Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

barang mewah, berbahaya dan tumpang tindih ?[APWarnet] Usulan Pemerintah : Pulsa Telepon sebagai Barang Kena Cukai

Expand Messages
  • Rudi Rusdiah
    Kenapa harus ada cukai lagi... bukannya sudah ada pajak seperti PPN untuk setiap penjualan barang dan jasa ? ... dan pengusahanya juga kena PPH secara otomatis
    Message 1 of 6 , Dec 12, 2012

      Kenapa harus ada cukai lagi... bukannya sudah ada pajak seperti PPN untuk setiap penjualan barang dan jasa ? ... dan pengusahanya juga kena PPH secara otomatis dari keuntungan penjualan perusahaan ?

      Belum lagi operator khan sudah terkena cukai USO 1.1%  untuk pembangunan di rural area ? ... lalu BHP frekwensi nya ? apa ngak cukup ?

      apa iya tergolong barang mewah seperti wine, minuman keras atau tergolong seperti rokok yg ditenggarai bisa sebabkan kanker ?

      apa sih persepsi Kementerian Keuangan yg mengusulkan masalah cukai dengan Kementrian teknisnya (siapa kemenkominfo, kementrian industri, kemendag kah ? dan biasanya ditetapkan oleh DPR ?

      bisa timbul tumpang tindih dan pembayaran pajak ganda ?

      salam, rr - apw/ mastel
      ---
      On 12/13/2012 09:04 AM, setYanto wrote:  

      Mas Rudy selain kasus IM2, kita juga harus mulai mendiskusikan di forum ini adanya pandangan aneh dari kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian,  Keuangan (Prof Dr. Bambang Brodjonegoro) yang mengusulkan kepada DPR bahwa pulsa telepon seluler sebagai barang kena cukai, karena membahayakan kesehatan dsb… seperti rokok….. Silahkan disebarkan melalui komunitas kita, Milis maupun FB dan Twitter…. Supaya Negara ini tidak makin keblinger… Thx a lot.

       

      Sps

      +++

       

      From: mastel-anggota@yahoogroups.com [mailto:mastel-anggota@yahoogroups.com] On Behalf Of Rudy_Hendarto
      Sent: Thursday, December 13, 2012 8:27 AM
      To: 'mastel-anggota@yahoogroups.com'
      Subject: Re: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

       




      Will do for sure Pak.

      Wassalam,

      Rudy
      Dikirim pakai sinyal Telkomsel

       


      From: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
      To: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
      Sent: Thu Dec 13 08:14:06 2012
      Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

       

      Dear Bapak dan Ibu. .Mastel sangat intensif melakukan berbagai upaya advokasi dalam kasus IM2 ini. Kami mengharapkan bapak dan ibu berkenan untuk share link berita ini ke milist masing masing group dan share juga dimasing masing wall facebook. .dengan harapan akan semakin luas masyarakat yg aware bahwa  suatu kejanggalan terjadi dalam kasus yang dituduhkan ke Indosat dan IM2. Lebih jauh harapan kita ini akan makin memperkuat tekanan sosial dan tekanan media yg harus diperhatikan oleh para APH kita (aparat penegak hukum).

      Terima kasih.

      Salam

      ET

       

       

      Sent from Samsung Mobile


      Erwin Agan <erwin_agan@...> wrote:
      http://m.sindonews.com/read/2012/12/12/34/696886/sofyan-djalil-presiden-harus-intervensi-kasus-im2
      Sent from BlackBerry® MASTEL for Indonesian Broadband

      ------------------------------------

      ----------------------------------------------------------------------
      Mailing List Anggota MASTEL
      Dilarang menggunakan kata kasar, mengandung SARA, memfitnah,
      bersifat menghasut,spamming,junk mail.
      Semua attachment harus mendapat ijin dari Owner atau Moderator.

