Setelah agak lama vakum (3 bulan) dalam penulisan artikel thephenomena dan the untold stories di karenakan mencegah suatu image sebagai pendukung teroris, maka kini kami hadirkan kejadian yang tidak terceritakan. Terakhir tulisan dari the untold stories adalah Lagi, Bunuh Diri Dalam Bis, Lalu Ayah Bunuh Anak posting Nov 3, 2008 3:30 am dimana tertulis akan adanya peristiwa besar (gempa bumi) yang terjadi setelah eksekusi amrozi, tercatat dekat dengan tgl 4/11/2008 setelah amrozi di eksekusi, berikut petikan artikelnya
......... Sekali lagi miniatur bencana itu telah di tampak-kan oleh Allah swt semoga kita dapat menyadari keberadaan Allah swt yang selalu memberikan gagak-gagakNya untuk memberitahu kepada hambaNya, harus bagaimana hambaNya berbuat tanpa harus bertendensi itu adalah ramalan ! Dekat dengan tgl 4/11/2008 itulah kita memohon kepada Allah swt, apakah benar gagakNya telah dapat ditangkap ? atau hanya celotehan kecil dari banyaknya kebetulan yang terjadi ? ..........
Apakah benar dengan tgl 4/11/2008 terjadi eksekusi amrozi ? ..... ternyata eksekusi itu di tunda
........ Seperti diberitakan, rencana eksekusi terhadap Amrozi Cs sempat kembali mengambang. Jumat siang (31/10) ketiga terpidana telah diisolasi dan sorenya diberi tahu tentang rencana eksekusi.
Bila menilik tahapan itu, seharusnya eksekusi dilaksanakan Senin (3/11) atau Selasa (4/11). Namun, rencana itu ditunda karena alasan tertentu. .... Sejumlah indikator mundurnya eksekusi kentara saat sejumlah skenario yang disusun jauh-jauh hari tak terlaksana seharian kemarin. Misalnya, dua helikopter milik Direktorat Polisi Udara Babinkam Mabes Polri yang sedianya diterbangkan ke Nusakambangan tak jadi mendarat. Para penderes atau penyadap kelapa untuk gula merah di kawasan Nirbaya, dekat lokasi eksekusi Amrozi, juga tak jadi dievakuasi.
Eksekusi itu di tunda yang menurut beberapa kalangan ditunda karena berkaitan dengan kunjungan pangeran carles
.... Sumber yang tak mau dikorankan namanya itu hanya menyebutkan bahwa pelaksanaan itu diundur sementara karena alasan lain di luar soal teknis hukum. ''Kita tidak ingin dilaksanakan hari ini (kemarin, Red) untuk menghindari politisasi pihak tertentu,'' ujarnya. Dia tidak menjelaskan politisasi yang dimaksudkan. Sementara itu, salah satu pentolan TPM Achmad Michdan menduga, selain upaya hukum yang dilakukan pihaknya, kedatangan Pangeran Charles merupakan salah satu faktor penundanya. ''Ada banyak alasan politis di sana,'' duganya.
Apapun alasan penundaan itu, maka asa yang ditunggu sejak lama tentang suatu bencana setelah eksekusi amrozi-pun juga tidak terwujud sesuai dengan penantian di tulisan Jangan Remehkan Kebakaran Pasar Besar Madiun posting 29/oktober/2008
.... Dekat dengan tgl 4/11/2008 itulah kita memohon kepada Allah swt, apakah benar gagakNya telah dapat ditangkap ? atau hanya celotehan kecil dari banyaknya kebetulan yang terjadi ? ...
Lalu bagaimana dengan bencana yang dekat dengan tgl itu ? tidak-kah itupula tertanda ? ... senyampang penantian itu, atau 3 hari dari setelah tgl penantian itu, maka sebuah kampus yang sangat bermakna bagi penulis pernah kuliah s2 di ilmu komputer atau lebih tepatnya bekas kampus penulis Kisah di Balik UGM dimana setelah itulah kami pergi ke ugm pula untuk menyebar brosur waspada gempa yogya (baca Sebuah kenangan yang selalu teringat)
Ada apakah dengan UGM setelah 3 hari dari 4/11/2008 lalu ?
