Dear all. Sekilas dari seminar publik tentang tayangan gempa di televisi kemaren sore di kampus Program Studi Ilmu Komunikasi UII Yogya dapat saya uraikan berikut:
Ada setidaknya empat kesalahan media dalam liputan gempa:
1-Tayangan yang bertumpu hanya kepada eksploitasi kesedihan, bukan harapan
2-Akurasi yang rendah dalam penyebutan data korban, lokasi atau kerugian
3-Etika dan tatakrama yang rendah terhadap korban khususnya saat interview live
4-Fokus liputan hanya kepada beberapa lokasi, tidak merata ke seluruh lokasi
Persoalan yang diduga menjadi penyebabnya bersifat kultural (problem internal di newsroom---habit untuk selalu mencari profit ditengah bencana, bencana adalah anugerah bagi newsroom) dan struktural (belum adanya regulasi yang kuat mengatur bagaimana tayangan liputan musibah di televisi--ini domain KPI).
Dalam jangpa pendek dihimbau agar penonton mendesak pengelola televisi menghentikan berbagai tayangan yang hanya memeras kepiluan dan eksploitasi emosional. Dalam jangka menengah diperlukan sinergi untuk melahirkan bentuk regulasi internal dan eksternal media dengan tetap menjaga independensi dan membangun empati.
Demikian
Masduki
UII_Yogyakarta
Begin forwarded message:
From: Imam Prakoso <iprakoso@...>Date: October 9, 2009 8:41:08 AM GMT+07:00To: Muzayin Arifin <zayinkomunikasi@...>Cc: NaratamaTV@yahoogroups.com, Saiful CRI <saiful@...>, bambangmuryanto@..., budhi_ynd@..., anasir@..., ananghermawan@..., iwan awaluddin <awa_way@...>, zaki habibi <aku.zaki@...>, Setio Budi <setiohh@...>, Fatma Pratiwi <faiza2look4@...>, Rumah Pelangi FM <rumahpelangi@...>, grabagtv@..., Gunawan Julianto <tlatahbocah@...>, jeng oman <oman9383@...>, jeng puji <poojie57@...>, masduki@..., nuraini juliastuti <njuliastuti@...>, Puji rianto <pujirianto_pkmbp@...>Subject: [NaratamaTV] Re: Undangan Seminar Pemberitaan Gempa di TelevisiReply-To: NaratamaTV@yahoogroups.comMas Zayin yb,
Adakah isu yang menarik dan mengemuka dalam seminar publik kemarin? Karena di beberapa milis dan facebook isu ini mengemuka dan sering dibahas, kalau tidak keberatan boleh dishare point-point yang mengemuka. Apalagi kalau ada softopy paper mas Henry dan mas Arifin. Maaf lho ngerepotin.Salam,imenkOn Oct 6, 2009, at 4:11 PM, Muzayin Arifin wrote:
Undangan Seminar Publik
Kepada Yth.
1. Rekan-rekan wartawan media cetak dan elektronik
2. Pimpinan/aktivis NGO dan Ormas
3. Akademisi, peneliti, dan mahasiswa
4. Pemerhati media
Assalamualaikum Wr.Wb.
Dalam kondisi bencana, informasi tentang bencana yang disampaikan media massa akan menjadi the first, the most important, bahkan kadang the only one information yang akan membentuk pengetahuan masyarakat tentang bencana. Dalam posisi tersebut, media memegang kuasa yang sangat besar karena masyarakat menggantungkan sumber informasi tentang bencana dari media. Sayang, masih banyak media hanya mengeksploitasi bencana sebagai ‘kisah satir yang menghibur’, demi mengejar rating atau oplah, termasuk dalam bencana gempa bumi Sumatera Barat yang baru saja terjadi.
Dengan latar belakang tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia mengundang Bapak/Ibu/Saudara dalam seminar publik yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 8 Oktober 2009
Waktu : 15.30 – 17.30 WIB
Lokasi : Ruang Sidang Magister Studi Islam
Kampus UII Demangan, Jl. Demangan Baru No 24 Yogyakarta
Tema : Mengkritisi Pemberitaan Gempa Sumatera Barat di Televisi
Pembicara : 1. Drs. Henry Subiyakto, MA. (Staf Ahli Menkominfo & Dosen
FISIP UNAIR)
2. Sudjarwanto Rahmat Arifin (Ketua KPID Yogyakarta)
Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara kami ucapkan terimakasih.
Konfirmasi kehadiran kepada Sdr. Muzayin Nazaruddin (081578010103).
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Yogyakarta, 6 Oktober 2009
Program Studi Ilmu Komunikasi UII
Masduki, M.Si.
Ketua
Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari ini!