Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

Expand Messages
  • Bugi Kurnia Widianto
    Om Hendri, RG Setra, lampu depan model daun, lampu belakang model pistol, ada gambar mickey mouse dan awan. Btw, ada livery birunya gak om? Apa mungkin Pakar
    Message 1 of 22 , Jul 18, 2012
    View Source
    • 0 Attachment
      Om Hendri, RG Setra, lampu depan model daun, lampu belakang model pistol, ada gambar mickey mouse dan awan. Btw, ada livery birunya gak om? Apa mungkin Pakar Utama

      Bugi K. Widianto

      From: hendri budi <hendri_budi@...>
      To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
      Sent: Wednesday, July 18, 2012 3:16 PM
      Subject: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

       
      Sepertinya bus Pariwisata mas ada tulisannya RG 16
      Mudah-mudahan ada bisa ngasih petromaknya !! hehehe
       
      Salam
       
      Hendri

      From: denny wijaya <wijaya_dny@...>
      To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
      Sent: Wednesday, July 18, 2012 11:24 AM
      Subject: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

       
      Mas Hendri,
      Jadi penasaran sama KD Setra RG ini, jangan jangan RGnya Bandung-Blitar IK 06/ IK07...
      hmm.. nunggu petromaks dari mandoran Cicaheum, Mas Antonius Angga ^_^

      Best Regards,



      Denny Wijaya 

      081375107020
      YM: wijaya_dny | Gtalk : wijayadny

      From: hendri budi <hendri_budi@...>
      To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
      Sent: Wednesday, July 18, 2012 9:09 AM
      Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

       
      Sabtu 14 Juli 2012
       
      (Foto by :Yudi Iduy)
       
      Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
      (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
       
      Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
      Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
      Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
      Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
      Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
      Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
       
      Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
      (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
       
      Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
       
      Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

      (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
      Salam
       
       
      Hendri
      FB : Hendri Budianto
      YM : hendri budi
      08127094387











    • Rio
      Wah pakde Hans ikutan nontoN toh ? Saya pikir sibuk bikin pulau ​​˚⌣˚he˚⌣˚he˚⌣˚he‎​˚⌣˚ RIO Powered by Scania
      Message 2 of 22 , Jul 18, 2012
      View Source
      • 0 Attachment
        Wah pakde Hans ikutan nontoN toh ? Saya pikir sibuk bikin pulau ​​˚⌣˚he˚⌣˚he˚⌣˚he‎​˚⌣˚

        RIO
        Powered by Scania Dragster® Ngeblooooonk truuuuzzzzz !!!

        From: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
        Sender: BisMania@yahoogroups.com
        Date: Wed, 18 Jul 2012 16:58:46 +0800 (SGT)
        To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
        ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
        Subject: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)

         

        KD wisata memang ngejosh-ngejosh ya.... Belum lama dari Bandung ( Minggu, 8 Juli 2012) dgn gerobak Jepang saya dari Bandung ke Jakarta beriringan dg KD wisata Bandung berbaju AP Hino RG ( ada yg setra selendang..sebagian besar new travego marco..). Di tol Cikampek lari di atas 100 km/jam dan karena lalin padat tanpa segan sering ambil bahu jalan dgn kecepatan tinggi. Sempat otot-ototan dgn Bhinneka Legacy tujuan Merak yg juga ngejosh...siapa pemenangnya saya sendiri tdk tahu karena sy tertinggal jauh ( kan tertib lalin...).
        Yg lucu, hari Kamis-nya 5 Juli 2012 dini hari, dari Jatibening saya naik KD dari Merak ke Bandung berbaju AP old Travego seat 2-2 toilet Hino RG juga...ngejosh banget..( tapi sy sering zzz..zzz...), saat di tol Padaleunyi, harusnya bus KD ini keluar via PAsir Koja...tapi gara-gara ngejosh ( atau ngantuk ya...? ), jalur keluar arah gate Pasir Koja terlewat sampai 200 meter-an lebih...alhasil, bus-pun haris parkir mundur...

        Apakah KD bandung lebih josh daripada KD Jakarta ?

        Salam seduluran,
        Rudi - BMC.JKT-0208


        Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
        Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
        Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
        Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

         
        AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om

        salam
        HANS


        Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
        Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
        Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
        Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

         
        KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

        Salam, Rudi


        Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
        Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
        Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
        Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

         
        Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

        btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


        hary bw
        0852 3042 7272


        Dari: bagus yana <mycalamary@...>
        Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
        Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
        Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

         
        Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

        Bagus Yana
        08111925808
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        From: hendri budi <hendri_budi@...>
        Sender: BisMania@yahoogroups.com
        Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
        To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
        ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
        Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

         
        Sabtu 14 Juli 2012
         
        (Foto by :Yudi Iduy)
         
        Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
        (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
         
        Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
        Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
        Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
        Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
        Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
        Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
         
        Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
        (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
         
        Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
         
        Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

        (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
        Salam
         
         
        Hendri
        FB : Hendri Budianto
        YM : hendri budi
        08127094387













      • Andreas Lucky Lukwira
        untuk ekspansi jalur mereka memang lebih jos om, sementara si bungsu agak ogah2an. untuk patas dan wisata so pasti mereka lebih jos tapi klo liat di Caper
        Message 3 of 22 , Jul 18, 2012
        View Source
        • 0 Attachment
          untuk ekspansi jalur mereka memang lebih jos om, sementara si bungsu agak ogah2an.

