Search the web
Sign In
New User? Sign Up
psik_paramadina · center for islam and state studies
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Want your group to be featured on the Yahoo! Groups website? Add a group photo to Flickr.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.

Messages

  Messages Help
Advanced
Messages 250 - 279 of 279   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Messages: Show Message Summaries   (Group by Topic) Sort by Date v  
#279 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Wed Feb 10, 2010 6:33 am
Subject: Fwd: [Milis-Univ. Paramadina] undangan PSIK-Pemutaran Film dan diskusi
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Rab, 10/2/10, Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...> menulis:

Dari: Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...>
Judul: Fwd: [Milis-Univ. Paramadina] undangan PSIK-Pemutaran Film dan diskusi
Kepada: "tsanisubhie" <tsanisubhie@...>
Tanggal: Rabu, 10 Februari, 2010, 1:38 PM


----- Forwarded Message -----
From: Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...>
To: milis <milis@...>
Cc: penulislepas <penulislepas@yahoogroups.com>, psik demokrasi <psik-demokrasi@yahoogroups.com>, isyraq <isyraq@yahoogroups.com>, psik <psik_paramadina@yahoogroups.com>
Sent: Wed, 10 Feb 2010 09:35:50 +0700 (WIT)
Subject: [Milis-Univ. Paramadina] undangan PSIK-Pemutaran Film dan diskusi

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN
UNIVERSITAS PARAMADINA

Mengundang bpk/ibu/sdr/i untuk hadir pada
Acara Kajian Agama, Politik, dan Kebudayaan 

I
Pemutaran Film: TRAGEDI KARBALA
Kamis, 11 Februari 2010, Pkl. 19.00-21.00
di ruang B. 1.1. Universitas Paramadina

II
Diskusi:
"Al-Husain di Mata Anak Muda:
Refleksi Kesejarahan atas Relasi Agama dan Misi Keadilan Para Nabi"
Pembicara:
M. Subhi-Ibrahim (Dosen FA)
A. Zainal Fikri (Mahasiswa FA)
Moderator:
A. Bafaqih (Mahasiswa HI)
Jumat, 12 Februari 2010, pkl. 16.00-17.30
di Ruang Granada (rektorat) Universitas Paramadina

Salam Hangat,

M. Subhi-Ibrahim
(Direktur Eksekutif PSIK Universitas Paramadina)

*Free + sertifikat
*CP. Dida (081510326314)
_______________________________________________
Milis mailing list
Milis@...
http://mail.paramadina.ac.id:7780/mailman/listinfo/milis



Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari ini!

#278 From: i-fahmi-panimbang <fahmi.panimbang@...>
Date: Sun Feb 7, 2010 2:36 pm
Subject: Re: [psik-demokrasi] UNDANGAN SEMINAR
panimbang
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Bung Sofyan,
Betul. menurut panitia tujuannya emang bukan model diskusi seperti biasanya dilakukan, yang bisa berlama2 sampe akhirnya jadi debat kusir gak jelas. 
tujuannya lebih ke ekspose penelitian2 yang ada (dan sedang dijalankan) dan memancing penelitian2 baru. 
Salam,
Fahmi

2010/2/7 Sofian M Asgart <sasgart@...>
 

waktu 2,5 jam dengan 7 pembicara ... gmana diskusinya?
itu mah cuman parade presentasi aja kali ...:))

salom

--- On Sun, 2/7/10, i-fahmi-panimbang <fahmi.panimbang@...> wrote:

From: i-fahmi-panimbang <fahmi.panimbang@...>
Subject: [psik-demokrasi] UNDANGAN SEMINAR
To: psik-demokrasi@yahoogroups.com, psik_paramadina@yahoogroups.com, "victoria_rue" <victoria_rue@yahoogroups.com>
Date: Sunday, February 7, 2010, 11:51 AM


 

Kami mengundang rekan sekalian untuk hadir dalam diskusi kecil tentang gerakan buruh Indonesia.

 

Tanggal: 15 Februari 2010

Tempat: Auditorium Center for Japanese Studies (Pusat Studi Jepang), Universitas Indonesia, Depok

 

Pembicara:

 

1. Fahmi Panimbang, “Tantangan-tantangan Konsolidasi Gerakan Buruh Indonesia Pasca-Reformasi”

2. Sahat Lumbanraja, “Gerakan Buruh Pasca Orde Baru 1998-2008 (Studi Kasus di Medan, Sumatera Utara)”

3. Endang Rokhani, “Problem Internal Gerakan Buruh Indonesia”

4. Rina Herawati, “Penelitian dalam Gerakan Serikat Buruh Indonesia”

5. Tubagus Abu Mufakhir, “Membangun Media Serikat Buruh: Perkembangan dan Persoalan Terbitan Berkala Serikat Buruh Saat ini”

6. Agus Rakasiwi, “Industri Pers, Pabrik Media Massa dan Gerakan Buruh Pers”

7. Jafar Suryomenggolo, “Mempertimbangkan otobiografi dalam penulisan sejarah buruh di Indonesia”

 

Diskusi dimulai dari pukul 13.40 sampai pukul 16.10. Setiap pembicara diberi waktu 20 menit untuk menyampaikan bahannya.

 

Diskusi ini merupakan bagian dari Seminar Dua Hari 15-16 Februari “New Frontiers of Indonesia-Japan Relationship” . Seminar Dua Hari ini menampilkan topik-topik bahasan terkini tentang Indonesia dan Jepang, seperti: tentang kebijakan energi, prospek ekonomi, keamanan regional, dan lain-lain, dengan pembicara dari Indonesia dan Jepang. Untuk informasi lengkap tentang Seminar, dapat menghubungi Jafar Suryomenggolo (jafar@asafas. kyoto-u.ac. jp)




#277 From: i-fahmi-panimbang <fahmi.panimbang@...>
Date: Sun Feb 7, 2010 4:51 am
Subject: UNDANGAN SEMINAR
panimbang
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Kami mengundang rekan sekalian untuk hadir dalam diskusi kecil tentang gerakan buruh Indonesia.

 

Tanggal: 15 Februari 2010

Tempat: Auditorium Center for Japanese Studies (Pusat Studi Jepang), Universitas Indonesia, Depok

 

Pembicara:

 

1. Fahmi Panimbang, “Tantangan-tantangan Konsolidasi Gerakan Buruh Indonesia Pasca-Reformasi”

2. Sahat Lumbanraja, “Gerakan Buruh Pasca Orde Baru 1998-2008 (Studi Kasus di Medan, Sumatera Utara)”

3. Endang Rokhani, “Problem Internal Gerakan Buruh Indonesia”

4. Rina Herawati, “Penelitian dalam Gerakan Serikat Buruh Indonesia”

5. Tubagus Abu Mufakhir, “Membangun Media Serikat Buruh: Perkembangan dan Persoalan Terbitan Berkala Serikat Buruh Saat ini”

6. Agus Rakasiwi, “Industri Pers, Pabrik Media Massa dan Gerakan Buruh Pers”

7. Jafar Suryomenggolo, “Mempertimbangkan otobiografi dalam penulisan sejarah buruh di Indonesia”

 

Diskusi dimulai dari pukul 13.40 sampai pukul 16.10. Setiap pembicara diberi waktu 20 menit untuk menyampaikan bahannya.

 

Diskusi ini merupakan bagian dari Seminar Dua Hari 15-16 Februari “New Frontiers of Indonesia-Japan Relationship”. Seminar Dua Hari ini menampilkan topik-topik bahasan terkini tentang Indonesia dan Jepang, seperti: tentang kebijakan energi, prospek ekonomi, keamanan regional, dan lain-lain, dengan pembicara dari Indonesia dan Jepang. Untuk informasi lengkap tentang Seminar, dapat menghubungi Jafar Suryomenggolo (jafar@...)


#276 From: Muhammad Thaufan Arifuddin <thaufan_arif@...>
Date: Fri Jan 1, 2010 12:30 pm
Subject: Re: Bls: Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
thaufan_arif
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Assalam WR WB
Dengan Hormat,
Sebelumnya, saya mohon maaf atas keterlambatan email ini.
Saya Thaufan dosen komunikasi Unand Padang dan Mahasiswa Pascasarjana ICAS Paramadina. Sejak kuliah di ICAS Paramadina Maret 2007 hingga sekarang terlibat aktif sebagai peserta dalam diskusi yang diadakan oleh PSIK, Forum Muda Paramadina, Yayasan Wakaf Paramadina dan ICAS Paramadina.
Saya juga mengagumi pemikiran yang dikembangkan dalam diskusi PSIK dan membaca dengan khidmat tulisan bapak Yudi Latif baik bukunya seperti Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia maupun tulisannya di Kompas.
Saya ingin mengembangkan wacana demokrasi dan Islam di tengah-tengah masyarakat kampus terutama mahasiswa-mahasiwa dan rekan dosen di Unand dan kota Padang karena itu saya berharap dapat menjadi peserta dalam pertemuan nasional SoD PSIK-Indonesia 2010 ini. Saya melampirkan surat kesediaan dan sedikit Curricullum Vitae saya.
Terima Kasih Banyak
Hormatku,
Muhammad Thaufan A
Prodi Komunikasi Unand Padang


--- On Tue, 12/22/09, Dida Darul Ulum <filsuf_kita@...> wrote:

From: Dida Darul Ulum <filsuf_kita@...>
Subject: Bls: [psik_paramadina] Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
To: psik_paramadina@yahoogroups.com
Date: Tuesday, December 22, 2009, 3:34 AM

 

Pak Dubbun,

Mohon maaf saya tidak bisa ikut berpartisipasi dalam acara pertemuan SoD yang dilaksanakan oleh PSIK-Indonesia pada Januari 2010. Sebab, ada hal-hal yang tidak bisa saya tinggalkan, namun saya tetap support acara tersebut dan semoga sukses.

Hormat Saya,
Dida Darul Ulum

--- Pada Jum, 4/12/09, Abdul Hakim <hakim.psik@yahoo. com> menulis:

Dari: Abdul Hakim <hakim.psik@yahoo. com>
Judul: [psik_paramadina] Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
Kepada: psik_paramadina@ yahoogroups. com, jaringan-demokrasi@ yahoogroups. com
Tanggal: Jumat, 4 Desember, 2009, 3:56 AM

 



  Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
Kepada Yth.
Peserta Sekolah Demokrasi Semua Angkatan
Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh,

Dengan hormat,
Sehubungan dengan tindak lanjut kegiatan Sekolah Demokrasi yang sudah diadakan di 6 regional di Indonesia: Jakarta, Banjarmasin, Riau-Kepri, Padang, Bandung-Jawa Barat, dan Makassar, maka PSIK-Indonesia mengundang para aktivis yang pernah terlibat dalam Sekolah Demokrasi untuk menghadiri Pertemuan Nasional di Jakarta. Acara akan dilaksakan pada pertengahan Januari 2010 setelah melalui tahap seleksi oleh Tim PSIK-Indonesia.
Untuk itu kami akan menyeleksi seluruh peserta SoD baik dari semua angkatan untuk mengikuti pertemuan nasional di Jakarta dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Menyerahkan lembar kesedian mengikuti acara Pertemuan Nasional sampai selesai dan secara aktif berpartisipasi dalam diksusi dan kegiatan yang sudah dirancang oleh panitia PSIK-Indonesia
2. Menyerahkan resume curriculum vitae yang meliputi:
a. aktivitas enam bulan terakhir (terhitung sejak bulan Juli 2009 sampai Desember 2009)
b. aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan jaringan di lingkungan kampus maupun ekstra kampus
c. kegiatan publikasi baik di dalam kampus maupun ekstra kampus
d. keterlibatan kelembagaan serta kegiatan lembaga tersebut selama enam bulan terakhir
e. curriculum vitae dibagi dalam tiga bagian:

i.kegiatan jaringan

ii.kegiatan publikasi

iii.keterlibatan kelembagaan/ kegiatan lembaga tersebut

3. Resume curriculum vitae/surat kesediaan peserta diserahkan selambat-lambatnya tgl 20 desember 2009 kepada panitia melalui alamat email:psik_indonesi a@.... id sebagai prasyarat dalam seleksi Tim PSIK-Indonesia untuk menyatakan kelayakan keikutsertaan dalam Pertemuan Nasional
4. Resume curriculum vitae yang dinyatakan memenuhi 3 bagian pada nomor 2.e akan dinyatakan lulus sebagai peserta tahap pemberkasan kemudian diseleksi dan disupervisi oleh Tim PSIK-Indonesia
5. Pemberitahuan keikutsertaan dalam Pertemuan Nasional akan dikomunikasikan melalui email, telepon, dan ditampilkan di mailing list psik-demokrasi@ yahoogroups. com..


Wassalam,

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia

Ttd.

Yudi Latif, Ph.D
Ketua PSIK-INDONESIA



lampiran 1.
LEMBAR KESEDIAAN PESERTA

Yang bertandatangan di bawah ini (ditulis dengan huruf balok):


Nama Lengkap :
............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

Organisasi/Institus i: ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

Alamat Lengkap:

............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

(tel./fax./hp) ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ....

(email) ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ...


