Halo Mbak Sarthy Yth,
Masalahnya begini, dasarnya consep thesis
adalah.... STOP PRESS!
Saya barusan mencari definisi "skripsi" di dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia, Departmen
Pendidikan Nasional (Edisi Ke3).
Maksud kamus ini:
"skrip.si n karangan ilmiah yg wajib ditulis oleh
mahasiswa sbg bagian dr persyaratan akhir
pendidikan akademisnya: ia menyusun -- selama
hampir lima bulan"
Dengan definisi yang tidak lengkap, quantitative
atau lebih penting "qualitative", begini anda
berarti bebas menulis apa saja, silahkan!
Kalau begitu "Yang berikut hanya sebabai saran
saja"
Statemen anda (ya, sekali lagi)
"Saya akan mengangkat cerita ini dalam thesis
saya agar membuktikan bahwa anak-anak kita
sekarang ini betul-betul sudah krisis moral
hubungannya dengan sex bebas."
1. Kata-kata anda sudah berbunyi kaya CONCLUSION
skripsi anda akan "membuktikan bahwa anak-anak
kita sekarang ini betul-betul sudah krisis
moral", bukan "theorm yang anda mau membuktikan
benar atau tidak". "Anda sudah yakin". Mana bukti
secara akademik?
2. "membuktikan" - beberapa kasus begini tidak
membuktikan apa saja mengenai keadaan moral
remaja Indonesia. Kebanyakan anak memang tidak
begini. Sebenarnya, seperti saya mencoba outline
kemarin, moral mereka sebetulnya tidak begitu
jelek dibanding dengan generasi2 sebelumnya.
Sebetulnya saya sangat respek mereka, dan karena
mereka (bukan yang di dalam berita kemarin)
berani berbeda, mereka memberi harapan untuk
kemajuan negara kita. Coba:
http://aspirasi.us/aspirasi26.html
3. "sekarang ini betul-betul sudah krisis moral"
mengapa pakai "sekarang", sebetulnya, di setiap
negara, dengan setiap generasi, sejak dahulu,
generasi2 yang lebih tua selalu omong2 begini.
Sarannya, hati2 dengan bahasanya, apa lagi kalau
berhubungan dengan hal akademik. Baik kalau anda
"mancing", tetapi karena response2 anda tidak
begitu sopan, ini juga bukan mancing secara
akademik.
Saya sudah membaca-ulang sarannya Pak Basuki dan
menurut saya saran beliau betul, masuk akal dan
tidak arogan kalau melihat statemen anda lagi:
"Saya akan mengangkat cerita ini dalam thesis
saya agar membuktikan bahwa anak-anak kita
sekarang ini betul-betul sudah krisis moral
hubungannya dengan sex bebas."
Soalnya sekarang kita betul2 perlu Kontribusi
akademik dari masyarakat yang sangat berarti dan
bergguna, berdasar kenyataan, untuk memajukan
negara kita.
Mohon pengertian dan maafkan bahasa Indonesia
saya, bukan bahasaku.
Semoga sukses selalu
Salam Hormat dan Selamat Berjuang!
Phillip R.
--------------------------------------------------
--- sarthy sartiah <sarthysartiah@...>
wrote:
> Dear Pak Basuki,
>
> Terima kasih atas kritikannya dan menurut saya
> kritikan bapak sangat arogan!!! Sebetulnya
> kemarin
> saya sudah luruskan melalui milist ini. Anyway,
> silahkan simak clarifikasi saya dibawah ini.
>
> Saya ngerti bahwa berita ini, memang tidak bisa
> saya
> ambil sebagai suatu evidence-based dalam
> argument
> sebuah thesis, apalagi thesis level Ph.D.
> Sekedar
> bapak tahu bahwa saya telah melakukan
> penelitian di 5
> kota besar di Indonesia, Jakarta, Surabaya,
> Denpasar,
> Yogyakarta dan Makassar selama 1 tahun melihat
> sikap
> dan perilaku sexual remaja dan saya hubungkan
> dengan
> pentingnya pendidikan sex dimasukkan ke dalam
> formal
> curriculum.
>
> Sebetulnya evidence-based yang saya angkat
> dalam
> thesis ini akan membuktikan betapa pentingnya
> pendidikan formal untuk mem back-up remaja
> dengan
> memasukkan pendidikan sex sedini mungkin. Yeah
> tentunya pendidikan sex yang dimaksukkan harus
> culturelly and religiously acceptable.
>
> Saya tertarik dengan kasus kemarin itu, hanya
> sekedar
> tambahan informasi dari luar lokasi penelitian
> saya
> dan hanya akan dimasukkan sebagai salah satu
> rujukan
> tentang berita-berita yang telah dibeberkan di
> media.
> itu aja!!!
>
> Maaf yeah pak, saya bukan sebodoh yang bapak
> sangka!!!
>
> salam pendidikan.
>
>
>
> --- Basuki <bazoki@...> wrote:
>
> >
> >
> > > Waduh tesis gaya apa ini ........ dengar
> berita
> > lalu diangkat dalam tesis.