      Owner : mastel@...
      Moderator: info@...
      Untuk mengirim pesan: mastel-anggota@yahoogroups.com
      Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
          mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com
      Sekretariat Mastel
      Graha MIK Lt.5 R.503
      Taman Perkantoran Kuningan
      Jl. Setiabudi Selatan Kav 16-17, Jakarta 12920
      Tlp (021)5794.1807
      Fax (021)5794.1813
      http://www.mastel.or.id
      ----------------------------------------------------------------------

      Yahoo! Groups Links

      <*> To visit your group on the web, go to:
          http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/

      <*> Your email settings:
          Individual Email | Traditional

      <*> To change settings online go to:
          http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/join
          (Yahoo! ID required)

      <*> To change settings via email:
          mastel-anggota-digest@yahoogroups.com
          mastel-anggota-fullfeatured@yahoogroups.com

      <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
          mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com

      <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
          http://docs.yahoo.com/info/terms/

      The message from sentto-2238911-19986-1355361282-rudy_hendarto=telkomsel.co.id@... with "Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2"
      has been scanned for viruses and it believed to be safe and clean.

       


      “This electronic mail and its attachment(s) is intended only for the recipient(s) to whom it is addressed. It may contain information which may be confidential and/or protected by legal privilege. If you are not the intended recipient(s), reading, disclosing, printing, copying, forwarding this electronic mail and its attachment(s) and/or taking any action in reliance on the information in this electronic mail and its attachment(s) are prohibited. Telkomsel shall not be liable in respect of communication made by its employee which is contrary to the company policy and/or outside the scope of the employment of the individual concerned. The employee will be personally liable for any damages or other liability arising.”

      “Surat elektronik ini beserta lampirannya dimaksudkan hanya untuk penerima kepada siapa surat tersebut ditujukan. Informasi yang terdapat di dalamnya dapat bersifat rahasia dan/atau dilindungi oleh hukum. Jika Anda bukan penerima yang dituju, Anda dilarang untuk membaca, mengungkapkan, mencetak, menyalin, meneruskan surat elektronik ini beserta lampirannya dan/atau mengambil tindakan apapun berdasarkan informasi yang terdapat dalam surat elektronik ini beserta lampirannya. Telkomsel tidak bertanggung jawab atas setiap komunikasi karyawan yang bertentangan dengan kebijakan perusahaan dan/atau berada di luar lingkup pekerjaannya. Segala resiko dan akibat yang ditimbulkan merupakan tanggung jawab personal. “




    • henkmahendra@yahoo.com
      Jujur saja sebagai pribadi saya sebenarnya tidak yakin kalau Prof Bambang Brodjo mengusulkan agar pulsa telepon sebagai barang kena cukai , karena artikel
      Message 2 of 6 , Dec 12, 2012
        Jujur saja sebagai pribadi saya sebenarnya tidak yakin kalau Prof Bambang Brodjo mengusulkan agar 'pulsa telepon sebagai barang kena cukai', karena artikel seperti di bawah ini pasti tidak terlewatkan oleh beliau:

        UN Chronicle - The ICT/Poverty Nexus

        https://www.un.org/wcm/content/site/chronicle/home/archive/issues2011/thedigitaldividend/ictpovertynexus

        Mungkin Pak Ardi berkenan mengundang beliau di brodjo@... / brodjoui@... agar para anggota milis ini bisa menerima masukan dari beliau langsung selain dari publikasi media (yang bisa saja salah kutip)?

        HM

        Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

        From: "Ardi Sutedja K." <asutedjak@...>
        Sender: APWKomitel@yahoogroups.com
        Date: Thu, 13 Dec 2012 09:35:53 +0700
        To: <APWKomitel@yahoogroups.com>
        ReplyTo: APWKomitel@yahoogroups.com
        Cc: setYanto<setyanto@...>; <mastel-anggota@yahoogroups.com>; <mastel-dph@yahoogroups.com>; <mastel-dpa@yahoogroups.com>
        Subject: Re: [APWarnet] Usulan Pemerintah : Pulsa Telepon sebagai Barang Kena Cukai

        Wah adik kelas saya mulai berulah?

        Ada apa dengan keuangan negara kok sekarang sangat "kreatif' mencari sumber2 pendapatan baru, dan untuk siapa?

        Bisa2 kedepan 60% dari pendapatan kita akan kesedot kepada "pengorbanan demi negara"? Sudah susah malah akan buntung, dan lama-kelamaan "Kartu Sehat" pun akan menjadi komoditas di kalangan menengah keatas.

