Kemarin di markas the_untold_stories mas bayu tanya kepada kami, "pak setelah gempa di Cina yang telah terbukti " Gempa Cina 12 mei 2008 : Lanjutan Jawaban Hari Yang Menentukan " selanjutnya apa ?
Kami katakan bahwa semua kejadian -kejadian dalam kehidupan manusia tsb selalu berulang dan terhubung hanya beda obyek saja namun esensinya tetap, kami katakan juga bahwa kalau 'ingin tahu' apa kelanjutan dari perjalanan kehidupan tsb, maka lihat dan baca dengan seksama artikel Gempa Cina 12 mei 2008 : Lanjutan Jawaban Hari Yang Menentukan
Kemudian kami contohkan artikel Jangan Lupakan Fenomena 22 : Istri Ketua MPR Hidayat Nurwahid Wafat lihat di alinea paling bawah yakni :
Jadi mengapa Ibu Ketua MPR meninggal tepat tgl 22-01-2008 ? hal itu adalah perulangan walau dalam bentuk yang lain sebagai ganti wanita pada kasus India.
Lho apa gantinya wanita pada kasus india, begitu kata bayu, saya jawab : "lihat kebetulan dibawah ini "
Tahun lalu 2007 muncul kejadian di India, mengapa harus India ? terjawab sebagai Terkena siklus 11 ? dimana dengan jelas saat itu ada kejadian Minggu, 28 Jan 2007 Sekolah Ambruk, 11 Siswi Tewas yang pada akhirnya Jawaban di India ini telah dijelaskan di artikel Menyambut 2-2-2007 yakni :
Siklus 11 DENGAN BERITA Minggu, 28 Jan 2007 Sekolah Ambruk, 11 Siswi Tewas * Mengapa India bermakna ? Ternyata wapres JK kita kesana (India), Selasa, 30 Jan 2007 Batal Sepanggung dengan Megawati
NEW DELHI - Wakil Presiden Jusuf Kalla memulai acara kunjungan kerja ke India kemarin. Acara pertama dalam kunjungan enam hari itu adalah menghadiri konferensi perdamaian yang digelar Partai Kongres pimpinan Sonia Ghandi
Mengapa Wanita, India dan Indonesia dengan angka 11 diberita atas, ternyata ada berita dibawah ini berikutnya, Selasa, 30 Jan 2007 Sama, Problem Perempuan Indonesia dan India Ani SBY dan Dubes India Diskusi Pendidikan JAKARTA - Duta Besar India Navrekha Sharma kemarin menemui Ibu Negara Ani Yudhoyono di Istana Negara.
Kebetulan ini-lah yang akhirnya menguatkan akan bencana banjir besar di Jakarta tepat 2-2-2007 lalu , sampai-sampai kami tuliskan urut bahwa ketika ada perulangan kejadian "X" maka hal itu terjadi saat ada kejadian "Y" dan tentunya harus di sertai doa ikhlas kepada Allah untuk mengiring kebenaran dari urutan kejadian tsb
Sekali lagi lihat-lah bahwa istri pak Nur Wahid yang meninggal 22.01.2008 lalu adalah sebagai ganti wanita India, dan apakah yang terjadi di tahun 2008 setelah istrinya pak Wahid meninggal ? … sama persis dengan tahun lalu yakni 11 hari setelah itu, maka Banjir Jakarta 2008 sebuah Perulangan
Artinya peristiwa yang berulang telah di tuliskan sebagai gantinya istri pak Nur wahid, lalu tiba-tiba saja pak Nur wahid menikah tepat tgl 11-mei-2008 Hari Penentuan : 11 Mei 2008) yang akhirnya terjawab sebagai :
- Vihara Terbakar, ITC Jatuh Lagi : Jawaban Hari Penentuan
- Gempa Cina 12 mei 2008 : Lanjutan Jawaban Hari Yang Menentukan
Kebetulan demi kebetulan telah di tuliskan dan kini untuk menjawab mas bayu tentang apakah setelah GEMPA di CINA ini ?, maka kami jawab sekali lagi arahkan bacaan kepada artikel (Gempa Cina 12 mei 2008 )tsb dimana dengan jelas seorang yang relatif alim tewas
Makan Nasi Jagung, Kiai dan 2 Santri Tewas
Tuesday, 13 May 2008 Kendal-Surya-Pondok pesantren (ponpes) Darussalam geger. Pengasuh pesantren, istrinya dan dua santrinya meninggal dunia setelah santap sahur, Minggu (12/5) tengah malam, untuk menjalankan puasa sunah Senin-Kamis. Para korban dipastikan tewas keracunan, dandugaannya akibat makan nasi jagung. Para penghuni pesantren di Desa Mojoagung, Kec. Plantungan, Kabupaten Kendal (Jawa Tengah) itu mulai kaget setelah belum lama usai santap sahur, empat orang langsung buang air besar terus-menerus. Mereka adalah santri Zaini, 15; santri Taryanto, 15; pengasuh ponpes Kiai Slamet Sayidi, 48, dan istrinya Sujinah, 30.
