Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Lebih baik DPT yang panas

Expand Messages
  • Muhyidin, Habibullah (H)
    saya juga mo sharing tentang pendapat dokter mengenai imunisasi DPT, menurut beliau lebih suka anaknya dikasih DPT yang bisa bikin panas, soalnya panas pada
    Message 1 of 11 , Oct 30, 2008
    • 0 Attachment
      saya juga mo sharing tentang pendapat dokter mengenai imunisasi DPT, menurut beliau lebih suka anaknya dikasih DPT yang bisa bikin panas, soalnya panas pada bayi itu pertanda kalo vaksinnya bekerja, coba kalo ga panas kita kan ga tau vaksinnya bekerja /tidak. menurut info dari beliau juga bahwa penyimpanan vaksin itu tidak boleh sembarangan karena vaksin itu isinya virus yang dilemahkan rentan thd perubahan suhu,dll. jadi kalo penyimpanannya sembarangan si virus yang lemah tadi akan mati dan hasilnya vaksin yang disuntikkan ke anak kita isinya cuma air doang, ga ada fungsinya.
      jadi menurut beliau lebih baik dikasih DPT yang bikin panas biar kita tau vaksinnya bekerja/tidak, untuk panasnya tinggal dikasih obat penurun panas ato obat tradisional juga reda. mudah-mudahan bermanfaat, CMIIW.


      From: Bayi-Kita@yahoogroups.com [mailto:Bayi-Kita@yahoogroups.com] On Behalf Of Sandra
      Sent: Monday, October 13, 2008 4:55 PM
      To: Bayi-Kita@yahoogroups.com
      Subject: RE: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......

      Saya mau sedikit sharing, khususnya tentang DPT yang bikin panas. Untuk imunisasi tahap pertama (usia 3-9 bulan), anak saya imunisasi di puskesmas pake DPT yang biasa, begitu juga untuk polio (pokoknya yang wajib itu sebagian besar saya lakukan di puskesmas). Bayarnya hanya 10000 rp dan anak saya tidak panas. Bandingkan dengan DPT bikin panas di RS bisa puluhan sampai 100rb. Yang ga bikin panas, benar2 bikin panas papa mamanya, karena sampai 300an ribu. Hehehe.

      Saya dapat tips dari teman saya dan kemudian saya praktekkan. Sebelum diimunisasi (sekitar 2-5 menit) saya beri tempradrop (sori sebut merk) sesuai dosis bayi. Baru setelah itu langsung disuntik. Puji Tuhan anak saya tidak pernah panas. Paling hanya sedikit hangat di malam hari setelah dia imunisasi. Dan besok paginya sudah tidak hangat lagi.

      Pemberian tempradropnya harus sebelum suntik. Dari pengalaman saya juga, dua imunisasi DPT pertama saya berikan tempra sebelum suntik (di puskesmas), pada imunisasi ketiga saya berikan setelah suntik, gara2nya dokternya ga sabar nungu saya buka tutup tempradrop yang memang suka susah dibuka (saya ke RS sekalian saya sendiri saat itu kontrol). Akhirnya anak saya hangat sampai keesokan harinya. Untung saya ke rumah sakit hari Sabtu, so hari minggu saya masih bisa nemenin anak saya.

      Saran saya, kita ga perlu ragu atau kuatir untuk imunisasi di puskesmas. Mereka selalu pakai alat2 yang baru dan pasti steril. Hemat dan tetap sehat.

      Cheers,

      Mama Angela   

      From: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com [mailto:Bayi- Kita@yahoogroups .com] On Behalf Of Agus Widiarto
      Sent: Saturday, October 11, 2008 9:14 PM
      To: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com
      Subject: RE: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......

      utk semua para ortu yang lagi sibuk mikir imunisasi.

      kebetulan anakku atha juga baru 17 bulan n sesuai schedule imunisasi dokter kemaren bulan agustus baru saja imunisasi DPT ke 2.

      pada waktu itu istriku sempat tanya sama dokter anaknya ( kami memilih dokter anak utk anak kami di RS PGI CIkini / Dr Bukit ) mengenai imunisasi ini terutama MMR.

      dijelaskan oleh dokter  bahwa pada dasarnya semua imunisasi itu penting adanya  dan mengapa ada 2 jenis imunisasi yaitu yang wajib dan tidak wajib ? itu lebih disebabkan oleh faktor subsidi pemerintah.

