Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Kehilangan : sharing romo Ferry di beberapa milist

Expand Messages
  • Monel Monelius
    Teman2, saya membaca sharing ini semakin merasa prihatin dan menimbulkan semangat lagi untuk kita semakin berbuat sesuatu bagi gereja kita. Mudah2ah kita bisa
    Message 1 of 13 , Mar 18, 2012
    • 0 Attachment
      Teman2, saya membaca sharing ini semakin merasa prihatin dan menimbulkan semangat lagi untuk kita semakin berbuat sesuatu bagi gereja kita. Mudah2ah kita bisa semakin berbuat nyata dalam kehidupan kita sesuai kemampuan kita masing masing.

      Berikut sharing romo Ferry :

      Dear all,
      tadi sore saya melayat ke rumah duka Borromeus di Bandung. Putra tunggal,
      anak kedua dari 3 bersaudara, dari pak Paul Liem (Panci Bima) dan dr
      Cynthia, dari Paroki Sukajadi, yang bernama William Liem (22 tahun)
      meninggal dunia. Saya kira karena sakit atau kecelakaan.
      Ternyata William yang tahun lalu baru pulang studi di Inggris dan sekarang
      bekerja di Jakarta di Production House hilang diculik hari Selasa 13 Maret
      sesudah diantar sopir ke daerah Panglima Polim di Jakarta. Sempat ada
      komunikasi telpon dari orang yang mengaku minta tebusan ke pak Paul ayah
      William. Setelah beberapa hari menunggu kabar, orang tua William akhirnya
      menghubungi polisi di Jakarta dan menemukan jenazah William yang sudah
      meninggal di salah satu RS di Jakarta. Dugaannya meninggal Rabu 14 Maret.
      William kata banyak orang anak yang baik. Orang tuanya juga orang baik.
      Sering dimintai jadi donatur, termasuk terakhir malam dana untuk sekolah
      Indriyasana. Pernah juga menyumbang untuk Munas Unio Indonesia.
      Mengapa William harus mengalami nasib seperti itu ? Mengapa orang tua dan
      saudara-saudaranya harus mengalami kehilangan William dengan cara seperti
      itu ?

      Sekarang ini di milis juga ramai dengan berita 2 orang imam yang meninggal
      dunia karena kecelakaan, Rm Leo SVD di Keuskupan Sanggau dan Rm Eko di
      Keuskupan Semarang. Ada umat Bandung yang sudah kaget karena ada romo Leo
      dan romo Eko juga di Bandung. Ada yang bertanya mengapa harus terjadi
      seperti itu ? Apalagi kalau menyangkut imam yang masih muda... Ada yang
      tanya apa sudah ada studi khusus mengenai imam-imam yang meninggal karena
      kecelakaan di jalan.... bukankah imam sangat berharga ?
      Kita memang merasa kehialngan dan sedih sekali...

      Masih ada berita sedih dan kehilangan lagi untuk Unio Indonesia dan
      Keuskupan Bandung. Rm.Yosef Dedy Pradipto akhir bulan februari
      mengundurkan diri dari imamat. Setelah sabbatical year setahun di
      Filipina, Dedy minta ijin cuti khusus dan bekerja di suatu yayasan di
      Jakarta. Sekarang Dedy mengajar di Binus Jakarta. Saya merasa sangat
      kehilangan teman imam yang sudah lama rajin menggagas pastoral berbasis
      data dan ongoing formation imam-imam diosesan...

      Mengapa kita terus harus berduka cita kehilangan orang-orang yang kita
      cintai ?

      ... berdoa pun rasanya susah....

      Salam, fsw
    • P. Tri Wahyudi
      Setuju, Mas Monel. Paulus Tri Wahyudi Personal Coach, Trainer, Transformational Speaker FOCUS INSTITUTE HP.: +6281546144477 Ph.: +622191633915 *Duc in altum
      Message 2 of 13 , Mar 18, 2012
      • 0 Attachment
        Setuju, Mas Monel.

        Paulus Tri Wahyudi
        Personal Coach, Trainer,
        Transformational Speaker
        FOCUS INSTITUTE
        HP.: +6281546144477
        Ph.: +622191633915

        *Duc in altum

        Sent from my BlackBerry®
        powered by Sinyal Kuat INDOSAT

        From: Monel Monelius <mmonelius@...>
        Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
        Date: Mon, 19 Mar 2012 08:41:52 +0800 (SGT)
        To: 7_pilar@yahoogroups.com<7_pilar@yahoogroups.com>
        ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
        Subject: [7_pilar] Kehilangan : sharing romo Ferry di beberapa milist

         

        Teman2, saya membaca sharing ini semakin merasa prihatin dan menimbulkan semangat lagi untuk kita semakin berbuat sesuatu bagi gereja kita. Mudah2ah kita bisa semakin berbuat nyata dalam kehidupan kita sesuai kemampuan kita masing masing.

