Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Diundang ke Diundang Rpt OSOL..oleh Kepala Litbang Kominfo,kemudian dibatalkan, tak perlu takutlah !!

Expand Messages
  • Naswil Idris
    Pak Rudi Rusdiah APWKOMITEL,Bambang Soeprijanto,Moderator Rapat OSOL, Pak Nurul Setyabudi, Ketua Umum IDTUG,teman2 Aplikator Telematika/IDTUG cc: Bapak Menteri
    Message 1 of 2 , Oct 1, 2005
    • 0 Attachment
      Pak Rudi Rusdiah APWKOMITEL,Bambang
      Soeprijanto,Moderator Rapat OSOL, Pak Nurul Setyabudi,
      Ketua Umum IDTUG,teman2 Aplikator Telematika/IDTUG
      cc: Bapak Menteri Kominfo.
      Bapak Sekjen Kominfo.
      Bapak Dirjen POSTEL
      Dengan hormat,
      Susah memahami,tapi untuk kebaikan pendidikan kita
      di tanah air, saya diundang oleh Kepala Litbang
      Depkominfo dgn surat Dinas N0.102/Bl
      SDM/KOMINF0/9/2005 tgl 29 September 05 sebagai peserta
      untuk Rapat OSOL di HOTEL IBIS Kemayoran,Jl Bungur
      Raya,Jakarta Pusat, jam 8.30 sampai selesai hari Senen
      tgl 3 Oktober 05.
      Setelah di tilpon dan dikirim Undangan Resmi liwat
      Fax....kemudian .. setelah saya baca Undangan dlm
      bentuk Fax itu , nama saya pada No.12.... tapi
      beberapa waktu kemudian ..... ada informasi baru
      lagi bahwa .... Rapat diundur..... dan setelah saya
      cari informasi..... ternyata saya sendiri yg ngak TAK
      JADI DIUNDANG dgn alasan yg tidak jelas........salah
      tulis nama, salah tulis jabatan..dsbnya....
      dsbnya.....
      Dalam Undangan yg ditanda tangani oleh kepala
      Litbang SDM , Aizirman Djusan pagi senen tgl 3 Oktober
      itu a.l. tertulis :Pembicara Dr Udi Rusadi, Heru
      Nugroho, Pembahas : Dr.Alex Rusli, MOderator :
      Bambang Soeprijanto dgn Acara :
      "Effetivitas Program OSOL Yang Aplikatif bagi
      Peningkatan Kualitas Anak Didik".

      Sesungguhnya saya akan memaparkan kepada hadirin
      /peserta semua "pengalaman dan hasil penelitian OSOL"
      melalui proyek APT dibawah Koordinasi Dierjen POSTEL
      dgn Prof Kenji Saga dari NICT Jepang dan Pak Dr.Udi
      Rusadi dari Depkominfo sendiri,sejauh mana sebenarnya
      efektivitas OSOL itu dalam konteks kesiapan guru2 ,
      petugas sekolah, kepala sekolah, Dinas DIKNAS,
      pemnbiayaan listrik, penjaga sekolah, ahli ICT, biaya
      Internet di Kabupaten/Kota, dsbnya....dalam memunjang
      proses belajar mengajar ICT dalam kurikulum
      persekolahan dibawah DIKNAS.
      Walaupun saya tak diharapkan hadir dlm rapat itu
      saya tetap dgn ikhlas dapat menyumbangkan pokok
      pikiran pada peserta Rapat lainnya, sbb:.
      Dari sekitar 48-50 sekolah yg ikut program OSOL
      lebih dari 50% yg saja lihat dgn mata kepala sendiri,
      dan juga sebagian oleh Pak UDI di Kalimantan Timur
      saya berpendapat OSOL itu tempatnya lebih tepat di
      lingkungan Administarsi DIKNAS.Argumentasinya adalah:
      1.Karena dgn hanya Modal sebuah unsur Komputer yg
      diusahakan Depkominfo tentu saja sulit bagi Depkominfo
      dapat mengelola pendidikan ICT secara menyeluruh
      dari dari luar sistem DIKNAS . .
      2.Dgn kurikulum yg komplex, peralatan yg semua berada
      di sekolah, kebijaksaaan yg semua di bawah DIKNAS,
      serta biaya operasional Listrik, Internet,serta biaya
      pemeliharaan gedung, peralatan lainnya tepatlah
      kiranya Depkominfo dapat membantu DIKNAS mencarikan
      dan menyumbang Komputer, sehingga proses selanjutnya
      Koordinasi ada di tangan DIKNAS.
      3.Posisi Komputer sebagai STAND ALONE yg berada di
      Lab Komputer, dan Komputer sebagai bgn JARINGAN
      Internet di CAP ( Community Access Point) haruslah di
      integrasikan dgn semua sistem yg ada di sekolah , yg
      merupakan bagian sistem pendidikan di DIKNAS
      Kecamanatan, dan Kabupaten setempat .
      4.Pembiayaan pendidikan ICT di sekolah dilingkungan
      DIKNAS haruslah dimintakan DIKNAS ke Pemerintah aerah
      dan Pusat dan DPR , jadi tak relevanlah jika biaya
      pendidikan ICT itu dibebankan kepada dana USO di
      lingkungan DirJen POSTEL.
      Surat ini saya tembuskan kepada Bapak Menteri
      Kominfo,Pak Sofyan Djalil, Sekjen Pak Ashwin
      Sasongko,Pak Cahyana, Bu Ingrid Pandjaitan ,Pak Dirjen
      POSTEL, dll sekedar ingin minta pendapat beliau2
      apakah jika ada usaha untuk membagi informasi ttg OSOl
      kepada peserta2 rapat 3 oktober 05 yg awam ,dari
      sumber yg asli ( Sekolah OSOL itu sendiri)atas dasar
      penelitian resmi OSOL yg dikoordinir sendiri oleh
      Dirjen POSTEL liwat Bu Ingrid , yg dibiayai oleh APT
      dan didukung pula oleh ahli Prof Kenji Saga dari NICT
      Jepang awal tahun 2005 itu...... kenapa harus di
      hindari.... .
      Jika pak Menteri ,pak Sekjen dan Pak Dirjen Postel(
      yg sering saya ajak diskusi)saya dgn senang hati akan
      memaparkan semua penemuan saya dalam penelitian resmi
      OSOL pada awal tahun 2005 itu bersama Prof Kenji Saga
      itu.
      Wassalam ,

      Naswil Idris

      <rrusdiah@...> wrote:

      > Rekan milis Asosiasi Pengusaha Warnet Yth:
      >
      > Bagi rekan milis, pengusaha warnet yang ingin
      > partisipasi dengan OSOL
      > ( One School One Labs), dapat menghadiri pertemuan :
      >
      > Hari: Senin 3 Oktober 2005
      > Jam : 08:30 sampai selesai
      >
      > Topik: Efektivitas Program OSOL yang aplikatif Bagi
      > Peningkatan
      > Kualitas Anak Didik.
      >
      > Jika ada yang berminat hadir, kirim email japri
      > untuk mewakili
      > APWKomitel dengan menulis nama warnet, telp dan
      > alamatnya yang jelas.
      >
      > Persyaratan bagi yang hadir : Nanti secara
      > transparan cerita mengenai
      > apa yang dibicarakan pada pertemuan tersebut dan apa
      > manfaatnya buat
      > Pengusaha Warnet.
      > Seminar gratis tidak dipungut biaya diJakarta Pusat.
      >
      > Salam, Rudi Rusdiah - APWKOmitel
      >
      >
      >
      >
      >
      >
      >




      __________________________________
      Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
      http://mail.yahoo.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.