Bersedia menjadi peserta aktif dan bersedia untuk mengikuti Pertemuan Nasional hingga akhir acara pada Januari 2010.

Partisipan diwajibkan untuk melampirkan atau mengirimkan (psik_indonesia@ yahoo.co. id)
1. Resume curriculum vitae yang meliputi:
a. aktivitas enam bulan terakhir (terhitung sejak bulan Juli 2009 sampai Desember 2009)
b. aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan jaringan di lingkungan kampus maupun ekstra kampus
c. kegiatan publikasi baik di dalam kampus maupun ekstra kampus
d. keterlibatan kelembagaan serta kegiatan lembaga tersebut selama enam bulan terakhir
e. curriculum vitae dibagi dalam tiga bagian:
i. kegiatan jaringan
ii. kegiatan publikasi
iii. keterlibatan kelembagaan/ kegiatan lembaga tersebut




                                                                                                                                                               ;                         ..........., ......... ....2009



                                                                                                                                                               ;   (........... ......... ......... ......... ......... ......... ... )



Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)



Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!



1 of 1 File(s)


#275 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Mon Dec 28, 2009 1:24 am
Subject: Fwd: UNDANGAN PSIK-refleksi akhir tahun-Rekayasa Indonesia Baru
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN
UNIVERSITAS PARAMADINA

UNDANGAN TERBUKA

“REKAYASA INDONESIA BARU”
Refleksi Akhir Tahun
bersama
Anies R. Baswedan, Ph.D(Rektor Universitas Paramadina)

Host:
Bima Arya Sugiarto, Ph.D(Dosen Universitas Paramadina)

Waktu:
Selasa, 29 Desember 2009, Pukul 10.00-12.00 WIB
Tempat:
Auditorium Nurcholish Madjid Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto, Kav.97 Mampang, Jakarta Selatan

Salam Hangat,
M. Subhi-Ibrahim, M.Hum
(Direktur Eksekutif)

*Tidak dipungut biaya
*Konfirmasi kehadiran: Dida (081510326314)


Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!

#274 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Sun Dec 27, 2009 2:55 am
Subject: Refleksi Akhir Tahun PSIK Univ. Paramadina
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 
PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN
UNIVERSITAS PARAMADINA

UNDANGAN TERBUKA

“REKAYASA INDONESIA BARU”
Refleksi Akhir Tahun
bersama
Anies R. Baswedan, Ph.D(Rektor Universitas Paramadina)

Host:
Bima Arya Sugiarto, Ph.D(Dosen Universitas Paramadina)

Waktu:
Selasa, 29 Desember 2009, Pukul 10.00-12.00 WIB
Tempat:
Auditorium Nurcholish Madjid Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto, Kav.97 Mampang, Jakarta Selatan

Salam Hangat,
M. Subhi-Ibrahim, M.Hum
(Direktur Eksekutif)

*Tidak dipungut biaya
*Konfirmasi kehadiran: Dida (081510326314)


#273 From: Dida Darul Ulum <filsuf_kita@...>
Date: Tue Dec 22, 2009 3:34 am
Subject: Bls: Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
filsuf_kita
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Pak Dubbun,

Mohon maaf saya tidak bisa ikut berpartisipasi dalam acara pertemuan SoD yang dilaksanakan oleh PSIK-Indonesia pada Januari 2010. Sebab, ada hal-hal yang tidak bisa saya tinggalkan, namun saya tetap support acara tersebut dan semoga sukses.

Hormat Saya,
Dida Darul Ulum

--- Pada Jum, 4/12/09, Abdul Hakim <hakim.psik@...> menulis:

Dari: Abdul Hakim <hakim.psik@...>
Judul: [psik_paramadina] Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
Kepada: psik_paramadina@yahoogroups.com, jaringan-demokrasi@yahoogroups.com
Tanggal: Jumat, 4 Desember, 2009, 3:56 AM

 



  Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
Kepada Yth.
Peserta Sekolah Demokrasi Semua Angkatan
Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh,

Dengan hormat,
Sehubungan dengan tindak lanjut kegiatan Sekolah Demokrasi yang sudah diadakan di 6 regional di Indonesia: Jakarta, Banjarmasin, Riau-Kepri, Padang, Bandung-Jawa Barat, dan Makassar, maka PSIK-Indonesia mengundang para aktivis yang pernah terlibat dalam Sekolah Demokrasi untuk menghadiri Pertemuan Nasional di Jakarta. Acara akan dilaksakan pada pertengahan Januari 2010 setelah melalui tahap seleksi oleh Tim PSIK-Indonesia.
Untuk itu kami akan menyeleksi seluruh peserta SoD baik dari semua angkatan untuk mengikuti pertemuan nasional di Jakarta dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Menyerahkan lembar kesedian mengikuti acara Pertemuan Nasional sampai selesai dan secara aktif berpartisipasi dalam diksusi dan kegiatan yang sudah dirancang oleh panitia PSIK-Indonesia
2. Menyerahkan resume curriculum vitae yang meliputi:
a. aktivitas enam bulan terakhir (terhitung sejak bulan Juli 2009 sampai Desember 2009)
b. aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan jaringan di lingkungan kampus maupun ekstra kampus
c. kegiatan publikasi baik di dalam kampus maupun ekstra kampus
d. keterlibatan kelembagaan serta kegiatan lembaga tersebut selama enam bulan terakhir
e. curriculum vitae dibagi dalam tiga bagian:

i.kegiatan jaringan

ii.kegiatan publikasi

iii.keterlibatan kelembagaan/ kegiatan lembaga tersebut

3. Resume curriculum vitae/surat kesediaan peserta diserahkan selambat-lambatnya tgl 20 desember 2009 kepada panitia melalui alamat email:psik_indonesi a@.... id sebagai prasyarat dalam seleksi Tim PSIK-Indonesia untuk menyatakan kelayakan keikutsertaan dalam Pertemuan Nasional
4. Resume curriculum vitae yang dinyatakan memenuhi 3 bagian pada nomor 2.e akan dinyatakan lulus sebagai peserta tahap pemberkasan kemudian diseleksi dan disupervisi oleh Tim PSIK-Indonesia
5. Pemberitahuan keikutsertaan dalam Pertemuan Nasional akan dikomunikasikan melalui email, telepon, dan ditampilkan di mailing list psik-demokrasi@ yahoogroups. com..


Wassalam,

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia

Ttd.

Yudi Latif, Ph.D
Ketua PSIK-INDONESIA



lampiran 1.
LEMBAR KESEDIAAN PESERTA

Yang bertandatangan di bawah ini (ditulis dengan huruf balok):


Nama Lengkap :
............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

Organisasi/Institus i: ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

Alamat Lengkap:

............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

(tel./fax./hp) ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ....

(email) ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ...


Bersedia menjadi peserta aktif dan bersedia untuk mengikuti Pertemuan Nasional hingga akhir acara pada Januari 2010.

Partisipan diwajibkan untuk melampirkan atau mengirimkan (psik_indonesia@ yahoo.co. id)
1. Resume curriculum vitae yang meliputi:
a. aktivitas enam bulan terakhir (terhitung sejak bulan Juli 2009 sampai Desember 2009)
b. aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan jaringan di lingkungan kampus maupun ekstra kampus
c. kegiatan publikasi baik di dalam kampus maupun ekstra kampus
d. keterlibatan kelembagaan serta kegiatan lembaga tersebut selama enam bulan terakhir
e. curriculum vitae dibagi dalam tiga bagian:
i. kegiatan jaringan
ii. kegiatan publikasi
iii. keterlibatan kelembagaan/ kegiatan lembaga tersebut




                                                                                                                                                               ;                         ..........., ......... ....2009



                                                                                                                                                               ;   (........... ......... ......... ......... ......... ......... ... )



Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)



Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!

#272 From: Abdul Hakim <hakim.psik@...>
Date: Thu Dec 3, 2009 8:56 pm
Subject: Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
hakim.psik
Offline Offline
Send Email Send Email
 


  Und. Pertemuan Nasional SoD PSIK-Indonesia 2010
Kepada Yth.
Peserta Sekolah Demokrasi Semua Angkatan
Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh,

Dengan hormat,
Sehubungan dengan tindak lanjut kegiatan Sekolah Demokrasi yang sudah diadakan di 6 regional di Indonesia: Jakarta, Banjarmasin, Riau-Kepri, Padang, Bandung-Jawa Barat, dan Makassar, maka PSIK-Indonesia mengundang para aktivis yang pernah terlibat dalam Sekolah Demokrasi untuk menghadiri Pertemuan Nasional di Jakarta. Acara akan dilaksakan pada pertengahan Januari 2010 setelah melalui tahap seleksi oleh Tim PSIK-Indonesia.
Untuk itu kami akan menyeleksi seluruh peserta SoD baik dari semua angkatan untuk mengikuti pertemuan nasional di Jakarta dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Menyerahkan lembar kesedian mengikuti acara Pertemuan Nasional sampai selesai dan secara aktif berpartisipasi dalam diksusi dan kegiatan yang sudah dirancang oleh panitia PSIK-Indonesia
2. Menyerahkan resume curriculum vitae yang meliputi:
a. aktivitas enam bulan terakhir (terhitung sejak bulan Juli 2009 sampai Desember 2009)
b. aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan jaringan di lingkungan kampus maupun ekstra kampus
c. kegiatan publikasi baik di dalam kampus maupun ekstra kampus
d. keterlibatan kelembagaan serta kegiatan lembaga tersebut selama enam bulan terakhir
e. curriculum vitae dibagi dalam tiga bagian:

i.kegiatan jaringan

ii.kegiatan publikasi

iii.keterlibatan kelembagaan/ kegiatan lembaga tersebut

3. Resume curriculum vitae/surat kesediaan peserta diserahkan selambat-lambatnya tgl 20 desember 2009 kepada panitia melalui alamat email:psik_indonesi a@.... id sebagai prasyarat dalam seleksi Tim PSIK-Indonesia untuk menyatakan kelayakan keikutsertaan dalam Pertemuan Nasional
4. Resume curriculum vitae yang dinyatakan memenuhi 3 bagian pada nomor 2.e akan dinyatakan lulus sebagai peserta tahap pemberkasan kemudian diseleksi dan disupervisi oleh Tim PSIK-Indonesia
5. Pemberitahuan keikutsertaan dalam Pertemuan Nasional akan dikomunikasikan melalui email, telepon, dan ditampilkan di mailing list psik-demokrasi@ yahoogroups. com..


Wassalam,

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia

Ttd.

Yudi Latif, Ph.D
Ketua PSIK-INDONESIA



lampiran 1.
LEMBAR KESEDIAAN PESERTA

Yang bertandatangan di bawah ini (ditulis dengan huruf balok):


Nama Lengkap :
............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

Organisasi/Institus i: ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

Alamat Lengkap:

............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .

(tel./fax./hp) ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ....

(email) ............ ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ...


Bersedia menjadi peserta aktif dan bersedia untuk mengikuti Pertemuan Nasional hingga akhir acara pada Januari 2010.

Partisipan diwajibkan untuk melampirkan atau mengirimkan (psik_indonesia@ yahoo.co. id)
1. Resume curriculum vitae yang meliputi:
a. aktivitas enam bulan terakhir (terhitung sejak bulan Juli 2009 sampai Desember 2009)
b. aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan pengelolaan jaringan di lingkungan kampus maupun ekstra kampus
c. kegiatan publikasi baik di dalam kampus maupun ekstra kampus
d. keterlibatan kelembagaan serta kegiatan lembaga tersebut selama enam bulan terakhir
e. curriculum vitae dibagi dalam tiga bagian:
i. kegiatan jaringan
ii. kegiatan publikasi
iii. keterlibatan kelembagaan/ kegiatan lembaga tersebut




                                                                                                                                                               ;                         ..........., ......... ....2009



                                                                                                                                                               ;   (........... ......... ......... ......... ......... ......... ... )



Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)


#271 From: Abdul Hakim <hakim.psik@...>
Date: Mon Nov 23, 2009 7:32 am
Subject: Fw: "Kapolri Minta Maaf Kepada Keluarga Cak Nur"
hakim.psik
Offline Offline
Send Email Send Email
 


----- Forwarded Message ----
From: Rahmat Hidayatullah <naura_aletheia@...>
To: Dubun <hakim.psik@...>
Sent: Mon, November 23, 2009 2:28:56 PM
Subject: Re: "Kapolri Minta Maaf Kepada Keluarga Cak Nur"




From: Rahmat Hidayatullah <naura_aletheia@...>
To: psik-demokrasi@yahoogroups.com; psik_paramadina@yahoogroups.com; jaringan-demokrasi@yahoogroups.com; psik_indonesia@...
Sent: Mon, November 23, 2009 2:15:26 PM
Subject: Re: "Kapolri Minta Maaf Kepada Keluarga Cak Nur"




From: Rahmat Hidayatullah <naura_aletheia@...>
To: psik-demokrasi@...; psik_paramadina@...; jaringan-demokrasi@yahoogroups.com; psik_indonesia@...
Sent: Mon, November 23, 2009 1:41:36 PM
Subject: "Kapolri Minta Maaf Kepada Keluarga Cak Nur"

ISTRI CAK NUR: KAPOLRI MINTA MAAF DENGAN KEPALA TERTUNDUK, SEPERTI BUKAN POLISI

Minggu, 22/11/2009 17:26 WIB

 

Jakarta – DetikNews. Dengan kepala tertunduk Kapolri Jenderal BHD meminta maaf kepada keluarga Nurcholish Madjid karena telah mengaitkan nama Nurcholish dengan kasus pimpinan KPK nonaktif Chandra M Hamzah.

