris-Gregory Bateson. Ia lah penggagas
      “cara berpikir sistematik”, proses beruntun pikiran
      sadar dan bawah sadar dalam membuat keputusan.
      Terakhir, Dr. Milton Ericson, pendiri masyarakat
      hipnose untuk kesehatan Amerika. Ia dijuluki “sang
      penyembuh” setelah berhasil menunjukkan prestasi luar
      biasa melampaui cacat mental dan fisik (kelumpuhan
      tubuh akibat polio).

      Bandler dan Grinder mengakhiri observasi mereka pada
      penelitian Dr. Fritz Perls, pendiri Lembaga Terapi
      Gestalt. Setelah melewati sejumlah observasi dan
      penelitian, mereka yakin telah menemukan cara memahami
      dan mewujudkan bagian terbaik dari diri manusia.
      Selama beberapa waktu, mereka memberikan kuliah-kuliah
      tentang topik ini dan mendapat sambutan antusias. Lalu
      bersama-sama mendirikan perusahaan NLP pertama yang
      dikenal sebagai pembelajar NLP.

      Dewasa ini, NLP menjadi jantung bagi berbagai
      pendekatan komunikasi dan perubahan, menjiwai setiap
      aspek kehidupan manusia. Tekhnik-tekhnik dan strategi
      NLP dipakai untuk keperluan terapi, management,
      pendidikan, kesehatan, dan penjualan. Peran terbesar
      NLP adalah membantu manusia berkomunikasi lebih baik
      dengan diri mereka sendiri, mengurangi ketakutan tanpa
      alasan, mengontrol emosi negatif dan kecemasan. NLP
      berurat berakar pada emosi negatif dan kecemasan. NLP
      berurat berakar pada segala sesuatu yang mendasari
      terjalinnya hubungan keselarasan dengan siapa saja
      bahkan dengan pribadi-pribadi tersulit.

      Tekhnologi NLP berkembang dengan pesatnya dan membantu
      jutaan orang hidup lebih berbahagia. Kesuksesan banyak
      orang tersebut cukup membuktikan, mereka dapat
      menjalani kehidupan yang seimbang lepas dari
      keterbatasan dan perasaan negatif.

      “””””


      Catatan / komentar versi from Vincent Liong:

      1. Berdasarkan penjelasan tentang NLP di atas, ada
      sekian aliran ilmu Psikologi resmi (yang biasanya para
      praktisinya saling bertentangan) yang mampu dirangkul
      dengan baik secara bersamaan oleh NLP:
      * Behaviourisme
      “Dan pada akhirnya menemukan bahwa ahli terapi
      tersebut telah menemukan kebiasaan-kebiasaan dan
      tingkah laku yang menghasilkan prestasi luar biasa.”
      “Keahlian Grinder sangat menonjol dalam berasimilasi
      dengan bahasa-bahasa, menelaah aksen-aksen, dan
      membuat model prilaku budaya penutur bahasa tertentu
      dengan cepat dan tepat.”
      “Berdasarkan kesamaan minat, Bandler dan Grinder
      memutuskan untuk mensinergikan keahlian mereka di
      bidang komputerisasi, linguistik, dan kemampuan
      luarbiasa mereka dalam membuat model prilaku
      non-verbal manusia.”
      * Psikologi Positif
      “Penelitian mereka meruncing pada studi “Pembentukan
      Manusia Sempurna”.”
      “…mengontrol emosi negatif dan kecemasan.”
      “…mereka dapat menjalani kehidupan yang seimbang lepas
      dari keterbatasan dan perasaan negatif.”
      * Psikoanalisa (bawah sadar)
      “Ia lah penggagas “cara berpikir sistematik”, proses
      beruntun pikiran sadar dan bawah sadar dalam membuat
      keputusan.”
      * Hipnotis (sugesti)
      “Terakhir, Dr. Milton Ericson, pendiri masyarakat
      hipnose untuk kesehatan Amerika. Ia dijuluki “sang
      penyembuh” setelah berhasil menunjukkan prestasi luar
      biasa melampaui cacat mental dan fisik (kelumpuhan
      tubuh akibat polio).”

