Peristiwa pingsannya karyawan carefour adalah hal biasa saja, karena memang memiliki catatan yang buruk ttg kejadian tsb :
05/05/2008 06:02 WIB
Catatan Insiden di Ratu Plaza
Ken Yunita - detikcomJakarta - 25 Karyawan Carrefour Ratu Plaza terpaksa dirawat di RS Pusat Pertamina karena pusing dan lemas. Peristiwa semacam ini sudah sering terjadi di pusat perbelanjaan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu. Sejak tahun 2002, insiden Minggu 4 Mei 2008 adalah yang kelima kalinya.
Berdasarkan catatan detikcom, peristiwa serupa pernah terjadi pada 22 November 2002. Saat itu, puluhan karyawan dan pengunjung Carrefour terkulai lemas. Tak hanya itu, mata mereka juga terasa pedih.
Selang kurang lebih sebulan, pada 23 Desember 2002 peristiwa seperti itu kembali terjadi. Beberapa karyawan Carrefour pingsan sesaat setelah listrik di Ratu Plaza mati. Korban pun dilarikan ke RS Pusat Pertamina.
Lama setelah peristiwa itu, kejadian kembali terulang. 1 Mei 2007, 120 orang keracunan gas CO2 dan terpaksa dirawat di RS Pusat Pertamina.
6 November 2007, 50 karyawan dan security yang bekerja di basement I, pusat pertokoan Carrefour, Ratu Plaza kembali dilarikan ke RS Pusat Pertamina karena pusing-pusing. Diduga kuat penyebabnya karena keracunan CO (carbon monoksida) yang keluar dari mobil yang diparkir di lantai dasar I tersebut.
Sebulan kemudian, 11 Desember 2007, 19 karyawan Carrefour kembali menjadi korban. Mereka mengalami mual-mual dan sesak nafas. ( ken / ken )
Berita tergambarkan memang benar keracunan sebagaimana metrotv menayangkan berita tsb :
Secara urut daftar kejadian adalah :
- 22 11 2002
- 23 12 2002
- 01 05 2007
- 06 11 2007
- 11 12 2007
- 04 05 2007
Tidak ada yang aneh dengan berita tsb, namun jika di telaah lebih jauh setelah artikel Bakar Diri : Cara Lain Bunuh Diri yang menyatakan adanya perulangan terus menerus sehingga terbahas pada kasus ITC di Jakarta dan Surabaya seperti di tuliskan sbb :
Sebagaimana di sebutkan di awal, bahwa Bunuh diri dan Bakar diri di Surabaya dan Jakarta dalam waktu yang hampir bersamaan kemudian mengingatkan tahun 2007 dengan kejadian yang sama yakni Bakar Diri di Yogya si Ibu dengan Anaknya pula yang pada akhirnya menuju pada jatuh berurutan di ITC Surabaya, lalu seharusnya ada di ITC Jakarta kasus yang mirip, betulkah ada peristiwa di ITC Jakarta ?
Lho ini terlalu di hubung-hubungkan ... begitulah banyak orang menyangka bahwa perulangan tsb tiada artinya sama sekali, namun dalam the untold stories hal tsb menunjukkan adanya permutasi yang luar biasa untuk di munculkan sebagai iktibar bagi manusia. Dalam kasus ITC beberapa teman (Fian) menuliskan artikel yang belum terjawab yakni Adakah Arti Dari "ITC"
Dalam kasus perulangan Carrefour, merupakan perulangan lagi sebagai terusan perulangan sebelumnya dari artikel Bakar Diri : Cara Lain Bunuh Diri. Dan hampir tiada berarti ketika memang tempat tsb sering keracunan (6 kali), namun ketika ada perulangan lagi di waktu yang nyaris sama, yakni kejadian di IPDN, sebagaimana di bawah ini :
04/05/2008 22:32 WIB
Lagi, Siswa IPDN Meninggal Dunia
Erna Mardiana - detikcomBandung - 1 Lagi siswa IPDN meninggal dunia. Apa penyebabnya, belum diketahui pasti.
Siswa tingkat IV IPDN Chris Benard meninggal di RS Advent, Bandung, Minggu (4/5/2008). Plh Rektor IPDN Johanis Kaloh menerima kabar kematian Chris pada pukul 19.30 WIB.
"Berdasarkan pengalaman dari Cliff Muntu, saya langsung memerintahkan anak buah saya untuk melapor ke Polsek Jatinangor," katanya kepada detikcom.
Johanis mengatakan, saat ini kasus meninggalnya siswa asal Kalimantan Tengah itu sudah ditangani oleh polisi. "Jadi kalau mau tanya kepada polisi saja dan RS Advent agar berita tidak simpang siur," ujarnya.
Johanis juga menegaskan, Chris tidak tewas di dalam kampus IPDN. Menurutnya, praja wasana itu sudah dirawat di rumah sakit sejak beberapa hari yang lalu.
