Search the web
Sign In
New User? Sign Up
salamullah-info · Komunitas Eden - Salamullah
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Message search is now enhanced, find messages faster. Take it for a spin.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Messages 4787 - 4816 of 4816   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Messages: Show Message Summaries   (Group by Topic) Sort by Date v  
#4816 From: Sumardiono <aar.palapa@...>
Date: Tue Dec 15, 2009 8:02 am
Subject: Inkuisisi: Kisah Di Balik Persidangan Komunitas Eden
sumardiono
Offline Offline
Send Email Send Email
 
*15 Desember 2008. Tepat satu tahun yang lalu.*
Mengejutkan. Tiba-tiba aku mendapat kabar bahwa semua teman-teman Eden
diangkut Polisi ke Polda Metro Jaya. Ini adalah untuk yang kedua
kalinya.  Selanjutnya, berulanglah kembali ritual panjang selama
berbulan-bulan pemeriksaan dan penghakiman; juga publikasi media massa
yang menyudutkan dan stigmatisasi buruk yang disematkan.

Komunitas Eden menjalani pemeriksaan selama 24 jam. Bunda Lia Eden
ditetapkan sebagai tersangka. Kali ini bersama tersangka lain, Wahyu
Andito. Sangkaannya tak berubah dari yang pertama dahulu, penodaan
terhadap agama Islam. Sebab, Komunitas Eden meyakini bahwa Tuhan tak
berhenti berwahyu setelah Nabi Muhammad. Dan kewajiban anggota Eden
adalah menyampaikan Wahyu Tuhan yang sedang diturunkan-Nya.

*15 Desember 2009. Hari ini.*
*eBook Inkuisisi* adalah catatan detik-detik seputar peristiwa
penangkapan terhadap Komunitas Eden dan dokumentasi jalannya proses
persidangan terhadap Komunitas Eden. Juga, pergulatan spiritual di Eden
yang diceritakan dengan jujur dan apa-adanya, tentang iman, Wahyu Tuhan,
rasionalitas, karunia, keraguan, kegelisahan, dan lainnya.

Bunda Lia Eden memang sudah dipenjara, sedemikian pun Wahyu Andito. Tapi
iman itu tetap ada, tak bisa dibungkam dengan penjara. Kisahnya pun tak
bisa dihilangkan. Sebagaimana yang tertulis dalam ebook Inkuisisi ini.

Apa bedanya persidangan terhadap Eden dengan Mahkamah Inkuisisi, yang
terjadi di Eropa pada abad pertengahan, saat pemuka agama berkolaborasi
dengan penguasa untuk mengadili seseorang/sekelompok karena dianggap
memiliki keyakinan yang sesat? Mengapa Indonesia hendak dibawa kembali
seperti abad pertengahan Eropa?

*PERINGATAN*:
eBook Inkuisisi ini hanya untuk pembaca yang dewasa secara spiritual.

*Download Inkuisisi*: http://www.box.net/shared/r8nnkrucpf
*Mirror-1*: http://www.mediafire.com/?jdx5zl1nyjh
*Mirror-2*: http://rapidshare.com/files/321065078/InkuisisiEden.zip.html

Salam,
Aar
http://www.detaknurani.com

#4815 From: Aar Palapa <aar.palapa@...>
Date: Mon Aug 10, 2009 11:04 am
Subject: Memori Banding Lia Eden
sumardiono
Offline Offline
Send Email Send Email
 
(Berikut ini adalah kutipan materi Memori Banding yang dibuat oleh Lia Eden pada tahun 2009 sebagai respon atas putusan pengadilan tingkat pertama yang memvonis Lia Eden bersalah dengan dakwaan pelanggaran atas pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Materi lengkap dari Memori Banding ini dapat didownload di: http://www.box.net/shared/sdur8iu19l)
=
Kepada Yang Dimuliakan
Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Jl. Letjen Suprapto Cempaka Putih
Jakarta

Melalui
Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Jl. Gajah Mada 17
Jakarta Pusat

Dengan hormat,
Yang bertanda tangan di bawah ini, kami, Lia Eden, terdakwa I dalam perkara pidana No. Reg Perkara: PDM-537/JKT.PST/03/2009. Bersama ini kami mengajukan Memori Banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk perkara pidana kami yang telah dibacakan pada tanggal 2 Juni 2009.

Kami telah menyatakan banding atas perkara pidana No. Reg Perkara: PDM-537/JKT.PST/03/2009 pada hari Rabu, 4 Juni 2009. Oleh karena itu, permintaan banding ini diajukan dalam tenggang waktu sebagaimana diatur dalam Pasal 233 ayat (2) Undang-undang No 8 tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana/KUHAP. 

Kami mendapatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 590/PD.B/2009/PN.JKT.PST atas nama terdakwa I Syamsuriati Als. Lia Eden dan terdakwa II Wahyu Andito Putro Wibisono pada tanggal 18 Juni 2009, dan menyerahkan memori banding pada tanggal 30 Juni 2009, oleh karena itu masih dalam tenggat waktu yang ditentukan Undang-undang RI No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP), maka permintaan banding ini kiranya bisa diterima.

Kami mengajukan dan menyampaikan Memori Banding sebagai keberatan atas Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 590/PD.B/2009/PN.JKT.PST tanggal 2 Juni 2009 yang pada bagian amar keputusannya memutuskan sebagai berikut:


MENGADILI
1. Menyatakan Terdakwa I, Syamsuriati Als. Lia Eden dan terdakwa II, Wahyu Andito Putro Wibisono terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja di muka umum melakukan perbuatan yang bersifat penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, dengan maksud agar orang tidak menganut agama apa pun juga yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa, secara bersama-sama; 
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa I, Syamsuriati Als. Lia Eden dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan dan terdakwa II, Wahyu Andito Putro Wibisono selama 2 (dua) tahun;
3. Menetapkan lamanya Terdakwa-terdakwa berada dalam tahanan agar dikurangkan dengan pidana yang dijatuhkan;
4. Memerintahkan agar Terdakwa-terdakwa tetap berada dalam tahanan;
5. Memerintahkan barang bukti berupa:
- 1 (satu) buah kitab Al Quran dan terjemahannya;
- 1 (satu) buah kitab The Zohar 15;
- 1 (satu) buah Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer karangan Drs. Peter Salim, Yenny Salim edisi pertama;

Agar tetap terlampir di dalam berkas perkara, sedangkan barang bukti berupa:
- 2 (dua) box plastik ukuran 70 liter dan 80 liter yang berisi 49 set Risalah Wahyu Tuhan; 
- 1 (satu) modem merek Sanex;
- 1 (satu) buah Switch merek D-Link;
- 1 (satu) buah Hardisk Eksternal 3,5 HD Enclosure;
- 1 (satu) buah adaptor warna hitam made in China;
- 20 (dua puluh) lembar konsep dasar Wahyu Tuhan untuk Kepolisian RI;
- 1 (satu) pak data back up tahun 1997-2002 berisi: risalah 2000-2008, sapaan 1997-2007 dan foto 1997-2008;
- 1 (satu) tabung back up data Video Eden 2003-2006 sebanyak 45 keping DVD;
- 1 (satu) tabung berisi 41 keping DVD tentang bahan-bahan desain 2005-2008;
- 1 (satu) bundel cover DVD bergambar bunga dan tulisan Salam Eden;
- 1 (satu) unit mesin cetak merek RISO RZ 330 AW;
- 1 (satu) unit layar monitor merek Flatron;
- 1 (satu) unit CPU merek BENQ;
- 1 (satu) unit keyboard warna putih;
- 1 (satu) mouse warna hitam merek BENQ;
Agar dirampas untuk dirusak sehingga tidak dapat dipergunakan lagi;
6. menetapkan biaya perkara kepada para Terdakwa masing-masing sebesar Rp. 2000,- (dua ribu rupiah).

Adapun dasar diajukannya banding adalah alasan-alasan sebagai berikut:



#4814 From: Srihari Ediati <srihari_ediati@...>
Date: Sun Mar 15, 2009 3:00 pm
Subject: Check out my photos on Facebook
srihari_ediati
Online Now Online Now
Send Email Send Email
 
facebook
Srihari Ediati
Srihari Ediati has:
1 friend
0 photos
0 notes
0 wall posts
0 groups

Check out my photos on Facebook


Hi salamullah-info,

I set up a Facebook profile where I can post my pictures, videos and events and I want to add you as a friend so you can see it. First, you need to join Facebook! Once you join, you can also create your own profile.

Thanks,
Srihari

To sign up for Facebook, follow the link below:
http://www.facebook.com/p.php?i=1398457149&k=4VLZQ4WXW55MX1DBU1Y6Y&r

See who else has invited you to Facebook:
Dannie YoDannie Yo
192 friends
6 photos
This e-mail may contain promotional materials. If you do not wish to receive future commercial mailings from Facebook, please opt out. Facebook's offices are located at 156 University Ave., Palo Alto, CA 94301.

#4813 From: Feri Latief <ferilatief@...>
Date: Fri Jul 25, 2008 11:45 am
Subject: Kusesali...
ferilatief@...
Send Email Send Email
 
Kusesali kekasih
Kata-kata yang terucap
Kegusaran
kekesalan
dan kekecewaan

Hatiku ternodai

Kusesali kekasih....maafkan aku.


Bandung, 25 Juli 2008

#4812 From: yodannie@...
Date: Wed Jul 16, 2008 4:10 pm
Subject: A friend wants to Share their favorite sites with you
dannie_yo
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Hi,

Suddenly the Web is fun again :)

Join StumbleUpon for Free and discover your friends' Favorites.

Discover my Favorites >

- yoddyo

About StumbleUpon

StumbleUpon is a toolbar that let you discover website, pictures and videos recommended by your friends and like-minded people.

It's Free and Easy to download.
You have received this email because yoddyo (yodannie@hotmail.com) directly invited you to join his/her community on StumbleUpon.

If you prefer not to receive any StumbleUpon invitations by email: click here

We take your privacy very seriously. To read our privacy policy and see how we use the information you give us, visit our website at http://www.stumbleupon.com/privacy.html

#4811 From: "redaksi@..." <redaksi@...>
Date: Wed Jul 9, 2008 3:33 am
Subject: Pemberitahuan Penting - Penyesuaian Milis Eden
redaksi@...
Send Email Send Email
 
Salam Eden

Dengan ini kami beritahukan kepada seluruh anggota milis yang terhormat bahwa sejak hari ini Milis Eden salamullah-info@yahoogroups.com dengan resmi akan dinon-aktifkan. Milis Eden terbaru akan disesuaikan dengan nama milis Eden-info@yahoogroups.com.

Oleh karena itu, kepada anggota milis yang terhormat yang masih menghendaki menjadi bagian dari Milis Eden agar dapat turut berdiskusi dan menerima kabar-kabar terbaru dari Eden, dimohon kesediaannya mengajukan permohonan kepada Moderator Milis untuk menjadi anggota Milis Eden. Milis salamullah-info@yahoogroups.com akan tetap dapat diakses sebagai arsip posting-posting yang pernah menjadi bagian dari Milis Eden.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Moderator mengucapkan terima kasih atas seluruh partisipasinya selama ini. Semoga silaturahmi kita dapat berlanjut di Milis Eden yang baru. Tuhan memberkati.

Salam Eden.


Moderator

#4810 From: "redaksi@..." <redaksi@...>
Date: Wed Jul 9, 2008 2:50 am
Subject: Wahyu Tuhan perihal Perubahan Nama Komunitas Eden
redaksi@...
Send Email Send Email
 
Salam Eden

Kami sampaikan Wahyu Tuhan terbaru perihal Perubahan Nama Komunitas Eden.

Salam Eden


Redaksi


--


Wahyu Tuhan
Perihal Perubahan Nama Komunitas Eden

 
    “Saat ini Aku telah mengubah sebutan Komunitas Eden menjadi Dewan Kerasulan Kerajaan Eden. Hal itu Kujaminkan dengan kesucian mutlak para Rasul yang tercinta. Karena mereka telah suci murni dan takkan ternoda dosa lagi. Telah Kuazabkan dosa-dosa mereka yang terdahulu. Dan telah terjamin menyatu kekeramatan sumpah-sumpah mereka bersama-sama dengan Kemahakeramatan Sumpah-sumpah-Ku sendiri. Dan Aku perlu menjamin keluhuran dan kesucian Dewan Kerasulan Kerajaan Eden dengan Sumpah-Ku.

    “Dan Aku bersumpah demi langit dan bumi dan demi keadilan yang merata bagi seluruh umat manusia dan seluruh bangsa-bangsa di dunia bahwa Aku menjamin kesucian mutlak seluruh anggota Dewan Kerasulan Kerajaan Eden yang Kuhadirkan ke atas bumi ini demi menyatakan kesucian Surga dan Kerajaan Eden.”

    “Dan mereka pun telah bersumpah bersedia disucikan sampai pada kesucian mutlak. Dan Aku sendiri merasa perlu menjaminkan pensucian mereka sampai kepada kesucian mutlak. Dengan sendirinya Surga Eden itu wajib diemban oleh manusia-manusia yang kesuciannya terjamin mutlak.

    “Telah Kubebaskan diri mereka semua dari hawa nafsu dan senantiasa Kujaga dari ketersalahan, sehingga telah aman Dewan Kerasulan-Ku ini dari kesalahan dan dosa-dosa apa pun. Karena sesungguhnya Dewan Kerasulan Kerajaan Eden itu amat keramat dan bertulah bagi mereka sendiri, kecuali bila mereka kukuh mempertahankan kesuciannya yang mutlak.

    “Demikian pun Dewan Kerasulan tersebut mengandung tulah terhadap semua hal yang melawan Dewan. Kepatuhan terhadap Kami tak dapat disekutukan dengan apa pun. Oleh karenanya, Dewan Kerasulan Kerajaan Eden senantiasa terpelihara selalu dalam kebenaran mutlak dan dalam kejujuran mutlak serta selalu netral tanpa kompromi dan bertoleransi terhadap kepentingan ataupun kekuasaan selain Kepentingan Tuhan, dan segalanya yang diatasnamakan Kekuasaan Tuhan. Demikian Kami bersedia secara kukuh senantiasa menjaga keamanan dan pengayoman atasnya. Karena sesungguhnya Aku-lah yang mengurusi mereka secara langsung dan terus berkelangsungan secara menetap dan konsisten serta seksama, tanpa ada jeda dan tanpa perlu ada kekhawatiran takkan tertangani, kalau dikhawatirkan atau dicurigai sampai terjadi sesuatu kelancungan atau ketidakadilan dari perkara yang terkait dengan nama Dewan Kerasulan Kerajaan Eden.
  
    “Dan atas Nama-Ku dan dengan mengatasnamakan Dewan Kerasulan Kerajaan Eden, takkan terjadi suatu kerjasama dalam hal apa pun atau aliansi manapun yang menetap dan berbadan hukum, sehingga dimungkinkan adanya pembagian keuntungan ataupun kerugian dengan pihak lain yang diatasnamakan. Sedalam apa pun kepentingan yang diurus dan yang dipentingkan, sampai diperolehnya Fatwa Ruhul Kudus yang bersedia diatasnamakan.

    “Hanya sepengetahuan Ruhul Kudus sajalah dukungan dapat diberikan. Tak layak Dewan Kerasulan Kerajaan Eden membicarakan apa pun selain Fatwa-fatwa yang Kuwahyukan. Dan tiadalah Dewan Kerasulan Kerajaan Eden ini dapat memberikan dukungan apa pun untuk segala macam gerakan politik, ekonomi, sosial, keagamaan dan lain sebagainya sebab mereka harus tetap netral terhadap hal apa pun dan berpatuh mutlak terhadap Kebijaksanaan-Ku semata. Dan mereka hanya dapat selamanya berafiliasi terhadap domain pewahyuan saja, tiada yang lain. Untuk itu Kubenarkan Malaikat Jibril-Ruhul Kudus-lah yang dapat menetapkan kepada pihak mana saja yang diperkenankan dapat diberikan dukungan oleh Dewan Kerasulan Kerajaan Eden.

    “Dan Aku selalu berkenan menurunkan Wahyu untuk menanggulangi masalah-masalahnya. Demikian Cara-Ku membenahi setiap masalah-masalah berat yang penuh dengan dilema. Malaikat Jibril berikhtiar dan Dewan Kerasulan Kerajaan Eden memperantarai ikhtiar Ruhul Kudus. Dan Aku-lah yang memutuskan dan memberi petunjuk-petunjuk yang bermanfaat dan menjadi penuntasan masalah. Demikian Dewan Kerasulan Kerajaan Eden tetap murni dan netral dan tidak dapat diganggu gugat, karena niscaya keterangan mereka adalah berasal dari Ketetapan-Ku.

    “Sungguh Dewan Kerasulan Kerajaan Eden tak perlu ditambahkan keanggotaannya, bilamana pun diperlukan oleh suatu kondisi keadaan atau karena diharapkan ada penyempurnaan kualitas keilmuannya atau perubahan yang dikehendaki oleh kepengaruhan yang adidaya di dunia ini. Taklah seimbang keahlian dan kedigdayaan itu dengan keluhuran kesucian mutlak yang diberkati Tuhan karena di dalamnya selalu terkandung jalan keluar yang suci dan benar dan dapat mengatasi seberapapun tingkat dilema keilmuan dan kekuasaan adidaya. Taklah akan menjadi pengurai masalah-masalah sulit atau pelik dan berat bila yang diandalkan itu adalah hanya melalui penilaian bukti ilmiah dan campur tangan penguasa adidaya, karena bukti ilmiah dan keterpengaruhan kekuasaan adidaya belumlah dapat menjangkau kerumitan persoalan ketidakadilan serta persoalan negosiasi pamrih dan kepentingan dari berbagai pihak yang terliputkan. Atas nama Dewan Kerasulan Kerajaan Eden, Kami mendirikannya demi untuk memperantarai Kemahaadilan Tuhan.

    “Sesungguhnya hanyalah kesucian mutlak sajalah yang Kami butuhkan atas diri mereka. Karena sesungguhnya, mereka itu semuanya hanya Kami perlukan untuk penegak tiang kesucian di tengah umat manusia di dunia ini. Segala urusan Kerajaan Eden, Surga Eden dan Mahkamah Agung Keilahian adalah Urusan-Ku semata secara langsung tanpa perantara. Dan itu merupakan Hak Prerogatif-Ku. Dan apa pun yang diselenggarakan oleh Dewan Kerasulan Kerajaan Eden telah merupakan perjanjian dengan-Ku dan amanat dari-Ku. Jadi, mereka hanya sebagai penyelenggara Amanat-amanat-Ku ataupun Wahyu-wahyu-Ku agar tersebar di kalangan umat manusia.

    “Dewan Kerasulan Kerajaan Eden sudah menetap tak bisa bertambah walaupun sampai   seluruhnya pada akhirnya meninggal dunia. Karena Wahyu-wahyu-Ku yang terkini telah terbit dan tercatat dan telah menetap di kalangan manusia pada zamannya. Dan setiap Wahyu-Ku selalu terjamin kekal selama-lamanya.
  
    “Apa pun yang sudah terselenggara, itulah isian Kitab Suci Eden yang Kubentangkan sebagai pembenahan masalah-masalah manusia yang mutakhir dan untuk memperjalankan umat manusia menempuh pensucian Surga. Selanjutnya, Kujadikan itu sebagai tuntunan Pasal-pasal Hukum-Ku yang mutakhir.

    “Adapun Dewan Kerasulan Kerajaan Eden bukanlah penentu keputusan dan diharapkan memberikan fatwa-fatwanya, melainkan hanyalah penyelenggara Risalah-risalah dan Keputusan-keputusan-Ku. Tiadalah mereka memiliki hak penentu hukum dan pertimbangan, segalanya terpulang kepada-Ku. Dewan Kerasulan Kerajaan Eden telah Kupermaklumatkan, maka sudah pula dapat terselenggarakan kekuatan hukumnya dari Sisi-Ku sehingga demikianlah takdir mukjizatnya pun segera terlaksana juga.

    “Tahta Suci Kerajaan Eden dan Dewan Kerasulan Kerajaan Eden merupakan institusi keilahian yang hakiki, yang berada dalam kehidupan duniawi. Namun Surga Eden yang terselenggara di dunia ini pun adalah merupakan koordinat Substansi-Ku yang terhakiki, karena itu merupakan substansi Perjanjian-Ku kepada setiap orang di atas bumi ini.

    “Turunnya Wahyu-wahyu-Ku lagi di Surga Eden telah melahirkan kondisi pra pertemuan Padang Mahsyar yang terpandang sebagai era globalisasi dan beruntunnya segala macam malapetaka-malapetaka dahsyat di seluruh dunia yang Kunyatakan sebagai gejolak Neraka yang sesungguhnya. Setiap penghakiman yang Kulakukan, anggaplah sebagai bagian dari pensucian, sehingga tidak sia-sia penderitaanmu.

    “Takkan berakhir kedewanan ini sampai semuanya meninggal atau Kami yang membatalkannya atau menghapuskannya. Dan takkan ada pemberkatan dinasti kerasulan yang manapun sesudahnya, termasuk terhadap keturunan-keturunannya sekalipun.

    “Kerajaan Eden dan Dewan Kerasulannya tak dapat diwariskan. Dan Kami terus akan menyelenggarakan kefungsian Kerajaan Eden dan Surga Eden di dunia ini hingga ketetapan Kami mengambil kembali takdir itu.

    “Tiadalah kemutlakan Kerajaan Eden dan Surga Eden terkait sepenuhnya dengan sosok Lia Eden. Bilamana Lia Eden kelak tutup usia, segala perjanjian atas nama Kerajaan Eden dan Surga Eden terpulang kepada Ruhul Kudus. Dan tiadalah kematian Lia Eden yang Kududukkan sebagai ratunya kelak itu akan meniadakan keberlangsungan Kerajaan Eden dan Surga Eden, karena Ruhul Kudus-lah yang menduduki tampuk Tahta Suci Kerajaan Eden di dunia secara mutlak. Walaupun dia malaikat yang tak berfisik, akan tetapi dia dapat berlaku sebagai Raja Eden sepenuhnya di dunia manusia, karena kelak dia sudah terjamin eksistensinya di kalangan manusia sedunia.

    “Tiadalah Aku memberkati kedudukan pewaris kerajaan kepada yang lainnya sesuai dengan perjanjian dengan-Ku. Aku tak mungkin mendudukkan seorang pun manusia yang lainnya sebagai pemimpin tertinggi di Eden maupun menggantikan kedudukan para Rasul. Sebagaimana setelah kelak ajal menjemput Lia Eden, maka berdosa besarlah mereka yang mempertaruhkan dan memperebutkan kedudukannya, karena sesungguhnya tidak ada seorang pun pengganti kedudukan Lia Eden walaupun jabatan itu telah kosong.

    “Sebagai gantinya, sosok Ruhul Kudus yang gaiblah yang menetap yang selalu mengurusi Eden di dunia ini secara seksama setelah kepergiannya. Dan tentulah itu karena telah mapan Wahyu-wahyu-Ku mendunia yang secara langsung ditangani oleh Malaikat Jibril-Ruhul Kudus. Sosok Malaikat Jibril-Ruhul Kudus menjadi nyata di kalangan manusia karena penjelmaannya sebagai manusia itu Kubenarkan dan di dalam Kehendak-Ku dan dia mengendalikan Kerajaan Eden dan dunia dari haribaannya yang gaib dengan reaksi yang nyata.

    “Ini adalah sesuatu yang baru dan yang sulit dipercaya, tapi itu karena nistalah umat manusia yang selalu ingin membodohi dan selalu bertengkar memperebutkan kedudukan dan tak bisa adil dan jujur selalu dan tak bermukjizat.

    “Akan tetap Kucerdaskan umat manusia dengan teknologinya sehingga segala tindakan Malaikat Jibril dapat terdeteksi melalui teknologi canggih yang di luar kemampuan ilmu manusia dan teknologinya. Sungguh Aku takkan mengulangi mukjizat membelah lautnya Nabi Musa agar dapat ditengarai mukjizat para Rasul-Ku di zaman akhir ini sehingga mereka pun diamini, melainkan akan Kupermainkan teknologi peradaban manusia. Dan itu pun demi menyatakan Kekekalan-Ku yang tak pernah menjadi kuno dan ketinggalan zaman.

    “Sistem teknologi informasi akan menjadi saluran Kami yang akan terus Kami pergunakan sampai semua umat manusia mampu melihat dan meyakini suara alam akhirat secara langsung, sehingga Wahyu-wahyu-Ku dan Mandat-mandat yang Kuarahkan terjalin sebagai keakuratan ordonansi Kerajaan Eden yang Kuberkati. Demikian Kami pun tak mementingkan perantara lagi setelah itu terlaksana mendunia. Namun berjayalah semua orang-orang suci di Surga Eden. Dan Dewan Kerasulan Kerajaan Eden pun Kami nyatakan sebagai hamba-hamba Allah di Surga dan Kerajaan Eden yang budiman dan yang agung tanpa cela. Dan Kuberkati mereka kemandirian rezeki terhalal langsung dari-Ku.

    “Takkan berdiri Surga yang maha suci bila penghuni Surga Eden masih berikhtiar bekerja mencari nafkah. Dan takkan terjadi mukjizat penjamin rezeki terhalal langsung dari-Ku seandainya belum terjamin telah ada sekelompok manusia yang sudah suci mutlak.

    “Terimalah sekelompok orang-orang suci yang telah Kumutlakkan kesuciannya sebagai pengemban Surga dan Kerajaan Eden. Semoga menjadi spirit penauladanan kesucian.”

Jakarta, 8 Juli 2008
Pukul 15.00 WIB


www.le2-34-777.info



#4809 From: Irsa Bastian <irsa@...>
Date: Fri Jul 4, 2008 5:35 am
Subject: MENCERMATI ALIBI YANG DIPAKAI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI)
irsa@...
Send Email Send Email
 
MENCERMATI ALIBI YANG DIPAKAI FRONT PEMBELA ISLAM (FPI)
UNTUK MEMBENARKAN TINDAKAN ANARKISNYA TERHADAP
ALIANSI KEBANGSAAN UNTUK KEBEBASAN BERAGAMA DAN BERKEYAKINAN
( AKKBB )

Dianalisa oleh:
Rakeeman R.A.M. Jumaan
Pemerhati Sejarah Agama-agama (History of Religions)
dan Bahasa-bahasa Kuno (Philology)

SEKILAS PENDAHULUAN

Insiden yang terjadi di Monumen Nasional (selanjutnya disebut: Insiden
Monas, Jakarta) pada 1 Juni 2008 yang bertepatan dengan Peringatan
Hari Kesaktian Pancasila masih menyisakan misteri. Berbagai spekulasi
dimunculkan untuk menyibak hakikat dibalik peristiwa yang telah
menjadi sorotan masyarakat, di dalam dan luar negeri, selama dua
minggu lebih ini. Benarkah peristiwa anarkis yang telah menodai
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini terjadi secara spontan akibat
terpengaruh oleh suatu provokasi? Ataukah ini merupakan suatu
peristiwa yang telah direkayasa jauh-jauh hari sebelumnya? Lalu, siapa
aktor intelektual di belakang terjadinya insiden Monas berdarah
tersebut?

Menurut alasan (alibi) yang dikemukakan oleh Ketua Front Pembela Islam
(FPI), Habib Rizieq Shihab dalam keterangan jumpa pressnya
menyebutkan, bahwa terjadinya insiden Monas tersebut dipicu oleh
setidaknya 3 (tiga) hal, yaitu: (1) adanya hujatan dari kelompok AKKBB
yang dalam orasinya menyebut bahwa FPI adalah "Laskar Kafir" atau
"Laskar Setan", (2) adanya provokasi yang dilakukan oleh salah satu
anggota AKKBB yang mengacungkan pistol dan mengancam akan menembak
anggota FPI, dan (3) bahwa aksi damai itu untuk menolak dikeluarkannya
SKB 3 Menteri tentang Jemaat Ahmadiyah.

Sedangkan menurut AKKBB, peristiwa itu terjadi begitu mendadak pada
saat massa AKKBB baru 10 menit berkumpul di lapangan Monas sehingga
tidak ada orasi apapun apalagi hujatan terhadap FPI. Menurut mereka,
saat itu AKKBB baru mengumpulkan massa untuk bersiap-siap bergerak
menuju ke Bundaran Hotel Indonesia (HI), sebab Monas hanyalah sebagai
tempat berkumpul (start) saja. Mengenai pria bersenjata pistol, AKKBB
juga mengatakan tidak tahu-menahu, apakah pria itu anggota AKKBB atau
bukan. AKKBB juga menolak bahwa aksi damai itu untuk mendukung Jemaat
Ahmadiyah dalam bentuk menolak dikeluarkannya SKB 3 Menteri, sebab
aksi damai itu adalah murni dalam rangka memperingati Hari Kesaktian
Pancasila, 1 Juni 2008.

Mengenai siapa yang benar dan salah dalam insiden Monas tersebut, itu
adalah wewenang pengadilan yang akan memutuskan. Yang jelas, kemudian
polisi menangkap sedikitnya 11 anggota FPI termasuk ketuanya, Habib
Rizieq Shihab karena diduga "terlibat" dalam penyerangan FPI terhadap
AKKBB di Monas. Ketua Komando Laskar Islam (KLI) yang juga sempat
buron (DPO) dengan tuntutan utama pembubaran Ahmadiyah, akhirnya
menyerahkan diri setelah dikeluarkannya SKB 3 Menteri tentang
Ahmadiyah. Sedangkan 10 orang anggota FPI lainnya dinyatakan masih
buron.

KONTRADIKSI ALIBI DAN SURAT HIMBAUAN FPI PUSAT

Masyarakat kemudian dikejutkan dengan foto yang memperlihatkan Ketua
Komando Laskar Islam (KLI), Munarman, SH sedang mencekik seseorang
yang diduga anggota AKKBB. Foto ini dilansir oleh Koran TEMPO dan
AKKBB untuk memperlihatkan bukti kesalahan FPI. Namun, justru dengan
adanya foto ini membuat FPI merasa berada di atas angin. Dengan segera
FPI memberikan bantahan, bahwa orang yang dicekik oleh Ketua Komando
Laskar Islam itu bukanlah anggota AKKBB melainkan anggota FPI. Dan,
itu bukanlah penganiayaan melainkan upaya mantan Ketua YLBHI Jakarta
itu untuk mencegah anggota FPI yang bernama Ucok Nasrullah tersebut
melakukan penganiayaan terhadap massa AKKBB.

Dalam bantahan itu juga disampaikan, bahwa sebelum insiden itu
terjadi, ada dua anggota FPI yang disusupkan ke massa AKKB. Bahkan FPI
menyiarkan juga kesaksian seseorang yang mengaku ikut aksi damai AKKBB
karena mendapat bayaran Rp 40.000,- Menurutnya, ia dibayar pertama
kali Rp 25.000,- lalu sisanya dibayar lagi Rp 15.000,- Lalu
disampaikan juga bahwa aksi anarkis FPI itu karena terpancing iklan
AKKBB yang dimuat di surat kabar nasional beberapa hari sebelum 1 Juni
2008. "Kalau tidak siap menghadapi FPI, jangan menantang macan turun
gunung", kata Munarman, Ketua Komando Laskar Islam (KLI), sebagaimana
dilansir Kompas (3/6).

Membaca penjelasan yang dikemukakan oleh FPI tersebut, timbul
kontradiksi yang mencolok. Apabila peristiwa penyerangan tersebut
terjadi secara spontan, mengapa mereka menjelaskan hal-hal tersebut?
Artinya, penyerangan yang dilakukan massa FPI terhadap massa AKKBB
yang mengakibatkan jatuh banyak korban luka itu sudah direncanakan
jauh hari sebelumnya. Jadi, semua itu adalah upaya untuk mengalihkan
perhatian publik dari permasalahan yang sebenarnya, sebab menurut
AKKBB sendiri, tak ada anggota AKKBB yang dibayar dalam aksi damai
itu. Upaya pengalihan perhatian ini dibuktikan dari adanya "Himbauan"
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPI yang dikeluarkan pada 3 Juni 2008
dengan sifat "sangat rahasia".

Di dalam selebaran itu disebutkan, bahwa tujuannya adalah "untuk
mengalihkan opini publik terhadap kasus polisi vs UNAS dan demo
kenaikan BBM" (paragraf 1). Lalu disebutkan juga, agar "seluruh
anggota FPI yang turun ke Monas pada hari Minggu untuk tidak
membocorkan rahasia mengenai kamera hasil setingan internal kita
kepada pihak lain" (paragraf 2). Dan akhirnya, selebaran itu juga
mengingatkan kepada seluruh anggota FPI untuk "sepakat membuat alibi
ke permasalahan pembubaran Ahmadiyah jika mendapat pertanyaan dari
para wartawan demi untuk mendapat simpatisan masyarakat luas"
(paragraf 2).

BUKTI-BUKTI DOKUMENTASI ASLI VIDEO INSIDEN MONAS

Untuk membuktikan bahwa FPI tidak bersalah, dikeluarkanlah video hasil
rekaman dalam insiden Monas versi FPI. Isinya memperlihatkan seorang
lelaki yang mengacungkan senjata api jenis pistol kepada anggota FPI
yang mengerumuninya. Dari adanya gambar ini, FPI mengatakan bahwa
pemicu terjadinya insiden Monas adalah akibat adanya provokasi lelaki
tersebut. Kalau tidak ada yang mengacungkan senjata api, maka FPI
tidak akan terprovokasi. Intinya, FPI menimpakan kesalahan kepada
lelaki berpistol itu sebagai "biang onar" terjadinya insiden Monas.