          untuk patas dan wisata so pasti mereka lebih jos

          tapi klo liat di Caper "Tiga mesin, Tiga Telur, Tanpa Terbang" kayaknya divisi BMC g jauh beda deh...malah RK8 new Oranyenya mereka sempet kesentuh RG yg sy tebengi plus dicentang RK8 2009 yg sy loncati d Mitra...setelah dicentang sudah g keliatan lagi perlawanannya, justru kami dicentang abiz(karena g bs mbales) Karina Setra Selendang Sumenep yg mercy(entah 15 brp)


          tp untuk skill kayaknya KD Bandung lebih mantep, secara biasa bercinta di jalur selatan yg berkelok2

          Andreas Lucky Lukwira
          @LukwirAndre
          087877323387

          --- Pada Rab, 18/7/12, Arsala Rudy <ars_rudi@...> menulis:

          Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
          Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)
          Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
          Tanggal: Rabu, 18 Juli, 2012, 3:58 PM

           

          KD wisata memang ngejosh-ngejosh ya.... Belum lama dari Bandung ( Minggu, 8 Juli 2012) dgn gerobak Jepang saya dari Bandung ke Jakarta beriringan dg KD wisata Bandung berbaju AP Hino RG ( ada yg setra selendang..sebagian besar new travego marco..). Di tol Cikampek lari di atas 100 km/jam dan karena lalin padat tanpa segan sering ambil bahu jalan dgn kecepatan tinggi. Sempat otot-ototan dgn Bhinneka Legacy tujuan Merak yg juga ngejosh...siapa pemenangnya saya sendiri tdk tahu karena sy tertinggal jauh ( kan tertib lalin...).
          Yg lucu, hari Kamis-nya 5 Juli 2012 dini hari, dari Jatibening saya naik KD dari Merak ke Bandung berbaju AP old Travego seat 2-2 toilet Hino RG juga...ngejosh banget..( tapi sy sering zzz..zzz...), saat di tol Padaleunyi, harusnya bus KD ini keluar via PAsir Koja...tapi gara-gara ngejosh ( atau ngantuk ya...? ), jalur keluar arah gate Pasir Koja terlewat sampai 200 meter-an lebih...alhasil, bus-pun haris parkir mundur...

          Apakah KD bandung lebih josh daripada KD Jakarta ?

          Salam seduluran,
          Rudi - BMC.JKT-0208


          Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
          Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
          Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
          Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

           
          AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om

          salam
          HANS


          Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
          Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
          Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
          Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

           
          KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

          Salam, Rudi


          Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
          Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
          Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
          Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

           
          Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

          btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


          hary bw
          0852 3042 7272


          Dari: bagus yana <mycalamary@...>
          Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
          Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
          Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

           
          Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

          Bagus Yana
          08111925808
          Powered by Telkomsel BlackBerry®

          From: hendri budi <hendri_budi@...>
          Sender: BisMania@yahoogroups.com
          Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
          To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
          ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
          Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

           
          Sabtu 14 Juli 2012
           
          (Foto by :Yudi Iduy)
           
          Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
          (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
           
          Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
          Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
          Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
          Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
          Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
          Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
           
          Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
          (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
           
          Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
           
          Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

          (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
          Salam
           
           
          Hendri
          FB : Hendri Budianto
          YM : hendri budi
          08127094387













        • Andreas Lucky Lukwira
          nah jadi buronan BMC ini bis, bikin penasaran hehehe Andreas Lucky Lukwira @LukwirAndre 087877323387 ... Dari: hendri budi Judul: Re:
          Message 4 of 22 , Jul 18, 2012
          View Source
          • 0 Attachment
            nah jadi buronan BMC ini bis, bikin penasaran hehehe

            Andreas Lucky Lukwira
            @LukwirAndre
            087877323387

            --- Pada Rab, 18/7/12, hendri budi <hendri_budi@...> menulis:

            Dari: hendri budi <hendri_budi@...>
            Judul: Re: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)
            Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
            Tanggal: Rabu, 18 Juli, 2012, 3:03 PM

             

            Kurang tau mas, plat nomor saya lupa. Di kaca belakang ada tulisan Pariwisata. Kemarin Mas Iduy ngerekam kok kayaknya.
            Yang pasti di dekat lampu belakang ada tulisan RG 16.
             
            Salam
             
            Hendri

            From: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
            To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
            Sent: Wednesday, July 18, 2012 2:47 PM
            Subject: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

             
            KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

            Salam, Rudi

            Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
            Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
            Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
            Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

             
            Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

            btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


            hary bw
            0852 3042 7272

            Dari: bagus yana <mycalamary@...>
            Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
            Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
            Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

             
            Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

            Bagus Yana
            08111925808
            Powered by Telkomsel BlackBerry®
            From: hendri budi <hendri_budi@...>
            Sender: BisMania@yahoogroups.com
            Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
            To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
            ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
            Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

             
            Sabtu 14 Juli 2012
             
            (Foto by :Yudi Iduy)
             
            Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
            (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
             
            Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
            Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
            Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
            Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
            Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
            Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
             
            Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
            (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
             
            Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
             
            Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

            (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
            Salam
             
             
            Hendri
            FB : Hendri Budianto
            YM : hendri budi
            08127094387











          • antonius_angga@yahoo.com
            tp untuk skill kayaknya KD Bandung lebih mantep, secara biasa bercinta di jalur selatan yg berkelok2 Skil mumpuni tapi solar dijatah, hik3x.. *kalau di jalur
            Message 5 of 22 , Jul 18, 2012
            View Source
            • 0 Attachment

              tp untuk skill kayaknya KD Bandung lebih mantep, secara biasa bercinta di jalur selatan yg berkelok2

              Skil mumpuni tapi solar dijatah, hik3x.. *kalau di jalur kelak-kelok sering dicentang Budiman atau PJ di daerah Priangan Timur