Kapolri berkali-kali meminta maaf kepada isteri (alm) Cak Nur bahwa pernyataannya tersebut tidak bermaksud menyinggung kehormat
an Cak Nur dan keluarga besarnya.

"Kapolri berkali-kali mengucapkan kata maaf dengan kepala tertunduk. Saya berpikir ini orang seperti bukan polisi. Benar-benar memperlihatkan penyesalan,"ujar istri Cak Nur, Omi Komaria,  saat dalam jumpa pers di Yayasan Paramadina, Pondok Indah, Jakarta, Minggu (22 /11/2009). Omi ditemani oleh Yudi Latief dan penasihat Kapolri, Prof Dr Bachtiar Aly.

Kapolri datang ke rumah Omi di bilangan Tanah Kusir, Jaksel, pada Jumat malam 20 November 2009. Ketika diberitahu bahwa Kapolri hendak datang menemuinya, Omi sempat gemetar juga.

"Mendapat kabar Kapolri ingin ketemu, saya senang. Kalau bisa lebih cepat lebih
baik. Jumat lalu Kapolri datang kerumah, saya masih gemetar dan tidak ada persiapan apa pun. Saya suguhi seadanya saja, kacang dan teh," cerita Omi.

Kapolri datang didampingi Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna
dan Bachtiar Aly. Kapolri mejelaskan tentang pernyataan yang menyangkut keluarga
Nurcholish Madjid dan ketidaknyamanan yang timbul akibat peryataan itu.

"Saya ingat ajaran Cak Nur, sebaik baiknya orang yang disakiti adalah memaafkan. Kami terima permintaan maaf kapolri," ucapnya.
(mpr/nrl)

Sumber:

http://www.detiknews.com/read/2009/11/22/172650/1246478/10/istri-cak-nur-kapolri-minta-maaf-dengan-kepala-tertunduk-seperti-bukan-polisi

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF KEPADA KELUARGA CAK NUR  

Minggu, 22/11/2009 14:57

 

Jakarta - Liputan6.com. Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri telah meminta maaf kepada keluarga Cak Nur, sapaan akrab almarhum Nurcholish Madjid, atas pernyataannya dalam rapat dengan Komisi III DPR pada 5 November lalu. Demikian dikatakan anggota Dewan Ahli Nurcholish Madjid Society (NMS), Yudi Latif, Ahad (22/11).

Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam rapat itu Kapolri secara tidak langsung mengaitkan almarhum dengan dugaan kasus suap di PT Masaro Radiokom senilai Rp 17,6 miliar. "Kapolri sudah menyatakan permintaan maaf atas kesalahan pengaitan keluarga Nurcholish Madjid dengan masalah yang sedang ditangani dan ketidaknyamanan yang timbul akibat pernyataan tersebut," kata Yudi [baca: Keluarga Cak Nur Tuntut Kapolri Minta Maaf].

Menurut Yudi, permintaan maaf itu disampaikan secara langsung oleh Kapolri yang berkunjung ke kediaman keluarga Cak Nur di daerah Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat lalu. Selain meminta maaf, Kapolri juga menekankan bahwa pihaknya sama sekali tidak bermaksud menyinggung martabat dan kehormatan Cak Nur dan seluruh keluarga besarnya.

Dengan begitu, kata Yudi seperti dilansir ANTARA, persoalan pernyataan Kapolri terkait keluarga Cak Nur telah selesai. Namun, khusus menyangkut pemberantasan korupsi, sebagaimana komitmen Cak Nur, harus terus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sementara itu, istri Cak Nur, Omi Komaria Madjid, mengatakan, pihak keluarga menyambut baik dan menghargai kedatangan Kapolri. Dalam pembicaraan antara Kapolri dan pihak keluarga telah terjadi saling pengertian. Keluarga dapat menerima penjelasan dan permintaan Kapolri. "Masalah dianggap telah selesai," katanya. Omi juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyampaikan simpati dan memberikan dukungan.

Penasihat Ahli Kapolri, Profesor Bachtiar Aly, mengakui perihal permintaan maaf Kapolri secara langsung kepada pihak keluarga Cak Nur. Bachtiar yang ikut mendampingi Kapolri saat menemui keluarga Cak Nur, menyatakan, permintaan maaf Kapolri itu adalah dalam kapasitasnya baik sebagai pribadi maupun sebagai seorang Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Sumber:

http://berita.liputan6.com/politik/200911/251962/Kapolri.Minta.Maaf.Kepada.Keluarga.Cak.Nur

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF KE KELUARGA CAK NUR

Minggu, 22 November 2009 14:37 WIB

 

Jakarta – tvOne. Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meminta maaf kepada keluarga Cak Nur, panggilan akrab dari almarhum Nurcholish Madjid, atas pernyataan Kapolri dalam rapat dengan Komisi III DPR, 5 November 2009.

"Kapolri sudah menyatakan permintaan maaf atas kesalahan pengaitan keluarga Nurcholish Madjid dengan masalah yang sedang ditanga
ni dan ketidaknyamanan yang timbul akibat pernyataan tersebut," kata anggota Dewan Ahli Nurcholish Madjid Society (NMS) Yudi Latif di Jakarta, Minggu.

Yudi memaparkan, permintaan maaf itu disampaikan secara langsung oleh Kapolri yang berkunjung ke kediaman keluarga Nurcholish Madjid di daerah Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (20/11) malam.

Selain meminta maaf, Kapolri juga menekankan bahwa pihaknya sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung martabat dan kehormatan Cak Nur dan seluruh keluarga besarnya. "Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyatakan rasa hormat dan kekagumannya terhadap pribadi dan perjuangan Cak Nur," katanya.

Yudi juga menegaskan, dengan demikian persoalan pernyataan Kapolri terkait keluarga Cak Nur telah selesai tetapi khusus menyangkut pemberantasan korupsi, sebagaimana komitmen Nurcholish Madjid, harus terus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sementara itu, istri Cak Nur, Omi Komaria Madjid mengatakan, pihak keluarga menyambut baik dan menghargai kedatangan Kapolri.

Omi memaparkan, dalam pembicaraan antara Kapolri dan pihak keluarga Cak Nur tersebut telah terjadi saling pengertian, serta keluarga dapat menerima penjelasan Kapolri dan menerima permintaan maafnya. "Masalah dianggap telah selesai," katanya.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyampaikan simpati dan memberikan dukungan.

Penasehat Ahli Kapolri Prof Bachtiar Aly mengatakan, perihal permintaan maaf Kapolri secara langsung kepada pihak keluarga Nurcholish Madjid adalah benar apa adanya. "Saya ikut mendampingi Kapolri saat menyampaikan permintaan maaf," katanya.

Bachtiar menyatakan, permintaan maaf Kapolri itu adalah dalam kapasitasnya baik sebagai pribadi maupun sebagai seorang Kepala Kepolisian Republik Indonesia. (Ant)

Sumber:

http://www.tvone.co.id/berita/view/28154/2009/11/22/kapolri_minta_maaf_ke_keluarga_cak_nur/

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF KEPADA KELUARGA CAK NUR

Minggu, 22 Nopember 2009, 13:56

 

JAKARTA - SuaraMedia News. Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri meminta maaf atas kesalahan pengaitan keluarga (Alm) Nurcholis Madjid dengan kasus Chandra M Hamzah, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif.

Kapolri minta maaf secara langsung kepada keluarga Nurcholis Madjid atau akrab disapa Cak Nur, yang diwakili oleh istri almarhu
m, Omi Komaria Madjid, pada Jumat, 20 November 2009.

Kapolri ditemani Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Nanan Soekarna, Penasehat Ahli Kapolri Bachtiar Aly dan Sespri Kapolri berkunjung ke kediaman keluarga Cak Nur di Jalan Johari, Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Kapolri menekankan bahwa sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung martabat dan kehormatan Cak Nur dan seluruh keluarga besarnya," ujar Omi Komaria kepada wartawan di Pondok Indah Plaza, Minggu (22/11/2009).

Pada kesempatan itu, sambungnya, Kapolri juga menyatakan rasa hormat dan kekagumannya terhadap pribadi dan perjuangan Cak Nur.

Sementara itu, Tim Pembela Cak Nur, panggilan akrab cendekiawan muslim terkemuka nasional almarhum Nurcholis Madjid, menuntut Kapolri Bambang Hendarso Danuri meminta maaf dan memulihkan nama baik Cak Nur, namun jika tak memenuhinya mereka akan menyampaikan mosi tidak percaya kepada Kapolri.

"Apabila Kapolri tidak mempunyai itikad baik, tim akan segera menyampaikan mosi tidak percaya terhadap profesionalitas dan integritas Kapolri, kata Tim Pembela Cak Nur, dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat.

Tim Pembela Cak Nur menyatakan, Kapolri telah lepas tanggungjawab terhadap pernyataan dan penyebutan inisial N (diduga Nurcholis) yang dikaitkan dengan tidak dilanjutkannya pengusutan kasus dugaan suap PT Masaro oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Marta Hamzah.

Menurut tim, pernyataan Kapolri tersebut telah menyerang kehormatan dan martabat keluarga besar Cak Nur karena kasus itu tidak ada kaitannya dengan Cak Nur dan keluarganya.

Tim mendesak Kapolri segera meminta maaf secara terbuka kepada keluarga besar Nurkholis Madjid, serta segera membersihkan dan memulihkan nama besar Nurcholis yang dinilai Tim Pembela tidak ada hubungannya dengan perkara yang menjerat dua pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Mereka mempermasalahkan pernyataan Kapolri dalam rapat dengan Komisi III DPR pada 5 November 2009 yang menyebut sangkaan korupsi terhadap seseorang berinisial MK (diduga MS Kaban) sebagai pihak yang menerima dana suap sebesar Rp17,6 miliar terkait dengan kasus Bibit-Chandra, ditangguhkan KPK karena ada utang budi dari Chandra kepada MK karena MK memfasilitasi pernikahan Chandra dengan Nadia.

Kapolri menyebutkan Nadia adalah putri seorang tokoh berinisial N, yang hampir dapat dipastikan adalah Nucholish Madjid.

Chandra Hamzah memang pernah menikah dengan Nadia Madjid pada 1994, tetapi telah bercerai pada 2001.

Oleh karena itu, ketika kasus korupsi tersebut bergulir pada 2008, Chandra sudah tidak memiliki pertalian keluarga lagi dengan keluarga Cak Nur, meski dinilai masih tetap menjaga hubungan baik.

Kolega dan rekan akrab Cak Nur, Soenanto mengemukakan, dalam pergaulan Cak Nur sampai akhir hayatnya tidak pernah dekat dan mengenal MS Kaban secara pribadi.

Selain itu, lanjut Soenanto, Kaban tidak pernah diundang dalam pernikahan Nadia-Chandra, apalagi menjadi wali atau saksi nikah mereka.

Menanggapi tuntutan ini, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri sudah menyatakan siap menghadapi somasi yang diajukan keluarga Cak Nur.

"Kalau ada somasi silakan, kami akan mempertanggungjawabkan. Kami (akan) memberikan penjelasan," kata Kapolri dalam Rapat Kerja antara Polri, Kejagung, dan KPK dengan Komisi III DPR RI, di Jakarta.

Sumber:

http://www.suaramedia.com/berita-nasional/12991-kapolri-minta-maaf-pada-keluarga-cak-nur.html

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF KEPADA KELUARGA CAK NUR

Polkam / Minggu, 22 November 2009 14:36 WIB

 

Jakarta - Metrotvnews.com. Kepala Polri Jenderal polisi Bambang Hendarso Danuri meminta maaf kepada keluarga Nurcholish Madjid atas pernyataan Kapolri dalam rapat dengan Komisi III DPR, 5 November 2009. Waktu itu Kapolri mengait-ngaitkan nama Cak Nur--sapaan Nurcholish Madjid--dengan masalah yang tengah ditangani Polri.

Anggota Dewan Ahli Nurcholish Madjid Society (NMS) Yudi Latif di Jakarta, Ahad (22/11), mengatakan permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Kapolri yang berkunjung ke kediaman keluarga Nurcholish Madjid di daerah Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Selain meminta maaf, tambah Yudi, Kapolri juga menekankan pihaknya sama sekali tak bermaksud menyinggung martabat dan kehormatan Cak Nur dan seluruh keluarga besarnya. "Kapolri menyatakan rasa hormat dan kekaguman terhadap pribadi dan perjuangan Cak Nur," ujar Yudi.

Yudi menegaskan, permintaan maaf Kapolri telah menggugurkan persoalan. Tak ada lagi masalah antara Kapolri dan keluarga Cak Nur. Tapi menyangkut pemberantasan korupsi, sebagaimana komitmen Cak Nur, tetap harus ditegakkan tanpa pandang bulu.(Ant/ICH)

Sumber:

http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2009/11/22/6066/Kapolri-Minta-Maaf-kepada-Keluarga-Cak-Nur

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF PADA KELUARGA CAK NUR

Minggu, 22 November 2009 - 13:26 wib

 

JAKARTA – okezone.com. Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri meminta maaf atas kesalahan pengaitan keluarga (Alm) Nurcholis Madjid dengan kasus Chandra M Hamzah, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif.

