Search the web
Sign In
New User? Sign Up
the_untold_stories · The_Untold_Stories Organization
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Hear how Yahoo! Groups has changed the lives of others. Take me there.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.

Messages

  Messages Help
Advanced
Semua terbakar : Pesawat, Kapal, Tanker, Kereta Api, Kilang ...   Message List  
Reply Message #917 of 1048 |
Kelanjutan dari artikel Setelah BI lalu BLBI, setelah dewasa kini muncul anaknya
yang menceritakan hubungan dewasa dan anak atau sebaliknya dari cuplikan artikel tsb :

Bagaimana dengan yang dewasa ? ya … yang dewasa sudah teracuni dengan 'racun' dunia. Jaksa yang terbaik-pun akhirnya menyerah pada godaan dunia ….

Penyakit yang mudah menular dan merembet ke semua lapisan masyarakat, walau yang terbaik sekalipun akhirnya tunduk pada godaan syetan (korupsi). Iktibar syetan inilah muncul pada wujud perumpamaan api

Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya .(al-baqoroh:266)

Dan ikitbar ini menjadi nyata dalam wujud fisik setelah kejadian jaksa terbaik tsb,  jabatan/kekuasaan  dan efeknya adalah bisa berubah menjadi penyakit (korupsi) yang mudah menyebar merupakan iktibar BBM, dimana BBM berguna bagi masyarakat sebagai bahan bakar energi, namun bisa pula menjadi alat pembakar yang luar biasa

BBM-BBM ini-pun memberikan irama iktibar dimana semua terbakar, seakan ada yang mengkomando, maka satu demi satu terbakar dan menyiratkan sesuatu "Hati-hatilah yang bermanfaat-pun bisa menjadi merugikan "

Dimulai dari peristiwa Pesawat Udara (Menhub: Pesawat BBM Terbakar di Wamena Saat Landing) Kamis, 06/03/2008 09:39 WIB Duaar! Pesawat Pengangkut BBM Terbakar di Wamena


Kamis, 06 Maret 2008 08:37 WIB
Metrotvnews.com, Wamena: Sebuah pesawat kargo jenis Hercules milik maskapai Manunggal Airlines terbakar saat mendarat di Bandar Udara Wamena, Jayawijaya, Papua, Kamis (6/3), pukul 09.15 WIT. Saat terbakar, kebetulan reporter Metro TV berada di bandara tersebut. Ia sebenarnya hendak menyambut kedatangan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie dan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto yang hendak mengunjungi Tolikara, Papua. Tolikara merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Wamena.
Menurut saksi mata dan bahan-bahan yang dikumpulkan di lapangan, pesawat sebetulnya sudat terlihat tidak seimbang saat hendak mendarat. Ketika berada di landasan pacu mulai terlihat kepulan asap dari bagian belakang pesawat. Asap terus membesar. Tujuh awak pesawat, yang terdiri satu pilot, dua kokpit kru, tiga teknik dan satu log master, berhasil menyelamatkan diri karena mereka memiliki rentang waktu yang leluasa untuk keluar. Mereka selamat sebelum percikaan api membesar.
Percikan api mulai terlihat di bagian belakang. Percikan api kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh badan pesawat. Hingga kini api belum berhasil dijinakkan. Dua buah mobil pemadam kebakaran yang ada di lokasi kejadian masih belum bisa memadamkan api. Kepulan api masih terus membesar disertai dua-tiga kali letupan. Ini memancing api terus membesar. Barang kargo dalam pesawat tidak sempat dievakuasi. Ketika musibah terjadi cuaca di Bandara Wamena cerah.
Ironisnya, sejauh ini belum terlihat antisipasi lebih lanjut dari aparat untuk memadamkan amukan api. Nampaknya, stok air yang dimiliki mobil pemadam kebakaran habis. Kini, satu lagi mobil pemadam menyemprotkan api. Sejauh ini belum diketahui penyebab kecelakaan ini. Deli Chaniago sebenarnya sempat bertemu dengan salah satu kru pesawat. Tapi, kru tersebut belum bisa memberikan keterangan apa pun karena masih panik.(DOR)