      beberapa imunisasi yang wajib itu karena imunisasi itu murah dan disubsidi oleh pemerintah sehingga menjadi imunisasi yang wajib  dan beberpa yang lain menjadi tidak wajib karena faktor subsidi dan biaya yang mahal.

      khusus untuk imunisasi MMR ini sebenarnya juga bagus bagi anak kita karena adanya vaksin untukmencegah penyakit GONDONG. dimana kata dokter Jika anak kita kena gondong maka kemungkinan bagi anak laki laki tidak akan bisa menghasilkan sperma dan utk anak perempuan juga tidak menghasil ovum. sehingga kemungkinan bagi anak kita adalah tidak bisa mempunyai keturunan. kenapa tidak wajib ? informasinya adalah karena belum memasyarakat n karena faktor mahal itu tadi.

      nah buat bapak & ibu semuanya sebaiknya kalau punya bayi konsultasikan dengan detil semua jenis imunisasi yang akan diberikan ke anak kita. semua kan juga buat kita dan keturunan kita sendiri. toh masalah biaya masih bisa kita kendalikan. seperti DPT  ada 2 pilihan. istilah dokter anak kami adalah mau panas anaknya atau panas bapaknya, kalau panas anaknya ya paling rewel 2 hari jd kadang ortu ga bisa kerja, tp kl panas bapaknya maka siapkan aja biaya nya dan si anak gak rewel sehingga bisa ditinggal kerja.

      sampai sekarang semua imunisasi kami ikuti saja sesuai dengan jadwal dokter yang sudah diberikan. dan alhamdulilah secara fisik maupun otak anak kami terlihat menonjol dibanding anak seusianya.



      Agus Widiarto
      Phone      : 0811954753, 021-33446296
      email       : aguswidiarto@ yahoo.com
      ym          : pafw_wid@yahoo. com         
      blog         : http://widi4rto. multiply. com  



      --- On Fri, 9/19/08, Niken Larasati <nlarasati@tycoint. com> wrote:

      From: Niken Larasati <nlarasati@tycoint. com>
      Subject: RE: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......
      To: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com
      Date: Friday, September 19, 2008, 9:13 AM

      Menurut saya HIB itu penting makanya dijadiin imunisasi dasar wajib. Biasanya disuntik barengan HiB + DPaT tambah Polio, kadang disebut juga infanrix.

      Ini sedikit gambaran ttg HiB, silakan dibaca semoga bermanfaat :

      Apa itu Hib?
      Hib adalah singkatan untuk Haemophilus influenzae type b, sejenis bakteria yang menyebabkan penyakit yang dapat berakibat fatal, seperti: Radang selaput otak ( Meningitis) -jangkitan pada selaput otak dan saraf tunjang Radang paru- paru (Pneumonia) - jangkitan pada paru- paru Radang epiglotis ( kerongkong ) - jangkitan pada epiglottis Keracunan darah ( septicaemia ) - jangkitan darah Radang sendi - jangkitan pada sendi Penyakit Hib, jangkitan HIV dan Hepatitits B BUKAN satu penyakit yang sama. Vaksin pencegah Hepatitis B adalah vaksin Hepatitis B manakala vaksin penyakit Hib adalah vaksin Hib.

      Mengapa penyakit Hib berbahaya?
      Mudah berjangkit terutama dikalangan kanak-kanak Mudah merebak Biasanya menyebabkan penyakit yang fatal atau membawa maut. Jangkitan Hib pada selaput otak bisa mengakibatkan kecatatan otak yang kekal.

      Siapa yang bisa terjangkit penyakit Hib?

      Penyakit Hib kerap berlaku dikalangan kanak- kanak bawah umur 5 tahun. Risiko jangkitan adalah paling tinggi dikalangan kanak- kanak berumur dibawah 1 tahun. Pengaulan rapat dengan kanak- kanak yang dijangkiti Hib meningkatkan risiko mendapat penyakit Hib. Bayi yang mendapatkan ASI, akan mendapat perlindungan daripada penyakit Hib, namun begitu, Imunisasi masih diperlukan untuk mendapat perlindungan maksimal.

      Bagaimana penyakit Hib merebak?