Mengapa ke arah tsb ? kami jawabkan pada mas bayu … coba lihat yang kemarin bacaan sebelum bandara soekarno-hatta lumpuh lagi (baca Soeharto dan Banjir Bandara Soekarno Hatta ) ? Apakah yang tertulis sebelumnya ? (baca artikel Bocah di ITC Jatuh, BBM pasti Naik posting 2 hari menjelang bandara banjir atau May 6, 2008 5:32 am, lihat alinea terakhir :
Fenomena 5/5/2008 ini di tutup dengan sebuah kebakaran bus di Jakarta yang mirip dengan fenomena 22.2.2008 lalu yakni Bus Transjakarta Terbakar : Sebuah Perulangan. Selain hal tsb, maka fenomena warga inggris yang bunuh diri di atas tepat tgl 5.5.2008 tsb mengingatkan pada satu peristiwa sebelum Jakarta Banjir Besar (baca [Peringatan] Jakarta Banjir Besar Sebelum Terjadinya) Di artikel dengan tanggal yang jelas Menyambut 2-2-2007 telah tertulis masalah inggris dengan uangnya mas tommy
Artinya ada warga inggris yang jatuh dan saat itu kami beritahukan kepada mas bayu … coba carilah inggris tersebut yang menjadi point dari bahasan waktu lalu, hingga ketemulah bahwa masalah inggris ini termuat di artikel Menyambut 2-2-2007 dimana dengan jelas memuat tulisan banjir besar Jakarta 2-2-2007 dan benarlah terbukti dua hari setelah itu banjir terjadi lagi
Kembali ke masalah Kendal yang sudah di tuliskan di atas sebagai kelanjutan dari Gempa Cina, maka ke belakang telah terjadi pula Bunuh Diri yang dilakukan oleh polisi (baca Jateng : Bunuh Diri Lagi):
Selasa, 06 Mei 2008 15:33 WIBReporter : ShantyJAKARTA - MI : –>JAKARTA–MI: Kanitresintel (kepala unut reserse intel) Polsek Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, Aiptu Daryoto, Selasa (6/5) bunuh diri dengan menembak kening sebelah kanan. Diduga, dia stres berat sehingga nekat bunuh diri.
Dimana semakin banyak sahaja yang bunuh diri …. DAN ADALAH ANEH SAAT YANG KEMARIN DI BAHAS MASALAH KENDAL INI, MAKA SAAT INI BUNUH DIRI TERJADI LAGI :
14/05/2008 15:21 WIB
Siswa SMP Kendal Tewas Gantung Diri di Tepi Jalan
Triono Wahyu Sudibyo - detikcomKendal - Siswa SMP PGRI 8 Kendal, Jawa Tengah, Abdur Rahman (14), mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Dia tewas karena gantung diri di sebuah pohon tepi jalan.
Tak jelas bagaimana peristiwa tersebut bermula. Warga sekitar sudah menemukan siswa asal Tambakrejo, Patebon, itu dalam posisi sudah tergantung, Rabu (14/5/200
pagi.
Saat ditemukan, korban tidak mengenakan seragam, namun kemeja kotak-kotak dan celana jeans pendek. Oleh warga, korban diturunkan dari gantungan dan dibawa ke RSUD Soewondo, Kendal.
Kapolres Kendal AKBP Naufal Yahya mengaku belum mengetahui motif gantung diri tersebut. Namun ia memastikan korban tewas karena bunuh diri.
Naufal menjelaskan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh siswa kelas II SMP ini. Hasil otopsi RS juga juga menguatkan bahwa korban memang gantung diri.
Usai otopsi, jenazah dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga tidak memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga Jalan Tentara Pelajar, Patebon, Kendal heboh. Mereka berkerumun di lokasi gantung diri tersebut. ( try / asy )
Paling tidak harus ada satu bahasan atau kesimpulan bahwa bunuh diri ini adalah pertandaNya terhadap sesuatu yang lebih besar …
Tidak hanya di kendal saja anak SMP bunuh diri, maka di bojonegoro-pun anak SMP bunuh diri :
Kalah Tenis, ABG Bunuh Diri Siswa SMPN 1 Bojonegoro
Bojonegoro-Surya, Jangan meremehkan masalah anak-anak meski kelihatannya cuma sepele. Sebab, gara-gara masalah yang kecil menurut ukuran orangtua, seorang siswa SMPN 1 Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Meninggalnya Tomy Perwira Jati, 14, dengan cara tragis itu membuat keluarganya shock berat. Mereka tak menyangka bahwa hanya karena menghilangkan SIM dan STNK serta gagal masuk tim tenis untuk pekan olahraga daerah, murid kelas II SMP pilih bunuh diri.
"Keluarga, pihak sekolah dan teman-temannya tidak mengetahui bahwa Tomy benar-benar tertekan akibat masalah-masalah itu. Sebab, Senin (12/5) malam, keadaan dia seperti baik-baik saja. Seperti hari-hari sebelumnya," terang Hadi Winarto, paman korban yang kebetulan juga guru di SMPN 1 Bojonegoro, Selasa (13/5) pagi.
Alasan bunuh diri itu terungkap dengan ditemukannya surat wasiat dalam secarik kertas. Dalam surat wasiat yang ditulis tangan itu, Tomy mengatakan bahwa dia mengakhiri hidup karena telah jadi beban keluarga.
Ia mengaku menghilangkan SIM & STNK kakaknya saat meminjam sepeda motornya, serta gagal masuk tim Bojonegoro ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Surabaya pada Juni nanti.
Korban ditemukan tewas pertama kali oleh ibu kandungnya, Maimunah, 40, pada pukul 04.30 WIB, Selasa (13/5). Saat itu, ibu korban berniat membangunkan Tomy untuk salat subuh.
Namun, beberapa kali dipanggil korban tidak menjawab dan pintu kamarnya tertutup. Setelah lama dipanggil tak ada jawaban, Maimunah memasuki kamar korban untuk membangunkan.
Tak disangka Maimunah, tubuh Tomy telah menggantung di kusen jendela kamar tidurnya, dengan posisi menyandar di tembok dengan setengah berdiri. Kamar tidur Tomy berukuran sekitar 3×3 meter. Korban menggantungkan diri menggunakan tali pramuka warna putih yang diikatkan pada kusen jendela, yang terbuat dari kayu jati.