Kemudian tidak beberapa lama kemudian, maka giliran KAPAL Tanker BBM  terbakar, entahlah mengapa  kejadian ini berturutan


Kamis, 06 Maret 2008 17:04 WIB
Seorang korban akibat terbakarnya kapal tanker Cendrawasih milik Pertamina di perairan Gunung Kidul, Yogyakarta.
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kapal tanker Cendrawasih milik Pertamina terbakar di perairan Gunung Kidul, Yogyakarta. Satu orang tewas dan enam lainnya terluka. Berdasarkan informasi yang dihimpun Metro TV, Kamis (6/3), seluruh korban berhasil dievakuasi tim search and rescue menuju Pantai Sadaeng.
Keenam korban luka yaitu Marfu, Hendra, Nawawi, Dodik, Turyawan dan Daniel. Sementara korban tewas bernama murdik. Upaya evakuasi sempat terkendala cuaca buruk dan gelombang pasang. Seluruh korban kini dirawat di Rumah Sakit sarjito dan RS Bethesda, Yogyakarta. Adapun anak buah kapal lainnya dievakuasi menuju Cilacap, Jawa Tengah.
Kebakaran kapal tanker Cendrawasih terjadi Rabu kemarin sekitar 12 mil dari Pantai Sadaeng. Sedianya, kapal ini bertolak dari Surabaya menuju Cilacap untuk mengambil bahan bakar minyak.(**)

Setelah tanker terbakar, maka kebakaran ini terus terjadi dan sekali lagi entahlah mengapa terus menerus berurutan, jika yang terbakar adalah rumah, barangkali hal tsb sudah biasa di negeri ini, namun jika di udara, laut dan darat terbakar semuanya, maka hal ini sungguh aneh (baca : Bus Transjakarta Terbakar : Sebuah Perulangan )

Berikut ini yang dari pesawat terbakar papua wamena kemudian ke surabaya-yogya/ Kapal Tangker, maka kebakaran pun berlanjut di bogor-jakarta

Minggu, 09 Maret 2008 01:05 WIB
R.Bagus Sucahyo, Kepala Stasiun Bojong Gede.
Metrotvnews.com, Depok: Sebuah gerbong kereta rangkaian listrik (KRL) jurusan Jakarta-Bogor, Sabtu (8/3) siang, terbakar. Kebakaran terjadi ketika kereta api memasuki Stasiun Bojong Gede. Kereta ekonomi tersebut saat ini berada di Depo Stasiun Depok untuk diperbaiki.
Menurut saksi mata, api mulai berkobar dari bagian bawah gerbong kedua. Tak lama kemudian gerbong mengeluarkan banyak asap. Penumpang yang memenuhi gerbong segera berhamburan keluar. Beberapa di antaranya mencoba membantu petugas berusaha memadamkan api. Upaya mereka berhasil, sehingga api tidak merembet ke gerbong lain. Tidak ada korban dalam insiden ini. Para penumpang kemudian meneruskan perjalanan dengan menggunakan kereta listrik lainnya.(DOR)
Belum cukup dengan kebakaran kereta api, maka pusat dari BBM itu-pun terbakar (bagai anak-anak kemudian mengarah pada induknya yang dewasa sebagaimana kasus di artikel Setelah BI lalu BLBI, setelah dewasa kini muncul anaknya)

Senin, 10 Mar 2008,
Pipa Kilang Terbesar Pertamina Terbakar

Dua Tewas, Dua Luka Serius
JAKARTA - Musibah menimpa Pertamina. Kilang pengolahan BBM terbesar di Cilacap, Jateng, terbakar kemarin (9/3) pukul 08.15. Selain menghancurkan sambungan pipa minyak, kejadian tersebut merenggut nyawa dua korban serta dua orang menderita luka bakar serius.

