Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Sudah Waktunya Kontrak Pertambangan Diperbaiki

Expand Messages
  • ajsusmana
    Sudah Waktunya Kontrak Pertambangan Diperbaiki Jumat, 4 April 2008 | 00:34 WIB Jakarta, Kompas - Posisi pemerintah dalam kontrak pertambangan lemah. Sebagian
    Message 1 of 1 , Apr 3, 2008
    • 0 Attachment
      Sudah Waktunya Kontrak Pertambangan Diperbaiki

      Jumat, 4 April 2008 | 00:34 WIB

      Jakarta, Kompas - Posisi pemerintah dalam kontrak pertambangan lemah.
      Sebagian besar kontrak pertambangan cenderung menguntungkan
      perusahaan. Untuk menghindari kerugian negara lebih jauh, sudah
      waktunya kontrak pertambangan diperbaiki.

      Demikian dinyatakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Reformasi
      Pertambangan dan Energi Pri Agung Rakhmanto, Kamis (3/4) di Jakarta.

      Dalam kasus divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara, misalnya,
      pemerintah harus ke arbitrase untuk menyatakan perusahaan telah lalai
      (default).

      "Itu baru untuk menyatakan lalai, belum sampai ke terminasi.
      Sementara, perusahaan bisa mengakhiri kontrak sepihak jika mereka
      mengajukan," ujar Pri Agung. Sebagian besar kontrak pertambangan yang
      berakhir sejak 1998 umumnya berakhir karena permintaan perusahaan.

      Argumentasi pemerintah bahwa Newmont melanggar kontrak karena mengulur
      waktu divestasi juga lemah. Sebab, mengacu pada klausul kontrak,
      perusahaan hanya diwajibkan menawarkan saham asingnya pada periode
      yang sudah ditetapkan.

      Hal serupa terjadi pada penyelesaian kasus Natuna D Alpha yang hingga
      kini menggantung. Padahal, pemerintah seharusnya bisa mengakhiri
      kontrak ExxonMobil setelah 21 tahun tidak mengembangkan blok tersebut.

      Lemahnya posisi pemerintah juga terlihat dari bebasnya perusahaan
      mengekspor hasil minyak maupun gas mereka. "Kewajiban memasok ke
      domestik tidak jelas. Untuk gas, penafsiran sekurang-kurangnya 25
      persen untuk dalam negeri itu tidak tegas," kata Pri Agung. (DOT)
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.