              Salam
              Antonius Angga
              BMC BDG 008

              Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

              From: Andreas Lucky Lukwira <akucintaandreasluckylukwira@...>
              Sender: BisMania@yahoogroups.com
              Date: Thu, 19 Jul 2012 08:29:48 +0800 (SGT)
              To: <BisMania@yahoogroups.com>
              ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
              Subject: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)

               

              untuk ekspansi jalur mereka memang lebih jos om, sementara si bungsu agak ogah2an.

              untuk patas dan wisata so pasti mereka lebih jos

              tapi klo liat di Caper "Tiga mesin, Tiga Telur, Tanpa Terbang" kayaknya divisi BMC g jauh beda deh...malah RK8 new Oranyenya mereka sempet kesentuh RG yg sy tebengi plus dicentang RK8 2009 yg sy loncati d Mitra...setelah dicentang sudah g keliatan lagi perlawanannya, justru kami dicentang abiz(karena g bs mbales) Karina Setra Selendang Sumenep yg mercy(entah 15 brp)


              tp untuk skill kayaknya KD Bandung lebih mantep, secara biasa bercinta di jalur selatan yg berkelok2

              Andreas Lucky Lukwira
              @LukwirAndre
              087877323387

              --- Pada Rab, 18/7/12, Arsala Rudy <ars_rudi@...> menulis:

              Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
              Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)
              Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
              Tanggal: Rabu, 18 Juli, 2012, 3:58 PM

               

              KD wisata memang ngejosh-ngejosh ya.... Belum lama dari Bandung ( Minggu, 8 Juli 2012) dgn gerobak Jepang saya dari Bandung ke Jakarta beriringan dg KD wisata Bandung berbaju AP Hino RG ( ada yg setra selendang..sebagian besar new travego marco..). Di tol Cikampek lari di atas 100 km/jam dan karena lalin padat tanpa segan sering ambil bahu jalan dgn kecepatan tinggi. Sempat otot-ototan dgn Bhinneka Legacy tujuan Merak yg juga ngejosh...siapa pemenangnya saya sendiri tdk tahu karena sy tertinggal jauh ( kan tertib lalin...).
              Yg lucu, hari Kamis-nya 5 Juli 2012 dini hari, dari Jatibening saya naik KD dari Merak ke Bandung berbaju AP old Travego seat 2-2 toilet Hino RG juga...ngejosh banget..( tapi sy sering zzz..zzz...), saat di tol Padaleunyi, harusnya bus KD ini keluar via PAsir Koja...tapi gara-gara ngejosh ( atau ngantuk ya...? ), jalur keluar arah gate Pasir Koja terlewat sampai 200 meter-an lebih...alhasil, bus-pun haris parkir mundur...

              Apakah KD bandung lebih josh daripada KD Jakarta ?

              Salam seduluran,
              Rudi - BMC.JKT-0208


              Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
              Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
              Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
              Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

               
              AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om

              salam
              HANS


              Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
              Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
              Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
              Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

               
              KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

              Salam, Rudi


              Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
              Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
              Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
              Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

               
              Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

              btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


              hary bw
              0852 3042 7272


              Dari: bagus yana <mycalamary@...>
              Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
              Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
              Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

               
              Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

              Bagus Yana
              08111925808
              Powered by Telkomsel BlackBerry®

              From: hendri budi <hendri_budi@...>
              Sender: BisMania@yahoogroups.com
              Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
              To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
              ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
              Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

               
              Sabtu 14 Juli 2012
               
              (Foto by :Yudi Iduy)
               
              Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
              (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
               
              Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
              Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
              Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
              Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
              Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
              Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
               
              Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
              (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
               
              Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
               
              Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

              (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
              Salam
               
               
              Hendri
              FB : Hendri Budianto
              YM : hendri budi
              08127094387













            • Andreas Lucky Lukwira
              wah Primajasa emang edun tuh om waktu masih tugas di LB langganan pas pulang sering nyentangin armada sendiri dari bahu jalan di tol JORR sambil dadah2 hahaha
              Message 6 of 22 , Jul 18, 2012
              View Source
              • 0 Attachment
                wah Primajasa emang edun tuh om

                waktu masih tugas di LB langganan pas pulang

                sering nyentangin armada sendiri dari bahu jalan di tol JORR

                sambil dadah2 hahaha

                penasaran pengen ngerasain di trek Priangan deh

                Andreas Lucky Lukwira
                @LukwirAndre
                087877323387

                --- Pada Kam, 19/7/12, antonius_angga@... <antonius_angga@...> menulis:

                Dari: antonius_angga@... <antonius_angga@...>
                Judul: Re: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)
                Kepada: "bismansi" <BisMania@yahoogroups.com>
                Tanggal: Kamis, 19 Juli, 2012, 8:32 AM

                 


                tp untuk skill kayaknya KD Bandung lebih mantep, secara biasa bercinta di jalur selatan yg berkelok2

                Skil mumpuni tapi solar dijatah, hik3x.. *kalau di jalur kelak-kelok sering dicentang Budiman atau PJ di daerah Priangan Timur

                Salam
                Antonius Angga
                BMC BDG 008

                Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

                From: Andreas Lucky Lukwira <akucintaandreasluckylukwira@...>
                Sender: BisMania@yahoogroups.com
                Date: Thu, 19 Jul 2012 08:29:48 +0800 (SGT)
                To: <BisMania@yahoogroups.com>
                ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                Subject: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja ( KD group Bdg)

                 

                untuk ekspansi jalur mereka memang lebih jos om, sementara si bungsu agak ogah2an.