UGM Rugi Rp 12 Miliar Akibat Diterjang Puting Beliung, Jakarta - Akibat diterjang angin puting beliung, kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menderita kerugian sekitar Rp 12 miliar. Sampai saat ini jaringan internet di kampus tersebut masih lumpuh serta seratusan komputer rusak. Kerugian yang paling banyak dialami adalah beberapa gedung fakultas dan lembaga di kampus itu atap dan gentingnya copot. Sedang kerugian lainnya adalah rusaknya jaringan internet, telepon dan listrik di beberapa fakultas, kantor lembaga penelitian, wisma, rumah dosen di kompleks Bulaksumur dan Sekip, perkantoran bank dan unit usaha lainnya. "Total kerugian akibat angin kencang pada hari Jumat sore kemarin sekitar Rp 12 miliar," kata Wakil Rektor Senior bidang Administrasi, Keuangan dan Sumberdaya Manusia Prof Dr Ainun Naim kepada wartawan di Kantor Pusat UGM di Bulaksumur, Sabtu (8/11/2008). Naim mengatakan dua buah tower yang ada di kantor Pusat Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PPTIK) UGM roboh. Namun jaringan internet kampus yang mati akan segera diperbaiki secepatnya. Aliran listrik di kantor PPTIK akan menggunakan genset karena listrik dari PLN masih rusak. "Beberapa komputer memang ada yang rusak, tapi data masih bisa terselamatkan. Server yang down kita harapkan sore nanti sudah bisa hidup lagi," katanya.
Meski ada beberapa orang mahasiswa yang luka kata dia, tidak ada korban jiwa dari musibah tersebut. Kerusakan sebagian besar berupa gedung atau bangunan dan perumahan sebagian besar atap rusak akibat tertimpa pohon, plafon/eternit jebol serta seng dan genting beterbangan dan copot. "Itu yang paling banyak rusak," kata Naim didampingi Kepala Humas dan Protokol UGM Suryo Baskoro.
Naim menambahkan, UGM akan melakukan perbaikan secepatnya. UGM juga akan mengajukan dana kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan beberapa gedung yang rusak. "Ini termasuk kejadian luar biasa. Musibah ini juga sudah kita laporkan ke Mendiknas," katanya.(bgs/djo)
UGM rusak berat di terjang angin puting beliung tepat 3 hari setelah penantian dari eksekusi amrozi yang rencananya 4/11/2008 lalu, namun tertunda. Artinya sebuah kebenaran akan pertandaNya yang benar bahwa asa tentang bencana masal yang terjadi benar terjadi, mengapa ?
Semua yang 'dekat' dengan penulis seakan diberikan gambaran bencana itu sebagai pertanda peyakinan bahwa asa dari bencana itu memang benar akan terjadi. Sampai-sampai pasar mertua kami-pun di madiun musnah terbakar (baca Jangan Remehkan Kebakaran Pasar Besar Madiun) kemudian berlanjut ke kampus UGM tempat penulis pernah kuliah S2 di sana
Lalu kapan eksekusi itu terjadi ? entah ditepat-tepatkan sama pihak aparat, maka eksekusi itu tepat 3 tahun setelah Dr. Azhhari terbunuh
........ Minggu (9/11) Tepat pukul 23.20 WIB, setelah surat perintah dibacakan, tiga regu tembak segera menembakkan peluru ke arah Amrozi dkk yang masing-masing terikat pada sebuah kayu dengan kepala tertutup kain hitam. Sepuluh menit kemudian, Amrozi dan kawan-kawan dinyatakan meninggal, setelah menjalani autopsi oleh tim dokter forensik Polda Jawa Tengah. Menurut rencana, jenazah tiga terpidana mati tersebut akan dibawa ke rumah duka di kampung halaman masing-masing pada hari Minggu pukul 05:00 WIB.
