Search the web
Sign In
New User? Sign Up
pakguruonline · Komunitas guru dan pemerhati pendidikan
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.

Messages

  Messages Help
Advanced
GURU DITUNTUT PERBAIKI KINERJA   Message List  
Reply Message #7529 of 7920 |
Bls: [pakguruonline] GURU DITUNTUT PERBAIKI KINERJA

Walah..walah... Saya selakau guru tidak kaget, dengan ditelantarkannya nasib guru hari ini. karna sudah begitu aturan yg tidak tertulis. 30 thn saya mengabdi...nasib saya dan teman begini2 saja. Ada sikap mendua terhadap yg namanya guru. janji2 yg dibuat andai kita rentang kelangit, dah nyampai tu kelangit ke 7. percayalah!  Saya sarankan/himbau kpda teman2 guru..untuk masa datang janganlah mudah percaya dengan janji2 pejabat. Banyak yg hanya retorika tuh. bukan saya mengingkari 100 % ada direalisasikan tp tidak sebanyak yg keluar dari hati dan mulutnya. Ironis memang. Hak sudah harus diterima tapi dicicil memberikannya.. kenapa..?Karna sikap mendua.. sekali lagi sikap mendua..lain dimulut lain dihati. ah payah.

--- Pada Rab, 25/11/09, muzirman0@... <muzirman0@...> menulis:

Dari: muzirman0@... <muzirman0@...>
Judul: [pakguruonline] GURU DITUNTUT PERBAIKI KINERJA
Kepada: muzirman0@..., pakguruonline@yahoogroups.com
Cc: MZIRMAN@...
Tanggal: Rabu, 25 November, 2009, 3:05 PM

 

Perbaiki nasib guru dan hak2 nya bgmn?  hak2 mereka selalu di telentarkan dan diperlambat/ di cuekkan, ini prinsip : if you don ,t care us,
we do not care  you either,. this is principle,.. .who cares,..berapa banayak berita2 yg menelantarkan hak2 guru,.
.Wass.Muzirman Tanjung
 
------------ --------- --------- --------- --------- -----
 
Guru Dituntut Perbaiki Kinerja
 
Pemerintah Daerah Ikut Tanggung Jawab

Rabu, 25 November 2009 | 04:28 WIB

Jakarta, Kompas - Guru-guru yang sudah lolos sertifikasi dinilai belum menunjukkan peningkatan kompetensi dan profesionalisme. Jika guru tidak mengubah pola kerjanya, proses pembelajaran tidak akan bisa bertambah baik meskipun kurikulum diperbaiki.

Untuk itu, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo, Selasa (24/11), mengingatkan guru untuk introspeksi diri apakah sudah menjalankan tugasnya secara profesional. PGRI menilai isu profesionalisme guru ini harus mendapat perhatian serius karena tidak akan pernah ada pendidikan yang bermutu jika kualitas gurunya tidak bermutu.

”Guru harus terus didorong untuk mengembangkan profesionalismenya,” kata Sulistiyo.

Pernyataan senada juga ditekankan salah satu Ketua PB PGRI Sugito pada saat dengar pendapat dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas serta Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama di Jakarta. ”Kami mimpi semua guru bisa mengikuti pendidikan dan pelatihan sehingga kualitasnya bisa meningkat sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Sugito.

Salah satu cara meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, kata Sugito, adalah dengan memberikan pelatihan secara rutin, paling tidak setiap lima tahun sekali, untuk setiap guru. Pelatihan ini dinilai sangat penting agar guru dapat mengikuti dan mengetahui perkembangan pengetahuan terbaru.

”Saya kira tidak akan terlalu besar anggarannya. Ini penting supaya guru mendapatkan sesuatu yang baru,” kata Sugito.

Pemerintah daerah

Tanggung jawab peningkatan kualitas dan profesionalisme guru ini bukan hanya di pundak pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah sesuai dengan era otonomi daerah. Sulistiyo dan Sugito mengingatkan pemerintah daerah untuk memaksimalkan peruntukan anggaran pendidikan 20 persen bagi kegiatan pendidikan, bukan hanya untuk membayar gaji guru.

”Saat ini sebagian besar anggaran pendidikan masih untuk membayar gaji guru,” kata Sulistiyo yang juga Ketua Komite III DPD RI itu.

Untuk memperjelas penggunaan anggaran pendidikan 20 persen, Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas Baedhowi menilai perlu ada pedoman perhitungan anggaran pendidikan dalam APBD untuk pemerintah daerah agar tidak tumpang tindih dengan APBN. ”Kami sudah minta ke Departemen Keuangan karena ini kewenangan mereka,” ujarnya.

Namun sebenarnya yang lebih penting, kata Baedhowi, adalah pemberdayaan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan penyelenggaraan pelatihan-pelatihan .

Keprihatinan pada nasib guru—terutama guru non-PNS— dan sertifikasi guru yang tidak menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan beberapa kali diungkapkan anggota-anggota Komite III DPD RI.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama Mohammad Ali membenarkan adanya kesan bahwa pemerintah seolah-olah lebih mengutamakan peningkatan kesejahteraan guru dibandingkan peningkatan kualitas guru dan pendidikan. Ini terjadi karena pemerintah seolah-olah sedang ”kejar tayang”. ”Kita ingin semua guru sudah disertifikasi pada tahun 2014,” ujarnya. (LUK)

Ada 15 Komentar Untuk Artikel Ini.
yulia @ Rabu, 25 November 2009 | 15:58 WIB
Serahkan urusan kependidikan kepada orang yang benarbenar ahli. Para guru, yang benarbenar GURU.
bambang ds @ Rabu, 25 November 2009 | 14:45 WIB
guru digugu lan ditiru itu sudah dilupakan mereka terjebak pragmatisme birokrat pendidikan.sudah saatnya pengelolaan guru secara kelembagaan terpisah dri diknas
FX. Gus Setyono @ Rabu, 25 November 2009 | 13:55 WIB
"Selamat Hari Guru...."
ilalang @ Rabu, 25 November 2009 | 13:43 WIB
setuju dgn purnomo. evaluasi guru harus ke ranah keilmuan, baik akademik dan psikologi pengajaran. kalo cuma menyerahkan surat2, apa yg tak bisa di negara ini?!
Didik Yudhi Ranu Prasetyo @ Rabu, 25 November 2009 | 11:52 WIB
Peningkatan kualitas pendidikan berada di tangan guru. Pelatihan yang diberikan kepada guru harus disertai pendampingan untuk mengubah KBM menjadi lebih brmakna



Pemanasan global? Apa sih itu?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

Thu Nov 26, 2009 6:36 am

fahrii123
Online Now Online Now
Send Email Send Email

Message #7529 of 7920 |
Expand Messages Author Sort by Date

Perbaiki nasib guru dan hak2 nya bgmn?  hak2 mereka selalu di telentarkan dan diperlambat/di cuekkan, ini prinsip : if you don ,t care us, we do not care ...
muzirman0@...
Muzirman
Offline Send Email
Nov 25, 2009
8:05 pm

Walah..walah... Saya selakau guru tidak kaget, dengan ditelantarkannya nasib guru hari ini. karna sudah begitu aturan yg tidak tertulis. 30 thn saya...
al fahri
fahrii123
Online Now Send Email
Nov 26, 2009
6:36 am

Congratulation PGRI! sertifikasi hakikatnya sebuah amanah yang dtitipkan bangsa kepada guru-guru, tingkatkan profesionalisme guru demi tercapai martabat guru...
Fahru Roji
fahruroji17
Offline Send Email
Dec 3, 2009
10:27 am
Advanced

Copyright 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help