      2. Berdasarkan point-point di atas, perbedaan NLP
      dengan Kompatiologi adalah:
      * Behaviourisme
      Kompatiologi tidak bekerja dalam prinsip stimulus &
      respon yang baku. Tidak ada rumus tentang reward &
      punishment. Tidak ada patokan tentang apa yang ideal.
      * Psikologi Positif
      Kompatiologi tidak menjanjikan impian (keyakinan /
      believe sistem) apapun di masa depan yang adalah
      akibat dari tindakan di masa lalu, yang tidak ada
      kepastian bisa dicapai atau tidak di dunia nyata.
      Kompatiologi selalu berpegang dengan saat ini. Tidak
      meniadakan yang baik maupun yang buruk.
      * Psikoanalisa (bawah sadar)
      Kompatiologi selalu mensyaratkan penggunanya dalam
      kondisi kesadaran penuh. Selalu mencari tempat yang
      ramai agar banyak gangguan (noice), sehingga tidak
      dimungkinkan terjadi penurunan kesadaran atau
      mengeksploitasi apa yang ada di bawah sadar manusia.
      * Hipnotis (sugesti)
      Kompatiologi tidak memberikan sugesti apapun.
      Pemahaman yang dianut kompatiologi bahwa energi
      bersifat kekal sehingga tidak bisa dimusnahkan atau
      diciptakan. Sesuatu bisa berubah bilamana ada input
      yang menimbulkan reaksi.

      3. Mengapa Kompatiologi selalu bentrok dengan
      Psikologi:
      * Kompatiologi selalu berbicara tentang surviveableity
      di saat ini (at the present time). Aliran-aliran ilmu
      Psikologi resmi (seperti yang tercakup oleh ilmu NLP)
      selalu berasumsi berdasarkan masa lalu yang
      mengakibatkan masa depan, dan sebaliknya.
      * Kompatiologi membuat norma berdasarkan analisa saat
      ini, untuk membuat strategi & keputusan untuk tetap
      survive saat ini saja. Psikologi memberlakukan norma
      yang tetap untuk berlaku pada past, present and future
      (sepanjang waktu) dengan sebab akibat yang diandaikan
      (diyakini) sebagai sesuatu yang jelas (pasti).
      * Definisi aman pada Kompatiologi adalah kita memiliki
      kemampuan untuk melakukan analisa untuk membuat
      keputusan saat ini di tengah ketidakpastian. Definisi
      aman pada psikologi adalah menutupi ketidakpastian
      dengan matrix (keyakinan-keyakinan / believe sistem)
      bahwa dirinya aman dengan cara membuat perkiraan sebab
      akibat antara past, present dan future yang
      seolah-olah jelas.
      * Operating Sistem ala Kompatiologi cukup diinstall
      sekali, biasanya dengan mengikuti satu atau dua kali
      saja sudah mendapat pemahaman untuk mengajar sebagai
      ahli. Psikologi harus dijadikan candu (dipelajari /
      disuntikkan) secara berkala (terus menerus), tidak
      pernah menjadi ahli.
      * Pengguna kompatiologi cenderung menjelajahi
      pengalamannya sendiri dengan tidak terikat pada satu
      kondisi kemapanan yang tidak berubah. Pengguna
      Kompatiologi cenderung ingin bermain di tengah
      ketidakpastian situasi. Pengguna Psikologi cenderung
      berusaha meyakini begitu saja dogma, keyakinan,
      pegangan untuk merasa aman.
      * Kompatiologi digunakan oleh individu untuk
      kepentingan sendiri dengan tanggungjawab
      masing-masing. Psikologi digunakan oleh industri untuk
      tujuan penyeragaman dogma, norma, keyakinan (believe
      sistem / seperti agama) agar tetap mudah dikontrol
      oleh penguasa.
      * Pengguna Kompatiologi meyakini bahwa situasi itu
      tidak pernah pasti, diri sendiri harus waspada pada
      kondisi yang terus berubah. Oleh karena itu praktisi
      kompatiologi tidak memiliki rasa percaya diri yang
      tinggi atau rendah, melainkan setengah-setengah saja.
      Pengguna Psikologi memiliki kepercayaan diri yang
      sangat tinggi atau sangat rendah tergantung posisi
      dirinya sebagai ahli atau sebagai pasien. Maka itu
      Psikologi selalu berbicara sebagai terapi.





      Bagian II :: Apakah NLP Itu?

      (Note: Disadur / dikutip secara keseluruhan tanpa
      diubah kalimatnya dari buku Terapi NLP, halaman 13 –
      15.)

      “””””
      Guna memperoleh pengetahuan,
      Seseorang harus belajar.
      Guna memperoleh kebijaksanaan,
      seseorang harus mengamati.
      - Marilyn Vos Savant

      “Orang-orang memahami NLP dan mengambil berbagai
      manfaat darinya. Oleh karena itu definisi NLP banyak
      dan bervariasi…. NLP adalah keingintahuan, panduan
      pemikiran, pembelajaran hakikat pengalaman, dan
      perangkat lunak otak,” kata Carol Harris -penggagas
      elemen-elemen dasar NLP.