        Apakah kini negara kita ini sekarang mulai tidak efisien di dalam pengelolaan keuangannya?

        Mengapa in efisiensi teesbut harus rakyat yang ikut menanggung dan berkorban?

        Apakah Robin Hood masih hidup ya? Heeeelp.

        Ardi

        On 12/13/12 09:04, setYanto wrote:
         

        Mas Rudy selain kasus IM2, kita juga harus mulai mendiskusikan di forum ini adanya pandangan aneh dari kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian,  Keuangan (Prof Dr. Bambang Brodjonegoro) yang mengusulkan kepada DPR bahwa pulsa telepon seluler sebagai barang kena cukai, karena membahayakan kesehatan dsb… seperti rokok….. Silahkan disebarkan melalui komunitas kita, Milis maupun FB dan Twitter…. Supaya Negara ini tidak makin keblinger… Thx a lot.

         

        Sps

        +++

         

        From: mastel-anggota@yahoogroups.com [mailto:mastel-anggota@yahoogroups.com] On Behalf Of Rudy_Hendarto
        Sent: Thursday, December 13, 2012 8:27 AM
        To: 'mastel-anggota@yahoogroups.com'
        Subject: Re: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

         




        Will do for sure Pak.

        Wassalam,

        Rudy
        Dikirim pakai sinyal Telkomsel

         


        From: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
        To: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
        Sent: Thu Dec 13 08:14:06 2012
        Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

         

        Dear Bapak dan Ibu. .Mastel sangat intensif melakukan berbagai upaya advokasi dalam kasus IM2 ini. Kami mengharapkan bapak dan ibu berkenan untuk share link berita ini ke milist masing masing group dan share juga dimasing masing wall facebook. .dengan harapan akan semakin luas masyarakat yg aware bahwa  suatu kejanggalan terjadi dalam kasus yang dituduhkan ke Indosat dan IM2. Lebih jauh harapan kita ini akan makin memperkuat tekanan sosial dan tekanan media yg harus diperhatikan oleh para APH kita (aparat penegak hukum).

        Terima kasih.

        Salam

        ET

         

         

        Sent from Samsung Mobile


        Erwin Agan <erwin_agan@...> wrote:
        http://m.sindonews.com/read/2012/12/12/34/696886/sofyan-djalil-presiden-harus-intervensi-kasus-im2
        Sent from BlackBerry® MASTEL for Indonesian Broadband

        ------------------------------------

        ----------------------------------------------------------------------
        Mailing List Anggota MASTEL
        Dilarang menggunakan kata kasar, mengandung SARA, memfitnah,
        bersifat menghasut,spamming,junk mail.
        Semua attachment harus mendapat ijin dari Owner atau Moderator.

        Owner : mastel@...
        Moderator: info@...
        Untuk mengirim pesan: mastel-anggota@yahoogroups.com
        Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
            mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com
        Sekretariat Mastel
        Graha MIK Lt.5 R.503
        Taman Perkantoran Kuningan
        Jl. Setiabudi Selatan Kav 16-17, Jakarta 12920
        Tlp (021)5794.1807
        Fax (021)5794.1813
        http://www.mastel.or.id
        ----------------------------------------------------------------------

        Yahoo! Groups Links

        <*> To visit your group on the web, go to:
            http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/

        <*> Your email settings:
            Individual Email | Traditional

        <*> To change settings online go to:
            http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/join
            (Yahoo! ID required)

        <*> To change settings via email:
            mastel-anggota-digest@yahoogroups.com
            mastel-anggota-fullfeatured@yahoogroups.com

        <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
            mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com

        <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
            http://docs.yahoo.com/info/terms/

        The message from sentto-2238911-19986-1355361282-rudy_hendarto=telkomsel.co.id@... with "Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2"
        has been scanned for viruses and it believed to be safe and clean.

         


        “This electronic mail and its attachment(s) is intended only for the recipient(s) to whom it is addressed. It may contain information which may be confidential and/or protected by legal privilege. If you are not the intended recipient(s), reading, disclosing, printing, copying, forwarding this electronic mail and its attachment(s) and/or taking any action in reliance on the information in this electronic mail and its attachment(s) are prohibited. Telkomsel shall not be liable in respect of communication made by its employee which is contrary to the company policy and/or outside the scope of the employment of the individual concerned. The employee will be personally liable for any damages or other liability arising.”

