Search the web
Sign In
New User? Sign Up
the_untold_stories · The_Untold_Stories Organization
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Show off your group to the world. Share a photo of your group with us.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
(resend) Kesurupan & Fenomena 22   Message List  
Reply | Forward Message #786 of 1034 |
Kesurupan & Fenomena 22

Ketika saya melihat berita akhir-akhir ini, maka sayup-sayup kesurupan melanda daerah-daerah antara lain urut untuk desember 2006 s.d. awal september 2007:

Terakhir kesurupan ini ada berita di JP Sidoarjo( sangat dekat dengan rumah pak Dwi)

RADAR SIDOARJO
Jumat, 07 Sept 2007

SIDOARJO - Siswa SMP Negeri 2 Buduran mengalami kesurupan beberapa hari terakhir sejak Senin. Mereka berteriak-teriak tanpa sadar, sehingga sempat mencemaskan siswa lain. Beberapa siswa bahkan kesurupan lebih dari sekali.

Sedikitnya enam siswa kelas satu kemarin (6/9) kesurupan. Menurut salah seorang siswa, Eka Ibnul, peristiwa itu terjadi berkali-kali. Senin lalu, banyak siswa yang tiba-tiba berteriak-teriak tanpa sadar. Akibatnya, siswa-siswi lain sempat takut. Aktivitas belajar pun sempat terganggu. Beberapa siswa bahkan sempat diobati oleh paranormal. Namun, besoknya, masih ada saja yang kesurupan.

Atas kejadian itu, hari ini SMPN 2 Buduran menyelenggarakan istighotsah di halaman sekolah. Mereka berharap kejadian yang menimpa siswa bisa selesai. "Siswa disuruh hadir dan ikut berdoa agar tidak terjadi hal yang sama," kata Eka. (riq)


Saya tertarik dengan kesurupan ini karena pernah di bahas di milis ini tentang orang yang kesurupan :


Fenomena Aneh sebelum meledak gas lapindo 22-november 2006

Ledakan lapindo 22-November-2007
Pipa Gas di Tanggul Lapindo Meledak, Dua Tewas bersamaan sebelumnya adalah kesurupan di gedangan sidoarjo dan banyuwangi, beritanya

RADAR SIDOARJO



Kamis, 23 Nov 2006
Belasan Siswa Kesurupan
SIDOARJO - Kegiatan belajar-mengajar di SMA Negeri 1 Gedangan kemarin seketika bubar. Itu terjadi setelah 17 siswi sekolah tersebut kesurupan. Masing-masing lantas dipulangkan ke rumah.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 08.00. Saat itu, siswa-siswa kelas 10 dan 11 berada di kelas. Ketika tekun belajar, tiba-tiba beberapa siswi berteriak histeris. Mereka menjerit-jerit seperti kesakitan. Kelas pun gaduh.

Guru-guru lantas meminta murid-murid lain berdoa bersama di dalam kelas. Sebagian guru memanggil seorang ustad untuk menyadarkan siswi-siswi yang kesurupan. Namun, tatkala seorang siswi sadar, siswi lain ganti berteriak-teriak. Karena itulah, sekolah kemudian mengeluarkan siswi dari kelas dan membawa mereka ke masjid sekolah untuk diobati. Setelah diobati, mereka dipulangkan.

"Kepala saya pusing sekali dan badan ini masih terasa lemas," ungkap Resita, siswi kelas 10-1 yang dua kali tak sadarkan diri. Siswi yang tinggal di Pepelegi, Waru, itu sebelumnya melakukan kegiatan olahraga bersama teman-temannya.

"Yang tidak sadar siswi kelas 10 dan 11," kata M. Ilyas, salah seorang guru SMA 1 Gedangan. Ilyas menganggap, peristiwa itu berkaitan dengan kegiatan bersih-bersih taman di belakang sekolah. Siswa-siswi diminta merapikan pohon-pohon di belakang sekolah, termasuk sebuah pohon kaktus yang sudah berusia puluhan tahun.

Ternyata, mereka memotongnya secara berlebihan. "Katanya sih pohon kaktus itu tak boleh ditebang," ungkapnya, yang mendengar pesan tersebut dari sesepuh di Gedangan.

