Abah HMNA wrote : ghulbati rruum * fii adna l-ardhi (30: 2-3), artinya: telah
dikalahkan bangsa Rumawi * di bumi yang terdekat.
Ayat (30: 2-3) tersebut menunjuk pada kejadian sejarah, yaitu Hiraqla, Kaisar
Rum dikalahkan pasukannya oleh pasukan Khosrau Parvez, Raja Parsi di Chalcedon
yang terletak di mulut Asia Kecil pinggiran selat Bosporus. Al-Quran menyebutkan
kata adna (terdekat) dalam ungkapan bumi terdekat
menunjuk jarak Makkah - Chalcedon, suatu jarak yang kuantitatif dapat dinyatakan
dalam satuan panjang, beberapa kilometer. Jadi tidak ada hubungannya dengan
kedekatan psikologis dengan Nasrani bagi ummat Islam. Coba perhatikan fii adna
l-ardhi / di bumi terdekat, bukan fii adna rruumi / pada bangsa Romawi yang
terdekat. Jadi sama sekali tidak terkait dengan
kedekatan psikologis ummat Islam pada bangsa Romawi yang DIKALAHKAN dalam
pertempuran di Chalcedon di bumi yang terdekat. Jadi sekali lagi ditekankan
bahwa adna dipakai untuk yang kuantitatif yang dapat dinyatakan dalam satuan
beberapa kilometer.
Abdul Mu'iz : kan sudah saya sampaikan kalau berbicara kuantitatif, maka jarak
Mekkah - chalcedon adalah (lokasi bangsa Romawi dikalahkan bangsa Persia) lebih
jauh dibandingkan Mekkah - dengan Yerusalem (lokasi masjid tempat nabi
ber-isra). Tetapi redaksi Qur-an menyebut chalcedon dengan "adna" arti bahasa
adalah dekat, sementara masjid tempat nabi ber-isra dari masjidil haram di
Mekkah ke masjid di yerusalem dengan sebutan "aqsha" arti bahasa adalah jauh.
Ini artinya secara semantik (menurut saya) qur-an tidak berbicara kuantitatif,
meskipun secara historis dan saintifik jaraka Mekkah - Chakcedon dapat diukur
adalah lebih jauh daripada Mekkah - yerusalem. Begitu lho ?
Coba Abah perhatikan penggunaan "adna" di ayat lain :
(1) QS al Baqarah 2:61, kata "huwa adna" malah diterjemahkan qur-an versi Depag
RI sebagai "sesuatu yang rendah"
(2) QS al Baqarah 2: 283, kata "adna" diterjemahkan oleh Depag sebagai "lebih
menguatkan"
(3) QS an Nisa 4:3, kata "adna" diterjemahkan Depag sebagai "lebih dekat"
(4) QS al Ma-idah 5:108, kata "adna" diterjemahkan Depag sebagai "lebih dekat"
(5) QS al A'raf 7:169, kata "adna" diterjemahkan Depag sebagai "rendah ini"
(6) QS al Sajdah 32:21, kata "adna" diterjemahkan Depag sebagai "azab yang
rendah"
(7) QS al Ahzab 33:51, kata "adna" diterjemahkan Depag sebagai "lebih dekat"
Coba abah perhatikan penggunaan aqsha di ayat lain :
(1) QS an Qashas 28:20, kata "aqsha" diterjemahkan depag sebagai "ujung"
(2) QS Yaasin 36:20, kata "aqsha" juga diterjemahkan depag sebagai "ujung".
Powered by Telkomsel BlackBerry®