Kapolri minta maaf secara langsung kepada keluarga Nurcholis Madjid atau akrab disapa Cak Nur, yang diwakili oleh istri almarhum, Omi Komaria Madjid, pada Jumat, 20 November 2009.

Kapolri ditemani Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Nanan Soekarna, Penasehat Ahli Kapolri Bachtiar Aly dan Sespri Kapolri berkunjung ke kediaman keluarga Cak Nur di Jalan Johari, Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Kapolri menekankan bahwa sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung martabat dan kehormatan Cak Nur dan seluruh keluarga besarnya," ujar Omi Komaria kepada wartawan di Pondok Indah Plaza, Minggu (22/11/2009).

Pada kesempatan itu, sambungnya, Kapolri juga menyatakan rasa hormat dan kekagumannya terhadap pribadi dan perjuangan Cak Nur.
(lsi)

Sumber:

http://news.okezone.com/read/2009/11/22/339/277986/kapolri-minta-maaf-pada-keluarga-cak-nur

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF KEPADA KELUARGA CAK NUR

22 Nopember 2009 | 14:35 wib | Nasional

 

Jakarta - CyberNews. Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meminta maaf kepada keluarga Cak Nur, panggilan akrab dari almarhum Nurcholish Madjid, atas pernyataan Kapolri dalam rapat dengan Komisi III DPR, 5 November 2009.

"Kapolri sudah menyatakan permintaan maaf atas kesalahan pengaitan keluarga Nurcholish Madjid dengan masalah yang sedang ditangani dan ketidaknyamanan yang timbul akibat pernyataan tersebut," kata anggota Dewan Ahli Nurcholish Madjid Society (NMS) Yudi Latif di Jakarta, Minggu (22/11).

Yudi memaparkan, permintaan maaf itu disampaikan secara langsung oleh Kapolri yang berkunjung ke kediaman keluarga Nurcholish Madjid di daerah Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (20/11) malam.

Selain meminta maaf, Kapolri juga menekankan bahwa pihaknya sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung martabat dan kehormatan Cak Nur dan seluruh keluarga besarnya. "Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga menyatakan rasa hormat dan kekagumannya terhadap pribadi dan perjuangan Cak Nur," katanya.

Yudi juga menegaskan, dengan demikian persoalan pernyataan Kapolri terkait keluarga Cak Nur telah selesai tetapi khusus menyangkut pemberantasan korupsi, sebagaimana komitmen Nurcholish Madjid, harus terus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sementara itu, istri Cak Nur, Omi Komaria Madjid mengatakan, pihak keluarga menyambut baik dan menghargai kedatangan Kapolri. Omi memaparkan, dalam pembicaraan antara Kapolri dan pihak keluarga Cak Nur tersebut telah terjadi saling pengertian, serta keluarga dapat menerima penjelasan Kapolri dan menerima permintaan maafnya. "Masalah dianggap telah selesai," katanya.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyampaikan simpati dan memberikan dukungan.

Penasehat Ahli Kapolri Prof Bachtiar Aly mengatakan, perihal permintaan maaf Kapolri secara langsung kepada pihak keluarga Nurcholish Madjid adalah benar apa adanya. "Saya ikut mendampingi Kapolri saat menyampaikan permintaan maaf," katanya.

Bachtiar menyatakan, permintaan maaf Kapolri itu adalah dalam kapasitasnya baik sebagai pribadi maupun sebagai seorang Kepala Kepolisian Republik Indonesia.( Ant / CN13 )

Sumber:

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2009/11/22/40499/Kapolri.Minta.Maaf.Kepada.Keluarga.Cak.Nur

 

 

KAPOLRI MINTA MAAF
Senin, 23 Nopember 2009 | 12:04 WIB

 

JAKARTA – Surabayapost. Kapolri Jenderal Bambang Hendrarso Danusi minta maaf kepada keluarga Nurcholish Madjid karena telah mengaitkan nama almarhum dengan kasus pimpinan KPK nonaktif Chandra M Hamzah.

Kapolri datang sendiri ke rumah keluarga almarhum dan bertemu istri Cak Nur di Tanah Kusir, Jaksel, Jumat (20/11) malam. .

“Kapolri berkali-kali mengucapkan permintaan maaf, bahwa pernyataannya tersebut tidak bermaksud menyinggung kehormatan Cak Nur dan keluarga besarnya,” cerita istri Cak Nur, Omi Komaria.

Ketika diberitahu bahwa Kapolri hendak datang menemuinya, Omi sempat gemetar juga.

"Tapi setelah ketemu, Kapolri mengucapkan kata maaf dengan kepala tertunduk. Saya berpikir ini orang seperti bukan polisi," kata Omi Komaria kepada wartawan di Yayasan Paramadina, Pondok Indah, Jakarta, Minggu (22 /11) didampingi Yudi Latief dan penasihat Kapolri, Prof Dr Bachtiar Aly, 

Kapolri datang didampingi Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna dan Bachtiar Aly. Kapolri mejelaskan tentang pernyataan yang menyangkut keluarga Nurcholish Madjid dan ketidaknyamanan yang timbul akibat peryataan itu.

"Saya ingat ajaran Cak Nur, sebaik baiknya orang yang disakiti adalah memaafkan. Kami terima permintaan maaf kapolri," ucapnya. wid

Sumber:

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=8a7591885c84083e68131e312f132f44&jenis=c4ca4238a0b923820dcc509a6f75849b

 






#270 From: rozi rozi <rozi.psik@...>
Date: Thu Nov 19, 2009 5:09 am
Subject: Und. Kajian Komunitas Titik Temu
rozi.psik
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Dengan rasa hormat dan rasa bangga,

Nurcholish Madjid Society (NCMS) dan Yayasan Kertagama mengundang bapak/ibu/saudara/i untuk menghadiri Kajian Komunitas TITIK TEMU dengan tema:

 

“Islam dan Kebudayaan Jawa:

Sejarah Akulturasi dan Sejarah Nilai”

 

Bersama:

Prof. Dr. Abdul Hadi WM

(Budayawan dan Penyair)

 

Martin Moentadhim Sri Marthawienata

(Pemerhati Budaya Jawa)

 

Moderator:

Yudi Latif, Ph.D

 

Kajian akan diselenggarakan pada:

Hari&Tanggal: Jumat, 20 Nopember 2009 

Waktu: Pukul 14.00 s.d 17.30 WIB

Tempat: Graha STR Lt. 3

Jl. Ampera Raya No. 11, Kemang, Jakarta Selatan

 

NB: Tempat terbatas hanya untuk 60 orang

 

RSPV: Rozi (081316314386)

 

Keterangan Lokasi Acara:

-          Dari Pasar Jumat naik Kopaja P 20, turun di lampu merah Cilandak, lalu naik Kopaja 19 atau 605 arah Ampera (kira-kira 200 meter dari sana) lalu turun di lokasi: Graha STR (posisi di sebelah kanan jalan/persis sebelum gedung Medco).

-          Dari Blok M naik Kopaja 605 atau 63, turun di lokasi: Graha STR (posisi di sebelah kiri jalan/persis setelah gedung Medco).

-          Dari terminal Kp. Rambutan naik Koantas Bima 509, turun di Cilandak, lalu naik Kopaja 19 arah Ampera turun di lokasi: Graha STR (posisi di sebelah kanan jalan/persis sebelum gedung Medco).

-          Dari Depok naik Kopaja 63 turun di lokasi: Graha STR (posisi di sebelah kanan jalan/persis sebelum gedung Medco).



Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

#269 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Sun Nov 15, 2009 3:18 am
Subject: Undangan Seminar PSIK
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Hadirilah SEMINAR NASIONAL

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN (PSIK) UNIVERSITAS PARAMADINA

 

 

Tema:

“KEBIJAKAN FREE TRADE AGREEMENT (FTA) ASEAN-CINA:

MALAPETAKA INDUSTRI NASIONAL”

 

Pembicara:

Faisal Basri (Pengamat Ekonomi)

Gusmardi Bustami (Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional)

Ansari Bukhori (Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka Dept. Perindustrian)

Hidajat Triseputro (Direktur Eksekutif Indonesian Iron and Steel Industry Association)

 

Tempat:

Libra Ball Room, Hotel Sultan

Jl. Gatot Subroto

Jakarta 10002

 

Waktu:

Selasa, 17 November 2009

09.00 – 13.00 WIB

 

 

FREE of CHARGE..

*Tersedia makan siang dan sertifikat

Konfirmasi: Dida (0815-10326314)



#268 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Fri Oct 30, 2009 1:41 am
Subject: Trs: [islamalternatif] UNDANGAN
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Jum, 30/10/09, muzsta@... <muzsta@...> menulis:

Dari: muzsta@... <muzsta@...>
Judul: [islamalternatif] UNDANGAN
Kepada: islam_alternatif@yahoogroups.com
Tanggal: Jumat, 30 Oktober, 2009, 2:01 AM

 

____________ _________ _________ _________ __
Kepada YTH
MILIST ISLAT
Di TEMPAT

Ass

Lebih dari 1250 kasus sejak pendudukan Qods tahun 1967 Haram Syarief Masjidil Aqsa dinodai, kesuciannya diinjak injak rezim apartheid zionist israel, setelah berminggu minggu upaya aneksasi serdadu zionis dan yahudi fanatik akhirnya al aqsa ditutup,,,Tunjukkan solidaritas kita :

1.Tabligh Akbar, Jumat 30 Okt 09 pkl 13.00-15.00 di Halaman Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru

2.Rally Campaign, Sabtu, 31 Okt 09 14.00-16.00 Monas, Jl. Merdeka Selatan, depan kedutaan USA

Wss

VOICE OF PALESTINE
____________ _________ _________ _________ __MOHON DISEBAR
____________ _________ _________ _________ __

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... !


From: "maulachela" <maulachela@yahoo. com>
Date: Thu, 29 Oct 2009 03:35:16 -0000
To: <islam_alternatif@ yahoogroups. com>
Subject: [islamalternatif] Re: Apa Pendapat Anda Soal Syahadah Ketiga dalam Azan

 

Salam,

Sejauh yang saya fahami dari postingnya, Bung Arief menyatakan bahwa perintah Aimmah as bisa dianggap gugur bila ternyata perintah tersebut tidak ditemukan secara dhahir dalam riwayat Nabi saw.

Menurut saya, kesimpulan tersebut agak terburu-buru. Bila diasumsikan benar bahwa memang tidak ditemukan riwayat Nabi saw sekaitan dengan syahadat ketiga, maka belum tentu praktik ini tidak diperbolehkan oleh Nabi saw. Karena, boleh jadi riwayat beliau sebenarnya ada, namun tidak masuk ke dalam kitab-kitab hadis, entah karena apa.

Bahkan, bila ditinjau dari metodologi periwayatan hadis, sahabat bisa menjadi sanad awal, tidak harus Rasulullah saw langsung. Nah, kalau sahabat saja bisa, apalagi keluarga dekat beliau saw. Tentu mereka lebih mengetahui perihal Rasulullah saw ketimbang para sahabat. Hal ini ditegaskan sendiri dalam riwayat Sunni bahwa tidak semua ilmu Rasulullah saw diberikan kepada para sahabatnya, karena beliau mengetahui bahwa tidak semua sahabat beliau mampu menampungnya. Hanya satu yang bisa, yaitu Ali bin Abi Thalib. Berikut salah satu riwayatnya:

Abdullah bin Mas'ud meriwayatkan: Suatu hari Rasulullah saw memanggil Ali bin Abi Thalib untuk berbicara berdua. Ketika ia (Ali) kembali, kami pun bertanya kepadanya, "Ketetapan apa yang beliau buat untukmu?" Ia menjawab, "Beliau membukakan kepadaku seribu pintu ilmu, dan dari masing-masing pintu itu beliau bukakan seribu pintu ilmu lainnya." [Lihat: Muttaqi al-Hindi, "Kanzul Ummal", jil. 6, hal. 392; Ibn Asakir, "Tarikh Damsyiq", jil. 2, hal, 483; dan lain-lain]

Atau riwayat lain, yang sudah sedemikian masyhur, bahwa Rasulullah saw bersabda, "Aku adalah kota ilmu, dan Ali pintunya." Saya rasa referensinya tidak perlu saya kutipkan, karena terlalu masyhurnya hadis ini.

Dengan demikian, sekaitan dengan syahadat ketiga tersebut, pembolehan Aimmah as justru menjelaskan bahwa praktik ini diperbolehkan oleh Rasulullah saw. Kecuali, bila ada pernyataan jelas dari Rasulullah saw bahwa praktik syahadat ketiga itu dilarang, seperti pada kasus tarawih Umar misalnya.

Wallahu A'lam.