                untuk patas dan wisata so pasti mereka lebih jos

                tapi klo liat di Caper "Tiga mesin, Tiga Telur, Tanpa Terbang" kayaknya divisi BMC g jauh beda deh...malah RK8 new Oranyenya mereka sempet kesentuh RG yg sy tebengi plus dicentang RK8 2009 yg sy loncati d Mitra...setelah dicentang sudah g keliatan lagi perlawanannya, justru kami dicentang abiz(karena g bs mbales) Karina Setra Selendang Sumenep yg mercy(entah 15 brp)


                tp untuk skill kayaknya KD Bandung lebih mantep, secara biasa bercinta di jalur selatan yg berkelok2

                Andreas Lucky Lukwira
                @LukwirAndre
                087877323387

                --- Pada Rab, 18/7/12, Arsala Rudy <ars_rudi@...> menulis:

                Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)
                Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                Tanggal: Rabu, 18 Juli, 2012, 3:58 PM

                 

                KD wisata memang ngejosh-ngejosh ya.... Belum lama dari Bandung ( Minggu, 8 Juli 2012) dgn gerobak Jepang saya dari Bandung ke Jakarta beriringan dg KD wisata Bandung berbaju AP Hino RG ( ada yg setra selendang..sebagian besar new travego marco..). Di tol Cikampek lari di atas 100 km/jam dan karena lalin padat tanpa segan sering ambil bahu jalan dgn kecepatan tinggi. Sempat otot-ototan dgn Bhinneka Legacy tujuan Merak yg juga ngejosh...siapa pemenangnya saya sendiri tdk tahu karena sy tertinggal jauh ( kan tertib lalin...).
                Yg lucu, hari Kamis-nya 5 Juli 2012 dini hari, dari Jatibening saya naik KD dari Merak ke Bandung berbaju AP old Travego seat 2-2 toilet Hino RG juga...ngejosh banget..( tapi sy sering zzz..zzz...), saat di tol Padaleunyi, harusnya bus KD ini keluar via PAsir Koja...tapi gara-gara ngejosh ( atau ngantuk ya...? ), jalur keluar arah gate Pasir Koja terlewat sampai 200 meter-an lebih...alhasil, bus-pun haris parkir mundur...

                Apakah KD bandung lebih josh daripada KD Jakarta ?

                Salam seduluran,
                Rudi - BMC.JKT-0208


                Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
                Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
                Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                 
                AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om

                salam
                HANS


                Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
                Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                 
                KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

                Salam, Rudi


                Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
                Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
                Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                 
                Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

                btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


                hary bw
                0852 3042 7272


                Dari: bagus yana <mycalamary@...>
                Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
                Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                 
                Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

                Bagus Yana
                08111925808
                Powered by Telkomsel BlackBerry®

                From: hendri budi <hendri_budi@...>
                Sender: BisMania@yahoogroups.com
                Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
                To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
                ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

                 
                Sabtu 14 Juli 2012
                 
                (Foto by :Yudi Iduy)
                 
                Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
                (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
                 
                Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
                Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
                Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
                Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
                Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
                Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
                 
                Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
                (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
                 
                Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
                 
                Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

                (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
                Salam
                 
                 
                Hendri
                FB : Hendri Budianto
                YM : hendri budi
                08127094387













              • redis henrianto
                Ikut nambahin.. :):) Berikut penampakannya: Sumber FB mas Boim: http://www.facebook.com/video/video.php?v=401554379900786   Salam Redis JKT - 100 021-99646830
                Message 7 of 22 , Jul 18, 2012
                View Source
                • 0 Attachment

                  Ikut nambahin.. :):)
                  Berikut penampakannya:
                  Sumber FB mas Boim:
                   
                  Salam
                  Redis
                  JKT - 100
                  021-99646830
                  ----- Pesan yang Diteruskan -----
                  Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
                  Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                  Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
                  Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)
                   
                   
                  AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om
                   
                  salam
                  HANS
                   

                  Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                  Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                  Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
                  Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)
                   
                   
                  KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?
                   
                  Salam, Rudi
                   

                  Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
                  Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                  Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
                  Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)
                   
                   
                  Jadi lapeerrr nih :)) tertawa
                   
                  btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?
                   
                   
                  hary bw
                  0852 3042 7272
                   

                  Dari: bagus yana <mycalamary@...>
                  Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                  Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
                  Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)
                   
                   
                  Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

                  Bagus Yana
                  08111925808
                  Powered by Telkomsel BlackBerry®

                  From: hendri budi <hendri_budi@...>
                  Sender: BisMania@yahoogroups.com
                  Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
                  To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
                  ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                  Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)
                   
                   
                  Sabtu 14 Juli 2012
                   
                  (Foto by :Yudi Iduy)
                   
                  Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
                  (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
                   
                  Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
                  Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
                  Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
                  Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
                  Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
                  Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
                   
                  Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
                  (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
                   
                  Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
                   
                  Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

                  (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
                  Salam
                   
                   
                  Hendri
                  FB : Hendri Budianto
                  YM : hendri budi
                  08127094387
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   
                   


                • Hans Ngapak
                  Awalnya memang terlelap om, tapi setelah mendengar suara raungan RG n melihat pasukan SJ selatan pada liwat jadi mata ini seger kembali, akhirnya saya ikut
                  Message 8 of 22 , Jul 18, 2012
                  View Source
                  • 0 Attachment
                    Awalnya memang terlelap om, tapi setelah mendengar suara raungan RG n melihat pasukan SJ selatan pada liwat jadi mata ini seger kembali, akhirnya saya ikut menjadi saksi mata pertarungan sengit RG vs 1526. dan akhirnya tersenyum lega karena RG + pilotnya memang handal:P menjulurkan lidah

                    salam
                    HANS


                    Dari: Rio <scania.dragster@...>
                    Kepada: BisMania@yahoogroups.com
                    Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 20:27
                    Judul: Re: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)

                     
                    Wah pakde Hans ikutan nontoN toh ? Saya pikir sibuk bikin pulau ​​˚⌣˚he˚⌣˚he˚⌣˚he‎​˚⌣˚

                    RIO
                    Powered by Scania Dragster® Ngeblooooonk truuuuzzzzz !!!

