Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Renewable Energy >> ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

Expand Messages
  • henkmahendra@yahoo.com
    Pak RR, Ada berita positif dari Kem Lingkungan Hidup terkait dengan pembangkitan listrik di daerah2 perbatasan Kalimantan dibawah koordinasi Kem LH ;) ...
    Message 1 of 10 , Jan 1, 2013
    • 0 Attachment
      Pak RR,

      Ada berita positif dari Kem Lingkungan Hidup terkait dengan pembangkitan listrik di daerah2 perbatasan Kalimantan dibawah koordinasi Kem LH ;)

      >>
      http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

      Rabu, 19 Desember 2012

      Siaran Pers : ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT
      >>

      Lanjutkan kan? ;)

      HM

      Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

      From: rrusdiah@...
      Sender: APWKomitel@yahoogroups.com
      Date: Wed, 26 Dec 2012 21:10:25 -0800 (PST)
      To: APWKomitel@yahoogroups.com<APWKomitel@yahoogroups.com>
      ReplyTo: APWKomitel@yahoogroups.com
      Subject: Renewable Energy [APWarnet] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

      Betul pak..

      riset mainstream nya memang lebih dekat ke BBPT, tapi riset aplikasi nya utk proyek kominfo..saya rasa tetap saja di kominfo... misalnya enerji utk BTS... utk proyek PLIK, MPLIK, Wardes pak akmam... lalu peralatan yg hemat enerji utk proyek-proyek kominfo :-)

      Ntar deh  kita garap  ...bantu sustainable development disektor enerji dan informasi :-)

      Dari berita di Bisnis Listrik akan naik 15% tahun depan... sekarang harganya USD $ 0.073 /kWh , sedangkan di AS, Korea Selatan, Selandia Baru kok bisa  lebih murah $ 0.06/kWh,
      kalau di Singapura mahal $ 0.12/kWh dan di Thailand $. 08
      Untung karena politis populeritas... harga bensin terus disubsidi...entah bisa tahan sampai kapan... :-)

      iya pak...terakhir kita kok ketemu di Taipei bapak presentasi di NGN forum... yah :-) kebetulan saya lagi sourcing enerji dng Taitra  ha3x...  di WTC Taipei :-)

      selamat Tahun Baru 2013 pak Akmam.... kapan ketemu lagi di Taipei ha3x :-)

      salam, rr - apw




       
      ---
      ref: http://www.micronics.info http://www.java-cafe.net http://www.apwkomitel.org http://www.facebook.com/people/Rudi-Rusdiah/651699209
      ---

      From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
      To: APWKomitel@yahoogroups.com
      Sent: Thursday, December 27, 2012 12:01 PM
      Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

       
      Pak Rudi, Utk riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy itu ranahnya BPPT. Kalau mau memberikan masukan atau melihat riset2 apa saja yg telah dilakukan oleh BPPT, saya berkenan utk menjembatani. Di BPPT ada 17 lab di Puspiptek. Utk enegy biogas ada di Palembang.
      Salam Tahun Baru 2013 dengan baru. Beda Neolib dg community development, serahkan pada pasar dgn mengutamakan pada proses, nilai, norma serta kearifan lokal.
      Pak Rudi sudah lama tidak kopy darat. Terakhir kita ketemu di Taipei pada Taipei NGN Computer Forum 2009. t q AA
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

      From: rrusdiah@...
      Sender: APWKomitel@yahoogroups.com
      Date: Wed, 26 Dec 2012 19:12:07 -0800 (PST)
      To: APWKomitel@yahoogroups.com<APWKomitel@yahoogroups.com>
      ReplyTo: APWKomitel@yahoogroups.com
      Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

       
      Apakah badan litbang kominfo tertarik riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy pak akmam ?

