Wah top markotop deh... kalo ada kesulitan manufaktur precision parts bisa
kontak saya .
Kita buat prcision parts buat air bus.
Zaenal
_____
From: sains@yahoogroups.com [mailto:sains@yahoogroups.com] On Behalf Of
Ma'rufin Sudibyo
Sent: Friday, July 10, 2009 2:09 PM
To: sains@yahoogroups.com
Cc: Jogja Astroclub; Astronomi Indonesia; Astro_Semarang; Himpunan Astronom
Amatir Jakarta; Fisika; Forum Pembaca Kompas
Subject: [sains] Re: Selamat atas Peluncuran Roket RX-420
Alhamdulillah saya bisa berkorespondensi dengan salah satu ilmuwan di Bidang
Kendali Roket di LAPAN. Dan beliau menjelaskan bahwa semua proses pembuatan
roket, mulai dari tahap desain, simulasi, fabrikasi dan assembling,
dikerjakan sendiri oleh LAPAN tanpa ada campur tangan asing. Sehingga dua
aspek terpenting dalam teknologi peroketan, yakni sistem propulsi dan sistem
kendali, sebenarnya sudah dikuasai Indonesia. Untuk sistem propulsi LAPAN
sepertinya memfokuskan terlebih dahulu kepada bahan bakar padat. Disini
LAPAN sudah berhasil mengembangkan dan memfabrikasi sendiri bahan bakar
komposit HTPB dengan AP. Dan baru setelah itu, propulsi bahan bakar cair
mulai dipelajari.
Seperti telah disebutkan, roket RX-420 ini rencananya akan menjadi bagian
sistem pengorbit satelit Indonesia yang saat ini dinamakan RPS (Roket
Pengorbit Satelit). RPS akan memiliki panjang total 9,5 meter dan terdiri
dari 4 tingkat. RX-420 menjadi roket tingkat pertama, kedua dan ketiga.
Sementara roket RX-320 akan menjadi roket tingkat keempat yang sekaligus
berperan sebagai PAM (Payload Assist Module) untuk menempatkan satelit ke
orbit. Roket tingkat pertama akan didampingi dua booster yang juga berupa
roket RX-420. Total massa keseluruhan RPS belum jelas benar, namun
kemungkinan di sekitar 5,5 ton. Dalam rencana awal RPS ini pertama kalinya
akan digunakan untuk menempatkan minisatelit bermassa 50 kg pada orbit
setinggi 400 km dari permukaan laut, namun dengar-dengar ada perubahan
payload sehingga yang akan diluncurkan adalah mikrosatelit bermassa 5 kg.
Dan seperti diketahui, teknologi minisatelit juga sudah dikuasai LAPAN
seiring dengan keberhasilan
pengorbitan satelit LAPAN-TUBSAT pada Januari 2007 silam dan sampai sekarang
masih beroperasi dengan baik.
Roket RX-420 ini sebenarnya bisa dikembangkan menjadi peluru kendali alias
rudal, karena jarak jangkaunya yang cukup jauh (yakni 100 km). Dalam
klasifikasi rudal, RX-420 ini bisa ditempatkan ke dalam rudal balistik
berjarak dekat alias SRBM sehingga berfungsi sebagai senjata taktis seperti
untuk menghancurkan kapal, jembatan, bangunan-bangunan tertentu seperti pos
militer, pusat komunikasi dll. Dalam sebuah kalkulasi kasar, jika payload
roket ditambahkan dengan sensor rudal (baik homing radar ataupun inframerah,
atau INS, atau Tercom atau GPS) masih memungkinkan untuk memasukkan
hululedak yang cukup berat. Saya pikir ini tinggal political will dari
pemerintah saja, apakah mau mengembangkan ke arah itu (sehingga negara ini
bisa memiliki kekuatan deteren alias penggentar untuk kawasan Asia Tenggara)
atau tidak. Dan roket berbahan bakar padat macam RX-420 ini memiliki
keunggulan tersendiri jika hendak dimanfaatkan sebagai rudal, karena mudah
penanganannya
dan memiliki waktu reaksi cepat jika hendak digunakan apabila dibandingkan
dengan roket berbahan bakar cair.
Salam,
Ma'rufin
________________________________
From: Zaenal Arief <zaenal@pudak. <mailto:zaenal%40pudak.com> com>
To: sains@yahoogroups. <mailto:sains%40yahoogroups.com> com
Sent: Friday, July 10, 2009 11:41:52 AM
Subject: RE: [sains] Selamat atas Peluncuran Roket RX-420
Apakah lapan ikuti kebijakan JK.."harus dengan upaya sendiri, dengan pikiran
sendiri, jangan ada campur tangan asing!!" (kira2 gitukan)
Kalo bidang teknologi roket kan ada negara yg udah maju, apakah kita nggak
bisa belajar sama mereka biar lebih cepat pencapaiannya?
Kalo misalanya minta belajar dari Amerika mungkin mereka nggak mau buka
rahasia
Kalo minta sama negara yg lebih Friendly gimana?? Misalnya India, atau
China, atau Iran??
Mereka kan udah berhasil bikin rudal yg kayaknya udah jauh lebih canggih
dari pada roket lapan??
Apa rekan milis ada pandangan lain??
Zaenal
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]