        Berikut sharing romo Ferry :

        Dear all,
        tadi sore saya melayat ke rumah duka Borromeus di Bandung. Putra tunggal,
        anak kedua dari 3 bersaudara, dari pak Paul Liem (Panci Bima) dan dr
        Cynthia, dari Paroki Sukajadi, yang bernama William Liem (22 tahun)
        meninggal dunia. Saya kira karena sakit atau kecelakaan.
        Ternyata William yang tahun lalu baru pulang studi di Inggris dan sekarang
        bekerja di Jakarta di Production House hilang diculik hari Selasa 13 Maret
        sesudah diantar sopir ke daerah Panglima Polim di Jakarta. Sempat ada
        komunikasi telpon dari orang yang mengaku minta tebusan ke pak Paul ayah
        William. Setelah beberapa hari menunggu kabar, orang tua William akhirnya
        menghubungi polisi di Jakarta dan menemukan jenazah William yang sudah
        meninggal di salah satu RS di Jakarta. Dugaannya meninggal Rabu 14 Maret.
        William kata banyak orang anak yang baik. Orang tuanya juga orang baik.
        Sering dimintai jadi donatur, termasuk terakhir malam dana untuk sekolah
        Indriyasana. Pernah juga menyumbang untuk Munas Unio Indonesia.
        Mengapa William harus mengalami nasib seperti itu ? Mengapa orang tua dan
        saudara-saudaranya harus mengalami kehilangan William dengan cara seperti
        itu ?

        Sekarang ini di milis juga ramai dengan berita 2 orang imam yang meninggal
        dunia karena kecelakaan, Rm Leo SVD di Keuskupan Sanggau dan Rm Eko di
        Keuskupan Semarang. Ada umat Bandung yang sudah kaget karena ada romo Leo
        dan romo Eko juga di Bandung. Ada yang bertanya mengapa harus terjadi
        seperti itu ? Apalagi kalau menyangkut imam yang masih muda... Ada yang
        tanya apa sudah ada studi khusus mengenai imam-imam yang meninggal karena
        kecelakaan di jalan.... bukankah imam sangat berharga ?
        Kita memang merasa kehialngan dan sedih sekali...

        Masih ada berita sedih dan kehilangan lagi untuk Unio Indonesia dan
        Keuskupan Bandung. Rm.Yosef Dedy Pradipto akhir bulan februari
        mengundurkan diri dari imamat. Setelah sabbatical year setahun di
        Filipina, Dedy minta ijin cuti khusus dan bekerja di suatu yayasan di
        Jakarta. Sekarang Dedy mengajar di Binus Jakarta. Saya merasa sangat
        kehilangan teman imam yang sudah lama rajin menggagas pastoral berbasis
        data dan ongoing formation imam-imam diosesan...

        Mengapa kita terus harus berduka cita kehilangan orang-orang yang kita
        cintai ?

        ... berdoa pun rasanya susah....

        Salam, fsw
      • Peni Marianto
        Mengapa saya,anda atau mereka... hidup ini indah....memang segala sesuatunya di bumi ini ada hukum yang mengaturnya...Katanya...penyelenggaraan
        Message 3 of 13 , Mar 18, 2012
        • 0 Attachment
          Mengapa saya,anda atau mereka...


          hidup ini indah....memang segala sesuatunya di bumi ini ada hukum yang mengaturnya...Katanya...penyelenggaraan ILahi....Siapapun kalau menerima sesuatu yang membahagiakan apapun itu bentuknya dalam kehidupan sehari2...selalu lupa bersyukur dan knpa pada saat yang membahagiakan ini tidak mempertanyakan juga mengapa saya,anda atau mereka?????Contoh yang dibawah ini diceritakan sama Rm Ferry mungkin sesuatu yang kurang membahagiakan trus dipertanyakan mengapa kejadian ini menimpa mereka yang terlibat?????Ini ada kejadian juga seperti dibawah ini:

          ---  
          Siti Anak Yatim Tangguh: Jualan Bakso dengan Upah Rp. 2000,- Sehari
          Ketika Membaca Artikel ini saya sangat tersentuh dan malu . bagaimana tidak , saya yang alhamdulilah masih bisa makan 3 kali sehari dan tanpa pikiran untuk mencari uang ternyata masih banyak anak kecil yang harus banting tulang mencari sesuap nasi dengan ongkos maksimal 2000 rupiah . Ya Allah ampunilah hambamu ini yang kurang bersyukur .
          Siti Anak Yatim Tangguh: Jualan Bakso dengan Upah Rp. 2000,- Sehari
          Sore kemarin – Selasa, 06 Maret 2012 – saya pulang kantor rada “tenggo”, jadi sampai di rumah jam 17.30-an, saya sempat nonton acara “Orang-Orang Pinggiran” di Trans7. Dada saya sesak menyaksikannya, air mata saya meleleh tanpa bisa ditahan, tak mampu berkata-kata. Siti, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini Siti berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah Siti masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.
          Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik. Kalau ada pembeli, Siti akan meracik baksonya di mangkok yang diletakkan di lantai. Maklum ia tak punya meja. Terkadang  jika ada anak yang membeli baksonya, Siti ingin bisa ikut mencicipi. Tapi ia terpaksa hanya menelan ludah, menahan keinginan itu. Setelah 4 jam berkeliling, ia mendapat upah 2000 perak saja! Kalau baksonya tak habis, upahnya hanya Rp. 1000,- saja. Lembaran seribuan lusuh berkali-kali digulung-gulungnya.
          Sampai di rumah, Siti tak mendapati siapapun. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah milik orang lain. Tak setiap hari ia mendapat upah uang tunai. Terkadang ia hanya dijanjikan jika kelak panenan berhasil ia akan mendapatkan bagi hasilnya. Setiap hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur sampai setinggi paha. Ia hanya bisa berharap kelak panenan benar-benar berhasil agar bisa mendapat bayaran.
          Hari itu Siti ingin bisa makan kangkung. Ia pergi ke rumah tetangganya, mengetuk pintu dan meminta ijin agar boleh mengambil kangkung. Meski sebenarnya Siti bisa saja langsung memetiknya, tapi ia selalu ingat pesan Ibunya untuk selalu minta ijin dulu pada pemiliknya. Setelah diijinkan, Siti langsung berkubang di empang untuk memetik kangkung, sebatas kebutuhannya bersama Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga bisa membantu Ibunya. Lalu Ibunya memasak kangkung hanya dengan garam. Berdua mereka makan di atas piring seng tua, sepiring nasi tak penuh sepiring, dimakan berdua hanya dengan kangkung dan garam. Bahkan ikan asin pun tak terbeli, kata Ibunda Siti.
          Bayangkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat keliling kampung, tiba di rumah tak ada makanan. Kondisi rumahnya pun hanya sepetak ruangan berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sama sekali tak layak disebut rumah. Dengan kondisi kelelahan, dia kesepian sendiri menunggu Ibunya pulang hingga petang hari.
          Sering Siti mengatakan dirinya kangen ayahnya. Ketika anak-anak lain di kampung mendapat kiriman uang dari ayah mereka yang bekerja di kota, Siti suka bertanya kapan ia dapat kiriman. Tapi kini Siti sudah paham bahwa ayahnya sudah wafat. Ia sering mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa disana. Makam ayahnya tak bernisan, tak ada uang pembeli nisan. Hanya sebatang kelapa penanda itu makam ayah Siti. Dengan rajin Siti menyapu sampah yang nyaris menutupi makam ayahnya. Disanalah Siti bersama Ibunya sering menangis sembari memanjatkan doa. Dalam doanya Siti selalu memohon agar dberi kesehatan supaya bisa tetap sekolah dan mengaji. Keinginan Siti sederhana saja : bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak.
          (Siti di depan rumahnya yang -maaf - mirip kandang kambing)
          Kepikiran dengan kondisi Siti, dini hari terbangun dari tidur saya buka internet dan search situs Trans7 khususnya acara Orang-Orang Pinggiran. Akhirnya saya dapatkan alamat Siti di Kampung Cipendeuy, Desa Cibereum, Cilangkahan, Banten dan nomor contact person Pak Tono             0858 1378 8136      .
          Usai sholat Subuh saya hubungi Pak Tono, meski agak sulit bisa tersambung. Beliau tinggal sekitar 50 km jauhnya dari kampung Siti. Pak Tono-lah yang menghubungi Trans7 agar mengangkat kisah hidup Siti di acara OOP. Menurut keterangan Pak Tono, keluarga itu memang sangat miskin, Ibunda Siti tak punya KTP. Pantas saja dia tak terjangkau bantuan resmi Pemerintah yang selalu mengedepankan persyaratan legalitas formal ketimbang fakta kemiskinan itu sendiri. Pak Tono bersedia menjemput saya di Malimping, lalu bersama-sama menuju rumah Siti, jika kita mau memberikan bantuan. Pak Tono berpesan jangan bawa mobil sedan sebab tak bakal bisa masuk dengan medan jalan yang berat.
          Saya pun lalu menghubungi Rumah Zakat kota Cilegon. Saya meminta pihak Rumah Zakat sebagai aksi “tanggap darurat” agar bisa menyalurkan kornet Super Qurban agar Siti dan Ibunya bisa makan daging, setidaknya menyelamatkan mereka dari ancaman gizi buruk. Dari obrolan saya dengan Pengurus Rumah Zakat, saya sampaikan keinginan saya untuk memberi Siti dan Ibunya “kail”. Memberi “ikan” untuk tahap awal boleh-boleh saja, tapi memberdayakan Ibunda Siti agar bisa mandiri secara ekonomi tentunya akan lebih bermanfaat untuk jangka panjang. Saya berpikir alangkah baiknya memberi modal pada Ibunda Siti untuk berjualan makanan dan buka warung bakso, agar kedua ibu dan anak itu tidak terpisah seharian. Siti juga tak perlu berlelah-lelah seharian, dia bisa bantu Ibunya berjualan sambil belajar.
          (alagkah lebih baik kalau Siti bisa melayani pembeli di warung bersama Ibunya, jadi dia tak perlu kelelahan seharian)
          Mengingat untuk memberi “kail” tentu butuh dana tak sedikit, pagi ini saya menulis kisah Siti dan memforward ke grup-grup BBM yang ada di kontak BB saya. Juga melalui Facebook. Alhamdulillah sudah ada beberapa respon positif dari beberapa teman saya. Bahkan ada yang sudah tak sabar ingin segera diajak ke Malimping untuk menemui Siti dan memeluknya. Bukan hanya bantuan berupa uang yang saya kumpulkan, tapi jika ada teman-teman yang punya putri berusia 7-8 tahun, biasanya bajunya cepat sesak meski masih bagus, alangkah bermanfaat kalau diberikan pada Siti.
          Adapula teman yang menawarkan jadi orang tua asuh Siti dan mengajak Siti dan Ibunya tinggal di rumahnya. Semua itu akan saya sampaikan kepada Pak Tono dan Ibunda Siti kalau saya bertemu nanti. Saya menulis artikel ini bukan ingin menjadikan Siti seperti Darsem, TKW yang jadi milyarder mendadak dan kemudian bermewah-mewah dengan uang sumbangan donatur pemirsa TV sehingga pemirsa akhirnya mensomasi Darsem. Jika permasalahan Siti telah teratasi kelak, uang yang terkumpul akan saya minta kepada Rumah Zakat untuk disalurkan kepada Siti-Siti lain yang saya yakin jumlahnya ada beberapa di sekitar kampung Siti.
          Mengetuk hati penguasa formal, mungkin sudah tak banyak membantu. Saya menulis shoutkepada Ibu Atut sebagai “Ratu” penguasa Banten ketika kejadian jembatan ala Indiana Jones terekspose, tapi toh tak ada respon. Di media massa juga tak ada tanggapan dari Gubernur Banten meski  kisah itu sudah masuk pemberitaan media massa internasional. Tapi dengan melalui grup BBM, Facebook dan Kompasiana, saya yakin masih ada orang-rang yang terketuk hatinya untuk berbagi dan menolong. Berikut saya tampilkan foto-foto Siti yang saya ambil dari FB Orang-Orang Pinggiran. Semoga menyentuh hati nurani kita semua.
          (termos penuh berisi kuah bakso tentu tidak ringan untuk ukuran anak seusia Siti)
          TAMBAHAN :
          Setelah tulisan ini tayang 1,5 jam, melihat respon pembaca dan ada yang ingin langsung memberikan bantuan, saya dengan senang hati sekaligus berterimakasih atas respon teman-teman.
          Jika ada yang ingin langsung bertemu Siti, anda bisa  menghubungi Pak Tono yang akan mengantar ke lokasi kampung Siti. No HP sudah saya tulis di atas, alamat lengkap ini : Kampung Cibobos 02/05, Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kode pos 42391.
          Semua kiriman paket, wesel, dll melalui Pak Tono, sebab Siti tidak bisa mengambil karena Ibunya tak punya KTP dan identitas diri lainnya sebagai bukti persyaratan pengambilan.
          Demikian info tambahannya.