"Rabu 30 April lalu, Chris meminta izin pesiar dan malamnya sakit dan dibawa ke RS AMC Cileunyi. Karena makin parah, diputuskan dipindah ke RS Advent," lanjutnya. ( ken / ken )
Dengan demikian hampir bahkan nyaris dalam waktu yang sama dua kejadian berulang, jika anda pandai tentu berpikir "Ada apa ini ?" Tidak-kah perulangan ini hanya acak sama sekali tiada yang mengatur ?
Jika anda sepakat dengan pertanyaan tsb bahwa kebetulan demi kebetulan yang terjadi, maka tahun lalu masalah IPDN ini sudah di bahas oleh seorang kawan lewat artikel yang belum terjawab yakni IPDN (Ini Peringatan DariNya)
Ada apakah peringatan dariNya ? lihat dan baca dengan pelan sebuah fenomena terjadi yaitu dengan jelas tertulis (posting Apr 7, 2007 4:21 yang tiada mungkin mengubahnya) :
Peringatan apa ? dari artikel Badai gempa dapat terjadi ....... dan fenomena kembar :4:4:2007 -> Bengkulu gempa 5.9
Benarkah peringatan dariNya ? bahwa suatu saat bengkulu akan gempa ? maka benarlah gempa bengkulu terjadi sebagai kelanjutan dari waspada yang kembar dimana jauh-jauh hari telah di tuliskan antara lain :
- 1:1:2007 Adam Air Jatuh
- 2:2:2007 Jakarta Banjir Besar
- 3:3:2007 NTT longsor dan beruntun menjadi 6:3:2007 Gempa sumbar, 7:3:2007 Garuda Jatuh
- 4:4:2007 :4:4:2007 -> Bengkulu gempa 5.9 yang akhirnya terbukti sehari sebelum puasa yakni 12:09:2007 baca [Gempa] Bengkulu, Sebuah Bencana yang Berulang
Perhatikan dengan cermat akan artikel IPDN (Ini Peringatan DariNya) dimana dengan jelas membahas masalah tobat nasional setelah celaka beruntun :
Perbuatan yang sangat mulya dan harus didukung, lebih jauh lagi kita dapat meniru arti pertobatan itu pada kasus bangsa Tsamud :Dan kepada Tsamud saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku,(1) sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia.(2) Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikan kamu pemakmurnya ,(3) karena itu mohonlah ampunan-Nya,(4) kemudian bertobatlah kepada-Nya,Sesungguhnya Tuhanku amat dekat lagi memperkenankan ." (Huud:61)Dengan empat resep diatas insyaAllah kita dapat terhindar dari malapetaka yang pertama adalah penghidaran dari sirik (ingat sombong termasuk dekat dengan kesirikan), kedua bersukur dengan selalu mengingat pemberian Allah, ketiga mohon Ampun atas kesalaha dan terakhir bertobatlah untuk tidak mengulang kesalahan ituAkar persoalan diatas dengan mudah dipahami adalah kesirikan dari kaum Tsamud, kemudian bagaimana dengan akar persoalan bangsa ini ? .... anda sendiri bisa menjawab bahwa ketika akar persoalan tidak diketahui maka kemungkinan untuk mengulang kesaalahn menjadi terbuka lebar..... kita tunggu saja besok 8:4:2007 merupakan tobat nasional, apakah Allah menjawab dengan menerimaNya atau memberi pelajaraNya sehingga tahu akar persoalan. Yang pasti secara mudah 2 kejadian sehari sebelum tobat nasional itu dapat diambil hikmah sebagai IPDN (Itu Peringatan DariNya) .... apakah main-main atau serius .....Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta daripada petunjuk, maka mereka disambar petir azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan. (Fushshilat:17)
Dengan demikian jatuh, jepang, bunuh diri, DKP sudah terhubung, tinggal menghitung hari untuk menuju siklus sebelas tadi.
Perjalanan kehidupan terus berlanjut, untuk menguatkan hal itu, maka 'gagak' lain pun berbicara dalam bentuk lain yakni kesurupan (Kesurupan & Fenomena 22 Sep 7, 2007 9:28 am), atau 4 hari menjelang gempa bengkulu
Dan dari semua kesimpulan itulah tertulis artikel Telah dekat saatnya … Sep 10, 2007 6:38 am atau dua hari menjelang gempa bengkulu, apa yang tertulis ?
Satu keyakinan adalah saat yang kembar 9-9-2007 lalu atau tiga hari menjelang gempa bengkulu, maka muncul yakni PASAR TURI TERBAKAR LAGI, aneh bukan ????
Minggu, 09 September 2007 18:10 WIB
![]()
Kebakaran kembali terjadi di Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (9/9) sekitar pukul 17.00 WIB.
Metrotvnews.com, Surabaya: Kebakaran kembali terjadi di Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (9/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Kali ini api membakar Pasar Turi tahap tiga atau Pasar Turi lama. Menurut Ketua Umum Himpunan Pedagang Pasar Turi Joko Sujiono dan sejumlah saksi mata, api berasal dari lantai dua gedung, tepatnya toko sepatu.