........ Dr Azhari alias Alan (tewas dalam penyergapan oleh polisi di Kota Batu tanggal 9 November 2005)
Akhirnya amrozi di eksekusi tepat 3 tahun persis dari kematian Dr Azhari, sebuah kebetulan yang luar biasa ... kalau boleh di katakan kebetulan ... mengapa kebetulan itu luar biasa ? Banyak pihak berpendapat amrozi mati syahid yang di iktibarkan sebagai burung sebagaimana di isyaratkan oleh pihak keluarga almarhum
Keluarga: Semoga Amrozi dan Mukhlas Dibawa Burung-Burung Hijau, LAMONGAN (arrahmah.com) - Pihak keluarga terpidana mati kasus bom Bali I Amrozi dan Ali Ghufron mengatakan, kedua anggota keluarganya tersebut telah tiada.
"Innalillahi wa Inna Ilahi Rajiun, adik kami telah pergi. Semoga arwah adik-adik kami dibawa oleh burung-burung hijau ke syurga," ujar kakak kandung kedua terpidana tersebut Chozin kepada wartawan, Minggu (9/11/2008). Menurutnya, jenazah Amrozi dan Ali Ghufron akan dibawa ke kampung halamannya menggunakan helicopter. Diperkirakan, jenazah akan tiba sekira pukul 04.00 WIB mendatang. "Saya mendengar kabar, jenazah akan transit di Bandara Juanda, kemudian dilanjutkan ke Lamongan dengan jalan darat. Mungkin sekira pukul 08.00 WIB baru tiba," tandasnya.Sebagaimana diberitakan, Amrozi, Ali Ghufron, dan Imam Samudera telah di eksekusi di lapangan Nirbaya, Nusakambangan sekira pukul 00.15 WIB dini hari tadi, Minggu (9/11/2008). Ketiganya dieksekusi dengan cara ditembak.(Prince Muhammad/okz)
Lalu benarkah ada burung hijau sebagaimana pengharapan keluarga almarhum ? entahlah kebetulan atau tidak, burung-burung itu nyata ada sebagaimana kompas memberitakan
Jenazah Amrozi Datang, Burung Bido Terbang Rendah, Minggu, 9 November 2008 | 12:23 WIB
Laporan wartawan Kompas Adi Sucipto
LAMONGAN, MINGGU — Hingga Minggu siang ini jenazah Amrozi dan Ali Ghufron belum dimakamkan. Petakziah yang datang semakin banyak. Saat jenazah keduanya tiba dan simpatisan memekikkan takbir, dua burung pemangsa, bido, sejenis elang melintas di atas massa, satu burung lagi bergabung, lalu ketiganya terbang merendah. Jenazah keduanya diangkut ambulans setelah helikopter P 3001 yang mengangkutnya mendarat di lapangan Bulubrangsi, Kecamatan Laren. Warga dan wartawan sempat terkecoh karena sebuah helikopter P 5009 mendarat di lapangan Bango, Desa Payaman, Kecamatan, Solokuro, ternyata mengangkut makanan. Saat memasuki rumah Tariyem, sempat terjadi aksi dorong antara brimob dan pendukung Amrozi. Akibatnya, salah seorang polisi Lukito terjatuh dan kakinya terkilir. Hujan sempat mengguyur beberapa saat setelah jenazah tiba di rumah duka, tepatnya di kediaman ibu Amrozi, Tariyem. Hingga kini beberapa petakziah secara bergiliran menshalati kedua jenazah. Hujan sudah reda meskipun suasana mendung menggelayuti Tenggulun.
Seperti diberitakan sebelumnya, trio bom Bali telah dieksekusi pada Minggu pukul 00.15. PK pelaku bom yang menewaskan 202 orang dan membuat cacat ratusan orang lainnya itu ditolak sehingga mereka harus menghadapi regu tembak.
Dalam kisah selanjtunya terjadilah kontroversi tentang burung itu, bagi yang pro, maka itulah pertandaNya, bagi yang kontra justru bertanya mengapa itu bukang burung hijau ? sebagaimana pengaharapan keluarga almarhum ?