          Dan kehidupan kita dan sekitar kita banyak sekali kemiskinan dan kemelaratan ,kalau lihat berita di tv,koran,dlll kecelakaan dimana2,harga bbm juga mau naik....korupsi gila2an,wakil rakyat menggila,dlllnya...mengapa saya,anda atau mereka...keharmonisan selalu ada...Ya...jalani hidup sebaiknya2...contoh Bunda kita maria menyimpan perkara dalam hatinya...aku ini hamba Tuhan Yesus terjadilah padaku menurut kehendak-MU.


          Ya aku hanya orang berdosa seperti yang lainnya mungkin yang membedakan cuma kesempatan,tapi sama sesuatu yang membahagiakan atau tidak akan menghampiri semua orang baik yang punya Tuhan maupun tidak.Atau sudah mati rasa tidak mampu lagi merasakan apapun karena terlalu bahagia ataupun terlalu sedih dan masa bodoh...Terserah anda semua itu hidup anda,senang dak senang,bahagia ndak bahagia,kaya atau miskin sama2 harus menjalani hidup ini sampai mati,hidup hanya 24 jam sehari....


          mengapa saya,anda atau mereka....Bersyukurlah selalu

          peni



          On Mon, Mar 19, 2012 at 7:47 AM, P. Tri Wahyudi <teweyudi@...> wrote:
           

          Setuju, Mas Monel.

          Paulus Tri Wahyudi
          Personal Coach, Trainer,
          Transformational Speaker
          FOCUS INSTITUTE
          HP.: +6281546144477
          Ph.: +622191633915

          *Duc in altum

          Sent from my BlackBerry®
          powered by Sinyal Kuat INDOSAT

          From: Monel Monelius <mmonelius@...>
          Date: Mon, 19 Mar 2012 08:41:52 +0800 (SGT)
          Subject: [7_pilar] Kehilangan : sharing romo Ferry di beberapa milist

           

          Teman2, saya membaca sharing ini semakin merasa prihatin dan menimbulkan semangat lagi untuk kita semakin berbuat sesuatu bagi gereja kita. Mudah2ah kita bisa semakin berbuat nyata dalam kehidupan kita sesuai kemampuan kita masing masing.

          Berikut sharing romo Ferry :

          Dear all,
          tadi sore saya melayat ke rumah duka Borromeus di Bandung. Putra tunggal,
          anak kedua dari 3 bersaudara, dari pak Paul Liem (Panci Bima) dan dr
          Cynthia, dari Paroki Sukajadi, yang bernama William Liem (22 tahun)
          meninggal dunia. Saya kira karena sakit atau kecelakaan.
          Ternyata William yang tahun lalu baru pulang studi di Inggris dan sekarang
          bekerja di Jakarta di Production House hilang diculik hari Selasa 13 Maret
          sesudah diantar sopir ke daerah Panglima Polim di Jakarta. Sempat ada
          komunikasi telpon dari orang yang mengaku minta tebusan ke pak Paul ayah
          William. Setelah beberapa hari menunggu kabar, orang tua William akhirnya
          menghubungi polisi di Jakarta dan menemukan jenazah William yang sudah
          meninggal di salah satu RS di Jakarta. Dugaannya meninggal Rabu 14 Maret.
          William kata banyak orang anak yang baik. Orang tuanya juga orang baik.
          Sering dimintai jadi donatur, termasuk terakhir malam dana untuk sekolah
          Indriyasana. Pernah juga menyumbang untuk Munas Unio Indonesia.
          Mengapa William harus mengalami nasib seperti itu ? Mengapa orang tua dan
          saudara-saudaranya harus mengalami kehilangan William dengan cara seperti
          itu ?