Sebenarnya, kejadian serupa sudah terjadi Senin lalu. Waktu itu, 15 siswi juga kesurupan di kelas. Selasa, esok harinya, 758 murid dari 20 kelas di sekolah tersebut dikerahkan untuk berdoa bersama (istighotsah). Diharapkan, tak ada lagi kejadian siswi kesurupan.

Namun, yang terjadi ternyata berbeda. Kemarin jumlah murid yang kesurupan justru bertambah, mencapai 17 siswa. Guru-guru pun kelabakan. Setelah dianggap tidak mungkin dilanjutkan, sekolah akhirnya menghentikan kegiatan belajar-mengajar dan memulangkan seluruh murid sekitar pukul 10.30.

Mendengar kejadian itu, Bupati Win Hendrarso dan Kepala Dinas Pendidikan M.G. Hadi Sutjipto menjenguk siswi yang kesurupan di sekolah. Kelas dan lingkungan sekolah juga dilihat.

"Gedungnya memang sudah terlalu tua. Ini bekas milik Dinas P & K Jawa Timur yang diberikan kepada SMA 1 Gedangan," jelas Sutjipto.

Win berpesan kepada Kepala Sekolah SMA 1 Gedangan Sulaiman Suwarto dan guru-guru agar mengajukan anggaran perbaikan gedung. Pemkab akan menganggarkannya tahun depan. "Ajukan saya, nanti biar Pak Tjip yang mengatur," kata Win.

Permintaan Win itu disambut gembira para guru. Mereka menganggap musibah yang menimpa sekolah itu sebagai berkah. Tadi malam, guru-guru di sekolah itu mengadakan doa bersama dengan tokoh-tokoh agama agar peristiwa serupa tidak berulang. (dyn/roz)


RADAR BANYUWANGI



Berlangsung Tiga Hari Berturut-turut
BANYUWANGI-Siswa dan para guru SMAN Bangorejo, sempat dibuat geger kemarin pagi. Puluhan siswi di sekolah itu, tiba-tiba ambruk dan kesurupan saat mengikuti pelajaran di kelas. Yang memprihatinkan, para siswi yang tubuhnya kerasukan makhluk halus itu, berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Para siswi yang kerasukan ini, tentunya membuat para pengelola sekolah menjadi kelabakan. Para tokoh agama dan orang pintar dari berbagai daerah di Banyuwangi Selatan, terpaksa di datangkan ke sekolah untuk menolong para siswi yang malang itu.

Siswi yang kesurupan ini, mulai terjadi sekitar pukul 07.30. Saat itu, para siswa tengah mengikuti pelajaran di kelas. Tiba-tiba, belasan siswa yang ada dibeberapa kelas, secara serempak ambruk dan menjerit-jerit sendiri. "Saya juga sempat kaget, salah satu siswi ambruk dan teriak-teriak kayak orang kesurupan," terang Imam, salah satu guru SMAN Bangorejo.

Menurut guru mata pelajaran Kimia ini, melihat ada siswa yang seperti kesurupan ini, semua siswa yang ada di kelas langsung diminta keluar. "Saya keluar kelas, ternyata di kelas lain juga banyak yang kesurupan," ungkapnya.

Banyaknya siswa yang kesurupan ini, akhirnya membuat siswa dan guru menjadi geger. Belasan siswa yang kesurupan, oleh siswa dan guru dibawa ke mushola sekolah untuk diberi pertolongan. Sedang siswa lainnya, langsung dipulangkan. "Ini hari ketiga, siswa kesurupan," terang Suratmo, kepala SMAN Bangorejo.

Saat ditemui koran ini, Suratmo mengungkapkan siswa SMAN Bangorejo yang kesurupan ini, sudah mulai sejak Senin lalu. Saat itu, beberapa siswi ambruk ketika mengikuti upacara. Mulanya, lanjut kepala sekolah, siswi yang ambruk itu dianggap hanya pingsan karena tidak kuat mengikuti upacara yang rutin dilaksanakan setiap Senin. "Anehnya, setelah ambruk kok menjerit-jerit dan ngomong sendiri," terangnya.

Menurut Suratmo, jumlah siswa yang kesurupan pada Senin lalu itu, jumlahnya sekitar lima orang. Para siswa itu, akhirnya bisa teratasi setelah memanggil tokoh agama dan orang pinter. Anehnya, siswa yang kesurupan ini kembali terjadi esok harinya. "Selasa kemarin, yang kesurupan hanya dua siswi, dan ini cepat teratasi," paparnya.

