transaksi perdagangan belum terjamin ketepatannya. Ketidaktepatkan tersebut
merugikan kepentingan konsumen dan penjual. Pemerintah daerah diimbau untuk
memperbanyak tenaga penera ulang dan melakukan pengawasan berkala terhadap
semua alat ukur perdagangan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi saat
mengukuhkan Kota Singkawang sebagai kota pertama tertib ukur, Selasa
(6/12/2011).
"Persoalan ukuran timbangan, takaran, dan peralatan lainnya (UTTP) selama
ini masih banyak disepelekan. Padahal alat-alat tersebut sangat penting bagi
kepuasan pembeli dan penjual dalam transaksi perdagangan," katanya.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/12/07/07455532/Jutaan.Alat.Ukur.M
erugikan.Konsumen
1 of 1 File(s)