Maimunah langsung menjerit sejadi-jadinya melihat kondisi putra bungsunya (dari dua bersaudara) itu. Ia beberapa kali memanggil tetangganya untuk meminta tolong guna mengangkat tubuh kaku Tomy yang lehernya masih terjerat tali.
Selanjutnya, beberapa warga menghubungi aparat kepolisian dari Polsek Kapas. Dipimpin langsung Kapolsek Kapas, AKP Tabhita Resley, petugas melakukan identifikasi dan otopsi di lapangan.
Selain itu, olah tempat kejadian perkara (TKP) juga dilakukan untuk mencari barang-barang yang bisa dijadikan petunjuk lebih lanjut tentang penyebab kematian. Saat itulah, ditemukan surat wasiat yang tergeletak di atas tempat tidur Tomy. Diduga, surat itu ditulis Tomy sebelum dia melakukan aksi nekadnya itu.
Maimunah kemudian pingsan setelah beberapa kali menyebut-nyebut nama korban dan menyayangkan kepergiannya yang terlalu cepat. Saat kejadian, ayah korban H Iswanto (biasa dipanggil Totok) yang pegawai di Kantor Perpajakan Surabaya Barat, sedang mengikuti diklat perpajakan di Kota Malang.
Salah satu keluarga korban kemudian menghubungi Totok untuk secepatnya pulang. Totok tidak diberitahu bahwa anaknya telah meninggal dengan cara bunuh diri. Sesampainya di rumah, Totok tak kuasa menahan kesedihan dan ia beberapa kali pingsan, saat mendengar cerita tentang kematian tak wajar anaknya. Ia terlihat tidak terima dengan kepergian Tomy. Beberapa kali Totok menjerit histeris dan selanjutnya pingsan.
Kemarin, sesuai wasiatnya, Tomy dimakamkan dekat makam kakeknya, yang ia panggil Mbah Nang, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kedaton, Kecamatan Kapas.
Kepala Sekolah SMPN 1 Bojonegoro, Ali Fatikhin, mengatakan Tomy memang gagal dalam seleksi untuk O2SN. Dari tiga siswa SMPN 1 yang dikirim untuk seleksi O2SN bidang tenis di tingkat kabupaten Bojonegoro, hanya dua yang lolos.
O2SN adalah semacam pekan olahraga pelajar daerah (POPDA) namun untuk tingkat SMP. Sedangkan POPDA diikuti pelajar SMU. Direncanakan, O2SN akan digelar di Surabaya pada Juni nanti.
Nur Cahyo, salah-satu guru olahraga SMPN 1 Bojonegoro, menuturkan Tomy tampaknya sangat tertekan dengan kegagalan ke O2SN. Sebab, selama ini dia terlihat berlatih serius. Tomy juga mengikuti kursus tenis.bjt/abdul qohar
Dengan demikian anak-anak SMP-pun bunuh diri berurutan, lalu apa hubungannya bunuh diri di atas dengan Gempa Cina ?
Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya (1)
Inilah artikel pentingnya yakni di Cina gempa bumi dengan korban ribuan jiwa
14/05/2008 15:44 WIB
Korban di China Tembus 20.000, Kota-kota Rata dengan Tanah
Rita Uli Hutapea - detikcomBeijing - Korban jiwa akibat gempa 7,8 Skala Richter di China kini telah menembus angka 20 ribu. Ribuan orang lainnya masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan. Parahnya lagi, beberapa kota kini telah rata dengan tanah. Tak ada satupun rumah yang tersisa!
Pemandangan horor itu dijumpai di daerah pusat gempa di Provinsi Sichuan. Beberapa kota di wilayah pegunungan itu kini menjadi kota mati.
"Di beberapa kota tak ada lagi rumah yang tersisa. Semua sudah rata dengan tanah," kata Wang Yi, yang memimpin unit polisi yang dikirimkan ke zona pusat gempa.
Menurutnya, korban jiwa sejauh ini telah mencapai lebih dari 20 ribu orang. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/5/2008).
Angka itu diperkirakan akan terus bertambah mengingat masih banyak orang yang tertimbun puing-puing.
Upaya penyelamatan para korban mengalami kesulitan karena buruknya cuaca. Hujan deras terus melanda sejumlah daerah bencana sejak Senin, 12 Mei lalu.
Perdana Menteri China Wen Jiabao mengatakan, sebanyak 10 ribu personel militer dan polisi telah dikerahkan ke daerah-daerah bencana. Gempa ini merupakan gempa terdahsyat di China dalam tiga dekade. ( ita / ana )
Tidak-kah sebelum itu Cina lagi giat-giatnya menunpas gerakan Tibet
Tentara Cina berpatroli di jalan-jalan di kota Lhasa Aksi protes orang Tibet menentang kekuasaan Cina telah menjalar ke bagian wilayah Cina lainnya setelah beberapa hari demonstrasi dan kekerasan di kota utama Tibet, Lhasa.Bentrokan antara para pemrotes Tibet dan polisi di Aba, Propinsi Sichuan memperlihatkan kantor polisi dan mobil diserang.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan beberapa orang tewas dalam bentrokan itu meskipun belum dikonfirmasikan.
Kekerasan muncul setelah pemimpin Tibet di pengasingan mengatakan, penindasan Cina telah menewaskan 80 orang di Lhasa.
Para pejabat India mengatakan, jumlah itu telah dikukuhkan oleh beberapa sumber meskipun Cina menyebutkan angka korban selama kerusuhan hari Jumat 10 orang.