Minggu, 09 Maret 2008 18:10 WIB
Lokasi pipa pendingin milik Pertamina yang terbakar
Metrotvnews.com, Cilacap: Pipa pendingin kilang Pertamina Unit Pemasaran IV Cilacap, Jawa Tengah, area FOC 1 terbakar, Ahad (9/3) sekitar pukul 08.00 WIB. Dua karyawan kontraktor CV Berdikari tewas dan dua karyawan lainnya luka bakar dalam kejadian ini. Hingga kini, polisi masih menyelidiki dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Seorang korban bernama Sudarto tewas di tempat kejadian. Sedangkan korban bernama Basiran tewas saat akan dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Korban luka bakar bernama Danes Leonard dan Untung. Danes Langsung dibawa ke RSP Pertamina, Jakarta, karena luka bakar parah. Sementara Untung dirawat di Rumah Sakit Pertamina, Cilacap.
Menurut Corporate Secretary Pertamina, Sudirman Said yang dihubungi lewat telpon sekitar pukul 18.00 WIB, kejadian bermula ketika dilakukan pemeliharan rutin pipa. Pekerjaan ini sebetulnya pekerjaan dingin, karena tak melibatkan peralatan las dan api. Saat pekerja sedang membuka salah satu sambungan pipa yang sebetulnya aman, tiba-tiba muncul semburan minyak panas yang mengakibatkan kebakaran selintas yang langsung padam. "Yang mengakibatkan luka bakar parah, semburan minyak tadi," ujarnya.
Sudirman memastikan kejadian ini tak mengganggu operasional maupun produksi kilang minyak. Kilang beroperasi seperti biasa. "Secara keseluruhan tak mengganggu karena hanya pemeliharan rutin dan kejadiannya sangat singkat," katanya.(BEY)
Setelah terbakar, maka 'mereka' pun bertabrakan di laut sebagai iktibar kelanjutan agar berhati-hati bahwa sekali lagi berhati-hatilah di laut-pun nan luas koq bisa-bisanya tabrakan

10 Maret 2008, 08:17:56, Laporan Iping Supingah

Kapal Tongkang Tabrakan dengan Kapal Tanker Pertamina

suarasurabaya.net| Tabrakan kapal tongkang Bosowa 12 muatan 4.529 ton semen curah dengan kapal tanker MT Mundo milik Pertamina terjadi, Minggu (09/03) sekitar pukul 19.00.

Lokasi tabrakan 50 meter dari pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi di
bibir pantai Selat Bali.

Setelah iktibar hati-hati, maka kemudian meneruskan dari anak (kapal, pesawat ke induknya kilang minyak semua terbakar), iktibar ini berulang-ulang terus, dan pada peristiwa lain-pun yakni masalah lumpur-pun berulang, dimulai menggeliatnya lumpur lapindo (Semburan Air Bercampur Gas di Sidoarjo Makin Banyak) :
Sabtu, 01 Mar 2008
Membesar, Semburan di Pabrik
SIDOARJO - Warga Siring Barat, Kelurahan Siring, Kecamatan Porong, galau. Mereka merasa terancam setelah semburan di tiga pabrik kawasan tersebut terlihat membesar. Keluar dari semburan itu, air bercampur pasir dan bau gas.

Semburan-semburan itu muncul di tiga pabrik di lingkungan RT 1 RW 2 Siring Barat. Warga Siring Barat Bambang Kuswanto mengatakan selalu khawatir tinggal di rumah. Dia bersama warga lain merasa hidup dalam ancaman.riq/roz)

Rabu, 05 Mar 2008
Mindi Sulut Sembilan Bubble
SIDOARJO - Tidak layakkah mereka masuk peta terdampak? Warga Kelurahan Mindi, Kecamatan Porong, menyulut sembilan titik bubble di kawasan tersebut kemarin (4/3). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut agar permukiman mereka dimasukkan peta terdampak dan mendapatkan ganti rugi.