                    From: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                    Sender: BisMania@yahoogroups.com
                    Date: Wed, 18 Jul 2012 16:58:46 +0800 (SGT)
                    To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
                    ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                    Subject: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja ( KD group Bdg)

                     
                    KD wisata memang ngejosh-ngejosh ya.... Belum lama dari Bandung ( Minggu, 8 Juli 2012) dgn gerobak Jepang saya dari Bandung ke Jakarta beriringan dg KD wisata Bandung berbaju AP Hino RG ( ada yg setra selendang..sebagian besar new travego marco..). Di tol Cikampek lari di atas 100 km/jam dan karena lalin padat tanpa segan sering ambil bahu jalan dgn kecepatan tinggi. Sempat otot-ototan dgn Bhinneka Legacy tujuan Merak yg juga ngejosh...siapa pemenangnya saya sendiri tdk tahu karena sy tertinggal jauh ( kan tertib lalin...).
                    Yg lucu, hari Kamis-nya 5 Juli 2012 dini hari, dari Jatibening saya naik KD dari Merak ke Bandung berbaju AP old Travego seat 2-2 toilet Hino RG juga...ngejosh banget..( tapi sy sering zzz..zzz...), saat di tol Padaleunyi, harusnya bus KD ini keluar via PAsir Koja...tapi gara-gara ngejosh ( atau ngantuk ya...? ), jalur keluar arah gate Pasir Koja terlewat sampai 200 meter-an lebih...alhasil, bus-pun haris parkir mundur...

                    Apakah KD bandung lebih josh daripada KD Jakarta ?

                    Salam seduluran,
                    Rudi - BMC.JKT-0208


                    Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
                    Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                    Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
                    Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                     
                    AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om

                    salam
                    HANS


                    Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                    Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                    Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
                    Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                     
                    KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

                    Salam, Rudi


                    Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
                    Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                    Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
                    Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                     
                    Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

                    btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


                    hary bw
                    0852 3042 7272


                    Dari: bagus yana <mycalamary@...>
                    Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                    Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
                    Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                     
                    Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

                    Bagus Yana
                    08111925808
                    Powered by Telkomsel BlackBerry®

                    From: hendri budi <hendri_budi@...>
                    Sender: BisMania@yahoogroups.com
                    Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
                    To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
                    ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                    Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

                     
                    Sabtu 14 Juli 2012
                     
                    (Foto by :Yudi Iduy)
                     
                    Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
                    (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
                     
                    Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
                    Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
                    Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
                    Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
                    Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
                    Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
                     
                    Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
                    (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
                     
                    Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
                     
                    Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

                    (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
                    Salam
                     
                     
                    Hendri
                    FB : Hendri Budianto
                    YM : hendri budi
                    08127094387















                  • hendri budi
                    Lha ntar bikin pulaunya dimana mas Rio ? Wong gak ada bantalnya ? hehehe Masa di bahu teman sebelahnya ? xixixi     Salam     Hendri
                    Message 9 of 22 , Jul 18, 2012
                    View Source
                    • 0 Attachment
                      Lha ntar bikin pulaunya dimana mas Rio ? Wong gak ada bantalnya ? hehehe
                      Masa di bahu teman sebelahnya ? xixixi
                       
                       
                      Salam
                       
                       
                      Hendri

                      From: Rio <scania.dragster@...>
                      To: BisMania@yahoogroups.com
                      Sent: Wednesday, July 18, 2012 8:27 PM
                      Subject: Re: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja ( KD group Bdg)

                       
                      Wah pakde Hans ikutan nontoN toh ? Saya pikir sibuk bikin pulau ​​˚⌣˚he˚⌣˚he˚⌣˚he‎​˚⌣˚

                      RIO
                      Powered by Scania Dragster® Ngeblooooonk truuuuzzzzz !!!
                      From: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                      Sender: BisMania@yahoogroups.com
                      Date: Wed, 18 Jul 2012 16:58:46 +0800 (SGT)
                      To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
                      ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                      Subject: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja ( KD group Bdg)

                       
                      KD wisata memang ngejosh-ngejosh ya.... Belum lama dari Bandung ( Minggu, 8 Juli 2012) dgn gerobak Jepang saya dari Bandung ke Jakarta beriringan dg KD wisata Bandung berbaju AP Hino RG ( ada yg setra selendang..sebagian besar new travego marco..). Di tol Cikampek lari di atas 100 km/jam dan karena lalin padat tanpa segan sering ambil bahu jalan dgn kecepatan tinggi. Sempat otot-ototan dgn Bhinneka Legacy tujuan Merak yg juga ngejosh...siapa pemenangnya saya sendiri tdk tahu karena sy tertinggal jauh ( kan tertib lalin...).
                      Yg lucu, hari Kamis-nya 5 Juli 2012 dini hari, dari Jatibening saya naik KD dari Merak ke Bandung berbaju AP old Travego seat 2-2 toilet Hino RG juga...ngejosh banget..( tapi sy sering zzz..zzz...), saat di tol Padaleunyi, harusnya bus KD ini keluar via PAsir Koja...tapi gara-gara ngejosh ( atau ngantuk ya...? ), jalur keluar arah gate Pasir Koja terlewat sampai 200 meter-an lebih...alhasil, bus-pun haris parkir mundur...