      Atau produk2 hemat enerji

      Untuk proyek- proyek kominfo khan sangat haus enerji... misalnya data center dan wardes , PLIK serta MPLIK butuh enerji terutama daerah yg elektrifikasinya belum ada atau masih belum reliable.


      silahkan hubungi japri pak akmam dan selamat menikmati liburan akhir tahun dan Selamat Tahun Baru 2013 semoga sukses bagi kita semua.

      salam, rudi rusdiah




       
      ---
      ref: http://www.micronics.info http://www.java-cafe.net http://www.apwkomitel.org http://www.facebook.com/people/Rudi-Rusdiah/651699209
      ---

      From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
      To: APWKomitel@yahoogroups.com
      Sent: Thursday, December 27, 2012 9:41 AM
      Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

       
      Pak RR, memang riset dijadikan dasar kebijakan? Sayangnya riset belum jadi prioritas di negeri ini. Season Greetings, happy new year 2013. AA
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

      From: rrusdiah@...
      Sender: APWKomitel@yahoogroups.com
      Date: Wed, 26 Dec 2012 17:26:31 -0800 (PST)
      To: Telematika@yahoogroups.com<Telematika@yahoogroups.com>; APWKomitel@yahoogroups.com<apwkomitel@yahoogroups.com>
      ReplyTo: APWKomitel@yahoogroups.com
      Subject: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

       
      Nanti kalau sudah ngak kompetitif.. cari lagi kambing hitam..industrinya lah..UKM ngak kompetitif padahal mau riset bikin industri energy terbarukan ataupun yg lain... high cost ha3x...

      pameonya sih... kalau bisa dipersulit ... kenapa dipermudah...

      From: Ahmad Hazairin <don_febi@...>
      To: "Telematika@yahoogroups.com" <Telematika@yahoogroups.com>
      Sent: Thursday, December 27, 2012 8:08 AM
      Subject: Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?



      Warisan leluhur masing-masing kali pak,
      bukannya berpikir bagaimana melawan kekuatan luar demi untuk kesejahteraan rakyat,
      tapi berpikir bagaimana memeras rakyat untuk setor ke penjajah...

      Salam

      Febi
      ===



      Von: "rrusdiah@..." <rrusdiah@...>
      An: "APWKomitel@yahoogroups.com" <apwkomitel@yahoogroups.com>
      Gesendet: 7:50 Donnerstag, 27.Dezember 2012
      Betreff: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

       
      Paling bisa deh pemerintah cari kambing hitam.

      Gara2 tarif import turun 5-6%, import meningkat, krn pemerintah cq kemenperin dan kemenperdag ngak bisa bikin regulasi (Kompas headline ekonomi 27 des 2012 hal 17), sehingga kabarnya merugikan produsen dan barang banyak yg masuk termasuk yg ilegal ?

      Lalu disebut importir hitam ha3x... :-)

      Loh wong yg bloon yg bikin peraturan, regulasi impor dan law enforcement kok disalahkan importir ?
      Loh kok ngak salahkan ketika di WTO para diplomat dan pemerintah negosiasi rambu perdagangan dan liberalisasi ngak keruan, serta ngak becus berunding, kok lagi lagi importir disalahkan ?
      Selalu menyalahkan orang lain dan tidak sadar dirinya sendiri yg salah... makanya negara sulit maju. Kacian deh :-)
       
      Terus peraturan dibikin sulit harus bikin APIU baru... ekonomi biaya tinggi...sehingga akhirnya jika barang mahal konsumen dirugikan... pokoknya kebijakannya salah arah dan tumpang tindih dan ngak jelas... ?

      Satu importir hanya boleh impor satu...gimana kalau teknologinya convergency...misalnya kami impor Komputer... lalu konvergensi dengan telekomunikasi dan perlu Solar panel (energy terbarukan) agar hemat energy utk datacenter. Dengan peraturan baru, satu perusahaan ngak bisa impor barang barang ini, harus
      kolaborasi dng perusahaan lain... lagi lagi highcost dan tidak praktis.
      Kalau di AS dan banyak negara, importir peralatan energy terbarukan & hemat enerji diberi subsidi agar memecahkan masalah energy , di Indonesia aneh bisa  jadi tambah repot (kena Bea masuk 10% dan PPN 10% total 20%).

      Kenapa kebijakan selalu membebani ... bukan membuat nyaman dan merepotkan dan buntutnya high cost ?