      Penyakit Hib boleh merebak apabila orang yang dijangkiti batuk atau bersin. Boleh juga merebak melalui perkongsian barang mainan yang dimasukkan kedalam mulut.

      Bagaimana penyakit Hib bisa dicegah?

      Penyakit Hib bisa dicegah melalui imunisasi Hib. Imunisasi Hib tidak dapat melindungi kanak- kanak daripada mendapat penyakit yang disebabkan oleh bakteria/ virus yang lain. Kanak- kanak mungkin boleh mendapat lain jenis jangkitan radang paru- paru, radang selaput otak atau selesma.

      Kapan imunisasi Hib diberi?

      Semua bayi berumur 2, 3 dan 5 bulan perlu diberi imunisasi Hib Imunisasi Hib diberikan sebanyak 3 dos. Umur Dos: 2 bulan Dos 1, 3 bulan Dos 2, 5 bulan Dos 3

      Bagaimana imunisasi Hib diberi?

      Imunisasi Hib diberikan secara suntikan dibahagian otot paha. Imunisasi ini diberikan dalam satu suntikan bersama imunisasi Difteria, Pertussis dan Tetanus (DPT). Juga boleh diberikan bersama imunisasi lain seperti imunisasi Hepatitis B.

      Apakah efek samping imunisasi Hib?

      Imunisasi Hib adalah AMAN Kesan sampingan(=efek samping) yang berlaku biasanya ringan dan tidak berbahaya berbanding jika mendapat penyakit Hib atau komplikasinya. Walau bagaimanapun, sakit, bengkak dan kemerahan boleh berlaku ditempat suntikan. Ini selalunya berlaku dari 1hingga 3 hari selepas imunisasi. Kadangkala, kanak- kanak boleh juga mendapat demam untuk masa yang singkat selepas imunisasi. --------


      From: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com [mailto: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com ] On Behalf Of Moms Keisya
      Sent: Thursday, 18 September 2008 12:25 PM
      To: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com
      Subject: Re: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......

      Mbak Wiwi, penting juga loh imunisasi HIB itu, bwt mencegah influenza kalo gak salah, Anakku 10,5 bulan dach imunisasi
      HIB 1,2,3, alhamdulillah gak pernah pilek.

      Regards

      Moms Keisya

      ----- Original Message ----
      From: Wiwi Widyarti <wwidyarti@scu. co.id>
      To: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com
      Sent: Tuesday, September 16, 2008 11:35:17 AM
      Subject: Re: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......


      Mohon ma'af, saya bukan mau menjawab pertanyaan mama Syifa
      tapi justru mau nambah lagi dengan satu pertanyaan yang
      sama yaitu tentang imunisasi HIB, apakah itu juga penting?

      On Mon, 15 Sep 2008 10:56:50 +0700
      "Ella" <siti.nursaila@ igpgroup. astra.co. id> wrote:

      >Dear, Umi dan Abi.....
      >
      >Saya lagi bingung
      syifa 1 thn 6 bln ....disuruh dokternya
      >imunisasi MMR
      >sedangkan yang saya dengar imunisasi tersebut dilakukan
      >jika si kecil sudah
      >bisa bjalan dan berbicara... memang
      syifa sudah bisa lari
      >tapi unutk bicara
      >masih belum
      lancar....misal
      >mama,papa,sipa, bekasi,nga, ayah,mbah, banyak juga
      >sih ........berbahayak jika dilakukan imunisasi .....
      >Thanx
      atas requestnya.. ..
      >Mama Syifa
      >

      ============ ========= ========= ========= ========= ==
      Send your suggestions & complaint to qad@...
      Phone(62-21) 75871955 ext 106
      PT. Sigma Cipta Utama
      ============ ========= ========= ========= ========= ==

    • Balicantique[dot]Com
      Bener pak, kata dokter saya juga bilang gitu,malah kalo panas ga lebih dari 38 celsius ga usah kasih obat. Cukup kasih ASI aja. Tp tetep aja saya di rumah
      Message 2 of 11 , Nov 2, 2008
      • 0 Attachment

        Bener pak, kata dokter saya juga bilang gitu,malah kalo panas ga lebih dari 38 celsius ga usah  kasih obat. Cukup kasih ASI aja. Tp tetep aja saya di rumah kasih obat.. worry takut kalo kenapa2

         

        Best Regard's

        I Gusti Ayu Dewi Pusparini

        website : http://www.balicantique.com

        e-mail     : info@...

