Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

PDIP-GOLKAR di tolak di mana- mana

Expand Messages
  • grev lanov
    10 Organisasi Prodemokrasi Bakar bendera GOLKAR-PDIP 29 Maret 2004 Lebih dari 10 organisasi demokratik, antara lain KB-UPN, LMND, KAMMI, PRD, ELSAK, FNPBI, FAM
    Message 1 of 4 , Mar 29, 2004
    • 0 Attachment
      10 Organisasi Prodemokrasi Bakar bendera GOLKAR-PDIP

      29 Maret 2004
      Lebih dari 10 organisasi demokratik, antara lain
      KB-UPN, LMND, KAMMI, PRD, ELSAK, FNPBI, FAM UI, BEM
      Jabotabek, BEM UNJ, dan JAMMOER melakukan aksi bersama
      di dalam kampus UI Salemba. Dalam aksi tersebut para
      aktifis pro demokrasi membakar bendera GOLKAR dan
      PDIP sebagai bentuk protes terhadap kedua partai
      tersebut yang di anggap paling bertanggung jawab atas
      segala krisis yang terjadi di Indonesia.

      Dita Sari Ketua FNPBI, dalam orasinya menyatakan bahwa
      sudah saatnya kaum muda bersama rakyat miskin untuk
      menggalang persatuan melawan Orde Baru dan Reformis
      Gadungan untuk memujudkan pemerintahan baru, yaitu
      pemerintahan persauan rakyat. Dita juga mengajak semua
      elemen gerakan demokratik dan rakyat untuk bergabung
      dalam Deklarasi Anti Golkar � PDIP pada tanggal 1
      april nanti serta terlibat dalam rapat umum Anti
      PDIP-GOLKAR pada tanggal 2 april dan aksi massa ke
      kantor KPU pada tanggal 3 april dengan tema yang sama.
      Selain itu, Navis dari ELSAK menyatakan bahwa
      persatuan gerakan rakyat harus dilandaskan pada
      platform anti Penjajah Asing, Anti Korupsi dan Anti
      Pemiskinan Struktural.

      Sementara itu, Gigih Guntoro yang di temui disela �
      sela aksi mengatakan bahwa aksi pembakaran bendera
      partai Golkar dan PDIP ini akan terus di lakukan di
      seluruh kota di Indonesia. Untuk di Jakarta, akan
      dilanjutkan di kampus UNJ dalam waktu dekat ini,
      lanjut Gigih.

      Hermawan, Ketua Umum KAMMI lebih mengecam pemukulan
      aktifis KAMMI di Malang, yang di lakukan oleh Banteng
      Muda Indonesia. Menurutnya pemukulan ini dilakukan
      karena aktifis KAMMI melakukan pembakaran kaos PDIP.
      Akibat pemukulan ini, 7 orang menjadi korban, bahkan
      oleh pihak aparat Ketua Kammi Malang di jadikan
      tersangka.



      __________________________________
      Do you Yahoo!?
      Yahoo! Finance Tax Center - File online. File on time.
      http://taxes.yahoo.com/filing.html
    • grev lanov
      Dengan Persatuan Oposisi Kita Lawan PHK Massal di PT DI! Lawan Privatisasi dan Pelegalan Buruh Kontrak!! Hidup Rakyat Pekerja!! Ganti Pemerintah Yang Anti
      Message 2 of 4 , Apr 7, 2004
      • 0 Attachment
        Dengan Persatuan Oposisi Kita Lawan PHK Massal di PT
        DI! Lawan Privatisasi dan Pelegalan Buruh Kontrak!!

        Hidup Rakyat Pekerja!!
        Ganti Pemerintah Yang Anti Rakyat Pekerja!!