> > >
> > > kalau mau buat tesis itu melalui penelitian
> dan
> > proses analisis, bukan
> > > berita begini diangkat dalam tesis. Saya
> kawatir
> > jika pengujinya kurang
> > > memiliki bobot, hanya mengejar target
> kelulusan,
> > maka jika tesis semacam
> > > ini diloloskan maka rusaklah citra kita.
> > >
> > > Mengangkat "krisis moral" harus dengan
> penelitian
> > dan metode apa yang
> > > dipilih, sebab ini mempengaruhi citra.
> Jangan
> > hanya kasus 1 - 2 laku akan
> > > di generalisir khan repot. Kami yakin masih
> banyak
> > kok yang baik-baik
> > > ..... d/p yang rusak-rusak kayak begini.
> Trims.
> > >
> > > Bz
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: "sarthy sartiah"
> <sarthysartiah@...>
> > > To: <pendidikan@yahoogroups.com>
> > > Sent: Monday, November 21, 2005 6:02 AM
> > > Subject: Re: [pendidikan] Gila, Pesta Seks
> di
> > Kelas
> > >
> > >
> > >> Pak Agus atau rekan semuanya,
> > >>
> > >> Soal kejadian di SMA negeri di Cianjur,
> tolong
> > bapak
> > >> merujuk saya ke sumber cerita ini??? Mohon
> bapak
> > bantu
> > >> saya agar bisa menforward Tribun lengkap
> dengan
> > >> tanggal dan penulisnya.
> > >>
> > >> Saya akan mengangkat cerita ini dalam
> thesis saya
> > agar
> > >> membuktikan bahwa anak-anak kita sekarang
> ini
> > >> betul-betul sudah krisis moral hubungannya
> dengan
> > sex
> > >> bebas.
> > >>
> > >> For your cooperation, it is much
> appreciated.
> > >>
> > >> Thanks.
> > >>
> > >> Sarthy
> > >>
> > >>
> > >> --- Agus Cahyono
> <agus_cahyono2000@...>
> > wrote:
> > >>
> > >>> Gila, Pesta Seks di Kelas
> > >>> Libatkan Oknum Guru Cianjur, Warta Kota
> > >>> Gila, beberapa
> siswa
> > sebuah
> > >>> SMA Negeri di Cianjur nekat berbuat mesum
> di
> > dalam
> > >>> kelas. Adegan panas itu kemudian direkam
> dengan
> > >>> menggunakan kamera handphone. Perbuatan
> bejat
> > itu
> > >>> akhirnya terbongkar.
> > >>>
> > >>> Belakangan diketahui, ternyata aksi
> itu
> > >>> melibatkan seorang oknum guru pula. Kini,
> > seluruh
> > >>> siswa yang terlibat sudah dipecat
> sedangkan
> > oknum
> > >>> guru tersebut sedang dalam proses
> pemberian
> > sanksi
> > >>> oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur.
> > >>> Salah seorang guru yang ditunjuk
> menjadi ketua
> > tim
> > >>> pengusut, Ella Laelasari, membenarkan
> adanya
> > >>> kejadian itu. Menurut dia, ada 11 siswa
> yang
> > dipecat
> > >>> karena melakukan pelanggaran berat.
> Mereka
> > terlibat
> > >>> dalam kegiatan yang dilarang oleh agama
> maupun
> > hukum
> > >>> negara yakni melakukan hubungan di luar
> nikah
> > dan
> > >>> narkoba.
> > >>> Secara rinci, Ella yang dihubungi di
> rumahnya
> > >>> Sabtu (19/11) malam mengatakan, dari 11
> siswa
> > itu,
> > >>> delapan wanita dan tiga orang laki-laki.
> Yang
> > >>> terlibat dalam adegan mesum di kelas
> jumlahnya
> > empat
> > >>> orang. Namun keempatnya ini merupakan
> kelompok
> > >>> dari 11 siswa yang sering melakukan pesta
> seks
> > dan
> > >>> pesta narkoba.
> > >>> Ke-11 pelajar itu terdiri dari delapan
> siswi
> > dan
> > >>> tiga siswa masing-masing berinitial, CN,
> siswi
> > kelas
> > >>> 2, IM (kelas 3), YN (kelas 2), YLN (kelas
> 2), WD
> > >>> kelas 3, AN kelas 1, DT kelas 2, SHR
> kelas 3 dan
> > DCK
> > >>> kelas 2, TM kelas 3 dan RY kelas 1.
> Sedangkan
>
=== message truncated ===
Education Network: http://Pendidikan.Net
Education Technology: http://Pendidikan.TV
Education WebSites & Hosting: http://Pendidikan.WS
Education Aspirations: http://Aspirasi.US
Education & Corruption: http://Korupsi.Org
Education Articles: http://Artikel.US
Int'l Pen-friends: http://Pen-friends.Net
Overseas Preparation: http://AussieLearn.Com
Overseas Study: http://EnterUniversity.Com
Indo Education News: http://Berita.US
__________________________________
Yahoo! FareChase: Search multiple travel sites in one click.
http://farechase.yahoo.com