        Hayo Pakai Produk dalam negeri, hal kecil utk membangun Indonesia

        =============================================================================

        Promo : Lulur Sekar Jagat Rp 6.900 per pcs

                         V-Fogging Rp 45.000 per pcs

         

        From: Bayi-Kita@yahoogroups.com [mailto:Bayi-Kita@yahoogroups.com] On Behalf Of Muhyidin, Habibullah (H)
        Sent: Friday, October 31, 2008 10:48 AM
        To: Bayi-Kita@yahoogroups.com
        Subject: [Bayi-Kita] Lebih baik DPT yang panas

         

        saya juga mo sharing tentang pendapat dokter mengenai imunisasi DPT, menurut beliau lebih suka anaknya dikasih DPT yang bisa bikin panas, soalnya panas pada bayi itu pertanda kalo vaksinnya bekerja, coba kalo ga panas kita kan ga tau vaksinnya bekerja /tidak. menurut info dari beliau juga bahwa penyimpanan vaksin itu tidak boleh sembarangan karena vaksin itu isinya virus yang dilemahkan rentan thd perubahan suhu,dll. jadi kalo penyimpanannya sembarangan si virus yang lemah tadi akan mati dan hasilnya vaksin yang disuntikkan ke anak kita isinya cuma air doang, ga ada fungsinya.

        jadi menurut beliau lebih baik dikasih DPT yang bikin panas biar kita tau vaksinnya bekerja/tidak, untuk panasnya tinggal dikasih obat penurun panas ato obat tradisional juga reda. mudah-mudahan bermanfaat, CMIIW.

         


        From: Bayi-Kita@yahoogroups.com [mailto:Bayi-Kita@yahoogroups.com] On Behalf Of Sandra
        Sent: Monday, October 13, 2008 4:55 PM
        To: Bayi-Kita@yahoogroups.com
        Subject: RE: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......

        Saya mau sedikit sharing, khususnya tentang DPT yang bikin panas. Untuk imunisasi tahap pertama (usia 3-9 bulan), anak saya imunisasi di puskesmas pake DPT yang biasa, begitu juga untuk polio (pokoknya yang wajib itu sebagian besar saya lakukan di puskesmas). Bayarnya hanya 10000 rp dan anak saya tidak panas. Bandingkan dengan DPT bikin panas di RS bisa puluhan sampai 100rb. Yang ga bikin panas, benar2 bikin panas papa mamanya, karena sampai 300an ribu. Hehehe.

        Saya dapat tips dari teman saya dan kemudian saya praktekkan. Sebelum diimunisasi (sekitar 2-5 menit) saya beri tempradrop (sori sebut merk) sesuai dosis bayi. Baru setelah itu langsung disuntik. Puji Tuhan anak saya tidak pernah panas. Paling hanya sedikit hangat di malam hari setelah dia imunisasi. Dan besok paginya sudah tidak hangat lagi.

        Pemberian tempradropnya harus sebelum suntik. Dari pengalaman saya juga, dua imunisasi DPT pertama saya berikan tempra sebelum suntik (di puskesmas), pada imunisasi ketiga saya berikan setelah suntik, gara2nya dokternya ga sabar nungu saya buka tutup tempradrop yang memang suka susah dibuka (saya ke RS sekalian saya sendiri saat itu kontrol). Akhirnya anak saya hangat sampai keesokan harinya. Untung saya ke rumah sakit hari Sabtu, so hari minggu saya masih bisa nemenin anak saya.

        Saran saya, kita ga perlu ragu atau kuatir untuk imunisasi di puskesmas. Mereka selalu pakai alat2 yang baru dan pasti steril. Hemat dan tetap sehat.