Bagi kami penulis the untold stories, burung tsb memang nyata ada dan bahkan tertangkap vidoe yang secara kebetulan, lebih jauh burung itu adalah mahluk Allah dan subhanallah bahwa burung tsb laksana gagak Allah yang memberi petunjukNya sebagimana penantian asa tentang bencana masal. Perhatikan artikel yang ditunggu dari mulai pasar besar madiun terbakar, UGM di terjang angin puting beliung, lalu kini 3 burung yang menurut kami lebih menyerupai gagak sebagaimana penantian asa itu (baca Jangan Remehkan Kebakaran Pasar Besar Madiun)
... Sekali lagi miniatur bencana itu telah di tampak-kan oleh Allah swt semoga kita dapat menyadari keberadaan Allah swt yang selalu memberikan gagak-gagakNya untuk memberitahu kepada hambaNya, harus bagaimana hambaNya berbuat tanpa harus bertendensi itu adalah ramalan !...
Lalu petunjuk Allah apakah dari gagak itu tentang asa bencana masal ? perhatikan dulu simbolisasi gagak nyata sebagai helikopter ([Gagak] qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004), lalu kini burung itu benar-benar menyerupai gagak dimana mereka pergi dari arah burung itu yang berpencar yang secara luas di tayangkan oleh media yakni :
3 Burung Hitam Melintas, Suasana Tenggulun Berubah Histeris , Lamongan - Tepat pukul 08.55 WIB, Minggu (9/11/2008) sesaat menjelang kedatangan jenazah Amrozi dan Muklas, suasana di sekitar rumah Hj Tariyem mendadak berubah histeris. Selain suara tangis, sesekali juga terdengar pekikian, Allahu Akbar.... Allahu Akbar. Suasana itu terjadi saaat terlihat 3 burung berwarna hitam terbang di atas rumah ibunda Amrozi dan Muklas. Burung hitam yang datang secara tidak bersamaan itu bahkan sempat berputar-putar beberapa kali hingga akhirnya terbang berpencar. Burung berwarna hitam itu oleh sebagian dianggap sebagai lambang kematian atau tanda orang meninggal dunia. "Allahu Akbar....Allahu Akbar. Itulah 3 mujahid," teriak salah seorang pendukung Amrozi sambil menujuk burung yang terbang di angkasa. Tidak begitu lama kemudian, setelah berputar-putar hampir selama 5 menit, ketiga burung itu pun akhirnya terbang berpencar. Dua burung terbang ke arah timur dan satu lainnya terbang ke arah barat.(bdh/bdh)
Benarkah ada bencana setelah eksekusi amrozi ? sebagaimana 'gagak-gagak' itu terbang pergi ? Tidak menunggu beberapa lama, maka terjadilah gempa bumi di timur tepatnya gorontalo
Gempa Gorontalo 7,7 SR Tewaskan 1 Orang, Sekolah Roboh Gempa 7,7 Skala Richter dan 6.0 Skala Richter yang mengguncang Sulawesi Tengah dan Gorontalo Senin (17/11/2008) dinihari juga mengakibatkan 283 rumah warga Buol, Sulawesi Tengah rata dengan tanah. Sebanyak 500 lainnya rusak ringan, sementara 1 orang dilaporkan meninggal dunia.
Laporan ini disampaikan Bupati Buol Amran Batalipu kepada Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliudju, Senin (17/11/2008) melalui telepon usai membuka pertemuan Real Estate Indonesia (REI) Palu di Hotel Palu Golden, di Jalan Raden Saleh, Palu Timur. "Jadi berdasarkan laporan Bupati, selain ratusan rumah yang rata dengan tanah dan juga rusak ringan, ada seorang warga bernama Eda, berusia enam puluh tahun, meninggal dunia," kata Paliudju. Selain melaporkan hal itu, Amran juga melaporkan bahwa sebanyak 20 orang warga kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Buol. Mereka rata-rata mengalami patah tulang. Nasir Maroto dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) setempat juga menjelaskan saat ini, jaringan listrik dan komunikasi di Bonebogu, Paleleh dan Lipunoto terputus.(djo/djo)
Walau gempa gorontalo itu tidak sangat merusak, namun (Gorontalo Diguncang Gempa, Waspada Tsunami ) tetap menjadi asa yang benar tentang bencana yang terjadi dimana terjadi setelah 8 hari eksekusi amrozi. Lamanya waktu bencana itu membuat penulis bertanya, bukankah itu hanya kebetulan saja dan bukan merupakan asa yang ditunggu ?