          Sekarang ini di milis juga ramai dengan berita 2 orang imam yang meninggal
          dunia karena kecelakaan, Rm Leo SVD di Keuskupan Sanggau dan Rm Eko di
          Keuskupan Semarang. Ada umat Bandung yang sudah kaget karena ada romo Leo
          dan romo Eko juga di Bandung. Ada yang bertanya mengapa harus terjadi
          seperti itu ? Apalagi kalau menyangkut imam yang masih muda... Ada yang
          tanya apa sudah ada studi khusus mengenai imam-imam yang meninggal karena
          kecelakaan di jalan.... bukankah imam sangat berharga ?
          Kita memang merasa kehialngan dan sedih sekali...

          Masih ada berita sedih dan kehilangan lagi untuk Unio Indonesia dan
          Keuskupan Bandung. Rm.Yosef Dedy Pradipto akhir bulan februari
          mengundurkan diri dari imamat. Setelah sabbatical year setahun di
          Filipina, Dedy minta ijin cuti khusus dan bekerja di suatu yayasan di
          Jakarta. Sekarang Dedy mengajar di Binus Jakarta. Saya merasa sangat
          kehilangan teman imam yang sudah lama rajin menggagas pastoral berbasis
          data dan ongoing formation imam-imam diosesan...

          Mengapa kita terus harus berduka cita kehilangan orang-orang yang kita
          cintai ?

          ... berdoa pun rasanya susah....

          Salam, fsw




          --
          http://penimarianto.blogspot.com/
          Toko Deconic


        • fgd ibes
          Yakobus2: 14-17 2:14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman
          Message 4 of 13 , Mar 18, 2012
          • 0 Attachment
            Yakobus2: 14-17
            2:14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
            2:15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari,
            2:16 dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?
            2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

            ------------------
            karena itulah maka apa ya yang nyata bisa kita lakukan untuk keprihatinan tsb

            kalau untuk romo yang memutuskan jadi awam itu ya : 
            dihubungi lalu diajak ngobrol dan ditemani bagaimana kalau kita undang ke 7pillar
            ada no telp nya?

            kalau untuk Romo yang meninggal ya mari kita doakan
            karena jika berani berdoa maka berani berpengharapan , 
            kalau berani berpengharapan maka berani memutuska untuk mau beriman.

            sing penting aksi nyata. 
            itulah 7 pilar dulu digagas .. aksi nyata. 

            kata M Teresa : 
            walau cuma setes......

            ==========
             




            From: Monel Monelius <mmonelius@...>
            To: "7_pilar@yahoogroups.com" <7_pilar@yahoogroups.com>
            Sent: Monday, March 19, 2012 7:41 AM
            Subject: [7_pilar] Kehilangan : sharing romo Ferry di beberapa milist

             
            Teman2, saya membaca sharing ini semakin merasa prihatin dan menimbulkan semangat lagi untuk kita semakin berbuat sesuatu bagi gereja kita. Mudah2ah kita bisa semakin berbuat nyata dalam kehidupan kita sesuai kemampuan kita masing masing.

            Berikut sharing romo Ferry :

            Dear all,
            tadi sore saya melayat ke rumah duka Borromeus di Bandung. Putra tunggal,
            anak kedua dari 3 bersaudara, dari pak Paul Liem (Panci Bima) dan dr
            Cynthia, dari Paroki Sukajadi, yang bernama William Liem (22 tahun)
            meninggal dunia. Saya kira karena sakit atau kecelakaan.
            Ternyata William yang tahun lalu baru pulang studi di Inggris dan sekarang
            bekerja di Jakarta di Production House hilang diculik hari Selasa 13 Maret
            sesudah diantar sopir ke daerah Panglima Polim di Jakarta. Sempat ada
            komunikasi telpon dari orang yang mengaku minta tebusan ke pak Paul ayah
            William. Setelah beberapa hari menunggu kabar, orang tua William akhirnya
            menghubungi polisi di Jakarta dan menemukan jenazah William yang sudah
            meninggal di salah satu RS di Jakarta. Dugaannya meninggal Rabu 14 Maret.
            William kata banyak orang anak yang baik. Orang tuanya juga orang baik.
            Sering dimintai jadi donatur, termasuk terakhir malam dana untuk sekolah
            Indriyasana. Pernah juga menyumbang untuk Munas Unio Indonesia.
            Mengapa William harus mengalami nasib seperti itu ? Mengapa orang tua dan
            saudara-saudaranya harus mengalami kehilangan William dengan cara seperti
            itu ?

