Oleh Dwi S*)
Judul diatas merupakan refleksi paradoks diantara black box domain manusia dengan segala pengetahuannya yang sampai saat ini cukup canggih lewat dunia maya (internet). Sudah bukan rahasia umum, bahwa semakin canggih pengetahuan manusia, semakin meniadakan peran Allah, dimulai dari teori Evolusi kemudian sampai saat ini dengan segala macam kecanggihannya manusia mampu mengatasi keadaanya. Survei di Amerika menunjukkan semakin rasional masyarakat, maka apresiasi terhadap keberadaan Tuhan semakin jauh Rabu, 01/11/2006 15:54 WIB Tuhan di Mata Warga AS
Agar apresiasi terhadap tuhan tidak semakin hilang, maka pada kotak kosong manusia diantara sisi rasional dan sisi humanisnya, perlu di buktikan adanya korelasi antara sifat humanisnya dan sisi rasional. Sisi rasional yang membuktikan 1+1=2, disamping itu pada sisi humanisnya tidak harus 1+1=2, namun dapat juga 1+11-10=2 juga.
Apakah kita dapat membuktikan itu ? ..... Inilah sebenarnya pertanyaan besar di abad ini, ketika fenomena alam atau ayat qauniyah mampu mengisi ruang kosong antara sisi humanis dan sisi rasional, maka ditemukan korelasinya. Tidak semua orang paham akan fenomena ini, hanya orang yang menyediakan ruang terbuka antara sisi humanis dan sisi rasionalnya.
Ketika diantara sisi itu tertutup, maka tidak akan bisa menangkap fenomena ini. Membuka ruang ini merupakan salah satu ciri orang selalu mencari kebenaran dengan meninggalkan ego (sisi gelap humanis-nya)
manusia. Hal yang celaka adalah ketika orang beragama sejak lahir kemudian meyakini sesuatu ternyata keyakinan itu salah
Allah tidak tahu internet ?
Allah yang maha tahu tentu tahu segalanya itulah sisi humanis kita saat muncul pertanyaan "Allah tidak tahu internet ?". Sesuai dengan keyakinan kita, maka secepat itupula kita menjawab sebagaimana respon kulit saat menerima panas.
Hal yang berbeda adalah ketika rasinal kita bertanya, Benarkah Allah tahu internet ?, mana buktinya ?.
Tergantung kita, apakah dominan sisi humanis dengan keyakinan yang luar biasa atau sisi rasional kita. Ketika dominan humanis kita, maka yang muncul adalah pertanyaan "Apa untungnya kita tahu jawaban bahwa Allah tahu internet atau tidak ?", namun jika dominan rasio kita, maka yang muncul adalah sikap apatis, bahwa cukulah Allah hanya ada rumah peribadatan, sedangkan di Internet biarlah itu urusan manusia (lahir sekulerisme)
Tiada ruang kosong yang mengkorelasi sisi humanis dan sisi rasional, pada ujungnya adalah membagi dua sisi kehidupan yakni dunia dan akhirat. Sisi rasional berhadapan dengan dunia, sedangkan sisi humanis ada pada sisi akhirat.
Hal yang terbaik adalah bukan dengan membagi ruang itu, namun sisi rasional adalah sarana untuk mencapai sisi humanis. Karena sebagai alat, maka rasio dipakai untuk mempermudah sisi humanisnya, bukan sebaliknya
Berkaca dari Macetnya Internet Indonesia (26/12/2006)
Apa yang kita dapatkan dari berita Taiwan Gempa, Internet Indonesia Sekarat , kecuali memang hal itu acak. Tidak ada peranan Allah sedikitpun pada peristiwa itu. Saat sisi ruang kita antara sisi humanis dan sisi rasional tertutup, maka segala fenomena alam ini adalah acak. Tidak ada pesan sama sekali dari sang Penguasa Alam ini kepada manusia. Benarkah ?