        “Surat elektronik ini beserta lampirannya dimaksudkan hanya untuk penerima kepada siapa surat tersebut ditujukan. Informasi yang terdapat di dalamnya dapat bersifat rahasia dan/atau dilindungi oleh hukum. Jika Anda bukan penerima yang dituju, Anda dilarang untuk membaca, mengungkapkan, mencetak, menyalin, meneruskan surat elektronik ini beserta lampirannya dan/atau mengambil tindakan apapun berdasarkan informasi yang terdapat dalam surat elektronik ini beserta lampirannya. Telkomsel tidak bertanggung jawab atas setiap komunikasi karyawan yang bertentangan dengan kebijakan perusahaan dan/atau berada di luar lingkup pekerjaannya. Segala resiko dan akibat yang ditimbulkan merupakan tanggung jawab personal. “




      • Muchtar
        Pak RR, kalau peraturan pemerintah ndak tumpang tindih, bukan Indonesia namanya. Perda-perda yang tumpang tindih saja ndak ada masalah sampe sekarang, apalagi
        Message 3 of 6 , Dec 12, 2012
          Pak RR, kalau peraturan pemerintah ndak tumpang tindih, bukan Indonesia namanya.

          Perda-perda yang tumpang tindih saja ndak ada masalah sampe sekarang, apalagi yang diluar pulau jawa. Wuih.. Punglinya itu... Ga tahan... Razia perizinan warnet, mesti ada surat rekomendasi dari diskominfo pemkot, baru ndak di razia. Coba itu pejabat2 pemda di tanya 128kbps berapa cepat, saya rasa pun sebagian besar tak ngerti.

          Macam di youtube pemda dki, melongo semua waktu ditanya ini itu...

          Salam,

          Muchtar
          GIGEBerry® Powered by GIGEhoster.net

          From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
          Sender: APWKomitel@yahoogroups.com
          Date: Thu, 13 Dec 2012 10:30:05 +0700
          To: <APWKomitel@yahoogroups.com>
          ReplyTo: APWKomitel@yahoogroups.com
          Cc: setYanto<setyanto@...>; <mastel-anggota@yahoogroups.com>
          Subject: barang mewah, berbahaya dan tumpang tindih ?[APWarnet] Usulan Pemerintah : Pulsa Telepon sebagai Barang Kena Cukai

           


          Kenapa harus ada cukai lagi... bukannya sudah ada pajak seperti PPN untuk setiap penjualan barang dan jasa ? ... dan pengusahanya juga kena PPH secara otomatis dari keuntungan penjualan perusahaan ?

          Belum lagi operator khan sudah terkena cukai USO 1.1%  untuk pembangunan di rural area ? ... lalu BHP frekwensi nya ? apa ngak cukup ?

          apa iya tergolong barang mewah seperti wine, minuman keras atau tergolong seperti rokok yg ditenggarai bisa sebabkan kanker ?

          apa sih persepsi Kementerian Keuangan yg mengusulkan masalah cukai dengan Kementrian teknisnya (siapa kemenkominfo, kementrian industri, kemendag kah ? dan biasanya ditetapkan oleh DPR ?

          bisa timbul tumpang tindih dan pembayaran pajak ganda ?

          salam, rr - apw/ mastel
          ---

          On 12/13/2012 09:04 AM, setYanto wrote:
           

          Mas Rudy selain kasus IM2, kita juga harus mulai mendiskusikan di forum ini adanya pandangan aneh dari kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian,  Keuangan (Prof Dr. Bambang Brodjonegoro) yang mengusulkan kepada DPR bahwa pulsa telepon seluler sebagai barang kena cukai, karena membahayakan kesehatan dsb… seperti rokok….. Silahkan disebarkan melalui komunitas kita, Milis maupun FB dan Twitter…. Supaya Negara ini tidak makin keblinger… Thx a lot.

           

          Sps

          +++

           

          From: mastel-anggota@yahoogroups.com [mailto:mastel-anggota@yahoogroups.com] On Behalf Of Rudy_Hendarto
          Sent: Thursday, December 13, 2012 8:27 AM
          To: 'mastel-anggota@yahoogroups.com'
          Subject: Re: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

           




          Will do for sure Pak.

