Search the web
Sign In
New User? Sign Up
rekan-kantor · eNewsletter untuk inspirasi dan motivasi pekerja Indonesia

Group Information

  • Members: 1322
  • Category: Indonesia
  • Founded: Jan 3, 2000
  • Language: English
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Messages

  Messages Help
Advanced
(2-023) Rabu, 01 Mei 2002 Hak Perdamaian Bagi Setiap Orang   Message List  
Reply Message #573 of 578 |
(2-023) Rabu, 01 Mei 2002 Hak Perdamaian Bagi Setiap Orang

****************************************************************************
REKAN-KANTOR eNEWSLETTER
Sumber Inspirasi dan Motivasi bagi Pekerja Indonesia.
Demi menciptakan hubungan kerja dan pencapaian hasil melalui proses serta
prinsip-prinsip manusiawi yang menyentuh nurani.

****************************************************************************

Edisi: Rabu, 01 Mei 2002
Volume 2002 no. 023

Menu hari ini:
=> Secarik Motivasi: Hak Perdamaian Bagi Setiap Orang
=> Konsultasi Alternatif: Kerja Terus Atau Berhenti Untuk Usaha Sendiri?
=> Soul's Bread: Serigala Tua
=> Stopper

****************************************************************************
Secarik Motivasi:
HAK PERDAMAIAN BAGI SETIAP ORANG

Kita boleh saja mendefinisikan apa itu "perdamaian". Bahwa, perdamaian
adalah tak adanya peperangan, tak adanya tembakan, tak adanya permusuhan.
Tapi, yang pasti, perdamaian adalah sesuatu yang bisa dipahami secara
sederhana saja. Perdamaian adalah hak bagi setiap orang yang dianugerahkan
begitu ia hadir di muka bumi. Sebagaimana, hak seorang bayi untuk
mendapatkan susuan dan pelukan hangat dari ibunya. Sebagaimana, hak seorang
anak untuk merasakan riangnya bermain sambil tertawa-tawa. Sebagaimana, hak
seorang manusia untuk menikmati indahnya persahabatan dengan alam dan
sesama.

Sayangnya banyak orang lebih suka menuliskan perdamaian dalam kertas
perjanjian bersegel dan berterakan tanda tangan. Perdamaian yang
dirundingkan seringkali tak ubahnya permainan politis yang mudah
terselingkuhkan di balik kata-kata. Karenanya, mungkin jauh lebih baik, kita
kembali pada pemahaman yang sederhana saja. Bahwa perdamaian adalah hak bagi
tetangga kita untuk mendapatkan sapaan ramah kita. (Editor
Rekan-Kantor.com - 01052002)

****************************************************************************
Konsultasi Alternatif:
KERJA TERUS ATAU BERHENTI UNTUK USAHA SENDIRI?

Tanya: Saya sudah bekerja sekitar dua tahun. Jujur saja, saya belum merasa
puas dengan gaji yang diberikan perusahaan. Tetapi, bukankah kepuasan
semacam itu memang sangat sulit didapatkan? Sekitar seminggu yang lalu saya
membuka usaha sendiri. Kecil memang, bahkan masih lebih kecil dibanding gaji
kantor. Tetapi saya heran, mengapa saya begitu puas dengan hasil kecil itu
yang bahkan belum pasti? Saya berada di persimpangan untuk memilih. Apakah
terus bekerja di kantor dan menjalankan usaha dengan mengangkat karyawan,
atau keluar dari pekerjaan yang sekarang dan mengembangkan usaha sendiri.
Saya sendiri sebenarnya merasa aman dengan berada di dua wilayah itu.
Sementara ada gaji bulanan yang tetap bisa saya terima, saya juga memiliki
penghasilan sampingan. Bukankah itu sangat aman bagi siapapun? Tetapi saya
khawatir usaha saya sendiri tidak bisa berkembang dengan baik. Sementara
kerja saya di kantor juga menjadi tidak maksimal karena berbagai sebab. Jika
ada yang bersedia memberikan saran, langkah semacam apa yang seharusnya saya
ambil? Terima kasih sebelumnya. (nhd)

Jawab: Salah seorang enterpreneur Indonesia yang cukup terkemuka, Purdi E.
Chandra, pernah ditanya soal ini. Beliau menjawab, "Keluar saja". Tapi tentu
tidak semudah itu bukan? Sebelum memutuskan apa pun ada baiknya anda
memahami posisi yang anda pijak sekarang. Pertama, perhatikan posisi anda di
perusahaan. Jika anda kebetulan memegang jabatan yang lebih banyak menuntut
anda pada pekerjaan-pekerjaan manajerial, semestinya anda tak perlu
terburu-buru meninggalkan perusahaan. Anda khan masih bisa menggunakan
ketrampilan manajemen anda untuk mengatur kedua pekerjaan anda. Kedua,
perhatikan posisi anda di usaha sampingan anda ini. Anda boleh mempunyai
harapan dan angan-angan akan usaha anda, namun jangan keburu menyimpulkan
sebelum anda paham benar ke arah mana anda akan membawa usaha anda. Jalani
saja usaha anda sesuai dengan kemana semangat anda berjalan. Untuk itu, anda
perlu memahami hal ketiga, yaitu diri anda sendiri. Apa yang sebenarnya
ingin anda raih?

Ada seorang pengarang yang sedang ngetop-ngetopnya sekarang ini, yaitu
Robert T. Kiyosaki. Kalau kita meminjam paparan Robert T. Kiyosaki dalam
bukunya "Cash Flow Quadrant", maka situasi anda digambarkan berada di
kuadran E (employee). Namun, pada saat yang bersamaan anda berada di kuadran
S, yang kemungkinan besar akan mendorong keingingan anda untuk masuk ke
kuadran B (business owner). Mereka yang berada di kuadran E dan S, biasanya
lebih berorientasi pada faktor "keamanan", sebagaimana anda merasa aman
karena menerima gaji setiap bulan. Sedangkan mereka yang berada di kuadran B
dan I (investor) cenderung melangkah menuju ke arah kebebasan financial.