      Penyusun materi NLP New technology of Achievement,
      Steve Andreas, menambahkan NLP merupakan studi tentang
      kesempurnaan manusia. Cara untuk lebih sering
      menunjukkan aksi terbaik Anda, pendekatan bernas dan
      praktis dalam mengubah diri. NLP adalah,”teknologi
      baru pencetak prestasi”.

      Semua definisi tersebut kiranya cukup tepat. Akan
      tetapi, coba kita lihat definisi lebih ilmiah dari
      NLP.

      Neuro:
      Mengacu ke sistem syaraf kita, corong penghubung lima
      indra kita (indra melihat, mendengar, merasa,
      mencium).

      Linguistic:
      Kemampuan alami berkomunikasi secara verbal dan
      nonverbal. Verbal mengacu pada pilihan-pilihan kata
      dan frase, mencerminkan dunia mentalitas kita.
      Nonverbal berkaitan dengan “bahasa sunyi” seperti
      postur, gerak-gerik dan tingkah laku. “Bahasa sunyi”
      melahirkan gaya berpikir dan kepercayaan.

      Programming:
      Mengacu pada pola berpikir, perasaan, dan tindakan
      kita. Perilaku dan kebiasaan keseharian ini dapat
      diganti dengan perilaku dan kebiasaan baru yang lebih
      positif.


      Asumsi-asumsi dasar NLP:
      1. Menghormati cara orang lain membentuk dunianya.
      2. Peta bukanlah wilayah.
      3. Selalu ada maksud baik dari tiap tingkah laku.
      4. Orang-orang melakukan hal terbaik yang mereka bisa
      sebatas sumber-sumber yang mereka ketahui.
      5. Tidak ada orang yang kaku, hanya komunikator yang
      kurang fleksibel.
      6. Makna komunikasi adalah respons yang anda peroleh.
      7. Seseorang dengan fleksibleitas akan mampu
      mengontrol dirinya.
      8. Tak ada kegagalan, hanya umpan balik yang kurang
      tepat.
      9. Setiap pengalaman memiliki strukturnya sendiri.
      Jika anda mengubah struktur, dengan sendirinya
      pengalaman akan berubah.
      10. Manusia memiliki dua tingkatan komunikasi: sadar
      dan bawah sadar.
      11. Semua orang memiliki sumber-sumber yang cukup guna
      mengubah diri ke arah yang lebih positif.
      Sumber-sumber tersebut berada di pengalaman masa lalu
      masing-masing.
      12. Tubuh dan pikiran saling mempengaruhi.
      13. Jika sesuatu mungkin bagi seseorang, maka hal itu
      mungkin bagi orang lain.
      14. Saya bertanggung jawab tentang pemikiran saya.
      Oleh karena itu, saya juga bertanggung jawab akan
      hasil yang saya peroleh.

      “””””


      Catatan / komentar versi from Vincent Liong:

      1. Di catatan saya sebelumnya saya menulis:
      “Kompatiologi digunakan oleh individu untuk
      kepentingan sendiri dengan tanggungjawab
      masing-masing. ‘Psikologi’ (aliran-aliran ilmu
      Psikologi resmi seperti yang tercakup di dalam ilmu
      NLP) digunakan oleh industri untuk tujuan penyeragaman
      dogma, norma, keyakinan (believe sistem / seperti
      agama) agar tetap mudah dikontrol oleh penguasa.”. Ini
      tampak jelas dari keseragaman pola ke-14 asumsi-asumsi
      dasar NLP tsb di atas:
      * Seolah-olah manusa itu menjadi sempurna dengan cara
      memuaskan kepentingan pihak lain. Dalam hal ini
      dilupakan bahwa manusia itu memiliki hasrat untuk
      memenuhi kepentingan-kepentingannya yang subjective.
      * Ada keyakinan (believe sistem) yang ditanamkan
      seolah-olah: dengan memuaskan kepentingan pihak lain,
      maka ada kepastian bahwa kepentingan diri sendiri akan
      dapat terpuaskan, tanpa memperhitungkan bahwa kita
      hidup di ketidakpastian.