          Wassalam,

          Rudy
          Dikirim pakai sinyal Telkomsel

           


          From: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
          To: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
          Sent: Thu Dec 13 08:14:06 2012
          Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

           

          Dear Bapak dan Ibu. .Mastel sangat intensif melakukan berbagai upaya advokasi dalam kasus IM2 ini. Kami mengharapkan bapak dan ibu berkenan untuk share link berita ini ke milist masing masing group dan share juga dimasing masing wall facebook. .dengan harapan akan semakin luas masyarakat yg aware bahwa  suatu kejanggalan terjadi dalam kasus yang dituduhkan ke Indosat dan IM2. Lebih jauh harapan kita ini akan makin memperkuat tekanan sosial dan tekanan media yg harus diperhatikan oleh para APH kita (aparat penegak hukum).

          Terima kasih.

          Salam

          ET

           

           

          Sent from Samsung Mobile


          Erwin Agan <erwin_agan@...> wrote:
          http://m.sindonews.com/read/2012/12/12/34/696886/sofyan-djalil-presiden-harus-intervensi-kasus-im2
          Sent from BlackBerry® MASTEL for Indonesian Broadband

          ------------------------------------

          ----------------------------------------------------------------------
          Mailing List Anggota MASTEL
          Dilarang menggunakan kata kasar, mengandung SARA, memfitnah,
          bersifat menghasut,spamming,junk mail.
          Semua attachment harus mendapat ijin dari Owner atau Moderator.

          Owner : mastel@...
          Moderator: info@...
          Untuk mengirim pesan: mastel-anggota@yahoogroups.com
          Untuk berhenti dari milis kirimkan imel kosong ke:
              mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com
          Sekretariat Mastel
          Graha MIK Lt.5 R.503
          Taman Perkantoran Kuningan
          Jl. Setiabudi Selatan Kav 16-17, Jakarta 12920
          Tlp (021)5794.1807
          Fax (021)5794.1813
          http://www.mastel.or.id
          ----------------------------------------------------------------------

          Yahoo! Groups Links

          <*> To visit your group on the web, go to:
              http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/

          <*> Your email settings:
              Individual Email | Traditional

          <*> To change settings online go to:
              http://groups.yahoo.com/group/mastel-anggota/join
              (Yahoo! ID required)

          <*> To change settings via email:
              mastel-anggota-digest@yahoogroups.com
              mastel-anggota-fullfeatured@yahoogroups.com

          <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
              mastel-anggota-unsubscribe@yahoogroups.com

          <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
              http://docs.yahoo.com/info/terms/

          The message from sentto-2238911-19986-1355361282-rudy_hendarto=telkomsel.co.id@... with "Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2"
          has been scanned for viruses and it believed to be safe and clean.

           


          “This electronic mail and its attachment(s) is intended only for the recipient(s) to whom it is addressed. It may contain information which may be confidential and/or protected by legal privilege. If you are not the intended recipient(s), reading, disclosing, printing, copying, forwarding this electronic mail and its attachment(s) and/or taking any action in reliance on the information in this electronic mail and its attachment(s) are prohibited. Telkomsel shall not be liable in respect of communication made by its employee which is contrary to the company policy and/or outside the scope of the employment of the individual concerned. The employee will be personally liable for any damages or other liability arising.”

          “Surat elektronik ini beserta lampirannya dimaksudkan hanya untuk penerima kepada siapa surat tersebut ditujukan. Informasi yang terdapat di dalamnya dapat bersifat rahasia dan/atau dilindungi oleh hukum. Jika Anda bukan penerima yang dituju, Anda dilarang untuk membaca, mengungkapkan, mencetak, menyalin, meneruskan surat elektronik ini beserta lampirannya dan/atau mengambil tindakan apapun berdasarkan informasi yang terdapat dalam surat elektronik ini beserta lampirannya. Telkomsel tidak bertanggung jawab atas setiap komunikasi karyawan yang bertentangan dengan kebijakan perusahaan dan/atau berada di luar lingkup pekerjaannya. Segala resiko dan akibat yang ditimbulkan merupakan tanggung jawab personal. “




        • Rudi Rusdiah
          ... [rr] pak muchtar... kemarin kita diundang Pemkot Depok... hebat sekali... kenapa hebat.. biasanya pemkot langsung saja bikin Perda... misalnya baru baru
          Message 4 of 6 , Dec 12, 2012
            On 12/13/2012 01:30 PM, Muchtar wrote:  

            Pak RR, kalau peraturan pemerintah ndak tumpang tindih, bukan Indonesia namanya.