Kepuasan anda pada hasil 'sedikit' dari usaha anda lebih dikarenakan anda
mulai mencicipi bagaimana nikmatnya kebebasan finansial (financial freedom).
Dalam pada ini, penghasilan seolah tidak terbatasi oleh jumlah dan waktu,
tidak seperti gaji bulanan sebagai karyawan. Selain itu anda merasakan
kepuasan karena bisa memperoleh hasil langsung atas usaha anda sendiri.
Sedangkan sebagai karyawan, anda takkan mendapatkan kepuasan hasil usaha
langsung.

Anda boleh memutuskan untuk tetap bekerja sebagai karyawan sekaligus
menjalankan usaha sampingan anda. Namun anda perlu menjaga etika bisnis,
yaitu dengan tetap menunjukkan kinerja dan komitmen pada perusahaan tempat
anda bekerja. Pada saatnya, anda pasti akan mengalami konflik kepentingan
hanya karena masalah sederhana, seperti pengaturan waktu. Selama anda bisa
menjalankan kedua peran anda tersebut tanpa merugikan satu sama lain, maka,
why not? Bukankah ini juga kesempatan untuk mengasah diri anda sebagai
seorang "manajer" bagi diri anda sendiri.

Ada contoh menarik: ada seorang supir di suatu lembaga bimbingan belajar
yang juga usaha kenteng dodog repair body mobil. Selama ini ia tetap bekerja
memenuhi kewajiban profesi supirnya. Di lain pihak ia tetap menjalankan
usaha kenteng mobilnya. Bagaimana ia bisa menjalankan usaha tersebut? Mudah
saja, ia memberikan instruksi di saat ia menunggu di tempat parkir sebagai
business owner usaha kenteng mobil, melalui handphonenya. Wow...! (01052002)

(Editor Rekan-Kantor.com / SO)

****************************************************************************
Soul's Bread:
SERIGALA TUA
Sa'di

Alkisah ada seseorang yang sedang melintasi hutan dan melihat ada seekor
serigala yang keempat kakinya lumpuh. Serigala itu hidup berdiam di mulut
sebuah gua. Meski serigala itu lumpuh namun tubuhnya tetap kuat dan sehat.
Orang ini lalu ingin tahu bagaimana serigala itu bisa mempertahankan
hidupnya dengan keempat kaki yang lumpuh. Dari kejauhan ia memperhaitkan
serigala itu sepanjang hari.

Tiba-tiba muncul seekor harimau datang membawa rusa hasil buruannya. Harimau
itu menyantap sepuasnya, dan meninggalkan sisa makanan bagi sang serigala.
Kemudian, serigala itu memakan sisa-sisa santapan harimau itu.

Keesokan harinya, harimau itu datang lagi dengan membawa kijang hasil
buruannya. Sama seperti kemarin, harimau itu menyantap kijang sepuasnya dan
meninggalkan sisa bagi serigala. Maka serigala pun mendapatkan makanan yang
cukup.

Lelaki ini tersenyum dan mengagumi betapa kebaikan Tuhan yang begitu besar.
Dalam hatinya ia berkata, Tuhan tidak akan menyia-nyiakan makhluknya. Lebih
lanjut ia mempunya rencana, "Kalau begitu, aku juga akan menganggur saja di
rumah. Aku percaya sepenuhnya kepada Tuhan karena Tuhan akan mencukup segala
kebutuhanku, sebagaimana yang Tuhan lakukan kepada serigala itu."

Lelaki itu pulang dan melakukan niatnya. Selama berhari-hari ia berdiam di
rumah, tetapi tidak terjadi apa-apa. Malah perutnya semakin lapar. Ketika
lelaki yang malang ini hampir mati, ia mendengar sebuah Suara menggelegar
dalam pendengarannya, "Hai engkau, orang yang sesat, bukalah matamu pada
kebenaran! Ikutilah teladan harimau dan berhentilah meniru serigala yang
lumpuh!"

Pojok Renungan Editor: Ini adalah sebuah dongeng yang diceritakan oleh
Sa'di, seorang mistikus Arab, yang diceritakan kembali oleh Anthony De Mello
seorang mistikus Jesuit, menceritakan kebenaran universal. Kita tak bisa
mengeluhkan kekurangan yang terjadi dihadapan kita, karena kita diciptakan
untuk mengatasi kekurangan itu. Bukan mengeluh apalagi menyalahkan Tuhan.
(01052002)

(Disadur dari: Anthony De Mello, The Song of Bird)

****************************************************************************
Stopper:

Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya.
Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai
puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang
mereka bisa jadi. (Abraham Maslow)

Jadilah diri anda sendiri. Siapa lagi yang bisa melakukannya lebih baik
ketimbang diri anda sendiri? (Frank Giblin, II)

****************************************************************************

Alamat Editor untuk artikel, saran dan kritik: Editor@...

****************************************************************************






Wed May 1, 2002 1:31 am

editoreditor
Offline Offline
Send Email Send Email

Message #573 of 578 |
Expand Messages Author Sort by Date

(2-023) Rabu, 01 Mei 2002 Hak Perdamaian Bagi Setiap Orang **************************************************************************** REKAN-KANTOR...
Editor Rekan-Kantor e...
editoreditor Offline Send Email
May 1, 2002
1:43 am
Advanced

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines NEW - Help