Namun video hasil rekaman FPI ini jelas-jelas dibantah oleh DR. KRMT
Roy Soeryo, pakar telematika Indonesia. Dari analisa yang dilakukan
Roy Soeryo terhadap rekaman video insiden Monas yang beredar utuh dari
media televisi, terbukti bahwa peristiwa lelaki mengacungkan pistol
itu bukanlah sebagai pemicu insiden Monas. Ada atau tidak adanya
lelaki yang mengacungkan pistol itu, insiden Monas tetap terjadi.
Sebab, peristiwa lelaki mengacungkan pistol itu terjadi pada bagian
tengah menjelang akhir penyerangan anggota FPI. Jadi, FPI telah
sengaja memutarbalikan peristiwa, yang bagian tengah atau akhir
dijadikan sebagai bagian awal. Ini jelas-jelas kebohongan publik yang
telah dilakukan FPI.

Kasus ini sama seperti gambar Munarman, Ketua Komando Laskar Islam
(KLI) yang sedang mencekik seseorang, yaitu bagian akhir dari
penyerangan FPI yang kemudian dijadikan sebagai bagian permulaan. Ini
jelas merupakan suatu upaya untuk membuat alasan (alibi) yang
mengada-ada dan dibuat-buat. Intinya, FPI tidak segan-segan membuat
alibi dusta demi menyelamatkan diri dari perbuatan yang telah
dilakukannya.

Lagi pula, lelaki itu mengacungkan pistol adalah dalam rangka membela
diri dan karena terpaksa. Sebab terlihat jelas dari hasil rekaman
video yang belum diedit, ia pada awalnya berusaha melindungi perempuan
dan anak-anak yang menjadi sasaran pemukulan anggota FPI. Namun,
justru ia sendiri yang kemudian menjadi sasaran pengeroyokkan sehingga
terpaksa mengeluarkan senjata api dan diacungkan ke atas. Dari
penelitian Roy Soeryo, tidak ada letusan senjata api yang terjadi
sebagaimana dikatakan oleh pihak FPI. Artinya, sekali lagi FPI telah
berdusta. Untuk menutupi kedustaan yang pertama akan diikuti dengan
kedustaan kedua. Untuk menutupi kedustaan kedua akan dilakukan dengan
kedustaan ketiga dan seterusnya.

Jadi, apa yang dikemukakan dalam analisa Roy Soeryo itu bersesuaian
dengan isi selebaran FPI, dua hari setelah insiden Monas terjadi.
Artinya, ada gambar peristiwa dalam insiden Monas yang sengaja
direkayasa FPI sebagai alibi menghindarkan diri bila insiden itu
memojokkan mereka. Gambar Munarman mencekik seseorang adalah salah
satu contohnya. Sehingga ini membuktikan kalimat "tidak membocorkan
rahasia mengenai kamera hasil setingan internal kita kepada pihak
lain" dalam selebaran DPP FPI itu adalah benar. Berarti benar pula,
bahwa selebaran itu dikeluarkan oleh FPI meski tidak ada tanda tangan
dan stempelnya.

BUKTI LAIN YANG TERKAIT

Bukti-bukti terkait lainnya yang menunjukkan bahwa itu adalah rekayasa
setidaknya ada dua lagi. Pertama, adalah pakaian; apabila penyerangan
itu dilakukan secara spontan mengapa didapatkan adanya penggantian
pakaian dan simbol-simbol. Yaitu anggota FPI, khususnya Munarman
mengganti pakaiannya dari yang dipakai pada saat mengikuti demo BBM
yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di depan Istana Merdeka.
Lalu mengapa pula didengungkan istilah Komando Laskar Islam (KLI), dan
tidak mau disebut sebagai FPI saja. Ini adalah upaya membuat alibi
yang lain, yang berujung pada kebohongan lagi.

Jawabannya adalah jelas. Munarman bermaksud menarik simpati
masyarakat. Apabila yang disebut hanya FPI, ini akan memojokkan FPI
sendiri yang secara otomatis akan melibatkan ketuanya, Habib Rizieq
Shihab. Sedangkan bila disebut Komando Laskar Islam (KLI), Rizieq
Shihab secara otomatis tidak ikut terlibat. Sebab, KLI punya struktur
otonom yang tak bersentuhan langsung dengan ketua FPI. Apalagi kalau
yang dimaksud Komando Laskar Islam (KLI) ini adalah gabungan dari
berbagai "Laskar Islam" yang ada di Indonesia, misalnya dari FPI
sendiri, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Laskar Jihad (LJ), dan
lain-lain. Tentu saja, Ketua FPI Habib Rizieq Shihab akan semakin jauh
tersentuh oleh tuntutan hukum.

Hal ini jelas tergambar dari selebar rahasia FPI yang berbunyi,
"Diingatkan kepada seluruh anggota FPI untuk sepakat membuat alibi
permasalahan pembubaran Ahmadiyah jika mendapat pertanyaan dari para
wartawan demi untuk mendapatkan simpatisan masyarakat luas" (paragraf
2, kalimat terakhir). Realisasinya terlihat jelas, dimanapun anggota
FPI ditanya wartawan, selalu diperlihatkan poster (yang kadang dibuat
mendadak untuk diperlihatkan kepada para wartawan) dan teriakan
"Bubarkan Ahmadiyah". Bahkan pengacara FPI pun yang semula disebut Tim
Pembela Muslim (TPM), berganti nama mendadak menjadi "Tim Pembela Anti
Ahmadiyah" (TPAA).

Ini terbukti sangat efektif, sehingga simpati akhirnya berdatangan
kepada Habib Rizieq Shihab dan Munarman. Sejak ditahan di Mapolda
Jaya, kedua tokoh FPI itu banyak dikunjungi tokoh lain. Jadi, isunya
bergeser, dari isu penyerangan anarkis yang menelan korban luka
berganti menjadi isu pembubaran Ahmadiyah, demi menarik simpati
masyarakat. Jelas, isu pembubaran Ahmadiyah hanyalah sebagai kedok
untuk menutupi kesalahan dan pembelaan diri.

Metode seperti ini pernah dilakukan oleh FPI yang dipimpin oleh Habib
Abdurrahman bin Asyegaf sewaktu menyerang Kampus Mubarak, Pusat Jemaat
Ahmadiyah Indonesia, di Kemang (Bogor), pada 9 dan 15 Juli 2005.
Meskipun jelas-jelas terlihat dari atributnya bahwa anggota FPI yang
menyerang, namun kepada media masa Habib Abdurrahman Asyegaf mengancam
agar "jangan menulis FPI yang menyerang, melainkan Gerakan Umat Islam
Indonesia (GUII)". Ini adalah upaya untuk mengalihkan dan mengaburkan
peristiwa yang sebenarnya. Sebab apabila yang ditulis hanya nama FPI,
maka itu artinya kecil. Tetapi bila yang ditulis adalah GUII, ini
seolah-olah mewakili seluruh umat Islam di Indonesia.

Bukti kedua adalah adanya short message system (SMS) yang beredar dan
menyebutkan bahwa "Sdr. Munarman, Ketua Komando Laskar Islam (KLI)
tewas mengenaskan di hutan karet di wilayah Batujajar, Bandung".
Setelah penulis cermati, ada dua versi bunyi redaksi SMS yang beredar
dan sempat diperlihatkan oleh media elektronik kepada pemirsanya.
Kejanggalannya cukup jelas terlihat. Pada SMS yang satu, besar
kecilnya huruf berbeda dengan SMS berisi redaksi yang sama lainnya
lagi. SMS ini dikeluarkan dari nomor operator Flexy area Jakarta
(021).

Perbedaan tersebut adalah seperti berikut:

"INNA LILLAHI WAINNA ILAHI ROJIUN! Telah tewas tertembak ….. secara
mengenaskan, Sdr. Munarman (Ketua Komando Laskar Islam) ….. di hutan
karet Batujajar, Bandung."

Sedangkan bentuk huruf pada SMS yang lainnya:

"Inna lillahi wainna ilahi rojiun! Telah tewas tertembak ….. secara
mengenaskan, Sdr. MUNARMAN (Ketua Komando Laskar Islam) ….. di hutan
karet Batujajar, Bandung."

Apabila diperhatikan secara seksama, terlihat perbedaan bentuk besar
kecilnya huruf pada SMS yang satu dengan yang lainnya. Meskipun
demikian, kedua bentuk huruf dalam kedua redaksi SMS tersebut sangat
mirip dengan bentuk huruf yang ada dalam selebaran DPP FPI tgl. 3 Juni
2008, yang sifatnya "sangat rahasia". Ini membuktikan bahwa selebaran
itu adalah asli meski tak ada tanda tangan dan stempel organisasi.
Kemungkinan penulis SMS dan selebaran tersebut adalah satu orang alias
orang yang sama. Artinya insiden Monas adalah hasil rekayasa panjang
sebelum 1 Juni 2008 dan sesudahnya. Pembaca dipersilakan menganalisa
lebih dalam lagi. Hanya ALLAH Ta'ala Yang Maha Mengetahui peristiwa
yang sesungguhnya. WaLlaahu a'lam bish-shawwaab!

KESIMPULAN ANALISA

    1. Penyerangan FPI terhadap AKKBB pada 1 Juni 2008 di lapangan
Monas telah direncanakan sebelumnya;
    2. Untuk menghindar dari tuntutan hukum yang lebih berat (karena
tak menyangka akhirnya akan berakibat adanya korban luka-luka), FPI
telah menyusun alibi yang dibungkus dengan kedustaan demi kedustaan;
    3. FPI hanyalah pelaksana lapangan, aktor intelektual dan donatur
dananya masih belum tersentuh;
    4. Insiden Monas adalah bagian dari rekayasa jangka panjang, yang
mengkambinghitamkan Ahmadiyah dengan maksud memuluskan tersebarnya
faham Wahabi dan Khilafah Islamiyah versi Hizbut Tahrir di Indonesia;
    5. Bila jumlah penganut faham Wahabi (HTI via FUI: FPI/MMI) menjadi
mayoritas, maka setelah Ahmadiyah berhasil dikeluarkan dari pagar
Islam, suatu saat nanti giliran umat Islam berfaham Ahlu Sunnah wal
Jama'ah (terutama NU) yang akan dikeluarkan dari pagar Islam
(dinonmuslimkan).



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.5/1533 - Release Date: 7/3/2008
7:19 PM

#4808 From: Irsa Bastian <irsa@...>
Date: Fri Jul 4, 2008 5:09 am
Subject: Surat Terbuka Kepada Amidhan
irsa@...
Send Email Send Email
 

 

            Spontanitas

Surat terbuka Kepada Amidhan

 

Sebagai orang yang mengikuti secara intens pemberitaan media tentang penyerangan FPI terhadap massa AKKBB, saya merasa geli bercampur heran bahwa seorang Kyai seperti Anda, dan kyai-kyai lain yang kemudian mengikutinya, selalu mengulang-ulang kata spontanitas dalam aksi penyerangan itu. Meskipun Anda sendiri seringkali menekankan tidak setuju kepada kekerasan yang dilakukan FPI, namun kesan yang muncul kuat sekali bahwa Anda juga menganggap wajar kekerasan itu dilakukan karena spontanitas dan karena provokasi yang dilakukan massa AKKBB. Ada beberapa hal yang mesti Anda renungkan sebagai berikut:

 

  1. Coba Anda perhatikan lagi berita-berita yang ada pada hari H, alias 1 Juni 2008. Misalnya soal alasan Munarman menyerang massa AKKBB:

Munarman: “Janganlah kita dikatakan anarkis, Ahmadiyah itu organisasi kriminal". “Yang penting Bakorpakem sudah menyatakan Ahmadiyah sesat dan menyesatkan, nggak ada nego lagi.”

Untuk itulah berbagai elemen gerakan Islam termasuk FPI sengaja menggelas aksi di Monas untuk membubarkan apel akbar tersebut.

(Munarman: FPI Punya Alasan Kuat Bubarkan Massa AKKBB; detik.com, 01/06/2008 14:33 WIB)

 

  1. Logika perijinan yang sekarang justru digunakan untuk mempersalahkan massa AKKBB, sejak menit awal justru malah dilabrak oleh Munarman. Dan tidak ada yang . Coba perhatikan berita berikut:

FPI merasa tidak perlu meminta izin dari kepolisian untuk melakukan aksi pembubaran massa AKKBB. Bagi mereka, aksi pemukulan dan perusakan yang dilakukan hanyalah tindakan 'merespon'.
"Kalau merespons doang kan nggak usah pakai izin," pungkas Juru Bicara FPI Munarman di Monas, Minggu (1/6/2008).

Menurut Munarman, aksi kelompoknya ini merespon keputusan rapat Bakorpakem yang menyatakan aliran Ahmadiyah adalah sesat dan menyesatkan.
Untuk itulah, FPI dan elemen Islam lainnya merespon dengan melakukan serangan mendadak terhadap
massa AKK-BB yang sedang menggelar perhelatan di Monas. Massa AKK-BB yang kebanyakan terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak pun lari tunggang langgang.
(FPI: Aksi Tak Perlu Izin Polisi; detik.com, 01/06/2008 14:45 WIB)

 

  1. Sekarang coba perhatikan berita berikut ini:

 

03/06/2008 10:19 WIB
Disebut Laskar Setan, FPI Polisikan AKKBB
Hestiana Dharmastuti - detikcom

Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) akan melaporkan dugaan penodaan agama yang dilakukan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) ke Polda Metro Jaya.

"Kita akan melaporkan gerakan AKK-BB yang memfitnah Laskar Islam pukul 10.00 WIB ke Polda Metro Jaya, termasuk 2 korban dari insiden itu yang kita bisa sebut sebagai dalang rusuh," kata kuasa hukum FPI, Achmad Michdan, kepada detikcom, Selasa (3/6/2008).

Menurut dia, FPI akan membawa sejumlah bukti seperti rekaman, dan saksi-saksi.

Michdan memaparkan insiden Monas dipicu oleh provokasi dari AKK-BB. Kegiatan AKK-BB pun dinilai tidak memiliki izin.

"Mereka bukan bicara kesatuan dan antikekerasan. Tetapi memfitnah dan mengangkat persoalan Ahmadiyah. Mereka bilang, jangan terpengaruh dengan laskar kafir dan laskar setan," ujar Michdan.

"Siapa yang tidak marah disebut laskar kafir dan laskar setan. Ketika kita meminta aksi AKK-BB dihentikan, mereka mengeluarkan senjata api dan meletuskannya. Kita jadi marah. Ini yang tidak terekspose media," lanjut dia.

Untuk itu, Michdan berharap kepolisian mengusut kasus ini secara transparan. Ada 4 anggota FPI, termasuk Munarman yang diduga oleh kepolisian terlibat kerusuhan itu.

"Mereka tidak menyebutkan nama hanya menunjukkan wajah-wajah dalam foto dan rekaman. Tetapi tidak betul mereka anggota FPI. Jika mereka melakukan kekerasan, itu bukan perintah atasan dan sangat mungkin dilakukan oleh oknum," paparnya. ( aan / asy )

Jika Anda perhatikan apa-apa yang diungkapkan Michdan (dan juga Munarman di berita lain) ini, Anda akan menemukan kelucuan-kelucuan dan kebohongan-kebohongan yang nyata:

a.       Munculnya tuduhan bahwa orasi AKKBB menyebut FPI laskar kafir dan laskar setan baru muncul tanggal 3 Juni, dua hari setelah kejadian. Sejauh yang saya ikuti, orasi tersebut juga tidak terbukti. Bahkan pengakuan serta video lapangan menunjukkan bahwa massa AKKBB belum juga memulai aksi.

b.      Termasuk juga soal logika perijinan dalam aksi AKKBB, muncul setelah ada komentar dari Kapolres Jakarta Pusat. Pihak FPI jelas tidak tahu soal perijinan ini ketika menyerang.

c.       Pernyataan Michdan bahwa pelaku kekerasan bukan anggota FPI, sangat jelas terbantah oleh video yang beredar yang terbukti menunjukkan seragam dan symbol-simbol FPI yang terpampang jelas. Belakangan setelah para pelaku ditangkap, Michdan tidak bicara apapun soal penyangkalannya ini.

 

  1. Terakhir, coba Anda baca transkrip orasi Ustad Alfian Tanjung dan Munarman berikut ini. Orasi ini dilakukan sesaat setelah penyerbuan, dan terekam video seseorang. Video ini sudah beredar di beberapa wartawan.

 

Alfian Tanjung:

Saya bangga dengan Anda karena cukup cepat tadi Anda melibas mereka, karena mereka memang adalah orang-orrang yang berpenampilan... ya, mereka berpenampilan (musang?) tapi sesuangguhnya mereka adalah iblis-iblis berbulu domba. FPI adalah bukti sejarah perjuangan umat Islam Indonesia. Nggak ada berbagai hal yang merintangi dan mengkhianati umat Islam. Nggak ada perang kecuali perang di antara yang paling suci di kalangan teman-teman lapangan seperti Front Pembela Islam ini.

Saudara-saudara sekalian. Gerakan kita hari ini bukan gerakan iseng-iseng. Bukan gerakan demonstrasi biasa. Saya sempat ingat, sebelum acara pertemuan kita terakhir, Habib Rizieq sempat memegang tangan saya: ‘Ustad Alfian, hari Minggu siang, kita perang.’

Jadi hari ini saya datang bersama teman-teman dengan amanah dari pimpinan kita, bahwa hari ini kita akan juga mempertegas, dan saya ngomong agar bisa ditindaklanjuti bagaimana laskar Ahmadiyah yang ada di lingkaran Hotel Indonesia.

Sekali lagi saudara-saudara semua. Untuk acara kita hari ini kita akan bersiap-siap, dalam bahasa agama kita disebut "i'dad", Al'i'dadu fi sabilillah. Aljihadu fi sabilillah adalah keutamaan."

 

Munarman:

"Yang penting Bakorpakem sudah memutuskan bahwa dia sesat. Tidak ada negosiasi. Ya sudah menurut saya. Apalagi yang diperlukan."

"Kalau dia tidak dibubarkan, kita yang akan bubarin." "Kita, Munarman akan membubarkan terus. Dengan Laskar Islam. Sampai mereka bubar."

"Kita belum memenangkan pertempuran. Kita baru menang jika Ahmadiyah secara resmi dinyatakan bubar. Jadi, kita akan siap 24 jam menghadapi panggilan jihad." "Berikutnya, kita akan datangi tempat-tempat mereka. Para pendukung mereka. Markas mereka. Kita akan datangi yang namanya Gunawan Muhamad. Yang namanya Asmara Nababan. Kita hancurkan dia.”

 

Apakah Anda masih merasa bahwa aksi penyerangan Munarman Cs. Terhadap massa AKKBB adalah aksi spontan?

Bapak Amidhan Yang Terhormat,

Sebagai bagian dari anak bangsa, dan sebagai bagian dari umat Islam, saya betul-betul resah melihat kenyataan bahwa atas nama dakwah Islam, kita menghalalkan fitnah-fitnah yang keji. Bahwa atas nama Islam, kita tidak fair, dan tidak melakukan check and richek terhadap fakta. Bahwa atas nama pemihakan kita terhadap kelompok yang mengatasnamakan Islam, kita memberangus kebenaran yang sesungguhnya. Bahwa atas dasar citra Islam, kita melindungi pelaku pencemaran Islam sendiri.

 

Bukankah Tuhan juga berfirman?: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.(QS. 49:6)”

 

Bapak Amidhan Yang Terhormat,

Mungkin tidak akan seberapa parah jika fitnah atau kebohongan itu dilakukan orang seperti saya yang tidak memiliki pengaruh apapun terhadap umat. Tapi jika kebohongan yang implikasinya sangat nyata ini dilakukan oleh seorang ulama seperti Anda, apalagi dalam kapasitas Anda sebagai orang penting di MUI yang sudah sangat jelas omongannya didengarkan oleh umat, menurut saya sangat fatal akibatnya. Apakah Anda menyadari itu semua?

 

Bapak Amidhan Yang Terhormat,

Saya resah. Dan saya tak tahu harus mengadu ke siapa dengan keresahan ini.

 

Semoga Allah melindungi kita dari segala godaan syetan yang terkutuk.

 

Dari saya.

Abdulloh

 

_._,___


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.5/1533 - Release Date: 7/3/2008 7:19 PM


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.5/1533 - Release Date: 7/3/2008 7:19 PM


#4807 From: Irsa Bastian <irsa@...>
Date: Tue Jul 1, 2008 7:44 am
Subject: About ANTI MUI :: alasan kenapa ada website anti MUI, ternyata yg punya HABIB
irsa@...
Send Email Send Email
 

 

About ANTI MUI

Assalamualaikum Wa Rahmatullah Wa BArakatuh,

Sebelumnya perkenankanlah diri ana, nama ana Habib Hasan bin husein bin Assegaf. Ana membuat website (blog) ini karena sangat prihatin atas apa yang terjadi pada umat Islam saat ini di Indonesia.

Beratus-ratus tahun Islam tumbuh dan berkembang di negri yang ana cintai Indonesia, memberikan hidayahnya ke negeri ini dan hidup berdampingan dengan agama leluhurnya (Keyakinan adat, Hindu, Budha) serta agama-agama lain yang ikut memeriahkan dan memberkati negeri ana tercinta.  Tapi kini, entah mengapa, umat Islam sebagai umat yang mayoritas di negeri ini terpecah belah dan beberapa kelompok dari mereka melakukan tindakan dan pemikiran yang radikal dan merusak citra Islam yang Rahmatan lil alamin.

Citra dendam, kebengisan dan peng-rusakan seakan dibenarkan oleh sekelompok orang yang menyebutkan diri sebagai umat Islam dan menetapkan diri mereka mewakili umat Islam. Sungguh ironis, setelah badai cercaan yang menghantam umat Islam pasca tragedi 9/11, dan upaya penerangan pada pihak luar apa sebenarnya Islam (damai) itu, di sisi lain kelompok radikal ini  dengan dalih mengembalikan "kemurnian ajaran Islam" malah merusak semua upaya itu dan membenarkan cercaan yang di alamatkan pada Agama Ana tercinta, Islam, ini terbukti nyata dengan adanya bom Bali dan kelompok preman yang mengatas namakan umat Islam.

Kesedihan ana tak terkira melihat daya upaya kelompok radikal ini, yang mana telah merasuk hingga kepada pemimpin-pemimpin umat dan diantaranya memanfaatkan nama MUI sebagai legitimasinya. Umat kini seakan dibodohi dengan cara berfikir yang sempit dan seakan menghilangkan kearifan, akal dan logika yang Allah Ta'ala berikan pada kita.

Tentang MUI

MUI sendiri ada semenjak tahun 80an, dengan Buya HAMKA sebagai ketuanya saat itu, yang lalu mengundurkan diri karena berbeda pendapat dengan pemerintahan saat itu (Suharto). MUI sendiri sebenarnya didirikan karena alasan politik pemerintahan saat itu (Suharto) untuk sebagai Humas dan penggerak yang melancarkan usaha dan kebijakan pemerintah saat itu. Saat itu ulama yang dipilih juga hanya yang menurut kriteria pemerintah saat itu bisa dimanfaatkan, dan diberi hak untuk mengeluarkan "fatwa" yang searah dengan kebijakan Pemerintah saat itu.

MUI di citrakan oleh pemerintah saat itu sebagai penghulu (Pemimpin) para ulama se-Indonesia, difasilitasi hingga ke tingkat daerah dan dibiayai negara. hal ini dapat dilihat dari website resmi MUI sendiri

Majelis Ulama Indonesia adalah wadah atau majelis yang menghimpun para ulama,zuama dan cendekiawan muslim Indonesia untuk menyatukan gerak dan langkah-langkah umat Islam Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bersama. Majelis Ulama Indonesia berdiri pada tanggal, 7 Rajab 1395 H, bertepatan dengan tanggal 26 Juli 1975 di Jakarta, sebagai hasil dari pertemuan atau musyawarah para ulama, cendekiawan dan zu'ama yang datang dari berbagai penjuru tanah air.

Antara lain meliputi dua puluh enam orang ulama yang mewakili 26 Propinsi di Indonesia, 10 orang ulama yang merupakan unsur dari ormas-ormas Islam tingkat pusat, yaitu, NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam, Perti. Al Washliyah, Math'laul Anwar, GUPPI, PTDI, DMI dan al Ittihadiyyah, 4 orang ulama dari Dinas Rohani Islam, AD, AU, AL dan POLRI serta 13 orang tokoh/cendekiawan yang merupakan tokoh perorangan.

padahal hal tersebut tidaklah benar, Semenjak zaman dahulu tidak ada istilah dimana seorang/sekelompok ulama lebih baik dari ulama lainnya atau ada ulama yang memimpin ulama lainnya.

Pasca lengsernya Suharto dan reformasi, kekosongan kewenangan MUI ternyata dimanfaatkan beberapa pihak untuk mendukung pemikiran radikalnya, sungguh sayang, pemikiran ini yang malah merusak citra Islam. Tidak adanya lagi pengawasan pemerintah seperti pada orde baru, membuat MUI bisa melakukan apa saja dengan "Fatwa"-nya. termasuk menyesatkan dan mengharamkan.  MUI yang memanfaatkan citranya yang di bentuk dulu dan tidak adanya pengawasan dan audit semakin merasa sebagai wakil Allah di negri ini.

Masya Allah, siapakah MUI itu saat ini? jika dia pemerintah, dimanakah tingkatan jabatannya? jika dia ormas, dimanakah anggotanya? Siapakah yang memilih mereka sebagai pemimpin? kapan dan bagaimana memilihnya?. Lalu mengapa dan buat apa mereka menggunakan uang rakyat? bukankah jika tidak dapat dijelaskan dasar keberadaan MUI berarti hal ini adalah sebuah penyelewangan. Maka dari pada itu, tiada salahnya ana megusulkan agar MUI dibubarkan sekarang juga.

Tentang Website (blog) ANTI MUI

Website ini memiliki dua alamat yaitu: www.antimui.co.cc dan antimui.wordpress.com. Website ini berjenis Blog, dimana dengan ini ana dapat sampaikan artikel dan berita dari berbagai sumber yang ana ketahui sebagai bahan pembelajaran dan diskusi tentang keadaan uamt Islam di Indonesia. Dengan website ini ana tunjukan ketidak setujuan ana tidak hanya kepada MUI tetapi juga kepada kaum radikal (tidak hanya radika dalam tindakan tetapi juga radikal dalam pemikiran) yang mengatas-namakan umat Islam.

Ikhwan dan akhwat dapat memberikan komentar dan berdiskusi tentang artikel yang ada dan bisa melakukan diskusi secara intelektual dan tana tekanan, ana sangat menghargai semangat diskusi terbuka dan tidak hanya bisa mencaci tanpa dasar….

Semoga Alah me ridhoi kita semua.Amin.


 


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.3/1527 - Release Date: 6/30/2008 6:07 PM


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.3/1527 - Release Date: 6/30/2008 6:07 PM


#4806 From: "wahyu.andito" <wahyu.andito@...>
Date: Fri Jun 27, 2008 2:58 pm
Subject: Re: Trs: [sg_2008] Fw: Ramalan yang mengejutkan dunia
wahyu.andito
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Salam Eden

Sampai saat ini, kami belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi
Maksud dan Kehendak Tuhan dengan menyelenggarakan perkabungan ini.
Kami hanya menjalankan apa yang menjadi Perintah Tuhan melalui Ruhul
Kudus kepada kami. Namun, berita-berita terakhir di media massa
seperti kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di depan Gedung DPR/MPR
tempo hari telah menunjukkan betapa bangsa Indonesia semakin berada di
dalam liputan bencana, baik itu dari alam maupun sosial. Maka sampai
saat ini, kami mengetahui bahwa masa perkabungan ini ditujukan kepada
bangsa Indonesia yang sedang dirundung bencana.

Mengenai peramal dari Brazil tersebut, tidak pernah ada penjelasan
khusus tentangnya. Hanya saja, pewartaan tentang adanya kejadian besar
sebagaimana bencana yang menewaskan sebagian besar penduduk bumi ini
memang menjadi sebuah hal yang dikabarkan oleh banyak orang. Di Eden
sendiri, Ruhul Kudus pernah mengisyaratkan perihal bencana besar yang
akan terjadi di bumi ini melalui salah satu Risalahnya tentang
Perubahan Peta Dunia (www.liaeden.info). Namun Bunda Lia Eden dan
Komunitas Eden dididik Tuhan dan Ruhul Kudus untuk tidak
menggantungkan diri pada ramalan, dimana perkara tentang terjadinya
peristiwa yang telah dipastikan saatnya di masa yang akan datang telah
menjadi ujian yang cukup berat bagi kami semua, namun memberikan
hikmah yang sangat dalam pada setiap peristiwanya.

Oleh karena itu, saat ini kami belum dapat memberikan komentar apa-apa
tentang peramal dari Brazil tersebut. Semoga berkenan.