      Why ?

      salam, rr - apw/ mastel
       
      ---
      ref: http://www.micronics.info http://www.java-cafe.net http://www.apwkomitel.org http://www.facebook.com/people/Rudi-Rusdiah/651699209
      ---










    • paulus BW
      Nenek moyang kita sudah lama mengunakan renuwable energy untuk masak. Mareka mengunakan ranting2 kayu. 2013/1/1 ... Nenek moyang kita
      Message 2 of 10 , Jan 1, 2013
      • 0 Attachment
        Nenek moyang kita sudah lama mengunakan renuwable energy untuk masak. Mareka mengunakan ranting2 kayu.

        2013/1/1 <henkmahendra@...>
         

        Pak RR,

        Ada berita positif dari Kem Lingkungan Hidup terkait dengan pembangkitan listrik di daerah2 perbatasan Kalimantan dibawah koordinasi Kem LH ;)

        >>
        http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

        Rabu, 19 Desember 2012

        Siaran Pers : ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT
        >>

        Lanjutkan kan? ;)

        HM


        Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

        Date: Wed, 26 Dec 2012 21:10:25 -0800 (PST)
        Subject: Renewable Energy [APWarnet] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

        Betul pak..

        riset mainstream nya memang lebih dekat ke BBPT, tapi riset aplikasi nya utk proyek kominfo..saya rasa tetap saja di kominfo... misalnya enerji utk BTS... utk proyek PLIK, MPLIK, Wardes pak akmam... lalu peralatan yg hemat enerji utk proyek-proyek kominfo :-)

        Ntar deh  kita garap  ...bantu sustainable development disektor enerji dan informasi :-)

        Dari berita di Bisnis Listrik akan naik 15% tahun depan... sekarang harganya USD $ 0.073 /kWh , sedangkan di AS, Korea Selatan, Selandia Baru kok bisa  lebih murah $ 0.06/kWh,
        kalau di Singapura mahal $ 0.12/kWh dan di Thailand $. 08
        Untung karena politis populeritas... harga bensin terus disubsidi...entah bisa tahan sampai kapan... :-)

        iya pak...terakhir kita kok ketemu di Taipei bapak presentasi di NGN forum... yah :-) kebetulan saya lagi sourcing enerji dng Taitra  ha3x...  di WTC Taipei :-)

        selamat Tahun Baru 2013 pak Akmam.... kapan ketemu lagi di Taipei ha3x :-)

        salam, rr - apw




         

        From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
        To: APWKomitel@yahoogroups.com
        Sent: Thursday, December 27, 2012 12:01 PM
        Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

         
        Pak Rudi, Utk riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy itu ranahnya BPPT. Kalau mau memberikan masukan atau melihat riset2 apa saja yg telah dilakukan oleh BPPT, saya berkenan utk menjembatani. Di BPPT ada 17 lab di Puspiptek. Utk enegy biogas ada di Palembang.
        Salam Tahun Baru 2013 dengan baru. Beda Neolib dg community development, serahkan pada pasar dgn mengutamakan pada proses, nilai, norma serta kearifan lokal.
        Pak Rudi sudah lama tidak kopy darat. Terakhir kita ketemu di Taipei pada Taipei NGN Computer Forum 2009. t q AA
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        Date: Wed, 26 Dec 2012 19:12:07 -0800 (PST)
        Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

         
        Apakah badan litbang kominfo tertarik riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy pak akmam ?

        Atau produk2 hemat enerji

        Untuk proyek- proyek kominfo khan sangat haus enerji... misalnya data center dan wardes , PLIK serta MPLIK butuh enerji terutama daerah yg elektrifikasinya belum ada atau masih belum reliable.


        silahkan hubungi japri pak akmam dan selamat menikmati liburan akhir tahun dan Selamat Tahun Baru 2013 semoga sukses bagi kita semua.

        salam, rudi rusdiah




         

        From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
        To: APWKomitel@yahoogroups.com
        Sent: Thursday, December 27, 2012 9:41 AM
        Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

         
        Pak RR, memang riset dijadikan dasar kebijakan? Sayangnya riset belum jadi prioritas di negeri ini. Season Greetings, happy new year 2013. AA
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        Date: Wed, 26 Dec 2012 17:26:31 -0800 (PST)
        Subject: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

         
        Nanti kalau sudah ngak kompetitif.. cari lagi kambing hitam..industrinya lah..UKM ngak kompetitif padahal mau riset bikin industri energy terbarukan ataupun yg lain... high cost ha3x...

        pameonya sih... kalau bisa dipersulit ... kenapa dipermudah...