            Perda-perda yang tumpang tindih saja ndak ada masalah sampe sekarang, apalagi yang diluar pulau jawa. Wuih.. Punglinya itu... Ga tahan... Razia perizinan warnet, mesti ada surat rekomendasi dari diskominfo pemkot, baru ndak di razia. Coba itu pejabat2 pemda di tanya 128kbps berapa cepat, saya rasa pun sebagian besar tak ngerti.

            ---
            [rr] pak muchtar... kemarin kita diundang Pemkot Depok... hebat sekali...

            kenapa hebat.. biasanya pemkot langsung saja bikin Perda... misalnya baru baru ini kami diundang oleh
            APW Bogor karena gara gara ada perda Bogor... soal Warnet... harus ada ijin.

            namun pemkot Depok ini sangat transparan dan hati hati...

            Bulan lalu kirim tim kekantor kami ... timnya berisi ibu ibu staff Diskominfo membahas mengenai Warnet..
            dan mereka mengatakan akan bikin Perda Warnet karena ada usulan dari LSM dan tentu berita tidak enak di Media Indo dan Tempo soal warnet..tepatnya sih game center sebagai tempat yg buat kecanduan pelajar... itu ada beritanya juga di TV One.

            Jadi jauh hari sebelum RaPerda ini dibuat... mereka mengunjungi APW dan juga mengundang stakeholder warnet untuk Publik Hearing kemarin 12/ 12 2012... hebat khan !

            Tentu masukan dari kami banyak... dan juga dari komunitas misalnya:
            1. Jangan perijinan tapi pendaftaran dan jangan berbiaya... karena warnet usaha kecil dan hidupnya pun banyak yang pas pasan.
            2. jangan jadi objek retribusi atau pendapatan...tapi subjek ikut membangun jasa akses Internet di wilayah Depok.
            (daripada hrs bikin wardes sesuai target WSIS karena di wilayah Depok ada 11 kecamatan dan 63 kelurahan artinya khan ikuti target WSIS harus bikin 63 Wardes...sekarang dibilangan Margonda saja dan sekitarnya ada 600 warnet yg terdaftar..tapi tentu dibanyak kelurahan yg terpencil masih ada blankspot dan tidak ada warnetnya... ini tugas USO.
            Pemkot Depok tidak terima PLIK ataupun MPLIK tapi menerima MCAP 2 buah (program MCAP).
            3. kita setuju adanya etika warnet soal jangan pakai sekat... anak sekolah dilarang ke warnet jam sekolah dan hanya sampai jam 9 malam saja kecuali orang dewasa atau UKM dan warnet ngak perlu buka 24 jam.
            4. banyak sih usulan kita termasuk kalau bisa sebelumPerda direlis...kita review bersama sama...agar hasilnya kondusif..

            Jangan seperti pembuatan UU dan PP dipusat yang asal dibuat dan asal disosialisasikan sehingga menuai kritik yg tidak dapat lagi diantisipasi kecuali UU dan PP di anulir atau dibatalkan atau di amandemen...

            Jadi Pemkot Depok ini cukup wise dan hati hati... dan benar benar melihat masyarakat sebagai partner/subjek... ini yang kami rasakan dibandingkan dengan Pemkot lainnya...semoga ini jadi panutan dalam membuat regulasi dan aturan di Pemerintah.

            masukan yg lain dari kami juga agar sekalian diselaraskan dengan semua aturan main di PP 82/ 2012 yaitu persyaratan harus daftar ke Menteri... dll... agar tidak tumpang tindih antara aturan di Pusat dan didaerah.