      2. Cara penulisan NLP adalah Neuro-Linguistic
      Programming” Ini menjelasakan bahwa ilmu ini mencakup
      ranah neuro dan linguistic dengan diberlakukan suatu
      programming. Programming menurut buku Terapi NLP
      adalah: “Mengacu pada pola berpikir, perasaan, dan
      tindakan kita. Perilaku dan kebiasaan keseharian ini
      dapat diganti dengan perilaku dan kebiasaan baru yang
      lebih positif.” Maka yang terjadi adalah: Manusia yang
      telah memiliki norma berbeda-beda berdasarkan
      latarbelakang dan pengalamannya, diarahkan dengan
      propaganda berupa keyakinan (believe sistem) untuk
      menganggap nilai norma tersebut sudah tidak relevan /
      salah / tidak positif. Lalu diminta berubah dengan
      cara menganut norma baru ala NLP yang dianggap
      selangkah lebih maju. Jadi hasil akhirnya adalah: para
      individu yang awalnya memiliki norma berbeda-beda,
      diganti normanya menjadi norma yang seragam. Jadi
      lebih mudah dikendalikan oleh penguasa industri.



      Ttd,
      Vincent Liong
      Jakarta, Selasa, 3 April 2007





      =====================

      LAMPIRAN Info Pendekon
      Last update: 30 Maret 2007 (berlaku sampai update
      berikutnya)



      DAFTAR ISI LAMPIRAN
      * Info: Dekon-Kompatiologi di Yogyakarta 12 – 19 April
      2007. Kunjungan khusus selama seminggu praktisi
      Kompatiologi cabang Jakarta (Vincent Liong & Adhi
      Purwono) untuk melayani dekon-Kompatiologi di
      Yogyakarta.
      * Daftar pengajar Kompatiologi cabang Jakarta.
      * Daftar penasehat Kompatiologi cabang Jakarta.
      * Daftar pengajar Kompatiologi cabang daerah (di luar
      Jakarta; Surabaya, Bandung & Purwokerto.)

      Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
      * By appointment only. Biasanya pendekon membawa
      pendekon dari cabang lain bilamana jumlah terdekon di
      luar kemampuan pendekon dengan tujuan untuk menjaga
      standart kwalitas hasil dekon.
      * Wajib konformasi sehari sebelum hari appointment dan
      hari yang sama sebelum dekon. * Tidak melayani
      tanya-jawab via sms.
      * Biasanya acara dekon berlangsung selama empat jam.
      Dilarang meninggalkan acara sebelum acara selesai.
      * Order proyek luar kota, seminar, wawancara pers,
      dlsb hubungi & deal langsung dengan masing-masing
      praktisi.
      * Tiap pendekon bekerja dan bertanggungjawab secara
      independent. Tanggungjawab kepada klien adalah pada
      masing-masing praktisi yang menjadi pendekon pilihan
      anda.
      * Praktisi kompatiologi tidak memberikan jaminan
      apapun terhadap klien. Segala resiko dari proses
      dekonstruksi ditanggung oleh klien sendiri.



      DEKON KOMPATIOLOGI DI YOGYAKARTA 12 – 19 April 2007
      Kunjungan khusus selama seminggu praktisi Kompatiologi
      cabang Jakarta (Vincent Liong & Adhi Purwono) untuk
      melayani dekon-Kompatiologi di Yogyakarta.

      Diberitahukan bahwa Vincent Liong dan Adhi Purwono
      akan hadir di Yogyakarta pada tanggal 12 - 19 April
      2007 untuk melakukan Dekon-Kompatiologi.

      Untuk saat ini kami belum membuat jadwal (tempat, jam
      & tanggal) pasti soal tanggal berapa dan dimana dekon
      akan dilakukan. Biasanya kami memilih start jam 16.30
      di Foodcourt sebuah Mall dan selesai hingga jam 22.00
      malam hari yang sama. Untuk 1x acara dekon jumlah
      peserta 1 - 5 terdekon. Dalam 1 minggu kami akan
      melakukan 4x acara dekon untuk menjaga stamina dan
      kwalitas hasil kerja dekon.

      Tarif yang kami berlakukan adalah: Rp.300.000,-/
      peserta (pembayaran ketika acara). Bilamana ingin
      menyumbang untuk biaya penelitian & akomodasi kami,
      dlsb silahkan ditambahkan.