Dalam kebimbangan itulah, maka kembali tandaNya itu muncul dimana dekat dengan penulis yang saat itu berazam, bahwa sekiranya gempa gorontalo itu benar, maka terjadilah sesuatu yang besar saat tgl 22/november/2008, dimana dalam banyak artikel fenomena 22 inilah sebagai fenomena yang mudah diingat .... dan ingat lafal Allah muncul di ledakan pertamina lapindo tepat tgl 22/11/2006 lalu
Apakah yang terjadi saat ditunggu tgl 22/november/2008 lalu ? Tidak ada yang istimewa di hari itu, sebagaimana saat penantian sebulan lalu tgl 22/oktober/2008 sampai dinihari akhrinya muncul kabar pasar mertua kami terbakar (baca Jangan Remehkan Kebakaran Pasar Besar Madiun)
Hari minggu tgl 23/11/2008 kami lewatkan dengan sebuah asa yang bimbang bahwa bukan-lah gagak amrozi itu nyata, namun hanyalah angan kosong dari kami saja. Kami lew3atkan sekeluarga dengan mancing di daerah bluru sidoarjo.... tak berapa lama HP berdering .... dari teman sejawat bahwa teman penulis (Nunut P S.Kom) meninggal dunia setelah menjalani operasi tumor usus di bedah terpadu (Graha Amerta) Dr Soetomo Surabaya
Tepat sebulan dari pasar mertua kami (madiun) terbakar, maka kini giliran pak Nunut, teman dosen meninggal dunia setalah dipulangkan dari jepang (studi S2) karena pendaharahan usus. Inna lillahi waninna ilaihi rojiuun, pak Nunut teman dosen sebelah kamar persis dan meninggal tepat sebulan saat penantian itu
Artinya asa penantian itu memang benar dengan ditunjukkanNya rentetan yang 'dekat' dengan penulis pada berduka, mulai pasar madiun, ugm diterjang angin, kini teman sebelah kamar meninggal dunia.... tibalah kami melayat ke daerah tuban ... tak terasa kenangan yang lalu tahun 2004 kami-pun pernah melayat ibu pak nunut, kini kami-pun melayak kembali menelusuri jejak tahun 2004 lalu .... sungguh sebuah iktibar perulangan yang dalam, apalagi dalam jurusan kami (t. informatika ITS) dalam tahun 2008 ini saja telah beduka sebanyak 4 kali (semua masih dalam usia muda, istri pak MH-6/6, anak bu HT-9/6, kakak pak TH juli dan pak Nunut sendiri 23/11) .... semua terjadi tahun 2008 ini
Setelah duka pak Nunut, maka bulan berganti desember-2008, walau telah di tunjukkan oleh Allah dengan kebetulan-kebetulan yang amat banyak dari duka dekat dengan kami, maka kami masih kurang yakin, maka kami berazam lagi agar ditunjukkan pertandaNya... benarkah muncul di bulan desember-2008 dimana biasanya peristiwa yang mudah diingat adalah dekat tgl 11/desember/2008,Hari-hari penantian itu, maka tiba-tiba kejadian yang dekat dengan kantor kami di ITS terjadi yakni
Jembatan Ambruk, Tiga Pekerja Tertimbun, Kamis, 11 Desember 2008 | 10:11 WIB
SURABAYA, KAMIS — Sebuah jembatan yang menghubungkan Kelurahan Kecawan Putih Tambak dan Kelurahan Kalisari Damen, Mulyorejo, Surabaya, ambruk, Rabu (10/12) malam.
Kejadian ini mengakibatkan tiga pekerja proyek jembatan tertimbun dan dua lainnya mengalami luka berat. Demikian dikatakan Kapolsek Mulyorejo AKP Puguh di Surabaya, Kamis (11/12).
