Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Undangan June Rally Rumah Kiri dan Ultimus

Expand Messages
  • Rumah Kiri
    Undangan June Rally Rumah Kiri dan Ultimus Pemutaran Film Amazon Oil Pipeline: Pollution, Corruption and Poverty Sutradara: Joan Pablo Barragan dan Ivonne
    Message 1 of 1 , Jun 2, 2009
    • 0 Attachment
      Undangan June Rally Rumah Kiri dan Ultimus

      Pemutaran Film
      Amazon Oil Pipeline: Pollution, Corruption and Poverty
      Sutradara: Joan Pablo Barragan dan Ivonne Ramos
      Produser: Accion Creativa, Rainforest Information Centre, Equador 2002
      Waktu: Jumat, 5 Juni, Pukul 19.30 WIB - 20.00 WIB
      Tempat: Toko Buku Ultimus, Jl. Rangkasbitung No. 2A Bandung

      Pengantar Diskusi Film

      Pengantar diskusi: Harga minyak bumi di pasar, bukanlah harga sebenarnya. Industri
      migas, yang banyak didanai lembaga keuangan internasional dan dukungan politik penuh
      negara utara, tak hanya menghasilkan minyak dan gas bumi. Tapi juga kerusakan
      sistematis lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya lokal, bahkan ekonomi
      negara-negara selatan, yang bergantung migas. Ujungnya adalah perbedaan pola
      produksi dan konsumsi antara negara utara dan selatan. Amerika Serikat yang hanya 4%
      penduduk dunia, menghabiskan lebih 30% energi fosil dunia. Dari sinilah tingginya
      akumulasi gas rumah kaca, pemanasan global dan perubahan iklim. Itulah
      ongkos-ongkos yang disembunyikan industri migas. Ongkos yang telah membiayai
      kemakmuran negara-negara utara. Itulah utang ekologis industri migas.

      Diskusi Isu
      Utang Industri Migas
      Pembicara: Siti Maemunah (Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang)
      Moderator: Setiaji Purnasatmoko
      Waktu: Jumat, 5 Juni, Pukul 20.00 WIB - Selesai
      Tempat: Toko Buku Ultimus, Jl. Rangkasbitung No. 2A Bandung

      Pengantar Diskusi
      Image Film ini menceritakan bagaimana Ekuador, sebuah negara di
      Amerika Latin, mengalami resource course—menjadi miskin dan terbelit utang justru
      karena kekayaan alamnya—akibat eksploitasi alam yang telah berlangsung selama lebih
      dari 30 tahun oleh banyak perusahaan minyak transnasional serta lembaga perbankan
      internasional yang serakah. Kemanakah sebenarnya kekayaan itu mengalir?

      Diskusi Buku
      Soekarno: Biografi Politik, Karya Kapitsa M.S dan Matelin N.P.
      Pembahas: Kemal Asmarahadi dan Rahmat Jabaril
      Waktu: Minggu, 7 Juni, Pukul 19.30 WIB - Selesai
      Tempat: Toko Buku Ultimus, Jl. Rangkasbitung No. 2A Bandung

      Pengantar Diskusi
      Buku Prof. Dr. Kapitsa M. S. dan Dr. Maletin N. P. adalah sebuah langkah pertama
      dalam literatur Soviet yang menganalisa riwayat hidup dan kegiatan politik Bung
      Karno, yang mereka nilai sebagai salah seorang yang terkemuka dari para pejuang
      pembebasan nasional Indonesia, sosok yang telah memberikan andil yang sangat besar
      baik dalam perkembangan kesadaran kebangsaan rakyat Indonesia maupun dalam
      perjuangan untuk kemerdekaan negerinya. Bersandar kepada sumber-sumber yang cukup luas pada masa itu (1980), para penulis mampu menyajikan analisa-analisa yang cukup menarik dan pantas mendapat perhatian. Mereka telah bisa melukiskan potret Bung Karno, khususnya dari segi kehidupan perjuangan politiknya, yang sepenuhnya telah beliau abdikan kepada bangsa dan negaranya tercinta. Ini adalah sebuah analisa kehidupan politik Bung Karno dari para penulis yang bertolak dari ajaran sosialisme-ilmiah dan tentunya cukup menarik untuk bahan perbandingan dengan pandangan-pandangan lain yang sudah banyak beredar di negeri kita, mengingat pada zaman "orba" berlaku larangan beredar bagi tulisan semacam ini.

      Pameran Foto Bung Karno
      5-7 Juni 2009
      Tempat: Toko Buku Ultimus, Jl. Rangkasbitung No. 2A Bandung

      Acara Lainnya
      1. Apresiasi seni
      2. Jamming…

      Acara diselenggarakan oleh Ultimus dan Rumah Kiri

      GRATIS!!!
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.