Bentrokan di Aba yang dikenal dengan nama Ngawa di Tibet terjadi sekitar pukul 1200 hari Minggu, demikian kata Kate Saunders dari Kampanye Internasional untuk Tibet.
"Penduduk dan para biku tampaknya telah bergabung dalam aksi protes yang difokuskan ke sekitar kehadiran polisi di kota," katanya kepada BBC.
Dia mengatakan, lebih dari 1.000 biku turun di jalan-jalan kota itu yang merupakan tempat biara yang besar.
"Menurut laporan yang dipercaya polisi menembakan senjata," ujar Saunders yang berada di London namun dia mengatakan, memiliki akses telepon tidak langsung dan internet terhadap saksi mata.
"Kami tahu telah jatuh korban meninggal," lanjutnya.
Mengenai berapa jumlah orang yang meninggal berbeda-beda namun dia menjelaskan saksi mata paling dipercaya menyebutkan, jumlah korban tujuh orang.
Korban kekerasan
Sementara itu, pemerintah Tibet di pengasingan menyebutkan, sedikitnya 80 orang tewas dalam kerusuhan menyusul aksi protes warga Tibet menentang kekuasaan Cina.
Para pejabat yang berkantor India mengatakan angka itu telah dikukuhkan sejumlah sumber bahkan meskipun penguasa Cina menyebutkan 10 orang tewas.
Dalai Lama menyerukan penyelidikan internasional terhadap penindasan Cina terhadap pengunjuk rasa dan menuduhnya sebagai "kekuasaan teror" dan "genosida kebudayaan".
Hari Minggu, tentara Cina berjaga-jaga di Lhasa, kota utama Tibet.
Televisi kabel Hongkong melaporkan sekitar 200 kendaraan militer, setiap mobil membawa 40 sampai 60 tentara memasuki kota itu.
Pesan-pesan melalui pengeras suara berbunyi antara lain, "Bedakan antara musuh dan teman, jaga ketertiban".
Cina dengan ketat membatasi akses wartawan Barat ke Tibet dan kadang-kadang sangat sulit memeriksa apa yang sedang terjadi.
Jenazah
BBC mengetahui bahwa tentara di Propinsi Sichuan telah diminta tetap tinggal dan berjaga-jaga.
Seorang mahasiswa Kanada berusia 23 tahun di Lhasa mengatakan kepada kantor berita AP: "Seluruh kota pada dasarnya ditutup".
Penindasan Cina itu terjadi menyusul kerusuhan hari Jumat yang meletus setelah satu minggu aksi protes damai.
Dalai Lama memperkirakan korban akan berjatuhan lebih banyak. Kantor berita Cina Xinhua menyebutkan 10 orang tewas pada hari Jumat, termasuk para pedagang yang dikatakan "dibakar sampai mati".
Namun pemerintah Tibet di pengasingan kemudian mengatakan, sedikitnya 80 jenazah telah dihitung termasuk 26 orang yang tewas hari Sabtu dekat penjara Dratchi di Lhasa.
Jenazah lainnya terlihat dekat kuil Budha Ramoche dan dekat sebuah mesjid dan katedral di Lhasa, kata Tenzin Taklha, seorang pembantu senior Dalai Lama.
"Laporan-laporan ini datang dari kerabat korban, dari orang-orang kami di dalam dan dari kontak-kontak departemen keamanan kami. Data mereka telah diperiksa berkali-kali," katanya.
Batas waktu untuk menyerah
Para pengunjuk rasa yang hari Jumat membakar toko-toko Cina dan melemparkan batu ke arah polisi setempat, telah dikepung ke kawasan kota tua oleh pasukan pemerintah.
Pihak berwenang di Tibet mendesak para pemrotes menyerahkan diri sampai Senin tengah malam serta berjanji hukuman ringan siapa yang menyerah.
Sementara itu muncul laporan-laporan terjadi aksi protes oleh orang Tibet di Cina.
Sekitar 200 pemrotes melemparkan bom minyak dan membakar kantor polisi di Propinsi Sichuan, kata seorang polisi kepada kantor berita Reuters.
Laporan-laporan menyebutkan polisi menembaki para pemrotes.
Dalam wawancara dengan BBC, pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama mengatakan, dia khawatir akan jatuh korban lebih banyak kecuali Beijing mengubah kebijakannya terhadap Tibet yang dikuasainya sejak invasi tahun 1950.
"Situasinya sangat tegang. Hari ini dan kemarin, di pihak warga Tibet telah bertekad bulat. Pihak Cina juga demikian. Itu berarti akan berakibat, pembunuhan dan lebih banyak penderitaan," katanya.
Setelah itu musiab-demi musibah menimpa Cina, mulai kecelakaan, penyakit dan Gempa bumi
66 Tewas Sewaktu 2 Kereta Api Penumpang Tabrakan di Cina Timur 28/04/2008
Para pejabat Cina mengatakan, paling kurang 66 orang tewas dan ratusan luka-luka sewaktu dua keretaapi penumpang tabrakan hari ini Senin di Cina timur.
Kantor berita resmi Xinhua mengatakan keretaapi itu bertabrakan sebelum fajar dekat kota Zibo, di provinsi Shandong. Dikatakan lebih dari 400 orang telah dibawa ke rumahsakit, dengan sekitar 71 tercatat dalam kondisi kritis.
Xinhua melaporkan, menurut para pejabat kesalahan manusia menyebabkan kereta ekspres dari Beijing yang dalam perjalanan ke kota Qingdao keluar dari rel dan melanggar kereta lain yang sedang bergerak dari kota Yantai di Shandong ke Xuzhou di provinsi Jiangsu. Kedua keretaapi itu dilaporkan sedang meluncur dengan kecepatan penuh.