                      Apakah KD bandung lebih josh daripada KD Jakarta ?

                      Salam seduluran,
                      Rudi - BMC.JKT-0208

                      Dari: Hans Ngapak <hans_ngapak@...>
                      Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                      Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:59
                      Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                       
                      AP lampu depan belakangnya masih aslinya om CMIIW, itu kebetulan KD pariwisata om

                      salam
                      HANS

                      Dari: Arsala Rudy <ars_rudi@...>
                      Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                      Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 14:47
                      Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                       
                      KD-nya RG Setra Selendang AP, apakah lampu depan marco dan lampu belakangnya smiley dan ada stiker di kaca belakangnya "Cakra" ?

                      Salam, Rudi

                      Dari: hari budi wijaya <hary_chrisnamt03@...>
                      Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                      Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 13:54
                      Judul: Bls: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                       
                      Jadi lapeerrr nih :)) tertawa

                      btw itu Hino RGnya tumben handal betul??apakah itu mungkin yang ngelen yg pernah dinaikin mas Antonius Angga ya?


                      hary bw
                      0852 3042 7272

                      Dari: bagus yana <mycalamary@...>
                      Kepada: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                      Dikirim: Rabu, 18 Juli 2012 9:57
                      Judul: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                       
                      Memang kelebihan BMC Banten klo ngadain acara pasti full makanan n murah biayanya,hehe

                      Bagus Yana
                      08111925808
                      Powered by Telkomsel BlackBerry®
                      From: hendri budi <hendri_budi@...>
                      Sender: BisMania@yahoogroups.com
                      Date: Tue, 17 Jul 2012 19:09:14 -0700 (PDT)
                      To: BisMania@yahoogroups.com<BisMania@yahoogroups.com>
                      ReplyTo: BisMania@yahoogroups.com
                      Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran Jogja (2)

                       
                      Sabtu 14 Juli 2012
                       
                      (Foto by :Yudi Iduy)
                       
                      Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
                      (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
                       
                      Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
                      Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
                      Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
                      Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
                      Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
                      Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
                       
                      Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
                      (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
                       
                      Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
                       
                      Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

                      (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
                      Salam
                       
                       
                      Hendri
                      FB : Hendri Budianto
                      YM : hendri budi
                      08127094387















                    • hendri budi
                      Dah terjawab dengan kiriman Mas Redis ya mas Bugi ? Tapi videonya emang gak terlalu jelas.   Salam     Hendri ________________________________ From: Bugi
                      Message 10 of 22 , Jul 18, 2012
                      View Source
                      • 0 Attachment
                        Dah terjawab dengan kiriman Mas Redis ya mas Bugi ?
                        Tapi videonya emang gak terlalu jelas.
                         
                        Salam
                         
                         
                        Hendri

                        From: Bugi Kurnia Widianto <bugi_65@...>
                        To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                        Sent: Wednesday, July 18, 2012 4:13 PM
                        Subject: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                         
                        Om Hendri, RG Setra, lampu depan model daun, lampu belakang model pistol, ada gambar mickey mouse dan awan. Btw, ada livery birunya gak om? Apa mungkin Pakar Utama

                        Bugi K. Widianto
                        From: hendri budi <hendri_budi@...>
                        To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                        Sent: Wednesday, July 18, 2012 3:16 PM
                        Subject: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                         
                        Sepertinya bus Pariwisata mas ada tulisannya RG 16
                        Mudah-mudahan ada bisa ngasih petromaknya !! hehehe
                         
                        Salam
                         
                        Hendri

                        From: denny wijaya <wijaya_dny@...>
                        To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                        Sent: Wednesday, July 18, 2012 11:24 AM
                        Subject: Re: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                         
                        Mas Hendri,
                        Jadi penasaran sama KD Setra RG ini, jangan jangan RGnya Bandung-Blitar IK 06/ IK07...
                        hmm.. nunggu petromaks dari mandoran Cicaheum, Mas Antonius Angga ^_^

                        Best Regards,



                        Denny Wijaya 

                        081375107020
                        YM: wijaya_dny | Gtalk : wijayadny

                        From: hendri budi <hendri_budi@...>
                        To: "BisMania@yahoogroups.com" <BisMania@yahoogroups.com>
                        Sent: Wednesday, July 18, 2012 9:09 AM
                        Subject: ( BisMania ) Bersama BMC Banten Menuju Ungaran & Jogja (2)

                         
                        Sabtu 14 Juli 2012
                         
                        (Foto by :Yudi Iduy)
                         
                        Setelah semua sudah merasa kenyang rombongan pun pamit kepada pemangku hajat. Acara pamitan dibarengi dengan agenda foto bersama. Mungkin jarang terjadi penganten diajak foto bareng pakai spanduk seperti ini :D big grin. Seperti biasa ketika sudah berkumpul di dekat tempat parkir bus bukannya pada langsung naik malah pada foto2. Mungkin karena banyak photografer dan para model yang ikut, yang tidak mau melewatkan moment - moment yang tidak mungkin terulang kembali.. Suit..suit... :)) laughing. Hampir jam setengah 3 rombongan baru bergerak menuju acara kedua. Malioboro merupakan tujuan kami selanjutnya. Mampir sebentar di outlet oleh-oleh khas Ungaran yaitu tahu baxo Bu Puji. Di sini sudah mulai ada rekan-rekan yang berpamitan untuk berpisah dari rombongan. Bus kembali berjalan untuk selanjutnya isi BBM di Bawen. Kembali beberapa rekan berpamitan di kota ini. Termasuk Willy Irwanto, bismania yang tergabung dalam BMC korwil bus banter juga turun di sini.. :)) laughing. Bawen merupakan salah satu tempat bersejarah bagi saya. Di terminal Bawen inilah saya mengenal untuk pertama kali sebuah komunitas pecinta bis yang namanya Bismania Community.
                        (Duet Nahkoda Handal, foto by Yudi Iduy)
                         