Bubble-bubble yang mudah terbakar itu terletak di kawasan RT 3, 13, dan 15, RW 1. Beberapa warga mendatangi satu bubble yang mengeluarkan gas, lalu menyulutkan api di atasnya. Bubble tersebut cepat terbakar. Mereka kemudian bergeser ke bubble-bubble lain. Kondisi itu, kata warga, menunjukkan bahwa di kampung mereka banyak gas yang mudah terbakar. "Jika dibiarkan, penderitaan rakyat akan bertambah," kata Imam Rahmat, salah seorang warga.

Menurut dia, hampir semua semburan di kawasan Mindi mengeluarkan gas. Jika warga tidak berhati-hati, kebakaran bisa terjadi kapan saja. Imam meminta pemerintah bersikap adil. Sebab, penderitaan tidak hanya dialami tiga desa yang sudah dinyatakan masuk peta terdampak, yaitu Besuki, Kedungcangkring, dan Pejarakan, Kecamatan Jabon. "Kawasan kami juga tidak layak huni," ujarnya.

Aksi serupa dilakukan warga Siring Barat, Kelurahan Siring, Kecamatan Porong. Mereka menyatakan juga senasib dengan tiga desa tersebut dan Kelurahan Mindi. (riq/nuq/roz)




Kemudian seperti artikel Berbeloknya rangkaian, yang dulu yakin kini menangis ... maka muncul semburan di indramayu, tempat penantian kejadian besar yang meruntuhkan sebagaimana artikel Bab Bencana yang Hilang …

Berikut ini 'anak' dari lapindo :

08/03/2008 20:43 WIB
Semburan Lumpur & Gas Berbahaya Muncul Lagi di Indramayu
Reno Nugraha - detikcom

Indramayu - Warga Indramayu, Jawa Barat, kembali digegerkan dengan semburan lumpur liar bercampur gas dari bawah tanah. Semburan baru ini ditemukan di Desa Tambak, Kecamatan Indramayu Kota, Kabupaten Indramayu.

Semburan lumpur bercampur gas ini, pertama kali diketahui oleh seorang warga, Yanto, yang akan pergi ke lahan tambak udang. Menurut Yanto, awalnya ia melihat semburan lumpur ini hanya seperti gelembung air panas.

"Tapi makin lama makin besar, saya takut malah semakin membesar seperti lumpur Sidoarjo", ujarnya di lokasi semburan, Sabtu (8/3/2008).

Semburan lumpur ini mengeluarkan gas yang baunya seperti belerang. Bahkan gas tersebut bisa terbakar ketika disulut dengan api.

Oleh karena itu, lokasi semburan lumpur campur gas itu diberi pembatas police line oleh aparat Polsek Indramayu Kota.

"Kita juga akan membawa sampel air bekas semburan lumpur tersebut ke laboratorium setelah terlebih dulu berkoordinasi dengan instansi terkait," terang Kapolsek Indramayu Kota AKP Agus.

Pantaun detikcom, semburan lumpur liar ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi di Indramayu. Semburan pertama terjadi di sebuah pekarangan tanah di Kecamatan Widasari dan yang kedua berada di sekitar selokan di Desa Kenanga, Indramayu.