Salam Eden


Andito


--- In salamullah-info@yahoogroups.com, albar dwiyanto
<migel_ocoyhood@...> wrote:
>
>
>
>
> Apakah Masa Perkabungan ada hubungannya dengan ini??
> Siapakah orang tersebut??
>
>
>
>
>
> ----- Forwarded Message ----
> From: "yenaswijaya@ hsbc.co.id" <yenaswijaya@ hsbc.co.id>
> Sent: Friday, May 30, 2008 3:36:31 PM
> Subject: Fw: Ramalan yang mengejutkan dunia
>
>
> Dapet imel ini dr temen. Msh lom dipastikan bener apa ga, tp ga ada
salahnya mulai skg kita hrs mawas diri dan mulai melestarikan bumi
kita. ^.^v
>
>
> ============ ========= ========= ========= ========= ========= =========
>
> Ramalan
> Besar yang Mengejutkan Dunia (1) :
> Bencana Tsunami Aceh Telah di Prediksi Sebelumnya
>
> Jucelino Noberga da Luz
> (Erabaru.or. id) - Jucelino Nobrega da Luz adalah orang Brasil,
lahir tahun 1960, profesinya saat ini ialah guru sekolah, dan dengan
istri serta kedua anaknya menjalani hidup yang sederhana, ia adalah
penduduk kota yang sangat biasa. Peristiwa yang ia ramalkan disertai
tanggal, bulan, tahun kejadian bencana besar dan dilengkapi dengan
petunjuk yang jelas, selain itu agar di kemudian hari jikalau terdapat
pihak ketiga yang meragukan kesahihan ramalannya, Jucelino selalu
mempublikasikan ramalan dengan tanggal dan peristiwa kejadian, meminta
untuk disahkan biro notaris atau jawatan pos negara, sehingga
memudahkan pihak lain melakukan pemeriksaan.
>
> Ramalan Jucelino secara beruntun terbukti
> Apabila orang atau makna yang ditemuinya di dalam mimpi termasuk
urusan pribadi, ia hanya memberitahukan kepada yang bersangkutan,
tetapi jika yang bersangkutan adalah seorang kepala negara atau tokoh
terkenal dan berkuasa di dalam masyarakat, selain akan berefek besar
terhadap masyarakat, maka ia juga akan memberitahu pers dan media
massa di negara tersebut. Perbedaan Jucelino dengan ahli ramal lainnya
ialah, firasat yang ditemui dalam mimpinya akan disampaikannya secara
utuh dan tanpa diseleksi, langsung kepada yang bersangkutan. Selain
itu seperti yang disampaikan di atas, ia juga memberitahu kepada yang
bersangkutan tentang pendokumentasian perihal ramalannya di biro
notaris pemerintah, atau memperoleh bukti pengiriman dari jawatan pos
negara, adakalanya ia mengirim surat yang dilampiri resi tentang
suratnya atau mengirim berita singkat kepada yang bersangkutan. Oleh
karena itu ia setiap hari membutuhkan biaya cukup besar untuk keperluan
>  korespondensi firasat mimpinya. Biaya-biaya tersebut harus berasal
dari penghasilan minim seorang guru yang kehidupan sehari-harinya
dilakukan dengan berhemat.
>
> Ada yang bertanya kepadanya pada umur berapa ia mulai bermimpi
firasat mimpi, ia menjawab sejak usia sembilan tahun, dimulai pada
tahun 1969, sehari ia terkadang bermimpi 3 hal, juga pernah bermimpi
sembilan hal, setiap hari jumlah yang ia mimpikan tidak sama. Ia
berkata, firasat mimpi yang ditemuinya selalu muncul dengan alami di
dalam situasi mimpinya, sama sekali bukan ia sendiri yang
memilihkannya. Jucelino dikala berusia 19 tahun, berjumpa dengan orang
suci peramal terkenal di Brasil, Franciscoshabiz, sesudah itu bencana
dan peristiwa berskala
> dunia secara berangsur bertambah di dalam firasat mimpi.
>
> Franciscoshabiz pernah dua kali dinominasikan sebagai peraih hadiah
> Nobel perdamaian, ia adalah ahli supra natural tersohor, juga adalah
> seorang dermawan. Oleh karena hubungan sebab akibat ini, kejadian
> yang diramal Jucelino sudah melebihi 80...000 kasus, mari kita simak
dari firasat mimpinya beberapa ramalan pilihan bersifat internasional
dan bencana berskala besar yang sudah terjadi, agar kita bersama-sama
kilas balik dengan peristiwa di bawah ini:
> Peristiwa terbunuhnya Putri Diana
> Tanggal 4 Maret 1997, surat peringatan yang dikirim via pos kepada
Lady Diana,
> "Saya menerima info dari Tuhan, ada orang berniat jahat merencanakan
> skenario kecelakaan mobil terhadap anda, jiwa anda juga bisa
mengalami bahaya, tujuh malaikat mengatakannya demikian kepada saya.
Kemungkinan anda akan tewas di dalam kecelakaan mobil kali ini, namun
para pakar barangkali bisa menganggapnya sebagai human error saat
berkendara dan mengurusinya sebagai kejadian kecelakaan, akan tetapi
mereka salah sama sekali. Pembunuhnya ada di dekat anda…..peristiwa
pembunuhan ini kemungkinan terjadi sebelum tibanya tahun 2000."
> Jucelino juga pernah mengirimkan surat peringatan tersebut per pos
kepada tiga media cetak besar Inggris yakni Times, Daily Telegraph dan
Guardian, tetapi hingga hari ini tidak pernah diberitakan. Peristiwa
kecelakaan mobil terjadi setelah lima bulan sejak terkirimnya surat
peringatan yakni tanggal 31 Agustus 1997, persis seperti uraian
ramalan bahwa pada akhirnya diselesaikan dengan sembrono sebagai human
error dalam berkendara.
> Di dalam ramalan dicatat bahwa peristiwa itu bisa terjadi sebelum
tahun 2000, meskipun tidak terdapat tanggal, bulan dan tahun yang
pasti, tetapi dua tahun sebelum ramalan, di dalam surat yang dikirim
Jucelino kepada presiden Brasil ketika itu Fernando Henrique Silva
Cardoso, disebutkan (surat ini dibubuhi stempel biro notaris) bahwa,
"Tahun 1997 sampai 1998 Lady Diana bisa tewas…."
>
> Dua kali serangan terhadap WTC, kali kedua adalah kejadian teror 911
> Tahun 1989, sebuah surat peringatan dikirim kepada presiden Amerika
dan kedutaan Inggris, surat tersebut tertanggal 26 Oktober 1989 per
pos dan tercatat di kantor notaris Klicheeba di kota Palana.
> Di dalam surat tersebut juga diramalkan bahwa tahun 1993 untuk kali
pertama WTC bakal diserang, meskipun tidak dinujum tanggal serangan,
namun serangan kedua kalinya dengan sangat jelas disebutkan pada
tanggal 11 September 2001. Mengenai hasil dari surat peringatan
tersebut, telah anda ketahui. Serangan pertama WTC terjadi tiga
setengah tahun sesudah surat peringatan diterima yakni tanggal 26
Februari 1993, suatu kasus peledakan areal parkir yang menimbulkan
korban tewas dan terluka, sedangkan serangan kedua terjadi pada 12
tahun kemudian yakni 11 September 2001, " Kasus serangan 911 dilakukan
serentak oleh banyak teroris" yang telah menggemparkan dunia.
> Yang membuat orang terkejut dan terheran-heran ialah di dalam surat
> peringatan/ramalann ya itu juga tercatat: sesudah serangan kedua
> terhadap WTC, meletus perang Afghanistan dan Irak, setelah Irak
> terkalahkan, presiden Saddam Hussein melarikan diri dan bersembunyi
di wilayah Irak tengah di kota Ad Dawr dan lain sebagainya, juga
diramal dengan terperinci, peristiwa yang para pembaca sudah ketahui
semua, di dalam surat ramalan tersebut kejadian yang diramalkan satu
per satu telah terjadi.
>
> Surat peringatan itu juga dikirim per pos kepada ayah presiden sekarang
> George Bush, kala itu si Bush tua, surat peringatan ramalan per tahun
> 1989 tersebut ditulis 9 tahun kemudian pada tanggal 28 Oktober tahun
> 1998 dan dikirim ulang kepada presiden Clinton, di dalam surat
tersebut disampaikan: "Jucelino sangat mengkawatirkan bencana yang
dulu telah dilihatnya di dalam mimpi, itu adalah kaum teroris
melancarkan serangan terhadap pulau Manhattan, gedung jangkung
dikepung oleh api raksasa yang datang dari langit. Mungkin saja ada
orang mengira bahwa ini sedang berkelakar dan tidak menganggapnya
serius, akan tetapi mutlak bukan lelucon, oleh karena itu saya
mengirim surat kepada media utama Amerika, berharap mereka bisa
mempublikasikan surat peringatan ramalan saya."
> Seperti dijelaskan di depan, peristiwa besar semacam itu bisa
berdampak kepada masyarakat, Jucelino biasanya mempublikasikannya
sebelum kejadian, ia tidak saja menghubungi yang bersangkutan, bahkan
isi yang sama, ia kirim bersamaan ke media massa dan sebagainya. Namun
sampai dengan sekarang, nyaris tak ada perusahaan media massa yang mau
menerima permintaannya untuk menyiarkan kepada khalayak.
>
> Demikian pula agen berita Miami Herald yang persis menerima surat
peringatan itu membalas surat singkat kepada Jucelino dengan isi :
> "Di dalam surat anda yang dikirim kepada kami per tanggal 26 Oktober
1989, diramalkan bahwa gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 akan
mengalami serangan kaum teroris, terhadap ramalan ini agen berita kami
memberikan apresiasi. Selain itu anda juga di dalam surat tersebut
meramalkan Amerika bisa terjadi 2 kali perang, akhirnya bisa bertempur
melawan Irak, juga Saddam melarikan diri, serta tentang ia lari dan
bersembunyi di Ad Dawr, Irak tengah dan lain berita detail lainnya
telah dengan rinci diramalkan. Sayang sekali kami tidak bisa
> mempublikasikan isi berita seperti itu, karena kami khawatir bisa
> menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat…"
> Mengenai lokasi persembunyian Saddam, sesudah peristiwa terjadi pada
tanggal 13 September 2001, pos yang disampaikan kepada presiden
Amerika George Bush dengan sangat detail diceritakan tentang "lokasi
persembunyian Saddam, di sebelah luarnya terdapat sebuah poster
tentang bahtera nabi Nuh, di tepi sungai Tigris terdapat sebuah
lobang, di atasnya ditutupi dengan papan kayu dan karpet imitasi,
aksesnya dikamuflasekan dengan batu bata, tanah dan sampah."
> Kemudian sesudah membaca berita baru mengetahui bahwa ramalan
Jucelino betul-betul sangat tepat, ramalan yang pada realitanya
membuat orang sangat tercengang itu masih terus berkelanjutan. Tentang
Saddam pasca penangkapan dari pemberitaan pers kita ketahui bahwa
sesudah dinyatakan bersalah dan divonis hukuman mati dan dieksekusi
pada tanggal 30 Desember 2006 lalu. Sesudah itu terjadi pertentangan
sengit antar kelompok Sunni dan Syiah di negeri Irak, bisa
sewaktu-waktu mengakibatkan situasi perang saudara, setiap pagi dan
malam hari banyak korban tewas warga sipil tak berdosa telah berjatuhan.
> Namun vonis mati Saddam seperti ini dan Irak pasca Saddam dipenuhi
kekalutan di dalam negeri, berkaitan dengan ramalan Jucelino ini,
tanggal 29 Mei 2006 lalu telah dikirim kali ketiga kepada Radio Pass
FM Indonesia yang berada di Jakarta, isi seluruhnya cocok, sebagai
berikut :
> "Menurut pengadilan Irak, Saddam di vonis bersalah, dan kemungkinan
dieksekusi mati pada tanggal 30 Desember 2006. Dengan demikian seluruh
negeri Irak akan terjadi pertikaian, dan akan terjadi banyak korban jiwa."
> Selain itu, sering kali firasat mimpi tepat ditunjukkan kepada
> Jucelino, membiarkan dia di dalam alam mimpi melihat tokoh dari
musibah dan bencana dunia, dari sini bisa diketahui bahwasanya ia
bukan "manusia biasa", ia pasti memiliki kekuatan meneropong masa
depan dan kemampuan meramal yang menakjubkan.
>
> Gempa besar di laut Sumatera
> Surat peringatan terawal yang dikirim ialah 8 tahun sebelum terjadi
Tsunami di Aceh tahun 2004, tepatnya pada tanggal 16 September 1996
lalu, dikirim per pos kepada duta besar India di Brasilia, ibu kota
Brasil.
> Di dalam surat tersebut diramalkan bahwa tanggal 26 Desember 2004
pagi hari di propinsi Aceh, Indonesia bakal terjadi gempa bumi 8,9
skala Richter, Indonesia dan India diterjang Tsunami setinggi 10 meter
itu. Surat peringatan kepada presiden Indonesia Soeharto dikirim per
tanggal 30 April 1997, isi surat tersebut: "Saya di dalam mimpi
melihat tanggal 26 Desember 2004 pagi hari jam 7, Asia Selatan bakal
diguncang oleh 8.9 skala richter gempa besar, bersamaan dengan itu
juga bisa terjadi tsunami setinggi 10 meter, area penyebarannya
dimulai dari propinsi Aceh, Indonesia, India, Malaysia, Sri Langka,
Thailand, Maldivas, Bangladesh dan sebagainya bahkan mencapai hingga
Mauritius... Dan bakal ada 100.000 jiwa terenggut…"
> Alhasil, gempa bumi sesuai ramalan di dalam surat peringatan
tersebut terjadi pada pagi hari jam 7.58 tanggal 26 Desember 2004,
angka tewas melebihi 200. 000 orang, gelombang tsunami tertinggi
mencapai 30 meter, ada banyak sekali orang raib ditelan tsunami yang
menerjang pantai. Para kedubes seperti Indonesia , Filipina , Thailand
dan lain-lain, juga telah menerima surat yang sama, surat resmi
tersebut semuanya terlampiri stempel jawatan pos terkait. Selain itu
Jucelino juga menerima surat ucapan terima kasih dari berbagai kedubes
atau pejabat sekretariat kepresidenan negara bersangkutan.
>
> Surat ucapan terima kasih dari kantor kepresidenan berisi keluhan
sebagai berikut:
> "Mengenai gempa bumi dan tsunami jikalau sampai terjadi pada tahun
> 2004, demi menghindari terjadinya bencana yang mengerikan ini, ada
> banyak hal terpaksa harus kami lakukan, namun kami juga merasa tak
> berdaya." Selain itu, isi surat balasan sederhana berasal kedubes
> Indonesia : "….kami akan menyampaikan isi surat anda kepada negara
> kami, apabila ada berita lain yang hendak disusulkan, jangan ragu-ragu
> menyampaikan. "
> Dari situ bisa diketahui, 8 tahun sebelum bencana terjadi, Jucelino
sudah meramalkan bakal ada gempa bumi super-besar dan tsunami besar
melanda kawasan Asia Selatan dengan korban tewas melebihi 100.000
orang, dari dalam surat peringatan tersebut dengan rinci kami dapat
mengetahui bahwa Jucelino juga secara parsial mengirim surat resmi
pemberitahuan dengan detail tentang tahun, bulan, tanggal dan waktu
kejadian, kepada negara-negara yang bakal tertimpa bencana, namun pada
kenyataannya tiada langkah-langkah pencegahan efektif apapun yang
dilakukan.
> <Bersambung>
> (The Epoch Times/whs)
> Erabaru.or.id) - Peramal jitu Jucelino Nobrega da Luz adalah orang
Brasil, pada 2 edisi terdahulu telah membabarkan ketepatan ramalannya
. Minggu ini kita akan menyajikan ramalan masa depan.
>
> Tahun 2008
> -Obat penangkal penyakit AIDS dan Dengue berhasil ditemukan.
> -Tanggal 18 Juli bakal terjadi gempa bumi besar di Filipina, akan
> terdapat ribuan korban tewas.
> - Empire State Building , New York , pada bulan September bakal
> mengalami peristiwa teror.
> -Pada tanggal 13 September akan terjadi gempa besar 9,1 skala richter
> di Tiongkok, sumber gempa di Nanning dan pulau Hainan, bersamaan itu
bakal terjadi tsunami besar setinggi 30 meter lebih, menimbulkan
jutaan korban tewas. Tsunami tersebut sangat mungkin menyapu Jepang pula.
>
> Tahun 2009
> -Tanggal 25 Januari bakal terjadi gempa bumi besar ber-skala richter
> 8,9 menyerang Osaka dan Kobe , Jepang, dikuatirkan korban tewas
> mencapai beberapa puluh ribu orang.
> -Bulan November di Jepang terjadi lagi gempa bumi besar, bakal ada
> ribuan orang tewas.
> -Pemerintah Brazil dikarenakan krisis ekonomi dan tidak mampu
> menerbitkan dana asu-ransi dan pensiun, sehingga rakyat di ibu kota dan
> penjara memberontak.
> -Tanggal 24 Agustus Istambul, Turki, bakal terjadi gempa bumi besar
> berskala Richter 8,9, jalanan banyak yang retak dan patah.
> -Tanggal 16 Desember di wilayah timur Sumatra , Indonesia , bakal
> terjadi 7,8 skala Richter gempa bumi, ribuan orang tewas.
>
> Tahun 2010
> -Temperatur beberapa negara Afrika kemungkinan besar meningkat
hingga 58° Celcius, bersamaan itu terjadi kekurangan air bersih yang
parah.
> -Tanggal 15 Juni pasar saham di New York bakal runtuh, ekonomi dunia
akan memasuki kondisi krisis.
> Suhu di Afrika bisa mencapai 58° Celcius, angka yang pada awal
> mendengar seolah-olah sulit dipercaya, namun pada kenyata-annya pada
> awal bulan Mei 2007, menurut info para pelancong yang pergi ke
sekitar wilayah Afrika, temperatur di Yunani dan Turki sudah mencapai
39° hingga 40° Celcius, sedangkan ibu kota utama Irak dan jazirah
Arab temperatur tingginya berta-han di suhu 45° â€" 46° Celcius,
pada musim panas suhu tertinggi dimungkinkan terjadi. Suhu awal Mei
saja sudah sedemikian tinggi, bisa dibayangkan pada tahun 2010 kelak
pemanasan global bakal semakin parah, temperatur di banyak negara
Afrika sangat dimungkinkan mencetak rekor tertinggi yang susah
dibayangkan.
>
> Tahun 2011
> -Penelitian metode penyembuhan penyakit kanker berhasil dengan
sukses, akan tetapi jenis penyakit baru lainnya bakal muncul.
> -Wabah beracun yang mematikan bakal muncul, dinamakan ALS (red.:
> terjemahan harfiah, belum tentu akurat) yang menyebabkan kehilangan
> kekebalan tubuh, apabila terjangkit penyakit tersebut dalam tempo 4
jam bakal meninggal.
> -Flu burung jenis H5NI mulai resmi menyerang umat manusia, hingga
tahun 2013 terdapat sekitar 73.000.000 orang tewas karena virus ini.
> Ciri khas ramalan Jucelino tidak saja meramalkan penyakit menular
dan terjadinya gempa, bahkan penyakit yang belum terjadi dan nama dari
gempapun bisa diramal, misalnya judul buku karangan Al Gore, mantan
wakil presiden AS, berjudul An Inconvenient Truth, angin puting
beliung menyapu ibu kota Brazil, Rio de Janeiro menimbulkan ri-buan
korban tewas, ALS sebutan untuk penyakit menular yang muncul pada
tahun 2011, gempa bumi besar dari San Francisco, AS, tahun 2006
dinamakan The Big One dan lain-lain contoh tipikal.
>
> Tahun 2012
> -Oleh karena perluasan area kebakaran ladang sewaktu musim
kekeringan, gurunisasi dimulai, antara tahun 2015 - 2020 rimba
belantara Amazon bakal lenyap.
> -Mulai 6 Desember langit berubah memasuki jaman awan hitam, disebut
sebagai kabut pekat karena cuaca.
> -Oleh karena tersebar luasnya penyakit menular umat manusia mulai
punah.
>
> Tahun 2013
> -Penelitian untuk metode penyembuhan penyakit kanker selain tumor
otak dinyatakan berhasil.
> -Pulau Bahama dari kepulauan Hindia barat (gugus kepulauan dekat
> Karibia), antara tanggal 1 -25 November dikarenakan letus-an gunung
> berapi terjadi gempa bumi, sesudah itu juga bakal terjadi tsunami super
> raksasa seting-gi 150 meter, gelombang tsunami setinggi kira-kira 80
> meter akan menyapu lautan Karibia, daratan AS, Brazil dan lain-lain
> juga bakal diterjang masuk jauh ke daratan hingga 15 - 20 km. Sebelum
> tsunami terjadi, air laut akan surut sedalam 6 meter, sejumlah besar
> penyu juga akan mulai bergerak.
> Diramalkan oleh Jucelino di saat anjing dan kucing mengetahui akan
ada bencana besar menimpa, mereka tentu akan melarikan diri dari
tempat tinggalnya, 24 jam sebelum meninggalkan lokasi mereka akan
menunjukkan tanda-tanda gerakan tak lazim, maka itu kita bisa
berdasarkan hal tersebut menjadikannya sebagai standar pengamatan.
>
> Tahun 2014
> Planet kecil perlahan-lahan mendekati bumi dan ada kemungkinan
> bertubrukan dengan bumi, eksistensi planet kecil ini mempengaruhi
> permasalahan tentang timbul tenggelamnya umat manusia di bumi.
>
> Tahun 2015
> Pertengahan November suhu rata-rata dunia kemungkinan mencapai 59°
Celcius, ada banyak orang mati kepanasan, dengan demikian kekalutan
besar dunia semakin parah saja.
>
> Tahun 2016
> -Pertengahan bulan April terjadi serangan taifun, ada ibu kota di
> Tiongkok mengalami kerusakan, sekitar 1.000 orang tewas.
> -Presiden AS saat ini George W. Bush bakal masuk ruang gawat darurat
> RS, jiwanya di ambang kematian.
>
> Tahun 2018
> Mengenai masalah pendekatan planet kecil ke bumi, para pemimpin
> berbagai pemerintah-an dunia berkumpul mengadakan rapat
> penanggulangannya. Juce-lino pada tahun 2000 sudah me-ramalkan,
selain itu juga memberitahu keberadaan planet kecil itu kepada NASA,
pada tanggal 31 Juni 2002 sebagian kecil petinggi NASA menamakan
planet kecil tersebut "2002NZT7".
>
> Tahun 2019
> -Kemungkinan besar solusi dari hasil penelitian bakal menggunakan
> kekuatan ilmiah, akan tetapi apabila bumi bertabrakan dengannya, maka
> bisa mengakibatkan 1/3 penduduk dunia musnah. Jucelino meramalkan
> kemungkinan planet kecil menubruk bumi sebesar 60%.
> -Wilayah laut timur Jepang bakal terjadi gempa bumi super besar yang
> masih lebih hebat daripada gempa bumi besar yang pernah terjadi di
> lautan Sumatera , Indonesia .
>
> Tahun 2025
> - Para pakar klimatologi menemukan kembali planet kecil, ternyata
> sangat mungkin berta-brakan kembali dengan bumi, kemungkinan
> bertubrukan mencapai 80%.
>
> Tahun 2026
> -Terjadi gempa super besar di San Francisco pada bulan Juni, disebut
> sebagai "The Big One", patahan besar San Andreas Fault bisa rusak,
> negara bagian California bisa hancur, banyak kawah gunung berapi
bakal terbuka kembali, ketinggian tsunami juga bisa melebihi 150 meter.
> Dari ramalan peringatan untuk masa depan, selain ramalan seperti
> tersebut di atas, masih ada ramalan yang lebih mengejutkan orang,
> ramalan terakhir yang bisa disampaikan Jucelino adalah hingga tahun
2043
>
> Tahun 2043
> Penduduk dunia berkurang secara drastis, terdapat sekitar 80%
penduduk tewas di dalam bencana.
> Pesta olahraga Olimpiade dunia dilangsungkan di Beijing apakah bakal
berjalan dengan lancar?
> Seperti dikisahkan di depan, tahun 2008 akan terjadi gempa bumi besar
> 9,1 skala richter menimbulkan jutaan korban tewas di Tiongkok,
menurut ramalan Jucelino, tanggal terjadinya gempa ialah 13 September,
sedangkan tanggal berlangsungnya Olimpiade ialah 8 - 24 Agustus,
ditilik dari jadwal tersebut, sesudah Olimpiade usai baru terjadi
gempa bumi. Tetapi yang dikuatirkan ialah sebelum terjadi gempa besar
tersebut, gempa-gempa kecil bakal terjadi berulangkali (pada bulan mei
98 ini juga terjadi gempa yang cukup dahsyat di China ), yang juga
bakal membuat negara dan rakyat memasuki era tidak tenang.
> Meskipun Jucelino tidak dengan jelas memastikan tepat kapan
terjadinya, namun jika dia-sumsikan dengan 1 hingga 2 bulan, sangat
mungkin terjadi sewaktu berlangsungnya Olimpiade, kalau memang
demikian bisa membuat kepercayaan penyelenggara dan atlet peserta
menjadi goyah. Sewaktu penulis membaca sepotong ramalan Jucelino, di
dalam benak sekejap teringat akan pesan Mr... John Titoer (terjemahan
harfiah, belum akurat) bahwa "Olimpiade Athena pada tahun 2004 adalah
yang terakhir.
>
> Akan tetapi, pusat gempa sesuai ramalan apabila terjadi di Nanning
dan sekitar pulau Hai-nan, pulau terujung di Tiongkok, sedangkan di
sekeliling kedua tempat tersebut asalkan tidak dibangun arena
pertandingan, maka Olimpiade dunia bakal ditutup dengan sukses. Namun
letak persoalannya ialah pemerintah PKC (Partai Komunis China ) hanya
mementingkan jaga muka, dengan hanya memprioritaskan keberhasilan
Olimpiade lantas mengabaikan gempa awal yang semakin kerap,
kemungkinan tia-danya antisipasi terhadapnya sa-ngat tinggi.
Pemerintah PKC barangkali bakal
> menyesuaikan si-kon akan membatasi pemberitaan, memblokir berita
> kejadian gempa awal yang diramalkan terhadap pers dalam dan luar
> negeri, tindakan semacam itu mutlak bakal membuat bencana seperti
yang diramalkan bertambah parah. Di dalam surat peringatan Jucelino
> dikatakan: "Jikalau tidak dilakukan proteksi yang baik terhadap
> masyarakat sipil, bisa membawa kerugian sangat parah."
>
> Ramalan Jucelino juga menyebutkan kedatangan jaman es
> Ia juga meramalkan dengan tepat tentang anomali cuaca, salah satunya,
> pada tahun 2003 terjadi suhu panas di Eropa, di dalam surat peringatan
> tanggal 29 Oktober 2001 Jucelino meramalkan: "Alam akan menyerang
balik bumi, kenaikan temperatur di Perancis, Jerman dan Portugal
menimbulkan puluhan ribu korban tewas, bencana ini bisa terjadi pada
tahun 2003 dan 2004." Realitanya, suhu musim panas di Eropa pada tahun
2003 mencapai puncaknya, terdapat sekitar 35 ribu orang mati
kepanasan. Diantaranya di Perancis dan Jerman yang paling hebat,
korban tewas di Perancis sebanyak 14.000 jiwa, di Jerman sekitar 7.000
orang.
>
> Disimak dari ramalan Jucelino, pemanasan global semakin lama semakin
naik, sampai tahun 2012 suhu di negara Afrika barangkali bisa mencapai
58° Celcius yang meresahkan orang, bersamaan dengan itu juga bisa
terjadi kekurangan air yang parah, sesudah itu suhu juga akan sema-kin
naik, hingga tahun 2015 suhu rata-rata bumi bisa mencapai 59°
Celcius, banyak orang akan mati kepanasan, ketakutan besar umat
manusia akan semakin menggl-bal. Apabila betul-betul terjadi seperti
itu, tentu saja bisa berakibat kekeringan dan kekurangan pasokan
pangan dan menimbulkan ketegangan antar negara, Ju-celino juga
meramalkan tahun 2011 bisa jadi kekurangan air maka menimbulkan
meletusnya perang baru, tentang perang ini ia tidak meramalkan secara
rinci, namun dirasakan itu bukannya perang perbatasan yang sederhana.
> Bagaimanapun gejala pemanasan yang terjadi sekarang ini bukannya
seperti yang dianggap para pakar cuaca bahwa "kecepatan pemanasan
sangat lamban", melainkan melonjak dengan drastis. Akan tetapi
pemanasan seolah-olah juga mutlak tidak berlangsung terus menerus,
sesudah pemanasan global, telah menanti gejala berbalik menjadi
ekstrim dingin. Asalkan suhu bumi sedemikian meningkat drastis, pulau
Greenland dan kutub selatan akan ada es dalam jumlah cukup besar yang
meleleh, hal mutlak yang tak dapat dihindari, alhasil sirkulasi besar
samudra menjadi lemah sehingga berubah menjadi efek pendinginan,
meluncur secepat kilat, yang me-nandakan akan terjadi sebuah kelahiran
jaman es baru. Dalam ramalan Jucelino sepertinya juga dibuktikan bahwa
pada tahun 2027 sesudah terjadi keadaan pendinginan global, masih lagi
akan menghadapi sebuah jaman es yang baru. Isi detail ramalan tersebut :
> "Gunung berapi Yellow Stone Park di Amerika mulai meletus, oleh
karena semburan api begitu besar sehingga menga-kibatkan lahar dan
asap akan meluas ke segala penjuru hingga sejauh 1.600 km, seperti
Kansas, Nebraska dan Montana dan lain sebagainya, bakal mengalami
bencana besar, sesudah gunung api ini meletus bisa terlahir lagi jaman
es baru. Letusan gunung berapi bukan hanya terjadi di Yellow Stone
Park , di seluruh tempat di dunia bisa juga terjadi, oleh karena
semburan asap telah menutupi matahari, lebih-lebih lagi arus sirkulasi
besar dari samudera terhenti maka telah merangsang pembentukan gejala
pendinginan global.
>
> Al Gore memperoleh hadiah nobel perdamaian
> Seperti telah anda ketahui, mantan wapres AS, Al Gore berupaya
terhadap penelitian per-masalahan pemanasan global, karangannya yang
terkenal yakni "An Inconvenience Truth" telah dibuatkan filmnya, malah
juga telah memperoleh hadiah Oscar, sehingga banyak orang menyambut
dengan getir permasalahan pemanasan global Al Gore yang dipindahkan ke
layar perak. Sesungguhnya pada 19 tahun yang lalu, yakni pada tahun
1988, Jucelino sudah meramalnya, berita itu dimuat di majalah Moon
edisi 6, akhir bulan Mei sebelum dipublikasikan, kepala editor
penelitian sewaktu memberitahu penulis, saya juga merasa terkejut
sampai tercengang sejenak.
>
> Menurut surat ramalan kepada Al Gore yang kala itu menjabat anggota
kongres yang dikirim per pos pada tahun 1988 oleh Jucelino sudah
diinfokan kepada Al Gore, dari tahun 1993 - 2001 ia bakal menjabat
wapres pemerintahan Clinton, kelak akan berusaha dengan gigih terhadap
kegiatan yang melindungi lingkungan hidup di bumi, selain itu juga
bakal tersohor dengan buku karangannya berjudul "An Inconvenience
Truth", dalam surat yang ditulis dalam bahasa Inggris itu, Jucelino
juga menyebut dengan tepat judul bukunya. Selain itu di dalam surat
ramalan tersebut juga diberitahukan kegiatan Al Gore tersebut bakal
diakui dan berhasil memperoleh hadiah Nobel perdamaian tahun 2007.
>
> Kemampuan ramalan Jucelino tidak bisa kita sangkal.
> Waktu yang diberikan kepada umat manusia tidak tersisa banyak, mulai
Desember 2007, awan hitam bakal menyebar keseluruh pelosok dunia
> Ramalan Jucelino, andaikata umat manusia kita masih mempertahankan
keadaan seperti sekarang ini, umat manusia dari tahun 2008 - 2012
bakal menjalani hari-hari penuh ketakutan, pertanda awal sebelum
bencana terjadi, langit di seluruh dunia akan diselimuti dengan "awan
hitam".
>
> Selalu merasakan bencana demi bencana besar yang akan disongsong
oleh dunia di masa depan, termasuk pergerakan cuaca dan meletusnya
perang, bencana diupayakan menjadi 0, apabila masih saja terjadi, juga
apabila mengubah cakupannya menjadi kecil, akhir tahun 2007 adalah
batas paling akhir umat manusia mulai mendusin. Jucelino mendambakan
akhir tahun 2007 di dunia bakal terjadi "perubahan kesadaran" yang besar.
>
> Parahnya situasi telah begitu mendesak, tapi jikalau kita umat
manusia masih saja berkeras kepala mempertahankan ketidakpedulian dan
mati rasa, Jucelino memperingatkan kepada umat manusia tentang ramalan
masa depan yang gelap, seakan-akan sudah bakal terjadi secara terus
menerus. Kita setiap orang harus sadar, lebih-lebih harus menya-dari
sikonnya yang begitu parah, entah secara pribadi, kelompok, tingkatan
negara, menjaga pos kerja masing-masing, bertindak dengan gerakan
nyata, karena batas terakhir bakal tiba.
>
> "Tanpa tenaga" dan "minim tenaga" mutlak tak bisa disamakan, makna
tanpa tenaga ialah tak peduli menggalang berapa banyak orangpun tak
akan terbentuk tenaga, sedangkan minim tenaga, bila jumlah orang yang
dikumpulkan semakin banyak, maka tenaganya bisa berubah semakin
> perkasa. Misalkan saja dimulai dari diri sendiri masing-masing orang,
> meskipun tenaga seseorang lemah, namun kita bisa mempengaruhi
beberapa juta bahkan puluh juta orang, menentukan sebuah kekuatan
perkasa yang bisa dibentuk untuk mengubah bencana besar pada masa depan.
>
> Artikel ini dikutip dari internet, kami tampilkan semata-mata hendak
menyediakan informasi yang lebih banyak kepada pembaca.
>
>
>
>
>
>
>
> ________________________________
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo! Answers
> ________________________________
>
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* *********
> This message originated from the Internet. Its originator may or may
not be who
> they claim to be and the information contained in the message and any
> attachments may or may not be accurate.
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* *********
>
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* ***
> The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
> whose main office in Indonesia is at Jl. Jendral Sudirman Kav.
29-31, Jakarta 12920, Indonesia
> ************ ********* ********* ********* ********* ********* ***
>
> ________________________________
>
> ************ ********* ********* ********* ********* *********
********* *
> This e-mail is confidential. It may also be legally privileged.
> If you are not the addressee you may not copy, forward, disclose
> or use any part of it. If you have received this message in error,
> please delete it and all copies from your system and notify the
> sender immediately by return e-mail.
>
> Internet communications cannot be guaranteed to be timely,
> secure, error or virus-free. The sender does not accept liability
> for any errors or omissions..
> ************ ********* ********* ********* ********* *********
********* *
> "SAVE PAPER - THINK BEFORE YOU PRINT!"
>
>
>
>
>
___________________________________________________________________________
> Cari tahu ramalan bintang kamu - Yahoo! Indonesia Search.
>
http://id.search.yahoo.com/search?p=%22ramalan+bintang%22&cs=bz&fr=fp-top
>

#4805 From: albar dwiyanto <migel_ocoyhood@...>
Date: Fri Jun 27, 2008 2:43 am
Subject: Trs: [sg_2008] Fw: Ramalan yang mengejutkan dunia
migel_ocoyhood
Online Now Online Now
Send Email Send Email
 


Apakah Masa Perkabungan ada hubungannya dengan ini??
Siapakah orang tersebut??



----- Forwarded Message ----
From: "yenaswijaya@ hsbc.co.id" <yenaswijaya@ hsbc.co.id>
Sent: Friday, May 30, 2008 3:36:31 PM
Subject: Fw: Ramalan yang mengejutkan dunia


Dapet imel ini dr temen. Msh lom dipastikan bener apa ga, tp ga ada salahnya mulai skg kita hrs mawas diri dan mulai melestarikan bumi kita. ^.^v


============ ========= ========= ========= ========= ========= =========

Ramalan
Besar yang Mengejutkan Dunia (1) :
Bencana Tsunami Aceh Telah di Prediksi Sebelumnya

Jucelino Noberga da Luz
(Erabaru.or. id) - Jucelino Nobrega da Luz adalah orang Brasil, lahir tahun 1960, profesinya saat ini ialah guru sekolah, dan dengan istri serta kedua anaknya menjalani hidup yang sederhana, ia adalah penduduk kota yang sangat biasa. Peristiwa yang ia ramalkan disertai tanggal, bulan, tahun kejadian bencana besar dan dilengkapi dengan petunjuk yang jelas, selain itu agar di kemudian hari jikalau terdapat pihak ketiga yang meragukan kesahihan ramalannya, Jucelino selalu mempublikasikan ramalan dengan tanggal dan peristiwa kejadian, meminta untuk disahkan biro notaris atau jawatan pos negara, sehingga memudahkan pihak lain melakukan pemeriksaan.


