Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

RE: [Bayi-Kita] how to manage "Pembantu"?

Expand Messages
  • Shinta Kertasari
    Waduhhh pak ade, repot juga ya jadi pembantu kalau gitu hehehe. Saya sih dengan pembantu santai-santai saja. Begitu datang, saya berikan jobdesk mereka.
    Message 1 of 47 , Mar 31, 2009
    • 0 Attachment

      Waduhhh pak ade, repot juga ya jadi pembantu kalau gitu hehehe. Saya sih dengan pembantu santai-santai saja. Begitu datang, saya berikan “jobdesk” mereka. Gimana menyelesaikannya, terserah yang penting semua beres, rumah rapi, makanan tersaji, anak saya terurus dengan baik dan hati senang. Masalah makanan, apa yang kita makan ya mereka makan. Memang saya beberapa kali ketemu orang tua seperti mertua Anda dan langsung protes dengan sikap dan cara kami sekeluarga memperlakukan pembantu. “takut nglunjak” begitu katanya. Tapi alhamdulillah semua baik baik saja, pembantu saya nggak “nglunjak” dan betah. Komen saya tentang peraturan mertua anda

       

      1. pembantu bangun jam5 pagi, tidur setelah majikan tidur.

      Pembantu saya setiap hari bangun jam 5 – 6 karena harus sholat Subuh. Pada dasarnya terserah dia, kami nggak pernah ngatur. Yang penting sarapan dan bekal yang akan kami bawa sudah tersedia.

      2. bagun tidur langsung kerja, sebelum majikan bangun harus udah beres nyapu dan ngepel.

      Cara kerja pembantu, bagaimana dan kapan terserah mereka, yang penting semua beres

      3. pembantu sarapan sisa setelah majikan sarapan,

      Pembantu saya malah kadang sarapan duluan, kadang nggak sarapan. Terserah dia. Cuma biasanya dia makan dengan lauk semalam . Tapi itu karena dia yang mau. “Sayang bu kan bapak sama ibu nggak mau lagi makan ini. Dari pada dibuang” itu katanya waktu aku pernah tanya.

      setelah itu boleh mandi. sabun, sampo, beli sendiri atau ngutang ama majikan trus potong gaji.

      Mandi biasanya pagi karena dia harus sholat subuh. Dan rasanya lebih enak liat dia segar lho. Seluruh perlengkapan dia masuk dalam belanja bulanan saya.

      4. saat majikan sarapan, pembantu nyuci baju majikan dan keluarga.

      Sekali lagi, jadwal dan bagaimana dia kerja terserah yang penting semua beres. Tapi pembantu saya biasanya nyuci setelah kami semua mandi pagi

      5. pembantu makan dikamar, dengan piring dan gelas sendiri, air tidak boleh ambil dari dispenser, harus rebus air keran dan disimpan dikamar.

      Kami justru tidak suka ada orang makan di kamar. Takut anak kami nanti meniru pak. Kalau ngrebus air sendiri bukannya malah boros gas?

      6. setelah mandi pagi jam 9an, pembantu nemenin anak2 main atau bersih2 rumah.

      Biasanya semua pekerjaan sudah selesai jam 8 atau kalau ada setrikaan ya jam 9, kadang dia nemenin anak saya. Tapi karena saya lebih suka menemani anak saya main dia bebas mau ngapain aja. Yang penting kalau sedang ada anak saya, dia tidak boleh nonton sinetron dan tayangan gosip atau berita TV. Kalau saya dan anak saya di kamar baru dia bebas mau nonton apa saja.

      7. siangnya nyetrika dll. sampai jam makan malam.

      8. pembantu makan malam setelah majikan makan malam, makanannya sisa majikan atau yg sisa hari sebelum2nya.

      Pembantu boleh kerja dan makan kapan saja dan makanan tidak dibedakan.

      9. sebelum tidur malem, pembantu baru boleh mandi dan cuci bajunya sendiri dan gak boleh pakai mesin cuci.

      Tidakada perbedaan.terserah dia. Kami hanya membedakan cucian berdasarkan warna. Kecuali untuk kain lap dan pel tidak boleh dicampur dengan pakaian dan sprei/korden

      10. sabtu dan minggu berlaku cara yg sama dengan hari biasa (tidak ada liburnya).

      Liburan ada sesekali dia boleh keluar jalan jalan dengan teman/saudaranya tapi tidak menginap. Untuk libur pulang ke rumah saya beri jatah 12 hari (termasuk lebaran) Jadi terserah dia kapan mau pulang asal jatah “cutinya” masih ada. Tentu dikompromikan dengan keperluan saya dan keluarga.

      11. kamar pembantu hanya disediakan, matras buat tidur saja, tidak ada lemari dll.

      Kamarnya normal (meski lebih kecil dari kamar kami ada tempat tidur, lemari pakaian dan meja kecil plus van biar nggak kepanasan

       

      Yang pasti, seperti kata suami saya, pembantu juga manusia. Dia sama dengan pegawai di sebuah perusahaan di mana kita direkturnya. Pasti punya hak dan kewajiban .