Belum diketahui penyebab terjadinya semburan lumpur bercampur gas ini. Namun warga menduga semburan terjadi karena pipa gas milik Pertamina bocor.( gah / gah )
Minggu, 09 Maret 2008 09:03 WIB
SEMBURAN GAS LIAR DI INDRAMAYU MERESAHKAN WARGA
Warga Desa Tambak, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, panik dengan adanya semburan gas liar.
Metrotvnews.com, Indramayu: Semburan gas liar ditemukan di sebuah areal tambak di Desa Tambak, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Semburan gas liar ini pertama kali ditemukan oleh Mamang, warga Desa Tambak, Kecamatan Indramayu. Selain mengeluarkan gas yang berbau mirip gas elpiji, dari semburan juga keluar lumpur berwarna hitam pekat. Warga kemudian mengetahui gas tersebut mudah terbakar.
Warga sekitar yang resah melaporkan temuan tersebut ke aparat kepolisian setempat. Sabtu (8/3) kemarin, aparat Polres Indramayu segera membatasi areal semburan dengan garis polisi sebelum diteliti lebih jauh oleh instansi terkait. Warga berharap instansi terkait segera mengambil tindakan agar tidak terjadi musibah yang tidak diinginkan.(DOR)
Jika anak-dewasa/induk sudah memberikan iktibarnya, maka tunggu apa lagi ? semua sudah berulang, setahun lalu garuda terbakar, pada bab-bab yang di tulis telah berulang, mulai JKT banjir lagi telah terjadi di tahun ini ([Jakarta banjir] Perulangan yang Telah Terjadi) dan terbakarnya kapal dan pesawat-pun telah berulang, sebagaimana artikel  [Fenomena] ‘Kapal’ Tuhan atau artikel [Fenomena] ‘Petir’ Allah

Kejadian di padang ini-pun memberikan iktibarnya tersendiri, sebagaimana  petir di istana pagaruyung padang
Senin, 10 Mar 2008
Kubah Masjid Ambruk, 6 Luka
PADANG - Sebuah lantai penyangga (plat les plang) kubah Masjid Jamiatul Muslimin RT 07 RW IX, Kompleks Perumahan Taruko, ambruk sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (9/3).

Enam warga yang bertugas membuat les plang itu ikut jatuh dari ketinggian lebih kurang 8 meter. Akibatnya, mereka mengalami luka-luka sehingga harus dilarikan ke RSUP dr M. Djamil dan klinik di Anduring.

Keenam warga yang menjadi korban adalah Herman, 51; Sawalman Mone, 50; Sunardi, 45; Darmulis, 45; Ibrahim, 21; dan Syafdin, 52.

Dari data terakhir yang diperoleh Padang Ekspres (Grup Jawa Pos), empat korban, yakni Herman, Sawalman, Sunardi, dan Darmulis, telah pulang ke rumah masing-masing. Ibrahim dan Syafdin masih dirawat di RS M. Djamil Padang.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, kejadian itu berawal saat lima buruh bangunan serta sekitar 30 warga bergotong-royong sejak pukul 08.00 untuk membuat les plang kubah masjid. Sekitar pukul 11.00, tiba-tiba kubah setinggi 1 meter tersebut ambruk.(az/jpnn/ib)
Semua telah berulang, tinggal menunggu apalagi ? hati-hatilah yang bermanfaat bisa berubah menjadi berbahaya selayaknya BBM yang semua terbakar, hati-hatilah perulangan yang beranak dari dewasa ke anak atau sebaliknya
Katakanlah: " Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu  atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan  dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti  agar mereka memahami". (al-an'aam:65)
Kliping berita

Senin, 10 Mar 2008,
Pipa Kilang Terbesar Pertamina Terbakar

Dua Tewas, Dua Luka Serius
JAKARTA - Musibah menimpa Pertamina. Kilang pengolahan BBM terbesar di Cilacap, Jateng, terbakar kemarin (9/3) pukul 08.15. Selain menghancurkan sambungan pipa minyak, kejadian tersebut merenggut nyawa dua korban serta dua orang menderita luka bakar serius.

General Manager Public Relation PT Pertamina Ifki Sukarya menyatakan, kebakaran terjadi pada sambungan pipa minyak akibat ledakan di alat pendingin atau fin fan cooler. "Kebakaran terjadi di area fuel oil Kompleks I Pertamina UP IV Cilacap, Jawa Tengah," katanya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin.

Dia menjelaskan, saat itu, petugas kontraktor hendak membersihkan alat pendingin. Alat pendingin yang dikira sudah kosong tersebut ternyata masih berisi gas dan minyak tanah. Kemudian, minyak yang merembes mengalir ke luar, sehingga teroksidasi. "Akibatnya, terjadi flash atau kilatan api, sehingga terbakar," ungkapnya.