Wakil Perdana Menteri Zhang Dejiang telah dikirim ke tempat kejadian untuk memimpin upaya penyelamatan.
Dilanjutkan kecelakaan masal terjadi di Hongkong-Cina
01/05/2008 23:22 Cina
Tabrak Pembatas Jalan Tol, 17 TewasLiputan6.com, Hongkong: Kecelakaan lalu lintas yang berujung maut terjadi di Hongkong, Cina, Kamis (1/5). Tujuh belas penumpang bus tewas dan 45 lainnya luka-luka akibat bus yang ditumpangi mereka kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas jalan tol. Kecelakaan tunggal di jalan tol di Kota Hongkong ini bertepatan dengan libur May Day atau Hari Buruh Sedunia.
Sejumlah penumpang sempat terjepit dalam bangkai bus yang terbalik. Evakuasi ini tidaklah mudah. Apalagi, para petugas penyelamat, polisi lalu lintas, dan tim medis berupaya keras agar menyelamatkan penumpang yang kritis. Evakuasi korban memang cukup sulit karena atap bus yang ringsek menimpa para penumpang.
Satu per satu korban akhirnya dikeluarkan dari dalam bangkai bus nahas yang membawa rombongan umat dari salah satu gereja untuk wisata setelah mengikuti misa kenaikan Yesus Kristus. Saat ini sopir bus nahas itu sudah ditangkap polisi. Polisi pun masih menyelidiki musabab kecelakaan tersebut.(ANS)
Setelah kecelakaan, maka penyakit menular merajalela yakni :
China Siaga Satu Setelah 22 Orang Tewas
Minggu, 4 Mei 2008 | 00:51 WIBBeijing, Sabtu - Departemen Kesehatan China menyatakan negara dalam keadaan siaga satu. Peringatan ini disampaikan setelah 22 warga tewas akibat wabah penyakit tangan, kuku, dan mulut. Wabah itu secara perlahan berjangkit dari satu wilayah ke wilayah lain.
Demikian peringatan yang disampaikan lewat situs Departemen Kesehatan China, Beijing, Sabtu (3/5). Peringatan siaga satu itu merujuk pada desakan agar badan-badan kesehatan di seluruh negeri meningkatkan pemantauan atas wabah tersebut.
Kewaspadaan muncul setelah wabah penyakit tangan, kuku, dan mulut dipicu virus bernama Enterovirus 71 (EV-71), yang berjangkit di kota Fuyang, Provinsi Anhui, China bagian tengah.
Para petugas kesehatan diminta turun ke lapangan untuk mencari lokasi wabah. Mereka diminta memberi petunjuk soal pencegahan penyebaran EV-71, terutama di tempat-tempat yang banyak anak-anak.
Virus tersebut biasanya menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun dan pada umumnya merebak antara musim semi dan musim panas. "Para dokter telah diperintahkan mencari pasien yang berpotensi terserang virus itu ketimbang duduk saja," kata Wakil Menteri Kesehatan China Liu Qian.
Wabah EV-71 ini sudah merebak pertengahan Maret lalu di kota Fuyang, tetapi baru diketahui pada akhir April. Umumnya menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun. EV-71 biasanya menyerang saraf, otak, dan jantung dengan risiko mematikan jika terlambat diatasi. Pasien yang selamat dari serangan kemungkinan mengalami gangguan mental dan perkembangan saraf.
Gejala orang yang terserang EV-71 adalah badan demam, mulut luka, bagian badan tertentu seperti melepuh, dan pikiran gelisah. Menurut National Center for Infectious Diseases, AS, EV-71 tidak fatal jika cepat diantisipasi. Penyebaran terjadi lewat sentuhan dengan cairan (lendir, getah, ingus) dari orang yang terjangkit. Virus ini tidak sama dengan virus penyebab penyakit mulut dan kuku yang biasanya menyerang ternak.
Departemen Kesehatan China mengingatkan, kasus EV-71 tahun ini akan lebih banyak dari tahun lalu, yang biasanya memuncak pada Juni dan Juli setiap tahun.
Hingga Kamis malam sebanyak 3.321 kasus EV-71 dilaporkan terjadi di Fuyang. Dari kasus itu, sudah 22 orang tewas, sebanyak 978 orang masih dirawat di rumah sakit, dan 58 orang dalam kondisi kritis.
Wabah EV-71 juga sudah didapati pada hari Jumat yang menyerang bayi berusia 18 bulan dan sudah meninggal di kota Foshan di selatan Provinsi Guangdong.
Belum ada vaksin atau terapi spesifik untuk mencegah EV-71. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lingkungan yang sehat, bersih, disinfektasi lingkungan merupakan cara terbaik mencegah penyebaran EV-71. Hal itu kini sedang dilakukan China. (REUTERS/AP/AFP/MON)
Setelah kecelakaan, penyakit, kini giliran bencana masal yakni Gempa Bumi
![]()
12 RIBU TEWAS: Siswa memegang infus temannya yang terjepit menunggu pertolongan di reruntuhan gedung SMU di Bichuan, Provinsi Sichuan, Selasa (13/5). Banyaknya gedung runtuh memperlambat upaya pertolongan. Mayat Dikeluarkan, PM Membungkuk
DUJIANGYAN - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Tiongkok sudah menembus angka 12.000 jiwa. Sementara ribuan orang belum diketahui nasibnya dan 3,5 juta rumah rusak berat sehari setelah gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter itu mengguncang Provinsi Sichuan Senin (12/5) siang waktu setempat.
