Search the web
Sign In
New User? Sign Up
the_untold_stories · The_Untold_Stories Organization
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Ujian Kesabaran Mengikis Kesombongan   Message List  
Reply | Forward Message #373 of 1038 |

Ujian Kesabaran Mengikis Kesombongan


Oleh Dwi S*)


Surabaya, 19.00:20-november-2006. Dalam perjalanan hidup manusia selalu ada pasang surut, kadang menyenangkan, kadang menyedihkan. Kehidupan yang selalu menyenangkan menjadi ukuran sukses, namun seorang tidaklah hanya di ukur seberapa sukses dia hidup di dunia, seharusnya bergantung bagaimana manusia mensikapi ayat qauliyah (al-qur'an) dan ayat qauniyah (alam semesta).

Secara tafsir (textbook) sering kita mendengar, mengkaji ayat-ayat qauliyah, secara pararel ayat itu terbentuk pada diri , lingkungan kita sehingga membentuk ayat qauniyah. Ketika kita mampu menggandeng ayat qauliyah dengan ayat qauniyah, maka terlihat harmonisasi ayat tersebut sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah yang  tidaklah terbatas pada ruang dan waktu. Nikmat memandang tanda-tanda kekuasaan Allah merupakan operasi ekspresi ketaqwaan sebagai salah satu operator ayat qauliyah


Biasanya kita dapati 1+1=2, rumus matematika simbol 1 kemudian operator + dan operand 1 hasilnya adalah 2. Dalam operator ayat qauliyah adalah simbol-simbol ayat qauniyah dan tafsir ayat qauliyah = ketaqwaan

Ayat-ayat qauniyah (alam semesta) sering berlalu lalang disekitar kita tanpa kita sadari. Perhatian akan berlebih manakala terdapat 'kejutan' terhadap simbol qauniyah yang tidak biasanya. Suatu misal kecelakaan yang terus menerus terjadi terhadap diri kita, barulah kita menyadari ada ayat quniyah yang berlaku di sekeliling kita. Bayangkan seseorang yang tidak pernah merasa sedih sedikitpun, maka kehidupan dia akan sewarna, tanpa ada warna lain.

Dengan hukum satu warna inilah kita bisa melihat bahwa adalah wajar suatu permintaan kepada Allah tidak langsung di kabulkan, melainkan harus melalui beberapa jalan. Hukum tidak satu warna mengakibatkan kekayaan hati dari sang pelaku (manusia),  sehingga manusia tidak memandang kehidupan adalah milik pribadinya sendiri.

Dengan melalui berbagai jalan terhadap lika-liku kehidupan membuat manusia memiliki pilihan, apakah lupa dengan Allah atau malah sabar dengan lika-liku kehidupan ?



Kisah Air Zam-Zam

Sebagaimana kisah populer Air Zam-zam adalah kisah seorang ibu yang berlarian kesana kemari untuk mencari air di padang pasir yang tandus bagi anaknya. Dan akhirnya Allah menolong  yang sampai saat ini diabadikan sebagai salah satu cara ibadah hajji. Hal yang paling menyentuh adalah Mengapa Allah tidak langsung menolong ? Toh mereka adalah para nabi

Jawabannya terletak pada ujian tentang kesabaran, apakah saat susah, saat pertolongan yang dinantikan belum tiba, bagaimana hati atau sikap pelaku kejadian menghadapi ayat qauniyah tersebut

Kisah n.Ibrahiim dan anaknya

Banyak sekali kisah n. Ibrahiim yang mencerminkan ujian kesabaran walau sudah memiliki predikat nabi, tetap saja ujian dilakukan. Saat tidak punya anak ketika tua :

Maka Kami beri dia (Ibrahiim) khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar .Ash-shaffaat:101


Kemudian saat kisah qurban yang sampai saat ini menjadi ibadah hari raya umat Islam

Kisah n. Ayyub


Dari sekian para nabi, maka n. Ayyub adalah nabi yang menghilangkan mitos bahwa kalau kita dekat kepada Allah, maka selamanya kita tidak diberi ujian. Lewat n. Ayyub, kisah bahwa kehidupan tidaklah selalu lurus dan menyenangkan tertuang sebagai ajaran kesabaran

Dan  ingatlah  akan  hamba   Kami Ayyub  ketika   ia menyeru Tuhan-nya:  "Sesungguhnya aku  diganggu  syaitan dengan kepayahan dan siksaan". shaad:41

 

Ujian untuk menyuburkan kesabaran

Kisah kesabaran yang cukup banyak di dunia sampai saat ini merupakan kisah hero, dimana ciri khas adalah kemenangan selalu terletak pada akhir ('lakon menang keri'). Awal kisah hero biasanya berciri pada banyaknya kesedihan, keprihatinan baru kemudian mencapai kejayaan.