        Cheers,

        Mama Angela   

        From: Bayi-Kita@yahoogroups.com [mailto:Bayi-Kita@yahoogroups.com] On Behalf Of Agus Widiarto
        Sent: Saturday, October 11, 2008 9:14 PM
        To: Bayi-Kita@yahoogroups.com
        Subject: RE: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......

        utk semua para ortu yang lagi sibuk mikir imunisasi.

        kebetulan anakku atha juga baru 17 bulan n sesuai schedule imunisasi dokter kemaren bulan agustus baru saja imunisasi DPT ke 2.

        pada waktu itu istriku sempat tanya sama dokter anaknya ( kami memilih dokter anak utk anak kami di RS PGI CIkini / Dr Bukit ) mengenai imunisasi ini terutama MMR.

        dijelaskan oleh dokter  bahwa pada dasarnya semua imunisasi itu penting adanya  dan mengapa ada 2 jenis imunisasi yaitu yang wajib dan tidak wajib ? itu lebih disebabkan oleh faktor subsidi pemerintah.

        beberapa imunisasi yang wajib itu karena imunisasi itu murah dan disubsidi oleh pemerintah sehingga menjadi imunisasi yang wajib  dan beberpa yang lain menjadi tidak wajib karena faktor subsidi dan biaya yang mahal.

        khusus untuk imunisasi MMR ini sebenarnya juga bagus bagi anak kita karena adanya vaksin untukmencegah penyakit GONDONG. dimana kata dokter Jika anak kita kena gondong maka kemungkinan bagi anak laki laki tidak akan bisa menghasilkan sperma dan utk anak perempuan juga tidak menghasil ovum. sehingga kemungkinan bagi anak kita adalah tidak bisa mempunyai keturunan. kenapa tidak wajib ? informasinya adalah karena belum memasyarakat n karena faktor mahal itu tadi.

        nah buat bapak & ibu semuanya sebaiknya kalau punya bayi konsultasikan dengan detil semua jenis imunisasi yang akan diberikan ke anak kita. semua kan juga buat kita dan keturunan kita sendiri. toh masalah biaya masih bisa kita kendalikan. seperti DPT  ada 2 pilihan. istilah dokter anak kami adalah mau panas anaknya atau panas bapaknya, kalau panas anaknya ya paling rewel 2 hari jd kadang ortu ga bisa kerja, tp kl panas bapaknya maka siapkan aja biaya nya dan si anak gak rewel sehingga bisa ditinggal kerja.

        sampai sekarang semua imunisasi kami ikuti saja sesuai dengan jadwal dokter yang sudah diberikan. dan alhamdulilah secara fisik maupun otak anak kami terlihat menonjol dibanding anak seusianya.



        Agus Widiarto
        Phone      : 0811954753, 021-33446296
        email       : aguswidiarto@...
        ym          : pafw_wid@...         
        blog         : http://widi4rto.multiply.com  



        --- On Fri, 9/19/08, Niken Larasati <nlarasati@...> wrote:

        From: Niken Larasati <nlarasati@...>
        Subject: RE: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......
        To: Bayi-Kita@yahoogroups.com
        Date: Friday, September 19, 2008, 9:13 AM

        Menurut saya HIB itu penting makanya dijadiin imunisasi dasar wajib. Biasanya disuntik barengan HiB + DPaT tambah Polio, kadang disebut juga infanrix.

        Ini sedikit gambaran ttg HiB, silakan dibaca semoga bermanfaat :

        Apa itu Hib?
        Hib adalah singkatan untuk Haemophilus influenzae type b, sejenis bakteria yang menyebabkan penyakit yang dapat berakibat fatal, seperti: Radang selaput otak ( Meningitis) -jangkitan pada selaput otak dan saraf tunjang Radang paru- paru (Pneumonia) - jangkitan pada paru- paru Radang epiglotis ( kerongkong ) - jangkitan pada epiglottis Keracunan darah ( septicaemia ) - jangkitan darah Radang sendi - jangkitan pada sendi Penyakit Hib, jangkitan HIV dan Hepatitits B BUKAN satu penyakit yang sama. Vaksin pencegah Hepatitis B adalah vaksin Hepatitis B manakala vaksin penyakit Hib adalah vaksin Hib.

        Mengapa penyakit Hib berbahaya?
        Mudah berjangkit terutama dikalangan kanak-kanak Mudah merebak Biasanya menyebabkan penyakit yang fatal atau membawa maut. Jangkitan Hib pada selaput otak bisa mengakibatkan kecatatan otak yang kekal.

        Siapa yang bisa terjangkit penyakit Hib?