Ramalan Jucelino secara beruntun terbukti
Apabila orang atau makna yang ditemuinya di dalam mimpi termasuk urusan pribadi, ia hanya memberitahukan kepada yang bersangkutan, tetapi jika yang bersangkutan adalah seorang kepala negara atau tokoh terkenal dan berkuasa di dalam masyarakat, selain akan berefek besar terhadap masyarakat, maka ia juga akan memberitahu pers dan media massa di negara tersebut. Perbedaan Jucelino dengan ahli ramal lainnya ialah, firasat yang ditemui dalam mimpinya akan disampaikannya secara utuh dan tanpa diseleksi, langsung kepada yang bersangkutan. Selain itu seperti yang disampaikan di atas, ia juga memberitahu kepada yang bersangkutan tentang pendokumentasian perihal ramalannya di biro notaris pemerintah, atau memperoleh bukti pengiriman dari jawatan pos negara, adakalanya ia mengirim surat yang dilampiri resi tentang suratnya atau mengirim berita singkat kepada yang bersangkutan. Oleh karena itu ia setiap hari membutuhkan biaya cukup besar untuk keperluan korespondensi firasat mimpinya. Biaya-biaya tersebut harus berasal dari penghasilan minim seorang guru yang kehidupan sehari-harinya dilakukan dengan berhemat.


Ada yang bertanya kepadanya pada umur berapa ia mulai bermimpi firasat mimpi, ia menjawab sejak usia sembilan tahun, dimulai pada tahun 1969, sehari ia terkadang bermimpi 3 hal, juga pernah bermimpi sembilan hal, setiap hari jumlah yang ia mimpikan tidak sama. Ia berkata, firasat mimpi yang ditemuinya selalu muncul dengan alami di dalam situasi mimpinya, sama sekali bukan ia sendiri yang memilihkannya. Jucelino dikala berusia 19 tahun, berjumpa dengan orang suci peramal terkenal di Brasil, Franciscoshabiz, sesudah itu bencana dan peristiwa berskala
dunia secara berangsur bertambah di dalam firasat mimpi.


Franciscoshabiz pernah dua kali dinominasikan sebagai peraih hadiah
Nobel perdamaian, ia adalah ahli supra natural tersohor, juga adalah
seorang dermawan. Oleh karena hubungan sebab akibat ini, kejadian
yang diramal Jucelino sudah melebihi 80...000 kasus, mari kita simak dari firasat mimpinya beberapa ramalan pilihan bersifat internasional dan bencana berskala besar yang sudah terjadi, agar kita bersama-sama kilas balik dengan peristiwa di bawah ini:
Peristiwa terbunuhnya Putri Diana

Tanggal 4 Maret 1997, surat peringatan yang dikirim via pos kepada Lady Diana,
"Saya menerima info dari Tuhan, ada orang berniat jahat merencanakan
skenario kecelakaan mobil terhadap anda, jiwa anda juga bisa mengalami bahaya, tujuh malaikat mengatakannya demikian kepada saya. Kemungkinan anda akan tewas di dalam kecelakaan mobil kali ini, namun para pakar barangkali bisa menganggapnya sebagai human error saat berkendara dan mengurusinya sebagai kejadian kecelakaan, akan tetapi mereka salah sama sekali. Pembunuhnya ada di dekat anda…..peristiwa pembunuhan ini kemungkinan terjadi sebelum tibanya tahun 2000."
Jucelino juga pernah mengirimkan surat peringatan tersebut per pos kepada tiga media cetak besar Inggris yakni Times, Daily Telegraph dan Guardian, tetapi hingga hari ini tidak pernah diberitakan. Peristiwa kecelakaan mobil terjadi setelah lima bulan sejak terkirimnya surat peringatan yakni tanggal 31 Agustus 1997, persis seperti uraian ramalan bahwa pada akhirnya diselesaikan dengan sembrono sebagai human error dalam berkendara.
Di dalam ramalan dicatat bahwa peristiwa itu bisa terjadi sebelum tahun 2000, meskipun tidak terdapat tanggal, bulan dan tahun yang pasti, tetapi dua tahun sebelum ramalan, di dalam surat yang dikirim Jucelino kepada presiden Brasil ketika itu Fernando Henrique Silva Cardoso, disebutkan (surat ini dibubuhi stempel biro notaris) bahwa, "Tahun 1997 sampai 1998 Lady Diana bisa tewas…."


Dua kali serangan terhadap WTC, kali kedua adalah kejadian teror 911
Tahun 1989, sebuah surat peringatan dikirim kepada presiden Amerika dan kedutaan Inggris, surat tersebut tertanggal 26 Oktober 1989 per pos dan tercatat di kantor notaris Klicheeba di kota Palana.
Di dalam surat tersebut juga diramalkan bahwa tahun 1993 untuk kali pertama WTC bakal diserang, meskipun tidak dinujum tanggal serangan, namun serangan kedua kalinya dengan sangat jelas disebutkan pada tanggal 11 September 2001. Mengenai hasil dari surat peringatan tersebut, telah anda ketahui. Serangan pertama WTC terjadi tiga setengah tahun sesudah surat peringatan diterima yakni tanggal 26 Februari 1993, suatu kasus peledakan areal parkir yang menimbulkan korban tewas dan terluka, sedangkan serangan kedua terjadi pada 12 tahun kemudian yakni 11 September 2001, " Kasus serangan 911 dilakukan serentak oleh banyak teroris" yang telah menggemparkan dunia.
Yang membuat orang terkejut dan terheran-heran ialah di dalam surat
peringatan/ramalann ya itu juga tercatat: sesudah serangan kedua
terhadap WTC, meletus perang Afghanistan dan Irak, setelah Irak
terkalahkan, presiden Saddam Hussein melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Irak tengah di kota Ad Dawr dan lain sebagainya, juga diramal dengan terperinci, peristiwa yang para pembaca sudah ketahui semua, di dalam surat ramalan tersebut kejadian yang diramalkan satu per satu telah terjadi.


Surat peringatan itu juga dikirim per pos kepada ayah presiden sekarang
George Bush, kala itu si Bush tua, surat peringatan ramalan per tahun
1989 tersebut ditulis 9 tahun kemudian pada tanggal 28 Oktober tahun
1998 dan dikirim ulang kepada presiden Clinton, di dalam surat tersebut disampaikan: "Jucelino sangat mengkawatirkan bencana yang dulu telah dilihatnya di dalam mimpi, itu adalah kaum teroris melancarkan serangan terhadap pulau Manhattan, gedung jangkung dikepung oleh api raksasa yang datang dari langit. Mungkin saja ada orang mengira bahwa ini sedang berkelakar dan tidak menganggapnya serius, akan tetapi mutlak bukan lelucon, oleh karena itu saya mengirim surat kepada media utama Amerika, berharap mereka bisa mempublikasikan surat peringatan ramalan saya."
Seperti dijelaskan di depan, peristiwa besar semacam itu bisa berdampak kepada masyarakat, Jucelino biasanya mempublikasikannya sebelum kejadian, ia tidak saja menghubungi yang bersangkutan, bahkan isi yang sama, ia kirim bersamaan ke media massa dan sebagainya. Namun sampai dengan sekarang, nyaris tak ada perusahaan media massa yang mau menerima permintaannya untuk menyiarkan kepada khalayak.


Demikian pula agen berita Miami Herald yang persis menerima surat peringatan itu membalas surat singkat kepada Jucelino dengan isi :
"Di dalam surat anda yang dikirim kepada kami per tanggal 26 Oktober 1989, diramalkan bahwa gedung WTC pada tanggal 11 September 2001 akan mengalami serangan kaum teroris, terhadap ramalan ini agen berita kami memberikan apresiasi. Selain itu anda juga di dalam surat tersebut meramalkan Amerika bisa terjadi 2 kali perang, akhirnya bisa bertempur melawan Irak, juga Saddam melarikan diri, serta tentang ia lari dan bersembunyi di Ad Dawr, Irak tengah dan lain berita detail lainnya telah dengan rinci diramalkan. Sayang sekali kami tidak bisa
mempublikasikan isi berita seperti itu, karena kami khawatir bisa
menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat…"
Mengenai lokasi persembunyian Saddam, sesudah peristiwa terjadi pada tanggal 13 September 2001, pos yang disampaikan kepada presiden Amerika George Bush dengan sangat detail diceritakan tentang "lokasi persembunyian Saddam, di sebelah luarnya terdapat sebuah poster tentang bahtera nabi Nuh, di tepi sungai Tigris terdapat sebuah lobang, di atasnya ditutupi dengan papan kayu dan karpet imitasi, aksesnya dikamuflasekan dengan batu bata, tanah dan sampah."
Kemudian sesudah membaca berita baru mengetahui bahwa ramalan Jucelino betul-betul sangat tepat, ramalan yang pada realitanya membuat orang sangat tercengang itu masih terus berkelanjutan. Tentang Saddam pasca penangkapan dari pemberitaan pers kita ketahui bahwa sesudah dinyatakan bersalah dan divonis hukuman mati dan dieksekusi pada tanggal 30 Desember 2006 lalu. Sesudah itu terjadi pertentangan sengit antar kelompok Sunni dan Syiah di negeri Irak, bisa sewaktu-waktu mengakibatkan situasi perang saudara, setiap pagi dan malam hari banyak korban tewas warga sipil tak berdosa telah berjatuhan.
Namun vonis mati Saddam seperti ini dan Irak pasca Saddam dipenuhi kekalutan di dalam negeri, berkaitan dengan ramalan Jucelino ini, tanggal 29 Mei 2006 lalu telah dikirim kali ketiga kepada Radio Pass FM Indonesia yang berada di Jakarta, isi seluruhnya cocok, sebagai berikut :
"Menurut pengadilan Irak, Saddam di vonis bersalah, dan kemungkinan dieksekusi mati pada tanggal 30 Desember 2006. Dengan demikian seluruh negeri Irak akan terjadi pertikaian, dan akan terjadi banyak korban jiwa."
Selain itu, sering kali firasat mimpi tepat ditunjukkan kepada
Jucelino, membiarkan dia di dalam alam mimpi melihat tokoh dari musibah dan bencana dunia, dari sini bisa diketahui bahwasanya ia bukan "manusia biasa", ia pasti memiliki kekuatan meneropong masa depan dan kemampuan meramal yang menakjubkan.


Gempa besar di laut Sumatera
Surat peringatan terawal yang dikirim ialah 8 tahun sebelum terjadi Tsunami di Aceh tahun 2004, tepatnya pada tanggal 16 September 1996 lalu, dikirim per pos kepada duta besar India di Brasilia, ibu kota Brasil.
Di dalam surat tersebut diramalkan bahwa tanggal 26 Desember 2004 pagi hari di propinsi Aceh, Indonesia bakal terjadi gempa bumi 8,9 skala Richter, Indonesia dan India diterjang Tsunami setinggi 10 meter itu. Surat peringatan kepada presiden Indonesia Soeharto dikirim per tanggal 30 April 1997, isi surat tersebut: "Saya di dalam mimpi melihat tanggal 26 Desember 2004 pagi hari jam 7, Asia Selatan bakal diguncang oleh 8.9 skala richter gempa besar, bersamaan dengan itu juga bisa terjadi tsunami setinggi 10 meter, area penyebarannya dimulai dari propinsi Aceh, Indonesia, India, Malaysia, Sri Langka, Thailand, Maldivas, Bangladesh dan sebagainya bahkan mencapai hingga Mauritius... Dan bakal ada 100.000 jiwa terenggut…"
Alhasil, gempa bumi sesuai ramalan di dalam surat peringatan tersebut terjadi pada pagi hari jam 7.58 tanggal 26 Desember 2004, angka tewas melebihi 200. 000 orang, gelombang tsunami tertinggi mencapai 30 meter, ada banyak sekali orang raib ditelan tsunami yang menerjang pantai. Para kedubes seperti Indonesia , Filipina , Thailand dan lain-lain, juga telah menerima surat yang sama, surat resmi tersebut semuanya terlampiri stempel jawatan pos terkait. Selain itu Jucelino juga menerima surat ucapan terima kasih dari berbagai kedubes atau pejabat sekretariat kepresidenan negara bersangkutan.


Surat ucapan terima kasih dari kantor kepresidenan berisi keluhan sebagai berikut:
"Mengenai gempa bumi dan tsunami jikalau sampai terjadi pada tahun
2004, demi menghindari terjadinya bencana yang mengerikan ini, ada
banyak hal terpaksa harus kami lakukan, namun kami juga merasa tak
berdaya." Selain itu, isi surat balasan sederhana berasal kedubes
Indonesia : "….kami akan menyampaikan isi surat anda kepada negara
kami, apabila ada berita lain yang hendak disusulkan, jangan ragu-ragu
menyampaikan. "
Dari situ bisa diketahui, 8 tahun sebelum bencana terjadi, Jucelino sudah meramalkan bakal ada gempa bumi super-besar dan tsunami besar melanda kawasan Asia Selatan dengan korban tewas melebihi 100.000 orang, dari dalam surat peringatan tersebut dengan rinci kami dapat mengetahui bahwa Jucelino juga secara parsial mengirim surat resmi pemberitahuan dengan detail tentang tahun, bulan, tanggal dan waktu kejadian, kepada negara-negara yang bakal tertimpa bencana, namun pada kenyataannya tiada langkah-langkah pencegahan efektif apapun yang dilakukan.
<Bersambung>
(The Epoch Times/whs)
Erabaru.or.id) - Peramal jitu Jucelino Nobrega da Luz adalah orang Brasil, pada 2 edisi terdahulu telah membabarkan ketepatan ramalannya . Minggu ini kita akan menyajikan ramalan masa depan.


Tahun 2008
-Obat penangkal penyakit AIDS dan Dengue berhasil ditemukan.
-Tanggal 18 Juli bakal terjadi gempa bumi besar di Filipina, akan
terdapat ribuan korban tewas.
- Empire State Building , New York , pada bulan September bakal
mengalami peristiwa teror.
-Pada tanggal 13 September akan terjadi gempa besar 9,1 skala richter
di Tiongkok, sumber gempa di Nanning dan pulau Hainan, bersamaan itu bakal terjadi tsunami besar setinggi 30 meter lebih, menimbulkan jutaan korban tewas. Tsunami tersebut sangat mungkin menyapu Jepang pula.


Tahun 2009
-Tanggal 25 Januari bakal terjadi gempa bumi besar ber-skala richter
8,9 menyerang Osaka dan Kobe , Jepang, dikuatirkan korban tewas
mencapai beberapa puluh ribu orang.
-Bulan November di Jepang terjadi lagi gempa bumi besar, bakal ada
ribuan orang tewas.
-Pemerintah Brazil dikarenakan krisis ekonomi dan tidak mampu
menerbitkan dana asu-ransi dan pensiun, sehingga rakyat di ibu kota dan
penjara memberontak.
-Tanggal 24 Agustus Istambul, Turki, bakal terjadi gempa bumi besar
berskala Richter 8,9, jalanan banyak yang retak dan patah.
-Tanggal 16 Desember di wilayah timur Sumatra , Indonesia , bakal
terjadi 7,8 skala Richter gempa bumi, ribuan orang tewas.


Tahun 2010
-Temperatur beberapa negara Afrika kemungkinan besar meningkat hingga 58° Celcius, bersamaan itu terjadi kekurangan air bersih yang parah.
-Tanggal 15 Juni pasar saham di New York bakal runtuh, ekonomi dunia akan memasuki kondisi krisis.
Suhu di Afrika bisa mencapai 58° Celcius, angka yang pada awal
mendengar seolah-olah sulit dipercaya, namun pada kenyata-annya pada
awal bulan Mei 2007, menurut info para pelancong yang pergi ke sekitar wilayah Afrika, temperatur di Yunani dan Turki sudah mencapai 39° hingga 40° Celcius, sedangkan ibu kota utama Irak dan jazirah Arab temperatur tingginya berta-han di suhu 45° – 46° Celcius, pada musim panas suhu tertinggi dimungkinkan terjadi. Suhu awal Mei saja sudah sedemikian tinggi, bisa dibayangkan pada tahun 2010 kelak pemanasan global bakal semakin parah, temperatur di banyak negara Afrika sangat dimungkinkan mencetak rekor tertinggi yang susah dibayangkan.


Tahun 2011
-Penelitian metode penyembuhan penyakit kanker berhasil dengan sukses, akan tetapi jenis penyakit baru lainnya bakal muncul.
-Wabah beracun yang mematikan bakal muncul, dinamakan ALS (red.:
terjemahan harfiah, belum tentu akurat) yang menyebabkan kehilangan
kekebalan tubuh, apabila terjangkit penyakit tersebut dalam tempo 4 jam bakal meninggal.
-Flu burung jenis H5NI mulai resmi menyerang umat manusia, hingga tahun 2013 terdapat sekitar 73.000.000 orang tewas karena virus ini.
Ciri khas ramalan Jucelino tidak saja meramalkan penyakit menular dan terjadinya gempa, bahkan penyakit yang belum terjadi dan nama dari gempapun bisa diramal, misalnya judul buku karangan Al Gore, mantan wakil presiden AS, berjudul An Inconvenient Truth, angin puting beliung menyapu ibu kota Brazil, Rio de Janeiro menimbulkan ri-buan korban tewas, ALS sebutan untuk penyakit menular yang muncul pada tahun 2011, gempa bumi besar dari San Francisco, AS, tahun 2006 dinamakan The Big One dan lain-lain contoh tipikal.


Tahun 2012
-Oleh karena perluasan area kebakaran ladang sewaktu musim kekeringan, gurunisasi dimulai, antara tahun 2015 - 2020 rimba belantara Amazon bakal lenyap.
-Mulai 6 Desember langit berubah memasuki jaman awan hitam, disebut sebagai kabut pekat karena cuaca.
-Oleh karena tersebar luasnya penyakit menular umat manusia mulai punah.


Tahun 2013
-Penelitian untuk metode penyembuhan penyakit kanker selain tumor otak dinyatakan berhasil.
-Pulau Bahama dari kepulauan Hindia barat (gugus kepulauan dekat
Karibia), antara tanggal 1 -25 November dikarenakan letus-an gunung
berapi terjadi gempa bumi, sesudah itu juga bakal terjadi tsunami super
raksasa seting-gi 150 meter, gelombang tsunami setinggi kira-kira 80
meter akan menyapu lautan Karibia, daratan AS, Brazil dan lain-lain
juga bakal diterjang masuk jauh ke daratan hingga 15 - 20 km. Sebelum
tsunami terjadi, air laut akan surut sedalam 6 meter, sejumlah besar
penyu juga akan mulai bergerak.
Diramalkan oleh Jucelino di saat anjing dan kucing mengetahui akan ada bencana besar menimpa, mereka tentu akan melarikan diri dari tempat tinggalnya, 24 jam sebelum meninggalkan lokasi mereka akan menunjukkan tanda-tanda gerakan tak lazim, maka itu kita bisa berdasarkan hal tersebut menjadikannya sebagai standar pengamatan.


Tahun 2014
Planet kecil perlahan-lahan mendekati bumi dan ada kemungkinan
bertubrukan dengan bumi, eksistensi planet kecil ini mempengaruhi
permasalahan tentang timbul tenggelamnya umat manusia di bumi.


Tahun 2015
Pertengahan November suhu rata-rata dunia kemungkinan mencapai 59° Celcius, ada banyak orang mati kepanasan, dengan demikian kekalutan besar dunia semakin parah saja.


Tahun 2016
-Pertengahan bulan April terjadi serangan taifun, ada ibu kota di
Tiongkok mengalami kerusakan, sekitar 1.000 orang tewas.
-Presiden AS saat ini George W. Bush bakal masuk ruang gawat darurat
RS, jiwanya di ambang kematian.


Tahun 2018
Mengenai masalah pendekatan planet kecil ke bumi, para pemimpin
berbagai pemerintah-an dunia berkumpul mengadakan rapat
penanggulangannya. Juce-lino pada tahun 2000 sudah me-ramalkan, selain itu juga memberitahu keberadaan planet kecil itu kepada NASA, pada tanggal 31 Juni 2002 sebagian kecil petinggi NASA menamakan planet kecil tersebut "2002NZT7".


Tahun 2019
-Kemungkinan besar solusi dari hasil penelitian bakal menggunakan
kekuatan ilmiah, akan tetapi apabila bumi bertabrakan dengannya, maka
bisa mengakibatkan 1/3 penduduk dunia musnah. Jucelino meramalkan
kemungkinan planet kecil menubruk bumi sebesar 60%.
-Wilayah laut timur Jepang bakal terjadi gempa bumi super besar yang
masih lebih hebat daripada gempa bumi besar yang pernah terjadi di
lautan Sumatera , Indonesia .


Tahun 2025
- Para pakar klimatologi menemukan kembali planet kecil, ternyata
sangat mungkin berta-brakan kembali dengan bumi, kemungkinan
bertubrukan mencapai 80%.


Tahun 2026
-Terjadi gempa super besar di San Francisco pada bulan Juni, disebut
sebagai "The Big One", patahan besar San Andreas Fault bisa rusak,
negara bagian California bisa hancur, banyak kawah gunung berapi bakal terbuka kembali, ketinggian tsunami juga bisa melebihi 150 meter.
Dari ramalan peringatan untuk masa depan, selain ramalan seperti
tersebut di atas, masih ada ramalan yang lebih mengejutkan orang,
ramalan terakhir yang bisa disampaikan Jucelino adalah hingga tahun 2043


Tahun 2043
Penduduk dunia berkurang secara drastis, terdapat sekitar 80% penduduk tewas di dalam bencana.
Pesta olahraga Olimpiade dunia dilangsungkan di Beijing apakah bakal berjalan dengan lancar?
Seperti dikisahkan di depan, tahun 2008 akan terjadi gempa bumi besar
9,1 skala richter menimbulkan jutaan korban tewas di Tiongkok, menurut ramalan Jucelino, tanggal terjadinya gempa ialah 13 September, sedangkan tanggal berlangsungnya Olimpiade ialah 8 - 24 Agustus, ditilik dari jadwal tersebut, sesudah Olimpiade usai baru terjadi gempa bumi. Tetapi yang dikuatirkan ialah sebelum terjadi gempa besar tersebut, gempa-gempa kecil bakal terjadi berulangkali (pada bulan mei 98 ini juga terjadi gempa yang cukup dahsyat di China ), yang juga bakal membuat negara dan rakyat memasuki era tidak tenang.
Meskipun Jucelino tidak dengan jelas memastikan tepat kapan terjadinya, namun jika dia-sumsikan dengan 1 hingga 2 bulan, sangat mungkin terjadi sewaktu berlangsungnya Olimpiade, kalau memang demikian bisa membuat kepercayaan penyelenggara dan atlet peserta menjadi goyah. Sewaktu penulis membaca sepotong ramalan Jucelino, di dalam benak sekejap teringat akan pesan Mr... John Titoer (terjemahan harfiah, belum akurat) bahwa "Olimpiade Athena pada tahun 2004 adalah yang terakhir.


Akan tetapi, pusat gempa sesuai ramalan apabila terjadi di Nanning dan sekitar pulau Hai-nan, pulau terujung di Tiongkok, sedangkan di sekeliling kedua tempat tersebut asalkan tidak dibangun arena pertandingan, maka Olimpiade dunia bakal ditutup dengan sukses. Namun letak persoalannya ialah pemerintah PKC (Partai Komunis China ) hanya mementingkan jaga muka, dengan hanya memprioritaskan keberhasilan Olimpiade lantas mengabaikan gempa awal yang semakin kerap, kemungkinan tia-danya antisipasi terhadapnya sa-ngat tinggi. Pemerintah PKC barangkali bakal
menyesuaikan si-kon akan membatasi pemberitaan, memblokir berita
kejadian gempa awal yang diramalkan terhadap pers dalam dan luar
negeri, tindakan semacam itu mutlak bakal membuat bencana seperti yang diramalkan bertambah parah. Di dalam surat peringatan Jucelino
dikatakan: "Jikalau tidak dilakukan proteksi yang baik terhadap
masyarakat sipil, bisa membawa kerugian sangat parah."


Ramalan Jucelino juga menyebutkan kedatangan jaman es
Ia juga meramalkan dengan tepat tentang anomali cuaca, salah satunya,
pada tahun 2003 terjadi suhu panas di Eropa, di dalam surat peringatan
tanggal 29 Oktober 2001 Jucelino meramalkan: "Alam akan menyerang balik bumi, kenaikan temperatur di Perancis, Jerman dan Portugal menimbulkan puluhan ribu korban tewas, bencana ini bisa terjadi pada tahun 2003 dan 2004." Realitanya, suhu musim panas di Eropa pada tahun 2003 mencapai puncaknya, terdapat sekitar 35 ribu orang mati kepanasan. Diantaranya di Perancis dan Jerman yang paling hebat, korban tewas di Perancis sebanyak 14.000 jiwa, di Jerman sekitar 7.000 orang.


Disimak dari ramalan Jucelino, pemanasan global semakin lama semakin naik, sampai tahun 2012 suhu di negara Afrika barangkali bisa mencapai 58° Celcius yang meresahkan orang, bersamaan dengan itu juga bisa terjadi kekurangan air yang parah, sesudah itu suhu juga akan sema-kin naik, hingga tahun 2015 suhu rata-rata bumi bisa mencapai 59° Celcius, banyak orang akan mati kepanasan, ketakutan besar umat manusia akan semakin menggl-bal. Apabila betul-betul terjadi seperti itu, tentu saja bisa berakibat kekeringan dan kekurangan pasokan pangan dan menimbulkan ketegangan antar negara, Ju-celino juga meramalkan tahun 2011 bisa jadi kekurangan air maka menimbulkan meletusnya perang baru, tentang perang ini ia tidak meramalkan secara rinci, namun dirasakan itu bukannya perang perbatasan yang sederhana.
Bagaimanapun gejala pemanasan yang terjadi sekarang ini bukannya seperti yang dianggap para pakar cuaca bahwa "kecepatan pemanasan sangat lamban", melainkan melonjak dengan drastis. Akan tetapi pemanasan seolah-olah juga mutlak tidak berlangsung terus menerus, sesudah pemanasan global, telah menanti gejala berbalik menjadi ekstrim dingin. Asalkan suhu bumi sedemikian meningkat drastis, pulau Greenland dan kutub selatan akan ada es dalam jumlah cukup besar yang meleleh, hal mutlak yang tak dapat dihindari, alhasil sirkulasi besar samudra menjadi lemah sehingga berubah menjadi efek pendinginan, meluncur secepat kilat, yang me-nandakan akan terjadi sebuah kelahiran jaman es baru. Dalam ramalan Jucelino sepertinya juga dibuktikan bahwa pada tahun 2027 sesudah terjadi keadaan pendinginan global, masih lagi akan menghadapi sebuah jaman es yang baru. Isi detail ramalan tersebut :
"Gunung berapi Yellow Stone Park di Amerika mulai meletus, oleh karena semburan api begitu besar sehingga menga-kibatkan lahar dan asap akan meluas ke segala penjuru hingga sejauh 1.600 km, seperti Kansas, Nebraska dan Montana dan lain sebagainya, bakal mengalami bencana besar, sesudah gunung api ini meletus bisa terlahir lagi jaman es baru. Letusan gunung berapi bukan hanya terjadi di Yellow Stone Park , di seluruh tempat di dunia bisa juga terjadi, oleh karena semburan asap telah menutupi matahari, lebih-lebih lagi arus sirkulasi besar dari samudera terhenti maka telah merangsang pembentukan gejala pendinginan global.


Al Gore memperoleh hadiah nobel perdamaian
Seperti telah anda ketahui, mantan wapres AS, Al Gore berupaya terhadap penelitian per-masalahan pemanasan global, karangannya yang terkenal yakni "An Inconvenience Truth" telah dibuatkan filmnya, malah juga telah memperoleh hadiah Oscar, sehingga banyak orang menyambut dengan getir permasalahan pemanasan global Al Gore yang dipindahkan ke layar perak. Sesungguhnya pada 19 tahun yang lalu, yakni pada tahun 1988, Jucelino sudah meramalnya, berita itu dimuat di majalah Moon edisi 6, akhir bulan Mei sebelum dipublikasikan, kepala editor penelitian sewaktu memberitahu penulis, saya juga merasa terkejut sampai tercengang sejenak.


Menurut surat ramalan kepada Al Gore yang kala itu menjabat anggota kongres yang dikirim per pos pada tahun 1988 oleh Jucelino sudah diinfokan kepada Al Gore, dari tahun 1993 - 2001 ia bakal menjabat wapres pemerintahan Clinton, kelak akan berusaha dengan gigih terhadap kegiatan yang melindungi lingkungan hidup di bumi, selain itu juga bakal tersohor dengan buku karangannya berjudul "An Inconvenience Truth", dalam surat yang ditulis dalam bahasa Inggris itu, Jucelino juga menyebut dengan tepat judul bukunya. Selain itu di dalam surat ramalan tersebut juga diberitahukan kegiatan Al Gore tersebut bakal diakui dan berhasil memperoleh hadiah Nobel perdamaian tahun 2007.

Kemampuan ramalan Jucelino tidak bisa kita sangkal.
Waktu yang diberikan kepada umat manusia tidak tersisa banyak, mulai Desember 2007, awan hitam bakal menyebar keseluruh pelosok dunia
Ramalan Jucelino, andaikata umat manusia kita masih mempertahankan keadaan seperti sekarang ini, umat manusia dari tahun 2008 - 2012 bakal menjalani hari-hari penuh ketakutan, pertanda awal sebelum bencana terjadi, langit di seluruh dunia akan diselimuti dengan "awan hitam".


Selalu merasakan bencana demi bencana besar yang akan disongsong oleh dunia di masa depan, termasuk pergerakan cuaca dan meletusnya perang, bencana diupayakan menjadi 0, apabila masih saja terjadi, juga apabila mengubah cakupannya menjadi kecil, akhir tahun 2007 adalah batas paling akhir umat manusia mulai mendusin. Jucelino mendambakan akhir tahun 2007 di dunia bakal terjadi "perubahan kesadaran" yang besar.

Parahnya situasi telah begitu mendesak, tapi jikalau kita umat manusia masih saja berkeras kepala mempertahankan ketidakpedulian dan mati rasa, Jucelino memperingatkan kepada umat manusia tentang ramalan masa depan yang gelap, seakan-akan sudah bakal terjadi secara terus menerus. Kita setiap orang harus sadar, lebih-lebih harus menya-dari sikonnya yang begitu parah, entah secara pribadi, kelompok, tingkatan negara, menjaga pos kerja masing-masing, bertindak dengan gerakan nyata, karena batas terakhir bakal tiba.

"Tanpa tenaga" dan "minim tenaga" mutlak tak bisa disamakan, makna tanpa tenaga ialah tak peduli menggalang berapa banyak orangpun tak akan terbentuk tenaga, sedangkan minim tenaga, bila jumlah orang yang dikumpulkan semakin banyak, maka tenaganya bisa berubah semakin
perkasa. Misalkan saja dimulai dari diri sendiri masing-masing orang,
meskipun tenaga seseorang lemah, namun kita bisa mempengaruhi beberapa juta bahkan puluh juta orang, menentukan sebuah kekuatan perkasa yang bisa dibentuk untuk mengubah bencana besar pada masa depan.


Artikel ini dikutip dari internet, kami tampilkan semata-mata hendak menyediakan informasi yang lebih banyak kepada pembaca.







Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers


************ ********* ********* ********* ********* ********* *********
This message originated from the Internet. Its originator may or may not be who
they claim to be and the information contained in the message and any
attachments may or may not be accurate.
************ ********* ********* ********* ********* ********* *********

************ ********* ********* ********* ********* ********* ***
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
whose main office in Indonesia is at Jl. Jendral Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920, Indonesia
************ ********* ********* ********* ********* ********* ***


************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* *
This e-mail is confidential. It may also be legally privileged.
If you are not the addressee you may not copy, forward, disclose
or use any part of it. If you have received this message in error,
please delete it and all copies from your system and notify the
sender immediately by return e-mail.

Internet communications cannot be guaranteed to be timely,
secure, error or virus-free. The sender does not accept liability
for any errors or omissions..
************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* *
"SAVE PAPER - THINK BEFORE YOU PRINT!"




Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

#4804 From: Yusuf Amin <yusuf.amin@...>
Date: Thu Jun 26, 2008 9:11 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
yusuf.amin@...
Send Email Send Email
 
Salam

Sejak kapan hikmat diketahui bila bukannya karena asap telah semakin
pekat. Neraka itu bisa mengakibatkan langit jadi hitam dan menghalangi
jangkaun pandangan. Ban-ban mobil dibakar, terkepul asap tebal. Rumah
ibadah dibakar, asap hitam menjulang. Gunung-gunung meletus, matahari
hilang dari pandangan. Hutan dan ladang terbakar, asap tebal halangi
jalan. Takkan ada cerita di alam Kasial sang penerang dipahami hanya
oleh seorang bila kebaikannya mudah dimengerti. Bilapun hanya seorang,
mampukah terangi jalan teman yang lian? Atau jalan dan kehendak-Nya
memang harus demikian? Tuhan yang tak kuasa menerangi atau sang penerang
yang tak tahu sebenarnya keadaan umatnya?

Seribu alasan bisa dimunculkan. Jangan pertanyakan kebenaran. Namun
karena suatu alasan, boleh jadilah berbuat demikian? Pertanyakan saja
kejahatan dari kebenaran yang dibelakan. Bisakah karenanya apinya padam?
Asap tebal bisa kenai siapa saja. Jangan ikut terbalik hingga jelaga
sedikit mencolek muka. Siapa yang menyulut api hingga menerangkan atau
jadi menghanguskan?