Ujian-ujian diawal merupakan pupuk yang baik bagi tumbuhnya kesabaran dikemudian hari, sebab ketika kejayaan diraih maka ujian itu tidak berhenti, malah semakin sulit di bedakan apakah ujian atau bukan ('Semakin tinggi pohon, semakin deras angin meniup'). Esensi ujian itu sendiri adalah menghilangkan setitik noda-pun kesombongan diri, sebab dengan kesombongan diri, maka hati manusia rumit dengan berbagai kepentingan untuk disombongkan. Dengan demikian ketika hidup tidak lagi rumit, maka segala sesuatu akan terlihat menyenangkan

 

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. Bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Az-zumar:10)

 

Kesabaran adalah keuntungan besar

Ujian kehidupan memunculkan kesabaran, kesabaran berbuah tidak sombong, tidak sombong hidup menjadi sederhana, dan akhirnya kemenangan besar di depan mata

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. Fushshilat:35


Bagaimana dengan masa kini ?

Sebagaimana di ketahui bahwa ayat-ayat qauniyah telah banyak di munculkan oleh Allah. Lewat banyak pelajaranNya agar manusia mengambil pelajaran dan memperloleh harmonisasi antar ayat qauliyah dan ayat quniayah.

Kita bisa mencatat kejadian yang mirip yakni ketika orang ramai-ramai memuja tokoh jawa (mbah merapi) ketika 'mampu' mengecilkan merapi 14-16 mei saat presiden kita bertandang ke yogya. Hampir semua media massa memuji-muji beliau.

 
Bagaimanan setelah itu ? , Allah sepertinya memberi 'teguran' kepada media massa agar lebih berhati-hati berkaitan dengan masalah tauhid terbukti dengan adanya gempa bumi besar di yogya 27-mei-2006 atau 10 hari setelah media massa ramai memberitakan kehebatan tokoh kita ini.

Hal yang cukup mengherankan adalah pelajaran diatas rasanya belum cukup untuk membuat kita untuk memperbaiki diri, sehingga muncullah tokoh kedua dengan versi yang lain dalam menyambut kedatangan bush 20-november-2006 yakni  Ki  Gendeng Pamungkas, yang diliput hampir semua media massa

Bogor - Apakah Ki Gendeng Pamungkas beraksi hari ini sesuai janjinnya? Entahlah. Yang jelas, sekitar pukul 16.07 WIB, Senin (20/11/2006) tiba-tiba terdengar petir menggelegak di langit Istana Bogor.

Duaaaarrrr!!! Suara dahsyat itu mengagetkan seratusan wartawan yang di-pool di media center Istana Bogor. Media center itu terletak di belakang istana, yang ditempati Lettu Agus Harimurti-Annisa Pohan melangsungkan resepsi pernikahan. Geledek itu terdengar ketika hujan deras sudah lama berhenti.

Namun tak cuma kaget saja ekspresi yang diperlihatkan wartawan. Wartawan yang berpakaian rapi jali itu juga berteriak girang. "Horeeee...!" Ada yang bertepuk tangan. "Ki Gendeng beraksi," celetuk mereka terkekeh-kekeh.

Ketika hujan deras datang sejam sebelumnya, para wartawan juga menampakkan ekspresi serupa. Berteriak hore dan bertepuk tangan.


Bagi yang kurang peka, aksi diatas sepertinya biasa saja, namun kalau kita amati bahwa itulah siklus yang kembali terulang. Sabar untuk menanti sebuah keputusan, sebagaimana artikel  Mengapakah tidak menganggap penting ? Wed Oct 11, 2006 7:19 am.


Dan hari ini terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah berlaku bagi orang yang yakin untuk tidak menyekutukan Allah :

 
"Sesungguhnya orang yang benar benar percaya kepada ayat ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat ayat itu
mereka segera bersujud  seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong". As-sajdah:35

----------------
*) Penulis sedang di uji kesabaran tentang ketidakadilan media massa (Keberpihakan media massa pada paranormal) dalam mensikapi ayat qauniah.

-Di ujung Kebimbangan (Jawaban Gempa Yogya)
-Siklus Al-a'raaf
-Tuhan kami menangkanlah kami



Mon Nov 20, 2006 2:10 pm

dwi.syn@...
Send Email Send Email

Forward
Message #373 of 1038 |
Expand Messages Author Sort by Date

*Ujian Kesabaran Mengikis Kesombongan* * *Oleh Dwi S*) Surabaya, 19.00:20-november-2006. Dalam perjalanan hidup manusia selalu ada pasang surut, kadang...
dwi sunaryono
dwi.syn@...
Send Email
Nov 20, 2006
2:27 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help