Beberapa waktu yang lalu milis ini telah melaunch artikel " Keruntuhan Jakarta [Jangan Tinggalkan DIA ditengah Banjir] " dengan berbagai sudut pandangan. Tidak sekedar menulis, dasar itu adalah :
(1) Kejadian-kejadian awal 2007 sampai saat ini dari rangkaian bencana yang memenuhi syarat 'waspada dengan yang kembar' (baca Waspada Kepada Yang Kembar )
(2) Gempa Indramayu (baca Gempa Indramayu sebuah keniscayaan )
Kemudian telah dinantikan urutan kejadian sampai menunggu 10-10-2007 lalu dimana tahun 2005 lalu " Jakarta dikirimi Nomor Cantik dari Allah " yang unik, dengan pilihan 3 opsi kejadian yang merangkai sebelum kejadian yakni :
(i) Pesawat Jatuh Lagi
(ii) Atau Tower Tumbang
(iii) Atau tidak ada sama sekali yang berarti hanyalah warning
Apakah yang terjadi ? sudah dijelaskan oleh artikel " Melihat peranan Allah dalam Bencana " memuat bahwa 99% upaya untuk mencari kejadian unik yang menjadi petunjuk Allah selayaknya burung gagak si qobil dan lengah atas 1% upaya itu sehingga tidaklah dapat 100% itu serta merta muncul sebagai kebenaran keruntuhan Jakarta.
Beberapa teman datang kerumah untuk menanyakan hal ini, mereka menunggu berita keruntuhan jakarta itu namun tidak datang juga. Ada apa, apakah tertunda, apakah memberi kesempatan atau yang lain ? Itulah pikiran mereka yang datang ke rumah atas kejadian itu
Tapi tunggu dulu ...... mari kita telaah dan kita tangkap kebenaran keruntuhan jakarta, selayaknya gempa bengkulu kemarin, dimana fenomena kembar 4-4-2007 adalah gempa ( fenomena kembar :4:4:2007 -> Bengkulu gempa 5.9 ) namun tidak menguncang, dan akhirnya tertunda menjadi 12-09-2007 lalu (baca Gempa Bengkulu : Kebenaran yang Terabaikan )
Gempa indramayu 08-08-2007 itu tidak-lah kebetulan, namun se-ide dengan gempa bengkulu, dan 10-10-2005 pada 2 tahun lalu gempa jakarta pula tidak kebetulan, sebagaimana artikel "...." TIDAK ADA YANG KEBETULAN DI DUNIA INI ! dan di jelaskan pula dalam artikel itu bahwa "Tulisan Urutan Kejadian TIDAK di tulis SEMBARANGAN" sehingga bagi yang meremehkan peringatan-peringatan atas artikel itu tidak-lah berdasar ... suatu saat nanti timbulah penyesalan ketika kejadian itu benar terjadi
Mari kita mulai telaah kebenaran Keruntuhan Jakarta .... pemilihan kata runtuh ini adalah sangat elegan yakni sesuatu yang tinggi, kokoh, kuat akan jatuh ... benarkah ?
Lihat-lah entah kebetulan atau tidak ternyata ada berita tentang itu tepat 10-10-2007 lalu yakni :
- Rabu, 10/10/2007 14:26 WIB
Helm Lepas, Ujang Tewas Jatuh dari Gondola di Mal Ciputra
baca Fenomena Aneh dimana tertuang :
- 07/07/2007 23:26 WIB
Crane Patah di Gandaria Jaksel Tewaskan Seorang Pekerja
Jumat, 08/06/2007 16:57 WIB Talinya Putus, Gondola Masih Menggelantung di SCBD Wahyu Daniel - detikcom
Jakarta - Insiden bak menjadi langganan. Setelah tragedi crane maut yang menewaskan 1 orang, lalu steger maut yang menewaskan 2 orang, kini terjadi insiden tali gondola putus. Kini gondola masih menggelantung.