Jumlah korban tewas itu menjadikan gempa Sinchuan sebagai bencana alam terdahsyat di Tiongkok dalam tiga dekade terakhir. Gempa terparah sebelumnya terjadi pada 1976 di Tangshan, Tiongkok Timur Laut, yang menewaskan 300.000 orang.
12 RIBU TEWAS: Siswa memegang infus temannya yang terjepit menunggu pertolongan di reruntuhan gedung SMU di Bichuan, Provinsi Sichuan, Selasa (13/5). Banyaknya gedung runtuh memperlambat upaya pertolongan…..
Dari serangkaian bencana yang melanda Cina, beberapa orang mengkaitkan dengan maslah tibet dalam arti Cina kualat dengan Dalai Lama …. Pendapat tsb wajar dan masuk akal namun tidak universal sebab selain di Cina maka bencana hebat lainnya juga melanda Myanmar (Birma) (baca ITC itu Benar Terjadi)
Minggu, 11 Mei 2008,
Tragedi Nargis Myanmar Setara Tsunami Aceh
YANGON - Setelah sepekan siklon Nargis menghancurkan Myanmar, informasi dari lokasi bencana terus memburuk. Ketika bantuan internasional mulai mengalir masuk, kabar jumlah korban makin melejit. Media pemerintah junta militer menyebut korban tewas 23.335 orang dan 37.019.Jumlah korban versi pemerintah ini sudah sangat buruk. Namun, seperti dilaporkan AP, organisasi bantuan internasional menyebut jumlah tewas bisa melampaui angka 100.000 orang. Siklon Nargis itu memang menenggelamkan seluruh wilayah di bantaran sungai utama Myanmar, Irrawaddy.
Berarti, dari luasnya dan rumitnya bencana ini bisa disebut setingkat dengan tsunami yang melanda Aceh dan sekitarnya pada 26 Desember 2004.
Korban di negara berpenduduk sekitar 50 juta jiwa itu makin menderita, karena hancurnya sistem transportasi dan komunikasi. Masih banyak daerah terisolasi. Bencana ini memperburuk kondisi Myanmar yang selama ini miskin dan terasing dari dunia luar akibat pemerintahan otoriter junta militer pimpinan Jenderal Than Shwe.
Yang memprihatinkan, para jenderal membubuhkan namanya dalam kotak-kotak bantuan yang dikirim kepada korban Nargis. Padahal, bantuan itu berasal dari kalangan internasional. Cara "tebar pesona" ini dinilai tak berperasaan. Begitupun, kemarin junta juga nekat melaksanakan referendum konstitusi. Padahal, seruan untuk mengutamakan pertolongan korban santer diteriakkan dari berbagai penjuru dunia.(roy)
Jadi jika anda berpendapat bahwa Cina sedang kualat dengan Dalai Lama, maka 100% anda keliru dan tidak universal, yang benar terjadi adalah bencana tsb merupakan pertandaNya sebagai empati terhadap orang orang yang tertindas, mirip dengan Tsunami Aceh dimana rakyat Aceh menderita sedangkan pimpinannya rajin korupsi ( baca [Gagak] qobil & Tsunami Aceh 26-des-2004) , maka di buatlah satu keputusan yang mengubah segalanya walau dengan keputusan tsb banyak korban terjadi
Cina menindas Tibet seperti di jelaskan di atas, Myanmar menindas … baca di bawah ini
Sabtu, 6 Oktober 2007
Rakyat Kian Miskin, Biksu Hanya Dapat Derma Sesendok Beras
Mengunjungi Markas Pejuang Anti-Junta Militer Myanmar di Thailand (3-Habis)
Thailand,- Hidup di bawah junta militer yang menerapkan sistem pemerintahan yang represif membuat rakyat Myanmar semakin miskin. Keadaan inilah yang membuat para biksu keluar dari biara memimpin gerakan di negara yang sejak 45 tahun lalu kehilangan demokrasi.
KARDONO S., Mae Sot, Thailand
PENJARA Insein di luar kota Yangoon, ibu kota Myanmar, yang sering disebut sebagai "penjara gila" –karena banyak yang keluar dari sana mengalami trauma kejiwaan yang hebat— memang benar-benar ditakuti para tapol.
Para tahanan politik penentang rezim junta militer Myanmar rata-rata adalah "alumnus" dari sana. Tak terkecuali Aung San Suu Kyi, pemimpin Partai National League for Democracy (NLD) lawan politik utama junta militer peraih hadian Nobel Perdamaian 1991, pun pernah mendekam di penjara warisan penjajah Inggris itu.
Bo Kyi, salah seorang tokoh pelarian politik Myanmar, yang kini menetap di Mae Sot, kota terluar Thailand di perbatasan Myanmar, punya kenangan bagaimana interogasi dilakukan terhadap para tapol. "Mereka (aparat) memeriksa kami kapan pun mereka mau," katanya.
Suatu hari, kata Bo Kyi, dia pernah dikeluarkan dari selnya pada malam hari. Sesampainya di ruang pemeriksaan, dua orang tentara yang sedang mabuk dengan tertawa-tertawa menghajarnya. "Saya tidak tahu pasti berapa kali. Namun, rasanya seperti ratusan kali mereka menghantam tubuh saya dengan sebuah tongkat kayu," paparnya.
Akibat dari kekerasan fisik itu, selama lebih dari sebulan Bo Kyi tak bisa berjalan maupun berbaring normal. "Saya selalu tertatih-tatih berjalan. Bahkan, kalau tidur terpaksa harus menelungkup," ucapnya.