Wassalam,
Muh. Anis

--- In islam_alternatif@ yahoogroups. com, Khairun Arief <husein_irun@ ...> wrote:
>
> "Oleh karena itu, Syiah memandang bahwa segala bentuk bid'ahâ€"dalam
> pengertian sesuatu yang bertentangan dengan Sunnah Rasullulah
> sawâ€"adalah haram dan sesat. Ini yang disebut bid'ah dalam pengertian
> syariat."
>
> Itulah problemnya, saya belum pernah menemukan didalam riwayat yang merujuk langsung kepada Rasulullah SAWW, bahwa beliau memerintahkan azan ketiga didalam shalatnya. Mungkin pembolehan dapat kita temukan didalam riwayat yang menggambarkan bahwa para a'immah memperbolehkan adanya azan ketiga didalam shalat (Sebagaimana dikemukakan Bung Anis sebelumnya). .Namun, sebagaimana metodologi yang saya percayai, hal tersebut tampaknya malah tidak masuk akal bila kita memulai dengan asumsi: " Bagaimana mungkin para a'immah yang suci akan merekomendasikan tindakan-tindakan yang menyalahi sunnah rasul??" Dengan kata lain, menurut saya, riwayat-riwayat tersebut bukan saja tidak logis bahkan sudah seharusnya ditolak dari segi matan..
>
> Mengenai asumsi bahwa :Hal tersebut memang tidak bid'ah, namun tidak disyariatkan sehingga dapat dianggap "bermasalah" karena tidak dicontohkan Nabi sebagaimana dikatakan Bung Ejajufri, hal tersebut membuat masalah jadi semakin rumit. Karena, pendefinisian azan dengan cara seperti itu, justru bertentangan dengan asumsi tentang "Bid'ah" itu sebagai "...sesuatu yang bertentangan dengan Sunnah Rasullulah
> saww" toh? Lagipula, kenapa pula kita harus malu-malu seperti itu dengan mengatakan:" tidak menjadi bid'ah karena memang tidak di syariatkan (tapi
> "bermasalah" [atau dimasalahkan] karena tidak dipraktikkan oleh Nabi
> atau pada zaman Nabi?)
>
> Jika memang tidak ada, ya seharusnya kita katakan saja bahwa ia tidak ada dizaman nabi kenapa harus malu-malu? Ada sebuah asumsi lain yang mengatakan bahwa Azan ketiga tidak disyariatkan namun diperbolehkan karena berwilayah adalah sebuah perintah "umum". Dengan demikian, kita memperbolehkannya dengan asumsi kewajiban secara "Umum".. Asumsi ini menurut saya juga kontradiktif. .Begitu banyak perintah-perintah lain yang diwajibkan, mungkinkah kita harus menambahkan juga didalam ritus dan ibadah kita?
>
> Allah yang paling tahu kebenaran mutlak..
>



Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!

#267 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Thu Oct 29, 2009 3:54 am
Subject: Trs: Undangan Diskusi-Islam di Indonesia dalam Pandangan Dunia Internasional
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Kam, 29/10/09, Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...> menulis:

Dari: Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...>
Judul: Undangan Diskusi-Islam di Indonesia dalam Pandangan Dunia Internasional
Kepada: "milis" <milis@...>
Cc: "tsanisubhie" <tsanisubhie@...>
Tanggal: Kamis, 29 Oktober, 2009, 10:57 AM

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK)
Universitas Paramadina


Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i dalam
DISKUSI SERIAL KAJIAN AGAMA, POLITIK, DAN BUDAYA

Tema:
"Islam di Indonesia dalam Pandangan Dunia Internasional"

Pembicara:
1) Very Aziz, M.Si
Direktur Kemahasiswaan Universitas Paramadina
2) Lukman Hakim, M.Ag.
Deputi Direktur PSIK

Moderator:
Farid Ridwanullah (Peneliti PSIK)

Hari/Tanggal : Jumat, 30 Oktober 2009
Waktu          : Pukul 14.00 – 16.00 wib
Tempat        : Rg. Granada, Universitas Paramadina, Jl.Gatot subroto, kav. 97
                     Mampang, Jakarta Selatan

Salam Hangat,
M. Subhi-Ibrahim
Direktur Eksekutif PSIK 

* Gratis + sertifikat
* CP:081578757215 (Lukman), 081314874443 (Dany Hidayat)

                                                                                                                                                           
_______________________________________________________________

This e-mail, and any file transmitted with it, is confidential and  intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed. If you have received this email in error, please  contact the sender and delete the email from your system. If you are  not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy  this email.

Email ini, dan berkas yang dilampirkan bersamanya, adalah rahasia dan hanya dikirim kepada orang-orang atau entitas yang dituju oleh si pengirim email ini. Bila anda menerima email ini karena suatu galat, mohon segera hubungi pengirimnya dan hapus email ini dari sistem anda. Bila anda bukan termasuk orang yang dituju oleh si Pengirim email ini, anda tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan, meneruskan
  atau menyalin isi dari email ini.

Universitas Paramadina -  www.paramadina.ac.id




Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!

1 of 1 File(s)


#266 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Wed Oct 28, 2009 3:12 am
Subject: Trs: PSIK-UNDANGAN BEDAH BUKU GUS DUR DAN ILMU SOSIAL TRANSFORMATIF
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Rab, 28/10/09, Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...> menulis:

Dari: Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...>
Judul: PSIK-UNDANGAN BEDAH BUKU GUS DUR DAN ILMU SOSIAL TRANSFORMATIF
Kepada: "milis" <milis@...>
Cc: "tsanisubhie" <tsanisubhie@...>
Tanggal: Rabu, 28 Oktober, 2009, 10:04 AM

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN (PSIK)
UNIVERSITAS PARAMADINA


Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk berpartisipasi dalam
Diskusi dan Bedah Buku
"GUS DUR DAN ILMU SOSIAL TRANSFORMATIF"
karya Syaiful Arif

Pembicara:
Donny Gahral Adian (Ketua Jurusan Filsafat UI)
Ihsan Ali Fauzi (Direktur Program Yayasan Paramadina)
M. Subhi-Ibrahim (Direktur Eksekutif PSIK)
Syaiful Arif (Penulis Buku)

Moderator:
Dida Darul Ulum (Peneliti PSIK)

Waktu:
Kamis, 29 Oktober 2009 pukul 15.30-18.00
Tempat:
Rg. Granada, Universitas Paramadina,
Jl. Gatot Subroto kav.97, Mampang, Jakarta Selatan

Salam Hangat,

M. Subhi-Ibrahim
Direktur Eksekutif PSIK


*Tidak dipungut biaya
*Sertifikat
*Contact person: 081578757215 (Lukman), 081314874443 (Dany Hidayat)




                                                                                                                                                           
_______________________________________________________________

This e-mail, and any file transmitted with it, is confidential and  intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed. If you have received this email in error, please  contact the sender and delete the email from your system. If you are  not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy  this email.

Email ini, dan berkas yang dilampirkan bersamanya, adalah rahasia dan hanya dikirim kepada orang-orang atau entitas yang dituju oleh si pengirim email ini. Bila anda menerima email ini karena suatu galat, mohon segera hubungi pengirimnya dan hapus email ini dari sistem anda. Bila anda bukan termasuk orang yang dituju oleh si Pengirim email ini, anda tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan, meneruskan atau menyalin isi dari email ini.

Universitas Paramadina -  www.paramadina.ac.id


Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!

1 of 1 Photo(s)

#265 From: aadanykhan <aadanykhan@...>
Date: Tue Oct 27, 2009 6:08 pm
Subject: Fwd: UNDANGAN DISKUSI & BEDAH BUKU PSIK Paramadina
aadany_khan
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Diskusi Buku Gus Dur dan Ilmu Sosial Transformatif: Karya Syaiful Arif
Tanggal:
29 Oktober 2009
Waktu:
15:30 - 18:30
Tempat:
Ruang Granada Universitas Paramadina, Jakarta
Nama Jalan:
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Kota/Daerah:
Jakarta, Indonesia

Judul: Gus Dur dan Ilmu Sosial Transformatif: Sebuah Biografi Intelektual
Penulis : Syaiful Arif
Penerbit : Koekoesan, Jakarta
Cetakan : I, 2009
Tebal : 330 Halaman

Sosok KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mungkin telah mengalami defisit politik. Setidaknya hal itu bisa dilihat dari berbagai kekalahan strukturalnya, sejak kegagalan pencalonan presiden pada Pemilu 2004, hingga terlepasnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari otoritasnya, pada Pemilu 2009 ini. Gus Dur seakan hilang dari peta politik nasional, dan kiprahnya tinggal sejarah yang diperingati.

Namun, membincang sosok yang sering terdaulat sebagai guru bangsa ini, tak sesempit politik praktis. Senyatanya, kebesaran cucu Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari ini tetap terasakan, dengan bukti seabrek tanya kritis dan harapan yang tetap tertumpu padanya, dalam konteks pencarian Indonesia alternatif. Hal ini beralasan sebab perjuangan Gus Dur di negeri ini tidak sebatas PKB. Perjuangannya, telah menjulur lama sejak negeri ini terhegemoni negara Leviathan Orde Baru.

Buku karya Syaiful Arif, santri Pesantren Ciganjur asuhan bertajuk Gus Dur dan Ilmu Sosial Transformatif:Sebuah Biografi Intelektual, yang membuktikan hal ini. Buku tersebut bahkan mengcover Gus Dur tidak sebagai politisi, melainkan pemikir sosial yang mampu menggerakkan diskursus ilmu sosial transformatif. Jadi tesis utamanya adalah, jika pada era Orde Baru, Koentowijoyo memiliki ilmu sosial profetik, Cak Nur memiliki pembaharuan pemikiran Islam, Moeslim Abdurrahman memiliki Islam transformatif, dan Amien Rais dengan tauhid sosial, maka Gus Dur sebagai pemikir muslim telah menggerakkan ilmu sosial transformatif.

Hal ini merupakan penemuan baru dalam jagad penulisan pemikiran Gus Dur, karena buku ini berhasil menggali akar intelektualitas penulis Jurnal Prisma ini, bahkan sebelum beliau menjabat Ketum PBNU. Apa yang digagas Arif adalah satu tesa bahwa Gus Dur merupakan pioneer bagi diskursus teologi pembebasan yang pada dekade 1970 sedang menggeliat di Dunia Ketiga, guna mengimbangi hegemoni pembangunanisme. Tak ayal Gus Durpun terposisi berseberangan dengan ideologi negara tersebut, dan dengan cantik mampu mengolah keilmuan klasik Islam, sehingga membentuk suatu teori Islam transformatif yang bertujuan untuk perubahan sosial-politik.

Penulisan pemikiran dan praksis Gus Dur, sejak 1970 hingga 1990 ini terasa mampu menyajikan ulasan komprehensif atas intelektualisme Gus Dur. Kenapa? Karena yang dikaji bukan cabang pemikiran seperti Islam dan demokrasi misalnya, melainkan struktur politik (baik negara maupun kuasa pengetahuan) yang melatari pemikiran Gus Dur, dan bagaimana Gus Dur menanggapi latar politik tersebut. Hasilnya, kita bisa menemukan keutuhan; berpijak dari apa, struktur pemikirannya apa saja dan bagaimana, serta untuk membela apa, suatu pemikiran Gus Dur, terlontar.

Bagi publik politik, buku ini bermanfaat karena memberikan peta ulang ideologi di Indonesia, yakni developmentalisme Orde Baru, dan bagaimana Gus Dur menghadapi ideologi tersebut, berbasis kekayaan pemikiran Islam tradisional. Peta ulang ini penting, karena saat ini kita tengah mengalami pembuyaran ideologi, sehingga arah politik kita tiada jelas. Bagi kalangan intelektual, buku ini menyajikan ulasan ilmu sosial versi NU. Satu hal yang masih langka, karena di negeri ini, kalangan nahdliyin terlihat minim pergulatan dalam hal tersebut. Ilmu sosial NU mampu mengisi “celah lubang” bagi kekeringan ilmu sosial kita yang tak mampu berangkat dari tradisionalitas Islam Indonesia. Dalam buku ini, Arif berusaha menemukan mekanisme epistemik, bagaimana logika NU menggerakkan ilmu sosial untuk mengimbangi ilmu sosial negara Orde Baru.

Bagi kalangan NU, buku ini penting sebab NU sekarang –meminjam Arif- telah kehilangan Gus Dur sebagai supra-intelektual. Dengan kehilangan tersebut, NU tak mampu lagi mengelaborasi kekuatan kreatifnya guna menahbiskan diri sebagai oposisi kultural terbesar, vis a vis negara. NU pasca Gus Dur adalah NU politis, yang tak lagi diperhitungkan dalam carut politik nasional. Hal ini terjadi sebab NU tiada lagi memijakkan diri pada pemikiran, padahal pemikiranlah yang menjadi potensi terbesar bagi kaum sarungan ini. Melalui buku ini, warga nahdliyin bisa melakukan muhasabah, bagaimana NU melakukan peran idealnya bagi perjuangan masyarakat sipil, yang teramanatkan oleh Khittah 26.