        From: Ahmad Hazairin <don_febi@...>
        To: "Telematika@yahoogroups.com" <Telematika@yahoogroups.com>
        Sent: Thursday, December 27, 2012 8:08 AM
        Subject: Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?



        Warisan leluhur masing-masing kali pak,
        bukannya berpikir bagaimana melawan kekuatan luar demi untuk kesejahteraan rakyat,
        tapi berpikir bagaimana memeras rakyat untuk setor ke penjajah...

        Salam

        Febi
        ===



        Von: "rrusdiah@..." <rrusdiah@...>
        An: "APWKomitel@yahoogroups.com" <apwkomitel@yahoogroups.com>
        Gesendet: 7:50 Donnerstag, 27.Dezember 2012
        Betreff: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

         
        Paling bisa deh pemerintah cari kambing hitam.

        Gara2 tarif import turun 5-6%, import meningkat, krn pemerintah cq kemenperin dan kemenperdag ngak bisa bikin regulasi (Kompas headline ekonomi 27 des 2012 hal 17), sehingga kabarnya merugikan produsen dan barang banyak yg masuk termasuk yg ilegal ?

        Lalu disebut importir hitam ha3x... :-)

        Loh wong yg bloon yg bikin peraturan, regulasi impor dan law enforcement kok disalahkan importir ?
        Loh kok ngak salahkan ketika di WTO para diplomat dan pemerintah negosiasi rambu perdagangan dan liberalisasi ngak keruan, serta ngak becus berunding, kok lagi lagi importir disalahkan ?
        Selalu menyalahkan orang lain dan tidak sadar dirinya sendiri yg salah... makanya negara sulit maju. Kacian deh :-)
         
        Terus peraturan dibikin sulit harus bikin APIU baru... ekonomi biaya tinggi...sehingga akhirnya jika barang mahal konsumen dirugikan... pokoknya kebijakannya salah arah dan tumpang tindih dan ngak jelas... ?

        Satu importir hanya boleh impor satu...gimana kalau teknologinya convergency...misalnya kami impor Komputer... lalu konvergensi dengan telekomunikasi dan perlu Solar panel (energy terbarukan) agar hemat energy utk datacenter. Dengan peraturan baru, satu perusahaan ngak bisa impor barang barang ini, harus
        kolaborasi dng perusahaan lain... lagi lagi highcost dan tidak praktis.
        Kalau di AS dan banyak negara, importir peralatan energy terbarukan & hemat enerji diberi subsidi agar memecahkan masalah energy , di Indonesia aneh bisa  jadi tambah repot (kena Bea masuk 10% dan PPN 10% total 20%).

        Kenapa kebijakan selalu membebani ... bukan membuat nyaman dan merepotkan dan buntutnya high cost ?

        Why ?

        salam, rr - apw/ mastel
         











      • rrusdiah@yahoo.com
        pak paulus dan pak HM yang dikhawatirkan adalah penggunaan ranting kayu tidak cukup kemudian menggunakan kayu yang pada akhirnya merusak hutan terutama
        Message 3 of 10 , Jan 1, 2013
        • 0 Attachment
          pak paulus dan pak HM
          yang dikhawatirkan adalah penggunaan ranting kayu tidak cukup kemudian menggunakan kayu yang pada akhirnya merusak hutan terutama didaerah hutan lindung dan konservasi.
          tapi memang nenek moyang kita lebih konservatif dalam penggunaan enerji...coba lihat masyarakat baduy... mereka exist ribuan tahun bukti nyata tanpa penggunaan energy listrik dan trasnportasi secara komersial seperti masyarakat diperkotaan.
          mereka survive karena bisa hidup sederhana dan berdasarkan kekuatan alam... sustainable dengan lingkungannya... Ini yang paling hebat dan sebetulnya kalau dari ilmu sustainable development... masyarakat baduy lebih maju dari masyarakat  modern/ kota.

          memang mikro hidro paling murah kalau ada sungai yang mengalir dengan debit air yang stabil... jangan air bah saat musim hujan...dan kering saat musim kering... maka problem bagi mikro hidro...

          cara lain menggunakan hybrid untuk backup.
          salam, rr - apw

          From: paulus BW <paulusbw@...>
          To: APWKomitel@yahoogroups.com
          Sent: Tuesday, January 1, 2013 7:04 PM
          Subject: Re: [APWarnet] Re: Renewable Energy >> ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

           
          Nenek moyang kita sudah lama mengunakan renuwable energy untuk masak. Mareka mengunakan ranting2 kayu.