Tanpa disangka, kesurupan yang menimpa para siswi ini kembali terjadi kemarin. Kali ini, jumlah siswi yang tubuhnya kerasukan makhlus halus cukup banyak. Sedikitnya ada 15 anak yang terpaksa digotong dari kelas menuju mushola sekolah, karena kesurupan. "Selama tiga hari ini, diantara siswa terus ada yang kesurupan, saya juga tidak tahu kok bisa terjadi seperti ini," katanya.

Kepada koran ini, Suratmo mengaku tidak tahu dengan banyaknya siswa yang kesurupan, dalam waktu tiga hari secara berturut ini. Tapi dari keterangan orang pinter dan pengakuan siswi saat kesurupan, makhlus halus yang masuk ke tubuh para siswa itu berasal dari kantin sekolah yang dipugar. "Selama ini, mereka (makhlus halus, red) tinggal di kanton sekolah dekat mushola," jelasnya.

Kantin sekolah yang selama ini dikelola oleh salah satu gurunya ini, imbuh dia, sejak hari Minggu sore memang dibongkar. Hal ini, karena lokasinya yang dekat mushola dinilai tidak bagus. "Sore ini (kemarin sore, red), kita semua akan tumpengan untuk selamatan para arwah itu," cetusnya.(abi)


Boleh percaya atau tidak kesurupan 22-Novermber-2007 dan ledakan Gas pertamina malam harinya merupakan fenomena 22 (tanggal 22)

Dan ternyata milis inipun telah meprediksi bencana itu (lapindo meledak) yakni lewat artikel
Musim kesurupan kambuh ?
Tertulis secara jelas bahwa :

Aku inget sebelum bencana biasanya banyak yg kesurupan, ternyata benar juga mulai ada yg kesurupan : 08/11/2006 17:02 wib Dua Siswa di Lamongan Kesurupan
Benarkah itu juga pertanda ada musibah besar ?

Dan ternyata ledakan 22-november terjadi atau tepat empat hari setelah posting (Wed Nov 8, 2006 5:29 am)


Fenomena Aneh sebelum gempa yogya 27-mei-2006

Key kesurupan dengan fenomena 22 diatas secara aneh pula ternyata kesurupan tgl 22 ini  banyak terulang pada kejadian sebelum gempa yogya. Saya sendiri juga tidak sadar bahwa fenomena 22 ini muncul. Lihat saja saat sebelum gempa yogya 27-mei-2006 lalu ternyata wabah kesurupan ini memiliki rekor tersendiri. Salah satunya adalah saya sarikan di  detik.com

23/03/2006 11:47 WIB
Banyaknya Kesurupan di Bulan Ini
Nurul Hidayati - detikcom
Jakarta : Hari-hari belakangan ini salah satu berita yang menyeruak adalah insiden kesurupan. Boleh percaya atau tidak, namun Ketua PWNU Jatim Ali Maschan Moesa menilai, kesurupan adalah hal yang biasa.

Makhluk halus, dalam hal ini jin, tidak akan bisa melukai manusia, bisanya hanya menggoda saja. Begitu kata orang top di Surabaya ini.

Kamus Wikipedia menyebut kesurupan adalah sebuah fenomena di mana seseorang berada di luar kendali dari pikirannya sendiri. Beberapa kalangan mengganggap kesurupan disebabkan oleh kekuatan gaib yang merasuk ke dalam jiwa seseorang.
Di Indonesia kejadian ini sangat sering terjadi, bahkan kesurupan massal yang melibatkan puluhan orang dengan kebanyakan korban adalah wanita.

Berikut ini adalah daftar kejadian kesurupan yang terjadi di sejumlah kota di Indonesia pada bulan Maret:

Rabu dan Kamis 1- 2 Maret 2006:
Lebih 20 siswa SMA Pangudi Luhur di Jalan Panembahan Senopati, Yogyakarta, kesurupan. Paranormal yang diundang menyebut hal itu dipicu eksodusnya makhluk halus dari gedung bioskop Wijaya yang digusur ke sekolah itu, namun 'penguasa sekolah' tidak suka pada eksodus itu.

Kamis 2 Maret:
Puluhan karyawan pabrik Mitra Pekerja Sampoerna (MPS) Pacitan kesurupan. Akibatnya, aktivitas pabrik pelintingan yang mempekerjakan sekitar 2.800 orang karyawan itu terhenti.