Api yang menerangi, mungkinlah api yang suci. Apalah api yang membarakan
rumah ibadah? Namun bisakah api yang membara itu jadi penerang jalan?
Seperti memadamkan api dengan api? Atau bisakah asap tebal yang sudah
membumbung tinggi pun menyadarkan? Jalan mana lagi yang hendak ditempuh
bila matahari saja terhalang? Jangan salahkan matahari bila tak
terpandang. Betulkan saja mengapa api dinyalakan hingga asap tebal
berterbangan. Bila api menyala-nyala pun tak dapat menyadarkan, dan bila
air langit pun menambah kepedihan, masih adakah cara Tuhan menunjukkan
terangnya jalan?

Entahlah. Mungkin maunya manusia tampilkan pengetahuan akan terang,
malah dibuat-Nya perkabungan. Untuk apa perkabungan, ada kehendak dan
rencana apalagi dari-Nya? Mungkin untuk mengetahui ketidak mengertian
diri atau untuk perkabungan itu sendiri? Langit tertutup awan hitam,
surga bertutup kain hitam. Wallahu a'lam. Semoga Tuhan memberi
pengampunan dan pengayoman-Nya selalu bagi kita.

Salam
Yusuf


Dannie Yo wrote:
>
> Ahh... Kalian ingin memperingati bangsa, tetapi kalian tidak
> memberikan faedah yang konkrit.
> Kalian berkoar-koar untuk memperingati mereka, tetapi tidak ada
> satupun yang percaya.
> Jikalau hanya saya yang mengerti keadaan anda, apakah itu cukup untuk
> dianggap bahwa bangsa ini telah menerima amanah dari yang Terang?
> Bagaimana bisa bangsa ini tercelik, jikalau engkau tidak mengerti
> keadaan mereka yang sebenarnya.
> Apa yang mereka teriaki di sana sini, kau anggap hanya sebuah
> perbuatan tanpa alasan.
> Memamng mereka sibodoh yang di Indonesia ini, belum tentu mengerti apa
> yang mereka bela (belum tentu, dan belum tentu benar).
> Tetapi apakah anda anggap asap-asap ini, tidak beralasan? Tidak ada
> gunanya mengipas-ngipas asap, kalau anda tidak membereskan apinya.
>
> Jadilah terang yang mencerahkan, dan bukan yang menghanguskan.
> Berikanlah mereka api untuk menerangi pikiran mereka, apabila mereka
> bijak, maka mereka akan menemukan jalannya, tetapi bila tidak, maka
> api itu akan menghanguskan jiwa dan raganya.
>
> Di milis ini berkumpul orang-orang yang ingin mencari kebenaran.
> Apapun tampang dan sikap yang mereka pasang,mereka berkumpul untuk
> melihat akan kebenaran. Jikalau anda mampu untuk membuat mereka
> percaya, maka engkau akan mampu membuat yang buta mengikutinya.
>
> Regards,
>
> dyo
>
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
> > To: salamullah-info@yahoogroups.com
> > From: yusuf.amin@...
> > Date: Tue, 24 Jun 2008 12:33:51 +0700
> > Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
> >
> > Salam
> >
> > Jadi boleh melakukan kekerasan dibanding kekerasan terhadap aqidah
> agama
> > itu? Jangan bermain api, lidahnya saja bisa menyulut neraka. Jangan
> > banyak menghirup jelaga, lubang hidung dan nafas pun jadi hitam dan
> muka
> > jadi tak enak dipandang. Jangan sampai di kemudian hari ketahuan kalau
> > para pembela dan para pembelanya pembela itu suka saling menunggangi
> dan
> > merekayasa keadaan. Mudah memutarbalikkan kata dan fakta. Bila
> mayoritas
> > tak dapat melindungi, minoritas dianggap diktator atau tirani? Bila
> > perbedaan tak ada toleransi, dianggap kekerasan terhadap agama dan
> > penodaannya? Pintar memutarbalikkan kata-kata dan fakta. Ahmadiyah mau
> > mencari simpati dengan membakar mesjid dan sekolahnya sendiri? Ah,
> > jangan suka melempar fitnah, lalu mau berlepas diri dari perilaku
> > saudara sendiri.
> >
> > Ah, dunia serba terbalik. Pikiran dan fatwa pun terbalik-balik.
> > Indonesia, lumpur dalam perut bumi saja seperti ingin berbalik keatas
> > bumi. Kapan berbalik keadaan itu, bila neraka keadaan saja tak dianggap
> > sebagai neraka. Surga nun jauh disana ingin dibalikkan keadaannya jadi
> > di bumi. Namun sayang masih disangka bohongan? Jangan mengejar surga di
> > hari nanti, bila neraka sudah di hadapan mata. Atau keadaan ini semua
> > masih dianggap bukan apa-apa dan tak seberapa? Jangan repot-repot
> > mencari surga bila keadaan neraka malapetaka itu sudah disadari. Semoga
> > Tuhan membuka hati dan memberikan petunjuk dan pencerahan kepada para
> > pecinta dan pembela-Nya.
> >
> > Salam
> > Yusuf
> >
> >
> > Ogut wrote:
> > > Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
> > > kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
> > >
> > > Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> > > bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> > > terhadap agamamu sendiri ?
> > >
> > > Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
> > > agamamu dan Nabimu sendiri ?
> > >
> > >
> > >
> > > Irsa Bastian wrote:
> > >
> > >>
> > >>
> > >> Indonesia
> > >>
> > >> Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah
> statemen
> > >> dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: “SBY Pengecut!”
> > >>
> > >> Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai “Amir”
> Majelis
> > >> Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi
> > >> terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela
> > >> Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi
> sang Amir.
> > >>
> > >> Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan
> > >> gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap,
> dijebloskan
> > >> ke dalam sel pengap, atau dipancung.
> > >>
> > >> Sebab ini bukan Arab Saudi, wahai Saudara Shihab dan Ba’asyir! Ini
> > >> bukan Turki abad ke-17, bukan pula Jawa zaman Amangkurat! Ini
> > >> Indonesia tahun 2007.
> > >>
> > >> Di tanah air ini, seperti Saudara alami sendiri, seorang tahanan
> boleh
> > >> dikunjungi ramai-ramai, dipotret, didampingi pembela, tak dianggap
> > >> bersalah sebelum hakim tertinggi memutuskan, dapat kesempatan
> membuat
> > >> maklumat, bahkan mengecam Kepala Negara.
> > >>
> > >> Di negeri ini proses keadilan secara formal dilakukan dengan
> > >> hati-hati--karena para polisi, jaksa, dan hakim diharuskan berendah
> > >> hati dan beradab. Berendah hati: mereka secara bersama atau
> > >> masing-masing tak boleh meletakkan diri sebagai yang mahatahu dan
> > >> mahaadil. Beradab: karena dengan kerendahan hati itu, orang yang
> > >> tertuduh tetap diakui haknya untuk membela diri; ia bukan hewan
> untuk
> > >> korban.
> > >>
> > >> Keadilan adalah hal yang mulia, Saudara Shihab dan Ba’asyir,
> sebab itu
> > >> pelik. Ia tak bisa digampangkan. Ia tak bisa diserahkan mutlak
> kepada
> > >> hakim, jaksa, polisi--juga tak bisa digantungkan kepada kadi,
> majelis
> > >> ulama, Ketua FPI, atau amir yang mana pun. Keadilan yang sebenarnya
> > >> tak di tangan manusia.
> > >>
> > >> Itulah yang tersirat dalam iman. Kita percaya kepada Tuhan: kita
> > >> percaya kepada yang tak alang kepalang jauhnya di atas kita. Ia Yang
> > >> Maha Sempurna yang kita ingin dekati tapi tak dapat kita capai dan
> > >> samai. Dengan kata lain, iman adalah kerinduan yang mengakui
> > >> keterbatasan diri. Iman membentuk, dan dibentuk, sebuah etika
> kedaifan.
> > >>
> > >> Di negeri dengan 220 juta orang ini, dengan perbedaan yang tak
> > >> tepermanai di 17 ribu pulau ini, tak ada sikap yang lebih tepat
> > >> ketimbang bertolak dari kesadaran bahwa kita daif. Kemampuan kita
> > >> untuk membuat 220 juta orang tanpa konflik sangat terbatas. Maka
> amat
> > >> penting untuk punya cara terbaik mengelola sengketa.
> > >>
> > >> Harus diakui (dan pengakuan ini penting), tak jarang kita gagal.
> Saya
> > >> baca sebuah siaran pers yang beredar pada Jumat kemarin, yang
> disusun
> > >> oleh orang-orang Indonesia yang prihatin: /”… ternyata, sejarah
> > >> //Indonesia// tidak bebas dari konflik dengan kekerasan. Sejarah
> kita
> > >> menyaksikan pemberontakan Darul Islam sejak Indonesia berdiri sampai
> > >> dengan pertengahan 1960-an. Sejarah kita menanggungkan pembantaian
> > >> 1965, kekerasan Mei 1998, konflik antargolongan di Poso dan Maluku,
> > >> tindakan bersenjata di Aceh dan Papua, sampai dengan pembunuhan atas
> > >> pejuang hak asasi manusia, Munir.”
> > >>
> > >> /Ingatkah, Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, semua itu? Ingatkah
> > >> Saudara berapa besar korban yang jatuh dan kerusakan yang berlanjut
> > >> karena kita menyelesaikan sengketa dengan benci, kekerasan, dan
> sikap
> > >> memandang diri paling benar? Saudara berdua orang Indonesia, seperti
> > >> saya. Saya mengimbau agar Saudara juga memahami Indonesia kita:
> sebuah
> > >> rahmat yang disebut “bhineka-tunggal-ika”. Saya mengimbau agar
> Saudara
> > >> juga merawat rahmat itu.
> > >>
> > >> Merawat sebuah keanekaragaman yang tak tepermanai sama halnya dengan
> > >> meniscayakan sebuah sistem yang selalu terbuka bagi tiap usaha yang
> > >> berbeda untuk memperbaiki keadaan. Indonesia yang rumit ini tak
> > >> mungkin berilusi ada sebuah sistem yang sempurna. Sistem yang merasa
> > >> diri sempurna--dengan mengklaim diri sebagai buatan Tuhan--akan
> > >> tertutup bagi koreksi, sementara kita tahu, di Indonesia kita tak
> > >> hidup di surga yang tak perlu dikoreksi.
> > >>
> > >> Itulah yang menyebabkan demokrasi penting dan Pancasila dirumuskan.
> > >>
> > >> Demokrasi mengakui kedaifan manusia tapi juga hak-hak asasinya--dan
> > >> itulah yang membuat Saudara tak dipancung karena mengecam Kepala
> Negara.
> > >>
> > >> Dan Pancasila, Saudara, yang bukan wahyu dari langit, adalah buah
> > >> sejarah dan geografi tanah air ini--di mana perbedaan diakui, karena
> > >> kebhinekaan itu takdir kita, tapi di mana kerja bersama diperlukan.
> > >>
> > >> Pada 1 Juni 1945, Bung Karno memakai istilah yang dipetik dari
> tradisi
> > >> lokal, “gotong-royong”/. /Kata itu kini telah terlalu sering dipakai
> > >> dan disalahgunakan, tapi sebenarnya ada yang menarik yang dikatakan
> > >> Bung Karno: “gotong-royong” itu “paham yang dinamis,” lebih dinamis
> > >> ketimbang “kekeluargaan”.
> > >>
> > >> Artinya, “gotong-royong” mengandung kemungkinan berubah-ubah cara
> dan
> > >> prosesnya, dan pesertanya tak harus tetap dari mereka yang satu
> ikatan
> > >> primordial, ikatan “kekeluargaan”. Sebab, ada tujuan yang universal,
> > >> yang bisa mengimbau hati dan pikiran siapa saja--“yang kaya dan yang
> > >> tidak kaya,” kata Bung Karno, “yang Islam dan yang Kristen”, “yang
> > >> bukan Indonesia tulen dengan yang peranakan yang menjadi bangsa
> > >> Indonesia.”
> > >>
> > >> “Gotong-royong” itu juga berangkat dari kerendahan hati dan sikap
> > >> beradab, sebagaimana halnya demokrasi. Itu sebabnya, bahkan dengan
> > >> membawa nama Tuhan--atau justru karena membawa nama Tuhan--siapa
> pun,
> > >> juga Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, tak boleh mengutamakan
> yang
> > >> disebut Bung Karno sebagai “egoisme-agama.”
> > >>
> > >> Bung Karno tak selamanya benar. Tapi tanpa Bung Karno pun kita tahu,
> > >> tanah air ini akan jadi tempat yang mengerikan jika “egoisme” itu
> > >> dikobarkan. Pesan 1 Juni 1945 itu patut didengarkan kembali:
> > >> “Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya
> dapat
> > >> menyembah Tuhannya dengan cara leluasa.”
> > >>
> > >> Dengan begitulah Indonesia punya arti bagi sesama, Saudara Shihab
> dan
> > >> Ba’asyir. Ataukah bagi Saudara ia tak punya arti apa-apa?
> > >>
> > >> */Goenawan Mohamad/*
> > >>
> > >>
> > >> No virus found in this incoming message.
> > >> Checked by AVG.
> > >> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> > >> 6/16/2008 7:20 AM
> > >>
> > >>
> > >> No virus found in this outgoing message.
> > >> Checked by AVG.
> > >> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> > >> 6/16/2008 7:20 AM
> > >>
> > >>
> > >>
> ------------------------------------------------------------------------
> > >>
> > >>
> > >> Internal Virus Database is out of date.
> > >> Checked by AVG.
> > >> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date:
> 5/11/2008 0:00
> > >>
> > >>
> > >
> > >
> > > ------------------------------------
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
> Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way
> you want. Windows Live <http://www.get.live.com/wl/all>
>

#4803 From: Wahyu Andito <wahyu.andito@...>
Date: Wed Jun 25, 2008 3:36 pm
Subject: Sedang dalam Masa Perkabungan
wahyu.andito
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Salam Eden

Hari ini (22/6), Ruhul Kudus memerintahkan Komunitas Eden untuk berkumpul dan menginap di Mahoni selama sebulan. Tidak hanya berkumpul dan menginap, Ruhul Kudus memerintahkan kami untuk mengenakan kain hitam sebagai tanda perkabungan untuk bangsa.

Ada apakah gerangan? Itulah pertanyaan yang ada di benak kami, khususnya aku pribadi, setiap Ruhul Kudus memerintahkan Kaum Eden untuk mengenakan kain hitam tanda perkabungan. Namun apa yang dimaksud oleh Ruhul Kudus tidak pernah kami ketahui, sampai peristiwa yang dimaksudkan itu terjadi. Kami hanya menjalaninya sebagaimana yang diperintahkan.

Dalam kurun waktu 7 tahun aku mengikuti kegiatan di Eden, setidaknya Ruhul Kudus pernah memerintahkan kami tiga kali masa perkabungan. Dan dalam perkabungan yang terakhir, perintah itu datang dalam sebuah persidangan Paduka Bunda di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tepatnya pada persidangan ketiga dengan agenda mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum atas eksepsi Tim Penasihat Hukum Lia Eden, dimana JPU menolaknya.

Ternyata perintah itu adalah sebuah pertanda akan terjadinya sebuah tragedi yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Karena pada tanggal 29 Mei 2006, muncullah semburan lumpur di Porong-Sidoarjo, yang saat itu masih merupakan semburan kecil dan tidak terlalu besar dampaknya, namun kini telah menjadi sebuah bencana alam yang semakin membesar tak terkendali dan menimbulkan kerugian yang sangat besar luar biasa. (Pembahasan selengkapnya terdapat di situs Eden www.le2-34-777.info dalam Risalah Surat Ruhul Kudus tentang Keadaan Bangsa Indonesia ke Depan)

Kini masa perkabungan dan pensucian yang diterapkan Ruhul Kudus kepada kami lebih berat dan intensif daripada sebelumnya, karena kami semua diwajibkan menginap bersama-sama di Eden sambil mengenakan kain hitam sepanjang hari selama sebulan. Apa yang menjadi Kehendak Tuhan kali ini yang niscaya akan memedihkan hati kami, sungguh tidak akan kami ketahui sampai peristiwa itu sampai. Yang dapat kami lakukan hanyalah menjalankan apa-apa yang sedang dijadwalkan Tuhan. Dan semoga kami mampu melewati masa-masa pensucian menuju suci mutlak ini sebagaimana yang dikehendaki-Nya. Amin.

Salam Eden


Andito

http://sebuahpilihan.co.nr/
YM ID: wahyuapw777


#4802 From: "Albar Dwiyanto" <migel_ocoyhood@...>
Date: Wed Jun 25, 2008 8:15 am
Subject: Re: Selamat Datang kepada migel_ocoyhood, katringotterbarm dan ryannining
migel_ocoyhood
Online Now Online Now
Send Email Send Email
 
Nama      : Albar Dwiyanto
Usia      : 22 tahun
Alamat    : Cip. Asem RT 014/04 No 61A, 13650 Jakarta Timur
             tapi sekarang domisili di Gresik
Pekerjaan : Karyawan Kontrak Semen Gresik

Kebetulan saya adalah teman dari dua kakak beradik Adi dan Iqbal, jadi
saya lebih kurang tau tentang Komunitas Eden dari mereka berdua. Dan
sejauh ini saya sedikit percaya tentang Komunitas Eden, tp masih ada
sedikit keraguan. Apalagi setelah saya membaca pledoi yg ditulis oleh
Saudara M.Abdul Rahman, apa benar yg dialami negeri ini seperti yg di
jelaskan Beliau dan eksistensi dari Eden sendiri.
Terima Kasih telah menerima saya untuk ikut milis ini,saya senang akan
itu karena banyak hal2 menatik yg dibahas disini..
Mohon maaf jika ada kata2 atau tulisan yg salah..

#4801 From: Irsa Bastian <irsa@...>
Date: Wed Jun 25, 2008 9:41 am
Subject: Pelurusan Fakta Tragedi Berdarah Monas
irsa@...
Send Email Send Email
 

Pelurusan Fakta Tragedi Berdarah Monas

Tragedi Monas, 1 Juni 2008, berupa penyerangan kelompok Front Pembela Islam (FPI) kepada massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan telah menjadi bahan perbincangan publik yang terus bergulir tak tentu arah. Tulisan ini ingin sedikit memberi klarifikasi terhadap kesimpangsiuran berita yang mulai cenderung salah arah tersebut.

 

Penyerangan, Bukan Bentrok

Beberapa media tidak segan-segan menyebut tragedi ini “bentrokan†antara massa FPI dan AKKBB. Istilah bentrokan sungguh menyesatkan karena itu mengandaikan AKKBB juga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

 

Faktanya, FPI menyerang massa AKKBB. Saat itu, acara belum dimulai. Sebagian massa AKKBB berada di pelataran Monas menunggu aksi longmarch yang akan dimulai dari kawasan belakang stasiun Gambir. Sambil menunggu massa AKKBB yang lain, massa yang ada di pelataran Monas tersebut duduk-duduk. Ketika massa FPI mendekat, massa AKKBB diperintahkan untuk duduk. Saya sendiri yang menyampaikan kepada massa untuk tidak terprovokasi, karena kami melihat massa FPI semakin dekat dan berteriak-teriak sambil mengancung-acungkan pentungan. Saya lalu meminta massa untuk menyanyikan lagu Indonesia raya. Belum sempat lagu kebangsaan itu dinyanyikan, massa FPI sudah menyerbu. Mereka memukul dengan pentungan bambu, meninju, menendang, menginjak-injak, sambil melontarkan sumpah serapah. Saya masih sempat menyeru massa AKKBB untuk tetap duduk, sebab kesepakatan kita, aksi ini adalah aksi damai. Kalau ada serangan fisik, maka kita akan duduk dan tidak melakukan perlawanan. Massa AKKBB memang patuh kepada kesepakatan, tidak ada satupun massa yang melakukan perlawanan. Tetapi karena serangan begitu massif, akhirnya massa AKKBB bubar menyelematkan diri. Ibu-ibu menangis, anak-anak menjerit ketakutan, puluhan orang menderita luka.

 

Tidak Ada Provokasi

Beberapa hari setelah tragedi, muncul pemberitaan bahwa massa AKKBB melakukan provokasi terlebih dahulu melalui orasi yang menyatakan bahwa massa penyerang itu adalah “laskar setan atau iblis.†Itu adalah dusta besar. Faktanya, acara belum dimulai. Orasi belum dilaksanakan. Yang ada hanyalah seruan kepada peserta AKKBB untuk duduk, untuk tidak terprovokasi, dan untuk menyanyikan lagu Indonesia raya. Dan tidak pernah ada bukti bahwa orasi provokasi benar-benar dilakukan oleh AKKBB.

 

Patut dicatat beberapa pernyataan dalam orasi-orasi pemimpin serangan FPI pada saat serangan telah dilakukan. Alfian Tanjung mengatakan di depan massa FPI: “Saya bangga dengan Anda semua yang telah melibas mereka dengan cepat.†Indikasi bahwa aksi ini dilakukan secara terencana dan dengan restu Riziq Shihab bisa dilihat dari pernyataan Alfian Tanjung selanjutnya: “Pada pertemuan terakhir kita dengan Habib Riziq, dia memegang tangan saya, “Ustadz Alfian, hari minggu siang kita perang.† Pada kesempatan itu, Alfian juga mengatakan bahwa mereka baru saja menang satu kosong, dan mereka akan terus menang sampai 1000 kosong.

 

Menjelang bubar, Munarman menyampaikan kepada massanya bahwa aksi mereka hari itu belum apa-apa: “Kita belum memenangkan pertempuran… Berikutnya kita akan datangi tempat-tempat mereka. Kita akan datangi yang namanya Goenawan Mohamad. Kita akan datangi yang namanya Asmara Nababan. Munarman juga menyampaikan: “Sudah ada penyampaian baik dari polisi maupun intelijen kita yang menyatakan konsentrasi massa pembela-pembela Ahmadiyah itu sudah bubar. Tidak ada kegiatan di HI dan di depan RRI.â€

 

Bukti-bukti orasi ini sangat penting untuk melihat bahwa FPI memang melakukan serangan secara terencana dan bukan insidental.

 

Senjata Api

Ada foto yang beredar tentang seorang berbaju putih yang mengangkat pistol. Ini, oleh beberapa berita, disebut sebagai provokasi dari AKKBB. Perlu ditegaskan kembali bahwa aksi hari itu adalah aksi Apel Akbar Peringatan 63 Tahun Pancasila dengan tema “Satu Indonesia untuk Semua.†Sejak awal, aksi AKKBB adalah aksi damai. Jangankan memprovokasi, kita bahkan sepakat bahwa jika ada serangan, maka kita akan duduk dan tidak melakukan perlawanan. Tidak pernah ada instruksi bagi peserta aksi untuk membawa senjata tajam. Fakta bahwa banyak peserta aksi adalah ibu-ibu dan anak-anak adalah bukti bahwa aksi ini memang dirancang dalam format damai.

 

Ada anggapan bahwa si pembawa pistol adalah massa AKKBB karena mengenakan pita merah putih di lengan bajunya. Yang harus diketahui adalah bahwa panitia aksi hari itu sama sekali tidak menyediakan atribut pita merah putih yang dipasang di lengan baju. Panitia hanya menyediakan kalung pita merah putih yang hanya dipakai oleh para perangkat dan simpul-simpul aksi. Aksi ini sendiri bersifat umum karena mengundang siapa saja melalui media massa dan pengumuman internet. Penggunaan atribut pita merah putih di lengan baju dilakukan pada aksi AKKBB sebelumnya, 6 Mei 2008. Tetapi pada 1 Juni 2008, panitia tidak menyediakan atribut serupa.

 

Ada pernyataan Munarman yang menarik. Dia mengatakan: “Kami tidak bisa dibohongi karena sudah menyusupkan orang kami di tengah-tengah mereka….†(Sabili No. 25 Th. XV). 

 

Keluar Rute

Massa AKKBB juga dianggap menyalahi pemberitahuan kepada pihak polisi karena tidak patuh kepada rute awal, yakni belakang stasiun gambir kemudian menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). AKKBB dianggap melanggar karena masuk ke pelataran Monas.

 

Faktanya, rencana aksi AKKBB akan dimulai pukul 14.00 WIB. Penyerangan yang dilakukan FPI di dalam pelataran Monas adalah pukul 13.15 WIB. Perlu diketahui adalah bahwa massa AKKBB yang ada di pelataran Monas tersebut tidak sedang melakukan aksi, melainkan bersiap-siap menuju tempat dimulainya aksi, yakni belakang stasiun Gambir. Massa yang diperkirakan hadir pada aksi peringatan Pancasila tersebut adalah sekitar 10.000 orang. Massa ini belum berkumpul pada satu titik secara utuh, mereka masih berpencar di sekitar Monas, karena hari itu memang Monas sangat ramai. Massa AKKBB masih menunggu dimulainya aksi. Massa AKKBB masih bergerombol di banyak sekali tempat di sekitar Monas. Salah satu kumpulan massa yang terbesar adalah di tempat di mana massa FPI menyerang tersebut. Massa AKKBB masih ada di banyak tempat, sebagian besar masih dalam perjalanan. Tidak benar aksi keluar dari rute, sebab aksi belum dimulai.

 

Menipu Peserta

Berita terakhir yang banyak beredar bahwa AKKBB telah menipu massa anak-anak dan ibu-ibu yang diajak untuk berwisata ke Dufan, tetapi kemudian diarahkan menjadi peserta aksi. Ini juga adalah dusta.

 

Faktanya, aksi peringatan Pancasila ini sudah diberitakan melalui tidak kurang dari delapan media cetak. Pemberitahuan ini juga ditambah dengan pengumuman di pelbagai mailing list. Dan tidak pernah keluar bukti bahwa para peserta itu ditipu. Yang terjadi adalah upaya untuk memfitnah aksi AKKBB ini dengan pelbagai cara.

 

Pengalihan Isu BBM

Fitnah yang paling keji dan menggelikan adalah ketika tragedi Monas disebut sebagai bentuk pengalihan isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sengaja dilakukan oleh AKKBB. Fitnah ini sangat keji, karena peserta aksi AKKBB yang prihatin terhadap gejala pengabaian dasar negara, Pancasila, kemudian tanpa bukti disebut untuk mengalihkan isu.

 

Faktanya, jika tragedi ini disebut sebagai pengalihan isu, maka sesungguhnya yang patut disebut sebagai pelaku pengalihan isu adalah massa penyerang. Inisiatif menyerang ada di tangan FPI. Kalau mereka tidak melakukan gerakan serangan, maka barangkali isu kenaikan harga BBM akan tetap jadi perbincangan. Sekali lagi, AKKBB adalah korban dari sebuah inisiatif serangan dari pihak FPI.

 

Saidiman

www.saidiman.wordpress.com



.



#4800 From: "Arif Rosyad" <arifmahoni@...>
Date: Wed Jun 25, 2008 5:09 am
Subject: Re: Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
arifmahoni
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Tapi apa hendak dikata,
Banyak dari kita yang lupa cara bersuci
Banyak dari kita yang tak tahu menahu apa itu bersuci
Bahkan banyak dari kita yang tak pernah ada kata bersuci di kamus hidupnya
Memang, apalah arti kesucian di tengah huru-hara dosa.
Hanya akan menyulut api penghakiman.
Maka terlihatlah kesucian menjadi identik dengan derita dan malapetaka.
Padahal kesucian selalu indah bila mewujud menjadi puisi atau mutiara kata
Hanya dosa-dosalah yang selalu berakhir dengan darah dan air mata.

di hari perkabungan ini,
semoga hanya doa yang disebarluaskan oleh kita. Amin.


--- In salamullah-info@yahoogroups.com, Aar Palapa <aar.palapa@...> wrote:
>
> Apa rencana Tuhan untuk kita? Apa rencana Tuhan untuk bangsa ini? Apa
> rencana Tuhan untuk umat manusia?
>
> Apalah kita ini yang hanya setitik debu di dalam semesta, satu
noktah di
> dalam ribuan tahun sejarah manusia...
>
> Mari kita menggumuli kehendak-Nya atas diri-diri kita. Mari kita
> pedulikan Dia melalui penjagaan kesucian kita masing-masing. Mari
saling
> mengingatkan untuk menjaga diri kita dari pemberhalaan diri sendiri.
>
> Bahkan Ayub pun bergelut dengan ketakmengertiannya akan kehendak-Nya.
> Bahkan Yunus pun salah memahami Dia dan manusia yang harus diayominya.
> Bahkan Musa pun terantuk dalam ujian pengertian mengenai kehendak-Nya.
> Bahkan Arjuna pun tak mengerti mengapa dia harus melakukan peperangan
> melawan saudara-saudaranya. Dan Yudhistira pun tercengang mendengar
> perintah Krisna dalam Bharatayudha.
>
> Bersuci, bersuci, dan bersuci.
> Memberi, memberi, dan memberi.
> Melenturkan diri di dalam semesta.
> Bukan untuk kepentingan diri.
> Hanya untuk kebaikan semesta dan sesama.
>
> Semoga Dia selalu berkenan menyertai perjalanan kita...
>
> Salam,
> Aar
>
>
> Dannie Yo wrote:
> >
> > Ahh... Kalian ingin memperingati bangsa, tetapi kalian tidak
> > memberikan faedah yang konkrit.
> > Kalian berkoar-koar untuk memperingati mereka, tetapi tidak ada
> > satupun yang percaya.
> > Jikalau hanya saya yang mengerti keadaan anda, apakah itu cukup untuk
> > dianggap bahwa bangsa ini telah menerima amanah dari yang Terang?
> > Bagaimana bisa bangsa ini tercelik, jikalau engkau tidak mengerti
> > keadaan mereka yang sebenarnya.
> > Apa yang mereka teriaki di sana sini, kau anggap hanya sebuah
> > perbuatan tanpa alasan.
> > Memamng mereka sibodoh yang di Indonesia ini, belum tentu mengerti
apa
> > yang mereka bela (belum tentu, dan belum tentu benar).
> > Tetapi apakah anda anggap asap-asap ini, tidak beralasan? Tidak ada
> > gunanya mengipas-ngipas asap, kalau anda tidak membereskan apinya.
> >
> > Jadilah terang yang mencerahkan, dan bukan yang menghanguskan.
> > Berikanlah mereka api untuk menerangi pikiran mereka, apabila mereka
> > bijak, maka mereka akan menemukan jalannya, tetapi bila tidak, maka
> > api itu akan menghanguskan jiwa dan raganya.
> >
> > Di milis ini berkumpul orang-orang yang ingin mencari kebenaran.
> > Apapun tampang dan sikap yang mereka pasang,mereka berkumpul untuk
> > melihat akan kebenaran. Jikalau anda mampu untuk membuat mereka
> > percaya, maka engkau akan mampu membuat yang buta mengikutinya.
> >
> > Regards,
> >
> > dyo
> >
> >
> >
> >
> >
------------------------------------------------------------------------
> >
> > > To: salamullah-info@yahoogroups.com
> > > From: yusuf.amin@...
> > > Date: Tue, 24 Jun 2008 12:33:51 +0700
> > > Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba
terbalik?
> > >
> > > Salam
> > >
> > > Jadi boleh melakukan kekerasan dibanding kekerasan terhadap aqidah
> > agama
> > > itu? Jangan bermain api, lidahnya saja bisa menyulut neraka. Jangan
> > > banyak menghirup jelaga, lubang hidung dan nafas pun jadi hitam dan
> > muka
> > > jadi tak enak dipandang. Jangan sampai di kemudian hari ketahuan
kalau
> > > para pembela dan para pembelanya pembela itu suka saling
menunggangi
> > dan
> > > merekayasa keadaan. Mudah memutarbalikkan kata dan fakta. Bila
> > mayoritas
> > > tak dapat melindungi, minoritas dianggap diktator atau tirani? Bila
> > > perbedaan tak ada toleransi, dianggap kekerasan terhadap agama dan
> > > penodaannya? Pintar memutarbalikkan kata-kata dan fakta.
Ahmadiyah mau
> > > mencari simpati dengan membakar mesjid dan sekolahnya sendiri? Ah,
> > > jangan suka melempar fitnah, lalu mau berlepas diri dari perilaku
> > > saudara sendiri.
> > >
> > > Ah, dunia serba terbalik. Pikiran dan fatwa pun terbalik-balik.
> > > Indonesia, lumpur dalam perut bumi saja seperti ingin berbalik
keatas
> > > bumi. Kapan berbalik keadaan itu, bila neraka keadaan saja tak
dianggap
> > > sebagai neraka. Surga nun jauh disana ingin dibalikkan
keadaannya jadi
> > > di bumi. Namun sayang masih disangka bohongan? Jangan mengejar
surga di
> > > hari nanti, bila neraka sudah di hadapan mata. Atau keadaan ini
semua
> > > masih dianggap bukan apa-apa dan tak seberapa? Jangan repot-repot
> > > mencari surga bila keadaan neraka malapetaka itu sudah disadari.
Semoga
> > > Tuhan membuka hati dan memberikan petunjuk dan pencerahan kepada
para
> > > pecinta dan pembela-Nya.
> > >
> > > Salam
> > > Yusuf
> > >
> > >
> > > Ogut wrote:
> > > > Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu
bukannya
> > > > kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
> > > >
> > > > Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> > > > bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> > > > terhadap agamamu sendiri ?
> > > >
> > > > Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu
kepada
> > > > agamamu dan Nabimu sendiri ?
> > > >
> > > >
> > > >
>

#4799 From: Aar Palapa <aar.palapa@...>
Date: Wed Jun 25, 2008 4:22 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
sumardiono
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Apa rencana Tuhan untuk kita? Apa rencana Tuhan untuk bangsa ini? Apa
rencana Tuhan untuk umat manusia?