                        Dari Bawen ini kendali bus kembali dipegang oleh Mas Boim. Menyusuri wilayah pegunungan yang memisahkan Kabupaten Semarang, Ambarawa, pingiran Temanggung dan Magelang. Kembali aksi tempel tipis2 ala mas Boim membuat mata para bismania ini terjaga. Sayang minim sekali bis yang lewat di sore itu. Hanya ada PO Sumber Waras satu tujuan dengan kami. Memasuki daerah Magelang mulailah bertemu dengan bus2 yang mengarah ke Ibu Kota. Tampak rombongan gajah Temanggung dan Santoso cukup mendominasi pasukan bus malam di sore itu. Jam 18.05 bus kamipun merapat di parkiran bus Malioboro. Seluruh peserta diberi waktu sekitar 2 jam untuk berburu buah tangan, maupun sekedar menikmati suasana jogja seperti yang ada di lagu Kla Project. Jam 20.00 sebagian besar peserta tampak sudah kembali ke Bus, tetapi justru PIC acara malah belum pada nongol #:-S whew!. Disini terliat siapa yang belanjaannya banyak dan tidak. Kalo saya perhatikaan bawaan dari Mas Bowo termasuk dalam kategori terbanyak. Sepertinya akan berbagi oleh2 untuk satu kampung tuh.. :P tongue. Baru sekitar jam 9 malam kurang seluruh peserta tour pun naek ke dalam bus. Di sini baru tahu kalau bus kami selain mempunyai lampu LED warna biru bus ini juga mempunyai lampu warna hijau. Ada yang punya foto pas lampu hijau menyala gak ya ?
                        Penunjuk waktu di dalam kabin bus memperlihatkan angka 21.05 ketika bus kami bergerak. Menyusuri keramaian Jogja di malam minggu. Suasa akhir pekan yang juga minggu terakhir musim liburan membuat kota ini sangat bergairah. Menuju purworejo dan kebumen masih dengan gaya mengemudi yang halus dan cepat ala Pak Edi. Gaya mengemudi ala Pak Edi ini memang akan menina bobokan para bismania yang ada di kabin bintang biru. Kembali para ngorokers mendominasi perjalanan kami di malam itu. Kalo malam sebelumnya alunan dengkur dari para bismania dari ujung barat pulau jawa ini masih terdengar halus kali ini iramanya mulai berubah. Tidak ada lagi aksi menggiring gas dengkuran pelan-pelan tapi langsung tancap gas menuju titik tertinggi &gt;:P phbbbbt=)) berguling di lantai. Sepertinya kelelahan yang mendera membuat alunan dengkuran menjadi semakin tidak berirama :)) laughing. Atau mungkin jalanan yang bergelombang memberi pengaruh alunan dengkuran menjadi tidak harmoni. Tapi yang jelas seluruh penghuni seat di bus bintang biru pariwisata ini sudah siap dengan kondisi jalur selatan yang macet parah. Bayang bayang dari caper mas Iwan (M. Kurniawan) bersama Sinar Jaya yang baru sampai jakarta jam 1 siang benar-benar menghantui perjalanan kami.
                        Sekitar jam setengah 2 malam bus berhenti di sebuah SPBU di daerah Gombong. Sebagian penghuni kabin turun untuk memenuhi toilet yang disediakan pengelola SPBU. Kelemahan bus tanpa tolilet memang harus sering berhenti untuk aktivitas unloading para penumpangnya. Bus kembali melanjutkan perjalanan. Mas Boim kembali menjadi nahkoda dari Blue Star MB 1526 ini. Pus pariwisata ini kembali berubah menjadi bus malam yang cepat, trengginas dan bertenaga. Menyusuri jalanan berkelok dan naik turun tetap dengan tensi tinggi. Lagi-lagi karena kalah start sekitar 4 jam dari bus2 malam membuat kami hanya bisa bermain dengan beberapa bus pariwisata.
                        Wush...wush... secara tiba-tiba sebuah bus putih berbody setra dengan logo 3 telur masuk dari sisi kanan. Bus bersasis Hino RG ini berhasil melewati sang bintang biru. Blue Star kami tidak tinggal diam, serasa tidak rela singgsananya direbut oleh 3 telur. Langsung saja menempel ketat si RG tersebut. Aksi kejar-kejaran 2 bis pariwisata beda PO, karoseri dan sasis ini membuat jalur lintas selatan bergairah. Aksi tempel tipis dari bus Pariwisata bersasis MB 1526 terhadap HINO RG sepertinya jauh lebih mendebarkan daripada aksi tempel bus malam ala Haryanto terhadap Shantika di pantura. Mungkin aksi ini lebih mirip dengan aksi kejar-kejaran Sumber Kencono dan Mira di hutan Mantingan. (hehehe, sok ta aja deh, padahal seumur2 belum pernah naek Haryanto.. :D big grin). Aksi kejar-kejaran semakin seru dikala kedua bus super cepat ini tertahan oleh 2 bus big star pariwisata MB 1526. Butuh waktu lama menaklukkan 2 pariwisata bus yang sedang berkonvoi. Kesulitan melewati big star pariwisata bertambah dikarenakan sang bintang biru mulai bertemu dengan bus-bus malam dari Jakarta/Bandung yang sedang mengarah ke timur. Rombongan Pahala Kencana, Rosalia Indah dan Sinar Jaya meramaikan suasana di malam hari itu. Lagi-lagi para cheerleaders Sinar jaya bersorak, saat sang Bintang Biru berpapasan tipis dengan armada pelangi. Bahkan terlontar kalimat “lihat tuh dengan gigi netral aja masih mampu nanjak”.. ha..ha..ha..ha, tawa keras langsung membahana di kabin Blue Star.
                        Ternyata si RG armada 3 telur benar-benar licin bak belut. Disaat sang Bintang Biru baru berhasil melewati 1 Big Star, dia malah nyelonong menghilang di tengah malam. Memang armada terakhir dari Big Star pariwisata mampu memberikan perlawanan alot kepada 3 telur dan bintang biru. Skill mumpuni ketiga nahkodanya benar-benar dipertontonkan di sini. Entah bagaimana kondisi para penumpang di RG putih tersebut. Berjalan kencang di jalanan sempit yang bergelombang pasti akan membuat punggung dan pinggangnya tersiksa. Hehehe. Tapi mungkin juga Mas Boim merasa sedikit menyesal, gagal merebut kembali singgasana jalur selatan yang keliatannya sengaja diberikan kepada si 3 telur untuk memacu adrenalin para kompor mleduk di dalam kabin.
                        Setelah aksi kejar-kejaran seru dengan bus-bus pariwisata akhirnya akupun tertidur. Entah bagaimana dengan rekan-rekan yang lain. Tapi yang jelas penghuni baru seat 2B benar benar gak mau kalah menginjak gas dengan mas Boim. Kalo mas boim menginjam gas MB 1526nya dalam-dalam, penghuni seat 2B ini menginjak gas dengkurannya lebih dalam lagi. =)) berguling di lantai=)) berguling di lantai Sorry mas, just kidding!. Terbangun ketika bus berhenti di daerah tasik sekitar jam 4 pagi. Petugas Checker turun untuk mengambil service sarapan pagi buat kami semua. Hebatnya lagi sang checker langsung membagikan itu nasi saat itu juga, Sahur sahur!!! []--- cook^O^||3 makan
                         