        Perjuangan para karyawan PT Dirgantara Indonesia,
        terutama dibawah pimpinan FKK PT DI adalah luar biasa
        berharga manfaatnya bagi gerakan buruh dan bagi
        gerakan demokratik secara umum. Perjuangan karyawan
        PT DI kembali menyegarkan seluruh perjuangan Rakyat
        mengenai betapa pentingnya militansi, solidaritas
        perjuangan, dan (kini) kemauan untuk bersatu dengan
        seluruh gerakan demokratik. Karyawan PT DI akan
        menjadi pelopor bagi seluruh pekerja BUMN ke depan,
        pekerja BUMN yang terus dijadikan tumbal akibat
        kebijakan privatisasi dan efisiensi yang tidak
        berpihak pada pekerja dan rakyat secara keseluruhan.

        Namun kenapa hingga kini, berbulan-bulan sudah berlalu
        tuntutan karyawan PT DI tidak juga dipenuhi? Kita
        semua menyadari bahwa saat ini Rakyat Indonesia sedang
        menghadapi penjajahan ekonomi sehebat-hebatnya oleh
        kaum imperialis neoliberal. Penjajahan ini mengambil
        bentuk melalui tekanan oleh lembaga-lembaga keuangan
        dan perdagangan internasional seperti IMF, WTO, Bank
        Dunia dsb yang terus memaksakan berjalannya
        kebijakan-kebijakan neo liberal seperti privatisasi,
        PHK-PHK massal di BUMN-BUMN seperti yang terjadi di PT
        DI, pemotongan subsidi-subsidi sosial, liberalisasi
        perdagangan dan segala bentuk kebijakan penyesuaian
        struktural ala IMF lainnya. Tenu saja Kaum imperialis
        neoliberal tidak akan bisa menekan, tidak akan bisa
        menjajah perekonomian nasional kita, sekiranya tidak
        ada alat-alat politiknya, melalui antek-anteknya
        disini. Pemerintah Mega-Hamzah adalah antek penjajah
        asing yang paling loyal selain juga Partai-partai sisa
        Orde Baru dan kaum reformis gadungan lainnya selama
        ini terbukti suka berkompromi dengan kaum imperialis
        noliberal yang telah mengakibatkan kesengsaraan dan
        bertambah parahnya krisis kesejahteraan seluruh
        rakyat.

        Seluruh perangkat Negara, pemerintah Mega-Hamzah, DPR,
        UU, polisi, lembaga pengadilan, hingga
        pimpinan-pimpinan BUMN telah dijadikan alat, terus
        disesuaikan untuk bisa mensukseskan segala agenda neo
        liberal. Salah satunya adalah PHK-PHK massal di BUMN
        seperti yang dialami karyawan PT DI. Lembaga
        pengadilan lebih suka membela para koruptor seperti
        Akbar Tanjung, seperti Soeharto dan kroninya ketimbang
        berpihak kepada rakyat, kepada karyawan-karyawan PT
        DI. Keputusan PTUN Negeri Bandung dengan semena-mena
        telah dibatalkan oleh PTUN Tinggi Jawa Barat. Sungguh
        merupakan langkah yang tepat jika kawan-kawan terus
        melakukan perjuangan melawan keputusan yang anti
        kesejahteraan rakyat tersebut dengan demonstrasi,
        dengan mengajak bersatu seluruh gerakan demokratik dan
        yang mau berpihak kepada Rakyat. Karena hanya dengan
        persatuan, daya tekan dan kemampuan perjuangan bisa
        terus bertambah kuat dan bertambah besar. Bahkan jika
        sekiranya keputusan PTUN di pusat, juga MA tetap
        tidak berpihak kepada karyawan PT DI, jangan kita
        menyerah, sebaliknya perhebat persatuan dengan seluruh
        gerakan rakyat. Tidak perlu kita berharap kepada
        penguasa hasil Pemilu 2004 yang tidak akan jauh
        berbeda dengan penguasa yang sekarang. Karena apa,
        partai-partai yang sama juga yang akan berkuasa.
        Partai-partai yang sama yang selama ini membuat
        keputusan dan atau ikut menyetujui PHK massal karyawan
        PT DI yang akan berkuasa lagi.