          2013/1/1 <henkmahendra@...>
           
          Pak RR,

          Ada berita positif dari Kem Lingkungan Hidup terkait dengan pembangkitan listrik di daerah2 perbatasan Kalimantan dibawah koordinasi Kem LH ;)

          >>
          http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

          Rabu, 19 Desember 2012

          Siaran Pers : ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT
          >>

          Lanjutkan kan? ;)

          HM

          Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

          Date: Wed, 26 Dec 2012 21:10:25 -0800 (PST)
          Subject: Renewable Energy [APWarnet] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

          Betul pak..

          riset mainstream nya memang lebih dekat ke BBPT, tapi riset aplikasi nya utk proyek kominfo..saya rasa tetap saja di kominfo... misalnya enerji utk BTS... utk proyek PLIK, MPLIK, Wardes pak akmam... lalu peralatan yg hemat enerji utk proyek-proyek kominfo :-)

          Ntar deh  kita garap  ...bantu sustainable development disektor enerji dan informasi :-)

          Dari berita di Bisnis Listrik akan naik 15% tahun depan... sekarang harganya USD $ 0.073 /kWh , sedangkan di AS, Korea Selatan, Selandia Baru kok bisa  lebih murah $ 0.06/kWh,
          kalau di Singapura mahal $ 0.12/kWh dan di Thailand $. 08
          Untung karena politis populeritas... harga bensin terus disubsidi...entah bisa tahan sampai kapan... :-)

          iya pak...terakhir kita kok ketemu di Taipei bapak presentasi di NGN forum... yah :-) kebetulan saya lagi sourcing enerji dng Taitra  ha3x...  di WTC Taipei :-)

          selamat Tahun Baru 2013 pak Akmam.... kapan ketemu lagi di Taipei ha3x :-)

          salam, rr - apw




           
          ---
          ref: http://www.micronics.info http://www.java-cafe.net http://www.apwkomitel.org http://www.facebook.com/people/Rudi-Rusdiah/651699209
          ---

          From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
          To: APWKomitel@yahoogroups.com
          Sent: Thursday, December 27, 2012 12:01 PM
          Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

           
          Pak Rudi, Utk riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy itu ranahnya BPPT. Kalau mau memberikan masukan atau melihat riset2 apa saja yg telah dilakukan oleh BPPT, saya berkenan utk menjembatani. Di BPPT ada 17 lab di Puspiptek. Utk enegy biogas ada di Palembang.
          Salam Tahun Baru 2013 dengan baru. Beda Neolib dg community development, serahkan pada pasar dgn mengutamakan pada proses, nilai, norma serta kearifan lokal.
          Pak Rudi sudah lama tidak kopy darat. Terakhir kita ketemu di Taipei pada Taipei NGN Computer Forum 2009. t q AA
          Powered by Telkomsel BlackBerry®

          Date: Wed, 26 Dec 2012 19:12:07 -0800 (PST)
          Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

           
          Apakah badan litbang kominfo tertarik riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy pak akmam ?

          Atau produk2 hemat enerji

          Untuk proyek- proyek kominfo khan sangat haus enerji... misalnya data center dan wardes , PLIK serta MPLIK butuh enerji terutama daerah yg elektrifikasinya belum ada atau masih belum reliable.


          silahkan hubungi japri pak akmam dan selamat menikmati liburan akhir tahun dan Selamat Tahun Baru 2013 semoga sukses bagi kita semua.

          salam, rudi rusdiah




           

          From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
          To: APWKomitel@yahoogroups.com
          Sent: Thursday, December 27, 2012 9:41 AM
          Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

           
          Pak RR, memang riset dijadikan dasar kebijakan? Sayangnya riset belum jadi prioritas di negeri ini. Season Greetings, happy new year 2013. AA
          Powered by Telkomsel BlackBerry®

          Date: Wed, 26 Dec 2012 17:26:31 -0800 (PST)
          Subject: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

           
          Nanti kalau sudah ngak kompetitif.. cari lagi kambing hitam..industrinya lah..UKM ngak kompetitif padahal mau riset bikin industri energy terbarukan ataupun yg lain... high cost ha3x...

          pameonya sih... kalau bisa dipersulit ... kenapa dipermudah...