Apalah kita ini yang hanya setitik debu di dalam semesta, satu noktah di
dalam ribuan tahun sejarah manusia...

Mari kita menggumuli kehendak-Nya atas diri-diri kita. Mari kita
pedulikan Dia melalui penjagaan kesucian kita masing-masing. Mari saling
mengingatkan untuk menjaga diri kita dari pemberhalaan diri sendiri.

Bahkan Ayub pun bergelut dengan ketakmengertiannya akan kehendak-Nya.
Bahkan Yunus pun salah memahami Dia dan manusia yang harus diayominya.
Bahkan Musa pun terantuk dalam ujian pengertian mengenai kehendak-Nya.
Bahkan Arjuna pun tak mengerti mengapa dia harus melakukan peperangan
melawan saudara-saudaranya. Dan Yudhistira pun tercengang mendengar
perintah Krisna dalam Bharatayudha.

Bersuci, bersuci, dan bersuci.
Memberi, memberi, dan memberi.
Melenturkan diri di dalam semesta.
Bukan untuk kepentingan diri.
Hanya untuk kebaikan semesta dan sesama.

Semoga Dia selalu berkenan menyertai perjalanan kita...

Salam,
Aar


Dannie Yo wrote:
>
> Ahh... Kalian ingin memperingati bangsa, tetapi kalian tidak
> memberikan faedah yang konkrit.
> Kalian berkoar-koar untuk memperingati mereka, tetapi tidak ada
> satupun yang percaya.
> Jikalau hanya saya yang mengerti keadaan anda, apakah itu cukup untuk
> dianggap bahwa bangsa ini telah menerima amanah dari yang Terang?
> Bagaimana bisa bangsa ini tercelik, jikalau engkau tidak mengerti
> keadaan mereka yang sebenarnya.
> Apa yang mereka teriaki di sana sini, kau anggap hanya sebuah
> perbuatan tanpa alasan.
> Memamng mereka sibodoh yang di Indonesia ini, belum tentu mengerti apa
> yang mereka bela (belum tentu, dan belum tentu benar).
> Tetapi apakah anda anggap asap-asap ini, tidak beralasan? Tidak ada
> gunanya mengipas-ngipas asap, kalau anda tidak membereskan apinya.
>
> Jadilah terang yang mencerahkan, dan bukan yang menghanguskan.
> Berikanlah mereka api untuk menerangi pikiran mereka, apabila mereka
> bijak, maka mereka akan menemukan jalannya, tetapi bila tidak, maka
> api itu akan menghanguskan jiwa dan raganya.
>
> Di milis ini berkumpul orang-orang yang ingin mencari kebenaran.
> Apapun tampang dan sikap yang mereka pasang,mereka berkumpul untuk
> melihat akan kebenaran. Jikalau anda mampu untuk membuat mereka
> percaya, maka engkau akan mampu membuat yang buta mengikutinya.
>
> Regards,
>
> dyo
>
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
> > To: salamullah-info@yahoogroups.com
> > From: yusuf.amin@...
> > Date: Tue, 24 Jun 2008 12:33:51 +0700
> > Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
> >
> > Salam
> >
> > Jadi boleh melakukan kekerasan dibanding kekerasan terhadap aqidah
> agama
> > itu? Jangan bermain api, lidahnya saja bisa menyulut neraka. Jangan
> > banyak menghirup jelaga, lubang hidung dan nafas pun jadi hitam dan
> muka
> > jadi tak enak dipandang. Jangan sampai di kemudian hari ketahuan kalau
> > para pembela dan para pembelanya pembela itu suka saling menunggangi
> dan
> > merekayasa keadaan. Mudah memutarbalikkan kata dan fakta. Bila
> mayoritas
> > tak dapat melindungi, minoritas dianggap diktator atau tirani? Bila
> > perbedaan tak ada toleransi, dianggap kekerasan terhadap agama dan
> > penodaannya? Pintar memutarbalikkan kata-kata dan fakta. Ahmadiyah mau
> > mencari simpati dengan membakar mesjid dan sekolahnya sendiri? Ah,
> > jangan suka melempar fitnah, lalu mau berlepas diri dari perilaku
> > saudara sendiri.
> >
> > Ah, dunia serba terbalik. Pikiran dan fatwa pun terbalik-balik.
> > Indonesia, lumpur dalam perut bumi saja seperti ingin berbalik keatas
> > bumi. Kapan berbalik keadaan itu, bila neraka keadaan saja tak dianggap
> > sebagai neraka. Surga nun jauh disana ingin dibalikkan keadaannya jadi
> > di bumi. Namun sayang masih disangka bohongan? Jangan mengejar surga di
> > hari nanti, bila neraka sudah di hadapan mata. Atau keadaan ini semua
> > masih dianggap bukan apa-apa dan tak seberapa? Jangan repot-repot
> > mencari surga bila keadaan neraka malapetaka itu sudah disadari. Semoga
> > Tuhan membuka hati dan memberikan petunjuk dan pencerahan kepada para
> > pecinta dan pembela-Nya.
> >
> > Salam
> > Yusuf
> >
> >
> > Ogut wrote:
> > > Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
> > > kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
> > >
> > > Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> > > bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> > > terhadap agamamu sendiri ?
> > >
> > > Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
> > > agamamu dan Nabimu sendiri ?
> > >
> > >
> > >

#4798 From: Dannie Yo <yodannie@...>
Date: Wed Jun 25, 2008 3:56 am
Subject: RE: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
dannie_yo
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Ahh... Kalian ingin memperingati bangsa, tetapi kalian tidak memberikan faedah yang konkrit.
Kalian berkoar-koar untuk memperingati mereka, tetapi tidak ada satupun yang percaya.
Jikalau hanya saya yang mengerti keadaan anda, apakah itu cukup untuk dianggap bahwa bangsa ini telah menerima amanah dari yang Terang?
Bagaimana bisa bangsa ini tercelik, jikalau engkau tidak mengerti keadaan mereka yang sebenarnya.
Apa yang mereka teriaki di sana sini, kau anggap hanya sebuah perbuatan tanpa alasan.
Memamng mereka sibodoh yang di Indonesia ini, belum tentu mengerti apa yang mereka bela (belum tentu, dan belum tentu benar).
Tetapi apakah anda anggap asap-asap ini, tidak beralasan? Tidak ada gunanya mengipas-ngipas asap, kalau anda tidak membereskan apinya.
 
Jadilah terang yang mencerahkan, dan bukan yang menghanguskan. Berikanlah mereka api untuk menerangi pikiran mereka, apabila mereka bijak, maka mereka akan menemukan jalannya, tetapi bila tidak, maka api itu akan menghanguskan jiwa dan raganya.
 
Di milis ini berkumpul orang-orang yang ingin mencari kebenaran. Apapun tampang dan sikap yang mereka pasang,mereka berkumpul untuk melihat akan kebenaran. Jikalau anda mampu untuk membuat mereka percaya, maka engkau akan mampu membuat yang buta mengikutinya.
 
Regards,
 
dyo






> To: salamullah-info@yahoogroups.com
> From: yusuf.amin@...
> Date: Tue, 24 Jun 2008 12:33:51 +0700
> Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
>
> Salam
>
> Jadi boleh melakukan kekerasan dibanding kekerasan terhadap aqidah agama
> itu? Jangan bermain api, lidahnya saja bisa menyulut neraka. Jangan
> banyak menghirup jelaga, lubang hidung dan nafas pun jadi hitam dan muka
> jadi tak enak dipandang. Jangan sampai di kemudian hari ketahuan kalau
> para pembela dan para pembelanya pembela itu suka saling menunggangi dan
> merekayasa keadaan. Mudah memutarbalikkan kata dan fakta. Bila mayoritas
> tak dapat melindungi, minoritas dianggap diktator atau tirani? Bila
> perbedaan tak ada toleransi, dianggap kekerasan terhadap agama dan
> penodaannya? Pintar memutarbalikkan kata-kata dan fakta. Ahmadiyah mau
> mencari simpati dengan membakar mesjid dan sekolahnya sendiri? Ah,
> jangan suka melempar fitnah, lalu mau berlepas diri dari perilaku
> saudara sendiri.
>
> Ah, dunia serba terbalik. Pikiran dan fatwa pun terbalik-balik.
> Indonesia, lumpur dalam perut bumi saja seperti ingin berbalik keatas
> bumi. Kapan berbalik keadaan itu, bila neraka keadaan saja tak dianggap
> sebagai neraka. Surga nun jauh disana ingin dibalikkan keadaannya jadi
> di bumi. Namun sayang masih disangka bohongan? Jangan mengejar surga di
> hari nanti, bila neraka sudah di hadapan mata. Atau keadaan ini semua
> masih dianggap bukan apa-apa dan tak seberapa? Jangan repot-repot
> mencari surga bila keadaan neraka malapetaka itu sudah disadari. Semoga
> Tuhan membuka hati dan memberikan petunjuk dan pencerahan kepada para
> pecinta dan pembela-Nya.
>
> Salam
> Yusuf
>
>
> Ogut wrote:
> > Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
> > kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
> >
> > Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> > bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> > terhadap agamamu sendiri ?
> >
> > Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
> > agamamu dan Nabimu sendiri ?
> >
> >
> >
> > Irsa Bastian wrote:
> >
> >>
> >>
> >> Indonesia
> >>
> >> Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah statemen
> >> dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: “SBY Pengecut!”
> >>
> >> Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai “Amir” Majelis
> >> Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi
> >> terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela
> >> Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi sang Amir.
> >>
> >> Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan
> >> gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap, dijebloskan
> >> ke dalam sel pengap, atau dipancung.
> >>
> >> Sebab ini bukan Arab Saudi, wahai Saudara Shihab dan Ba’asyir! Ini
> >> bukan Turki abad ke-17, bukan pula Jawa zaman Amangkurat! Ini
> >> Indonesia tahun 2007.
> >>
> >> Di tanah air ini, seperti Saudara alami sendiri, seorang tahanan boleh
> >> dikunjungi ramai-ramai, dipotret, didampingi pembela, tak dianggap
> >> bersalah sebelum hakim tertinggi memutuskan, dapat kesempatan membuat
> >> maklumat, bahkan mengecam Kepala Negara.
> >>
> >> Di negeri ini proses keadilan secara formal dilakukan dengan
> >> hati-hati--karena para polisi, jaksa, dan hakim diharuskan berendah
> >> hati dan beradab. Berendah hati: mereka secara bersama atau
> >> masing-masing tak boleh meletakkan diri sebagai yang mahatahu dan
> >> mahaadil. Beradab: karena dengan kerendahan hati itu, orang yang
> >> tertuduh tetap diakui haknya untuk membela diri; ia bukan hewan untuk
> >> korban.
> >>
> >> Keadilan adalah hal yang mulia, Saudara Shihab dan Ba’asyir, sebab itu
> >> pelik. Ia tak bisa digampangkan. Ia tak bisa diserahkan mutlak kepada
> >> hakim, jaksa, polisi--juga tak bisa digantungkan kepada kadi, majelis
> >> ulama, Ketua FPI, atau amir yang mana pun. Keadilan yang sebenarnya
> >> tak di tangan manusia.
> >>
> >> Itulah yang tersirat dalam iman. Kita percaya kepada Tuhan: kita
> >> percaya kepada yang tak alang kepalang jauhnya di atas kita. Ia Yang
> >> Maha Sempurna yang kita ingin dekati tapi tak dapat kita capai dan
> >> samai. Dengan kata lain, iman adalah kerinduan yang mengakui
> >> keterbatasan diri. Iman membentuk, dan dibentuk, sebuah etika kedaifan.
> >>
> >> Di negeri dengan 220 juta orang ini, dengan perbedaan yang tak
> >> tepermanai di 17 ribu pulau ini, tak ada sikap yang lebih tepat
> >> ketimbang bertolak dari kesadaran bahwa kita daif. Kemampuan kita
> >> untuk membuat 220 juta orang tanpa konflik sangat terbatas. Maka amat
> >> penting untuk punya cara terbaik mengelola sengketa.
> >>
> >> Harus diakui (dan pengakuan ini penting), tak jarang kita gagal. Saya
> >> baca sebuah siaran pers yang beredar pada Jumat kemarin, yang disusun
> >> oleh orang-orang Indonesia yang prihatin: /”… ternyata, sejarah
> >> //Indonesia// tidak bebas dari konflik dengan kekerasan. Sejarah kita
> >> menyaksikan pemberontakan Darul Islam sejak Indonesia berdiri sampai
> >> dengan pertengahan 1960-an. Sejarah kita menanggungkan pembantaian
> >> 1965, kekerasan Mei 1998, konflik antargolongan di Poso dan Maluku,
> >> tindakan bersenjata di Aceh dan Papua, sampai dengan pembunuhan atas
> >> pejuang hak asasi manusia, Munir.”
> >>
> >> /Ingatkah, Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, semua itu? Ingatkah
> >> Saudara berapa besar korban yang jatuh dan kerusakan yang berlanjut
> >> karena kita menyelesaikan sengketa dengan benci, kekerasan, dan sikap
> >> memandang diri paling benar? Saudara berdua orang Indonesia, seperti
> >> saya. Saya mengimbau agar Saudara juga memahami Indonesia kita: sebuah
> >> rahmat yang disebut “bhineka-tunggal-ika”. Saya mengimbau agar Saudara
> >> juga merawat rahmat itu.
> >>
> >> Merawat sebuah keanekaragaman yang tak tepermanai sama halnya dengan
> >> meniscayakan sebuah sistem yang selalu terbuka bagi tiap usaha yang
> >> berbeda untuk memperbaiki keadaan. Indonesia yang rumit ini tak
> >> mungkin berilusi ada sebuah sistem yang sempurna. Sistem yang merasa
> >> diri sempurna--dengan mengklaim diri sebagai buatan Tuhan--akan
> >> tertutup bagi koreksi, sementara kita tahu, di Indonesia kita tak
> >> hidup di surga yang tak perlu dikoreksi.
> >>
> >> Itulah yang menyebabkan demokrasi penting dan Pancasila dirumuskan.
> >>
> >> Demokrasi mengakui kedaifan manusia tapi juga hak-hak asasinya--dan
> >> itulah yang membuat Saudara tak dipancung karena mengecam Kepala Negara.
> >>
> >> Dan Pancasila, Saudara, yang bukan wahyu dari langit, adalah buah
> >> sejarah dan geografi tanah air ini--di mana perbedaan diakui, karena
> >> kebhinekaan itu takdir kita, tapi di mana kerja bersama diperlukan.
> >>
> >> Pada 1 Juni 1945, Bung Karno memakai istilah yang dipetik dari tradisi
> >> lokal, “gotong-royong”/. /Kata itu kini telah terlalu sering dipakai
> >> dan disalahgunakan, tapi sebenarnya ada yang menarik yang dikatakan
> >> Bung Karno: “gotong-royong” itu “paham yang dinamis,” lebih dinamis
> >> ketimbang “kekeluargaan”.
> >>
> >> Artinya, “gotong-royong” mengandung kemungkinan berubah-ubah cara dan
> >> prosesnya, dan pesertanya tak harus tetap dari mereka yang satu ikatan
> >> primordial, ikatan “kekeluargaan”. Sebab, ada tujuan yang universal,
> >> yang bisa mengimbau hati dan pikiran siapa saja--“yang kaya dan yang
> >> tidak kaya,” kata Bung Karno, “yang Islam dan yang Kristen”, “yang
> >> bukan Indonesia tulen dengan yang peranakan yang menjadi bangsa
> >> Indonesia.”
> >>
> >> “Gotong-royong” itu juga berangkat dari kerendahan hati dan sikap
> >> beradab, sebagaimana halnya demokrasi. Itu sebabnya, bahkan dengan
> >> membawa nama Tuhan--atau justru karena membawa nama Tuhan--siapa pun,
> >> juga Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, tak boleh mengutamakan yang
> >> disebut Bung Karno sebagai “egoisme-agama.”
> >>
> >> Bung Karno tak selamanya benar. Tapi tanpa Bung Karno pun kita tahu,
> >> tanah air ini akan jadi tempat yang mengerikan jika “egoisme” itu
> >> dikobarkan. Pesan 1 Juni 1945 itu patut didengarkan kembali:
> >> “Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat
> >> menyembah Tuhannya dengan cara leluasa.”
> >>
> >> Dengan begitulah Indonesia punya arti bagi sesama, Saudara Shihab dan
> >> Ba’asyir. Ataukah bagi Saudara ia tak punya arti apa-apa?
> >>
> >> */Goenawan Mohamad/*
> >>
> >>
> >> No virus found in this incoming message.
> >> Checked by AVG.
> >> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> >> 6/16/2008 7:20 AM
> >>
> >>
> >> No virus found in this outgoing message.
> >> Checked by AVG.
> >> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> >> 6/16/2008 7:20 AM
> >>
> >>
> >> ------------------------------------------------------------------------
> >>
> >>
> >> Internal Virus Database is out of date.
> >> Checked by AVG.
> >> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008 0:00
> >>
> >>
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/salamullah-info/
>
> <*> Your email settings:
> Individual Email | Traditional
>
> <*> To change settings online go to:
> http://groups.yahoo.com/group/salamullah-info/join
> (Yahoo! ID required)
>
> <*> To change settings via email:
> mailto:salamullah-info-digest@yahoogroups.com
> mailto:salamullah-info-fullfeatured@yahoogroups.com
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
> salamullah-info-unsubscribe@yahoogroups.com
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
> http://docs.yahoo.com/info/terms/
>



Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you want. Windows Live

#4797 From: Yusuf Amin <yusuf.amin@...>
Date: Tue Jun 24, 2008 5:39 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Buku Pelajaran Agama dan Kekerasan
yusuf.amin@...
Send Email Send Email
 
Salam

Kalaulah bukan karena rahmat Allah, takkanlah selamat dari jalan yang
sesat. Semoga banyak umat diselamatkan jalannya. Selamat dari jalan yang
sesat dan dimurkai.

Salam
Yusuf





Irsa Bastian wrote:
>
> //Tulisan Luthfi Assyaukanie di bawah ini bagus untuk kita
> renungkan...........//
>
> // //
>
> //Buku Pelajaran Agama dan Kekerasan//
>
> //(Religious Textbooks and Violence)//
>
> By Luthfi Assyaukanie
>
> Source: /Jawapos, 20/11/2006/
>
> Baru-baru ini, Centre for Religious Freedom, sebuah lembaga yang
> menekuni bidang kebebasan beragama di Amerika Serikat, mengeluarkan
> hasil penelitian mereka, tentang kurikulum dan buku-buku yang
> diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi. Salah satu temuan penting
> penelitian itu adalah bahwa kurikulum dan buku-buku Islam yang
> diajarkan sekolah-sekolah Arab Saudi penuh dengan kebencian dan
> permusuhan terhadap agama Yahudi, Kristen, dan kaum Muslim yang tak
> sepaham dengan ajaran Wahabi.
>
> Penelitian itu cukup komprehensif. Dengan melibatkan beberapa peneliti
> dari Timur Tengah dan dari Arab Saudi sendiri, tim peneliti mengambil
> buku-buku daras yang diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi, dari
> Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat menengah (SMU). Sebagian besar buku
> itu adalah buku-buku mengenai teologi (Tauhid) dan sebagian lainnya
> mengenai hukum Islam (Fikih) dan buku-buku hadis.
>
> Hasil penelitian itu sangat menarik dan penting untuk disimak, karena
> meskipun obyek penelitiannya hanya Arab Saudi, tapi tema yang diangkat
> menyangkut ajaran dan doktrin Islam yang erat terkait dengan kaum
> Muslim secara lebih luas. Apalagi Arab Saudi dianggap sebagai “pusat”
> dan “model” Islam bagi banyak kaum Muslim di dunia.
>
> Arab Saudi dikenal sebagai negara yang secara keras menerapkan hukum
> Islam. Secara resmi negara itu mendeklarasikan diri sebagai kerajaan
> Islam dan mempraktikkan aturan-aturan sosial-kemasyarakatan secara
> Islami. Pendidikan Islam juga ditekankan secara berlebihan, dengan
> menerapkan pemisahan laki-laki dan perempuan di sekolah-sekolah, dan
> memasukkan materi-materi keagamaan pada setiap disiplin ilmu.
>
> Kurikulum yang diajarkan sekolah-sekolah Arab Saudi sesungguhnya
> tidaklah unik. Beberapa doktrin dan ajaran Islam yang diajarkan dalam
> kurikulum itu dengan mudah dijumpai di sekolah-sekolah lain di
> Timur-Tengah. Kita bahkan juga bisa menjumpai beberapa materinya di
> sekolah-sekolah di Indonesia.
>
> Secara umum, kurikulum keislaman yang diajarkan di dunia Islam diambil
> dari sumber-sumber utama Islam seperti Alquran dan Hadis. Sumber
> lainnya adalah buku-buku fikih dan teologi yang dikarang ulama-ulama
> zaman dahulu. Beberapa dari sumber-sumber ini memang mengandung
> ajaran-ajaran intoleransi dan permusuhan terhadap agama atau sekte
> lain. Hal ini lumrah belaka, karena masa pembentukan Islam diwarnai
> dengan ketegangan dan pertentangan, baik dengan Yahudi-Kristen maupun
> sekte-sekte sempalan.
>
> Karena itu, tidaklah mengherankan jika kita menemukan dalam kurikulum
> itu ada anjuran untuk membenci kaum Yahudi, Kristen, atau Syi’ah.
> Saudi Arabia dikenal sebagai negara yang sangat membenci sekte Syi’ah.
>
> Di hampir setiap buku daras (text book) yang diajarkan di
> sekolah-sekolah Arab Saudi –dan saya kira juga di negeri Islam
> lainnya— anak-anak murid diajarkan tentang keluhuran Islam dan Islam
> sebagai satu-satunya agama yang benar. Doktrin ini bukan ciptaan
> ulama, tapi merupakan ajaran yang dinukil langsung dari Alquran, yang
> mengatakan “siapa saja yang menghendaki agama selain Islam, tak akan
> diterima” (Q.S. 3:85).
>
> Agama-agama besar selalu dipersepsikan sebagai agama yang sesat,
> jahat, dan selalu memusuhi Islam. Ini juga merupakan derivasi langsung
> dari Alquran: “Orang-orang Yahudi dan Nasrasi tak akan rela sehingga
> kalian semua masuk ke dalam agama mereka” (Q.S. 2:120).
>
> Rasa benci dan permusuhan kepada Yahudi dan Kristen telah ditanamkan
> sejak sangat dini kepada anak-anak Muslim. Sebuah buku pengajaran
> untuk anak Kelas 1 SD di Arab Saudi, misalnya, memberikan sebuah soal
> yang harus dijawab, sebagai berikuut:
>
> “Isilah titik-titik berikut dengan kata-kata yang cocok (Islam,
> neraka): Setiap agama selain …….. adalah sesat. Setiap orang yang mati
> di luar Islam akan masuk ke ………”
>
> Kepada siswa kelas 4 SD diajarkan tentang makna iman yang benar, yakni
> bahwa “iman yang benar adalah bahwa kamu membenci musyrik dan kafir
> tapi tidak memperlakukan mereka secara tidak adil.” Musyrik dan kafir
> selalu merujuk kepada Yahudi, Kristen, dan agama-agama lain di luar Islam.
>
> Permusuhan kepada orang-orang yang tidak seiman selalu ditekankan.
> Dalam hal ini, “tidak seiman” bukan hanya berarti orang-orang Yahudi
> dan Nasrani, tapi siapa saja yang memiliki keyakinan berbeda, termasuk
> saudara Muslim sendiri, dianggap “tidak seiman.” Secara jelas, ini
> diajarkan pada siswa kelas 6 SD, dengan menegaskan bahwa orang yang
> seiman, meskipun tak punya hubungan darah adalah saudara, tapi orang
> yang tak seiman, meskipun saudara, adalah musuh.
>
> Siswa-siswa SMP diajarkan materi keagamaan yang lebih matang, meskipun
> nuansa-nuansa kebencian tetap dipelihara. Kepada kelas 2 SMP,
> anak-anak sekolah di Arab Saudi diajarkan sebuah hadis Nabi yang entah
> sahih atau daif: “monyet-monyet adalah Yahudi, orang-orang Sabat;
> sementara babi-babi adalah orang-orang Kristen, yang menentang Nabi Isa.”
>
> Kebencian terhadap Yahudi dan Kristen terus dipelihara sepanjang masa.
> Hampir setiap kelas, rasa kebencian dan permusuhan ini terus dijaga.
> Kepada kelas 3 SMP, siswa diajarkan bahwa pertentangan antara Muslim
> dengan Yahudi dan Kristen akan bertahan terus sampai hari kiamat.
> Mengapa demikian? Jawabnya, karena Allah menghendakinya demikian.
>
> Siswa-siswi SMA diajarkan materi yang lebih luas dan lebih analitis,
> meskipun nuansa kebencian dan diskriminasi tetap terlihat jelas. Dalam
> mata pelajaran Fikih, misalnya, diajarkan bahwa nilai hidup
> orang-orang non-Muslim bernilai separuh dari orang-orang Muslim yang
> merdeka. Status nyawa mereka sama dengan budak yang beragama Islam.
>
> Secara umum, perlakuan kurikulum Arab Saudi terhadap non-Muslim sama
> dengan perlakuan terhadap kaum perempuan. Dengan merujuk buku-buku
> fikih klasik, kaum perempuan selalu dihargai separuh, baik dalam
> masalah warisan, kesaksian, maupun perkara-perkara lain yang bersifat
> publik.
>
> Dengan muatan kurikulum semacam itu, tidak salah kalau banyak orang
> meyakini bahwa ada keterkaitan erat antara cara beragama orang-orang
> Saudi dengan doktrin-doktrin yang diajarkan di sekolah-sekolah mereka.
> Kebencian terhadap Amerika, negeri kafir di mana banyak orang Yahudi
> dan Kristen tinggal, dinyatakan dengan mengebom gedung WTC pada 11
> September 2001. Bukankah 15 dari 19 pengebom itu adalah warga Arab Saudi?
>
>
>
>
> No virus found in this outgoing message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.0/1508 - Release Date:
> 6/18/2008 9:08 PM
>
>

#4796 From: Yusuf Amin <yusuf.amin@...>
Date: Tue Jun 24, 2008 5:33 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia _ serba terbalik?
yusuf.amin@...
Send Email Send Email
 
Salam

Jadi boleh melakukan kekerasan dibanding kekerasan terhadap aqidah agama
itu? Jangan bermain api, lidahnya saja bisa menyulut neraka. Jangan
banyak menghirup jelaga, lubang hidung dan nafas pun jadi hitam dan muka
jadi tak enak dipandang. Jangan sampai di kemudian hari ketahuan kalau
para pembela dan para pembelanya pembela itu suka saling menunggangi dan
merekayasa keadaan. Mudah memutarbalikkan kata dan fakta. Bila mayoritas
tak dapat melindungi, minoritas dianggap diktator atau tirani? Bila
perbedaan tak ada toleransi, dianggap kekerasan terhadap agama dan
penodaannya? Pintar memutarbalikkan kata-kata dan fakta. Ahmadiyah mau
mencari simpati dengan membakar mesjid dan sekolahnya sendiri? Ah,
jangan suka melempar fitnah, lalu mau berlepas diri dari perilaku
saudara sendiri.

Ah, dunia serba terbalik. Pikiran dan fatwa pun terbalik-balik.
Indonesia, lumpur dalam perut bumi saja seperti ingin berbalik keatas
bumi. Kapan berbalik keadaan itu, bila neraka keadaan saja tak dianggap
sebagai neraka. Surga nun jauh disana ingin dibalikkan keadaannya jadi
di bumi. Namun sayang masih disangka bohongan? Jangan mengejar surga di
hari nanti, bila neraka sudah di hadapan mata. Atau keadaan ini semua
masih dianggap bukan apa-apa dan tak seberapa? Jangan repot-repot
mencari surga bila keadaan neraka malapetaka itu sudah disadari. Semoga
Tuhan membuka hati dan memberikan petunjuk dan pencerahan kepada para
pecinta dan pembela-Nya.

Salam
Yusuf


Ogut wrote:
> Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
> kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
>
> Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> terhadap agamamu sendiri ?
>
> Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
> agamamu dan Nabimu sendiri ?
>
>
>
> Irsa Bastian wrote:
>
>>
>>
>> Indonesia
>>
>> Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah statemen
>> dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: “SBY Pengecut!”
>>
>> Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai “Amir” Majelis
>> Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi
>> terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela
>> Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi sang Amir.
>>
>> Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan
>> gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap, dijebloskan
>> ke dalam sel pengap, atau dipancung.
>>
>> Sebab ini bukan Arab Saudi, wahai Saudara Shihab dan Ba’asyir! Ini
>> bukan Turki abad ke-17, bukan pula Jawa zaman Amangkurat! Ini
>> Indonesia tahun 2007.
>>
>> Di tanah air ini, seperti Saudara alami sendiri, seorang tahanan boleh
>> dikunjungi ramai-ramai, dipotret, didampingi pembela, tak dianggap
>> bersalah sebelum hakim tertinggi memutuskan, dapat kesempatan membuat
>> maklumat, bahkan mengecam Kepala Negara.
>>
>> Di negeri ini proses keadilan secara formal dilakukan dengan
>> hati-hati--karena para polisi, jaksa, dan hakim diharuskan berendah
>> hati dan beradab. Berendah hati: mereka secara bersama atau
>> masing-masing tak boleh meletakkan diri sebagai yang mahatahu dan
>> mahaadil. Beradab: karena dengan kerendahan hati itu, orang yang
>> tertuduh tetap diakui haknya untuk membela diri; ia bukan hewan untuk
>> korban.
>>
>> Keadilan adalah hal yang mulia, Saudara Shihab dan Ba’asyir, sebab itu
>> pelik. Ia tak bisa digampangkan. Ia tak bisa diserahkan mutlak kepada
>> hakim, jaksa, polisi--juga tak bisa digantungkan kepada kadi, majelis
>> ulama, Ketua FPI, atau amir yang mana pun.  Keadilan yang sebenarnya
>> tak di tangan manusia.
>>
>> Itulah yang tersirat dalam iman. Kita percaya kepada Tuhan: kita
>> percaya kepada yang tak alang kepalang jauhnya di atas kita. Ia Yang
>> Maha Sempurna yang kita ingin dekati tapi tak dapat kita capai dan
>> samai. Dengan kata lain, iman adalah kerinduan yang mengakui
>> keterbatasan diri. Iman membentuk, dan dibentuk,  sebuah etika kedaifan.
>>
>> Di negeri dengan 220 juta orang ini, dengan perbedaan yang tak
>> tepermanai di 17 ribu pulau ini, tak ada sikap yang lebih tepat
>> ketimbang bertolak dari kesadaran bahwa kita daif. Kemampuan kita
>> untuk membuat 220 juta orang tanpa konflik sangat terbatas. Maka amat
>> penting untuk punya cara terbaik mengelola sengketa.
>>
>> Harus diakui (dan pengakuan ini penting), tak jarang kita gagal. Saya
>> baca sebuah siaran pers yang beredar pada Jumat kemarin, yang disusun
>> oleh orang-orang Indonesia yang prihatin: /”… ternyata, sejarah
>> //Indonesia// tidak bebas dari konflik dengan kekerasan. Sejarah kita
>> menyaksikan pemberontakan Darul Islam sejak Indonesia berdiri sampai
>> dengan pertengahan 1960-an. Sejarah kita menanggungkan pembantaian
>> 1965, kekerasan Mei 1998, konflik antargolongan di Poso dan Maluku,
>> tindakan bersenjata di Aceh dan Papua, sampai dengan pembunuhan atas
>> pejuang hak asasi manusia, Munir.”
>>
>> /Ingatkah, Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, semua itu? Ingatkah
>> Saudara berapa besar korban yang jatuh dan kerusakan yang berlanjut
>> karena kita menyelesaikan sengketa dengan benci, kekerasan, dan sikap
>> memandang diri paling benar? Saudara berdua orang Indonesia, seperti
>> saya. Saya mengimbau agar Saudara juga memahami Indonesia kita: sebuah
>> rahmat yang disebut “bhineka-tunggal-ika”. Saya mengimbau agar Saudara
>> juga merawat rahmat itu.
>>
>> Merawat sebuah keanekaragaman yang tak tepermanai sama halnya dengan
>> meniscayakan sebuah sistem yang selalu terbuka bagi tiap usaha yang
>> berbeda untuk memperbaiki keadaan. Indonesia yang rumit ini tak
>> mungkin berilusi ada sebuah sistem yang sempurna. Sistem yang merasa
>> diri sempurna--dengan mengklaim diri sebagai buatan Tuhan--akan
>> tertutup bagi koreksi, sementara kita tahu, di Indonesia kita tak
>> hidup di surga yang tak perlu dikoreksi.
>>
>> Itulah yang menyebabkan demokrasi penting dan Pancasila dirumuskan.
>>
>> Demokrasi mengakui kedaifan manusia tapi juga hak-hak asasinya--dan
>> itulah yang membuat Saudara tak dipancung karena mengecam Kepala Negara.
>>
>> Dan Pancasila, Saudara, yang bukan wahyu dari langit, adalah buah
>> sejarah dan geografi tanah air ini--di mana perbedaan diakui, karena
>> kebhinekaan itu takdir kita, tapi di mana kerja bersama diperlukan.
>>
>> Pada 1 Juni 1945, Bung Karno memakai istilah yang dipetik dari tradisi
>> lokal, “gotong-royong”/. /Kata itu kini telah terlalu sering dipakai
>> dan disalahgunakan, tapi sebenarnya ada yang menarik yang dikatakan
>> Bung Karno: “gotong-royong” itu “paham yang dinamis,” lebih dinamis
>> ketimbang “kekeluargaan”.
>>
>> Artinya, “gotong-royong” mengandung kemungkinan berubah-ubah cara dan
>> prosesnya, dan pesertanya tak harus tetap dari mereka yang satu ikatan
>> primordial, ikatan “kekeluargaan”. Sebab, ada tujuan yang universal,
>> yang bisa mengimbau hati dan pikiran siapa saja--“yang kaya dan yang
>> tidak kaya,” kata Bung Karno, “yang Islam dan yang Kristen”, “yang
>> bukan Indonesia tulen dengan yang peranakan yang menjadi bangsa
>> Indonesia.”
>>
>> “Gotong-royong” itu juga berangkat dari kerendahan hati dan sikap
>> beradab, sebagaimana halnya demokrasi. Itu sebabnya, bahkan dengan
>> membawa nama Tuhan--atau justru karena membawa nama Tuhan--siapa pun,
>> juga Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, tak boleh mengutamakan yang
>> disebut Bung Karno sebagai “egoisme-agama.”
>>
>> Bung Karno tak selamanya benar. Tapi tanpa Bung Karno pun kita tahu,
>> tanah air ini akan jadi tempat yang mengerikan jika “egoisme” itu
>> dikobarkan. Pesan 1 Juni 1945 itu patut didengarkan kembali:
>> “Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat
>> menyembah Tuhannya dengan cara leluasa.”
>>
>> Dengan begitulah Indonesia punya arti bagi sesama, Saudara Shihab dan
>> Ba’asyir. Ataukah bagi  Saudara ia tak punya arti apa-apa?
>>
>> */Goenawan Mohamad/*
>>
>>
>> No virus found in this incoming message.
>> Checked by AVG.
>> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
>> 6/16/2008 7:20 AM
>>
>>
>> No virus found in this outgoing message.
>> Checked by AVG.
>> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
>> 6/16/2008 7:20 AM
>>
>>
>> ------------------------------------------------------------------------
>>
>>
>> Internal Virus Database is out of date.
>> Checked by AVG.
>> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008
0:00
>>
>>
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>

#4795 From: Irsa Bastian <irsa@...>
Date: Fri Jun 20, 2008 12:49 pm
Subject: Buku Pelajaran Agama dan Kekerasan
irsa@...
Send Email Send Email
 

Tulisan Luthfi Assyaukanie di bawah ini bagus untuk kita renungkan...........