Senin 6 Maret:
Puluhan siswa SMA Pangudi Luhur lagi-lagi mengalami kesurupan massal.

Kamis 9 Maret:
Sedikitnya 20 siswa SMP Negeri 28 Bandung, Jalan Solontongan, Kota Bandung, kesurupan. Kejadian tersebut bermula dari seorang siswi kelas 9B yang kesurupan terlebih dahulu pada pukul 09.00 WIB. Seluruh siswa di kelas itu ketakutan dan berhamburan ke luar kelas. Siswa kelas lain yang keheranan tak urung jadi ketakutan dan terbawa sugesti hingga akhirnya puluhan siswa lain jadi korban.

Senin 13 Maret
39 Siswa putri SMUN 6 di Kota Bandar Lampung kesurupan saat mengikuti upacara bendera.

Senin 20 Maret
Puluhan pelajar SMA PGRI II, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kesurupan, saat rombongan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Daerah Kalsel yang hendak mensosialisasikan penggunaan helm kepada para siswa datang ke sekolah itu. Ini adalah kasus kesurupan ketiga yang terjadi di sekolah itu dalam dua pekan.

Senin-Rabu 20-22 Maret
Puluhan siswi SMPN 29 Surabaya kesurupan, diduga setelah satpam sekolah itu memangkas cabang-cabang empat pohon di sekolah tua itu. Ada siswi yang mengomel dengan logat bule Belanda.

Rabu 22 Maret
Seratusan karyawan rokok Bentoel-Malang kesurupan. Teriakannya adalah minta kopi susu dan dikembalikan ke rumahnya di WC.

Rabu 22 Maret
Sejumlah siswi sebuah SMA di Tegal kesurupan.

Rabu 22 Maret
Beberapa siswi SMP di Kabupaten Majene, Sulbar, untuk kesekian kalinya kesurupan. Salah seorang di antaranya bisa ngoceh dalam bahasa Mandarin.

Pada bulan ini, juga dilaporkan kasus kesurupan di sebuah sekolah di Padang dan Pekanbaru.


Apa yang ada baca di berita di atas ..... cobalah cek dan cari tanggal 22 maret 2006, ada 4 baca (empat) kasus kesurupan yang bersamaan, sedangkan pada tanggal lainnya adalah cuma sekali saja.

Apa yang bisa dibaca ? seakan menunjukkan pola aneh pas tgl 22 maret 2006 lalu hampir semua daerah di Indoensia KESURUPAN, sekali lagi pas 22 MARET 2006, seakan ada yang mengatur mulai dari:
Surabaya (SMPN 29), Malang Rokok bentoel , Tegal JATENG, Majene.

Pertanyaan : KEBETULANKAH KESURUPAN berjamaah ini pas tgl 22-maret ?

Baiklah kita coba untuk membuka arsip berita tepat tgl 22-mei-2006 lalu atau 5 hari menjelang gempa yogya :
Jika mbah M topo bisu, maka justru Masyarakat Peduli Tauhid mulai menyebarkan brosur

Kesimpulannya adalah fenomena 22 ini bisa jadi adalah teguran pada kita agar kita kembali memilih jalan yang benar sesuai Wahyu Diturunkan 22 tahun 2 bulan dan 22 hari

Semakin banyak saja pendukung Fenomena 22 baik secara langsung atau tidak, melalui berita  Fenomena 22 kembali hadir ataupun melalui penyakit misterius , banjir morowali yang terangkum dalam artikel  N. Ayyub dan penyakitnya

Mengapa fenomena kesurupan tanda musibah ?

Walau tidak semua kesurupan merupan tanda musibah sebagaiman diatas , namun tidak semuanya seperti yang telah dijelaskan di artikel Kisah abu rizal, abu jahil dan abu gosok yang tertulis sebagai informasi

Dengan demikian dapat sedikit disimpulkan "Tidak semua kesurupan itu berakibat pertanda musibah", harus ditemukan kemiripannya !

Sebagaimana pula berita kesurupan tahun lalu yang tidak merupakan tanda musibah besar
MALANG - Latihan baris berbaris tim Paskibraka SMKN 2 Malang kemarin sore memakan korban. Sekitar delapan siswa dari 40 peserta tiba-tiba kesurupan saat rehat terakhir. Kontan saja, kejadian yang tidak pernah menimpa sekolah di kawasan Jl Veteran ini membuat gempar. Apalagi, saat itu pembina paskibraka telah meninggalkan sekolahan.