                        Saat melintas sebuah rumah makan tampak masih ada beberapa bis malam yang sedang istirahat atau kontrol di sana. Salah satu dari bus-bus tersebut adalah si KD setra Hino RG juga sedang berhenti. Entahlah KD itu apakah benar bis pariwisata atau bis pariwisata yang sedang bertugas menjadi bis malam?. Jam 05.20 bus kami merapat di sebuah SPBU di Cicalengka. Isi BBM buat sang Bintang Biru serta unloading bagi penghuni kabinnya adalah aktivitas yang terjadi di sana. Sebagian peserta langsung menyantap menu sarapan yang di sediakan PIC acara. Kalo saya perhatikan service dari PO BMC banten ini benar-benar luar biasa. 3X snack, 1x sarapan dan 1x prasmanan di resepsi pernikahan adalah service untuk perjalanan Tangerang – Ungaran – Jogja - Tangerang. Coba bandingkan PO mana yang berani memberi servicenya seperti ini? :D big grin 
                        (Mungkin karena spanduk ini yang membuat KD setra lari bak cheetah)
                         
                        Sekitar jam 6 kurang bus kembali berjalan. Lingkar kemudi kembali ditangan Pak Edi. Menyusuri jalanan rancaekek, dan kemudian masuk tol Celeunyi. Di tol yang sunyi tersebut bus dipacu dengan cukup cepat. Angka 110 Kpj sering kulihat terpampang pada speedometer MB 1526 ini. Melewati Rosalia Indah yang sepertinya juga merupakan bus tujuan Jabodetabek via selatan. Amazing, bis yang berangkat sore hari mampu terkejar juga. Akhirnya jam 08.40 bus kamipun mendarat dengan sempurna di lokasi start pada jumat malam. Sebelumnya ada beberapa rekan yang turun di jalan. Seperti rombongan Jakarta yang turun di pintu tol Bekasi Barat, Mas Boim di Semanggi dan rombongan Serang di Kebon Nanas. 11 jam dan 35 menit adalah waktu yang kami butuhkan untuk menempuh perjalanan dari Malioboro – Tangerang. Luar biasa bukan ?
                         
                        Sekian dulu catatan perjalanan (caper) ini saya buat. Mohon maaf jika banyak tempat dan moment yang terlewatkan. Perjalanan membosankan penuh kemacetan saat berangkatlah yang membuat saya malas mencatat selama perjalanan. Sehingga begitu sampai rumah makan Sari Rasa tidak ada satupun cacatan yang saya buat di handphone. Terus terang saya sudah tidak punya bekal dan ide untuk membuat caper. Beruntunglah mulai minggu sore (15 Juli 2012) banyak rekan-rekan yang menguploade foto-foto di facebook. Dari foto-foto nyentrik di FB inilah saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah caper gak jelas ini. :D big grin

                        (sumber foto : Facebook BMC Banten & dll)
                        Salam
                         
                         
                        Hendri
                        FB : Hendri Budianto
                        YM : hendri budi
                        08127094387













                      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.