 

Buku Pelajaran Agama dan Kekerasan

(Religious Textbooks and Violence)

By Luthfi Assyaukanie

Source: Jawapos, 20/11/2006

Baru-baru ini, Centre for Religious Freedom, sebuah lembaga yang menekuni bidang kebebasan beragama di Amerika Serikat, mengeluarkan hasil penelitian mereka, tentang kurikulum dan buku-buku yang diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi. Salah satu temuan penting penelitian itu adalah bahwa kurikulum dan buku-buku Islam yang diajarkan sekolah-sekolah Arab Saudi penuh dengan kebencian dan permusuhan terhadap agama Yahudi, Kristen, dan kaum Muslim yang tak sepaham dengan ajaran Wahabi.

Penelitian itu cukup komprehensif. Dengan melibatkan beberapa peneliti dari Timur Tengah dan dari Arab Saudi sendiri, tim peneliti mengambil buku-buku daras yang diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi, dari Sekolah Dasar (SD) hingga tingkat menengah (SMU). Sebagian besar buku itu adalah buku-buku mengenai teologi (Tauhid) dan sebagian lainnya mengenai hukum Islam (Fikih) dan buku-buku hadis.

Hasil penelitian itu sangat menarik dan penting untuk disimak, karena meskipun obyek penelitiannya hanya Arab Saudi, tapi tema yang diangkat menyangkut ajaran dan doktrin Islam yang erat terkait dengan kaum Muslim secara lebih luas. Apalagi Arab Saudi dianggap sebagai “pusat” dan “model” Islam bagi banyak kaum Muslim di dunia.

Arab Saudi dikenal sebagai negara yang secara keras menerapkan hukum Islam. Secara resmi negara itu mendeklarasikan diri sebagai kerajaan Islam dan mempraktikkan aturan-aturan sosial-kemasyarakatan secara Islami. Pendidikan Islam juga ditekankan secara berlebihan, dengan menerapkan pemisahan laki-laki dan perempuan di sekolah-sekolah, dan memasukkan materi-materi keagamaan pada setiap disiplin ilmu.

Kurikulum yang diajarkan sekolah-sekolah Arab Saudi sesungguhnya tidaklah unik. Beberapa doktrin dan ajaran Islam yang diajarkan dalam kurikulum itu dengan mudah dijumpai di sekolah-sekolah lain di Timur-Tengah. Kita bahkan juga bisa menjumpai beberapa materinya di sekolah-sekolah di Indonesia.

Secara umum, kurikulum keislaman yang diajarkan di dunia Islam diambil dari sumber-sumber utama Islam seperti Alquran dan Hadis. Sumber lainnya adalah buku-buku fikih dan teologi yang dikarang ulama-ulama zaman dahulu. Beberapa dari sumber-sumber ini memang mengandung ajaran-ajaran intoleransi dan permusuhan terhadap agama atau sekte lain. Hal ini lumrah belaka, karena masa pembentukan Islam diwarnai dengan ketegangan dan pertentangan, baik dengan Yahudi-Kristen maupun sekte-sekte sempalan.

Karena itu, tidaklah mengherankan jika kita menemukan dalam kurikulum itu ada anjuran untuk membenci kaum Yahudi, Kristen, atau Syi’ah. Saudi Arabia dikenal sebagai negara yang sangat membenci sekte Syi’ah.

Di hampir setiap buku daras (text book) yang diajarkan di sekolah-sekolah Arab Saudi –dan saya kira juga di negeri Islam lainnya— anak-anak murid diajarkan tentang keluhuran Islam dan Islam sebagai satu-satunya agama yang benar. Doktrin ini bukan ciptaan ulama, tapi merupakan ajaran yang dinukil langsung dari Alquran, yang mengatakan “siapa saja yang menghendaki agama selain Islam, tak akan diterima” (Q.S. 3:85).

Agama-agama besar selalu dipersepsikan sebagai agama yang sesat, jahat, dan selalu memusuhi Islam. Ini juga merupakan derivasi langsung dari Alquran: “Orang-orang Yahudi dan Nasrasi tak akan rela sehingga kalian semua masuk ke dalam agama mereka” (Q.S. 2:120).

Rasa benci dan permusuhan kepada Yahudi dan Kristen telah ditanamkan sejak sangat dini kepada anak-anak Muslim. Sebuah buku pengajaran untuk anak Kelas 1 SD di Arab Saudi, misalnya, memberikan sebuah soal yang harus dijawab, sebagai berikuut:

“Isilah titik-titik berikut dengan kata-kata yang cocok (Islam, neraka): Setiap agama selain …….. adalah sesat. Setiap orang yang mati di luar Islam akan masuk ke ………”

Kepada siswa kelas 4 SD diajarkan tentang makna iman yang benar, yakni bahwa “iman yang benar adalah bahwa kamu membenci musyrik dan kafir tapi tidak memperlakukan mereka secara tidak adil.” Musyrik dan kafir selalu merujuk kepada Yahudi, Kristen, dan agama-agama lain di luar Islam.

Permusuhan kepada orang-orang yang tidak seiman selalu ditekankan. Dalam hal ini, “tidak seiman” bukan hanya berarti orang-orang Yahudi dan Nasrani, tapi siapa saja yang memiliki keyakinan berbeda, termasuk saudara Muslim sendiri, dianggap “tidak seiman.” Secara jelas, ini diajarkan pada siswa kelas 6 SD, dengan menegaskan bahwa orang yang seiman, meskipun tak punya hubungan darah adalah saudara, tapi orang yang tak seiman, meskipun saudara, adalah musuh.

Siswa-siswa SMP diajarkan materi keagamaan yang lebih matang, meskipun nuansa-nuansa kebencian tetap dipelihara. Kepada kelas 2 SMP, anak-anak sekolah di Arab Saudi diajarkan sebuah hadis Nabi yang entah sahih atau daif: “monyet-monyet adalah Yahudi, orang-orang Sabat; sementara babi-babi adalah orang-orang Kristen, yang menentang Nabi Isa.”

Kebencian terhadap Yahudi dan Kristen terus dipelihara sepanjang masa. Hampir setiap kelas, rasa kebencian dan permusuhan ini terus dijaga. Kepada kelas 3 SMP, siswa diajarkan bahwa pertentangan antara Muslim dengan Yahudi dan Kristen akan bertahan terus sampai hari kiamat. Mengapa demikian? Jawabnya, karena Allah menghendakinya demikian.

Siswa-siswi SMA diajarkan materi yang lebih luas dan lebih analitis, meskipun nuansa kebencian dan diskriminasi tetap terlihat jelas. Dalam mata pelajaran Fikih, misalnya, diajarkan bahwa nilai hidup orang-orang non-Muslim bernilai separuh dari orang-orang Muslim yang merdeka. Status nyawa mereka sama dengan budak yang beragama Islam.

Secara umum, perlakuan kurikulum Arab Saudi terhadap non-Muslim sama dengan perlakuan terhadap kaum perempuan. Dengan merujuk buku-buku fikih klasik, kaum perempuan selalu dihargai separuh, baik dalam masalah warisan, kesaksian, maupun perkara-perkara lain yang bersifat publik.

Dengan muatan kurikulum semacam itu, tidak salah kalau banyak orang meyakini bahwa ada keterkaitan erat antara cara beragama orang-orang Saudi dengan doktrin-doktrin yang diajarkan di sekolah-sekolah mereka. Kebencian terhadap Amerika, negeri kafir di mana banyak orang Yahudi dan Kristen tinggal, dinyatakan dengan mengebom gedung WTC pada 11 September 2001. Bukankah 15 dari 19 pengebom itu adalah warga Arab Saudi?

 


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.0/1508 - Release Date: 6/18/2008 9:08 PM


#4794 From: Aar Palapa <aar.palapa@...>
Date: Fri Jun 20, 2008 7:20 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia
sumardiono
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Yang saya tahu, Tuhan dan ajaran Tuhan tak dapat diruntuhkan,
direndahkan, ataupun dinistakan oleh siapapun. Betapapun orang yang
membenci atau menistakan Tuhan dan ajaran-Nya, tak akan berpengaruh
apapun terhadap kemuliaan Tuhan dan ajaran-Nya. Selama pengikut Tuhan
dan ajaran-Nya menjaga kesucian dan moralitasnya, tak ada keruntuhan,
biarpun orang yang membenci melakukan berbagai makar.

Para pembenci dan perusak tidak akan memberikan efek apapun bagi Tuhan
dan ajaran-Nya. Para pembenci Islam dan pembenci Kristen yang saling
memfitnah dan meruntuhkan tak memberikan pengaruh apapun. Mereka merasa
mengalahkan, tapi ada yang dikalahkan. Yang dikalahkan adalah
fatamorgana, yang menang adalah keegoan semata. Yang adalah kehancuran
spiritual bagi diri mereka sendiri. Para pembenci itu merasa sedang
membela dan memperjuangkan Tuhan, tetapi sesungguhnya hatinya tak pernah
damai karena selalu diliputi kecurigaan dan kebencian.

Yang membuat ajaran Tuhan ternoda bukanlah orang luar, tetapi pengikut
Tuhan sendiri yang tak bisa menjaga kesucian dan nilai-nilai yang
diajarkan-Nya.

Pembelaan terbaik adalah menjaga kesucian dan Pembelaan? Siapa yang
hendak dibela? Jangan-jangan kita sedang membela keegoan dan memuaskan
nafsu angkara kita.menjadikan diri kita sepenuh manfaat untuk semesta,
sebuah keikhlasan pengorbanan dan pelayanan.

Itu yang saya ketahui.

Salam,
Aar


Ogut wrote:
> Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
> kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
>
> Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> terhadap agamamu sendiri ?
>
> Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
> agamamu dan Nabimu sendiri ?
>
>
>
> Irsa Bastian wrote:
>
>>
>>
>> Indonesia
>>
>> Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah statemen
>> dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: “SBY Pengecut!”
>>
>> Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai “Amir” Majelis
>> Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi
>> terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela
>> Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi sang Amir.
>>
>> Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan
>> gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap, dijebloskan
>> ke dalam sel pengap, atau dipancung.
>>
>> Sebab ini bukan Arab Saudi, wahai Saudara Shihab dan Ba’asyir! Ini
>> bukan Turki abad ke-17, bukan pula Jawa zaman Amangkurat! Ini
>> Indonesia tahun 2007.
>>
>> Di tanah air ini, seperti Saudara alami sendiri, seorang tahanan boleh
>> dikunjungi ramai-ramai, dipotret, didampingi pembela, tak dianggap
>> bersalah sebelum hakim tertinggi memutuskan, dapat kesempatan membuat
>> maklumat, bahkan mengecam Kepala Negara.
>>
>> Di negeri ini proses keadilan secara formal dilakukan dengan
>> hati-hati--karena para polisi, jaksa, dan hakim diharuskan berendah
>> hati dan beradab. Berendah hati: mereka secara bersama atau
>> masing-masing tak boleh meletakkan diri sebagai yang mahatahu dan
>> mahaadil. Beradab: karena dengan kerendahan hati itu, orang yang
>> tertuduh tetap diakui haknya untuk membela diri; ia bukan hewan untuk
>> korban.
>>
>> Keadilan adalah hal yang mulia, Saudara Shihab dan Ba’asyir, sebab itu
>> pelik. Ia tak bisa digampangkan. Ia tak bisa diserahkan mutlak kepada
>> hakim, jaksa, polisi--juga tak bisa digantungkan kepada kadi, majelis
>> ulama, Ketua FPI, atau amir yang mana pun.  Keadilan yang sebenarnya
>> tak di tangan manusia.
>>
>> Itulah yang tersirat dalam iman. Kita percaya kepada Tuhan: kita
>> percaya kepada yang tak alang kepalang jauhnya di atas kita. Ia Yang
>> Maha Sempurna yang kita ingin dekati tapi tak dapat kita capai dan
>> samai. Dengan kata lain, iman adalah kerinduan yang mengakui
>> keterbatasan diri. Iman membentuk, dan dibentuk,  sebuah etika kedaifan.
>>
>> Di negeri dengan 220 juta orang ini, dengan perbedaan yang tak
>> tepermanai di 17 ribu pulau ini, tak ada sikap yang lebih tepat
>> ketimbang bertolak dari kesadaran bahwa kita daif. Kemampuan kita
>> untuk membuat 220 juta orang tanpa konflik sangat terbatas. Maka amat
>> penting untuk punya cara terbaik mengelola sengketa.
>>
>> Harus diakui (dan pengakuan ini penting), tak jarang kita gagal. Saya
>> baca sebuah siaran pers yang beredar pada Jumat kemarin, yang disusun
>> oleh orang-orang Indonesia yang prihatin: /”… ternyata, sejarah
>> //Indonesia// tidak bebas dari konflik dengan kekerasan. Sejarah kita
>> menyaksikan pemberontakan Darul Islam sejak Indonesia berdiri sampai
>> dengan pertengahan 1960-an. Sejarah kita menanggungkan pembantaian
>> 1965, kekerasan Mei 1998, konflik antargolongan di Poso dan Maluku,
>> tindakan bersenjata di Aceh dan Papua, sampai dengan pembunuhan atas
>> pejuang hak asasi manusia, Munir.”
>>
>> /Ingatkah, Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, semua itu? Ingatkah
>> Saudara berapa besar korban yang jatuh dan kerusakan yang berlanjut
>> karena kita menyelesaikan sengketa dengan benci, kekerasan, dan sikap
>> memandang diri paling benar? Saudara berdua orang Indonesia, seperti
>> saya. Saya mengimbau agar Saudara juga memahami Indonesia kita: sebuah
>> rahmat yang disebut “bhineka-tunggal-ika”. Saya mengimbau agar Saudara
>> juga merawat rahmat itu.
>>
>> Merawat sebuah keanekaragaman yang tak tepermanai sama halnya dengan
>> meniscayakan sebuah sistem yang selalu terbuka bagi tiap usaha yang
>> berbeda untuk memperbaiki keadaan. Indonesia yang rumit ini tak
>> mungkin berilusi ada sebuah sistem yang sempurna. Sistem yang merasa
>> diri sempurna--dengan mengklaim diri sebagai buatan Tuhan--akan
>> tertutup bagi koreksi, sementara kita tahu, di Indonesia kita tak
>> hidup di surga yang tak perlu dikoreksi.
>>
>> Itulah yang menyebabkan demokrasi penting dan Pancasila dirumuskan.
>>
>> Demokrasi mengakui kedaifan manusia tapi juga hak-hak asasinya--dan
>> itulah yang membuat Saudara tak dipancung karena mengecam Kepala Negara.
>>
>> Dan Pancasila, Saudara, yang bukan wahyu dari langit, adalah buah
>> sejarah dan geografi tanah air ini--di mana perbedaan diakui, karena
>> kebhinekaan itu takdir kita, tapi di mana kerja bersama diperlukan.
>>
>> Pada 1 Juni 1945, Bung Karno memakai istilah yang dipetik dari tradisi
>> lokal, “gotong-royong”/. /Kata itu kini telah terlalu sering dipakai
>> dan disalahgunakan, tapi sebenarnya ada yang menarik yang dikatakan
>> Bung Karno: “gotong-royong” itu “paham yang dinamis,” lebih dinamis
>> ketimbang “kekeluargaan”.
>>
>> Artinya, “gotong-royong” mengandung kemungkinan berubah-ubah cara dan
>> prosesnya, dan pesertanya tak harus tetap dari mereka yang satu ikatan
>> primordial, ikatan “kekeluargaan”. Sebab, ada tujuan yang universal,
>> yang bisa mengimbau hati dan pikiran siapa saja--“yang kaya dan yang
>> tidak kaya,” kata Bung Karno, “yang Islam dan yang Kristen”, “yang
>> bukan Indonesia tulen dengan yang peranakan yang menjadi bangsa
>> Indonesia.”
>>
>> “Gotong-royong” itu juga berangkat dari kerendahan hati dan sikap
>> beradab, sebagaimana halnya demokrasi. Itu sebabnya, bahkan dengan
>> membawa nama Tuhan--atau justru karena membawa nama Tuhan--siapa pun,
>> juga Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, tak boleh mengutamakan yang
>> disebut Bung Karno sebagai “egoisme-agama.”
>>
>> Bung Karno tak selamanya benar. Tapi tanpa Bung Karno pun kita tahu,
>> tanah air ini akan jadi tempat yang mengerikan jika “egoisme” itu
>> dikobarkan. Pesan 1 Juni 1945 itu patut didengarkan kembali:
>> “Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat
>> menyembah Tuhannya dengan cara leluasa.”
>>
>> Dengan begitulah Indonesia punya arti bagi sesama, Saudara Shihab dan
>> Ba’asyir. Ataukah bagi  Saudara ia tak punya arti apa-apa?
>>
>> */Goenawan Mohamad/*
>>
>>
>> No virus found in this incoming message.
>> Checked by AVG.
>> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
>> 6/16/2008 7:20 AM
>>
>>
>> No virus found in this outgoing message.
>> Checked by AVG.
>> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
>> 6/16/2008 7:20 AM
>>
>>
>> ------------------------------------------------------------------------
>>
>>
>> Internal Virus Database is out of date.
>> Checked by AVG.
>> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008
0:00
>>
>>
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>

#4793 From: Irsa Bastian <irsa@...>
Date: Fri Jun 20, 2008 6:40 am
Subject: Surat dari Obelix
irsa@...
Send Email Send Email
 

Saya ingin menangis bersama Anda dan teman2 Ahmadi
lainnya. Mendengar cerita Anda, saya teringat pada
pengalaman awal kekristenan. Isa, Sang Guru, telah
mati disalibkan, sebagai penjahat di mata Romawi
(kekuasaan), sebagai "orang sesat" di mata Sanhedrin
(MUI Yahudi waktu itu).

Apalagi yang tersisa? Semua harapan musnah. Semua
jalan ke masa depan serba tak menentu. Dan satu per
satu pengikut Isa melarikan diri, bersembunyi
ketakutan di rumah, atau kembali ke kampung... Tetapi
justru pada titik paling hitam dalam pengalaman
manusia itulah Allah bekerja, membangkitkan Isa dari
kubur, dan membuat harapan kembali merekah.

Saya sering merenungkan episode ini. Setiap Minggu,
atau bahkan setiap hari, episode paling hitam itu
dipentaskan di altar lewat kurban ekaristi. Dan setiap
saat saya selalu diingatkan, bahwa di ujung lorong
paling gelap selalu ada cahaya kecil, bahwa iman
berarti melangkah dalam kegelapan dan ketidakpastian,
bahwa pada ambang batas kekuatan dan kemampuan
manusiawi akan ada suara halus yang berkata, "Engkau
Ku-kasihi."

Kadang saya merenung, pengalaman Ahmadiyah sekarang
adalah "pengalaman salib". Ini juga pengalaman
orang-orang yang disebut (oleh Negara) sebagai
"belum-beragama", atau yang biasa kita sebut "kaum
penghayat". Mereka pemilik asli tanah dan air ini,
tetapi selalu disingkirkan, dikejar-kejar, dicaci
maki, bahkan sering dibunuh. Tetapi kita tahu bersama,
spiritualitas mereka tidak akan pernah mati. Institusi
keagamaan boleh hilang, atau membusuk. Tetapi
spiritualitas, pengolahan kehidupan, tidak akan pernah
mati. Sebab spiritualitas adalah kehidupan itu
sendiri! (Obelix)


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.0/1508 - Release Date: 6/18/2008 9:08 PM


#4792 From: Dannie Yo <yodannie@...>
Date: Thu Jun 19, 2008 9:03 am
Subject: RE: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia
dannie_yo
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Katanya membela Islam, tapi dengan tingkjahnya justru mempermalukan.
Gimana kalo yang begitu?

Hehe ;)




> To: salamullah-info@yahoogroups.com
> From: maulidin@...
> Date: Thu, 19 Jun 2008 08:23:45 +0700
> Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia
>
> Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
> kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?
>
> Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
> bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
> terhadap agamamu sendiri ?
>
> Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
> agamamu dan Nabimu sendiri ?
>
>
>
> Irsa Bastian wrote:
> >
> >
> >
> > Indonesia
> >
> > Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah statemen
> > dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: “SBY Pengecut!”
> >
> > Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai “Amir” Majelis
> > Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi
> > terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela
> > Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi sang Amir.
> >
> > Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan
> > gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap, dijebloskan
> > ke dalam sel pengap, atau dipancung.
> >
> > Sebab ini bukan Arab Saudi, wahai Saudara Shihab dan Ba’asyir! Ini
> > bukan Turki abad ke-17, bukan pula Jawa zaman Amangkurat! Ini
> > Indonesia tahun 2007.
> >
> > Di tanah air ini, seperti Saudara alami sendiri, seorang tahanan boleh
> > dikunjungi ramai-ramai, dipotret, didampingi pembela, tak dianggap
> > bersalah sebelum hakim tertinggi memutuskan, dapat kesempatan membuat
> > maklumat, bahkan mengecam Kepala Negara.
> >
> > Di negeri ini proses keadilan secara formal dilakukan dengan
> > hati-hati--karena para polisi, jaksa, dan hakim diharuskan berendah
> > hati dan beradab. Berendah hati: mereka secara bersama atau
> > masing-masing tak boleh meletakkan diri sebagai yang mahatahu dan
> > mahaadil. Beradab: karena dengan kerendahan hati itu, orang yang
> > tertuduh tetap diakui haknya untuk membela diri; ia bukan hewan untuk
> > korban.
> >
> > Keadilan adalah hal yang mulia, Saudara Shihab dan Ba’asyir, sebab itu
> > pelik. Ia tak bisa digampangkan. Ia tak bisa diserahkan mutlak kepada
> > hakim, jaksa, polisi--juga tak bisa digantungkan kepada kadi, majelis
> > ulama, Ketua FPI, atau amir yang mana pun. Keadilan yang sebenarnya
> > tak di tangan manusia.
> >
> > Itulah yang tersirat dalam iman. Kita percaya kepada Tuhan: kita
> > percaya kepada yang tak alang kepalang jauhnya di atas kita. Ia Yang
> > Maha Sempurna yang kita ingin dekati tapi tak dapat kita capai dan
> > samai. Dengan kata lain, iman adalah kerinduan yang mengakui
> > keterbatasan diri. Iman membentuk, dan dibentuk, sebuah etika kedaifan.
> >
> > Di negeri dengan 220 juta orang ini, dengan perbedaan yang tak
> > tepermanai di 17 ribu pulau ini, tak ada sikap yang lebih tepat
> > ketimbang bertolak dari kesadaran bahwa kita daif. Kemampuan kita
> > untuk membuat 220 juta orang tanpa konflik sangat terbatas. Maka amat
> > penting untuk punya cara terbaik mengelola sengketa.
> >
> > Harus diakui (dan pengakuan ini penting), tak jarang kita gagal. Saya
> > baca sebuah siaran pers yang beredar pada Jumat kemarin, yang disusun
> > oleh orang-orang Indonesia yang prihatin: /”… ternyata, sejarah
> > //Indonesia// tidak bebas dari konflik dengan kekerasan. Sejarah kita
> > menyaksikan pemberontakan Darul Islam sejak Indonesia berdiri sampai
> > dengan pertengahan 1960-an. Sejarah kita menanggungkan pembantaian
> > 1965, kekerasan Mei 1998, konflik antargolongan di Poso dan Maluku,
> > tindakan bersenjata di Aceh dan Papua, sampai dengan pembunuhan atas
> > pejuang hak asasi manusia, Munir.”
> >
> > /Ingatkah, Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, semua itu? Ingatkah
> > Saudara berapa besar korban yang jatuh dan kerusakan yang berlanjut
> > karena kita menyelesaikan sengketa dengan benci, kekerasan, dan sikap
> > memandang diri paling benar? Saudara berdua orang Indonesia, seperti
> > saya. Saya mengimbau agar Saudara juga memahami Indonesia kita: sebuah
> > rahmat yang disebut “bhineka-tunggal-ika”. Saya mengimbau agar Saudara
> > juga merawat rahmat itu.
> >
> > Merawat sebuah keanekaragaman yang tak tepermanai sama halnya dengan
> > meniscayakan sebuah sistem yang selalu terbuka bagi tiap usaha yang
> > berbeda untuk memperbaiki keadaan. Indonesia yang rumit ini tak
> > mungkin berilusi ada sebuah sistem yang sempurna. Sistem yang merasa
> > diri sempurna--dengan mengklaim diri sebagai buatan Tuhan--akan
> > tertutup bagi koreksi, sementara kita tahu, di Indonesia kita tak
> > hidup di surga yang tak perlu dikoreksi.
> >
> > Itulah yang menyebabkan demokrasi penting dan Pancasila dirumuskan.
> >
> > Demokrasi mengakui kedaifan manusia tapi juga hak-hak asasinya--dan
> > itulah yang membuat Saudara tak dipancung karena mengecam Kepala Negara.
> >
> > Dan Pancasila, Saudara, yang bukan wahyu dari langit, adalah buah
> > sejarah dan geografi tanah air ini--di mana perbedaan diakui, karena
> > kebhinekaan itu takdir kita, tapi di mana kerja bersama diperlukan.
> >
> > Pada 1 Juni 1945, Bung Karno memakai istilah yang dipetik dari tradisi
> > lokal, “gotong-royong”/. /Kata itu kini telah terlalu sering dipakai
> > dan disalahgunakan, tapi sebenarnya ada yang menarik yang dikatakan
> > Bung Karno: “gotong-royong” itu “paham yang dinamis,” lebih dinamis
> > ketimbang “kekeluargaan”.
> >
> > Artinya, “gotong-royong” mengandung kemungkinan berubah-ubah cara dan
> > prosesnya, dan pesertanya tak harus tetap dari mereka yang satu ikatan
> > primordial, ikatan “kekeluargaan”. Sebab, ada tujuan yang universal,
> > yang bisa mengimbau hati dan pikiran siapa saja--“yang kaya dan yang
> > tidak kaya,” kata Bung Karno, “yang Islam dan yang Kristen”, “yang
> > bukan Indonesia tulen dengan yang peranakan yang menjadi bangsa
> > Indonesia.”
> >
> > “Gotong-royong” itu juga berangkat dari kerendahan hati dan sikap
> > beradab, sebagaimana halnya demokrasi. Itu sebabnya, bahkan dengan
> > membawa nama Tuhan--atau justru karena membawa nama Tuhan--siapa pun,
> > juga Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, tak boleh mengutamakan yang
> > disebut Bung Karno sebagai “egoisme-agama.”
> >
> > Bung Karno tak selamanya benar. Tapi tanpa Bung Karno pun kita tahu,
> > tanah air ini akan jadi tempat yang mengerikan jika “egoisme” itu
> > dikobarkan. Pesan 1 Juni 1945 itu patut didengarkan kembali:
> > “Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat
> > menyembah Tuhannya dengan cara leluasa.”
> >
> > Dengan begitulah Indonesia punya arti bagi sesama, Saudara Shihab dan
> > Ba’asyir. Ataukah bagi Saudara ia tak punya arti apa-apa?
> >
> > */Goenawan Mohamad/*
> >
> >
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG.
> > Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> > 6/16/2008 7:20 AM
> >
> >
> > No virus found in this outgoing message.
> > Checked by AVG.
> > Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> > 6/16/2008 7:20 AM
> >
> >
> > ------------------------------------------------------------------------
> >
> >
> > Internal Virus Database is out of date.
> > Checked by AVG.
> > Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008 0:00
> >
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/salamullah-info/
>
> <*> Your email settings:
> Individual Email | Traditional
>
> <*> To change settings online go to:
> http://groups.yahoo.com/group/salamullah-info/join
> (Yahoo! ID required)
>
> <*> To change settings via email:
> mailto:salamullah-info-digest@yahoogroups.com
> mailto:salamullah-info-fullfeatured@yahoogroups.com
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
> salamullah-info-unsubscribe@yahoogroups.com
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
> http://docs.yahoo.com/info/terms/
>



Chat online and in real-time with friends and family! Windows Live Messenger

#4791 From: Ogut <maulidin@...>
Date: Thu Jun 19, 2008 1:23 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Caping GM: Indonesia
maulidin@...
Send Email Send Email
 
Gun...Gun... anda itu tahu ga bhw yg dilakukan Ahmadiyah itu bukannya
kebebasan beragama tapi kebebasan merusak agama ?

Gun...Gun...boleh jadi LKI melakukan kekerasan terhadap AKKBB tapi
bukankah AKKBB dan Ahmadiyah juga telah melakukan kekerasan aqidah
terhadap agamamu sendiri ?

Gun...Gun... anda itu Islam atau bukan sih, mana pembelaanmu kepada
agamamu dan Nabimu sendiri ?