PASURUAN - SMK PGRI 2 Pasuruan kemarin gempar. Sekitar 8 orang murid di sekolah swasta yang lokasinya di Jl. Balaikota Pasuruan itu mendadak histeris, menangis keras, dan memberontak ketika dipegang teman dan gurunya. Diduga kesurupan, pihak sekolah spontan mengundang beberapa paranormal untuk mengatasi masalah tersebut.

PASURUAN - Sehari setelah gempar oleh peristiwa kesurupan massal, keluarga besar SMK PGRI 2 Pasuruan langsung menggelar istighotsah. Mereka mengundang beberapa ustad untuk memimpin siswa yang sengaja diliburkan dari jam mengajar untuk ikut istighosah. Tapi konsentrasi doa itu sempat buyar, karena perilaku siswa yang kesurupan membuat ketakutan para siswa yang semula khusyuk beristighosah.

Waspada dengan kesurupan yang kembar

Dengan sedikit konklusi pada masalah kesurupan sebagai tanda musibah adalah:

"Jika kesurupan itu masal dan berjamaah (kasus 22-maret dan 22-november). Pada waktu yang bersamaan"

Ternyata kesurupan ini telah pula di bahas pada artikel : "Teorema Alif-Lam-Ha' merupakan pola alam semesta" dari pertanyaan mengapa tuhan kita bernama Allah ?

kutipannya :

Pola 3 (bencana, kecelakaan dsb) hadir berulang merupakan bentuk pelajaran Allah kepada manusia untuk kembali berpola 1-2-2 (kearah kebaikan). Kesurupan jin diwaktu lalu yang telah terjadipun dapat ditangkap sebagai makna manusia berkawan dengan jin yang tidak secara harfiah, namun bekerja sama dalam pengembangan pola 1-2-1 (ke arah kejelekan).
   
Memutus siklus bencana ini adalah sangat mudah yakni kembali masyarakat untuk berpola 1-2-2 (terutama rasa iklash) dan menghambat munculnya pola 1-2-1 dominan


Paparan ilmiah kesurupan

Bagi orang yang hanya mengandalkan rasio saja, maka kesurupan ini berjawab sebagai kelabilan pribadi (baca artikel kompas 23-Maret-2006
Menerawang Kesurupan Massal Bangsa Ini ).

Artikel dari sudut psikologi itu ternyata dibantah lagi dengan artikel lain baca baca artikel kompas 27-Maret-2006 "Kesurupan, Pesan dari Dunia Niskala". Tulisan itu diulas lagi sebagai sisi psikologi baca artikel kompas 31-Maret-2006 Kesurupan Massal: Kerasukan Setan atau Masalah Kejiwaan?

Akhirnya budayawan ikut bersuara Sabtu, 22 April 2006, 11:18 WIB  Ada Apa dengan Kesurupan?


Terserah pada anda memaknai kesurupan ini seperti artikel Teorema Alif-Lam-Ha' merupakan pola alam semesta yang dengan itu telah mencoba  memetakan alam semesta atau yang lain dengan hasil gempa yogya dan bencana lainnya

Apakah dengan kesurupan itu fenomena 22 itulah yang menguat ? yang perlu di-ingat adalah KAPAN JAKARTA BANJIR BESAR ? JAKARTA LUMPUH 2-2-2007

Tidak perlu diragukan lagi dan sebagai bukti yang sangat kuat bahwa berita itupun mengiringi kekuatan dan kekuasaan Allah telah datang pada negeri Jakarta, namun sebagian besar mereka tidak paham atau mengingkari berita itu seakan tidak pernah mendengarnya

Sekali lagi Bacalah Fenomena 22 dan benarlah bahwa jalan telah terbuka, kita  hanya bisa Sekedar Mengingatkan ....


Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos more.

Fri Sep 7, 2007 9:21 am

m_adita_ramadi
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #786 of 1034 |
Expand Messages Author Sort by Date

Kesurupan & Fenomena 22 Ketika saya melihat berita akhir-akhir ini, maka sayup-sayup kesurupan melanda daerah-daerah antara lain urut untuk desember 2006 s.d....
m adita
m_adita_ramadi
Offline Send Email
Sep 7, 2007
9:28 am
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help