Insiden yang ketiga kalinya ini terjadi di proyek Apartemen Pacific Place, Sudirman Center Business District (SCBD), Jl Sudirman, Jakarta Pusat, pukul 15.00 WIB, Jumat (8/6/2007).
Perhatikan Jakarta, surabaya ... begitu banyak yang jatuh dari ketinggian (baca Lagi jatuh dari ketinggian ), artinya Warning Keruntuhan itu benar-benar terjadi secara berulang-ulang. Perhatikan lagi dari tgl kembar itu yakni 07/07/2007 12:39 WIB Bus Terjun ke Jurang di Cianjur, 12 Orang Tewas telah muncul lagi setelah lebaran dan ziarah lagi :
Bus Ziarah Pecah Ban di Tol Merak, 12 Orang Tewas
Syukri Rahmatullah - Okezone
JAKARTA – Sebuah kecelakaan terjadi di tol Merak-Jakarta Km 47/750, antara bus ziarah dengan Carry B 7687 CS dan Corona Twin Cam B 1356 DC, sebanyak 11 orang tewas di tempat, 1 di RSUD Serang. Menurut petugas tol Jakarta-Merak Hartono peristiwa ini terjadi pada pukul 22.25 WIB, Minggu (21/10/2007). Hartono menceritakan kepada okezone, bus Sri Kerta Bumi di jalur Jakarta-Merak mengalami pecah ban di bagian kanan depan, mengakibatkan kendaraan oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan dan memasuki jalur Merak-Jakarta.
Kemudian, sebuah mobil Carry dan Corona Twin Cam datang dari arah Merak dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak bus yang hendak pulang usai ziarah dari Masjid Kubah Emas, Depok. Akibat kecelakaan ini sebanyak 11 orang penumpang Carry dan Corona Twin Cam tewas di tempat, sedangkan seorang lagi tewas di RSUD Serang.
Selain itu, sebanyak 17 orang mengalami perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Serang. (uky)
Bukan-kah itu mengulang kejadian yang sama ..... pada artikel Fenomena Aneh posting Jul 8, 2007 11:53 am (baca Minibus Rombongan Pengajian Menabrak Pohon di Mojokerto) Dalam artikel itupun mulai banyak pula kapal tenggelam ... adakah kapal tenggelam ?
19/10/07 12:48 Kapal Tenggelam di Selat Kadatua, 30 Tewas
Kendari (ANTARA News) - Sebanyak 30 orang ditemukan tewas, 125 orang selamat dan berhasil dievakuasi serta 30 orang lainnya dinyatakan hilang pada musibah tenggelamnya Kapal Motor Asita 3 di Selat Kadatua, Bau-bau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
KEBETULAN YANG LUAR BIASA ... atas artikel Fenomena Aneh posting Jul 8, 2007 11:53 am
*****
Perhatikan kejadian Gunung kelud yang belum meletus (baca Gunung kelud dan pelajaranNya ), namun justru G. Soputan yang meletus, lihat lagi setelah lebaran justru banyak musibah di banding saat bulan puasa. Perhatikan mengapa gempa bengkulu itu tepat sehari sebelum ramadhan.
Begitu banyak warning sebagimana artikel ... karena tahun 2007 ini tinggal 2 bulan yakni november-desember, kita akan catat dan susun lagi menjelang 11/11/2007 atau 22/11/2007 (dimana tahun lalu di nyatakan sebagai hari gila) kemudian 12/12/2007 dan 22/12/2007. Dekatlah tanggal itu merupakan puncak dari dari "waspada yang kembar" . Pertentangan antara dua saudara semakin merebak, aliran-aliran islam yang semakin mencuat ...
Setelah itu lewatlah 'waspada yang kembar' terganti dengan "waspada bayi raksasa" yang mulai banyak lahir .... tiada bosan kita tuliskan .... suatu saat nanti barulah kita tahu apa arti itu semua, semua gagak sudah terbang, tinggal kita lihat dimana mereka hinggap sehingga kita tahu bagaimana dan mengapa gagak itu terbang.