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN
UNIVERSITAS PARAMADINA

UNDANGAN
DISKUSI & BEDAH BUKU

” Diskusi Buku Gus Dur dan Ilmu Sosial Transformatif ”
Karya Syaiful Arif

Pembicara:
1) Dony Gahral Ardian, M.Hum
Ketua Jurusan Filsafat Fakultasn Ilmu Budaya Universitas Indonesia
2) Ihsan Ali Fauzi, M.A.
Direktur Program Yayasan Universitas Paramadina
3) M. Subhi Ibrahim, M.Hum
Direktur Eksekutif PSIK Universitas Paramadina
4) Syaiful Arif
Penulis Buku Buku Gus Dur dan Ilmu Sosial Transformatif

Moderator:
Dida Darul Ulum, S.Fil (Peneliti PSIK)


CP:
081578757215 (Lukman)
081314874443 (Dany Hidayat)



--
aadany

#264 From: rozi rozi <rozi.psik@...>
Date: Wed Oct 21, 2009 9:04 am
Subject: Tugas Terberat Presiden
rozi.psik
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Tugas Terberat Presiden

 

Yudi Latif

 

Tugas terberat seorang presiden," ujar Lyndon B Johnson, "bukanlah mengerjakan apa yang benar, melainkan mengetahui apa yang benar." Untuk mengetahui apa yang benar, seorang presiden harus menemukan panduan dari norma-norma fundamental. Bahwa praktik demokrasi harus disesuaikan dengan mandat konstitusi, karena pengertian "demokrasi konstitusional" tak lain adalah demokrasi yang tujuan ideologis dan teleologisnya adalah pembentukan dan pemenuhan konstitusi.

 

"Sebagai presiden," seru Abraham Lincoln, "aku tak punya mata kecuali mata konstitusi." Dengan mata konstitusi, presiden bisa mengetahui apa yang benar. Bahwa di mata Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, menteri bukanlah pegawai tinggi biasa; karena menteri-menterilah yang terutama menjalankan kekuasaan pemerintah (pouvoir executif). Dan menurut pokok pikiran keempat dalam Pembukaan UUD 1945 ("Ketuhanan yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab"), sebagai penyelenggara negara, menteri-menteri wajib memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur.

 

Atas dasar itu, uji kepatutan atas calon menteri tidaklah seperti memilih para pencari kerja dalam dunia usaha. Motif utama para pencari kerja adalah hidup dari pekerjaannya. Adapun menjadi menteri, motif utamanya bukanlah "hidup dari negara", melainkan "hidup untuk negara". Para menteri harus bekerja atas dasar "panggilan", bukan atas pengajuan lamaran demi penghasilan dan kenyamanan--atau, yang lebih buruk lagi, demi perampokan sumber daya negara bagi kepartaian.

 

Profesionalisme memang diperlukan, tetapi bukanlah jaminan untuk menjadi menteri yang benar. Seperti disinyalir Clement Attlee, mantan Perdana Menteri Inggris, "Sering kali para ahli menjadi menteri terburuk dalam bidangnya sendiri." Untuk menjadi menteri yang benar, seorang profesional harus bisa memelihara jiwa amatirisme. Jiwa yang tidak bekerja semata demi uang, tetapi karena panggilan patriotisme; jiwa yang tidak terbelenggu batas-batas teknis, melainkan mampu meletakkan keterampilan teknis dan kebijakan sektoralnya dalam kerangka "kebenaran besar", dalam semesta pembangunan nasional yang saling terkait, yang secara integral mengarah pada pemenuhan keadilan dan kesejahteraan umum.

 

Dengan mata konstitusi, presiden dan para menterinya juga mengemban tugas untuk melindungi dan meliputi bangsa seluruhnya, yang mampu mengatasi kepentingan golongan dan perseorangan. Betapapun mereka tampil karena dukungan partai atau kelompok tertentu, sekali mereka terpilih anasir-anasir partikularistik harus dikesampingkan demi kemaslahatan bersama. Untuk mengetahui apa yang benar, presiden dan menterinya harus bisa mentransendensikan diri dari kepentingannya dengan memperkuat empati terhadap suara kaum minoritas-marjinal serta jeritan rakyat miskin yang terempas dan terputus.

 

Pada akhirnya, untuk mengetahui apa yang benar, presiden dan menteri-menterinya harus terbuka bagi suara-suara alternatif di seberang pemerintah. Kebenaran tidak selamanya terungkap dalam kekuasaan yang cenderung korup. Demi kebaikan pemerintah sendiri, perlu ada kelapangan jiwa untuk menerima kehadiran oposisi.

 

Mandat reformasi menghendaki peran parlemen yang kuat, tidak lagi sekadar stempel pemerintah sebagaimana sebelumnya. Parlemen diharapkan mampu mengembangkan checks and balances yang dapat mengatasi kemungkinan persekongkolan destruktif antara legislatif dan eksekutif yang dapat mengarah pada apa yang disebut Bung Hatta sebagai "negara kekuasaan", "negara penindas".

 

Dalam memenuhi tuntutan tersebut, parlemen diberikan fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Fungsi ini hanya bisa berjalan efektif sejauh ada kekuatan alternatif di luar partai-partai penyokong pemerintah. Peran kekuatan alternatif ini sangat vital sebagai corong untuk menyuarakan aspirasi publik maupun sebagai peniup peluit peringatan agar publik waspada akan adanya hal-hal yang tak beres dalam kebijakan pemerintah.

 

Dengan demikian, betapapun kecilnya suara alternatif ini, akan segera bersambung dengan suara publik di luar gedung parlemen, yang bisa mencegah pemerintah dari hal-hal yang tidak terpuji.

 

Tugas terberat presiden untuk mengetahui mana yang benar itu makin penting disadari karena lima tahun mendatang merupakan periode pembuktian bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di tengah keraguan dan ketidakpastian. Reputasi Yudhoyono sebagai jago pencitraan tak diragukan, tetapi kualitas kinerjanya masih perlu dibuktikan.

 

Citra tanpa bukti kinerja akan melahirkan kekecewaan dan apatisme. Padahal, seperti kata Robert Maynard Hutchins, "Kematian demokrasi bukanlah karena tikaman oleh penyerangan, melainkan suatu kepunahan secara perlahan oleh apati, ketidakhirauan, dan kekuranggizian."

 

Demokrasi memang merupakan pemerintahan dengan perdebatan, tetapi hanya akan mencapai efektivitasnya bilamana pemerintah mampu menyurutkan suara rakyat karena kepuasan mereka terhadap kinerja pemerintah.

 

Maka dari itu, seperti nasihat publik Amerika Serikat kepada Jimmy Carter, "Kurangi bicara dan kembalilah ke meja kerja!

 

URL Source:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/10/20/03231153/tugas.terberat.presiden

 

Yudi Latif

Ketua PSIK-Indonesia


Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!

#263 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Sun Oct 18, 2009 4:15 am
Subject: Seminar Internasional PSIK_IRASEC_French Embassy
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 

The complex pathways between global secularization and religious revival.

The Context of Indonesian Islam

 

 

PSIK - PARAMADINA-IRASEC Workshop

With the support of the French Embassy

 

 

                                                                Thursday, October 22sd 2009

 

Recent developments concerning the place of Islam in Indonesian society may seem paradoxical. The Muslim religion is undeniably more visible in public life since a few years: national and regional authorities are increasingly adopting laws and decrees presented as being in compliance with Islamic law or morality. In the economic world, banks and companies step up efforts to bring both products and management in line with Islamic guidelines. Yet at the same time, Indonesian political Islam is declining. Muslim parties have lost almost a quarter of their electorate in the 2009 general elections. The radical transformation projects conducted in the name of Islam (MMI, FPI, the Khalifah movement) now appear to have lost some ground.

 

                By comparing the Indonesian situation with other countries, this workshop explores this apparent paradox and tries to answer the following questions:   

 

Do these Indonesian developments reflect a religious revival that would bring the country further away from the secularization process which has characterized Western modernity? Or rather should we consider this "re-enchantment of the Archipelago" as a “cultural” way to accommodate a wide adherence to a universal model of society introduced by globalization? On a more general perspective, recent trends show that Islam throughout the world tends to be more and more open to the outside world, to the influence of globalization. The workshop will also try to review on how this tendency for openness results in new ways to apprehend secularization and religion.

 

Speakers :

Session I (13.00 – 15.30)

  1. Dr Rémy Madinier, senior fellow researcher at the french National Center for Scientific Research (CNRS-IRASEC).
  2. Abdul Muis Naharong, MA (head of Philosophy and Religion Departemen)
  3. Najamudin, MA (researcher at PSIK Universitas Paramadina)

Moderator : Lukman Hakim, MA

 

Session II (16.00 – 17.30)

  1. Luthfi Assyaukanie, Ph.D. (lecturer at Universitas Paramadina)
  2. Patrick Haenni (Religioscope Institute of Friburg)
  3. Stephen C. Headley (CNRS/EPHE, Paris)

Moderator : Zubaedah Yusuf

 

Venue :

Auditorium Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang Jakarta.

 

 

Contact Person :

Dani Saputra : 0813-14874443 atau 021-79181188 ext. 138



#262 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Thu Oct 15, 2009 9:16 am
Subject: RALAT WAKTU-undangan diskusi PSIK- pemikiran politik Sunni dan Syiah
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Kam, 15/10/09, Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...> menulis:

Dari: Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...>
Judul: undang diskusi PSIK- pemikiran politik Sunni dan Syiah
Kepada: "milis" <milis@...>, tsanisubhie@...
Tanggal: Kamis, 15 Oktober, 2009, 3:59 PM

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK)
Universitas Paramadina

mengundang Bpk/ibu/Sdr/i untuk berpartipasi dalam:

DISKUSI SERIAL
KAJIAN POLITIK, AGAMA, DAN KEBUDAYAAN

Tema:
"Pemikiran Politik Islam di Dunia Sunni dan Syiah"
Pembicara:
1) Nanang Tahqiq, MA
(pakar Filsafat Politik Islam UIN Syarif Hidayatullah)
2) M. Subhi-Ibrahim, M. Hum
(Dosen Falsafah dan Agama Universitas Paramadina)
Moderator:
Misbahuddin
(peneliti PSIK Universitas Paramadina)
Waktu: Jumat, 16 Oktober 2009
Pukul 14.00-16.00 WIB
Tempat:
Rg. Granada, Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang, Jakarta

Salam hangat,
M.Subhi-Ibrahim
Direktur Eksekutif PSIK Universitas Paramadina


*Tidak dipungut biaya/ gratis
*Contact person: dany (0813-1487-4443), Dida (021-91878660


Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK)
Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang, Jakarta 12790
Indonesia
T.+ 62-21-7918-1188 (ext.138)
F.+ 62-21-799-3375




                                                                                                                                                           
_______________________________________________________________

This e-mail, and any file transmitted with it, is confidential and  intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed. If you have received this email in error, please  contact the sender and delete the email from your system. If you are  not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy  this email.

Email ini, dan berkas yang dilampirkan bersamanya, adalah rahasia dan hanya dikirim kepada orang-orang atau entitas yang dituju oleh si pengirim email ini. Bila anda menerima email ini karena suatu galat, mohon segera hubungi pengirimnya dan hapus email ini dari sistem anda. Bila anda bukan termasuk orang yang dituju oleh si Pengirim email ini, anda tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan, meneruskan atau menyalin isi dari email ini.

Universitas Paramadina -  www.paramadina.ac.id



Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

#261 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Thu Oct 15, 2009 9:05 am
Subject: Trs: undang diskusi PSIK- pemikiran politik Sunni dan Syiah
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Kam, 15/10/09, Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...> menulis:

Dari: Mohammad Subhi <mohammad.subhi@...>
Judul: undang diskusi PSIK- pemikiran politik Sunni dan Syiah
Kepada: "milis" <milis@...>, tsanisubhie@...
Tanggal: Kamis, 15 Oktober, 2009, 3:59 PM

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK)
Universitas Paramadina

mengundang Bpk/ibu/Sdr/i untuk berpartipasi dalam:
Diskusi Serial
Kajian Agama, Politik dan Kebudayaan

Tema:
"Pemikiran Politik Islam di Dunia Sunni dan Syiah"
Pembicara:
1) Nanang Tahqiq, MA
(pakar Filsafat Politik Islam UIN Syarif Hidayatullah)
2) M. Subhi-Ibrahim, M. Hum
(Dosen Falsafah dan Agama Universitas Paramadina)
Moderator:
Misbahuddin
(peneliti PSIK Universitas Paramadina)
Waktu:
Pukul 14.00-16.00 WIB
Tempat:
Rg. Granada, Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang, Jakarta

Salam hangat,
M.Subhi-Ibrahim
Direktur Eksekutif PSIK Universitas Paramadina


*Tidak dipungut biaya/ gratis
*Contact person: dany (0813-1487-4443), Dida (021-91878660


Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK)
Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang, Jakarta 12790
Indonesia
T.+ 62-21-7918-1188 (ext.138)
F.+ 62-21-799-3375




                                                                                                                                                           
_______________________________________________________________

This e-mail, and any file transmitted with it, is confidential and  intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed. If you have received this email in error, please  contact the sender and delete the email from your system. If you are  not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy  this email.