            Sekarang ini di milis juga ramai dengan berita 2 orang imam yang meninggal
            dunia karena kecelakaan, Rm Leo SVD di Keuskupan Sanggau dan Rm Eko di
            Keuskupan Semarang. Ada umat Bandung yang sudah kaget karena ada romo Leo
            dan romo Eko juga di Bandung. Ada yang bertanya mengapa harus terjadi
            seperti itu ? Apalagi kalau menyangkut imam yang masih muda... Ada yang
            tanya apa sudah ada studi khusus mengenai imam-imam yang meninggal karena
            kecelakaan di jalan.... bukankah imam sangat berharga ?
            Kita memang merasa kehialngan dan sedih sekali...

            Masih ada berita sedih dan kehilangan lagi untuk Unio Indonesia dan
            Keuskupan Bandung. Rm.Yosef Dedy Pradipto akhir bulan februari
            mengundurkan diri dari imamat. Setelah sabbatical year setahun di
            Filipina, Dedy minta ijin cuti khusus dan bekerja di suatu yayasan di
            Jakarta. Sekarang Dedy mengajar di Binus Jakarta. Saya merasa sangat
            kehilangan teman imam yang sudah lama rajin menggagas pastoral berbasis
            data dan ongoing formation imam-imam diosesan...

            Mengapa kita terus harus berduka cita kehilangan orang-orang yang kita
            cintai ?

            ... berdoa pun rasanya susah....

            Salam, fsw


          • fgd ibes
            ya ini baik ,  Dahulu aku diajarkan untuk memakai pakaian ntuk menghormati orang / pribadi yang saya akan temui   Matius 22:10-13 22:10 Maka pergilah
            Message 5 of 13 , Mar 18, 2012
            • 0 Attachment
              ya ini baik , 

              Dahulu aku diajarkan untuk memakai pakaian ntuk menghormati orang / pribadi yang saya akan temui
               
              Matius 22:10-13
              22:10 Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
              22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
              22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
              22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.






              From: P. Tri Wahyudi <teweyudi@...>
              To: 7_pilar@yahoogroups.com
              Sent: Sunday, March 18, 2012 7:58 AM
              Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

               
              Iya mas. Setuju.

              Sebuah refleksi untuk sejenak berhenti dan mengambil jeda pada kenyaataan........ Kalau susah nyari 'pakaian'... Mari mulai mencari keindahan hati....

              Paulus Tri Wahyudi
              Personal Coach, Trainer,
              Transformational Speaker
              FOCUS INSTITUTE
              HP.: +6281546144477
              Ph.: +622191633915

              *Duc in altum

              Sent from my BlackBerry®
              powered by Sinyal Kuat INDOSAT

              From: "Christ Widya" <chriswidya@...>
              Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
              Date: Sun, 18 Mar 2012 00:02:24 +0000
              To: <7_pilar@yahoogroups.com>; <proecclesia@yahoogroups.com>
              ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
              Subject: [7_pilar] Pakaian

               

              "Timeless beauty is not reflected by a person's face and clothes, but in the beauty of a person's heart and mind."

              "Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan hati dan ketinggian budi seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya."

              Happy Sunday, stay blessed!

              From Semarang with love ...

              @chriswidya
              Pin BB : 2843451F
              Ph 02182581088
              0812.777.5588



            • mastomyku@yahoo.com
              Wokeeee.. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ... From: mmonelius@yahoo.com Sender: 7_pilar@yahoogroups.com Date:
              Message 6 of 13 , Mar 19, 2012
              • 0 Attachment
                Wokeeee..
                Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

                From: mmonelius@...
                Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                Date: Mon, 19 Mar 2012 09:51:16 +0000
                To: <7_pilar@yahoogroups.com>
                ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                Subject: [7_pilar] Kamisan

                 

                Teman2, Kamis ini kita akan mendengarkan sharing dr mas Paulus Tri Wahyudi, salah satu motivator yang kita punya. Silahkan ajak2 teman2 utk datang utk semakin memperkuat kebersamaan dalam semangat berbagi di antara kita.

                Salam 7 Pillars.

                Silahkan kunjungi : www.mertodaily.com

                From: fgd ibes <fgdibes@...>
                Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                Date: Sun, 18 Mar 2012 20:52:42 -0700 (PDT)
                To: 7_pilar@yahoogroups.com<7_pilar@yahoogroups.com>
                ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                 

                ya ini baik , 

                Dahulu aku diajarkan untuk memakai pakaian ntuk menghormati orang / pribadi yang saya akan temui
                 
                Matius 22:10-13
                22:10 Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
                22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
                22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
                22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.






                From: P. Tri Wahyudi <teweyudi@...>
                To: 7_pilar@yahoogroups.com
                Sent: Sunday, March 18, 2012 7:58 AM
                Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                 
                Iya mas. Setuju.

                Sebuah refleksi untuk sejenak berhenti dan mengambil jeda pada kenyaataan........ Kalau susah nyari 'pakaian'... Mari mulai mencari keindahan hati....

                Paulus Tri Wahyudi
                Personal Coach, Trainer,
                Transformational Speaker
                FOCUS INSTITUTE
                HP.: +6281546144477
                Ph.: +622191633915

                *Duc in altum

                Sent from my BlackBerry®
                powered by Sinyal Kuat INDOSAT

                From: "Christ Widya" <chriswidya@...>
                Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                Date: Sun, 18 Mar 2012 00:02:24 +0000
                To: <7_pilar@yahoogroups.com>; <proecclesia@yahoogroups.com>
                ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                Subject: [7_pilar] Pakaian

                 

                "Timeless beauty is not reflected by a person's face and clothes, but in the beauty of a person's heart and mind."