Mari kita perhatikan berita Internet, khususnya detik.com yang memuat lafal Allah yang terekam saat ledakan pertamina 22/11/2006 ( Foto-foto berlafal Allah di lapindo dan Merapi ). Perhatikan betul angka-angka itu ! (dimana di milis ini menjadi perhatian , baca Sebuah asa yang terbukti benar , Misteri angka 11 , Misteri angka 2 , The Butterfly Effect : Misteri bayi berkepala dua , Misteri o|o ). Perhatikan pula hari itu adalah Hari ini 22/11/06 dunia 'Gila'
Benarkah lafal Allah yang terekam itu acak ?. Perhatikan lagi sebelum internet mati 26/12/2006 lalu, sebelumnya ada berita dimana angka 22 ini muncul di taiwan sebelum gempa yang mengakibatkan internet di Indonesia terputus
Selasa, 05 Des 2006 Ban Gundul, Bus Masuk Jurang 22 Penumpang Tewas, Pemerintah Diprotes TAIPEI---Pemerintah Taiwan kini sedang menyelidiki penyebab kecelakaan bus yang menewaskan 22 penumpangnya. K .
Apakah arti internet mati bagi keberadaan Allah ? .... tidak lain untuk mengingatkan kepada kaum terdidik di Indonesia tentang pesan ini yakni angka 2,11 dan 22 ini, selain memang internet mati merupakan salah satu kenikmatan yang tercabut (sementara), baca Mengenang Munir Pejuang Orang Lemah , Kenapa indonesia ? , Tanda Tanda Kekuasaan Allah yang Selalu Dilupakan
Bencana yang timbul merupakan siklus 2 tahun dengan atribut yang berbeda
Pesan yang jelas adalah pada tanggal 26/12/2006, dimana merupakan peringatan 2 tahun Tsunami Aceh, sekali lagi jika kita anggap itu acak dan alamiah, maka kita akan membiarkan diri kita dikuasai sisi humanis atau sisi rasional, tidak pernah mendapatkan hikmah yang luar biasa dari sisi ruang antar humanis dan rasional
Sekali lagi, apakah kita ingin mendapatkan hikmah yang luar biasa dengan meluangkan waktu dan ruang agar sisi humanis dan sisi rasio terjembatani.
Bacalah 22/2/2005, jangan lupakan
Dengan fungsi sigmoid (baca Fungsi Sigmoid Untuk Tentukan Makna ), maka kita dapatkan hikmah yang luar biasa "Bacalah internet sebagai antitesa terhadap matinya internet 2 tahun lalu yakni 22/2/2005"
Apa yang terjadi di 22/2/2005 ?
Hampir kisah-kisah di milis ini terjawab oleh hal itu. Petunjuknya hanpir mirip dengan kasus Tsunami Aceh, ada longsor, Pesawat Jatuh dan Gempa. Yang jelas pada hari itu korban manusia cukup signifikan dan dalam rentang 1 hari pemberitaan saja !
Secara tegas dapat diambil kesimpulan 22.02.2005 atau 2 tahun lalu merupakan hari berkabung
- Selasa, 22/02/2005 15:26 WIB Sampah Longsor di Cimahi, 136 Tewas, 47 Orang Hilang
- Selasa, 22/02/2005 14:19 WIB Gempa Guncang Iran, Korban Jiwa Melonjak Jadi 80 Orang
- Selasa, 22/02/2005 13:39 WIB Polri Berbelasungkawa Atas 15 Korban Tewas Pesawat Jatuh
- Selasa, 22/02/2005 02:01 WIB Juni 2004, Jatim Gelar Pilkada di 11 Kabupaten/Kota
- Selasa, 22/02/2005 09:18 WIB Pesawat Milik Polri Jatuh di Papua, 11 Orang Tewas
- Selasa, 22/02/2005 13:15 WIB Derita Sampah Longsor, Sukinah Kehilangan 11 Keluarganya
- Selasa, 22/02/2005 17:33 WIB Bocah 11 Tahun Febi Diduga Diperkosa Lalu Dibunuh
Sehingga kita tenggok tanggal 11/02/2005, apa yang terjadi saat itu yang menonjol
- Jumat, 11/02/2005 19:05 WIB Pesawat Mandala Airlines Tergelincir 2 luka di Bandara Semarang
Lalu apakah yang harus dibaca dibulan 02/2005 ini ?