Irsa Bastian wrote:
>
>
>
> Indonesia
>
> Di luar sel kantor Kepolisian Daerah Jakarta Raya itu sebuah statemen
> dimaklumkan pada pertengahan Juni yang panas: “SBY Pengecut!”
>
> Yang membacakannya Abu Bakar Ba’asyir, disebut sebagai “Amir” Majelis
> Mujahidin Indonesia, yang pernah dihukum karena terlibat aksi
> terorisme. Yang bikin statemen Rizieq Shihab, Ketua Front Pembela
> Islam, yang sedang dalam tahanan polisi dan hari itu dikunjungi sang Amir.
>
> Dari kejadian itu jelas: mencerca Presiden dapat dilakukan dengan
> gampang. Suara itu tak membuat kedua orang itu ditangkap, dijebloskan
> ke dalam sel pengap, atau dipancung.
>
> Sebab ini bukan Arab Saudi, wahai Saudara Shihab dan Ba’asyir! Ini
> bukan Turki abad ke-17, bukan pula Jawa zaman Amangkurat! Ini
> Indonesia tahun 2007.
>
> Di tanah air ini, seperti Saudara alami sendiri, seorang tahanan boleh
> dikunjungi ramai-ramai, dipotret, didampingi pembela, tak dianggap
> bersalah sebelum hakim tertinggi memutuskan, dapat kesempatan membuat
> maklumat, bahkan mengecam Kepala Negara.
>
> Di negeri ini proses keadilan secara formal dilakukan dengan
> hati-hati--karena para polisi, jaksa, dan hakim diharuskan berendah
> hati dan beradab. Berendah hati: mereka secara bersama atau
> masing-masing tak boleh meletakkan diri sebagai yang mahatahu dan
> mahaadil. Beradab: karena dengan kerendahan hati itu, orang yang
> tertuduh tetap diakui haknya untuk membela diri; ia bukan hewan untuk
> korban.
>
> Keadilan adalah hal yang mulia, Saudara Shihab dan Ba’asyir, sebab itu
> pelik. Ia tak bisa digampangkan. Ia tak bisa diserahkan mutlak kepada
> hakim, jaksa, polisi--juga tak bisa digantungkan kepada kadi, majelis
> ulama, Ketua FPI, atau amir yang mana pun.  Keadilan yang sebenarnya
> tak di tangan manusia.
>
> Itulah yang tersirat dalam iman. Kita percaya kepada Tuhan: kita
> percaya kepada yang tak alang kepalang jauhnya di atas kita. Ia Yang
> Maha Sempurna yang kita ingin dekati tapi tak dapat kita capai dan
> samai. Dengan kata lain, iman adalah kerinduan yang mengakui
> keterbatasan diri. Iman membentuk, dan dibentuk,  sebuah etika kedaifan.
>
> Di negeri dengan 220 juta orang ini, dengan perbedaan yang tak
> tepermanai di 17 ribu pulau ini, tak ada sikap yang lebih tepat
> ketimbang bertolak dari kesadaran bahwa kita daif. Kemampuan kita
> untuk membuat 220 juta orang tanpa konflik sangat terbatas. Maka amat
> penting untuk punya cara terbaik mengelola sengketa.
>
> Harus diakui (dan pengakuan ini penting), tak jarang kita gagal. Saya
> baca sebuah siaran pers yang beredar pada Jumat kemarin, yang disusun
> oleh orang-orang Indonesia yang prihatin: /”… ternyata, sejarah
> //Indonesia// tidak bebas dari konflik dengan kekerasan. Sejarah kita
> menyaksikan pemberontakan Darul Islam sejak Indonesia berdiri sampai
> dengan pertengahan 1960-an. Sejarah kita menanggungkan pembantaian
> 1965, kekerasan Mei 1998, konflik antargolongan di Poso dan Maluku,
> tindakan bersenjata di Aceh dan Papua, sampai dengan pembunuhan atas
> pejuang hak asasi manusia, Munir.”
>
> /Ingatkah, Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, semua itu? Ingatkah
> Saudara berapa besar korban yang jatuh dan kerusakan yang berlanjut
> karena kita menyelesaikan sengketa dengan benci, kekerasan, dan sikap
> memandang diri paling benar? Saudara berdua orang Indonesia, seperti
> saya. Saya mengimbau agar Saudara juga memahami Indonesia kita: sebuah
> rahmat yang disebut “bhineka-tunggal-ika”. Saya mengimbau agar Saudara
> juga merawat rahmat itu.
>
> Merawat sebuah keanekaragaman yang tak tepermanai sama halnya dengan
> meniscayakan sebuah sistem yang selalu terbuka bagi tiap usaha yang
> berbeda untuk memperbaiki keadaan. Indonesia yang rumit ini tak
> mungkin berilusi ada sebuah sistem yang sempurna. Sistem yang merasa
> diri sempurna--dengan mengklaim diri sebagai buatan Tuhan--akan
> tertutup bagi koreksi, sementara kita tahu, di Indonesia kita tak
> hidup di surga yang tak perlu dikoreksi.
>
> Itulah yang menyebabkan demokrasi penting dan Pancasila dirumuskan.
>
> Demokrasi mengakui kedaifan manusia tapi juga hak-hak asasinya--dan
> itulah yang membuat Saudara tak dipancung karena mengecam Kepala Negara.
>
> Dan Pancasila, Saudara, yang bukan wahyu dari langit, adalah buah
> sejarah dan geografi tanah air ini--di mana perbedaan diakui, karena
> kebhinekaan itu takdir kita, tapi di mana kerja bersama diperlukan.
>
> Pada 1 Juni 1945, Bung Karno memakai istilah yang dipetik dari tradisi
> lokal, “gotong-royong”/. /Kata itu kini telah terlalu sering dipakai
> dan disalahgunakan, tapi sebenarnya ada yang menarik yang dikatakan
> Bung Karno: “gotong-royong” itu “paham yang dinamis,” lebih dinamis
> ketimbang “kekeluargaan”.
>
> Artinya, “gotong-royong” mengandung kemungkinan berubah-ubah cara dan
> prosesnya, dan pesertanya tak harus tetap dari mereka yang satu ikatan
> primordial, ikatan “kekeluargaan”. Sebab, ada tujuan yang universal,
> yang bisa mengimbau hati dan pikiran siapa saja--“yang kaya dan yang
> tidak kaya,” kata Bung Karno, “yang Islam dan yang Kristen”, “yang
> bukan Indonesia tulen dengan yang peranakan yang menjadi bangsa
> Indonesia.”
>
> “Gotong-royong” itu juga berangkat dari kerendahan hati dan sikap
> beradab, sebagaimana halnya demokrasi. Itu sebabnya, bahkan dengan
> membawa nama Tuhan--atau justru karena membawa nama Tuhan--siapa pun,
> juga Saudara Ba’asyir dan Saudara Shihab, tak boleh mengutamakan yang
> disebut Bung Karno sebagai “egoisme-agama.”
>
> Bung Karno tak selamanya benar. Tapi tanpa Bung Karno pun kita tahu,
> tanah air ini akan jadi tempat yang mengerikan jika “egoisme” itu
> dikobarkan. Pesan 1 Juni 1945 itu patut didengarkan kembali:
> “Hendaknya negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat
> menyembah Tuhannya dengan cara leluasa.”
>
> Dengan begitulah Indonesia punya arti bagi sesama, Saudara Shihab dan
> Ba’asyir. Ataukah bagi  Saudara ia tak punya arti apa-apa?
>
> */Goenawan Mohamad/*
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> 6/16/2008 7:20 AM
>
>
> No virus found in this outgoing message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> 6/16/2008 7:20 AM
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
> Internal Virus Database is out of date.
> Checked by AVG.
> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008
0:00
>

#4790 From: Ogut <maulidin@...>
Date: Thu Jun 19, 2008 1:18 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Moderator Telah Melawan Perintah 'jibril'
maulidin@...
Send Email Send Email
 
Hehehehe....sptnya ente ga pernah memforward artikel tapi ga disertai
opini ya :)


Fathun Nur Day wrote:
> Saran saya sebaiknya posting-postingan jiplak tanpa opini sebaiknya
> dikirim ke milis lain saja. Khan banyak milis lain seperti
> Padhang-mbulan, Proletar, dan lain-lain. Postingan anda itu cenderung
> tidak ada hubungannya dengan diskusi yang berhubungan dengan Eden.
> Kalau mau bahas topik tentang Islam dan syariatnya, lebih baik anda
> ikuti saja milis Islam yang memang berhubungan dengan postingan yang
> anda kirimkan itu.
>
> Jadi postingan anda tidak ada hubungannya dengan melawan perintah
> Jibril yang anda tuliskan dengan 'jibril' itu, dan itu murni
> kewenangan moderator atas milis ini.
>
> Brgds, FND
>
>
>
>
> On 6/18/08, *Ogut* <maulidin@...
> <mailto:maulidin@...>> wrote:
>
>     Saya telah mengirimkan 2 emal Serial Siraman Rohani pd tgl
>     11/06/2008 ke
>     milis ini tapi sepertinya diblok oleh moderator.
>     Padahal kalau tidak salah ingat, moderator menyatakan sendiri bhw
>     anggota bebas mengirimkan emailnya dan dijamin penuh kebebasan itu
>     oleh
>     'jibril'.
>
>     Lantas kenapa email saya tsb tidak diperbolehkan ya?
>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
> Internal Virus Database is out of date.
> Checked by AVG.
> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008
0:00
>

#4789 From: Ogut <maulidin@...>
Date: Thu Jun 19, 2008 1:17 am
Subject: Re: [salamullah-Info] koki dan tukang sayur
maulidin@...
Send Email Send Email
 
Ini yg 'tukang sayur' siapa ya ?
Jangan2 bilang org lain 'tukang sayur' tapi diri sendiri ternyata
'tukang sayur' juga

:)



Irsa Bastian wrote:
>
> *
> **_ketika_**_ para koki digusur tukang sayur dan tukang sayur pun
> menjadi koki_**
> *Sewaktu menghadiri shalat Jumat, saya sering mendengar khatib
> berkata: “sebagai umat Islam kita harus menuruti dan menjalankan
> apa-apa yang diperintahkan dalam Alquran, dan menjauhi apa-apa yang
> dilarang di dalam Alquran agar kita menjadi orang-orang yang
> bertakwa…” Ucapan ini memang mudah diucapkan, dan terkesan mudah pula
> dilakukan (bagi yang mau melakukan). Ketika kesekian kalinya saya
> mendengar ucapan ini, saya menjadi teringat satu problema dalam ilmu
> fiqih yang diangkat pertama kali oleh Imam Al-Syafi’i (w. 204 H/820 M)
> dalam kitabnya Al-Risalah. Berikut ini adalah kisahnya (biar menarik
> dibaca, kisah ini tidak lagi seharfiah redaksi aslinya) :
>
> “Suatu ketika seorang laki-laki berangkat ke pasar. Ia berniat membeli
> budak. Ia kemudian membeli budak perempuan. Setelah budak itu menjadi
> miliknya, dan tinggal di rumahnya, ia pun berkali-kali melakukan
> hubungan seksual dengan budak perempuan itu.
>
> [Karena perbudakan sekarang menjadi sesuatu yang emoh untuk
> difikirkan, saya akan menjelaskan sedikit: di dalam fiqih Islam
> hubungan seksual antara laki-laki pemilik budak dengan budak perempuan
> tidak dilarang. Tidak ada akad nikah, pemberian mas kawin, atau
> prosesi apa pun sebelum hubungan seksual itu berlangsung. Jika budak
> perempuan itu hamil dan melahirkan anak, maka anak itu statusnya tetap
> budak, tetapi ibunya naik status sedikit menjadi ummu walad, tetapi
> masih tetap budak. ]
>
> Setelah beberapa lama, si laki-laki menjadi tahu bahwa budak yang
> dibelinya ini adalah saudara perempuannya. Nah lho... Besar
> kemungkinan si laki-laki adalah mantan budak yang kini merdeka dan
> menjadi berkecukupan, dulu orangtuanya juga budak, saudara-saudarinya
> pun budak. Atau bisa jadi, budak perempuan ini seayah dengannya tapi
> lain ibu, dan karena berbagai hal yang tragis, si adik perempuan pun
> akhirnya menjadi budak dan diperjualbelikan. Terus jadi gimana masalah
> ini?
> Kita lihat pokok masalahnya .....
>
> Si laki-laki membeli budak perempuan dan kemudian melakukan hubungan
> seksual dengan budaknya itu. Keadaan ini dibolehkan oleh Alquran,
> malah dianggap baik-baik saja. Hasanah bi dzatiha. Alquran di dalam
> Surah Al Mukminun ayat 5 membolehkan perilaku seperti ini:
>
> qad aflaha’l mu’minun
> alladzina hum fi shalatihim khasyi’un
> walladzinahum ’ani’l laghwi mu’ridhun
> walladzinahum lizzakati fa’ilun
> walladzinahum li furujihim hafizhun
> illa ’ala ajwazihim aw ma malakat aymanuhum, fainnahum ghairu malumin
> (Alquran Surah Al Mu’minun 1 – 5)
>
> [sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman
> yaitu orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya
> dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan)
> yang tidak berguna
> dan orang-orang yang menunaikan zakat
> dan orang-orang yang menjaga penisnya
> kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak perempuan yang mereka
> miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela ]
>
> Ketika lama kemudian si laki-laki menjadi tahu bahwa budak perempuan
> itu adalah adiknya, maka hubungan ini menjadi incest, dan sangat
> dilarang. Qabihah bi dzatiha. Haram tanpa kompromi, karena Alquran
> dalam Surah An-Nisa ayat 23 melarangnya:
>
> Hurrimat ’alaikum ummahatukum, wa banatukum, wa akhawatukum, ....
> (diharamkan bagi kamu sekalian untuk menikahi ibu-ibumu [maksudnya ibu
> kandung terus ke nenek terus ke atasnya nenek], anak-anak perempuanmu
> [anak terus ke cucu dan seterusnya], dan saudara-saudara perempuanmu
> ......... dst.)
>
> Dalam kasus di atas, si perempuan adalah saudarinya dan sekaligus
> budaknya. Kebolehan melakukan hubungan seksual dengan budak yang
> ditetapkan dalam Surah Al Mu’minun ayat 1-5 menjadi tidak relevan.
> Surah An-Nisa ayat 23 harus dimenangkan. Kenapa harus dimenangkan?
> Bisa jadi hati nurani dan akal sehat si laki-laki yang berkata
> demikian. Atau bisa juga sebuah fatwa dari seorang ahli fiqih yang
> mengangkat dua kaidah fiqih seperti: dar`u’l mafasidi awla min jalbi’l
> mashalihi (menghilangkan keburukan lebih utama dari memperoleh
> kemaslahatan) dan fa idza ta’aradha mafsadatun wa mashlahatun quddima
> daf’ul mafsadati ghaliban (apabila bertemu keburukan dan kebaikan
> dalam satu masalah, maka utamakanlah menghilangkan keburukan).
>
> Kaidah-kaidah fikih di atas saya kutip dari kitab berjudul al-Asybah
> wa'l-Nazhair karya Ibnu Nujaim (w. 970 H/ 1562 M). Kaidah-kaidah ini
> adalah hasil penalaran hukum para fuqaha dari berbagai dalil seperti
> Alquran, hadis Nabi Muhammad, fatwa-fatwa para mujtahid besar, dan
> hal-hal lain. Jika pun kaidah-kaidah ini dilepaskan dari sumber-sumber
> religius, sifatnya tetap rasional, karena dalam banyak kasus, bunyi
> kaidah-kaidah fiqih menjadi sama dengan maxim hukum berbahasa Latin
> yang berasal dari penalaran rasional, contohnya seperti al-hukmu
> yaduru ma’a ‘ilatihi wujudan wa ‘adaman (hukum itu akan terus berlaku
> bila reason-nya masih terus ditemukan dan berlangsung, dan hukum itu
> menjadi tidak berlaku lagi jika reason-nya tidak ada lagi) yang sama
> dengan mutata legis ratione mutatur et lex (the law is changed if the
> reason of law is changed).
>
> Saya mengangkat kisah di atas agar kita memikirkan kembali bahwa
> Alquran dan hadis sesungguhnya adalah bahan mentah. Seorang ahli fiqih
> dapat diibaratkan seorang chef (koki profesional) yang mengolah
> bahan-bahan mentah tersebut. Kitab-kitab fiqih klasik yang ditulis
> oleh para fuqaha di masa lalu dapat diibaratkan dengan kumpulan
> resep-resep masakan yang telah mengolah banyak bahan mentah menjadi
> masakan yang lezat. Membuang semua resep-resep itu tidak menjamin
> hasil kerja koki di zaman sekarang lebih baik dari yang dihasilkan
> para koki di masa lalu.
>
> Para fuqaha klasik dan kitab-kitab fiqih yang mereka hasilkan adalah
> pilar terakhir rasionalitas di dalam tradisi pemikiran Islam, setelah
> filsafat dan ilmu kalam. Tradisi fiqih adalah tradisi rasional, karena
> peran akal sehat menjadi sangat menonjol ketika berhadapan dengan
> dalil-dalil yang berbenturan dan ambigu. Kini pilar terakhir ini
> semakin lama semakin lenyap, perlahan-lahan hilang ditengah
> menjamurnya para ”koki” tanpa resep. Para ”koki” yang pada hakikatnya
> hanyalah ”tukang sayur”. Para "tukang sayur" ini memang mengetahui
> beragam jenis sayur mayur, ikan, dan bawang, tetapi tidak pernah
> belajar menjadi ”koki” dan menganggap tidak ada gunanya mempelajari
> apa yang ditulis oleh para 'koki". Kini mereka menggusur para ”koki”,
> dan mulai menyajikan bahan-bahan mentah tanpa diolah untuk sarapan
> hingga makan malam.
>
> Para "koki" di masa lalu memang menghasilkan banyak perbedaan resep
> masakan, dan beberapa "chef" membentuk aliran cara memasak yang
> menjadi mazhab para "koki" yang hidup di era selanjutnya. tetapi para
> "tukang sayur" di masa kini gerah dengan banyaknya mazhab para koki di
> masa lalu, mereka lalu memaksakan makanan yang orisinal, tunggal tanpa
> perbedaan cara memasak, sesuatu yang otentik tanpa perubahan, tanpa
> perlu dimasak.
>
> Para ”tukang sayur” ini bisa ditemukan di banyak tempat, dan runyamnya
> lagi para "tukang sayur" ini sekarang semakin banyak di Indonesia. Di
> Saudi Arabia para "tukang sayur" ini berkumpul di al-Lajnah al-Daimah
> li’l-Buhuts al-’Ilmiyyah wa’l ifta’ (The Permanent Council for
> Scientific Research and Legal Opinions), namanya aja yang wah..
>
> Di Lajnah ini berkumpullah pemuka-pemuka Islam Wahabi, seperti 'Abdul
> Aziz bin Abdullah bin Baz (1911-1999), sampai meninggalnya ia adalah
> mufti agung Kerajaan Saudi Arabia. Muhammad bin Shalih bin 'Utsaimin
> (1927 - .... ). Abdullah bin Jibrin (1930 - .... ); dan Shalih bin
> Fauzan yang juga memimpin al-Ma'had al-'Ali li'l Qudah (Supreme
> Judicial Council).
>
> Sekarang coba kita perhatikan beberapa hasil fatwa kaum Wahabi ini :
>
> PERTANYAAN 1
> Saya ingin mengirimkan foto saya kepada istri, keluarga, dan
> teman-teman saya, karena sekarang saya berada di luar negeri. Apakah
> hal ini dibolehkan?
>
> JAWABAN (oleh komite ulama Lajnah dalam Fatawa al- Lajnah)
> Nabi Muhammad di dalam hadisnya yang sahih telah melarang membuat
> gambar setiap makhluk yang bernyawa, baik manusia atau pun hewan. Oleh
> karena itu Anda tidak boleh mengirimkan foto diri Anda kepada istri
> Anda atau siapa pun.
>
> PERTANYAAN 2
> Apakah hukumnya jika seorang perempuan mengenakan beha (kutang atau bra) ?
>
> JAWABAN (oleh Abdullah bin Jibrin dalam Fatawa al- Lajnah)
> Banyak perempuan yang memakai beha untuk mengangkat payudara mereka
> supaya mereka terlihat menarik dan lebih muda seperti seorang gadis.
> Memakai beha untuk tujuan ini hukumnya haram. Jika beha dipakai untuk
> mencegah rusaknya payudara maka ini dibolehkan, tetapi hanya sesuai
> kebutuhan saja.
>
> PERTANYAAN 3
> Apakah hukumnya Saudi Arabia membantu Amerika Serikat dan Inggris
> untuk berperang melawan Irak? (ini kasus Perang Teluk pertama sewaktu
> Bush senior jadi Presiden Amerika Serikat)
>
> JAWABAN
> Hukumnya adalah boleh (mubah). Alasannya karena (1) Saddam Husein
> telah menjadi kafir, jadi Saudi Arabia memerangi orang kafir dan bukan
> seorang Muslim (2) Mencari bantuan dari Amerika Serikat dan Inggris
> adalah suatu hal yang mendesak (dharurah) (3) Tentara Amerika sama
> statusnya dengan tenaga kerja yang dibayar. Tentara Amerika bukanlah
> aliansi kita, tetapi kita mempekerjakan mereka untuk berada di pihak
> umat Islam untuk berperang melawan orang kafir (yaitu Saddam Hussein).
>
> Tampaknya Lajnah ini mengurus banyak hal, dari beha hingga perang
> teluk. Yang menyedihkan adalah fatwa-fatwa itu tampak berasal dari
> kondisi absennya rasionalitas yang cukup akut. Lenyapnya akal sehat
> untuk jangka waktu yang cukup lama. Fatwa-fatwa di atas juga tidak
> menunjukkan adanya koherensi, tidak terlihat dipakainya metode
> penetapan hukum yang dikembangkan para fuqaha klasik, tidak ada pula
> pendekatan melalui kaidah-kaidah fikih, dan tidak ada usul fikih. Yang
> tersisa hanyalah wacana hukum yang otoritarian.
>
> Pada tahun 1990-an dulu, K.H. Ali Yafie yang benar-benar memahami
> fikih, seorang "koki" dengan banyak jam terbang, mengangkat kaidah
> fikih: idza ta’aradha mafsadatani ru’iya a’zhamuhuma dhararan bi
> irtikabi akhaffihima (apabila bertemu dua keburukan, maka
> pertimbangkan mana yang paling besar dampak keburukannya, lalu
> pilihlah yang dampak keburukannya lebih kecil).
>
> Kaidah fikih di atas ia jadikan justifikasi ketika ia berpendapat
> bahwa lokalisasi bagi para pekerja seks komersial (psk) lebih baik
> daripada membiarkan mereka mencari pelanggannya di mana-mana. Karena
> memang belum ada hukum yang jelas melarang prostitusi, dan prostitusi
> tampaknya tidak bisa dihentikan sebelum perekonomian, kesempatan
> pendidikan, dan kesempatan kerja menjadi lebih baik. Apa yang terjadi
> kemudian? K.H. Ali Yafie dengan segera dihujat dan dikecam oleh banyak
> ”tukang sayur”. Ia dituding sebagai kiai sesat, dan bermacam-macam
> julukan negatif lainnya. Padahal setahu saya, KH. Ali Yafie adalah
> sosok ulama sederhana yang berfikir dan bernalar dari sudut pandang
> ilmu fiqih.
>
> Di Jakarta, saya pernah menghadiri ceramah seorang penceramah kondang
> yang sudah dianggap ulama oleh yang menganggap (mungkin tidak etis
> jika saya menyebut nama ”tukang sayur” ini). Di akhir ceramah, ada
> yang bertanya: ”Pak Ustadz, apakah hukumnya meng-qadha shalat”?
> (meng-qadha shalat adalah melakukan shalat fardhu sebagai ganti dari
> shalat fardhu yang tidak dilakukan pada suatu waktu). Pak Ustadz ini
> dengan yakin dan berwibawa langsung menjawab: ”di dalam Islam tidak
> ada yang namanya qadha shalat.” Jawaban yang luar biasa, karena setahu
> saya empat mazhab fiqih utama (Hanafiyah, Malikiyah, Syafi’iyah dan
> Hanbaliyah) membolehkan qadha shalat kecuali mazhab Zahiriyah yang
> minoritas. Tapi sebenarnya bagi saya yang paling menarik adalah
> kata-kata "di dalam Islam......" Ini adalah jawaban standar para
> "tukang sayur". Dalam kitab-kitab fiqih klasik tidak pernah tertulis
> jawaban "di dalam Islam....." atau "menurut Islam....", yang ada
> hanyalah "di dalam mazhab Syafi'i..." atau "menurut pendapat yang
> berlaku di kalangan mazhab Hanafi....". Para fuqaha klasik ini rendah
> hati, mereka tidak pernah mengklaim. Tapi para "tukang sayur" ini
> benar-benar arogan. Ketika ia menyatakan "di dalam Islam..." atau
> "menurut Islam..." maka secara tidak langsung ia telah menggusur
> setiap narasi atau siapa saja yang tidak sependapat dengan dia dari
> ruang lingkup Islam." Menggusur... seperti Sutiyoso saja. Bayangin aja
> empat mazhab fikih besar koq digusur sehingga sekarang berada di luar
> Islam.
>
> Ketika isu penolakan presiden perempuan menghangat, saya sempat
> dijadikan obyek indoktrinasi oleh seorang ”tukang sayur”. Ia berasal
> dari perkumpulan ’Jama’ah Tabligh’. (menurut seorang teman, cara
> dakwah door to door Jama’ah Tabligh ini mirip dengan ’Saksi Jehova’
> dalam Kristen Protestan. Saya pikir asyik juga kalau bisa
> mempertemukan antara Jama’ah Tabligh dan Saksi Jehova, biar mereka
> saling mendakwahi, saling menggembalai. Minimal kalau difilmkan dengan
> kamera video digital bisa menang di Festival Film Indie di MTV).
>
> "tukang sayur" dari Jama'ah Tabligh ini dengan segera mencecar saya,
> berikut dialognya, huruf kapital menandakan perkataan dari "tukang sayur".
>
> ”ANDA MUSLIM KAN, ANDA SETUJU KALAU PEREMPUAN JADI PRESIDEN?”
>
> "setuju saja, asal dia mampu, memang kenapa?"
>
> "LHO, ANDA INI GIMANA, ISLAM MENGHARAMKAN PRESIDEN PEREMPUAN.."
>
> "kok Anda tahu Islam mengharamkan presiden perempuan?"
>
> "ADA HADISNYA. NABI MUHAMMAD MELARANG PEMIMPIN PEREMPUAN, KALAU
> PEREMPUAN JADI PEMIMPIN MAKA RUSAKLAH NEGARA."
>
> "Oo.. begitu ya. Jadi menurut Bapak bagaimana cara kita menjalankan
> hadis Nabi secara benar?"
>
> "HARUS APA ADANYA, GIMANA DI DALAM HADIS YA YANG BEGITU ITU KITA
> JALANKAN, SAMI'NA WA ATHA'NA. SAYA DENGAR SAYA TAAT. GAK BOLEH
> DIUBAH-UBAH, JANGAN DI BOLAK-BALIK MAKNANYA!"
>
> "oo.. jadi harus apa adanya?"
>
> "IYALAH!"
>
> "Bapak pernah tau gak ada hadis yang sama sahihnya dengan hadis
> pelarangan pemimpin perempuan?"
>
> "APA TUH?"
>
> "al-aimmah minal Quraisy, pemimpin itu haruslah berasal dari Suku
> Quraisy. Kalau menurut hadis ini hanya orang Arab dari suku Quraisy
> yang boleh jadi presiden. Laki-laki pun kalau bukan Suku Quraisy gak
> boleh jadi presiden di Indonesia Pak.. Kita harus impor dari Arab."
>
> "YAAH, SITUASINYA KAN UDAH BEDA, KITA HARUS LIHAT KEADAANNYA SEKARANG
> DONG.."
>
> "tapi tadi bapak bilang hadis harus dijalankan apa adanya, gak boleh
> dibolak-balik pemahamannya?"
>
> "...?!?!"
>
>
>
> Tahun 1999, di kampus IPB Bogor, dalam suatu kesempatan saya pernah
> iseng-iseng menghadiri tabligh akbar organisasi Hizbut Tahrir.
> Organisasi ”tukang sayur” internasional yang radikal. Salah seorang
> penceramah dengan gagah perkasa mengatakan ”nation state, demokrasi,
> dan hak-hak azasi manusia bertentangan dengan Islam.” Para hadirin
> yang hampir semuanya adalah mahasiswa-mahasiswi IPB Bogor serentak
> merespons dengan teriakan ”Allahu Akbar”. Luar biasa,
> mahasiswa-mahasiswi sebuah institut negeri yang bergengsi dengan
> gampang diindoktrinasi dan dicuci otak oleh komplotan ”tukang sayur”.
> Hebatnya lagi "tukang sayur" itu tidak mengangkat dalil apa pun ketika
> ia mengatakan nation state, demokrasi, dan hak-hak azasi manusia
> bertentangan dengan Islam, ia tidak mengutip Alquran dan hadis seperti
> lazimnya "tukang sayur profesional". Tampaknya ada spesies baru
> "tukang sayur" di IPB Bogor ini, spesies yang paling memprihatinkan.
>
> Ketika acara di IPB itu selesai, saya keluar dari ruangan itu. Saya
> perhatikan mahasiswa IPB yang rata-rata berjenggot, memakai celana
> gantung (di atas mata kaki), yang mahasiswi terbungkus jilbab rapat,
> ada juga yang bercadar. Sebagian mereka memegang buku-buku. Saya
> melirik melihat judulnya, ada Statistik, Ekonomi Pertanian, Teori
> Ekonomi Mikro, Ekonomi Pembangunan, Ilmu Kimia, dan banyak lagi.
> Semuanya ilmu-ilmu yang dibangun di atas rasionalitas dan dipahami
> secara rasional. Tetapi dimana mereka menitipkan rasionalitas ketika
> menghadiri indoktrinasi para "tukang sayur" di ruangan tadi?
>
> Para ”tukang sayur” dengan kemampuan retorika yang luar biasa akhirnya
> memang meraih banyak pendengar dan pengikut, lambat laun para ”tukang
> sayur” ini tampaknya akan menang perang dalam menggusur para ”koki”.
>
> Saya jadi teringat sebuah hadis Nabi Muhammad yang pernah saya dengar
> di pesantren dulu (tapi sayangnya saya lupa redaksinya dan sampai
> sekarang belum ketemu perawinya), kurang lebih hadis itu artinya
> begini: "akan datang suatu zaman bagi umatku dimana pada masa itu
> banyak sekali pendakwah, dan sedikit ulama."
>
> Hadis di atas itu sekarang saya pahami menjadi "akan datang suatu
> zaman bagi umatku dimana pada masa itu banyak sekali 'tukang sayur',
> dan sedikit sekali 'koki'."
>
>
> wallahu a'lam bi'l shawab.
> Posted by Sayed Mahdi
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> 6/16/2008 7:20 AM
>
>
> No virus found in this outgoing message.
> Checked by AVG.
> Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.3.0/1505 - Release Date:
> 6/16/2008 7:20 AM
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
> Internal Virus Database is out of date.
> Checked by AVG.
> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008
0:00
>

#4788 From: Ogut <maulidin@...>
Date: Thu Jun 19, 2008 1:01 am
Subject: Re: Tentang Pembatasan Posting-posting Bung Maulidin - Re: [salamullah-Info] Moderator Telah Melawan Perintah 'jibril'
maulidin@...
Send Email Send Email
 
Oke kalau memang syaratnya adalah harus ada komentar, maka akan saya
kasih komentar yg berkaitan dgn eden pd setiap artikel yg saya cuplik.

:)



redaksi@... wrote:
>
> Salam Eden
>
> Mohon maaf sebelumnya, Bung Maulidin, atas ketidaknyamanan Anda.
>
> Apa yang diperintahkan Ruhul Kudus kepada kami adalah mempersilakan
> setiap email yang masuk baik itu yang menghujat Eden ataupun yang
> memberikan apresiasi terhadap Eden. Kami melihat email-email Anda yang
> masuk tidaklah terkait langsung dengan Eden atau dengan topik yang
> sedang dibahaskan di milis ini. Sedangkan posting-posting yang Anda
> sampaikan hanyalah merupakan forward dari situs-situs lain, tanpa Anda
> memberikan sebuah pendapat atau komentar yang berkaitan dengan Eden.
> Jadi, kami tidak meneruskan posting-posting Anda dengan pertimbangan
> milis ini bukanlah media untuk menyebarkan pembahasan mengenai ajaran
> Islam yang Anda yakini. Milis ini diperuntukkan bagi siapa-siapa yang
> memiliki ketertarikan untuk mengkaji ajaran Eden dan berdiskusi dengan
> Komunitas Eden maupun para pemerhati Eden yang tergabung di dalam
> milis ini.
>
> Demikian yang dapat kami sampaikan. Sekali lagi mohon maaf atas
> ketidaknyamanan Anda, Bung Maulidin. Semoga dapat dipahami.
>
> Salam Eden
>
>
> Moderator
>
>
>
>
> Ogut wrote:
>
>> Saya telah mengirimkan 2 emal Serial Siraman Rohani pd tgl 11/06/2008 ke
>> milis ini tapi sepertinya diblok oleh moderator.
>> Padahal kalau tidak salah ingat, moderator menyatakan sendiri bhw
>> anggota bebas mengirimkan emailnya dan dijamin penuh kebebasan itu oleh
>> 'jibril'.
>>
>> Lantas kenapa email saya tsb tidak diperbolehkan ya?
>>
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
>
>
> Internal Virus Database is out of date.
> Checked by AVG.
> Version: 8.0.85 / Virus Database: 269.23.16/1375 - Release Date: 5/11/2008
0:00
>

#4787 From: "Fathun Nur Day" <fathun.day@...>
Date: Thu Jun 19, 2008 12:47 am
Subject: Re: [salamullah-Info] Moderator Telah Melawan Perintah 'jibril'
aoenday
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Saran saya sebaiknya posting-postingan jiplak tanpa opini sebaiknya dikirim ke milis lain saja. Khan banyak milis lain seperti Padhang-mbulan, Proletar, dan lain-lain. Postingan anda itu cenderung tidak ada hubungannya dengan diskusi yang berhubungan dengan Eden. Kalau mau bahas topik tentang Islam dan syariatnya, lebih baik anda ikuti saja milis Islam yang memang berhubungan dengan postingan yang anda kirimkan itu.
 
Jadi postingan anda tidak ada hubungannya dengan melawan perintah Jibril yang anda tuliskan dengan 'jibril' itu, dan itu murni kewenangan moderator atas milis ini.
 
Brgds, FND
 


 
On 6/18/08, Ogut <maulidin@...> wrote:

Saya telah mengirimkan 2 emal Serial Siraman Rohani pd tgl 11/06/2008 ke
milis ini tapi sepertinya diblok oleh moderator.
Padahal kalau tidak salah ingat, moderator menyatakan sendiri bhw
anggota bebas mengirimkan emailnya dan dijamin penuh kebebasan itu oleh
'jibril'.

Lantas kenapa email saya tsb tidak diperbolehkan ya?



Messages 4787 - 4816 of 4816   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Advanced
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help