Email ini, dan berkas yang dilampirkan bersamanya, adalah rahasia dan hanya dikirim kepada orang-orang atau entitas yang dituju oleh si pengirim email ini. Bila anda menerima email ini karena suatu galat, mohon segera hubungi pengirimnya dan hapus email ini dari sistem anda. Bila anda bukan termasuk orang yang dituju oleh si Pengirim email ini, anda tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan, meneruskan atau menyalin isi dari email ini.

Universitas Paramadina -  www.paramadina.ac.id



Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!

#260 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Mon Oct 12, 2009 11:07 am
Subject: Diskusi Bersama Alfred Stepan
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Kepada Yth:
Bapak & Ibu YTH
Hadirilah diskusi terbatas bersama pakar politik internasional dengan tema:

"DEMOCRACY & The World's Religion: Crafting The Twin Tolerations".

Bersama: Prof. Alfred Stepan

Ruang : Granada, pukul. 13.00 - selesai.

Hari : Selasa, 13 Oktober 2009.

Kami sangat senang bila Bapak dan Ibu dapat hadir pada acara tersebut.

Berikut CV yang bersangkutan:

Alfred C. Stepan is a comparative political scientist and Wallace S. Sayre Professor of Government at Columbia University, where he is also director of the Center for the Study of Democracy, Toleration and Religion.

Stepan gained his PhD from Columbia University in 1969 and subsequently taught at Yale University, before being appointed Dean of the School of International and Public Affairs at Columbia in 1983. He became the first Rector of Central European University in 1993 and in 1996 was appointed Gladstone Professor of Government at All Souls College, Oxford University. He returned to Columbia University in 1999.[1] He has been a Fellow of the American Academy of Arts and Sciences since 1991 and a member of the British Academy since 1997.[1]

He has authored and edited a large number of books, including "Arguing Comparative Politics", (Oxford University Press, 2001), and, co-authored with Juan Linz, Problems of Democratic Transition and Consolidation: Southern Europe, South America, and Post Communist Europe, (Johns Hopkins University Press, 1996).




Terimakasih
Best.
Aan R


#259 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Fri Oct 9, 2009 8:06 am
Subject: undangan diskusi
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 
UNDANGAN

Kami mengundang Ibu/Bapak untuk hadir dalam diskusi terbatas (25 peserta) dengan Prof. Alfred Stepan (Columbia University), dengan tema "Democracy & The World's Religions: Crafting The Twin Tolerations", di Kampus Paramadina, Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang, Jakarta, (Selasa, 13 Oktober, pukul 09.30 - 12.00), dilanjutkan dengan makan siang. Konfirmasi silahkan hubungi Aan Rukmana (0812-1887988).

Thanks
ARU


#258 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Fri Sep 4, 2009 8:05 am
Subject: Revisi tempat-undangan buka puasa dan diskusi transisi demokrasi di indonesia dan malaysia
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 


--- Pada Kam, 3/9/09, mohammad subhi <tsanisubhie@...> menulis:

Dari: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Judul: undangan buka puasa dan diskusi transisi demokrasi di indonesia dan malaysia
Kepada: isyraq@yahoogroups.com, "penulislepas" <penulislepas@yahoogroups.com>, "psik demokrasi" <psik-demokrasi@yahoogroups.com>
Tanggal: Kamis, 3 September, 2009, 10:35 AM

Assalamu alaikum Wr Wb,

Dept. Falsafah & Agama Univ Paramadina, bekerja sama dengan PSIK Univ Paramadina, mengundang anda untuk menghadiri acara:
 
"Buka Puasa & Diskusi "Transisi Demokrasi di Indonesia & Malaysia"

Hari/Tanggal/Jam : Sabtu, 5 Sept 2009, Jam 16.00-19.00
Tempat               : Ruang A1-10, Kampus Universitas Paramadina Jakarta
Susunan Acara   : 
(1). Diskusi "Transisi Demokrasi di Indonesia & Malaysia", Pembicara: Taufiqurrahman, Wartawan The Jakarta Post & Alumni Dept. of Political Science, Northern Illinois University/NIU, USA
(2). Pemutaran Film Dokumenter "Urban Sufism Days 2009" & "20 Tahun Paramadina"
(3) Buka puasa bersama
(4) Ramah tamah

Kami menunggu kehadiran anda dan terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu alaikum Wr Wb,

Suratno
Head of Philosophy & Religion Dept
Paramadina University
Jln Gatot SUbroto Kav. 97 Jakarta 12790 Indonesia
Telp. 62-21-791881188, Fax. 62-21-7993375, HP. 62-8159075467
www.paramadina.ac.id, www.suratno77.multiply.com



Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!


Wajib militer di Indonesia?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

#257 From: aadanykhan <aadanykhan@...>
Date: Thu Sep 3, 2009 9:54 am
Subject: Diskusi: Kebudayaan Islam di Indonesia
aadany_khan
Offline Offline
Send Email Send Email
 

Diskusi: Kebudayaan Islam di Indonesia

KHAZANAH HIKMAH RAMADHAN 1430 H... "ISLAM INDONESIA; SEJARAH, POSISI, KONTRIBUSI DAN PROYEKSINYA UNTUK MASA DEPAN INDONESIA YANG LEBIH MAJU DAN BERPERADABAN".
Penyelenggara:




Harga:
FREE... Buka Puasa Bersama...
Tanggal:
04 September 2009
Waktu:
16:30 - 18:20
Tempat:
"Taman Peradaban" Universitas Paramadina
Nama Jalan:
Gatot Subroto kav. 96-97
Kota/Daerah:
Jakarta, Indonesia


Telepon:
081314874443
Email:

Keterangan 

"KEBUDAYAAN ISLAM ITU BUKAN KEBUDAYAAN ARAB"
Perkembangan Islam di nusantara dengan segala keragaman dan budayanya, tidak bisa dilepaskan dari konteks sejarah masuknya Islam di nusantara. Munculnya Nahdhatul Ulama yang lebih akulturatif terhadap kebudayaan dan Muhammadiyah yang puritan juga tidak bisa lepas dari konteks ini. Tentang bagaimana Islam masuk ke nusantara dan perkembangannya.

Secara kultural, Islam Indonesia berbeda dengan Islam yang ada di Timur Tengah, juga dengan Islam yang ada di Afrika Utara dan Eropa, apa karakteristik utamanya yang menyebabkan itu berbeda?

Karena faktor-faktor historis perkembangan Islam Indonesia, di sisi lain adalah masa yang berkembang, kemudian corak Islam yang berkembang yang dibawa ke Indonesia pada permulaannya, di mana Islam hanya sebagai proses informasi. Informasi itu kan melalui media juga bisa, melalui dialog, atau juga bisa melalui intergrasi. Dari situ bisa terjadi proses dengan sendirinya.

Di Indonesia itu pertamanya secara mazhab fiqh, dalam mazhab orang-orang Syafi'i yang berbondong-bondong pada abad ke tiga belas setelah perang Salib menaklukkan Mongol. Kenapa kok mereka yang nongol? Orang-orang Sunni di Baghdad itu biasanya itu selalu berkonflik dengan orang-orang Syiâah atau dengan pengikut Hanafi. Dan ketika terjadi konflik, mereka berkumpul di Yaman. Dan mereka itu selalu mengungsi ke Yaman, dan memang Yaman adalah pelabuhan raja. Di mana mereka bisa melanjutkan perjalanan ke Afrika dan Timur Tengah.

Sedangkan mazhab Hanafi itu, kalau lari pasti ke Asia Tengah. Sedangkan kalau Syi'ah, tentu saja tadi. Tentu saja kemudian, di antara penganut-penganut itu bukan saja dari Arab Saudi, tetapi orang-orang Arab, Turki, Persia, itu loh ya? Yang membawa kebudayaan Turki, Persia. Untungnya itu kultur tertutupi. Oleh karena itu tidak mengherankan jika pertumbuhan Islam di dunia Melayu sudah bercorak intelektual? Itulah yang bisa dicatat dalam dimensi yang sangat kuat. Itu yang sampai ke dunia Melayu.

Nah, di Dunia Melayu kebetulan terjadi kekosongan kultur, setelah hancurnya kerajaan Sriwijaya yang dihancurkan oleh Majapahit. Agama Budha sudah mati, disebarkan agama Hindu, Islam juga berkembang, dalam pertarungannya dan kemudian agama-agama tersebut akhirnya memeluk agama Islam.

Dan karena agama Islam yang masuk itu melalui masyarakat penduduk luar? Para pedagang-pedagang, dan itu tidak sulit bagi raja-raja Islam di kepulauan Melayu. Maka terintegrasilah kebudayaan Melayu dengan Islam. Sehingga tidak bisa dipisahkan antara Islam dengan Melayu. Seperti tidak bisa memisahkan antara orang India dengan orang Hindu? Seperti orang Thailand dengan orang Budha? Jadi seperti melekat begitu.

Dalam Islam banyak sekali peradaban-peradaban yang masuk. Seperti India, ada Arab Persia, Arab Turki, lalu apa sumbangannya terhadap Islam itu sendiri?

Pertama, kalau bicara peradaban Islam dari segi keterpelajarannya, tradisi keintelektualnya, yang meliputi penulisan kitab kuningnya, keagamaan, dan kesusastraan. Kalau anda membaca manuskrip-manuskrip yang ditulis dari abad ke-14 sampai ke-19, di dalam bahasa Melayu terutama 99 lebih itu ditulis dalam bahasa Melayu. Di dalam bahasa-bahasa nusantara lainnya juga seperti itu.

Dengan datangnya Islam lewat Melayu, membuat tradisi intelektual juga berkembang di kalangan-kalangan etnik-etnik yang bukan berbahasa Melayu juga berkembang. Baik itu sastra Bugis, sastra Minangkabau, Madura, dan lain-lain juga berkembang pesat pada saaat itu. Di waktu yang sama, sastra Jawa saja yang berkembang, tidak terpusat pada lokasi.

Pola yang kedua, pola ini lahir di Jawa. Di Jawa, Islam datang dari kalangan bawah, terus menengah, tapi setelah Islam di peluk oleh masyarakat banyak, di pedalaman itu masih meneruskan sistem legitimasi jaman Majapahit. Yang pada saat kekuasaan jaman Majapahit Hindu dengan Islam itu berbeda. Pola Hindu itukan raja mendapat legitimasi dari langit. Sebagai suatu agama, ya sudah semestinya merakyat. Kulturnya juga mempengaruhi, tetapi sebagai gerakan soaial politik, oposan Islam itu dianggap sebagai sumber pembangkangan terhadap kekuasaan.

Di dunia Melayu itu kan kolonial sekali, iya kan? Coba saja kamu tinggal di wilayah Melayu dengan datangnya modernisasi, praktis kok? Konfliknya tidak terlalu berjalan lama, kecuali di Aceh. Di Brunei, di Malaysia, dan kerajaan-kerajaan Melayu. tetapi Islam menjadi gelisah ketika di Aceh dan di Jawa. Karena ini berhadapan dengan kekuasaan feodal dan juga kekuasaan kolonial. Itu benar-benar secara politik.

Jumat, 4 September 2009
Tema diskusi : Kebudayaan Islam di Indonesia

pembicara: Prof. Dr. Abdul Hadi WM & Lukman Hakim MA...


--
aadany

#256 From: aadanykhan <aadanykhan@...>
Date: Sat Aug 15, 2009 4:32 am
Subject: Fwd: undgn materi
aadany_khan
Offline Offline
Send Email Send Email
 

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGARAAN (PSIK) PARAMADINA

Mengundang bapak/ ibu/ saudara/ i. untuk berkenan hadir pada acara:

Refleksi Kebudayaan dan Kebangsaan

Selasa, 18 Agustus 2009

Auditorium Nurcholish Madjid

 

Diskusi Kebudayaan dan Kebangsaaan

(14.00- 16.30 WIB)

Prof. Abdul Hadi WM

Suryowibowo

Rahman Arge

Nanang Tahqiq, MA (Moderator)

 

Bedah Film

(16.30 –  18.00 WIB)

Bedah film ”Trilogi Merdeka VS  Murudeka 17805”.

Hendri F Isnaeni (Narator)

 

Malam Renungan Kemerdekaan

dan Mengenang WS Rendra

(19.00-22.00 WIB)

MC

Virnie Ismail

Puisi:

Sutardji Chalzoum Bachri

Ahmadun Yosi Herfanda

Abdul Hadi WM

Radhar Panca Dahana

Wowok Hesti Prabowo

Leon Agusta

Jamal D Rahman

Remi novaris*

Senandung Kemerdekaan:

Sulistyowati (Cinta Rasul)

Renungan:

Bondan Gunawan

 

Contact person: dany (0813-1487-4443)

 

Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Paramadina

 

Ket:

* dalam konfirmasi



1 of 1 Photo(s)

#255 From: aadanykhan <aadanykhan@...>
Date: Mon Jul 27, 2009 5:18 pm
Subject: Diskusi PSIK-Paramadina
aadany_khan
Offline Offline
Send Email Send Email
 

SERIAL DISKUSI PSIK UNIVERSITAS PARAMADINA EDISI: JULI 2009

“Pola Integrasi Mayoritas dan Minoritas: Belajar dari Pengalaman Australia”

Tanggal:
31 Juli 2009
Waktu:
14:00 - 16:00
Tempat:
Ruang Granada, Universitas Paramadina
Nama Jalan:
gatot subroto kav. 96-97
Kota/Daerah:
Jakarta, Indonesia


Telepon:
 081314874443
Email:

Keterangan 

Umat muslim di Australia memang tergolong minoritas. Namun, hidup mereka tetap bahagia dan penuh warna. Gambaran ini bisa tercermin dalam mini seri dokumenter Halal Mate, yang ditayangkan di Discovery Channel.

