Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

ORI Mail

Expand Messages
  • orisumut
    ... DARI SERDANG BEDAGAI NELAYAN KECIL MASIH BERGERAK Tanggal 30 Agustus 2006 yang lalu, sedikitnya 700-an massa dari sejumlah organisasi rakyat dari berbagai
    Message 1 of 5 , Sep 20, 2006
    • 0 Attachment

       


      DARI SERDANG BEDAGAI

      NELAYAN KECIL MASIH BERGERAK

       

      Tanggal 30 Agustus 2006 yang lalu, sedikitnya 700-an massa dari sejumlah organisasi rakyat dari berbagai wilayah Deli Serdang dan Serdang Bedagai berkumpul di desa Nagur kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-III Serikat Nelayan Merdeka (SNM) Kab.Serdang Bedagai Sumatera Utara. Acara tersebut diikuti oleh ratusasn anggota dan mitra organisasi rakyat diantaranya : Serikat Perempuan Petani dan Nelayan (SPPN) Sergai, Solidaritas Perempuan (SP) DS – SG, Serikat Buruh Kebun (SerBuK) Indonesia, Serikat Perempuan Independen (SPI) DS – SG, Serikat Perempuan Independen (SPI) Labuhan Batu, Serikat Perempuan Independen (SPI) Simalungun, ASTANUSA, PERGERAKAN Bandung, dan PPR Jakarta, Sekber ORI Sumut dan Instansi Pemerintahan Serdang Bedagai.

       

      “Kondisi nelayan di pesisir timur Sumatera Utara yang hidup dalam kemiskinan, kesehatan yang buruk dan tingkat pendidikan yang rendah adalah sebuah fakta tentang kerusakan pesisir yang diakibatkan oleh kepentingan pemilik modal, karena itu masyarakat harus memperjelas dan mempertegas  pemerintah tentang batas wilayah tangkap nelayan tradisional, dan bagaimana mendorong ekonomi nelayan agar lebih maju, dan satu lagi bagaimana membuat anak – anak nelayan lebih cerdas dan tidak hanya menjadi nelayan biasa”, demikian penjelasan Fajar Irawan dari PERGERAKAN Bandung.

       

      Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, penyuluhan kesehatan, pengobatan gratis dan upaya peningkatan pendidikan untuk anak. Tapi usaha ini belum sepenuhnya memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat pesisir terutama nelayan tradisional. Apalagi jika upaya-upaya ini hanya dilakukan oleh serikat nelayan, tanpa menjadi perhatian pihak pemerintah.

       

      Yang dibutuhkan oleh nelayan tradisional saat ini adalah penghapusan trawl di wilayah tangkap nelayan tradisional. Karena dengan penghapusan itu perekonomian nelayan akan meningkat, kondisi kesehatan masyarakat tidak lagi rentan dan anak-anak tidak lagi putus sekolah. Ungkapan ini langsung disampaikan oleh perwakilan nelayan dari Kecamatan Tanjung Beringin.

       

      Harapan yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat nelayan, selanjutnya disambut oleh Perwakilan dari Dinas Perikanan Serdang Bedagai dengan berjanji akan menghapus trawl di wilayah tangkap nelayan tradisonal. Mulai tahun 2007 menurut beliau trawl yang masuk ke wilayah tangkap nelayan tradisional ini akan langsung dikenai sanksi dan tindakan tegas oleh aparat pemerintah.

       

      Sementara itu, Betrix dari PPR DKI Jakarta dalam kata sambutannya mengatakan bahwa martabat kaum nelayan harus diwujudkan secara politik dan nyata. Tidak ada lagi keraguan bahwa politik adalah salah satu jalan menuju kedaulatan rakyat, karena selama ini martabat rakyat telah disingkirkan, karena rakyat tidak berdaulat. “Dalam perjuangan, berbagai strategi untuk menang harus dilakukan. Salah satu strategi adalah mengembalikan kedaulatan dan martabat politik rakyat, melalui jalur politik. Tidak ada kata lelah, mundur, apalagi menyerah,” teriaknya lantang dan disambut tepukan meriah kaum nelayan di tengah terik matahari sore, 30 Agustus itu.

       

      Acara ini juga turut dimeriahkan dengan : Pementasan Teater SPI Deli Serdang, Tari Melayu dari Anggota Serikat Nelayan Merdeka ; Pencak Silat ; Tari tor – tor ; Pop Song dari Madrasah Swasta Aliyah Bingkat.***(Kessy)


       

      SEKBER ORI SUMUT

      Jl. Thamrin No. 53 B Lubuk Pakam

      Deli Serdang, Sumatera Utara

      Telp/Fax : (061)795 0658/795 0173

      Email : orisumut@...