      Bagi peserta Dekon-Kompatiologi di Yogyakarta wajib
      mendaftarkan diri via email sebelum tgl 12 April 2007,
      menghubungi Vincent / Adhi via telepon (tidak melayani
      sms) pada tanggal 12 dan 13 April 2007 dan mengirim
      email ke address email: vincentliong@...,
      adhi_p@... ; isi sbb:

      Subject: [Nama Peserta]Dekon-Kompatiologi di
      Yogyakarta

      Melampirkan:
      Nama Lengkap:
      Telepon:
      Hp & CDMA:
      Alamat Tinggal:
      Latarbelakang Pekerjaan:

      Tulisan singkat versi sendiri mengapa mau ikut acara
      Dekon-Kompatiologi.

      Contact person Vincent Liong dan Adhi purwono yang
      dapat dihubungi:
      > Selama di Jakarta (sebelum Vincent dan Adhi
      berangkat ke Yogyakarta) dapat dihubungi di:
      * Vincent Liong 021-5482193,5348567/46(Home)
      021-70006775(CDMA Flexi) 021-98806892(CDMA Esia)
      08881333410(CDMA Fren).
      * Adhi Purwono 021-68812660(CDMA Flexi)
      08886187085(CDMA Fren).
      > Selama di Yogyakarta (12 - 19 April 2007) dapat
      dihubungi di:
      * Vincent Liong 08881333410(CDMA Fren).
      * Adhi Purwono 08886187085(CDMA Fren).
      Note: Bagi peserta dekon wajib menghubungi Vincent /
      Adhi via telepon (tidak melayani sms) pada tanggal 12
      April 2007.



      PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

      * STEVEN TJOENG
      Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi.
      Jadwal by appointment (tarif umum: tiga ratus ribu
      rupiah per peserta)
      CDMA esia: 021-93332223 & Hp: 081381381311.

      * DADE (M. PRABOWO)
      Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
      Mall Kelapa Gading.
      Jadwal by appointment (tarif umum: tiga ratus ribu
      rupiah per peserta)
      CDMA esia: 021-98805716 & Hp: 081808862171.

      * RIO PANJAITAN
      Lokasi dekon: Mall Taman Anggrek, Plaza Semanggi &
      Mall Kelapa Gading.
      Jadwal by appointment (tarif umum: tiga ratus ribu
      rupiah per peserta)
      CDMA esia: 021-99068707 & Hp: 081380530125.

      * ONDO UNTUNG
      Lokasi dekon: Mall Kelapa Gading.
      Jadwal by appointment (tarif umum: tiga ratus ribu
      rupiah per peserta)
      CDMA esia: 021-92862617 & Hp: 08128599710

      * ADHI PURWONO
      Lokasi dekon: Plaza Senayan, Senayan City, Mall Taman
      Anggrek & Mall Puri Indah.
      Jadwal dekon tetap: Senin & Kamis Pk:16.30 – 22.00
      (tarif umum: tiga ratus ribu rupiah per peserta) di
      Plaza Senayan & Senayan City. Tarif di luar jadwal fix
      / privat: tujuh ratus ribu rupiah per peserta.
      CDMA flexi: 021-68812660 & fren: 08886187085.

      * VINCENT LIONG
      Lokasi dekon: Plaza Senayan & Senayan City.
      Jadwal dekon tetap: Senin & Kamis Pk:16.30 – 22.00
      (tarif umum: tiga ratus ribu rupiah per peserta) di
      Plaza Senayan & Senayan City. Tarif di luar jadwal fix
      / privat: tujuh ratus ribu rupiah per peserta.
      CDMA flexi: 021-70006775 & esia: 021-98806892.
      CDMA fren: 08881333410 (untuk di Jakarta & luar kota).

      Telp: 021-5482193, 5348567 Fax: 021-5348546



      PENASEHAT KOMPATIOLOGI CABANG JAKARTA

      CORNELIA ISTIANI
      Hp: 081585228174 CDMA flexi: 021-68358037
      CDMA fren: 08886167847 (untuk di Jakarta & luar kota).

      JUSWAN SETYAWAN
      Hp: 08159162193



      PENGAJAR KOMPATIOLOGI CABANG DAERAH

      * Cabang BANDUNG : Omen
      CDMA flexi: 022-70108828 & Hp: 08157179292.

      * Cabang PURWOKERTO : Bimo Wikantiyoso
      Jadwal by appointment (tarif umum: tiga ratus ribu
      rupiah per peserta)
      CDMA fren: 08888405843 & Hp: 0816746770.

      * Cabang SURABAYA : Audifax
      Jadwal by appointment (tarif umum: tiga ratus ribu
      rupiah per peserta).
      CDMA flexi: 031-70209354 & fren: 08882733626.


      Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.