Meski demikian, kata dia, kebakaran yang bisa segera dipadamkan tersebut tidak mengakibatkan kerusakan serius pada alat-alat kilang. Sebab, saat maintenance atau pemeliharaan, sambungan pipa sudah diisolasi. "Jadi, sudah lepas dari sambungan pipa utama, sehingga api tidak menjalar," tegasnya.

Menurut Ifki, secara umum, operasional produksi di kilang pengolahan BBM terbesar milik Pertamina itu tetap berjalan normal. "Sempat terganggu sebentar, tapi segera pulih," katanya.

Kilang Cilacap yang memiliki kapasitas produksi 348 ribu barel per hari tersebut merupakan kilang berkapasitas terbesar di antara enam kilang milik Pertamina. Kini, Pertamina sedang melakukan studi modifikasi kilang untuk menambah kapasitas sebesar 60 ribu barel per hari.

Kilang Cilacap juga memiliki posisi penting dalam sektor pengolahan minyak, terutama produk pelumas atau oli. Sebab, Kilang Cilacap merupakan satu-satunya kilang Pertamina yang menghasilkan lube base oil dengan Group I dan II dari jenis HVI-60, HVI-95, HVI-160 S, HVI-160 B, dan HVI-650.

Produksi lube base oil tersebut disalurkan ke lube oil blending plant (LOBP) di Unit Produksi Pelumas Pertamina di Jakarta, Surabaya, dan Cilacap untuk diproduksi menjadi produk pelumas. Kemudian, kelebihan produksi lube base oil (exces product) dijual di pasar dalam negeri dan luar negeri.

Bagaimana dengan korban? Radar Banyumas (Grup Jawa Pos) melaporkan, korban tewas adalah Darto, 32. Warga Jalan Thamrin, Cilacap, tersebut meninggal di tempat kejadian. Korban tewas satunya adalah Basiran, 31, warga Karang Talun, Cilacap, yang meninggal pukul 13.15. Dia menderita luka bakar 100 persen dan meninggal saat akan dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Jakarta.

Luka bakar serius juga dialami Danes Leonard, warga Jalan Gatot Subroto, Cilacap. Dia masih bisa diselamatkan, meski menderita luka bakar sampai 80 persen. Setelah ditolong di Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPD), dia dikirim ke RSPP Jakarta untuk dirawat lebih lanjut.

Korban luka lainnya adalah Untung, warga Jalan Rinjani, Cilacap, yang menderita luka bakar 18 persen. Dia sekarang dirawat di ICU RSPC. Keempat korban dalam kejadian ini merupakan karyawan kontraktor CV Jaya Berdikari, perusahaan yang disewa Pertamina untuk perawatan alat pendingin pipa kilang.

Radar Banyumas yang berusaha mendekati lokasi kebakaran dihalangi petugas kepolisian. Aparat menutup akses ke lokasi kilang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Di lokasi kilang, tampak sejumlah petugas sedang berjaga-jaga. Tim Labfor Polri yang kebetulan berada di Cilacap untuk menyelidiki kebakaran kapal tanker MT Cendrawasih kemarin juga dikerahkan ke lokasi kebakaran kilang Pertamina. Tidak ada konfirmasi pasti kapan penyelidikan kasus tersebut akan berakhir.(owi/amu/jpnn/kim)


 



Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

Mon Mar 10, 2008 4:27 am

m_adita_ramadi
Offline Offline
Send Email Send Email

Message #917 of 1048 |
Expand Messages Author Sort by Date

Kelanjutan dari artikel Setelah BI lalu BLBI, setelah dewasa kini muncul anaknya yang menceritakan hubungan dewasa dan anak atau sebaliknya dari cuplikan...
m adita
m_adita_ramadi
Offline Send Email
Mar 10, 2008
4:50 am
Advanced

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help