            Sama saja dengan Pulsa Telekom... sebetulnya masih untung.... artinya Peraturannya belum keluar...baru usulan jadi masih bisa kita kritik ramai ramai...sebelum jadi Peraturan yang tetap... seperti PP 82/ 2012 khan masyarakat teman2 telematika merasa dijadikan objek saja...tidak ikut memberikan masukan dan kritik.

            Saya juga melihat di Pemkot Medan tempat pak Mochtar juga tidak diajak khan negosiasi serta dengar pendapat public hearing soal perda warnet pemkot Medan... dan memang pemerintah harus berubah... seperti yg dilakukan
            Jokowi dan Ahok...

            Demikian dulu dan semoga sukses dengan warnetnya di Medan dan Pemkot Medan bisa tiru apa yg dilakukan Pemkot Depok... :-)
            salut buat pemkot depok.

            salam, rr - apw/ mastel
















            Macam di youtube pemda dki, melongo semua waktu ditanya ini itu...

            Salam,

            Muchtar

            GIGEBerry® Powered by GIGEhoster.net

            From: Rudi Rusdiah <rusdiah@...>
            Date: Thu, 13 Dec 2012 10:30:05 +0700
            Subject: barang mewah, berbahaya dan tumpang tindih ?[APWarnet] Usulan Pemerintah : Pulsa Telepon sebagai Barang Kena Cukai

             


            Kenapa harus ada cukai lagi... bukannya sudah ada pajak seperti PPN untuk setiap penjualan barang dan jasa ? ... dan pengusahanya juga kena PPH secara otomatis dari keuntungan penjualan perusahaan ?

            Belum lagi operator khan sudah terkena cukai USO 1.1%  untuk pembangunan di rural area ? ... lalu BHP frekwensi nya ? apa ngak cukup ?

            apa iya tergolong barang mewah seperti wine, minuman keras atau tergolong seperti rokok yg ditenggarai bisa sebabkan kanker ?

            apa sih persepsi Kementerian Keuangan yg mengusulkan masalah cukai dengan Kementrian teknisnya (siapa kemenkominfo, kementrian industri, kemendag kah ? dan biasanya ditetapkan oleh DPR ?

            bisa timbul tumpang tindih dan pembayaran pajak ganda ?

            salam, rr - apw/ mastel
            ---
            On 12/13/2012 09:04 AM, setYanto wrote:

             

            Mas Rudy selain kasus IM2, kita juga harus mulai mendiskusikan di forum ini adanya pandangan aneh dari kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian,  Keuangan (Prof Dr. Bambang Brodjonegoro) yang mengusulkan kepada DPR bahwa pulsa telepon seluler sebagai barang kena cukai, karena membahayakan kesehatan dsb… seperti rokok….. Silahkan disebarkan melalui komunitas kita, Milis maupun FB dan Twitter…. Supaya Negara ini tidak makin keblinger… Thx a lot.

             

            Sps

            +++

             

            From: mastel-anggota@yahoogroups.com [mailto:mastel-anggota@yahoogroups.com] On Behalf Of Rudy_Hendarto
            Sent: Thursday, December 13, 2012 8:27 AM
            To: 'mastel-anggota@yahoogroups.com'
            Subject: Re: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

             




            Will do for sure Pak.

            Wassalam,

            Rudy
            Dikirim pakai sinyal Telkomsel

             


            From: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
            To: mastel-anggota@yahoogroups.com <mastel-anggota@yahoogroups.com>
            Sent: Thu Dec 13 08:14:06 2012
            Subject: RE: [mastel-anggota] Presiden Harus Intervensi Kasus IM2

             

            Dear Bapak dan Ibu. .Mastel sangat intensif melakukan berbagai upaya advokasi dalam kasus IM2 ini. Kami mengharapkan bapak dan ibu berkenan untuk share link berita ini ke milist masing masing group dan share juga dimasing masing wall facebook. .dengan harapan akan semakin luas masyarakat yg aware bahwa  suatu kejanggalan terjadi dalam kasus yang dituduhkan ke Indosat dan IM2. Lebih jauh harapan kita ini akan makin memperkuat tekanan sosial dan tekanan media yg harus diperhatikan oleh para APH kita (aparat penegak hukum).

            Terima kasih.

            Salam

            ET

             

             

              
            
            
            
                

          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.