    • orisumut
      ... PERGERAKAN BURUH PERKEBUNAN INDEPENDEN DIDEKLARASIKAN DI LABUHANBATU SUMATERA UTARA ... Setelah lebih satu tahun bergumul dalam pencarian bentuk organisasi
      Message 2 of 5 , Sep 26, 2006
      • 0 Attachment

         


         

        PERGERAKAN BURUH PERKEBUNAN INDEPENDEN

        DIDEKLARASIKAN

        DI LABUHANBATU SUMATERA UTARA

         


        Setelah lebih satu tahun bergumul dalam pencarian bentuk organisasi sebagai media gerakan, akhirnya tanggal 15 – 17 September 2006 dilaksanakan Kongres I Pergerakan Buruh Perkebunan Independen (PERBUNI) kabupaten Labuhanbatu. Lalu, dihadapan sekitar 700-an massa , tanggal 21 September 2006, dilantiklah kepengurusan yang terpilih melalui Kongres.

         

        Selama ini buruh perkebunan sengaja ditempatkan jauh dari komunitas masyarakat dan sangat terisolir sehingga sangat sulit untuk menerima informasi dan perkembangan terbaru dari dunia yang katanya sudah modern ini. Lihatlah kondisi kita, hidup di pedalaman perkebunan, terikat dengan peraturan kebun yang hampir membuat kami menjadi manusia tidak merdeka. Mau membentuk organisasi saja, kalau bukan organisasi yang dibentuk perkebunan, kita masih menghadapi berbagai tekanan dari perusahaan. Apalagi saat ini upah minimum propinsi (UMP) yang telah ditetapkan pemerintah nyata-nyata tidak memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga kaum buruh. Kesengsaraan kaum buruh semakin parah ketika pemerintah dengan enteng mau merevisi UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 yang semakin tidak berpihak pada kepentingan buruh, termasuk buruh perkebunan. Jadi, tidak ada pilihan lain, kita harus memperjuangkan perbaikan nasib kita sendiri, tentunya dalam wadah perjuangan bersama.

         

        Itulah ungkapan dari reaksi tumbuhnya kesadaran kaum buruh, terhadap adanya realitas penindasan yang dialami mereka. Kesadaran itulah yang pada akhirnya mengantarkan kaum buruh perkebunan di kabupaten Labuhanbatu mendeklarasikan berdirinya sebuah organisasi buruh perkebunan independen di sana. Organisasi itu akhirnya mengadakan kongres yang diikuti oleh 32 orang peserta dan melakukan Pelantikan Pengurus terpilih, di alun-alun Pendopo Kota Pinang Rantau Prapat Labuhanbatu Sumatera Utara.

         

        “Cukup panjang juga perjalanan kami, mulai dari diskusi dengan mas Sastro dari KASBI Jakarta dan mas Nana Sukarna dari PERGERAKAN Bandung, lalu berbagai diskusi kami lakukan dengan kawan-kawan buruh perkebunan di sini. Proses selanjutnya, kami dibantu oleh kawan-kawan dari SerBuK (Serikat Buruh Kebun) yang diutus oleh SEKBER ORI Sumut dan akhirnya sekitar 300-an buruh perkebunan dari 6 perkebunan di kabupaten Labuhanbatu sepakat membentuk PERBUNI ini,” Demikian lanjut Sudirman, buruh perkebunan dari PT.PP.Lonsum Sei Rumbia Afdeling NFO yang terpilih menjadi ketua organisasi buruh perkebunan itu menambahkan.

         

        “Saya menjadi saksi bahwa pergerakan buruh perkebunan telah dimulai di kabupaten Labuhanbatu ini. Saya dan sebanyak 16 Organisasi Rakyat di seluruh Indonesia yang tergabung di PERGERAKAN, akan menjadi bagian dari elemen yang mendukung apa yang diperjuangkan oleh kawan-kawan buruh perkebunan di sini,” Nana Sukarna, dari PERGERAKAN Bandung menyampaikan kata sambutannya dalam pelantikan tersebut.

         

        “Selain mengesahkan AD/ART organisasi, menetapkan Program dan menetapkan Kepengurusan, yang lebih penting adalah menetapkan kemana arah gerakan buruh perkebunan ini hendak dibawa, lalu membangun trajectorynya. Jangan lupakan pengalaman pahit buruh perkebunan yang selama ini dengan sukarela menjadi “instrumen advokasi” kalangan organisasi non pemerintah. Buruh perkebunan harus menjadi pemegang kepentingannya sendiri dan berjuang untuk kepentingannya pula. Kepada sektor lain, baik petani, nelayan, perempuan, pemuda, dll, kita membangun koalisi gerakan, bukan “menitipkan kepentingan,” Demikian salah satu masukan yang disampaikan oleh Kak Lely dari SEKBER ORI Sumut dalam diskusi persiapan Kongres.

         

        Pada acara Pelantikan Pengurus terpilih yang dilaksanakan tanggal 21 September 2006, diadakan pula serangkaian kegiatan antara lain ; Pesta Budaya Rakyat yang diisi dengan pameran dokumentasi Organisasi Rakyat anggota SEKBER ORI Sumut, pagelaran kesenian melayu, kuda kepang dan tor tor.***(Kessi)


         

         SEKBER ORI SUMUT

        JL. Thamrin No. 53 – B Lubuk Pakam

        Telp/Fax : (061) 7950658/7950173

        Email : orisumut@...    


            

         

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.