          From: Ahmad Hazairin <don_febi@...>
          To: "Telematika@yahoogroups.com" <Telematika@yahoogroups.com>
          Sent: Thursday, December 27, 2012 8:08 AM
          Subject: Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?



          Warisan leluhur masing-masing kali pak,
          bukannya berpikir bagaimana melawan kekuatan luar demi untuk kesejahteraan rakyat,
          tapi berpikir bagaimana memeras rakyat untuk setor ke penjajah...

          Salam

          Febi
          ===



          Von: "rrusdiah@..." <rrusdiah@...>
          An: "APWKomitel@yahoogroups.com" <apwkomitel@yahoogroups.com>
          Gesendet: 7:50 Donnerstag, 27.Dezember 2012
          Betreff: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

           
          Paling bisa deh pemerintah cari kambing hitam.

          Gara2 tarif import turun 5-6%, import meningkat, krn pemerintah cq kemenperin dan kemenperdag ngak bisa bikin regulasi (Kompas headline ekonomi 27 des 2012 hal 17), sehingga kabarnya merugikan produsen dan barang banyak yg masuk termasuk yg ilegal ?

          Lalu disebut importir hitam ha3x... :-)

          Loh wong yg bloon yg bikin peraturan, regulasi impor dan law enforcement kok disalahkan importir ?
          Loh kok ngak salahkan ketika di WTO para diplomat dan pemerintah negosiasi rambu perdagangan dan liberalisasi ngak keruan, serta ngak becus berunding, kok lagi lagi importir disalahkan ?
          Selalu menyalahkan orang lain dan tidak sadar dirinya sendiri yg salah... makanya negara sulit maju. Kacian deh :-)
           
          Terus peraturan dibikin sulit harus bikin APIU baru... ekonomi biaya tinggi...sehingga akhirnya jika barang mahal konsumen dirugikan... pokoknya kebijakannya salah arah dan tumpang tindih dan ngak jelas... ?

          Satu importir hanya boleh impor satu...gimana kalau teknologinya convergency...misalnya kami impor Komputer... lalu konvergensi dengan telekomunikasi dan perlu Solar panel (energy terbarukan) agar hemat energy utk datacenter. Dengan peraturan baru, satu perusahaan ngak bisa impor barang barang ini, harus
          kolaborasi dng perusahaan lain... lagi lagi highcost dan tidak praktis.
          Kalau di AS dan banyak negara, importir peralatan energy terbarukan & hemat enerji diberi subsidi agar memecahkan masalah energy , di Indonesia aneh bisa  jadi tambah repot (kena Bea masuk 10% dan PPN 10% total 20%).

          Kenapa kebijakan selalu membebani ... bukan membuat nyaman dan merepotkan dan buntutnya high cost ?

          Why ?

          salam, rr - apw/ mastel
           













        • paulus BW
          Weleh welwh, mana ada orang yang masak pakai ranting kayu sebagai bahan bakar yang terbarukan lantas tebang pohonnya. Justru pohonnya dipelihara brur. Kita
          Message 4 of 10 , Jan 1, 2013
          • 0 Attachment
            Weleh welwh, mana ada orang yang masak pakai ranting kayu sebagai bahan bakar yang terbarukan lantas tebang pohonnya.
            Justru pohonnya dipelihara brur.
            Kita taulah yang nebang pohon2 yang gede2 itu siapa dan duitnya kemana....???