Hingga pukul 18.00 WIB, para pemilik toko berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. "Mas, barangnya enggak bisa diambil," ujar seorang perempuan sedih. Salah seorang perempuan lagi berlarian sambil meratapi tempat berdagangnya yang terbakar. Saat ini, baru tiga mobil pemadam kebakaran yang dilaporkan telah datang untuk memadamkan api.(BEY)
Tulisan Telah dekat saatnya itu cukup dramatis itu adalah "Pola-pola yang sama berulang dimana dekat dengan 11-9-2007 atau 22-9-2007 ….",
Selengkapnya …..
Satu catatan adalah kebakaran yang terjadi pasca gempa situbondo dan indramayu, yakni di Semarang
Setelah Kamis, 09/08/2007 00:26 WIB Gempa 7 SR Berpusat di Indramayu
maka di Semarang terbakar ( Kamis, 09/08/2007 08:08 WIB Pasar Ungaran Dilalap Jago Merah)Setelah Senin, 10/09/2007 08:20 WIB Gempa Kedalaman 10 Km Panikkan Warga Situbondo maka di Semarang terbakar ( Senin, 10/09/2007 09:08 WIB Ledakan Keras Beberapa Kali Terdengar di SPBU Krapyak)
Pola-pola yang sama berulang dimana dekat dengan 11-9-2007 atau 22-9-2007 ….
Dan yangdi tunggu-pun datang yakni Jepang …. sebagai jawaban mengapa harus jepang ?
Jepang sudah datang
Mulai kemarin profesor-2x Jepang sudah tiba di ITS untuk sebuah seminar yang ana baca sebagai ICTS. PAda msalah jepang ini, ada satu bentuk teguran bahwa jepang patut di contoh dalam kasus penyadaran budaya mundur saat etika tidak betul. Namun hal ini tidak tampak di negeri kita sebagaimana sama halnya :
Lagi, Korupsi Lengserkan Mentan Jepang
Monday, 03 September 2007 TOKYO - SURYA
Kursi panas Departemen Pertanian Jepang kembali memakan korban. Menteri Pertanian (Mentan) Jepang, Takehiko ondo, yang diduga korupsi setelah menerima uang dari perusahaan rekanannya beberapa waktu lalu, memutuskan meletakkan jabatannya, Minggu (2/9), atau kurang dari sepekan setelah ditunjuk PM Jepang Shinzo Abe.Langkah demi langkah tertuliskan, tercatatkan, yang di tunggu tgl 11-09-2007 ternyata tidak muncul, sehingga setengah berputus asa, maka akan mengakhiri pencarian gagak Allah untuk selamanya, lewat sebuah rangkuman tulisan " Visi yang jelas : sebuah asa dari pencarian tuhan" Sep 11, 2007 10:51 am
…………………….Akhirnya sebelum ramadhan 2007 ini, Allah berkenan atas visi itu lewat artikel Telah dekat saatnya …
Meninggalkan visi
Visi yang jelas dan sudah banyak terbukti, haruskah ditinggalkan karena kacanggihan ilmu dan teknologi ? Semua tidak ada sangkut pautnya dengan tuhan, semua bersangkut karena alam yang berulah ….. benarkah ? Alkisah kekuatiran atas meninggalkan visi itu berarti jatuhlah perkataan ……..
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan , kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya (al-israa':16)
Dan ternyata benarlah yang ditunggu agar tidak meninggalkan visi itu lewat sebuah gempa bengkulu, yang sebenarnya sudah di tuliskan langkah demi langkah mulai April 4-4-2007 bengkulu gempa dan kemudian tulisan Visi dengan catatan indah
"Akhirnya sebelum ramadhan 2007 ini, Allah berkenan atas visi itu lewat artikel Telah dekat saatnya … " (baca kisah lain Di balik Gempa Bengkulu )
Ya … paginya-pun masih memberi tanda dari jatuh sebagai jawaban mengapa banyak jatuh dari ketinggian
Mar 9, 2007 10:56 am disebutkan betapa indahnya seorang pemimpin berdoa, bersama di Masjid Istiqlal Presiden dan Wakil Presiden Menitikkan Air Mata
Setahun lalu tepat 9/03/2007 Wapres kita, menitikkan air mata untuk bertaubat kepada Allah, maka tahun ini di tgl yang sama, maka beliau memiliki agenda lain yakni Minggu, 09/03/2008 20:21 WIB Ditemani Cucu-cucu, Kalla Nikmati Musik Jazz
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (al-an'aam:44)
Sukirno, tetangga Nunung. mengatakan sebelum peristiwa itu Nunung sempat bekerja sebagai pelayan toko di Pasar Turi. Namun setelah Pasar Turi terbakar, Nunung kerja serabutan di beberapa depot, hingga sebulan terakhir ia memilih jadi ibu rumah tangga.
Terlilit Utang, Bakar Diri Bersama Bayinya
Sunday, 04 May 2008 SURABAYA - SURYA-Stres terbelit hutang dan ditinggal pergi suami, seorang ibu muda nekat membakar diri bersama bayinya yang masih berusia satu tahun, Jumat (2/5) malam. Korban adalah Nunung Cholifah, 27, dan Ahmed Baidlowi, 1. Keduanya ngontrak di Kapas Madya IIF/22A bersama suami, Asmawi, 35 dan putri adopsi mereka, Nova, 4.


