Search the web
Sign In
New User? Sign Up
terangduniamail · Terang Dunia Mailing List
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want to share photos of your group with the world? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Siapakah yang dipakai Tuhan?   Message List  
Reply | Forward Message #57942 of 60234 |
Siapakah yang dipakai Tuhan? (Suatu ilustrasi)

Suatu ketika Parjo -seorang yg belum mempercayai TUHAN Yesus- menyalakan tv nya.
Ia memlilih salah satu stasiun TV swasta lokal yg kebetulan saat itu sedang
menyiarkan siaran ulang prosesi pemakaman MJ. Meski sebenarnya dirinya tidak
terlalu mengenal MJ (sama seperti saya...hehe..). Ia tetap menonton acara
tersebut.

Pada saat LR menyanyikan lagu "Jesus is Love" dirinya kagum akan kualitas suara
penyanyi tersebut. Meski ia bukanlah seorang yg mengerti musik dan bahasa asing,
ia menikmati syair demi syair yg dilantunkan penyanyi terkenal tsb.

Keesokan paginya ia menceritakan mengenai acara tadi malam kepada temannya
Mardi. Ttg kemegahan, ramainya orang, dan sampai kepada lagu yg dinyanyikan tadi
malam. Mardi yg adalah seorang anak TUHAN merasakan ini adalah saat yg tepat
untuk memperkenalkan Parjo kepada TUHAN Yesus. Dengan semangat Mardi
menjelaskan, sehingga sampai pada suatu ajakan kepada Parjo untuk hadir di
ibadah komsel pemuda. Parjo menyatakan kesediaanya untuk hadir, dan memang Parjo
hadir dimalam itu. Meski dirinya banyak diam -karena sama sekali tidak
mengetahui lagu yg dinyanyikan dan khotbah yg disampaikan- namun dirinya
merasakan kehangatan pada persekutuan tersebut. (Bersambung oleh siapa saja yg
ingin menyambungnya)

Oke cerita diatas adalah suatu ilustrasi. Namun yg ingin disampaikan adalah :
perkenalan seseorang dgn TUHAN Yesus kadangkala seperti sebuah proses yang
melibatkan banyak anak TUHAN sampai pada orang tersebut menyatakan kesediaannya
tuk menerima TUHAN Yesus. Meski memang ada juga yang cukup melibatkan satu
orang.

Katakanlah ada seorang Kristen yg belum bertobat memuji kebesaran TUHAN Yesus
(yg saya yakini Roh Kudus didalamnya yg memampukan dia), lalu disambung oleh
pihak lain melakukan hal yg sama. Bukankah ini adalah buah pekerjaan TUHAN? Ada
yg menanam, menyiram, namun TUHAN yg membuat semuanya itu terjadi.

Salam diskusi yg mencerahkan,
Erick
Pribadi yg sedang belajar ngobrol di http://belajarngobrol.blogspot.com
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Hendra <gpmagz@...>

Date: Sun, 12 Jul 2009 21:45:11
To: gpdiworld<gpdiworld@yahoogroups.com>;
terangduniamail<terangduniamail@yahoogroups.com>
Subject: [terangdunia] Siapakah yang dipakai Tuhan?


Siapakah yang dipakai Tuhan?

Semua orang bisa dipakai Tuhan untuk rencanaNya yang mulia. Namun
orang-orang yang dipakai Tuhan untuk membawa pertobatan, mengusir
setan, menyembuhkan, mencelikkan mata orang buta, menegor dengan kasih
dan menyatakan kesalahan hanyalah orang-orang yang diurapi yakni yang
hidupnya kudus.


Seorang penyanyi sekuler yang tidak diketahui latar belakang
pertobatannya. Yang hanya diketahui bahwa dia adalah seorang Kristen.
Yang tidak dapat dipastikan apakah dia hidup kudus atau tidak, bisakah
dipakai Tuhan untuk membawa pertobatan? Dia telah menyanyikan lagu
tentang Yesus, dapatkah dia dipakaiNya untuk menjadi penjala jiwa?
Seorang pemain musik yang sangat hebat, dipakai untuk memperindah
album-album rohani dengan permainan musiknya, padahal dia adalah
seorang yang bukan Kristen. Dapatkan musiknya membawa urapan?
Seorang yang tidak diketahui latar belakang imannya berbicara tentang
Yesus dan bahkan fasih menyebut ayat-ayat ALkitab, dapatkah ia membawa
orang kepada pertobatan?