Menurut penjelasan Puguh, proyek pengerjaan jembatan itu sudah berjalan 80 persen. Agar pengerjaan cepat selesai, sebanyak 16 pekerja proyek diminta untuk lembur. Kerja lembur dimulai Rabu selepas maghrib. Sekitar pukul 20.30, jembatan mendadak kolaps menimbun tiga pekerja yang berada di bawahnya.
Mereka yang tertimbun adalah Amat, Idris, Khaidiri. Sementara dua pekerja lainnya mengalami patah tulang, yaitu Aditi Somat dan Taufik. Saat ini kepolisian tengah melakukan evakuasi beton jembatan dan pekerja yang luka berat tengah dirawat di RSU Dr Soetomo.
Jembatan tsb amat sangat dekat dan berada di belakang dari kantor kami, seakan menjadi penguat ttg asa penantian tsb memang benar terjadi dan biasanya pula penguat itu di ulang pada tgl yang mudah di-ingat yakni 12/12/2008 apakah yang terjadi ?
BUS TRANS-JAKARTA TERBAKAR
jum'at, 12 Desember 2008 12:21 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Bus Trans-Jakarta jurusan Blok M-Kota, Jum'at (12/12) sekitar pukul 10.30 WIB, habis terbakar di pintu masuk Terminal Blok M. Sopir bus Trans-Jakarta yang terbakar, Emi, mengatakan, ia sudah merasa ada kejanggalan dengan bus yang dikendarainya saat berhenti di Halte Sarinah. Kemudian saat tiba di Halte Gelora Bung Karno dari mesin belakang bus keluar asap. Penumpang yang jumlahnya sekitar 20 orang langsung diturunkan di Halte Gelora Bung Karno untuk dipindahkan ke armada lain. Sedangkan bus Trans-Jakarta dengan nomor polisi B-7043-IS ini tetap melanjutkan perjalanan hingga ke Blok M dan akhirnya terbakar. Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.(DOR)
Lho apa yang di-ingatkan dengan bus tsb yang terbakar ? .... perhatikan dengan benar dan jelas, entahlah mengapa banyak bus yang terbakar saat-saat tgl yang mudah di-ingat perhatikan kejadian berikut ini, tgl 22.02.2008 lalu yakni Bus Transjakarta Terbakar : Sebuah Perulangan
Kemudian tepat tgl 11/juli/2008 lalu pula terbakar lagi ...TERKEJUT TENTANG BERITA INI kebetulan ini
Petugas pemadam kebakaran langsung turun ke TKP menjinakan api di Bundaran Senayan, Jakarta, Jumat (11/7).
11/07/2008 16:20 WIB
Foto News
Bus PPD Hangus Terbakar
Fotografer: Andi Saputra
Bus PPD 67 jurusan Pasar Senen-Blok M terbakar di Bundaran Senayan, Jakarta. Petugas pemadam kebakaran langsung menjinakan api dari Bus bernopol B 7937 XB naas tersebut
Jakarta - Bus PPD 67 jurusan Pasar Senen-Blok M terbakar di belakang kantor Menneg PAN, Jl Sisingamaraja, Jakarta. Penyebab kebakaran tersebut diketahui akibat korsleting listrik bagian depan bus. Pantauan detikcom, Jumat (11/07/2008) pukul 15.05 WIB, api sudah berhenti.
Bus PPD tampak hanya tinggal kerangka besi yang panas. Yang tersisa, hanya body belakang bus dan 6 rodanya. Seluruh kaca bus hancur. Kerangka bus yang sudah gosong terbakar itu masih berada di tengah jalan. Akibatnya Jl Sisingamaraja arah Blok M ditutup untuk sementara.
Kendaraan yang melintas di kawasan tersebut dialihkan ke Jl Senopati. 2 Unit pemadam kebakaran dari Jakarta Selatan tiba di lokasi. Penumpang bus yang berjumlah 20 orang sudah menepi di pinggir jalan. Hingga pukul 15.30 WIB kerangka bus tersebut sedang bersiap-siap untuk diderek.