> Gempa-gempa semakin meningkat :
- Selasa, 01/02/2005 06:29 WIB Gempa 5,6 SR Guncang Lumajang
- Selasa, 01/02/2005 21:34 WIB
Pasca Gempa, Warga Lumajang Sempat Mengungsi
- Rabu, 02/02/2005 14:50 WIB Garut Dilanda Gempa, Warga Mengungsi Takut Tsunami
- Rabu, 02/02/2005 22:27 WIB Gempa Bumi Dirasakan di Mataram dan Denpasar
- Rabu, 02/02/2005 23:27 WIB
Gempa di Mataram 5,5 Richter, Warga Takut Tsunami
- Selasa, 15/02/2005 21:33 WIB Gempa Bumi Guncang Bali
- Kamis, 17/02/2005 16:22 WIB Gempa 6,0 SR Guncang Banda Aceh
- Sabtu, 19/02/2005 08:41 WIB Gempa 6,9 SR Melanda Sultra
- Sabtu, 19/02/2005 09:44 WIB Gempa di Sultra Air Laut di Buton Pasang 3-4 M
- Sabtu, 19/02/2005 17:48 WIB Sultra Diguncang Gempa 55 Kali
- Sabtu, 19/02/2005 18:12 WIB Gempa di Sultra akan Terus Terjadi Selama 24 jam
- Minggu, 20/02/2005 11:33 WIB Gempa Susulan Masih Terjadi di Bau Bau, Sultra
> Dengan membaca itu semua berarti beberapa pertanyaan di milis ini mendapatkan jawaban
- Ada apa bandung ?,
- Sex : Sultra Vs Jakarta
- Sex dan Sejarah gempa JawaTimur
- Bali-NTB Harus Waspada tinggi !
Kita dapatkan suatu fenomena yang menarik, jika pertanda orang bali 2 tahun lalu memiliki berita dibawah ini, menurut kita adalah dibawa syetan sebagaimana
kecuali syaitan yang mencuri-curi yang dapat didengar lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang. (al-hijr:18)
- Jumat, 18/02/2005 17:09 WIB Soal Tanda Palang Misterius Polda Bali: Believe it or Not
- Jumat, 18/02/2005 16:54 WIB Tanda Palang Misterius Bertambah, Warga Bali Resah
- Minggu, 20/02/2005 20:15 WIB Coretan Misterius Menyebar ke Seluruh Kabupaten & Kota di Bali
- Senin, 21/02/2005 14:20 WIB Goresan Misterius juga Serang Mapolda Bali
- Senin, 21/02/2005 14:38 WIB Lacak Goresan Misterius, Polda Bali Turunkan Tim Forensik
- Selasa, 22/02/2005 06:47 WIB Goresan Misterius di Bali (1) Tapak Dara Penangkal Penyakit
- Selasa, 22/02/2005 09:54 WIB Goresan Misterius di Bali (2) Tapak Dara Simbol Keseimbangan Alam
- Selasa, 22/02/2005 12:37 WIB Kapolda Bali: Goresan Misterius Tidak Dibuat Manusia
Apakah kita dapat berkomentar bahwa perolehan 2 medali emas indonesia pada Asian Games 2006 di Qotar doha, kemarin di posisi 22 adalah hal yang kebetulan ?
Sedangkan Indonesia terpuruk di urutan ke-22 dengan perolehan dua dari empat medali emas yang ditargetkan. Tambahan dua perak dan 12 perunggu belum cukup memperbaiki prestasi negeri ini yang terus menurun dalam empat penyelenggaraan Asian Games terakhir.(ANS)
Adakah itu kebetulan dari angka 22, dimana internet, ledakan pipa, Adam air hilang semua merujuk pada angka 22 sehingga menjadi negeri yang terpuruk ? (mari kita cegah, baca Tanya bagaimana mencegah bencana ? jawaban Mencegah bencana )
Allah maha tahu, bahkan internet-pun Dia tahu sebagaimana angka 99 asmaul husna, yang tertuang dalam peristiwa Adam air (22+77=99, baca Dibalik kecelakaan Adam Air )
Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.(al-Hajj:47, surat ke 22)
1000/99=10.10101010101010101010101010101...., 1= simbol hidup/on, 0=simbol mati/off. Bagaimana meniadakakan angka 0 (simbol mati), kalikan dengan angka yang berpasangan atau kembar, misal 22 = 222.22222222222222222222222222222
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. (36:36) QS Yaasin:36)
--------------------------------------
*) penulis warga biasa