       

      Semoga bermanfaat

       

       

      ----- Original Message -----

      Sent: Wednesday, March 25, 2009 12:29 PM

      Subject: [Bayi-Kita] how to manage "Pembantu"?

       

      dear friends,

       

      saya mau minta input, sharing atau saran dari teman2 mengenai bagaimana mengatur pembantu yg baik, yg selayaknya, yg se-manusiawi- nya dan bisa membuat pembantu betah.. :)

       

      ada beberapa point yg diajarkan oleh mertua, apakah sama dengan teman2 disini & bagaimana menurut teman2:

      1. pembantu bangun jam5 pagi, tidur setelah majikan tidur.

      2. bagun tidur langsung kerja, sebelum majikan bangun harus udah beres nyapu dan ngepel.

      3. pembantu sarapan sisa setelah majikan sarapan, setelah itu boleh mandi. sabun, sampo, beli sendiri atau ngutang ama majikan trus potong gaji.

      4. saat majikan sarapan, pembantu nyuci baju majikan dan keluarga.

      5. pembantu makan dikamar, dengan piring dan gelas sendiri, air tidak boleh ambil dari dispenser, harus rebus air keran dan disimpan dikamar.

      6. setelah mandi pagi jam 9an, pembantu nemenin anak2 main atau bersih2 rumah.

      7. siangnya nyetrika dll. sampai jam makan malam.

      8. pembantu makan malam setelah majikan makan malam, makanannya sisa majikan atau yg sisa hari sebelum2nya.

      9. sebelum tidur malem, pembantu baru boleh mandi dan cuci bajunya sendiri dan gak boleh pakai mesin cuci.

      10. sabtu dan minggu berlaku cara yg sama dengan hari biasa (tidak ada liburnya).

      11. kamar pembantu hanya disediakan, matras buat tidur saja, tidak ada lemari dll.

       

      saya mohon sekali sharing teman2 supaya saya bisa diskusi dengan istri saya based on facts arround us, karena kami sekarang sudah tinggal sendiri tanpa mertua...

       

      sharing dan input teman2 akan sangat membantu saya dalam menjalani kehidupan berkeluarga kami lebih baik, juga mungkin untuk teman2 disini..

       

      thank you so much..

       

      best regards,

      ade.

       

       


      Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru Akhirnya datang juga!


      Internal Virus Database is out-of-date.
      Checked by AVG Free Edition.
      Version: 7.5.446 / Virus Database: 270.11.24/2017 - Release Date: 3/22/2009 5:51 PM


    • Rully
      Btw, emang para pembantu di gaji berapa? Kok kerjanya mulai dari majikan belum bangun sampai setelah majikan tidur. Kita aja yg kerja normal di perusahaan
      Message 47 of 47 , Apr 2 7:14 PM
      • 0 Attachment
        Btw, emang para pembantu di gaji berapa?
        Kok kerjanya mulai dari majikan belum bangun sampai setelah majikan tidur. Kita aja yg kerja normal di perusahaan swasta atau pemerintah jam kerjanya  cuma 8 jam dlm sehari. Itu pun Sabtu dan Minggu Libur. Jika nambah jam kerja diluar waktu yg ditentukan ada uang Lembur atau sekedar tambahan uang makan / transport.
        Saran saya, perlakukanlah para pembantu anda 2 semua sebagai manusia, dan anggap mereka sebagai keluarga sendiri. Jangan mentang2 merasa udah bisa bayar mereka trs semena2. Coba sendiri kalau anda yg melakukan pekerjaan pembantu tsb dr pagi smp mlm dan diperlakukan spt pembantu anda yg mkn dr sisa2 majikan, apakah bisa tahan selama 1 bln?
         
        Untung saya gak pake jasa pembantu, karena merasa gak bakal sanggup membayar pembantu dengan layak sesuai jam kerjanya......
         
         
         
        ----- Original Message -----
        Sent: Tuesday, March 31, 2009 1:37 PM
        Subject: Re: [Bayi-Kita] Re: how to manage "Pembantu"?

        Aduh...
        kalo baca point2nya kok saya gak nemuin cerminan dari kalimat "baik, selayaknya, manusiawi & membuat pembantu betah yaaa...
         
        Untuk beberapa point, saya setuju :
        1. Pembantu bangun jam 5 pagi,
            alasannya, pertama, kalo muslim, harus sholat subuh dong...
            kedua, kalo kita mendadak kesiangan, ada yang bisa diandelin buat bangunin kita...
         
        2. Bangun tidur langsung kerja,
            Kayaknya gak perlu di perintah, biasanya si mba langsung nyadar kalo dia memang sudah seharusnya kerja di rumah kita.
            Tapi kalimat "sebelum majikan bangun harus sudah beres nyapi & ngepel"... lah, kalo kita bangunnya juga jam 5 karna harus kerja?
            Kalo liat point ini, berarti point no. 1, harusnya jam berapa dong...?
         