Hmm…ini yang menjadi bahan perenungan saya beberapa hari ini. Saya
berpikir keras, mencari-cari kisah dalam Alkitab yang dapat dijadikan
contoh pola bahwa Allah pernah memakai orang yang tidak hidup kudus
untuk maksudNya yang mulia. Saya menemukan banyak kasus untuk hal ini.
Mulai dari Firaun di Mesir di jaman Abraham, Firaun di jaman Musa,
hingga Herodes. Namun saya menemukan juga bahwa orang-orang ini tidak
dapat dibangdingkan dengan Bapak Iman Abraham yang mengkhususkan
dirinya untuk Tuhan yang telah meninggalkan rumah bapaknya dan
negerinya untuk menjadi orang yang mengikuti kehendak Tuhan dan
menjadi teladan iman bagi kita hingga hari ini.
Mereka juga tidak sama dengan Musa yang telah memberikan dirinya
selama 40 tahun dikuduskan, dibentuk dan diproses serta disucikan
Tuhan di Padang Gurun sebelum membawa misi mulia Allah bagi Israel.
Seorang yang seumur hidupnya dibaktikan untuk Allah yang disertaiNya
dengan beragam mujizat, mulai dari air menjadi darah hingga laut
terbelah.
Dan tentu saja Herodes sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan
YESUS, yang diurapi Allah untuk membawa pertobatan dan berita damai
sejahtera. Yesus yang telah mengkuduskan dirinya yang tidak mau
menerima sodoran harta dan godaan si iblis. Yesus yang tiap subuh
berdoa di taman untuk berbicara dengan BapaNya. Yesus yang dipakai
Allah untuk menyatakan kesalahan, dan yang mengadakan ribuan mujizat.
Orang-orang ini telah dipakai Allah karena melaksanakan apa yang
ditulis Paulus dalam 2 Timotius 2:21, Jika seorang menyucikan dirinya
dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud
yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan
disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
Dari sini jelas, hanya orang-orang yang menyucikan dirinya yang akan
dipakai untuk maksud mulia dari Tuhan. Orang-orang yang membayar harga
untuk hanya memuliakan Tuhan dalam seluruh aspek hidupnya. Yang
mengabdi pada Sang Master sejati Yesus dan yang mabuk hanya dengan
firman dan ROHNYA. Orang-orang ini dipakai untuk maksud mulia yakni
membuat orang bertobat, mengobati hati yang luka, membawa jiwa kepada
Yesus dan melakukan banyak muijzatNYA.

Jadi saya mengerti sekarang, seorang penyanyi sekuler bisa saja dia
menyanyikan tentang Yesus, tapi dia tidak akan dipakai untuk tujuan
mulia Allah jika dia tidak mengkuduskan dirinya sendiri. Apalagi
seorang yang bukan Kristen, meski dia memainkan alunan musik rohani
tapi sudah jelas dia tidak akan menambah berkat Allah bagi yang
mendengar musiknya, malahan mungkin transfer roh jahat.
Seorang yang fasih bicara Yesus dan ayat-ayat Alkitab belum tentu
membawa orang pada pertobatan sejati dan menuntun seseorang pada
Yesus. Jika dia tidak mengkuduskan dirinya maka ia menjadi tidak
diurapi Tuhan sehingga tak bisa menjadi alatNya yang mulia.
Pemahaman ini sejalan dengan apa yang Tuhan sampaikan dalam 2 Korintus
6:16, “ Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial?
Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak
percaya? Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah
bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam
bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku
akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.”
Tuhan hanya akan berdiam di bait Allah, baitNya, yakni tempat yang
disucikan untukNya. Dari sanalah Dia menyatakan diriNya dengan
rupa-rupa perbuatan ajaib. Sebagai umat yang telah ditebusNya marilah
kita berusaha sedemikian untuk menjadi orang-orang kudus. (Hendra
Kasenda)


------------------------------------

Yahoo! Groups Links





Sun Jul 12, 2009 4:15 pm

frs_sowong
Offline Offline
Send Email Send Email

Forward
Message #57942 of 60234 |
Expand Messages Author Sort by Date

Siapakah yang dipakai Tuhan? Semua orang bisa dipakai Tuhan untuk rencanaNya yang mulia. Namun orang-orang yang dipakai Tuhan untuk membawa pertobatan,...
Hendra
gpmagz@...
Send Email
Jul 12, 2009
2:46 pm

Suatu ketika Parjo -seorang yg belum mempercayai TUHAN Yesus- menyalakan tv nya. Ia memlilih salah satu stasiun TV swasta lokal yg kebetulan saat itu sedang...
frs_sowong@...
frs_sowong
Offline Send Email
Jul 12, 2009
4:15 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help