                "Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan hati dan ketinggian budi seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya."

                Happy Sunday, stay blessed!

                From Semarang with love ...

                @chriswidya
                Pin BB : 2843451F
                Ph 02182581088
                0812.777.5588



              • mmonelius@yahoo.com
                Teman2, Kamis ini kita akan mendengarkan sharing dr mas Paulus Tri Wahyudi, salah satu motivator yang kita punya. Silahkan ajak2 teman2 utk datang utk semakin
                Message 7 of 13 , Mar 19, 2012
                • 0 Attachment
                  Teman2, Kamis ini kita akan mendengarkan sharing dr mas Paulus Tri Wahyudi, salah satu motivator yang kita punya. Silahkan ajak2 teman2 utk datang utk semakin memperkuat kebersamaan dalam semangat berbagi di antara kita.

                  Salam 7 Pillars.
                  Silahkan kunjungi : www.mertodaily.com

                  From: fgd ibes <fgdibes@...>
                  Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                  Date: Sun, 18 Mar 2012 20:52:42 -0700 (PDT)
                  To: 7_pilar@yahoogroups.com<7_pilar@yahoogroups.com>
                  ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                  Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                   

                  ya ini baik , 

                  Dahulu aku diajarkan untuk memakai pakaian ntuk menghormati orang / pribadi yang saya akan temui
                   
                  Matius 22:10-13
                  22:10 Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
                  22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
                  22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
                  22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.






                  From: P. Tri Wahyudi <teweyudi@...>
                  To: 7_pilar@yahoogroups.com
                  Sent: Sunday, March 18, 2012 7:58 AM
                  Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                   
                  Iya mas. Setuju.

                  Sebuah refleksi untuk sejenak berhenti dan mengambil jeda pada kenyaataan........ Kalau susah nyari 'pakaian'... Mari mulai mencari keindahan hati....

                  Paulus Tri Wahyudi
                  Personal Coach, Trainer,
                  Transformational Speaker
                  FOCUS INSTITUTE
                  HP.: +6281546144477
                  Ph.: +622191633915

                  *Duc in altum

                  Sent from my BlackBerry®
                  powered by Sinyal Kuat INDOSAT

                  From: "Christ Widya" <chriswidya@...>
                  Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                  Date: Sun, 18 Mar 2012 00:02:24 +0000
                  To: <7_pilar@yahoogroups.com>; <proecclesia@yahoogroups.com>
                  ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                  Subject: [7_pilar] Pakaian

                   

                  "Timeless beauty is not reflected by a person's face and clothes, but in the beauty of a person's heart and mind."

                  "Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan hati dan ketinggian budi seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya."

                  Happy Sunday, stay blessed!

                  From Semarang with love ...

                  @chriswidya
                  Pin BB : 2843451F
                  Ph 02182581088
                  0812.777.5588



                • fgd ibes
                  siaapp grakkk ============   musikjakarta.com /  suvenirhut.com / webdesain.musikjakarta.com           asuransimurah-inc.com  /
                  Message 8 of 13 , Mar 19, 2012
                  • 0 Attachment
                    siaapp grakkk

                    ============
                     




                    From: "mmonelius@..." <mmonelius@...>
                    To: 7_pilar@yahoogroups.com
                    Sent: Monday, March 19, 2012 4:51 PM
                    Subject: [7_pilar] Kamisan

                     
                    Teman2, Kamis ini kita akan mendengarkan sharing dr mas Paulus Tri Wahyudi, salah satu motivator yang kita punya. Silahkan ajak2 teman2 utk datang utk semakin memperkuat kebersamaan dalam semangat berbagi di antara kita.

                    Salam 7 Pillars.
                    Silahkan kunjungi : www.mertodaily.com

                    From: fgd ibes <fgdibes@...>
                    Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                    Date: Sun, 18 Mar 2012 20:52:42 -0700 (PDT)
                    To: 7_pilar@yahoogroups.com<7_pilar@yahoogroups.com>
                    ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                    Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                     
                    ya ini baik , 

                    Dahulu aku diajarkan untuk memakai pakaian ntuk menghormati orang / pribadi yang saya akan temui
                     
                    Matius 22:10-13
                    22:10 Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
                    22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
                    22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
                    22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.






                    From: P. Tri Wahyudi <teweyudi@...>
                    To: 7_pilar@yahoogroups.com
                    Sent: Sunday, March 18, 2012 7:58 AM
                    Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                     
                    Iya mas. Setuju.

                    Sebuah refleksi untuk sejenak berhenti dan mengambil jeda pada kenyaataan........ Kalau susah nyari 'pakaian'... Mari mulai mencari keindahan hati....

                    Paulus Tri Wahyudi
                    Personal Coach, Trainer,
                    Transformational Speaker
                    FOCUS INSTITUTE
                    HP.: +6281546144477
                    Ph.: +622191633915

                    *Duc in altum

                    Sent from my BlackBerry®
                    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

                    From: "Christ Widya" <chriswidya@...>
                    Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                    Date: Sun, 18 Mar 2012 00:02:24 +0000
                    To: <7_pilar@yahoogroups.com>; <proecclesia@yahoogroups.com>
                    ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                    Subject: [7_pilar] Pakaian

                     

                    "Timeless beauty is not reflected by a person's face and clothes, but in the beauty of a person's heart and mind."