        Oleh karena itu Barisan Oposisi Bersatu telah
        menegaskan sikap bahwa hanya dengan mengalahkan
        kekuasaan politik antek-antek penjajah asing
        perjuangan Rakyat dapat mencapai tujuannya. Untuk
        dapat mengalahkan secara politik kita harus menggalang
        persatuan rakyat dan memperkuatnya dimana-mana, di
        Jakarta, di Bandung dan di seluruh penjuru negeri ini.
        Diatas persatuan rakyat dimana-mana inilah saatnya
        rakyat menegakan kekuasaannya sendiri, Pemerintahan
        Persatuan Rakyat. Pemerintahan yang didirikan dari
        persatuan rakyat sendiri yang karenanya sudah pasti
        akan konsisten menentang penjajahan ekonomi oleh
        asing, akan menentang PHK-PHK massal, privatisasi, dan
        seluruh kebijakan neo liberal yang selama ini telah
        menyengsarakan Rakyat, tidak terkecuali Rakyat
        pekerja. Karenanya pula Barisan Oposisi Bersatu
        mendukung sepenuh-penuhnya tuntutan Forum Komunikasi
        Karyawan PT DI, karena tuntutan kawan-kawan adalah
        semata-mata demi keadilan dan terpenuhinya hak-hak
        kesejahteraan. Mari saatnya kita perkuat persatuan
        rakyat!

        Tolak PHK Massal Karyawan PT Dirgantara Indonesia!
        Stop Privatisasi! Stop Buruh Kontrak!
        Hidup Persatuan Rakyat!
        Bangun Pemerintahan Persatuan Rakyat!

        Jakarta, 7 April 2004

        Barisan Oposisi Bersatu:
        Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), ElSaK, CeSAR,
        Front Indonesia Semesta (FIS), Front Nasional
        Mahasiswa Papua (FMNP), Front Nasional Perjuangan
        Buruh Indonesia (FNPBI), Front Perjuangan Demokratik
        Rakyat Aceh (FPDRA), Gabungan Serikat Pekerja Merdeka
        Indonesia (Gaspermindo), Gerakan Pemuda Kerakyatan
        (GPK), Himpunan Mahasiswa Islam MPO (HMI MPO), GMNI
        Jakarta Raya, Jaringan Kebudayaan Rakyat (Jaker),
        Jaringan Mahasiswa Demokratik (JMD), LBH Rakyat
        (LBHR), Lembaga Perjuangan Rehabilitasi-Korban Orde
        Baru LPR-KROB, Liga Mahasiswa Nasional untuk
        Demokrasi (LMND), KPM, Laskar Pemuda Rakyat Miskin
        (LPRM), Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi (LS ADI),
        Organisasi Perempuan Aceh Demokratik (ORPAD), Serikat
        Buruh Nusantara (SBN), Serikat Buruh Makanan dan
        Minuman (SBMM), Serikat Buruh Transportasi Perjuangan
        Indonesia (SBTPI), Serikat Pangacara Rakyat (SPR),
        Serikat Petani Nasional (STN), Partai Rakyat
        Demokratik (PRD), Persatuan Rakyat Tergusur (PRT),
        Pijar Indonesia, Pokja Perempuan Mahardhika, Partai
        Persatuan Oposisi Rakyat (POPOR), PMKI, Pijar
        Keadilan, Kontras, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi)

        Individu:
        Harry Roesly, Emha Ainun Nadjib, Hikayat Atika Karwa,
        Usman Hamid, Rama Pratama, Vijaya Vitrayasa, Longgena
        Ginting, Arif Minardi




        __________________________________
        Do you Yahoo!?
        Yahoo! Small Business $15K Web Design Giveaway
        http://promotions.yahoo.com/design_giveaway/
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.