(ziz/iy)
Tidak cukup hanya bus saja yang terbakar pada tgl yang mudah
diingat, maka KA-pun terbakar pula di tgl yang sama dengan bus terbakar
Diduga api berawal dari gerbong restorasi atau gerbong nomer dua dari depan.
11/07/2008 11:32 WIB
Foto Surabaya KA Cantik Terbakar
Fotografer: Zainal Effendi
Dua gerbong KA Cantik Ekspres jurusan Jember-Surabaya terbakar sekitar pukul 10.00 WIB, di sekitar perlintasan kereta api Gubeng, Surabaya, Jumat (11/7). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Aneh bukan .... jika semua terbakar tepat tgl yang mudah di-ingat .... mengapa demikian keanehan itu terjadi ? tidak lain itulah pengingat akan pertandaNya terhadap asa yang benar ( baca Pesawat Qantas Berlubang : Sublimasi Amrozi) dimana secara ringkas termuat
...... Siapakah yang mengatur jama'ah kebakaran di surabaya & Jakarta pada waktu yang hampir sama ? Tidak-kah ini jawaban ASA yang jelas dari artikel Bus Wisata Rombongan TK Terbakar : sebuah asa yang jelas Apa hubungannnya 11-juli-2008 itu dengan amrozi ? silahkan dibaca ulang artikel Di Balik Eksekusi Mati Sumiarsih - Sugeng yang menyimpulkan adanya warning lewat peristiwa pengingat yakni :
..... Sehingga terjawab sudah mengapa waspada yang kembar, mengapa 11 dan mengapa 22 ? semua adalah simbol-simbol yang mudah di mengerti sebagai ringkasan sejarah dimana "pertempuran antar sesama umat manusia" terhadap sesuatu yang tidak di perlukan.
.....Ada apakah hubungannga 11-juli-2008 dimana secara berjamaan terbakarnya KA dan Bus sesuai tulisan di atas dengan amrozi dan bahkan kasus penjagal dari jombang (Ryian) ? "Semua akan di eksekusi mati, karena membunuh berantai sebagaimana si Ryian. Lihat kebetulan ini yang sangat luar biasa, ketika tgl 11-juli-2008 di surabaya KA cantik terbakar, di Jakarta Bus PPD terbakar, maka jagal jombang si ryan beraksi dan dari aksi terakhir itulah dia tertangkap
...............
Amrozi dan semua kejadian di dunia ini merupakan "pertempuran antar sesama umat manusia" terhadap sesuatu yang tidak di perlukan" mengapa ? jika keadilan terwujud, jika kesetaraan merupakan penghormatan atas manusia maka tidak ada penindasan dan tidak ada terorisme
Sekali lagi adalah aneh terbakarnya bus trans jakarta tepat tgl yang mudah di ingat 12/12/2008 seolah memberikan pertandaNya bahwa asa penantian itu benar adanya. .... benarkah ?
Kembali gempa bumi melanda setelah gorontalo, maka tepat 3 bulan setelah tgl penantian itu 4/11/2008 (baca di preambule artikel ini, Dekat dengan tgl 4/11/2008 itulah kita memohon kepada Allah swt, apakah benar gagakNya telah dapat ditangkap ? atau hanya celotehan kecil dari banyaknya kebetulan yang terjadi ?), maka tiga bulan setelah itu bencana kembali terjadi (tgl 4/1/2009) sesuai burung amrzoi yakni di timur. Sehingga setelah gorontalo, kini papua di guncang gempa
Empat Tewas, Ratusan Bangunan Roboh
MANOKWARI - Dua kali gempa besar dan lebih dari seratus kali gempa susulan kemarin mengguncang Manokwari dan Sorong, Provinsi Papua Barat, serta Biak, Provinsi Papua. Akibatnya, ratusan rumah warga, belasan hotel, puluhan fasilitas pemerintah, dan rumah ibadah rusak. Data sementara, gempa itu menelan empat korban jiwa.