        3. Makanan pembantu, sisa majikan,
            Ok, mungkin di beberapa keluarga ada yang tidak mau "berbagi" secara nyata dengan pembantu nya.
            Tapi jangan sampai lah kita kasih makanan sisa apalagi sisa kemarin, walaupun dia cuma pembantu kita...
            Yang manusiawi adalah, si mba memisahkan sendiri makanan untuk dia didapur sebelum menyajikannya di meja makan untuk makanan kita...
         
        4. Kebetulan kalo di keluarga saya, sabun, sampo, pembalut, odol, sikat gigi itu selalu kita supply. Intinya, kebutuhan utama si mba lah... tapi kalo udah masalah bedak, pewangi, lipstik... nah... itu udah bukan tanggung jawab kita deh...
         
        5. Masalah mandi, kebetulan mbak di rumah saya, mandi minimal 3 x sehari. Pagi, sore, dan menjelang tidur.
            Alasannya simple, dia juga main sama anak2 kita, jadi otomatis, dia harus bersih kan...?
         
        6. Kalau masalah isi kamar sih, tergantung kemampuan kita aja... kalau memang cuma mampu nyediain matras, ya apa boleh buat. Tapi kalau mampu sediain lebih dari itu, apa salahnya kan...
         
        Kalau point2 tersebut diatas sudah di terapkan, mudah2an, si mba jadi betah kerja sama kita...
         
         
         
         
        Maaf kalau tidak berkenan ya...
        ...Bunda Syifa...
         
         
         
         
        ----- Original Message -----
        Sent: Monday, March 30, 2009 11:32 PM
        Subject: [Bayi-Kita] Re: how to manage "Pembantu"?

        --- In Bayi-Kita@yahoogrou ps.com, kusuma nugroho <ade_wkn@... > wrote:
        >
        > dear friends,
        >
        > saya mau minta input, sharing atau saran dari teman2 mengenai bagaimana mengatur pembantu yg baik, yg selayaknya, yg se-manusiawi- nya dan bisa membuat pembantu betah.. :)
        >
        > ada beberapa point yg diajarkan oleh mertua, apakah sama dengan teman2 disini & bagaimana menurut teman2:
        > 1. pembantu bangun jam5 pagi, tidur setelah majikan tidur.
        > 2. bagun tidur langsung kerja, sebelum majikan bangun harus udah beres nyapu dan ngepel.
        > 3. pembantu sarapan sisa setelah majikan sarapan, setelah itu boleh mandi. sabun, sampo, beli sendiri atau ngutang ama majikan trus potong gaji..
        > 4. saat majikan sarapan, pembantu nyuci baju majikan dan keluarga.
        > 5. pembantu makan dikamar, dengan piring dan gelas sendiri, air tidak boleh ambil dari dispenser, harus rebus air keran dan disimpan dikamar.
        > 6. setelah mandi pagi jam 9an, pembantu nemenin anak2 main atau bersih2 rumah..
        > 7. siangnya nyetrika dll. sampai jam makan malam.
        > 8. pembantu makan malam setelah majikan makan malam, makanannya sisa majikan atau yg sisa hari sebelum2nya.
        > 9. sebelum tidur malem, pembantu baru boleh mandi dan cuci bajunya sendiri dan gak boleh pakai mesin cuci.
        > 10. sabtu dan minggu berlaku cara yg sama dengan hari biasa (tidak ada liburnya).
        > 11. kamar pembantu hanya disediakan, matras buat tidur saja, tidak ada lemari dll.
        >
        > saya mohon sekali sharing teman2 supaya saya bisa diskusi dengan istri saya based on facts arround us, karena kami sekarang sudah tinggal sendiri tanpa mertua...
        >
        > sharing dan input teman2 akan sangat membantu saya dalam menjalani kehidupan berkeluarga kami lebih baik, juga mungkin untuk teman2 disini..
        >
        > thank you so much..
        >
        > best regards,
        > ade.
        >
        > ------------ -----
        Tiap orang mmg berbeda2, di Indonesia mmg kyknya sadis. Tp coba liat org luar negeri, disiplin banged....telat masuk sekali aja bisa dipecat.
        Tapi ada beberapa poin yang mungkin harus dipikirkan lagi.
        1. Janganlah dikasih makanan sisa, ada bagusnya kl dibagi dahulu jatahnya.... manusia kan derajatnya sama, beda peran doang...
        2. Lagian gpp kan dia minum air dari dispenser, apalagi mutu air keran di indonesia udah ga' sebagus dulu.
        3. Semakin cepat pembantu tidur (istirahat), tenaganya akan penuh terisi utk hari esok.....ga' mungkin dia menunggu anda tidur sedangkan anda sedang asik nonton sepakbola... ..^^v
        4. Memakai peralatan makan yang pernah dipakai pembantu tidak akan membuat anda mati khan??...tapi y kl anda masih ragu belikan aja dia perlatan makan.
        5. Membelikan pembantu peralatan mandi tidak akan membuat anda miskin.
        6. Diajak refreshing ke MOL??...kenapa tidak??...Pembantu juga butuh refreshing, biar ga' sumpek.
        7. Seringlah mengobrol dengan pembantu anda, jangan sampai ada yang dia sembunyikan dari anda.

        Nah itu aja, smoga bermanfaat.. .....
        Ayahnya Dewi....

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.