            2013/1/1 <rrusdiah@...>
             

            pak paulus dan pak HM
            yang dikhawatirkan adalah penggunaan ranting kayu tidak cukup kemudian menggunakan kayu yang pada akhirnya merusak hutan terutama didaerah hutan lindung dan konservasi.
            tapi memang nenek moyang kita lebih konservatif dalam penggunaan enerji...coba lihat masyarakat baduy... mereka exist ribuan tahun bukti nyata tanpa penggunaan energy listrik dan trasnportasi secara komersial seperti masyarakat diperkotaan.
            mereka survive karena bisa hidup sederhana dan berdasarkan kekuatan alam... sustainable dengan lingkungannya... Ini yang paling hebat dan sebetulnya kalau dari ilmu sustainable development... masyarakat baduy lebih maju dari masyarakat  modern/ kota.

            memang mikro hidro paling murah kalau ada sungai yang mengalir dengan debit air yang stabil... jangan air bah saat musim hujan...dan kering saat musim kering... maka problem bagi mikro hidro...

            cara lain menggunakan hybrid untuk backup.
            salam, rr - apw

            From: paulus BW <paulusbw@...>
            To: APWKomitel@yahoogroups.com
            Sent: Tuesday, January 1, 2013 7:04 PM
            Subject: Re: [APWarnet] Re: Renewable Energy >> ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

             
            Nenek moyang kita sudah lama mengunakan renuwable energy untuk masak. Mareka mengunakan ranting2 kayu.

            2013/1/1 <henkmahendra@...>
             
            Pak RR,

            Ada berita positif dari Kem Lingkungan Hidup terkait dengan pembangkitan listrik di daerah2 perbatasan Kalimantan dibawah koordinasi Kem LH ;)

            >>
            http://kalimantan.menlh.go.id/index.php/public/info/detail/berita/350

            Rabu, 19 Desember 2012

            Siaran Pers : ENERGI TERBARUKAN, HARAPAN UNTUK MASYARAKAT PERBATASAN KALIMANTAN BARAT
            >>

            Lanjutkan kan? ;)

            HM

            Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

            Date: Wed, 26 Dec 2012 21:10:25 -0800 (PST)
            Subject: Renewable Energy [APWarnet] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

            Betul pak..

            riset mainstream nya memang lebih dekat ke BBPT, tapi riset aplikasi nya utk proyek kominfo..saya rasa tetap saja di kominfo... misalnya enerji utk BTS... utk proyek PLIK, MPLIK, Wardes pak akmam... lalu peralatan yg hemat enerji utk proyek-proyek kominfo :-)

            Ntar deh  kita garap  ...bantu sustainable development disektor enerji dan informasi :-)

            Dari berita di Bisnis Listrik akan naik 15% tahun depan... sekarang harganya USD $ 0.073 /kWh , sedangkan di AS, Korea Selatan, Selandia Baru kok bisa  lebih murah $ 0.06/kWh,
            kalau di Singapura mahal $ 0.12/kWh dan di Thailand $. 08
            Untung karena politis populeritas... harga bensin terus disubsidi...entah bisa tahan sampai kapan... :-)

            iya pak...terakhir kita kok ketemu di Taipei bapak presentasi di NGN forum... yah :-) kebetulan saya lagi sourcing enerji dng Taitra  ha3x...  di WTC Taipei :-)

            selamat Tahun Baru 2013 pak Akmam.... kapan ketemu lagi di Taipei ha3x :-)

            salam, rr - apw




             

            From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
            To: APWKomitel@yahoogroups.com
            Sent: Thursday, December 27, 2012 12:01 PM
            Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

             
            Pak Rudi, Utk riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy itu ranahnya BPPT. Kalau mau memberikan masukan atau melihat riset2 apa saja yg telah dilakukan oleh BPPT, saya berkenan utk menjembatani. Di BPPT ada 17 lab di Puspiptek. Utk enegy biogas ada di Palembang.
            Salam Tahun Baru 2013 dengan baru. Beda Neolib dg community development, serahkan pada pasar dgn mengutamakan pada proses, nilai, norma serta kearifan lokal.
            Pak Rudi sudah lama tidak kopy darat. Terakhir kita ketemu di Taipei pada Taipei NGN Computer Forum 2009. t q AA
            Powered by Telkomsel BlackBerry®

            Date: Wed, 26 Dec 2012 19:12:07 -0800 (PST)
            Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

             
            Apakah badan litbang kominfo tertarik riset enerji terbarukan (renewable enerji) menggunakan solar dan wind energy pak akmam ?