        Penyakit Hib kerap berlaku dikalangan kanak- kanak bawah umur 5 tahun. Risiko jangkitan adalah paling tinggi dikalangan kanak- kanak berumur dibawah 1 tahun. Pengaulan rapat dengan kanak- kanak yang dijangkiti Hib meningkatkan risiko mendapat penyakit Hib. Bayi yang mendapatkan ASI, akan mendapat perlindungan daripada penyakit Hib, namun begitu, Imunisasi masih diperlukan untuk mendapat perlindungan maksimal.

        Bagaimana penyakit Hib merebak?

        Penyakit Hib boleh merebak apabila orang yang dijangkiti batuk atau bersin. Boleh juga merebak melalui perkongsian barang mainan yang dimasukkan kedalam mulut.

        Bagaimana penyakit Hib bisa dicegah?

        Penyakit Hib bisa dicegah melalui imunisasi Hib. Imunisasi Hib tidak dapat melindungi kanak- kanak daripada mendapat penyakit yang disebabkan oleh bakteria/ virus yang lain. Kanak- kanak mungkin boleh mendapat lain jenis jangkitan radang paru- paru, radang selaput otak atau selesma.

        Kapan imunisasi Hib diberi?

        Semua bayi berumur 2, 3 dan 5 bulan perlu diberi imunisasi Hib Imunisasi Hib diberikan sebanyak 3 dos. Umur Dos: 2 bulan Dos 1, 3 bulan Dos 2, 5 bulan Dos 3

        Bagaimana imunisasi Hib diberi?

        Imunisasi Hib diberikan secara suntikan dibahagian otot paha. Imunisasi ini diberikan dalam satu suntikan bersama imunisasi Difteria, Pertussis dan Tetanus (DPT). Juga boleh diberikan bersama imunisasi lain seperti imunisasi Hepatitis B.

        Apakah efek samping imunisasi Hib?

        Imunisasi Hib adalah AMAN Kesan sampingan(=efek samping) yang berlaku biasanya ringan dan tidak berbahaya berbanding jika mendapat penyakit Hib atau komplikasinya. Walau bagaimanapun, sakit, bengkak dan kemerahan boleh berlaku ditempat suntikan. Ini selalunya berlaku dari 1hingga 3 hari selepas imunisasi. Kadangkala, kanak- kanak boleh juga mendapat demam untuk masa yang singkat selepas imunisasi. --------


        From: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com [mailto: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com ] On Behalf Of Moms Keisya
        Sent: Thursday, 18 September 2008 12:25 PM
        To: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com
        Subject: Re: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......

        Mbak Wiwi, penting juga loh imunisasi HIB itu, bwt mencegah influenza kalo gak salah, Anakku 10,5 bulan dach imunisasi
        HIB 1,2,3, alhamdulillah gak pernah pilek.

        Regards

        Moms Keisya

        ----- Original Message ----
        From: Wiwi Widyarti <wwidyarti@scu. co.id>
        To: Bayi-Kita@yahoogrou ps.com
        Sent: Tuesday, September 16, 2008 11:35:17 AM
        Subject: Re: [Bayi-Kita] MMR Penting Kah.......


        Mohon ma'af, saya bukan mau menjawab pertanyaan mama Syifa
        tapi justru mau nambah lagi dengan satu pertanyaan yang
        sama yaitu tentang imunisasi HIB, apakah itu juga penting?

        On Mon, 15 Sep 2008 10:56:50 +0700
        "Ella" <siti.nursaila@ igpgroup. astra.co. id> wrote:

        >Dear, Umi dan Abi.....
        >
        >Saya lagi bingung syifa 1 thn 6 bln ....disuruh dokternya
        >imunisasi MMR
        >sedangkan yang saya dengar imunisasi tersebut dilakukan
        >jika si kecil sudah
        >bisa bjalan dan berbicara... memang syifa sudah bisa lari
        >tapi unutk bicara
        >masih belum lancar....misal
        >mama,papa,sipa, bekasi,nga, ayah,mbah, banyak juga
        >sih ........berbahayak jika dilakukan imunisasi .....
        >Thanx atas requestnya.. ..
        >Mama Syifa
        >

        ============ ========= ========= ========= ========= ==
        Send your suggestions & complaint to qad@...
        Phone(62-21) 75871955 ext 106
        PT. Sigma Cipta Utama
        ============ ========= ========= ========= ========= ==

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.