Search the web
Sign In
New User? Sign Up
pakguruonline · Komunitas guru dan pemerhati pendidikan
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
Real people. Real stories. See how Yahoo! Groups impacts members worldwide.

Best of Y! Groups

   Check them out and nominate your group.
Having problems with message search? Fill out this form to ensure your group is one of the first to be migrated to the new message search system.

Messages

  Messages Help
Advanced
Guru Internasional Indonesia 3   Message List  
Reply | Forward Message #601 of 7464 |
Pengaruh kekuatan membaca terhadap pencapaian nilai unas yang tinggi
dibuktikan oleh prestasi gemilang Nailul, pelajar SMP I Porong, Sidoarjo
Jatim, dan oleh Nailul-Nailul lainnya.

Remaja putri yang gemar membaca ini, berhasil membuat kaget dunia pendidikan
Sidoarjo dan Jawa Timur setelah nilai UN-nya menyabet hasil maksimal. Tiga
mata pelajaran UN yaitu Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
semuanya mendapat nilai 10.

"Tiap hari rata-rata saya belajar 1,5 jam," imbuh Nailul.Bahkan selama ini,
siswa yang menyukai mata pelajaran matematika, dan kurang menyenangi mata
pelajaran Bahasa Indonesia ini tak pernah ikut bimbingan belajar maupun
kursus. "Saya hanya ikut les tambahan di sekolah seminggu tiga kali, pagi
satu jam, siang 1,5 jam, ditambah dukungan kakak dan ibu," urainya.

Susiani, ibu Nailul yang akrab dipanggil Anik, mengatakan tak pernah memaksa
anaknya untuk menjadi nomor satu. Alhamdullilah anak-anak juga kurang
menyukai tayangan sinetron," kata Anik.

Wali kelas Nailul, Lutfi menyebut... dia dapat nilai 10 itu bukan kebetulan
dia memang punya bakat anak pandai. Dalam setiap pelajaran, pemahaman
konsep, pemecahan masalah maupun praktik cendrung baik," kata Lutfi...
Pada UN tahun ini, SMPN I Porong menyertakan 362 siswa, namun 21 diantaranya
tidak lulus. (es) Harian Surya, Kamis (30/6)

Mencetak Guru (Internasional)
Mencetak guru science yang bisa mengajar dengan pengantar bahasa Inggris
sepertinya sudah menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari. Karena
tuntutan kebijakan, yang memutuskan: English as the language of instruction
for science cclasses, (bahasa Inggris sebagai pengantar pengajaran
science). Seandainya yang menjadi kebijakan itu adalah: siswa lulusan SMA
harus mampu berbahasa Inggris dengan TOEFL skor 400, namun tidak mewajibkan
pengajaran science dalam bahasa Inggris, maka yang perlu dibenahi adalah
kurikulum pengajaran bahasa Inggris di SMA, dan kemampuan guru bahasa
Inggrisnya saja.
Perikrutan guru(science) internasional di lembaga perguruan tinggi
kependidikan (LPTK) belum ada, sementara kebutuhan akan guru seperti itu
sudah mendesak. Di Sumatera Barat saja, tahun pelajaran 2005/2006 ini, akan
ditambah enam (6) sekolah piloting lagi, menjadi 12 sekolah.
Oleh sebab itu perlu segera dicarikan cara 'mencetak guru internasional'
yang paling jitu. Dan cara pencetakan itu, dalam pelaksanaannya, akan
sangat dipengaruhi oleh siapa yang akan di-Inggriskan.
Guru sekolah menengah yang ada sekarang adalah guru mata pelajaran: science,
Inggris, Matematika dan Bahasa Indonesia yang kebanyakan telah berusia di
atas 40-an tahun. Sebahagian besar mereka berasal dari IKIP dan belum
dipersiapkan untuk berbahasa Inggris.
Apa yang harus dilakukan agar sekolah kita mempunyai guru internasional?
Ada dua hal yang dapat dilakukan. Satu, untuk jangka panjang 5 s/d 10 tahun,
perlu dipersiapkan kurikulum baru LPTK untuk memperkuat kemampuan berbahasa
Inggris calon guru science. Untuk itu, perlu dipertimbangkan paket belajar
bahasa Inggris intensif di prodi kependidikan science; tidak cukup dengan
apa yang ada sekarang.
Kedua, pemerintah harus memfasilitasi sekolah target dengan program
pelatihan. Bila kita berasumsi bahwa semua guru science yang ada telah mampu
memfasilitasi proses pembelajaran siswanya dalam bahasa Indonesia. Yang
perlu kita lakukan sekarang hanyalah 'meng- Inggriskan' mereka. Tugas ini
tidaklah terlalu berat, sebab para guru yang akan di-Inggriskan itu adalah
orang-orang cerdas, yang sedikit banyaknya telah mengerti bahasa Inggris.
Mereka telah belajar bahasa tersebut setidaknya selama enam tahun di SMP dan
SMA ditambah dengan satu semester di Perguruan Tinggi Keguruan.
Pengalaman saya mengajar para pengungsi Vietnam, yang terdiri dari para
nelayan, pemilik dan pelayan toko, ibu rumah tangga dan pegawai
memperlihatkan bahwa; setelah belajar tiga bulan saja, all in English,
mereka cukup menguasai survival English, dan layak diterima sebagai
pengungsi di Amerika, Australia dan Kanada.
Yang paling pas untuk dilaksanakan adalah melatih guru science yang sudah ad
a di sekolah terkait. Peserta pelatihan yang diikutkan mestilah hanya yang
berkeinginan kuat untuk menjadi guru Internasional saja. Sedangkan intruktur
gurunya, sebaiknya, diambil dari dosen science yang berpengalaman belajar di
negeri Inggris didampingi dosen bahasa Inggris, juga tamatan negeri Inggris,
yang berlatar belakang pendidikan SMA jurusan IPA.
Agar proses peng-Inggrisan ini berhasil, perlu dipertimbangkan kesiapan
semua komponen berikut:
Guru science - yang berkemauan kuat. Pelatihan ini bukan untuk guru yang
mengajar lebih dari 18 jam seminggu.
Sekolah, termasuk komitenya, -- Pengorganisasian pelatihan dan sekalian
pendanaanya haruslah diadakan pihak sekolah, dan tidak mungkin dibebankan
kepada guru yang ikut pelatihan.
Dukungan dari Dinas Pendidikan kota/kabupaten - Sekolah dan sekalian guru
yang mengikuti pelatihan, mestilah mendapat perhatian khusus dan pembinaan
yang terprogram dari dinas terkait. Pemerintah daerah tidak boleh seenaknya
memindahkan dan memasukkan guru dari dan ke sekolah SSI dengan pertimbangan
yang tidak jelas ada kaitannya dengan kemajuan pendidikan di sekolah itu.
Pemerintah harus memberikan penghargaan kusus kepada guru internasional.
Syllabus Pelatihan hendaklah mencakup kemampuan berbahasa guru dalam
mengelola proses belajar mengajar mata pelajarannya dengan bahasa Inggris
yang benar.


Fekrynur St.Palindih,
Padang





Wed Jul 13, 2005 11:07 pm

fekrynur@...
Send Email Send Email

Forward
Message #601 of 7464 |
Expand Messages Author Sort by Date

Pengaruh kekuatan membaca terhadap pencapaian nilai unas yang tinggi dibuktikan oleh prestasi gemilang Nailul, pelajar SMP I Porong, Sidoarjo Jatim, dan oleh...
Fekrynur
fekrynur@...
Send Email
Jul 13, 2005
10:55 pm
Advanced

Copyright © 2009 Yahoo! Inc. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help