                    "Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan hati dan ketinggian budi seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya."

                    Happy Sunday, stay blessed!

                    From Semarang with love ...

                    @chriswidya
                    Pin BB : 2843451F
                    Ph 02182581088
                    0812.777.5588





                  • andri kristianto
                    Di notulensi donk Om, biar yang ga bisa datang bisa tahu juga, ga ketinggalan jaman ..he..he..hee.. Maaf klo blm bisa datang, krn klo hari kerja, rumah masih
                    Message 9 of 13 , Mar 20, 2012
                    • 0 Attachment
                      Di notulensi donk Om, biar yang ga bisa datang bisa tahu juga, ga ketinggalan jaman ..he..he..hee..
                      Maaf klo blm bisa datang, krn klo hari kerja, rumah masih kejauhan nich... :-) Daerah cikarang

                      Thanks
                      Andri


                      From: fgd ibes <fgdibes@...>
                      To: "7_pilar@yahoogroups.com" <7_pilar@yahoogroups.com>
                      Sent: Monday, March 19, 2012 9:34 PM
                      Subject: Re: [7_pilar] Kamisan

                       
                      siaapp grakkk

                      ============
                       




                      From: "mmonelius@..." <mmonelius@...>
                      To: 7_pilar@yahoogroups.com
                      Sent: Monday, March 19, 2012 4:51 PM
                      Subject: [7_pilar] Kamisan

                       
                      Teman2, Kamis ini kita akan mendengarkan sharing dr mas Paulus Tri Wahyudi, salah satu motivator yang kita punya. Silahkan ajak2 teman2 utk datang utk semakin memperkuat kebersamaan dalam semangat berbagi di antara kita.

                      Salam 7 Pillars.
                      Silahkan kunjungi : www.mertodaily.com

                      From: fgd ibes <fgdibes@...>
                      Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                      Date: Sun, 18 Mar 2012 20:52:42 -0700 (PDT)
                      To: 7_pilar@yahoogroups.com<7_pilar@yahoogroups.com>
                      ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                      Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                       
                      ya ini baik , 

                      Dahulu aku diajarkan untuk memakai pakaian ntuk menghormati orang / pribadi yang saya akan temui
                       
                      Matius 22:10-13
                      22:10 Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
                      22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
                      22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
                      22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.






                      From: P. Tri Wahyudi <teweyudi@...>
                      To: 7_pilar@yahoogroups.com
                      Sent: Sunday, March 18, 2012 7:58 AM
                      Subject: Re: [7_pilar] Pakaian

                       
                      Iya mas. Setuju.

                      Sebuah refleksi untuk sejenak berhenti dan mengambil jeda pada kenyaataan........ Kalau susah nyari 'pakaian'... Mari mulai mencari keindahan hati....

                      Paulus Tri Wahyudi
                      Personal Coach, Trainer,
                      Transformational Speaker
                      FOCUS INSTITUTE
                      HP.: +6281546144477
                      Ph.: +622191633915

                      *Duc in altum

                      Sent from my BlackBerry®
                      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

                      From: "Christ Widya" <chriswidya@...>
                      Sender: 7_pilar@yahoogroups.com
                      Date: Sun, 18 Mar 2012 00:02:24 +0000
                      To: <7_pilar@yahoogroups.com>; <proecclesia@yahoogroups.com>
                      ReplyTo: 7_pilar@yahoogroups.com
                      Subject: [7_pilar] Pakaian

                       

                      "Timeless beauty is not reflected by a person's face and clothes, but in the beauty of a person's heart and mind."

                      "Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan hati dan ketinggian budi seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya."

                      Happy Sunday, stay blessed!

                      From Semarang with love ...

                      @chriswidya
                      Pin BB : 2843451F
                      Ph 02182581088
                      0812.777.5588







                    • mmonelius@yahoo.com
                      Teman2, pada Kamis 26 April ini kita akan menghadirkan bapak Thomas Lie. Salah seorang pengusaha dan entrepreneur sukses. Tempat : aula paroki BLOK B., pukul
                      Message 10 of 13 , Apr 24, 2012
                      • 0 Attachment
                        Teman2, pada Kamis 26 April ini kita akan menghadirkan bapak Thomas Lie. Salah seorang pengusaha dan entrepreneur sukses.

                        Tempat : aula paroki BLOK B., pukul 19.00.

                        Salam,
                        -gsm-
                        Silahkan kunjungi : www.mertodaily.com
                      • Hilarius Ari
                        Nyuwun sewu mas monel... Aku ijin ga bisa dateng. Ada tugas dari kantor.. Salam
                        Message 11 of 13 , Apr 25, 2012
                        • 0 Attachment
                          Nyuwun sewu mas monel... Aku ijin ga bisa dateng. Ada tugas dari kantor..

                          Salam

                          Pada tanggal 24/04/12, mmonelius@... <mmonelius@...> menulis:
                          > Teman2, pada Kamis 26 April ini kita akan menghadirkan bapak Thomas Lie.
                          > Salah seorang pengusaha dan entrepreneur sukses.
                          >
                          > Tempat : aula paroki BLOK B., pukul 19.00.
                          >
                          > Salam,
                          > -gsm-
                          > Silahkan kunjungi : www.mertodaily.com
                          >
                          >
                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.