Penyiksaan yang dilakukan pun tak melulu bersifat fisik, tetapi juga psikologis. Pernah, kata dia, ada seorang tapol yang diikat di semacam meja operasi dan di atasnya terdapat sebuah lampu besar. Lampu dengan watt yang besar itu dibuat hidup-mati sehingga mata tapol itu terganggu. Pada awalnya interval hidup-mati itu dibuat panjang. Tapi, lambat laun interval itu dipersingkat, sehingga seperti lampu diskotik.
Dengan jarak lampu yang demikian dekat, tapol itu jadi sangat terganggu kondisi psikologisnya. "Beberapa hari dipenjara, tahanan itu sangat linglung," katanya.
Ada lagi cerita mengenai tawanan yang diikat di sebuah meja. Lalu dari dahinya dikucurkan air terus menerus selama beberapa hari. Lagi-lagi, tawanan tersebut saat keluar seperti orang tak waras.
Bo Kyi sendiri yang saat awal dipenjara ditempatkan di sel sempit 1,5 x 1,5 meter tanpa penerangan dan tidak makan-minum selama 36 jam tergolong ringan. "Jadi siksaan yang saya alami tergolong tak seberapa bila dibandingkan dengan yang lainnya," katanya.
Kendati sudah 10 tahun lalu keluar dari "penjara gila" itu dan melarikan diri ke Thailand, Bo Kyi mengaku butuh waktu lama untuk melupakan trauma psikologis selama di penjara itu. "Sekarang sudah lumayan, tapi awal-awal menjalani hidup di luar penjara saya sangat paranoid," katanya.
Menurut Bo Kyi, selama beberapa tahun sesudahnya dia merasa terus-menerus diikuti oleh intel atau pun tentara. "Sampai saat ini pun, saya masih sering bermimpi buruk mengenai masa penahanan saya," katanya.
Saat Jawa Pos berada Mae Sot juga sempat mengunjungi kuil Wa Pa Mai. Di kuil yang didirikan para pelarian politik Myanmar ini, Jawa Pos bertemu biksu Te Za Ni Ya yang menjadi biksu yang dituakan di kuil itu.
Sebelum menjadi biksu, Te Za Ni Ya adalah seorang aktivis generasi 88 (merujuk pada demonstrasi pro demokrasi besar-besaran di Myanmar pada 1988 yang kemudian dilindas secara brutal oleh junta militer). Pria berambut plontos ini bahkan pernah memimpin sekelompok masa radikal dalam sebuah penyerangan ke sebuah pos tentara di Yangoon.
Akibat penyerangan yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil dan tentara itu, Te Za mengaku dipenjara selama 11 tahun (1989 –2000) sekeluar dari penjara, dia kemudian melarikan diri ke Mae Sot pada 2000. Prihatin dengan nasib para para tapol dan sejawatnya yang masih ditahan junta, dia lalu membidani lahirnya AAPP (Assistance Association for Political Prisoners). Setelah itu Te Za kemudian memutuskan menjadi biksu.
Meski memilih hidup di kuil Buddha dan menutup tubuhnya dengan kain merah marun, Te Za mengatakan dirinya sama sekali tidak kehilangan ideologi perjuangan. "Di Burma, biksu dan rakyat adalah sebuah entitas yang tidak bisa dipisahkan," katanya.
Te Za mengaku bisa memahami jika ribuan biksu di Myanmar kini turun ke jalan memimpin demo bersama rakyat. Sebab, menjadi religius bukan berarti lepas dari kehidupan sehari-hari. "Apa yang dirasakan rakyat, harus dirasakan biksu pula. Justru kalau biksu yang tak tanggap dengan lingkungan sekitar adalah bukan biksu yang baik," tandasnya.
Meski tak bisa ikut berjuang dengan biksu yang lain karena sedang berada di pengasingan, Te Za mengaku terharu saat melihat para biksu menghormat pada Aung San Suu Kyi pada Sabtu (22/9) lalu. "Memang wajar, kalau biksu bereaksi atas kondisi (rakyat yang terus menderita di bawah junta) yang ada," katanya.
Kendati berada di luar negeri, Te Za mengaku terus mengadakan kontak dengan para pejuang demokrasi di Myanmar, termasuk dari kalangan biksu. Dia, misalnya, mendapat laporan dari koleganya di Yangoon dan Mandalay, bahwa saat ini derma (semacam sedekah yang menjadi kewajiban bagi umat Buddha, Red) yang diterima biksu sungguh sangat mengenaskan.
Tak jarang, kata TeZa, ada keluarga yang hanya memberikan satu sendok beras. Ini membuka mata para biksu kalau pemerintah (junta militer) makin memiskinkan rakyatnya. "Padahal, sumber daya alam Burma sangat kaya. Ini bukti pemerintah tak becus (mengelola negara)," katanya.
Karena rakyat sudah tercekik kesengsaraan, kata Te Za, maka para biksu pun turun gunung. "Kalau biksu sudah memimpin aksi protes, junta militer sudah sangat kebangeten," katanya. (*)
Lho korbannya koq rakyat kecil ? di Cina Gempa, di Myanmar Badai, dengan korban orang orang biasa, mestinya jika itu pertanda dari Allah, maka seharusnya korbannya adalah para penguasa, mengapa koq rakyat kecil ? Hal yang sama seperti terjadi di Aceh, Yogya dan bencana lainnya, mengapa korbannya orang kecil ? Hal ini dapat di jawab lewat artikel Mengapa Korban Bencana selalu orang Kecil ?