            Atau produk2 hemat enerji

            Untuk proyek- proyek kominfo khan sangat haus enerji... misalnya data center dan wardes , PLIK serta MPLIK butuh enerji terutama daerah yg elektrifikasinya belum ada atau masih belum reliable.


            silahkan hubungi japri pak akmam dan selamat menikmati liburan akhir tahun dan Selamat Tahun Baru 2013 semoga sukses bagi kita semua.

            salam, rudi rusdiah




             

            From: "akmam_amir@..." <akmam_amir@...>
            To: APWKomitel@yahoogroups.com
            Sent: Thursday, December 27, 2012 9:41 AM
            Subject: Re: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

             
            Pak RR, memang riset dijadikan dasar kebijakan? Sayangnya riset belum jadi prioritas di negeri ini. Season Greetings, happy new year 2013. AA
            Powered by Telkomsel BlackBerry®

            Date: Wed, 26 Dec 2012 17:26:31 -0800 (PST)
            Subject: [APWarnet] Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

             
            Nanti kalau sudah ngak kompetitif.. cari lagi kambing hitam..industrinya lah..UKM ngak kompetitif padahal mau riset bikin industri energy terbarukan ataupun yg lain... high cost ha3x...

            pameonya sih... kalau bisa dipersulit ... kenapa dipermudah...

            From: Ahmad Hazairin <don_febi@...>
            To: "Telematika@yahoogroups.com" <Telematika@yahoogroups.com>
            Sent: Thursday, December 27, 2012 8:08 AM
            Subject: Re: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?



            Warisan leluhur masing-masing kali pak,
            bukannya berpikir bagaimana melawan kekuatan luar demi untuk kesejahteraan rakyat,
            tapi berpikir bagaimana memeras rakyat untuk setor ke penjajah...

            Salam

            Febi
            ===



            Von: "rrusdiah@..." <rrusdiah@...>
            An: "APWKomitel@yahoogroups.com" <apwkomitel@yahoogroups.com>
            Gesendet: 7:50 Donnerstag, 27.Dezember 2012
            Betreff: [Telematika] Importir hitam atau Regulator dan Law enforcement Perdag ngak becus ?

             
            Paling bisa deh pemerintah cari kambing hitam.

            Gara2 tarif import turun 5-6%, import meningkat, krn pemerintah cq kemenperin dan kemenperdag ngak bisa bikin regulasi (Kompas headline ekonomi 27 des 2012 hal 17), sehingga kabarnya merugikan produsen dan barang banyak yg masuk termasuk yg ilegal ?

            Lalu disebut importir hitam ha3x... :-)

            Loh wong yg bloon yg bikin peraturan, regulasi impor dan law enforcement kok disalahkan importir ?
            Loh kok ngak salahkan ketika di WTO para diplomat dan pemerintah negosiasi rambu perdagangan dan liberalisasi ngak keruan, serta ngak becus berunding, kok lagi lagi importir disalahkan ?
            Selalu menyalahkan orang lain dan tidak sadar dirinya sendiri yg salah... makanya negara sulit maju. Kacian deh :-)
             
            Terus peraturan dibikin sulit harus bikin APIU baru... ekonomi biaya tinggi...sehingga akhirnya jika barang mahal konsumen dirugikan... pokoknya kebijakannya salah arah dan tumpang tindih dan ngak jelas... ?

            Satu importir hanya boleh impor satu...gimana kalau teknologinya convergency...misalnya kami impor Komputer... lalu konvergensi dengan telekomunikasi dan perlu Solar panel (energy terbarukan) agar hemat energy utk datacenter. Dengan peraturan baru, satu perusahaan ngak bisa impor barang barang ini, harus
            kolaborasi dng perusahaan lain... lagi lagi highcost dan tidak praktis.
            Kalau di AS dan banyak negara, importir peralatan energy terbarukan & hemat enerji diberi subsidi agar memecahkan masalah energy , di Indonesia aneh bisa  jadi tambah repot (kena Bea masuk 10% dan PPN 10% total 20%).

            Kenapa kebijakan selalu membebani ... bukan membuat nyaman dan merepotkan dan buntutnya high cost ?

            Why ?

            salam, rr - apw/ mastel
             














          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.