Hingga tadi malam, warga masih mengungsi. Ada yang tidur di kantor bupati, Kodim 1703, Lapangan Barorsi, dan membuat tenda di depan rumah masing-masing. Warga yang tinggal di pantai juga mengungsi ke bukit. Gempa pertama terjadi pukul 04.43 WIT. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Sorong mencatat, gempa pertama berkekuatan 7,2 skala Richter. Pusat gempa pada posisi 0,42 lintang selatan (LS), 132 bujur timur (BT), kedalaman 10 km, dan berjarak 135 km barat laut Kota Manokwari. Gempa itu berlangsung sekitar 30 detik yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar rumah. Warga yang berdiam di pesisir pantai, seperti di Borobudur, Wirsi, Kwawi, Fanindi, Sanggeng, dan Wosi, mengamankan diri. Mereka mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut terjadi tsunami.
Gempa pertama itu mengakibatkan Yolanda, 10, warga Kota Manokwari, tewas tertimpa tembok pagar kampus STIH. Guncangan pertama tersebut juga merusakkan sejumlah bangunan rumah, kantor, gedung sekolah, dan fasilitas lainnya. Beberapa orang dilarikan ke rumah sakit dengan luka berat maupun ringan. Mereka tertimpa reruntuhan bangunan, terkena pecahan kaca, dan terjatuh dari tangga. Beranjak siang, warga mulai sedikit tenang. Namun, pukul 07.33 WIT, tiba-tiba terjadi guncangan lebih besar. Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter kembali terjadi. Gempa kedua itu mendekati Kota Manokwari. Yakni, berada pada 0,88 LS, 133,38 BT, kedalaman 10 km, dan hanya berjarak 76 km dari Kota Manokwari. Akibatnya, belasan hotel yang berada di Kota Manukwari ambruk dan rusak parah. Kantor Gubernur Papua Barat yang baru setahun di resmikan mengalami retak-retak.
Gempa kedua tersebut makin membuat panik warga. Apalagi, ada isu akan terjadi tsunami. Penduduk di sekitar Kampung Makassar, Wosi Pantai, lari ke halaman kantor bupati. Warga di Anggrem dan Brobudur berlari ke arah kawasan Briwijaya. Jalan-jalan ramai orang berlarian.
Dandim 1703 Letkol Irham Waroiham dan Kapolres AKPB Pit Wahyu terjun langsung menenangkan warga. ''Tenang...tenang, tidak ada tsunami, jangan panik,'' ujar Kapolres sambil melambai-lambaikan tangan ke arah warga yang berlarian. Radar Sorong (Jawa Pos Group) melaporkan, berdasar data dari Pos Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Papua Barat, hingga tadi malam pukul 19.00 WIT, tercatat ratusan bangunan rusak. Yakni, 166 rumah, 12 gereja, satu masjid, enam gedung sekolah, dan lima hotel. Beberapa jembatan dan ruas jalan juga mengalami rusak ringan.
Bupati Manokwari Dominggus Mandacan meminta warga tetap waspada karena sewaktu-waktu bisa terjadi gempa susulan. Dia berharap agar warga tidak tidur di dalam rumah. Rumah dinas bupati Manokwari juga rusak. ''Rusak parah, tidak bisa ditinggali lagi,'' katanya. (lm/jpnn/nw)
Asa penantian itu benar nyata adanya, maka perulangan yang berbahaya jika benar nyata adalah saat israel menghajar dengan rudal (Roket Hamas Dibalas Rudal Israel :: Berita :: Berita Liputan6 ...), maka indonesia 'dihajar' gempa sebagaimana tahun 2006 lalu saat israel berperang dengan hizbullah, maka indonesia 'dihajar' gempa pula (baca Rudal dan Gempa posting Jul 26, 2006)
Sebuah perulangan yang sama untuk mengingatkan sebagaimana kejadian Tsunami Aceh 2004 sebagai bencana yang dahsyat tgl 26/desember/2004, maka sebelumnya di timur-pun pada tgl yang sama pada bulan sebelumnya yakni 26/november/2004 juga dihantam gempa .... mengapa tgl yang nyaris sama ? (baca [Gagak] qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004). Adakah gagak amrozi dan gempa bumi berjawab ? .... kita telusur saja sebagaimana kitab yang telah tertulis