Dengan jelas suatu filosofi universalitas kebenaran adalah berubahnya pandangan para 'penindas' atau penguasa yang korup ke arah yang lebih baik, sedangkan para korban merupakan siklus kematian dan kelahiran yang biasa terjadi sehingga tiada nila mutlak atau hidup abadi
Awas, Bunuh Diri sebagai pertandaNya (2)
Kembali ke masalah bunuh diri : Gempa Cina & Badai Myanmar yang mengisyaratkan bahwa jika penguasa berlaku lalim dan asyik dengan perlakuan tsb dan orang orang membiarkan kelalilam tsb, maka tinggalah keputusanNya yakni : Bencana Masal
Bagaimana dengan negeri kita ?
Pemimpin tiada yang lalim, namun mengapa bunuh diri ini terus terjadi ? … artinya adalah rakyat kecil bunuh diri hampir tiap hari, maka mengapa para pemimpin tidak ada yang peduli ?
Inilah kuncinya bahwa kepedulian terhadap kehidupan manusia atau rakyatnya masih sangat kurang utamanya masalah-masalah realitas dan apalagi kasus bunuh diri ini marak dengan akan naiknya BBM (baca BBM : Naik Naik ke Puncak Gunung)
Taruhan terbesar bagi wapres ketika opsi kenaikan BBM mulai di luncurkan, dimana sebelumnya wapres selalu berbicara dan berjanji tidak akan menaikkan BBM sampai 2009. Lagi-lagi pak Wapres yang selalu di peringatkan dengan fenomena-fenomena alam yakni betapa banyaknya kasus bunuh diri dan bahkan tiada yang peduli (baca Bunuh Diri, Siapa Peduli ?)
Lihat janji yang terucap tahun lalu :
Belum cukup pak Mentri berjanji kepada publik, maka giliran pak Wapres yang berjanji :
Wapres: Pemerintah Berjanji tidak Naikkan BBM Sampai 2009
KESRA–8 MEI: Pemerintah menjanjikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 2009 seiring pengurangan penggunaan BBM karena program konversi minyak tanah ke elpiji dan program pembangkit listrik non BBM 10 ribu
Jadi perumpamaan yang indah antara kejadian bunuh diri dengan naiknya BBM dimana janji akan tiada di tepati. Sekali lagi rakyat kecil yang termakan janji tahun itu, maka siap-siap bakal kecewa dan ketika para pemimpin asyik dengan argumentasinya bahwa naiknya BBM adalah untuk keadilan
10/05/2008 12:28 WIB
JK: Demo Tolak BBM Naik Itu Membantu Orang Kaya
Arfi Bambani Amri - detikcomJakarta - Rumah Wapres Jusuf Kalla di Makassar diserbu pendemo yang menolak kenaikan harga BBM. Menurut JK, jika ada yang menolak subsidi dikurangi, sama saja membantu orang kaya. Menurut JK, 80 Persen subsidi BBM dinikmati orang mampu.
"Jadi kalau ada yang mendemo jangan dinaikkan, itu membantu orang kaya," kata Jusuf Kalla dalam sambutan peresmian Recapital Building di Jl Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (10/5/2008).
"Jadi setiap orang yang ingin ini terus, Anda mengkampanyekan orang mampu dibantu pemerintah," imbuh Jusuf.
"Jalan tak bisa diperbaiki, sekolah tak bisa diperbaiki, pemerintah tak bisa membantu orang miskin," tandasnya.
Wapres menjelaskan, subsidi BBM tahun ini diperkirakan mencapai Rp 300 triliun. Jika nanti subsidi dikurangi, sebagian dananya akan diberi ke orang tak mampu dalam bentuk langsung tunai.
"Memang kebutuhannya naik, namun sebgian besar dari subsidi itu kita kasih," pungkasnya.
( aba / ana )
Bencana Gempa Cina sudah menjadi peringatanNya, bencana badai Myanmar sudah menjadi pertandaNya, lalu harusnya itu terjadi di Indonesia, dimana para pemimpin tiada janji tsb dan Ketua MPR-nya tiada peduli dengan email tentang akan datannya gempa bumi yogya 2006 lalu (baca Hari Penentuan : 11 Mei 2008)
…. Semoga peringatan ini tidak diabaikan dan bahkan sebagaimana kasus sebelum gempa yogya yang dulu pernah kami kirim email kepada beliau namun tidak di tanggapi [baca [Peringatan] Waspada Gempa Yogya Sebelum Terjadinya], padahal harapan kami kepada beliau sebagai sesama manusia (muslim dan simpatisan PKS) agar lebih memperhatikan sesama, sehingga bencana gempa yogya dapat di hindarkan dari banyaknya korban, namun harapan tsb sia-sia alias tidak ditanggapi, maka kami berdoa kepada Allah agar memberikan pertandaNya lewat peristiwa yang mengingatkan pada tgl 11-mei-2008 atau dekat dengan tgl itu sehingga menjadi iktibar bagi masyarakat lain bahwa jangan sampai setelah di puncak (menjadi tokoh penting) bagai menara gading yang tiada mau mendengarkan orang di bawah (simpatisan PKS) …. semoga Allah memperkenan doa hambanya
Jelas ketika nabi tiada menghiraukan orang miskin/lemah dan malah lebih asyik dengan orang kaya, maka Allah menegur nabi :
dia bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya, Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya ,atau dia mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfa'at kepadanya? Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup , maka kamu melayaninya. (abasa:1-6)
Ketika artikel Hari Penentuan : 11 Mei 2008 dengan jelas tgl tsb adalah bertepatan dengan tgl pernikahan pak Wahid …. semoga saja beliau dan para pemimpun sadar bahwa tindakan mereka yang tiada peduli dengan kaum kecil dan hanya peduli dengan seremonial saja adalah tindakan yang menjauhkan dari simpati
Semoga sekali lagi mereka sadar, sehingga bencana masal dapat di hindarkan