Di Australia, khususnya di Melbourne, umat Muslim hidup dalam sebuah komunitas kecil dan seolah terpinggirkan. Meski begitu, mereka menjalani rutinitas sehari-hari seperti tanpa beban. Mereka bisa aktif dan bekerja di beberapa tempat dengan tetap memegang teguh ajaran Islam. Potret kaum Muslim di Australia ini bisa terekam dalam Halal Mate [HM], sebuah film televisi dokumenter produksi Rebel Films, Australia. HM adalah mini seri yang terdiri dari empat episode dengan cerita berbeda. Episode pertama bertajuk Afifa’s Match, episode 2: The Brothahood, episode 3: Love Me Tender, dan episode 4: Changing Time.

Dalam episode Afifa’s Match dikisahkan seorang pemain sepakbola perempuan bernama Afifa Saad. Di sebuah liga, Afia menjadi pemain bintang. Kegembiraannya dinobatkan sebagai pemain bintang tak melupakan rasa syukurnya sebagai Muslimah. Bagi Afifa, sepakbola dan Islam adalah satu keterpaduan yang sudah menjiwai hidupnya. Namun suatu kali, Afifa bertemu Walid, lelaki asal Lebanon. Lelaki ini jatuh hati pada Afifa. Kisah cinta ini mewarnai kehidupan Afifa sebagai pemain sepakbola dan sebagai Muslimah yang taat.

Pada epidode The Brothahood, diceritakan empat remaja Muslim yang menyiarkan nilai-nilai Islam lewat musik rap. Lewat rap, mereka ingin mematahkan anggapan Muslim yang dianggap
konservatif.

Sedangkan dalam episode Love Me Tender, ditampilkan sosok tukang daging bernama Houssam. Lelaki tambun ini begitu serius mendalami Islam pada usia 32 tahun. Houssam berkenalan dengan Asghar yang kebetulan jadi pembelinya. Kedua orang ini sebenarnya pekerja sibuk, tapi mereka tak pernah meninggalkah shalat. Dalam cerita ini Houssam dan Asghar sama-sama berjuang dengan tujuan berbeda. Houssam berjuang ingin menurunkan berat badannya, sedangkan Asghar berjuang untuk mendapatkan calon istri.

Sementara dalam episode keempat, Changing Teams, dikisahkan seorang perempuan mualaf bernama Margie. Sebelum memeluk Islam, Margie adalah seorang Katolik keturunan Irlandia. Margie bisa masuk Islam setelah lama merasa tergugah nila-nilai dalam ajaran Islam.

“Kami ingin memperlihatkan sisi kehidupan Muslim di Australia secara utuh dan sesuai dengan realitas sebenarnya. Lewat film ini, kami bisa menggalinya lewat empat tokoh utama yang menjalani kehidupan secara berbeda-beda,” ujar Claudia Role yang bekerja sama dengan David Batty dalam urusan penyutradaraan.

Hal senada juga diakui Batty. Menurutnya, HM sengaja dibuat dalam format dokumenter supaya umat Muslim yang menonton film ini merasa terlibat dengan kehidupan tokoh-tokoh di dalamnya. Sementara itu, produser HM, Jeni McMahon mengatakan, HM harus dibuat karena kehidupan kaum Muslim di Australia sedikit sekali yang masuk dalam pemberitaan media. Akibatnya, mereka seperti malu-malu untuk menampakkan diri di depan umum.

Mini seri 4 episode ini berdurasi 25 menit dan mengambil syuting di Australia, Inggris, dan Lebanon. Selain ditayangkan di Discovery Channel, HM disiarkan pula di ABC TV, dan juga stasiun televisi di Hong Kong dan Singapura. Meski dengan format dokumenter, HM berhasil menarik perhatian beberapa stasiun mancanegara karena kisahnya yang istimewa dengan menggabungkan tema cinta, olahraga, pergaulan, dan keyakinan beragama.

Hadirilah diskusi PSIK Universitas Paramadina dengan menghadirkan:

NARASUMBER:
Mr. Steven Barraclough
{Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Australia}

“Pola Integrasi Mayoritas dan Minoritas: Belajar dari Pengalaman Australia”

#254 From: aadanykhan <aadanykhan@...>
Date: Fri Jul 24, 2009 9:12 am
Subject: Fwd: Diskusi PSIK-Paramadina
aadany_khan
Offline Offline
Send Email Send Email
 

UNDANGAN DISKUSI

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGERAAN (PSIK)

UNIVERSITAS PARAMADINA

 

apakah Islam dan sastra compatible (sesuai)? pertanyaan ini muncul seolah-olah Islam dan sastra tidak ada relasinya. lihat saja, misalnya, reaksi umat islam terhadap cerpen "Langit Makin Mendung" karya kpanjikusmin yang diterbitkan majalah Sastra pada 1968 atau novelnya nazib mahfud, "aulad haratina" yang dianggap menghina Tuhan, Islam dan Nabi Muhammad SAW. dahsyatnya lagi, reaksi umat Islam terhadap novelnya salman rusdi, satanic verses (Ayat-ayat Setan), yang menghalalkan darah penulisnya. sejatinya kontroversi ini tidak perlu terjadi jika pendekatan yang digunakan adalah dengan disiplin kesusasteraan. ikuti diskusi yang akan mengupas tentang berbagai aspek teori dan kritik sastra Arab di Indonesia. Hadirilah diskusi PSIK Universitas Paramadina dengan menghadirkan:

 

NARASUMBER:

PROF. DR. ABDUL HADI WM.
DR. SUKRON KAMIL
NANANG TAHQIQ, MA

 

TEMA BEDAH BUKU:

“TEORI KRITIK SASTRA ARAB KLASIK DAN MODERN”

WAKTU:

Rabu, 29 Juli 2009, Pukul 09.30 – 12.30 WIB

TEMPAT:

Ruang Auditorium Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina

Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang Jakarta

 

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Dany (0813-14874443)





--
aadany

1 of 1 Photo(s)


#253 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Wed Jul 15, 2009 8:53 am
Subject: Diskusi PSIK-Paramadina
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 

UNDANGAN DISKUSI

PUSAT STUDI ISLAM DAN KENEGERAAN (PSIK)

UNIVERSITAS PARAMADINA

 

Rekrutmen PNS merupakan kerja tahunan birokrasi untuk mengisi kekosongan jabatan di berbagai instansi pemerintah. Tahun 2005 saja, pemerintah merekrut 300.000 CPNS untuk berbagai formasi jabatan, dan sebagian besar (70 %) dari jumlah tersebut diperuntukan bagi tenaga honorer. Sehingga pada tahun 2009 ini, seluruh tenaga honorer yang diperkirakan mencapai 1,5 juta, diharapkan dapat diangkat menjadi PNS. Pertanyaannya, apakah rekrutmen tersebut diadakan sesuai dengan kebutuhan? Apakah proses dapat berjalan dengan fair? Seberapa baguskah jaminan kualitas dari proses rekrutmen PNS ini untuk menopang kinerja birokrasi? Dan seberapa massif masyakarat memiliki andil atau keterlibatan dalam proses rekrutmen tersebut? Hadirilah diskusi PSIK Universitas Paramadina dengan menghadirkan:

 

PEMBICARA:

Irjen Pol Herman S Sumawiredja

(mantan) Kapolda Jatim

 

TEMA:

“Reformasi Birokrasi di Indonesia: Antara Cita dan Fakta”

WAKTU:

Kamis, 16 Juli 2009, Pukul 13.00 – 15.00 WIB

TEMPAT:

Ruang Granada, Universitas Paramadina

Jl. Gatot Subroto Kav. 97 Mampang Jakarta

 

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Dani (0813-14874443)



#252 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Sat Jun 27, 2009 4:48 am
Subject: Undangan ACRoSS
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 
HADIRILAH SEMINAR
AVICENNA CENTER FOR RELIGION AND SCIENCE STUDIES (ACRoSS)

Tema:
NALAR KEPEMIMPINAN DAN DEMOKRASI INDONESIA: ANTARA IDEALISME DAN PRAGMATISME

Pembicara:
Rocky Gerung (perspektif kebudayaan)
Nanang Tahqiq (perspektif politik Islam)
Husain Heriyanto (perspektif filsafat)

Moderator:
Aan Rukmana

Waktu:
Sabtu, 4 Juli 2009, pkl. 09.30 - 12.30.

Tempat:
Kampus ICAS Jakarta, Plaza 3 Pondok Indah Blok F5-6 Lt. 4,
Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan
Phone: 021-7651534

Contact Person:
Hadi KH (0856-92918848)
Humaidi (0815-9234826)


#251 From: mohammad subhi <tsanisubhie@...>
Date: Mon Jun 22, 2009 1:49 am
Subject: undangan seminar DEMOKRASI DI NEGERI MUSLIM:PERBANDINGAN PEMILU DI IRAN DAN INDONESIA [1 Attachment]
tsanisubhie
Offline Offline
Send Email Send Email
 



Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Universitas Paramadina
bekerjasama dengan
Kedutaan Besar Republik Islam Iran
dan Indonesian Society for Middle East Studies (ISMES)

Mengundang Bapak/Ibu, Saudara/i untuk menghadiri:

SEMINAR
DEMOKRASI DI NEGERI MUSLIM:
PERBANDINGAN PEMILU DI IRAN DAN INDONESIA

Pidato Pembuka:
Anies R. Baswedan, Ph.D (Rektor Universitas Paramadina)

Keynote Speaker:
Dr. Behrooz Kamalvandi (Duta Besar Republik Islam Iran)

Pembicara:
Prof. Dr. Amir Ahmadi (Pakar Politik Iran, Tarbiat Modarest University, Iran)
Bima Arya Sugiarto, Ph.D (Pengamat Politik Indonesia, Universitas Paramadina)
Musa Kazim, S.Ag (Pengamat Sosial Keagamaan)
Fahmi Salsabila, M.Si (Peneliti ISMES)
Chery Augusta, S. Ip (Peneliti PSIK)

Moderator:
Syafiq Basri Assegaf, MA

Waktu : Selasa, 23 Juni 2009, pukul 09.30-12.30 WIB
Tempat: Aula Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina


M. Subhi-Ibrahim
Direktur Eksekutif PSIK

============ ========= ========= =======
Pusat Studi Islam dan Kenegaraan
(Center for Islam and State Studies)
Universitas Paramadina
Jl. Gatot Subroto Kav. 97
Mampang, Jakarta 12790
Indonesia
T. +62-21-7918- 1188 ext. 138
F. +62-21-799-3375
Contact Person: Lukman Hakim (081578757215)






                                                                                                                                                           
____________ _________ _________ _________ _________ _________ ______

This e-mail, and any file transmitted with it, is confidential and  intended solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed. If you have received this email in error, please  contact the sender and delete the email from your system. If you are  not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy  this email.

Email ini, dan berkas yang dilampirkan bersamanya, adalah rahasia dan hanya dikirim kepada orang-orang atau entitas yang dituju oleh si pengirim email ini. Bila anda menerima email ini karena suatu galat, mohon segera hubungi pengirimnya dan hapus email ini dari sistem anda. Bila anda bukan termasuk orang yang dituju oleh si Pengirim email ini, anda tidak diperkenankan untuk menyebarluaskan, meneruskan atau menyalin isi dari email ini.

Universitas Paramadina -  www.paramadina. ac.id


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)



Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!

#250 From: aan rukmana <Ans_Ruk@...>
Date: Wed Jun 17, 2009 6:03 am
Subject: UNDANGAN PSIK-PARAMADINA
ans_ruk
Offline Offline
Send Email Send Email
 
Dear all,

Undangan Diskusi Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK)
Universitas Paramadina

Tema:
"Marketing Politik"

Bersama:
1. Firmanzah Ph.D. (penulis buku)
2. Herdi Sahrasad

Waktu:
Kamis, 18 Juni pkl. 13.00 - 15.00 WIB

Tempat:
Ruang Granada, Universitas Paramadina

Tersedia doorprize bagi yang aktif datang dan bertanya.


Tema:
"Komunikasi Politik Soekarno sampai SBY"

Bersama:
1. Prof. Dr. Tjipta Lesmana (penulis)
2. Dr. Anies Baswedan

Waktu:
Jum'at, 19 Juni 2009, pkl 13.00 - 15.00

Tempat:
Ruang Granada, Universitas Paramadina


Kami tunggu kehadiran Bapak dan Ibu semua.


Salam
Best.

M. Subhi Ibrahim, MA
Direktur Eksekutif PSIK
                          


Messages 250 - 279 of 279   Newest  |  < Newer  |  Older >  |  Oldest
Advanced
Add to My Yahoo!      XML What's This?

Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help